23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1144

Pangdam Sertijab Danrem 033/WP dan Danrem 022/PT

SERTIJAB: Sertijab Danrem 033/Wira Pratama serta Danrem 022/Pantai Timur di Balai Prajurit Makodam I Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Minggu (10/9). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Danrem 033/Wira Pratama serta Danrem 022/Pantai Timur jajaran Kodam I BB, Minggu (10/9).

Acara dirangkai dengan tradisi korps, yang digelar di Balai Prajurit Makodam I Bukit Barisan Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan.

Danrem 033/WP diserahterimakan dari Brigjen TNI Yudi Yulistyanto (Akmil 1990) kepada Kolonel Inf Jimmy Watuseke (Akmil 1993), yang sebelumnya menjabat Paban 7/Kermater Sterad. Selanjutnya Brigjen TNI Yudi Yulistyanto menjabat Dirdok Kodiklatad.

Sedangkan Danrem 022/PT berganti dari Brigjen TNI Luqman Arief (Akmil 1996) kepada Kolonel Inf Agustatius Sitepu (Akmil 1997), yang sebelumnya menjabat Asops Kasdam XIV/Hasanuddin. Selanjutnya Brigjen TNI Luqman Arief menjabat Danrem 121/ABW (Sintang) Kodam 12/Tpr.

Dalam amanatnya, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan menegaskan, mutasi jabatan ini merupakan sistem perpindahan yang dilakukan secara terencana dengan memperhatikan persyaratan sesuai peraturan dan kebutuhan organisasi.

Dia menyebutkan, mutasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas satuan serta pengembangan karir.

“Terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Brigjen TNI Luqman Arief beserta istri masing-masing. Dan selamat datang serta selamat bergabung menjadi Keluarga Besar Kodam I/BB kepada Kolonel Inf Jimmy Watuseke dan Kolonel Inf Agustatius Sitepu beserta istri masing-masing,” ungkap Hasan.

Dalam rangkaian acara ini, juga dilakukan sertijab Ketua Persit KCK Koorcabrem 033 PD I/BB dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 022 PD I/BB yang dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK PD I/BB, Anggi Mochammad Hasan.

Acara itu turut dihadiri, Kasdam I/BB, Irdam, Kapoksahli, para Danrem, Danrindam, para Asisten, para Pamen Ahli, LO TNI AL, LO TNI AU, Irutum, Irutben, dan para Kabalak, serta para Dansat, dan Ketua Persit KCK PD I/BB beserta jajaran pengurus. (dwi/saz)

Tingkatkan Kapasitas Wartawan, BI Sibolga: Sajikan Informasi yang Mudah Dipahami Masyarakat

BERSAMA: Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yuliansah Andrias, diabadikan bersama para jurnalis. (Istimewa)

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga menggelar Capacity Building Wartawan Ekonomi di Wayang Bistro, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (7/9) lalu, yang diikuti 17 jutnalis media cetak, online, televisi, dan radio.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sibolga, Yuliansah Andrias berharap, wartawan bisa menyajikan informasi tentang program dan kebijakan BI dengan bahasa sederhana, yang mudah dipahami masyarakat.

Terutama terhadap fungsi BI sebagai bank sentral dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan, serta diseminasi kebijakan BI, baik di pusat maupun daerah.

Sebagai instansi yang sering merilis informasi lengkap dengan beragam data perekonomian, BI butuh peran wartawan yang mampu menerjemahkan data tersebut, agar dapat lebih mudah dicerna masyarakat.

Seperti perkembangan inflasi, suku bunga kebijakan, dan berbagai macam survei perekonomian lainnya. Banyak istilah ekonomi dalam dunia perbankan yang belum dimengerti masyarakat luas, terutama mereka yang tinggal di daerah hingga pelosok negeri.

Maka itu, diperlukan diksi yang tepat, agar masyarakat lebih mudah menerima, menyerap, dan memahami informasi yang disampaikan melalui berita-berita yang ditulis wartawan.

“Manfaatkan materi yang disampaikan narasumber untuk menambah ilmu dan wawasan. Sehingga dapat diaplikasikan dalam penulisan berita di media massa masing-masing,” ungkap Yuliansah.

Penting menjaga level komunikasi antara BI dengan wartawan, agar informasi tentang semua program dan 3 pilar kebijakan BI dapat disampaikan dengan baik kepada masyarakat secara paripurna.

Chief Ecosystem Development Narasi, Dahlia Citra Buana, selaku narasumber pelatihan, menyajikan materi bertajuk, ‘The Evolution of Modern Journalism’.

“BI inginnya diberitakan dengan analogi yang mudah dipahami masyarakat. Memang butuh waktu mencari ide kreatif untuk disesuaikan dengan selera audiens atau pembaca,” kata Dahlia.

Dia pun berbagi tips dan pengalamannya sejak merintis media yang dikelolanya dari nol hingga berhasil merebut hati masyarakat. Kata kunci keberhasilan media itu adalah kolaborasi.

“Audiens kami adalah gen z. Maka kami pun menyiasatinya dengan jargon 3C, yakni content bermanfaat, collaboration, dan community. Ketika viewer jadi pilar utama, maka kita harus bergerak cepat mencari solusi,” katanya.

Public Affairs & Communications Lead Narasi, Aptian Tyo Saputro, dengan materinya berjudul, ‘Strategi Penulisan Populer di Era Digital’, juga menjelaskan tentang teknik penulisan naskah berita yang menarik minat pembaca.

“Kita harus mencoba teknik penulisan berita yang berbeda dengan kebiasaan kita sehari-hari. Semisal, mencari persamaan istilah perbankan dengan gaya hidup masyarakat lokal. Meski bahasanya sederhana, tetapi pesannya tersampaikan,” ujarnya.

Capacity Building Wartawan Mitra Kantor Perwakilan BI Sibolga yang berlangsung pada 6-9 September 2023 tersebut, dirangkai kunjungan ke Museum BI di Kota Tua, Pintu Besar Utara, Jakarta Barat, dan Media Gathering di Dunia Fantasi, Jakarta Utara. (mag-5/saz)

Dugaan Pelecehan Seksual Pemilik Ponpes di Langkat, Polisi Periksa Saksi dan Olah TKP

Ilustrasi pelecehan seksual anak.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pasca menerima laporan, Polres Langkat mengambil langkah selanjutnya dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, terkait dugaan pelecehan seksual pemilik pondok pesantren (ponpes). Bahkan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat, juga sudah turun ke lokasi atau pondok pesantren di Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Langkat, AKP S Yudianto, membenarkan hal tersebut, ketika dikonfirmasi akhir pekan lalu.

“Setelah menerima laporan, Unit PPA Polres Langkat langsung ke TKP. Dan juga sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ungkap Yudianto.

Polisi melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP atas laporan polisi Nomor: LP/B/466/IX/2023/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, pada 5 September 2023. Terlapor yakni pemilik ponpes, berinisial K (35).

“Untuk perkembangan kasusnya akan dikabari ya,” jelas Yudianto.

Dugaan pelecehan seksual yang menimpa santri perempuan pada ponpes di Padangtualang, ternyata sudah diketahui masyarakat sekitar. Bahkan, masyarakat bersama tokoh agama, juga sudah menggelar pertemuan, menyikapi adanya dugaan pelecehan seksual yang menimpa santri perempuan tersebut, Minggu (3/9) lalu.

Pertemuan diikuti oleh pemerintah kecamatan bersama terduga pelaku pelecehan seksual, K. Seorang masyarakat sekitar, Khairul menyebutkan, peristiwa dugaan pelecehan seksual ini diketahui, karena orang tua korban menceritakan hal tersebut.

Dia mengamini, sudah ada digelar pertemuan menyikapi kasus tersebut. Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta agar pemilik ponpes diusir dari kampung selama setahun.

“Namun, dia (pemilik ponpes) tidak mau. Tidak tahu apa alasannya,” kata Khairul.

Ironisnya, kata Khairul, dugaan pelecehan seksual ini bukan kali pertama terjadi.

“Anak kawan saya juga menjadi korban, sudah Aliyah (MA, setara SMA). Tapi ya begitulah, mereka menutupinya,” imbuhnya.

Menanggapi dugaan pelecehan seksual itu, dan dikonfirmasi permintaan masyarakat sekitar agar meninggalkan kampung selama setahun, K dengan tegas menolaknya.

Alasannya, K merupakan penanggung jawab penuh terhadap ponpesnya.

“Jangankan setahun, satu malam saja saya tinggalkan ponpes ini, sakit kepala. Ada maling, hingga bisa ada santri yang kabur. Kalau program tak berjalan, bagaimana? Bagaimana kalau satu tahun, bisa-bisa tutuplah ponpes ini,” katanya.

Dia juga mempersilakan, jika memang korban ingin melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke Polres Langkat. Dia mengaku, sudah minta maaf kepada orang tua korban.

“Mereka bilang mau dilaporkan ke polisi, silakan. Saya sudah minta maaf, sampai nangis pun. Kalau seperti itu hasilnya, terserah saja, saya bilang. Saya menyatakan, tidak ada pelecehan,” jelas K lagi.

Korban diketahui masih duduk di bangku tsanawiyah, setara SMP. Diduga, ada korban lainnya yang jumlahnya disebut-sebut lebih dari 2 orang.

Pantauan wartawan saat mengunjungi ponpes yang dihuni hampir didominasi santri perempuan itu, tampak suasana begitu sepi. Terlihat sesekali santri perempuan yang mengenakan cadar, berangkat menuju musala. (ted/saz)

Bus Trans Binjai Dituding Bebani APBD, Kadishub: Sudah Efisiensi Anggaran

DICUCI: Bus Trans Binjai saat dicuci petugas di pool eks Pasar Berngam, Binjai Kota. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bus Trans Binjai dituding telah membebani APBD Kota Binjai. Sebab, pengoperasiannya masih gratis dan dinilai tidak memberikan keuntungan.

Namun, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai Chairin Simanjuntak, menepis tudingan jika disebut Bus Trans Binjai hanya membebani APBD. Menurut dia, keberadaan bus massal untuk masyarakat Kota Binjai ini, telah melakukan efisiensi anggaran.

“Memang betul, dengan kita pakai pelat merah, pasti disubsidi APBD. Dibanding tahun lalu, Bus Trans Binjai sudah melakukan efisensi. Sudah diperintahkan juga, supaya kondisi keuangan (yang tengah defisit) dibantu,” ungkap Chairin, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Supardi Tamba, ketika dikonfirmasi akhir pekan lalu.

Karena dinilai terus membebani APBD, sejumlah pengamat atau tokoh di Kota Binjai, meminta, agar Bus Trans Binjai dikandangkan saja. Bahkan bila perlu, dibubarkan. Namun, Chairin dengan tegas menolak desakan pembubaran tersebut.

“Kalau dibubarkan sayang. BRT (bus rapid trans) kita ini banyak yang minjam untuk dipakai anak-anak berkeliling melihat Binjai, dan dipinjam untuk bawa atlet,” bebernya.

Dia juga mengatakan, Bus Trans Binjai hadir dibarengi dengan Peraturan Wali Kota Nomor 23 Tahun 2019. Kehadirannya sebagai pendamping inflasi di bidang transportasi. Kala itu, harga bahan bakar minyak (BBM) sedang naik. Karena itu, Dishub Kota Binjai melahirkan inovasi Bus Trans Binjai sebanyak 14 unit, yang diperuntukan bagi masyarakat miskin dan peserta didik.

“Bus kita ini buatan India, orang bilang tayo-tayo, bukan Mercedes-Benz. Kalau duduk, tak nampak kepala kita (penumpang), kalau berdiri tinggi baru nampak,” jelas Chairin.

Sejauh ini, Chairin menyebutkan, antusias masyarakat terhadap Bus Trans Binjai cukup menyita perhatian.

“Saya monitoring, padat (penuh penumpang) dan menjadi antusias karena gratis. Tapi, tak bisa cepat (laju bus),” sambungnya.

Bahkan, menurutnya, Bus Trans Binjai juga menjadi ikon. Artinya, Dishub dari kabupaten atau kota lain di Sumut, banyak yang datang ke Binjai untuk mempelajarinya.

“Di tempat lain tak ada. Yang ada Bus Mebidang. Berbayar,” urai Chairin.

Sementara itu, Kepala UPT Bus Trans Binjai, Supardi Tamba menuturkan, jumlah keseluruhan pegawai dan honorer di tempatnya berjumlah 50 orang. Ditanya honorarium, Supardi mengaku, dibebankan kepada APBD Kota Binjai, dan pembayarannya ditunaikan setiap bulan.

“Kalau tenaga di kantor, seperti administrasi dan kondektur, (gaji/honor) Rp1.250.000. Dan driver atau sopir Rp1.800.000,” tuturnya.

Sopir pun harus dilengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan B. Bahkan sebelum terpilih, juga harus diuji coba dulu. Supardi menegaskan, Bus Trans Binjai tidak dapat disewakan kepada masyarakat yang ingin memakainya pergi ke luar kota.

“Tidak bisa disewakan, kecuali urusan negara atau bawa atlet,” katanya.

Dia juga mengakui, pihaknya sudah melakukan efisiensi anggaran di tengah APBD Kota Binjai yang sedang defisit. Untuk anggaran operasional Bus Trans Binjai, pada 2023 ini, menghabiskan Rp239.800.000 dalam setahun.

“Sudah berkurang jauh kalau dibandingkan dengan 2021, yang saat itu Rp800 juta untuk operasional, seperti pembelian BBM dan lainnya. Sedangkan 2022, Rp400 juta, dan juga berkurang kalau dibandingkan pada tahun ini, yakni Rp239.800.000,” pungkas Supardi. (ted/saz)

Jurkam Muda Sumut Siap Menangkan Ganjar di Pilpres 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ganjar Pranowo dianggap sebagao sosok yang tepat bagi kalangan milenial dan generasi Z untuk melanjutkan program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Generasi muda Sumatera Utara berperan aktif menjadi Juru Kampanye (Jurkam) Muda dalam menyebarkan testimoni Ganjar Pranowo di Sumatera Utara melalui media sosial.

Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Sumut, Meryl Rouli Saragih pada kegiatan Pelatihan Juru Kampanye Muda ‘Meryl dan Ganjar Pranowo, Merahkan Sumut’, di Manna Space, Jalan Sei Muara, Sabtu (9/9/2023). “Jadi hari ini, kenapa kita gelar pelatihan juru kampanye, karena juru kampanye ini tidak mungkin menyampaikan sesuatu yang tidak dia percaya, dan kita buat pelatihan supaya mereka percaya dengan prodaknya. Hari ini mereka jadi juru kampanye saya dan Pak Ganjar. kenapa Meryl? karena saya kader PDIP dan Ganjar juga kader PDIP,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI-Perjuangan ini menuturkan, lewat anak muda Sumatera Utara, pihaknya meyakini bisa meraih suara 50 persen untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Sumatera Utara. Maka dari itu, untuk bisa meraup suara anak muda, anak muda Sumatera Utara harus ikut mengkampanyekan dan memenangkan Ganjar Pranowo. “Kami optimis akan meraup 50 persen suara anak muda di Sumut minimal untuk Pak Ganjar, bukan hanya di Pulau Jawa Pak Ganjar bisa meraih suara banyak, di Sumatera Utara juga bisa menjadi corong untuk meraup suara kemenangan Pak Ganjar dalam Pilpres 2024,” ucapnya

“Ini baru kita gelar satu kali, rencana aka terus berlanjut, dan kalau bisa ke daearah daerah akan kita gelar juga. Untuk bisa meraup suara anak muda, kita anak muda harus ikut mengampanyekan dan memenangkan Pak Ganjar,” sambung Meryl.

Sementara itu, Asry Kaloko dari Badan Penelitan Pusat (Balitpus) DPP PDI-Perjuangan mengatakan Ganjar Pranowo merupakan sosok calon presiden (capres) yang tepat melanjutkan kinerja Presiden Joko Widodo. Hasil Survei Litbang Kompas terbaru, menunjukan Ganjar Pranowo diperingkat pertama meraih suara 24,9 persen. “Ganjar paling siap melanjutkan dan mempercepat program Presiden Jokowi seperti pemerataan infrastruktur, hilirisasi, IKN dan program lainnya. Mempertahankan kestabilan politik dan pertumbuhan ekonomi serta memastikan kesiapan Indonesia dalam mengelola dan memaksimalkan bonus demografi,” ujar

Maka dari itu, lanjut Asry, diperlukan peran anak muda di Sumatera Utara memperkuat komunikasi publik dan merumuskan visi Indonesia Maju versi Ganjar Pranowo dengan menyebarkan prestasi-prestasi Ganjar yag telah berhasil memimpin Jawa Tengah. “Pilih pemimpin yang bangun optimisme, bukan pesimisme. Menangkan Ganjar menangkan Indonesia di mata dunia melalui media sosial dari generasi muda. Perbanyak testimoni Ganjar Pranowo dari Jurkam Muda. Karena Milenial dan Gen Z pengguna media sosial Instagram 45% dan Tiktok 12% setiap hari,” sebutnya.

Menurut MA International Relations The University of Birmingham United Kingdom ini, sudah tidak ada waktu untuk tidak melek terhadap politik dan apatis soal pemilu karena Milenial dan GenZ penentu masa depan bangsa. “Indonesia butuh pemimpin yang mampu membawa “gerak cepat untuk kemajuan. Apalagi, 76 persen milenial optimis terhadap kondisi politik Indonesia,” pungkasnya. (adz)

Kuliah di Universitas Tjut Nyak Dhien Medan, Gratis Biaya Pembangunan & Diskon 50% Uang Kuliah

Gedung Fakultas Farmasi dan Mesjid UTND

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut Ulang Tahun nya yang ke-67 yang jatuh pada 10 Oktober 2023, Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) menggelar berbagai kegiatan dan event yang melibatkan pelajar Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Semua kegiatan itu diadakan di kampus UTND yang berlokasi di Jalan Rasmi No 28-30/Jalan Gatot Subroto KM 5,5 Kelurahan Sikambing Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan.

Selain kegiatan itu, UTND Medan juga memberikan kemudahan dalam hal pembiayaan bagi calon mahasiswa dengan memberikan diskon biaya kuliah sebesar 50 persen hingga 8 semester serta penghapusan biaya pembangunan kepada calon mahasiswa baru.
“Bagi pendaftar pada 1 September sampai dengan 10 Oktober 2023 untuk Tamatan SMA, SMK, MAN tanpa batas usia, silahkan hubungi atau whatsapp ke nomor 082150286060 Senin sampai Sabtu pukul 09.00 s.d 17.00 WIB,” ujar Ketua Yayasan APIPSU DR Awaludin, SE, MSi.

Dikatakannya, diskon tersebut berlaku hampir ke semua program studi yang diselenggarakan UTND Medan kecuali S1 Farmasi dan profesi Apoteker. Program bebas biaya pembangunan ini ditujukan terutama bagi calon mahasiswa yang kesulitan dalam pembiayaan kuliah. “Kemudian, biaya kuliah semester /SPP dapat dicicil per bulan,” pungkasnya.

Rektor UTND Medan DR. Irwan Putra, S.P, MP mengatakan, pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa memandang latar belakang finansial. “Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang adil dan terjangkau kepada generasi masa depan. Program ini, adalah upaya pihaknya untuk menciptakan kesetaraan akses pendidikan,” ujar Irwan Putra.

Seperti diketahui, Universitas Tjut Nyak Dhien Medan didirikan 1956 oleh Yayasan APIPSU, merupakan perguruan tinggi yang sudah berpengalaman dalam menjalanakan TRIDARMA perguruan tinggi.

Universitas Tjut Nyak Dhien menyelenggarakan 13 Program Studi yaitu Profesi Apoteker, S1 Farmasi, S1 Manajemen, S1 Ekonomi Pembangunan, S1 hukum, S1 Sistem Informasi Komputer, S1 Teknik Mesin, S1 Teknik Elektro,S1 Agroteknologi, S1 Perkebunan, S1 Peternakan, S1 Psikologi, S1 Penyiaran Agama Islam. (rel/ila)

Soal Jukir Buat Stres Pendatang, Dishub Binjai: Jangan Bayar tanpa Karcis!

JAGA: Seorang jukir saat menjaga kendaraan yang terparkir di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai, menyikapi video viral soal pendatang yang stres melihat juru parkir (jukir), yang setiap berhenti bayar Rp2 ribu. Karena itu, Dishub Kota Binjai menegaskan, agar masyarakat jangan membayar retribusi parkir jika tak diberikan karcis oleh jukir.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Binjai, Arif Sihotang menegaskan, masyarakat dapat melawan atau menolak jukir ketika meminta uang parkir, jika tidak diberikan karcis. Dia menegaskan, setiap jukir yang ada di Kota Binjai diberikan karcis oleh Dishub Kota Binjai.

Namun fakta di lapangan, jukir tidak pernah memberikan karcis kepada masyarakat yang dibebankan retribusi parkir.

“Saya berani jamin, petugas jukir itu kami berikan karcis setiap dia melakukan penyetoran. Begitu datang (ke Kantor Dishub Binjai) untuk setoran, kami berikan karcis,” ungkap Arif.

“Jadi kepada masyarakat, saya sarankan, kalau jukir tidak bisa memberikan karcis parkir, tak usah dibayar. Begitu mau kasih uang parkir, silakan minta karcis. Kalau minta karcis tak dikasih, tak usah dibayar,” imbaunya lagi.

Pengutipan retribusi parkir di tepi jalan umum, menurut Arif, sudah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Binjai Nomor 4 Tahun 2011. Dalam Undang-Undang, pun penjelasan tentang parkir ada tertera.

“Sesuai Undang-Undang, parkir adalah suatu kendaraan yang tidak bergerak, suatu kendaraan motor dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan keadaan dan kebutuhan yang memerlukan areal pemberhentian, yang diselenggarakan baik pemerintah atau pihak lain, perorangan atau badan usaha. Jadi, definisi parkir yang di dalam Undang-Undang sudah jelas,” katanya.

Menurutnya, tidak ada disebutkan atau dituliskan dalam Undang-Undang mengenai jarak, terkait keberadaan jukir tersebut. Artinya, setiap kendaraan yang berhenti di tepi badan jalan umum dan diatur dalam Perda terkait retribusi parkir, maka si pemilik kendaraan wajib membayar retribusi tersebut. Baik itu sebentar saja ataupun lama.

Menyikapi video yang beredar viral di media sosial, menurut Arif, seorang wanita yang diduga berasal dari luar Kota Binjai, stres melihat para jukir, terkesan tendensius.

“Orang luar itu saya rasa tendensius. Di Medan saja, walaupun kita bukan orang Medan, begitu berhenti, tetap dikenakan retribusi parkir,” katanya.

Dia mengaku, setiap hari selalu mengontrol para jukir yang ada di Kota Binjai. Saat disoal rencana parkir elektronik, menurut Arif, tengah digodok. Baik itu Perwal maupun Perdanya.

“Sedang diformulasikan dan sudah dianggarkan di 2024 (untuk parkir elektronik). Perwal dan Perdanya sedang digodok. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” ujar Arif.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 3 menit 48 detik yang menampilkan seorang wanita, viral di medsos. Wanita tersebut diduga pendatang, dan stres melihat jukir di Kota Binjai. (ted/saz)

Literasi Kampus Merdeka & Perpustakaan Digital, Gramedia Gajah Mada Medan Gandeng STOK Bina Guna

LITERASI KAMPUS: Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari MKes dengan Store Manager Gramedia Gajah Mada Medan Agus Tri bersama undangan kerja sama Literasi Kampus Merdeka dan Perpustakaan Digital.DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – GRAMEDIA Gajah Mada Medan menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Medan, Sabtu (9/9). Kerja sama dilakukan di Ruang Rapat STOK Bina Guna.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) literasi kampus merdeka. Kemudian penandatangan memorandum of agreement (MoA) perpustakaan digital.

Dalam pertemuan penuh keakraban ini, Gramedia Gajah Mada Medan juga melaksanakan sosialisasi program print on demand buku bagi dosen STOK Bina Guna Medan.

Program Gramedia ini untuk meningkatkan kualitas literasi melalui penerbitan buku berkualitas. Print on demand buku memberi kemudahan bagi dosen, peneliti dan pimpinan untuk menerbitkan buku berkualitas baik secara isi maupun fisik.

Kerja sama dua institusi ini ditandatangani Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari MKes dengan Store Manager Gramedia Gajah Mada Medan Agus Tri disaksikan dosen STOK Bina Guna dan undangan lainnya.

Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari MKes menegaskan harapan agar kerja sama ini dapat meningkatkan penulisan buku oleh dosen STOK Bina Guna terutama untuk buku-buku olahraga. Menurut Liliana Puspa Sari, referensi buku baru tentang olahraga di Sumut masih sedikit dan kebanyakan sudah lama.

”Menulis buku merupakan kewajiban para dosen. Selama ini terdapat sekira 100 judul buku dihasilkan dosen STOK Bina Guna. Dengan adanya kerja sama dengan Gramedia dapat menambahkan semangat untuk menulis buku-buku olahraga,” katanya.

Seiring dengan itu, ketua STOK Bina Guna juga berkeinginan dapat mengembangkan perpustakaan digital yang dibutuhkan sivitas ademika STOK Bina Guna. ”Dengan membaca, kita dapat menambah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Liliana Puspa Sari juga mengundang calon mahasiswa untuk kuliah di STOK Bina Guna menimba ilmu tentang pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi serta ilmu keolahragaan.

Store Manager Gramedia Gajah Mada Medan Agus Tri mengemukakan bahwa kerja sama ini merupakan kerja sama pertama dengan sekolah tinggi. Ia berharap ke depan semakin banyak buku-buku terutama buku pendidikan olahraga.

Ia juga menyebutkan pihak juga memberi dukungan pada dosen STOK Bina Guna untuk melaksanakan peluncuran dan bedah buku di Gramedia. Disebutkan dia, terdapat 1.200 toko Gramedia di tanah air. (dmp)

Meningkatkan Kolaborasi Sosial Melalui Media Interaktif bagi Pengajar

PESANTREN: Pengabdian masyarakat internasional di Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah.ISTIMEWA.

KEGIATAN pengabdian masyarakat oleh kampus sudah menjadi hal yang wajib dan bagian yang tak terpisahkan dari Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bisa bersifat lokal, nasional maupun internasional yang dimaksudkan memberi solusi terhadap permasalahan di masyarakat.

Hal tersebut berlaku bagi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan bersama beberapa kampus melaksanakan pengabdian masyarakat internasional di Pesantren Modern Saifullah An-Nahdliyah di Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat internasional ini juga melibatkan Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah dari Kedah Malaysia (Mohd Fahmee Bin Bahaudin sebagai kepala rombongan), Universitas Budi Darma, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, STIE Muhammadiyah Asahan dan Universitas Muhammadiyah Aceh.

Kemudian Politeknik Cendana, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Harapan Universitas Bina Insan Lubuk Linggau, Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh, Universitas Pembangunan Panca Budi dan Politeknik Negeri Medan. Mereka berada dibawah naungan Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi (FKPT) diketuai Mesran SKom MKom.

Kegiatan pengabdian di pesantren yang dulunya menjadi pondok bagi mualaf tersebut berupa pengajaran oleh dosen kepada santri dan gotong royong pengecatan beberapa ruang belajar.

Kemudian pembersihan toilet santri, Giat Bersih Sampah (Gibah), permainan dan inbound, salat berjamaah, MoU dan AI hingga penyerahan donasi senilai Rp.19,5 juta dan RM 5.530 dari Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah kepada pihak pesantren serta penyerahan piagam penghargaan dan ucapan terima kasih.

Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini mengangkat tema: Meningkatkan Kolaborasi Sosial Melalui Media Interaktif bagi Pengajar pada Pondok Pesantren Modern Pesantren Saifullah An-Nahdliyah.

Hadir pada kegiatan ini diantaranya Camat Namorambe Febri E Gurusinga SSTP MSP, Kepala Desa Batu Gemuk Suleiman Sembiring, ketua MUI Biru-biru, tokoh masyarakat Gemuk Sembiring dan Bripka Dion Ginting (Bhabinkabtimas).

Kemudian Buya Nabil SAg (pembina pesantren), Gus Saiful Anwar MAg (ketua yayasan), KH Amir Panatagama SPdI (pimpinan pesantren sekaligus ketua MUI Deliserdang), ketua FKPT, Dr Wardayani MSi (pimpinan perguruan tinggi) dan dosen dan mahasiswa dari masing-masing kampus.

Kegiatan pengabdian masyarakat internasional berlangsung pada 5-8 September 2023. Dilakukan bersama dengan program visiting lecturer oleh para dosen atau pensyarah dari Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah yang turut membawa 10 mahasiswa.

Visiting lecturer ini dilakukan tidak hanya di kampus STIM Sukma Medan. Mereka juga berkunjung ke beberapa kampus di Kota Medan yang disambut ramah dan hangat. (dmp)

Erick Thohir Beri Apresiasi, BTN Sediakan Rumah bagi Atlet Sepak Bola

SAKSIKAN: Ketua PSSI Erick Thohir, menyaksikan penandatanganan program rumah bagi atlet sepak bola. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum PSSI Erick Thohir, mengapresiasi peran PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang terus melakukan keberlanjutan program pembiayaan rumah rakyat.

Terlebih kali ini cakupannya diperluas dengan menyertakan pelaku olahraga, yakni pesepak bola, sebagai segmen yang mendapat kemudahan untuk memiliki rumah.

“Saya harap BTN terus fokus membiayai perumahan rakyat yang merupakan program pemerintah untuk menyejahterakan rakyat. Program Sejuta Rumah saat ini sudah berjalan dengan baik, bahkan saya apresiasi. Karena kali ini BTN menyediakan rumah bagi pesepak bola dan atlet,” ungkap Erick, saat meninjau Akad Massal Serentak KPR & KUR BTN, dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT BTN dengan PSSI, tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan, Sabtu (9/9) lalu.

Erick menjelaskan, atlet sebagai pahlawan yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, haruslah diperhatikan kesejahteraannya, terutama dalam memiliki hunian yang layak.

Bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional, PSSI bersama BTN mengadakan Nota Kesepahaman agar bisa mewujudkan impian bagi para pemain sepak bola dan atlet, agar memiliki rumah.

Pelaksanaan Nota Kesepahaman dilaksanakan di Perumahan Surya Breeze, yang dikembangkan oleh PT Jayaland.

“Secara bertahap setiap pelaku di sepak bola nasional harus meningkat kesejahteraannya. Setelah wasit kita perhatikan jaminan kesehatan, lalu mantan pemain dengan keberadaan Yayasan Sepak Bola Indonesia, kini para pemainnya akan mendapat kemudahan untuk memiliki hunian,” lanjut Erick.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menuturkan, BTN akan melakukan optimalisasi agar keberlanjutan Program Sejuta Rumah dan Pembiayaan Rumah Rakyat terus terjaga. Optimalisasi yang dilakukan BTN, terus berusaha mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonnesia bisa memiliki hunian yang layak, termasuk para atlet.

“Kami sudah mengeluarkan produk pembiayaan rumah untuk pekerja formal, informal. Dan saat ini kami bersama PSSI, berupaya agar para pelaku olahraga sepak bola, juga bisa memiliki rumah impiannya. Sehingga mereka bisa tenang bermain membela negara, karena sudah memiliki rumah yang layak,” tegasnya.

Menurut Nixon, BTN juga menyampaikan persetujuan prinsip pembiayaan KPR Pelaku Olahraga bagi Indra Sjafrie (Direktur Teknik PSSI), sehingga produk KPR Pelaku Olahraga sudah siap untuk membantu memberdayakan para pelaku olahraga, khususnya di dunia sepak bola, untuk memiliki rumah.

Lebih lanjut dia menjelaskan, optimalisasi pembiayaan rumah rakyat terus dilakukan perseroan, satu di antaranya dengan menggelar kembali Akad Massal Serentak KPR & KUR BTN dengan jumlah 10.000 unit, baik KPR Subsidi, KPR Non-Subsidi, Pembiayaan Syariah, dan KUR BTN.

“Setelah Akad Massal KPR di Tigaraksa, Banten, bulan lalu dengan 10.000 unit, Akad KPR Massal Serentak 10.000 unit juga kami laksanakan di Sidoarjo, Jawa Timur. Optimalisasi pembiayaan rumah rakyat dengan Akad Massal KPR & KUR akan terus kami lakukan hingga akhir tahun ini,” beber Nixon.

Nixon juga menjelaskan, akad massal ini adalah langkah awal yang diharapkan dapat berlanjut terus sampai kebutuhan perumahan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia terpenuhi. Sebagai bagian upaya mendukung keberlanjutan dalam program perumahan rakyat tahun ini, BTN juga menargetkan penyaluran pembiayaan rumah subsidi, baik KPR FLPP maupun KPR Tapera sekitar 182.250 unit dengan nilai mencapai Rp26,77 triliun.

“Target BTN ini sekitar 80 persen dari total target pemerintah 2023, baik KPR FLPP maupun KPR Tapera, yang sekitar 230.000 unit,” tuturnya.

Dia menegaskan, upaya-upaya yang telah dilakukan bersama dengan pemerintah, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, dan seluruh stakeholder perumahan, merupakan sebuah bentuk sinergi dan kolaborasi positif sekaligus menjadi sebuah komitmen bersama untuk mendukung seluruh Program Perumahan Nasional yang dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia. Serta sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Zero Backlog pada 2045.

“BTN memiliki peran yang strategis sebagai satu BUMN yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah, sebagai agent of development, turut serta membantu kehidupan masyarakat Indonesia secara umum, menuju masa depan lebih baik, melalui jasa layanan perbankan dan jasa layanan pembiayaan perumahan,” pungkas Nixon. (man/saz)