26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 1156

Pendatang Stres Lihat Jukir di Binjai: Setiap Berhenti Rp2 ribu

KENDARAAN: Jukir di Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota saat menjaga kendaraan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebuah video berdurasi 3 menit 48 detik menampilkan seorang wanita yang stres melihat juru parkir (jukir) di Kota Binjai. Video dimaksud diunggah oleh akun media sosial FB dengan nama srimulianisurbakti. Dia mengaku baru saja pulang ke Indonesia sejak sepekan belakangan.

Dia terkejut melihat kondisi Kota Binjai dengan keberadaan jukir yang ramai, bak jamur tumbuh di musim penghujan. “Ada satu pengalaman ini yang agak terkejut, saya dapatkan waktu pulang ke Binjai. Ini saya juga mau tanya kepada Dishub Kota Binjai, ini peraturannya dari dishub, Wali Kota Binjai atau darimana,” ujarnya seperti video yang dilihat Sumut Pos, Selasa (5/9/2023).

Dia mengisahkan, pergi ke Kota Binjai bersama suami untuk mencari barang dengan menumpangi motor. “Jadi kita berhenti di toko pakaian anak kecil lah kita bilang, sampai di situ, kami parking motor. Karena gak ada yang sesuai, kita mau ambil motor, eh tukang parking nunggu, bayar Rp2 ribu. Okelah kita bayar,” ujar si perempuan dengan logat Malaysia tersebut.

“Lepas itu gak sampai beberapa meter saja, ada lagi toko pakaian, berhenti lagi kami situ. Kami cari lagi pakaian dan sudah dapat baju. And then, kita mau ambil motor, bayar lagi Rp2 ribu tau gak sih,” sambungnya.

Wanita ini mengaku, tidak lama di toko kedua yang disinggahinya. Paling sekitar 15 menit.

“Gak ada 15 menit (waktu) dari (tempat) pertama yang kita bayar tadi, sudah Rp4 ribu. Terus saya bilang sama suami, coba kita pergi ke arah bawah untuk melihat barang elektronik, barang-barang dapur,” katanya.

Sumut Pos menduga, wanita tersebut mengalami peristiwa yang membuatnya stres ini di Jalan Sudirman, Binjai Kota. Pada toko ketiga untuk mencari keperluan dapurnya, wanita tersebut berhenti lagi di depannya.

Dan lagi, yang bersangkutan dipungut kembali biaya parkir. “Gak sampai 10 menit kita berhenti, bayar lagi Rp2 ribu. Jadi totalnya kita ada berhenti dalam 8 kedai, parkir aja mau bayar Rp16 ribu tau gak sih,” bebernya.

Baginya, hal tersebut pengalaman yang membuatnya stres. Bahkan, dia juga sedikit menjabarkan tingkah jukir di Binjai.

Menurutnya, sang jukir langsung merapikan motor milik konsumen usai ditinggal parkir. “And then bila mau ambil motor kita, dia sudah di belakang motor kita, Rp2 ribu Rp2 ribu. Kalau kita gak bagi, dia setel berdiri saja di belakang,” bebernya.

Ironisnya lagi, sambungnya, lain kedai lain jukirnya. Karenanya, menurut dia, membeli barang atau sesuatu di Kota Binjai, sudah tidak aman.

“Yang paling mirisnya begini, kita mau beli jus-jus buah yang di tepi-tepi jalan itu, kita parking motor kita, kita tunggu blender ini itu, (lalu) duduklah kita di pondok yang jual jus buah itu. Kita bayar jus buah kita, kita ambil motor, kita bayar parking Rp2 ribu. Jus cuma Rp5 ribu, ini sebenarnya aturan dari mana sih, stres saya, heran saya,” katanya.

“Bukan saya membandingkan, kalau di Malaysia, kita pergi ke pasar raya macam pasar-pasar besar parking oke bayar 1 ringgit (RM). Tapi kalau kita pergi ke rumah sakit, ke salon atau mana-mana tempat, dia akan menyediakan parking area, jadi tak perlu bayar. Ini di kampung saya itu kalau gak bayar parking cuma di indomaret atau alfamart saja, yang lain-lain musti bayar, ih stres kali saya,” tambahnya.

Terpisah, Kadishub Binjai, Chairin Simanjuntak tidak menanggapi pesan yang dilayangkan wartawan terkait hal ini. (ted/ram)

PTPN 2 Sponsori PSDS di Liga 2

FOTO BERSAMA: Direktur PTPN 2 Irwan Perangin-angin foto bersama dengan Direktur Utama PSDS Deliserdang Khoirum Rizal didampingi lainnya saat pertemuan di Tanjungmorawa, Selasa (5/9/2023).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – PTPN 2 menjadi sponsorship PSDS Deliserdang yang akan bertanding di Liga Nusantara (Liga 2). Logo PTPN 2 akan dipakaikan dalam jersey PSDS Deliserdang bermain di Liga 2.

Hal itu diketahui saat Direktur PTPN 2 Irwan Perangin-angin didampingi Kabag Humas Rahmad saat menerima Direktur Utama PSDS Deliserdang Khoirum Rizal didampingi Media Officer Jekson Turnip dan Sekretaris Panitia Pertandingan Hotma Darwis Pasaribu di Kantor Direksi PTPN 2, Tanjungmorawa, Selasa (5/9/2023).

Direktur PTPN 2, Irwan Perangin-angin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mendukung PSDS di Liga 2, karena PTPN 2 berada di Deliserdang dan sudah seharusnya mendukung kegiatan PSDS.

“Ini PSDS merupakan tim bola sudah sangat lama dan sudah berjaya. Walau dalam suasana Covid-19 kemarin PSDS bisa top dan down untuk berlaga hingga kini. Sangat kita apresiasi tim kebanggaan Deliserdang ini,” terang Irwan.

Ia juga mengaku baru ketemu dengan Komisaris Utama PTPN 2. Disampaikan Komisaris Utama harus mendukung tim kebanggaan Deliserdang tersebut.

“Bapak Komisaris Utama tadi berpesan supaya bantu PSDS dengan slogan ‘marsipature hutanabe’. Tahun ini kita dukung dan Alhamdulillah ke depan juga akan kita tingkatkan bantuan ke PSDS agar berjaya di sepak bola Indonesia,” terang Irwan.

Sementara Direktur Utama PSDS Deliserdang, Khoirum Rizal menyampaikan salam dari Pembina PSDS yaitu Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan kepada Direktur PTPN 2. Disebut Bupati Deliserdang sangat mencintai PSDS dalam kemajuan berlaga di Liga 2.

“Salam dari bapak Bupati Deliserdang pak. Kami ucapakan terimakasih atas sambutan dan dukungan terhadap PSDS agar berjaya di Liga 2. Dukungan ke depannya dari PTPN 2 untuk memajukan PSDS sangat diharapkan agar dapat maju ke depannya,” terang Khoirum Rizal langsung diaminkan Irwan Perangin-angin.

Di akhir pertemuan, Khoirum Rizal memberikan jersey Traktor Kuning berlogo PTPN 2 kepada Irwan Perangin-angin. Kemudian tanda tangan bersama berita acara untuk sponsor ship PSDS.(btr/ram)

DPRD Medan Sahkan Revisi Perda Tata Tertib

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menandatangani keputusan DPRD terhadap Rancangan Peraturan DPRD Kota Medan tentang Perubahan Kedua atas Peraturan DPRD Kota Medan nomor 1 tahun 2018 tentang Tata Tertib (Tatib) pada rapat paripurna, Selasa (5/9/2023).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga, dihadiri Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiria Alrahman dan anggota-anggota DPRD Kota Medan.

Sebelum penandatanganan, Ketua Pansus pembahasan tentang Tatib, Dedy Aksyari Nasution mengatakan, tatib DPRD provinsi, kabupaten dan kota pada Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tatib DPRD, ditujukan untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan kinerja DPRD dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Serta memaksimalkan peran DPRD dalam mengembangkan check and balances antara DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Berdasarkan pasal 1 nomor 2 peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 bahwa tatib DPRD adalah peraturan yang ditetapkan oleh DPRD yang berlaku di lingkungan internal DPRD provinsi, kabupaten/kota. Peraturan DPRD Kota Medan no 1 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan DPRD Kota Medan no 1 tahun 2018 tentang Tatib telah dilakukan perubahan yang dibahas oleh Pansus,” ujarnya.

Untuk hasil dari finalisasi pembahasan para rapat kerja Pansus, ungkap Dedy, pada pasal 14 peraturan DPRD Medan No 1 tahun 2020 tentang Tatub ditambahkan pasal tentang penyebarluasan sesuai pasal 92, 93 dan 94 UU no 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan serta pada pasal 161 san 162 peraturan Mendagri no 80 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah.

Berikutnya pada pasal 50 berkaitan dengan ruang lingkup tugas pengawasan pada komisi dirubah karena berubahnya Perda Kota Medan no 15 tahun 2016 tentang pembentukan perangkat daerah Kota Medan, maka ruang lingkup tugas pengawasan pada komisi disesuaikan.

Lahirnya UU No 14 tahun 2022 tentang perubahan kedua atas UU no 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang merubah tugas dan fungsi alat kelengkapan badan pembentukan Perda DPRD Kota Medan dalam hal pengharmonisan Ranperda, maka diubah pasal dalam peraturan DPRD Kota Medan no 1 tahun 2020 tentang Tatib.

Kemudian Pansus juga menambah poin kearifan lokal sesuai pasal 128 peraturan pemerintah no 12 tahun 2018 tenyang pedoman penyusunan tatib DPRD Provinsi, kabupaten dan kota sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Serta pada pasal 43 peraturan Mendagri no 70 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah.

“Pansus telah mengirimkan hasil pembahasan kepada pimpinan DPRD Kota Medan pada 10 April 2023. Bapemperda DPRD Kota Medan juga telah menyempurnakan diantaranya pasal 14 E ayat 1 redaksi sosialisasi produk hukum daerah yang semula 36 kali dalam setahun diubah menjadi 24 kali dalam setahun,” pungkasnya.
(map)

DPRD Medan Dorong Dibentuknya Perda Kota Medan Tentang Dana Abadi Kebudayaan Daerah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Medan, Erwin Siahaan menyebutkan pentingnya adanya Dana Abadi Kebudayaan Daerah untuk kemajuan kebudayaan dengan didukung sarana dan prasarana. Guna mendukung hal itu, tentunya diperlukan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan.

“Misalnya terkait pembangunan Taman Budaya di empat klaster, sudah saya suarakan di pandangan umum fraksi. Dana Abadi Kebudayaan Daerah ini penting, saya akan perjuangkan agar menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan. Mohon dukungannya,” ucap Erwin, Selasa (5/9/2023).

Dikatakan politisi PSI tersebut, hal itu sekaligus tindaklanjut dari hasil diskusi Publik ‘Pemuda, Ekonomi Kreatif, dan Harapan Masa Depan’ yang diadakan baru-baru ini.

Menurut Erwin Siahaan, dari diskusi publik tersebut, dirinya banyak mendapatkan masukan terkait upaya pembangunan manusia dan kebudayaan di Kota Medan.

“Untuk itu, kita akan terus menyuarakan hal ini dan saya berjanji akan menindaklanjutinya,” tegasnya.

Dijelaskan Erwin, Indonesia merupakan negara yang memiliki keunggulan di bidang kebudayaan. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya untuk memajukan kebudayaan, termasuk di Kota Medan. Dukungan ini termasuk pengadaan Dana Abadi Kebudayaan Daerah.

“Selain aspek historis dan sosio-kultural, hal ini juga merujuk kepada UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” ujarnya.

Artinya, sambung Erwin, Dana Abadi Kebudayaan Daerah adalah amanat dari undang-undang. Kemudian, ketersediaannya bisa memfasilitasi keterbatasan akses pemuda dalam peningkatan kapasitas diri terutama di bidang literasi. Untuk itu, pemerintah daerah perlu mewujudkan Dana Abadi Kebudayaan Daerah.

Selain Dana Abadi Kebudayaan Daerah, Pemko Medan juga dinilai perlu menyadari luasan Kota Medan. Untuk itu, Pemko Medan semestinya membangun fasilitas publik seni budaya yang tersebar di empat klaster wilayah.

Pasalnya, keberadaan empat klaster Taman Budaya akan menjadi sarana kreativitas generasi muda agar terhindar dari bahaya Narkoba dan pengaruh kelompok kekerasan jalanan seperti geng motor.

“Seni dan budaya bisa dikreasikan menjadi ekonomi kreatif. Para pemuda dilatih di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK),” pungkasnya.
(map/ram)

Ribuan Orang Lepas Gubernur & Wagub Sumut, Edy Titip Pesan Sukseskan PON 2024 Ke Pj Gubernur Sumut

JABATAN: Penyerahan memori jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah Periode 2019-2023 kepada Pj Gubernur Sumut, Hassan, yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ribuan masyarakat dan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, mengikuti pelepasan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (5/9) petang, sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari pantauan Sumut Pos, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah menyalami satu persatu ASN dan masyarakat yang memadati halaman hingga loby Kantor Gubernur Sumut.

Tidak saja dari kalangan masyarakat dan ASN, para suporter PSMS Medan dan kader DPD Golkar Sumut tampak diantaranya.”Ayah, ayah, ayah,” teriak warga secara serentak.

Edy dan Ijeck dengan suasana haru di lepas keluar dari Kantor Gubernur oleh ribuan orang hingga jalan sekitar Kantor Gubernur Sumut, macet dan pihak kepolisian harus melakukan pengalihan Lalulintas, untuk mengurai kemacetan.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin tiba di Kantor Gubernur Sumut, sekitar pukul 16.30 WIB. Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, disambut langsung Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah.

Selanjutnya, dilaksanakan acara penyerahan memori jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah Periode 2019-2023 kepada Pj Gubernur Sumut, Hassanuddin yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, lantai II Kantor Gubernur Sumut.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengungkapkan selama menjabat dan memimpin bersama Musa Rajekshah masih ada kekurangan dan meminta maaf.

“Masih ada kekurangan di sana sini, untuk mempertanggungjawabkan pekerjaan saya, bersama Musa Rajekshah,” kata Edy didampangi oleh Wagub Sumut, Musa Rajekshah saat memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.

Dihadapan Hassanudin, mantan Ketua Umum PSSI itu, menjelaskan bahwa DPRD Sumut sudah menggelar paripurna pengesahan APBD Sumut tahun 2024. Tapi, belum mendapatkan tandatangan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian.

“Bapak Pj Sumut, paripurna 2024 sudah diketok, oleh ketua DPRD sehingga program itu, tinggal berlanjut berjalan, setelah ditandatangani oleh Mendagri, tapi sampai saat ini belum selesai, karena masih proses pemeriksaan,” jelas Edy.

Dalam APBD Sumut 2024 itu, Edy menjelaskan tidak ada istimewa, anggaran tersebut sesuai dengan visi dan misi Gubernur Sumut. Kemudian, berlandaskan kepada RPJMD dan tak terlepas amanah RPJMN.

Edy juga berpesan kepada Pj Gubernur Sumut, dapat mempertahankan WTP 2023. Karena, Pemprov Sumut sudah mendapatkan penghargaan WTP 9 kali berturut-turut.

“Provinsi Sumut sudah 9 kali WTP, saya berharap ini, semua dijaga dan dikerjakan dengan benar, seseuai dengan perencanaan tadi itu, dan loyal lah kalian pada pejabat yang saat ini memipin kalian,” kata Edy.

Mantan Pangkostrad itu, juga berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumut, untuk selalu menjaga loyalitas, espridecorps dan kerjasama. Menurutnya, jika rusak satu maka akan merusak Provinsi ini.

“Bekerjasama dengan pimpinan, walaupun, kepala dinas OPD mempunyai hak, mempunyai wewenang, tapi pengambil keputusan tak terlepas dari Gubernur Sumut. Saya berharap ini menjadi baik dan harus, besok lebih baik dari hari ini,” jelas Edy.

Edy kembali berpesan kepada Pj Gubernur Sumut, terkait dengan persiapan PON Aceh-Sumut di bulan September 2024. Ia berharap seluruh kalangan bisa bekerja sama menyukseskan event olahraga tersebut.

“Beliau pernah jadi pangdam di Aceh, di Sumut dia juga pernah Jadi Pangdam, dan PON nanti akan ada di Aceh dan Sumut. Mohon jangan sampai kita kalah sama Palembang, karena itu kelahiran beliau,” kata Edy sembari tersenyum.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah menyampaikan jabatan sebagai Wagub berakhir tapi pengabdian untuk Sumut harus dilakukan selama-lamanya.

“Walaupun kami tidak menjabat lagi di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, sudah menjadi tanggungjawab kita semua sebagai masyarakat Sumatera Utara, tanah kelahiran kita. Jabatan ini sementara pengabdian selamanya sampai akhir hayat,” ujar Ijeck sapaan Musa Rajekshah.

Ijeck menambahkan, lima tahun menjabat sebagai Wagub bersama Gubernur Edy Rahmayadi penuh suka dan duka. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Hari ini, persis 5 tahun lalu dengan segala macam perjuangan bersama Bapak Edy akhirnya rakyat mempercayakan kepada kami untuk memimpin Pemerintahan Provinsi Sumut dengan cita-cita yang besar, menjadikan Sumut menjadi Provinsi Sumut yang bermartabat. Terima kasih kepada seluruh ASN, staf pendukung, dan semua Forkompimda telah membantu dalam tugas kerja selama lima tahun mohon maaf atas segala kekurangan kami,” katanya.

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin mengatakan bahwa dirinya akan siap menjalankan dan melanjutkan program dari Gubernur Sumut sebelumnya, untuk kesejahteraan masyarakat Sumut.

“Selanjutnya, untuk perkenalan biasa saja, saya yakin semua sudah mengenal. Selanjutnya akan kita lanjutkan. Saya sangat bersyukur ditempatkan di sini karena saya bisa melanjutkan yang sudah baik. Saya akan melanjutkan yang baik. Mari sama-sama kita lakukan yang terbaik,” ucap Hassanudin.(gus/ram)

Lantamal I Belawan Gelar Prokasih di Sungai Deli

PROKASIH: Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan beserta jajaran dan instansi turut gelar Program Kali Bersih Nasional (Prokasih) tepatnya di bantaran Sungai Deli di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (5/9/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan beserta jajaran dan instansi menggelar Program Kali Bersih Nasional (Prokasih) tepatnya di bantaran Sungai Deli di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (5/9/2023).

Ratusan orang utusan dari instansi terkait terlibat dalam kegiatan itu diantaranya, Ditpolair Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan jajaran, Pemko Medan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Kecamatan Medan Belawan, Karang Taruna Belawan dan Kepala Lingkungan se- Kelurahan Belawan Bahari serta warga setempat.

Rangkaian acara diawali dengan mengikuti apel kesiapan 78 lokasi Prokasih yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, SE, MM melalui siaran video convert yang dipusatkan di Kali Cilincing, Jakarta Utara.

Selanjutnya, Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo memimpin kegiatan bersih kali atau sungai Deli yang dirangkai dengan penanaman pohon.

“Kegiatan ini untuk memantik semua orang untuk menjaga dan tidak membuang sampai ke kali atau sungai Deli,” ucapnya.

Lantamal I menambahkan, siap mendukung semua kegiatan pemeliharaan lingkungan tanpa memandang siapa yang menginisiasi kegiatan karena kebersihan kali akan menciptakan kesehatan kepada semua pihak.

“Sungai atau kali ini berada di Kota Medan dan kita harus bertanggung untuk merawat dan menjaganya,” tegasnya.

Ditemui di lokasi kegiatan, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan Abdul Rahman menghimbau masyarakat khususnya yang bermukim di hulu sungai agar tidak membuang sampah ke Sungai Deli.

“Sebab nelayan dan habitat laut sangat terganggu akibat sampah ini dan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan,” katanya.

Belasan ton sampah yang didominasi bahan plastik terkumpul dalam kegiatan Prokasih kali ini. Selanjutnya sampah itu dibawa dengan menggunakan truk Pemko Medan ke tempat penampungan akhir (TPA) sampah di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.(mag-1)

Siti Aminah Perangin-angin Terpilih secara Aklamasi Jadi Ketua Dekopin Sumut Periode 2019-2024

KETUA: Siti Aminah Br Perangin-angin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dekopin Sumut.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Siti Aminah Br Perangin-angin, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Sumatera Utara periode 2019-2024, pada Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopin Sumut, yang diikuti Pengurus Dekopinda se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Dipilonegoro Medan, Senin (4/9) kemarin.

Usai terpilih, Siti Aminah yang juga formatur tunggal, dipercayakan menyusun komposisi kepengurusan Dekopin Wilayah Sumut periode 2019-2024.

Ketua Umum Dekopin, Dr Sri Untari Bisowarno, mengambil sumpah dan melantik Ketua Siti Aminah beserta jajaran pengurus Dekopin Wilayah Sumut.

Adapun Siti Aminah, mantan Ketua DPRD Karo dan mantan Anggota DPRD Sumut tersebut, selama ini di periode kepengurusan berstatus sebagai Pelaksana (Plt) Ketua Dekopin Wilayah Sumut.

Siti Aminah mengapresiasi kepercayaan memimpin Dekopin Sumut. Namun ia mengaku tidak bisa menjalankannya sendirian. Sebab sasaran utamanya saat ini adalah bagaimana mengaktifkan kembali sekitar 7.000-an koperasi nonaktif di Sumut.

Menurut Siti Aminah, jumlah 5.000 koperasi aktif di Sumut saat ini, sudah kurang relevan dengan sebutan koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia.

“Karenanya jumlah yang aktif harus kita perbanyak, supaya manfaat ekonomi kerakyatan koperasi itu nyata dan dirasakan masyarakat banyak, ini tujuan kita,” ujar Siti Aminah.

Sebelumnya pada pembukaan Muswil Dekopin Sumut, Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno menekankan perlunya fighting spirit (semangat berjuang) untuk melaksanakan 7 prinsip koperasi.

Sri Untari yang hadir bersama Ketua Harian Koperasi Indonesia, Aji Gutomo, menitikberatkan perjuangan mengembalikan kejayaan koperasi Indonesia pada 3 fungsi koperasi, yakni edukasi, advokasi dan fasilitasi.

Kemudian untuk mengembalikan perkoperasian di Sumut, Sri Untari menyampaikan 5 hal yang gerakan masif yang harus terus menerus dilakukan.

Pertama menemukan semangat juang, kedua menguatkan kelembagaan yang adaptabel, ketiga meningkatkan 3 fungsi koperasi, keempat kolabiasi dengan stakeholder koperasi, dan kelima menerapkan nilai utama jati diri koperasi.

“Dan yang terakhir bangun legasi dalam bentuk karya-karya kita, yang akan kita wariskan untuk generasi mendatang,” ujar Sri Untari, yang juga politisi PDI Perjuangan itu.

Kadis Koperasi dan UKM Sumut, Dr Naslindo Sirait SE MM, mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, yang membuka Muswil Dekopin Sumut, mengapresiasi Dekopin Sumut yang terus menata organisasi untuk melaksanakan program kerja memajukan koperasi.

Naslindo Sirait mengatakan mengatakan maju tidaknya koperasi, lebih ditentukan oleh peran pengurus koperasi itu sendiri. Karenanya ia berpesan agar semua pengurus kerja keras dan semangat juang yang tinggi.

Lebih lanjut Naslindo Sirait yang baru saja didapuk menduduki jabatan kadis koperasi itu, membuka diri untuk bersinergi mengambangkan koperasi Sumut.

“Tentu tidak melulu soal apa yang bisa diberikan pemerintah, tetapi lebih dari itu adalah mari kita berpikir dan berbuat ke depan bagaimana menguatkan kelembagaan koperasi dan menjalankannya sesuai prinsip dan fungsi koperasi,” pungkas Naslindo.(gus)

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Laksanakan GKN di Bom Lama Pekan Labuhan

TANGKAP: Ar alias A (39) ditangkap dengan barang bukti berupa shabu seberat 1,34 gram dan uang hasil penjualan shabu sebesar Rp510.000, di Jalan Speksi Lingkungan 24, Bom Lama, Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, Senin,(04/09/2023) Sore.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Jalan Speksi Lingkungan 24, Bom Lama, Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, Senin,(4/9/2023) Sore.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Herison Manullang, atas perintah Kapolres Pelabuhan Belawan, terkait informasi maraknya peredaran narkoba di lokasi tersebut.

Dalam operasi ini, Sat Narkoba berhasil mengamankan seorang tersangka yang terbukti sebagai pengedar narkotika jenis shabu. Tersangka yang diketahui dengan inisial Ar alias A (39) ini ditangkap dengan barang bukti berupa shabu seberat 1,34 gram dan uang hasil penjualan sabu sebesar Rp510.000,-.

Kasat Narkoba, AKP Herison Manullang, ketika dikonfirmasi Selasa, (5/9/2023) menjelaskan bahwa operasi Grebek Kampung Narkoba ini merupakan upaya tindakan tegas dari Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Kami menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas peredaran narkoba di Lingkungan 24, Bom Lama. Kami langsung melakukan tindakan cepat untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.

Tersangka Ar alias A dan barang bukti yang diamankan telah dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Herison juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba kepada pihak berwajib. Upaya bersama dari masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Operasi Grebek Kampung Narkoba ini adalah salah satu bentuk komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Pelabuhan Belawan. Polres Pelabuhan Belawan akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi kesejahteraan masyarakat.(mag-1)

Sambangi Kantor Lurah Pandau Hulu II, Warga Jalan Sampali Tolak Pelebaran Parit

PADAT: Warga Jalan Sampali memadati Kantor Lurah Pandau Hulu II untuk menolak pelebaran Parit, Selasa (5/9/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan warga Jalan Sampali memadati kantor Lurah Pandau Hulu II, Selasa (5/9/2023) pagi. Adapun maksud kedatangan warga guna menyampaikan keberatan mereka terhadap rencana pelebaran parit yang akan dilakukan Pemko Medan di kawasan tersebut.

Tampak hadir juga anggota Ketua Komisi IV DPRD Medan Haris Kelana Damanik bersama anggota komisi seperti Paul Mei Simanjuntak, Rudiawan Sitorus dan David Roni Ganda Sinaga.

Puluhan petugas gabungan dari Dishub Medan, Satpol PP, Satlantas Polrestabes Medan, TNI dan Polsek Area juga tampak berjaga di lokasi. Namun Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang direncanakan meninjau lokasi tak kunjung datang.

Anggota Komisi IV DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga mengatakan, Pemko Medan harus mendengarkan aspirasi masyarakat. Apalagi, keluhan ini menyangkut kepada ekonomi masyarakat. Sebab diketahui, pembangunan yang dilakukan Pemerintah itu untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

“Dan dari peninjauan kita, pembangunan ini justru akan berdampak dengan hancurnya ekonomi masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, saya rasa Pemko Medan jangan bertangan besi dan benar-benar mengakomodir serta mendengarkan aspirasi masyarakat,” ucap Roni.

Meski rencana pelebaran parit sudah dianggarkan, Politisi PDIP ini pun menyebut bahwa hal itu sah-sah saja. Sebab jika masyarakat keberatan, rencana itu bisa digeser demi kepentingan masyarakat.

“Sekali lagi saya tekankan, kalau memang masyarakat menolak, Pemko Medan harus mengakomodirnya. Apabila pelebaran parit akan mempersulit masyarakat, saya tidak setuju dan akan membela masyarakat,” tegasnya.

Dijelaskan David, jika memang Pemko Medan tetap akan berniat melebarkan parit, dirinya pun meminta Pemko Medan untuk mencarikan solusi.

“Jika pelebaran parit dilakukan namun setelah itu ditutup sehingga jalannya tetap lebar, itu sah-sah saja. Namun kalau tidak ada solusinya, saya rasa itu bisa ditunda dulu,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Paul Mei Simanjuntak. Paul mengatakan, bahwa sampai saat ini Pemko Medan belum bisa menunjukkan Amdal terkait rencana pelebaran parit itu.

“Rencananya akan dilebarkan sampai 3 meter, tapi Pemko Medan belum bisa menunjukkan Amdal nya meski sudah kita minta. Oleh sebab itu, rencana ini harus ditinjau ulang. Meski sudah ada pemenang tendernya, nantinya kan bisa menjadi SiLPA. Kalau jalan ini tidak jadi dilebarkan, masyarakat akan angkat jempol terhadap Pak Wali,” tuturnya.

Sementara itu, Gunawan yang merupakan perwakilan warga mengatakan bahwa rencana pelebaran parit itu sangat merugikan warga.

“Kami harap pembangunan itu membawa kesejahteraan terhadap rakyat. Sementara jika pelebaran parit dilakukan, UMKM di sini akan mati. Dan yang paling kita khawatirkan adalah keselamatan jiwa kita. Sebab jika terjadi kebakaran di sini, tentu akan menjadi sikit karena jalan sudah dipersempit. Sedangkan Jalan Sampali ini menjadi akses kita,” pungkasnya.
(map/ram)

El Barack Ajak Anak-Anak Ikutan #HuntingMomogiRasaBaru

El Barack, putra Jessica Iskandar tengah menikmati cemilan Momogi Stick.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – El barack, putra sulung Jessica Iskandar ini memiliki hobi yang unik. Pasalnya setiap pulang sekolah, El selalu menyempatkan dirinya untuk pergi ke warung, mini market, ataupun taman untuk membeli cemilan favoritnya. Salah satu cemilan favorit yang kerap dipilih El adalah Momogi Stick.

Momogi Stick adalah camilan stick ekstrudat dengan ciri khas memiliki rongga di tengahnya. Kini, Momogi kembali hadir dengan empat rasa baru yaitu rumput laut, kimchi, coco pandan, dan balado yang tersedia di warung dan mini market.

“Dalam memeriahkan peluncuran 4 rasa baru Momogi Stick, kami meluncurkan program #HuntingMomogiRasaBaru yaitu lomba membuat video singkat mengenai keseruan anak-anak berbelanja Momogi di warung atau mini market. Melalui program ini, kami ingin meningkatkan awareness masyarakat Indonesia terkhusus anak-anak bahwa Momogi memiliki varian rasa baru dan telah tersedia di warung dan mini market.” kata Erina Lay selaku Brand Manager Momogi.

Dalam postingan TikTok @inijedar, El Barack terlihat mendatangi warung dan membeli Momogi sebagai camilan sore. Setibanya di warung, El melihat tumpukan camilan Momogi Stick dengan berbagai varian rasa baru; rumput laut, kimchi, coco pandan dan balado yang ditunjukan oleh pemilik warung. Melihat banyaknya rasa baru, El pun kebingungan harus memilih rasa apa, dan akhirnya rasa penasaran mengalahkan isi hati El. Ia membeli semua rasa yang ada di warung itu dan memakannya satu persatu di rumah. Dari beberapa rasa Momogi Stick, El sangat menyukai camilan Momogi Stick rasa rumput laut karena di setiap gigitan, rasanya gurih, dan tentunya nagih.

Dalam postingan TikTok tersebut, El juga tak lupa mengajak teman-teman untuk ikuti lomba #HuntingMomogiRasaBaru.

“El udh ikutan #HuntingMomogiRasaRaru! Berhadiah ipad, nintendo switch, dan smartphone, kalian sudah ikutan belum? Jangan lupa cek instagram @Mowmowlagi,” ujar El Barack dalam Tiktok @inijedar. (rel/sih)