27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1208

Anies Temui SBY-AHY Bahas Strategi

TIBA: Anies Baswedan menyapa wartawan saat tiba di rumah SBY, Jumat (25/8) malam.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sempat memanas akibat perang pernyataan antara Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrat, Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) terus melakukan konsolidasi. Upaya itu dipimpin langsung oleh bakal calon presiden (bacapres) KPP Anies Baswedan.

Setelah menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bersama Tim Delapan Kamis (24/8) malam, Anies dengan formasi serupa menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Cikeas, Kabupaten Bogor, tadi malam.

Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan, pertemuan Anies dengan SBY-AHY diadakan untuk membahas teknis pemenangan. “Membahas strategi pemenangan Koalisi Perubahan dalam menghadapi Pilpres 2024,” ujarnya, kemarin (25/8).

Dalam pertemuan dengan Surya Paloh, Anies menyatakan, pihaknya meng-update dan menceritakan perkembangan di setiap partai yang tergabung dalam KPP, baik Nasdem, Demokrat, maupun Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Progresnya sangat menggembirakan,” kata Anies.

Anies juga menepis isu keretakan. “Seru, guyub, akrab, dan sangat penuh dengan nuansa optimisme,” ungkapnya.

Terkait dengan hasil survei yang menempatkannya di posisi buncit, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengklaim temuan survei internal tidak seperti itu. Dia menyebut, elektabilitasnya lebih baik. “Bedanya jauh sekali,” kata dia.

Sementara itu, Ketum Nasdem Surya Paloh menepis anggapan partainya yang menghambat deklarasi cawapres. Dia juga membantah tudingan menolak keras nama AHY menjadi wakil Anies. “Itu pasti bukan. Saya enggak mungkin juga, bagaimana saya sampai pemikiran seperti itu,” ujar Paloh.

Paloh menegaskan, pihaknya sudah berkomitmen mencalonkan Anies. Kemudian, dalam keputusan bersama disepakati bahwa Anies diberi kepercayaan memutuskan waktu yang tepat untuk mengumumkan cawapres.

Sementara itu, dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon di Senayan mengungkapkan, penentuan wakil Prabowo masih berlangsung. Fadli menyebut banyaknya nama yang muncul, termasuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, sebagai bagian dari dinamika.

Dia mengakui, ada banyak nama yang eligible untuk dipasangkan dengan Prabowo. Mulai Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, hingga Gibran. “Tinggal keputusan nanti gimana,” katanya.

Menanggapi wacana duet Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan, pada kontestasi Pilpres 2024. Elite Partai Gerindra itu menyebut wacana itu hanya sebuah gimmick politik yang tidak mungkin terjadi. “Enggak lah, itu dinamika biasa, mungkin ada sedikit gimmick-gimmick itu biasa,” kata Fadli Zon.

Menurut Fadli, partai politik pengusung Anies Baswedan seperti PKS dan Partai Demokrat telah tegas menolak wacana duet tersebut. Menurut Fadli, itu hanya dinamika menjelang pengumuman bakal calon wakil presiden (cawapres) bagi masing-masing capres. “Jadi bagi saya dinamika menjelang keputsuan besar untuk menentukan paslon capres-cawapres,” tegas Fadli.

 

Ganti Nama Koalisi

Sementara, bergabungnya Golkar dan PAN dengan Gerindra dan PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), memunculkan wacana untuk mengganti nama koalisi. Sebab, KKIR hanya akronim dari PKB dan Gerindra.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan tidak keberatan jika nama koalisi diubah setelah PAN dan Golkar bergabung. Yang terpenting bagi PKB, Muhaimin Iskandar tetap menjadi bacawapres pendamping Prabowo. “Tidak ada opsi lain. Gus Muhaimin harus masuk kertas suara Pilpres,” tegasnya.

Bagaimana jika Muhaimin gagal menjadi bacawapres Prabowo? Jazil menyatakan, PKB sudah memberikan mandat kepada Muhaimin sebagai capres atau cawapres. Jika nanti tidak berhasil menjadi capres atau cawapres, Muhaimin harus menyerahkan kembali mandat tersebut ke PKB. Setelah itu, PKB akan mengambil sikap.

Yang pasti, lanjut Jazil, hingga kini belum ada opsi lain. Kecuali Muhaimin menjadi bacawapres. Terlebih, dukungan terhadap Muhaimin terus meningkat di banyak tempat. “Para kiai pun terus memantau perkembangan politik saat ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa parpol lain juga resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo. Salah satunya Partai Bulan Bintang (PBB). Bahkan, dalam waktu dekat, Partai Gelora bakal deklarasi dan bergabung dalam koalisi. Demikian juga Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga memberi sinyal ke Prabowo.

Jazil menambahkan, sejauh ini, posisi tiap partai dalam koalisi pendukung Prabowo itu belum dibahas. Karena belum ada pembahasan di internal koalisi, PKB tetap berpegang pada komitmen awal antara Gerindra dan PKB. “Mungkin nanti akan dibahas mekanismenya,” ungkap wakil ketua MPR itu. (jpg/adz)

Jelang Sidang Tuntutan Tosa Ginting, Ratusan Warga Demo ke PN Stabat dan Kejari Langkat

DEMO: Ratusan masyarakat Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, saat menggelar demo di PN Stabat, Jumat (25/8).

STABAT, SUMUTPOS.CO – Ratusan masyarakat Desa Besilam Bukit Lembasa,Kecamatan Wampu,Kabupaten Langkat,menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Pengadilan Negeri (PN) Stabat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat,Jumat (25/8). Hal inidilakukan, jelang tuntutan yang bakal dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU)kepada terdakwapembunuhan almarhumPaino, atas nama LuhurSentosa Ginting alias Tosa Ginting, yang disangkakansebagai otak pelaku.

Dalam aksinya, ratusan masyarakat dan keluarga almarhum, membawa spanduk, poster, yang meminta agar Kejari Langkat bersikap adil, dalam menuntut otak pelaku pembunuhan, dengan pasal 340 KUHPidana, tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati.

Koordinator Aksi, Togar Lubis dalam orasinya, meminta hukuman maksimal terhadap terdakwa Tosa Ginting. Terlebih lagi, juga ada hal yang memberatkan bagi terdakwa.

“Kami minta hukuman maksimal terhadap terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa,” ungkap Togar.

Togar menjelaskan, terdakwa Tosa Ginting acap kali tidak mengakui dan tidak menyesali perbuatannya, dalam sidang yang digelar di PN Stabat. Kemudian hal yang memberatkan lainnya, lanjutnya, terdakwa juga pernah dihukum atas 2 kasus. Adalah tindak pidana penganiayaan dan penembakan, yang terjadi di Desa Besilam Bukit Lembasa pada 22 Mei 2021. Menurut Togar, tingkah laku dan perbuatan terdakwa Tosa Ginting dinilai telah meresahkan masyarakat. Bahkan, masyarakat juga merasa terancam nyawanya karena perbuatan terdakwa.

Karenanya, Togar melanjutkan, sebagai saudara korban almarhum Paino, dan atas nama seluruh masyarakat Desa Besilam Bukit Lembasa, meminta dan menuntut kepada JPU yang mengadili perkara tindak pidana pembunuhan berencana ini, agar menuntut hukuman maksimal. Hal tersebut sesuai dengan dakwaan primair penuntut umum, yakni pasal 340 KUHPidana dengan hukuman mati.

Juga kepada majelis hakim PN Stabat yang mengadili dan memeriksa perkara ini, saat menjatuhkan putusan atau vonis kepasa terdakwa Tosa Ginting, agar memberi hukuman maksimal atas tuntutan JPU, yakni vonis pidana mati.

“Kami minta kepada JPU agar menuntut dengan hukum maksimal, dan kepada PN Stabat untuk memvonis terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa Ginting dengan vonis hukuman mati,” seru Togar.

Togar juga bertindak sebagai kuasa hukum keluarga korban. Menurutnya, keluarga telah melakukan pertemuan dengan para terdakwa, dan menyatakan perdamaian terhadap 4 orang lainnya.

“Namun untuk seorang terdakwa yang juga otak pelaku, yakni Luhur Sentosa Ginting, kami tidak memaafkan. Dan meminta kejaksaan untuk menuntut terdakwa dengan seberat-beratnya,” harapnya.

Sementara itu, massa aksi diterima oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat, Sabri Marbun. Aksi yang digelar mendapat pengawalan dari personel Polres Langkat. Hingga pukul 16.30 WIB, JPU dari Kejari Langkat, menunda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Tosa Ginting dan keempat terdakwa lainnya. Alasannya, tuntutan yang dibuat belum rampung. Karena itu, JPU akan membacakan tuntutan terhadap para terdakwa pada Senin (28/8) mendatang.

Diketahui, tim gabungan mengungkap kasus penembakan yang dialami almarhum Paino, dengan menetapkan 5 orang sebagai tersangka. Adapun mereka, yakni Luhur Sentosa Ginting alias Tosa (26) yang disangkakan polisi sebagai otak pelaku, Dedi Bangun (38) eksekutor penembakan, Persadanta Sembiring (43), Heriska Wantenero alias Tio (27), dan Sulhanda Yahya alias Tato (27). Mereka ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Langkat dari lokasi terpisah.

Korban yang meninggalkan 4 orang anak, ditemukan tewas dengan cara ditembak di Devisi 1 Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kamis, 26 Januari 2023 malam. Korban mengalami luka tembak di dada kanan. Korban dihabisi di atas sepeda motor, saat jalan pulang usai dari warung. Di sekitar lokasi korban roboh, ditemukan diduga selongsong peluru. (ted/saz)

Sumut Target Masuk 10 Besar di Popnas 2023

BERSAMA: Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi bersama atlet dan pelatih Sumut yang tampil di Popnas 2023. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontingen Sumatera Utara membidik prestasi terbaik pada Pekan Olahraga Pelajar (Popnas) XVI/2023 di Palembang, Sumatera Selatan, 26 Agustus – 4 September 2023. Target masuk 10 besar dengan raihan 18 medali emas menjadi bidikan.

Hal itu dikatakan Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi usai melepas kontingen Sumut di Aula Dispora Sumut, Jumat (25/8). Baharuddin berharap agar Sumatera Utara bisa meraih prestasi terbaik di Popnas kali ini.

“Bicara target tentunya harus naik peringkat. Harapannya di atas 10 besar Bila Popnas lalu dapat 7 medali emas, sekarang naik jadi 18 emas sesuai target dari pelatih dan masing-masing cabor. Tentunya ada peningkatan signifikan. Itu bukan mustahil,” ucap Baharuddin.

Baharuddin berharap perolehan medali Sumut bisa dari semua cabor, terkhusus cabor yang jadi andalan. Mulai dari tinju, karate, taekwondo dan wushu.

“Kita berdoa agar semua atlet bisa fit bertanding. Pesan saya junjung sportivitas, jaga nama baik diri dan Sumatera Utara. Raih prestasi setinggi mungkin dengan semngat pantang menyerah,” sambungnya.

Baharuddin juga berpesan kepada pelatih dan official Sumut untuk tetap memperhatikan atletnya. “Perhatikan kebutuhan atlet. Beri mereka motivasi sehingga bisa meraih hasil terbaik nanti,” pesannya.

Sebelumnya, Ketua Kontingen Sumut di Popnas XVI, M Maimun Basri melaporlan, Sumut berkekuatan 141 orang dengan rincian 90 atlet, 25 pelatih, 12 ofisial, 7 pendamping dan 5 tim kesehatan. Para atlet bertanding untuk 12 cabor.

“Atletik ada 8 atlet, angkat besi 4 atlet, judo 6 atlet, karate 12 atlet, panahan 6 atlet, panjat tebing 5 atlet, pencak silat 7 atlet, senam 4 atlet, taekwondo 12 atlet, tenis 4 atlet, tinju 5 atlet dan wushu 8 atlet,” jelasnya.

Acara pelepasan atlet dirangkai dengan pemberian kartya BPJS kepada atlet yang diserahkans secara simbolis. Hadir pada pelepasan tersebut, Wakil Ketua II KONI Sumut, Sakiruddin, Wakil Ketua III Kisharianto Pasaribu dan perwakilan beberapa cabor. (dek)

Pemain Asal Korea dan Brasil Merapat ke PSMS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belum dapat pemain yang dinilai sesuai, PSMS Medan dalam waktu dekat akan mendatangkan tiga pemain asing sekaligus. Satu akan menjalani percobaan atau trial dan cek medis, sementara satu lainnya, pemain asal Korea Selatan akan memperkuat PSMS Medan mengarungi musim kompetisi Liga 2 musim 2023-2024.

Informasi itu disampaikan Direktur Teknik PSMS Medan, H Andry Mahyar Matondang, saat dikonfirmasi Jumat (25/8). Menurutnya, dari tiga pemain asing yang akan tiba di Medan, pemain Korea yang didatangkan sudah dipastikan akan memperkuat PSMS Medan

“Ada tiga pemain asing yang akan datang, asal Brasil posisi striker dan Uzbekistan, ada yang dari Korea Selatan yang memperkuat klub K League 1 Korea Selatan,” ujarnya.

Untuk pemain Korea, Andry Mahyar menyebut direkrut PSMS Medan dari klubnya di K League 1. “Jadi kita rekrut saat dia masih membela klubnya di Korea. Bukan setelah jadi mantan pemain di klub itu,” ucapnya.

Andry Mahyar mengatakan, dijadwalkan, para pemain asing itu akan tiba di Medan sekitar tiga hari ke depan. Tidak mau berkomentar terlalu jauh, menurut Andry Mahyar, pemain asing yang akan datang berposisi sebagai striker dan gelandang.

“Kalau posisi yang dari Brasil striker, sedangkan yang dari Korea Selatan gelandang. Kalau namanya, nanti saja kita beritahu setelah mereka sampai di Medan,” ujar pria yang baru saja menunaikan ibadah haji ke Mekkah, Arab Saudi itu.

PSMS Medan tidak punya banyak waktu untuk merekrut pemain asing lantaran Liga 2 akan bergulir sekitar 15 hari ke depan (kick-off 10 September 2023). Untuk itu menurutnya, pemain Korea yang didatangkan diyakini sesuai dengan yang diinginkan tim pelatih Ridwan Saragih cs. Apa lagi, pemain Korea didatangkan setelah adanya kesepakatan antara pelatih dan manajemen PSMS Medan.

“Yang pemain Korea itu sudah kita daftarkan di PT LIB sebagai pemain asing PSMS, begitu juga yang Brasil, kita daftarkan juga dan akan melakukan tes medis. Sementara yang asal Uzbekistan itu trial,” ungkapnya.

Andry Mahyar juga membeberkan alasan PSMS Medan tidak jadi merekrut tiga pemain asing yang didatangkan sebelumnya. Menurutnya, dari tiga yang datang, dua di antaranya dinilai tak lolos pada saat uji medis.

Seperti diketahui, penyerang asal Portugal, Carlos Lomba dan asal Brasil, Mateus Toto sebelumnya berada di Medan untuk melakoni percobaan (trial) sebagai syarat masuk ke PSMS Medan. Namun, belum pernah diturunkan di laga ujicoba PSMS termasuk kompetisi pra musim turnamen Gubsu Edy Rahmayadi Cup 2023 lalu, keduanya sudah tak terlihat lagi di PSMS.

Hanya pemain asal Jepang, Hiroya Konno yang sempat turun membela PSMS Medan di dua laga turnamen Gubsu 2023. Tapi, dia juga akhirnya batal direkrut.

“Sedangkan Hiroya Konno (asal Jepang) kalau soal performa tak masalah, tapi posisinya tidak sesuai dengan yang dicari pelatih. Dari agen bilang dia penyerang nomor 10, sementara kenyataannya dia lebih di posisi sayap, posisi yang bukan kebutuhan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS, Ridwan Saragih mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari Direktur Utama (Dirut) PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana untuk pemain asing. “Nanti saja informasinya setelah Dirut kembali dari Jakarta, kita akan sampaikan,” ucapnya singkat. (dek)

P-APBD Sibolga 2023 Defisit Rp 71 miliar

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Sibolga tahun anggaran 2023 mengalami defisit sebesar Rp71 miliar lebih. Ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Sibolga, Jumat (25/8/2023).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik didampingi Wakil Ketua, Jamil Zeb Tumori, dihadiri Wakil Wali Kota, Pantas Maruba Lumbantobing, pimpinan OPD, dan Forkopimda tersebut, agendanya penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD terhadap Ranperda P-APBD Sibolga 2023.

Empat fraksi DPRD Sibolga, yakni, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Perindo, dan Fraksi Gabungan Bintang Keadilan (GBK) lewat perwakilannya menyatakan menerima Ranperda P-APBD Sibolga 2023.

Ketua DPRD, Akhmad Syukri Nazry Penarik mengetok palu setelah semua anggota DPRD Sibolga yang hadir menyatakan setuju terhadap Perda tersebut.

“Total pendapatan daerah Kota Sibolga tahun anggaran 2023 sebesar Rp747 miliar lebih, terdiri dari; PAD Rp226 miliar lebih, pendapatan transfer Rp 512 miliar lebih, dan pendapatan lain-lain yang sah Rp8,9 miliar lebih,” kata Sekretaris DPRD Sibolga, Budi Mulia Darma Sibuea membacakan naskah Ranperda PAPBD Sibolga 2023.

Dijelaskan, belanja daerah totalnya Rp818 miliar lebih, di antaranya, belanja operasi Rp709 miliar lebih, belanja modal Rp105 miliar lebih, belanja tak terduga Rp3,2 miliar lebih, dan belanja transfer Rp72 juta. Defisit sebesar Rp71 miliar lebih.

Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing mengatakan, disetujuinya Ranperda P-APBD Kota Sibolga tahun anggaran 2023 merupakan pertanda adanya semangat menyelesaikan semua tahapan program pembangunan.

“Ini juga menunjukkan semangat kita bersama dalam mengupayakan program yang belum terakomodir.
Kita minta OPD terkait segera melaksanakan evaluasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Utara,” kata Pantas Maruba Lumbantobing.

Pada kesempatan itu, Pantas Maruba Lumbantobing mengungkap, terkait rencana kenaikan gaji ASN, sudah dirancangkan anggaran Rp15 miliar pada 2024. Pihaknya telah menyusun sesuai dengan petunjuk Presiden Republik Indonesia.

Untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024, pihaknya mengimbau semua pihak yang terkait, KPU, Bawaslu beserta jajarannya, begitu juga pemerintah kecamatan, agar mempersiapkan segala administrasi dan regulasi dan kandungan yang termasuk didalamnya.

“Kita berharap partisipasi politik masyarakat Kota Sibolga dapat meningkat secara signifikan dari Pemilu sebelumnya,” Pantas menambahkan. (mag-5/hab)

Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK Pencawan, Eks Kepsek dan Bendahara Segera Disidang

BERKAS: PN Medan menerima berkas dua terdakwa dugaan korupsi dana BOS SMK Pencawan, Jumat (25/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berkas dua terdakwa dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai Rp1,8 miliar dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (25/8/2023). Kedua terdakwa, Restu Pencawan selaku mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Pencawan Medan dan Ismail Tarigan, selaku mantan Bendahara dana BOS, segera disidangkan.

Kasi Pidsus Kejari Medan, M Ali Rizza membenarkan baru saja melimpahkan perkara korupsi atas nama Restu Pencawan dan Ismail Tarigan.

“Iya. Berkas perkaranya baru tadi dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Medan. Kita tunggulah pemberitahuan selanjutnya kapan perkaranya mulai disidangkan,” katanya.

Terpisah, Simon Sembiring selaku Humas III juga Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Medan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara kedua terdakwa.

“Belum tahu kapan sidangnya. Ini juga masih mau kita beri nomor berkas perkaranya. Nanti kami kabari lagi,” katanya.

Diketahui, kedua terdakwa diduga kuat tidak mampu mempertanggung jawabkan penggunaan dana BOS pada SMK Pencawan Medan, TA 2018 dan 2019. SMK swasta tersebut, mendapatkan dana BOS tahun 2018 sebesar Rp1.139.880.000 dan di 2019 sebesar Rp749.760.000.

Dalam penyaluran dan pengeluaran dana BOS itu melalui rekening Bank BRI atas nama SMK Swasta Pencawan yang tidak diyakini kebenaran penggunaan dananya di TA 2018 dan triwulan I dan II TA 2019. Hasil audit Inspektorat akibat perbuatan kedua tersangka, keuangan negara dirugikan sebesar Rp1.889.640.000.

Baik Restu maupun Ismail Tarigan masing-masing disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (I) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana. (man/ram)

Gugatan Prihatinah Eks Staff Ahli Bupati Sergai Ditolak PTUN Medan

Kabag Hukum Kabupaten Sergai Abdul Hakim SoriMuda Harahap, SH. ( fad)

SERGAI, SUMUTPOS.CO- Gugatan Prihatinah, mantan Staf Ahli Bupati Serdangbedagai bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan ditolak PTUN Medan, terkait Pemberhentian Jabatan.

Penolakan tersebut, tertuang dalam putusan perkara dengan nomor perkara 59/G/2023/PTUN.MDN, yang ditetapkan, Kamis (24/8/2023) oleh PTUN Medan.

Dikutip dari laman resmi PTUN Medan, “Amar Putusan Mengadili, Dalam Eksepsi, Menyatakan Eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi tidak diterima, Menolak Gugatan Penggugat dan Menghukum Penggugat untuk membayar Biaya Perkara sejumlah Rp627.000,- (Enam Ratus Dua Puluh Tujuh Ribu Rupiah)

Bupati Sergai Darma Wijaya selaku tergugat ketika dikonfirmasi awak media melalui Kabag Hukum Kabupaten Sergai Abdul Hakim Sorimuda Harahap, SH membenarkan mengenai ditolaknya gugatan Prihatinah oleh PTUN Medan dan dengan ditolaknya berarti gugatannya gugur.

“Keputusan PTUN Medan tersebut setelah menjalani masa persidangan sebanyak 12 kali dengan memeriksa sejumlah saksi hingga pada masa penolakan gugatan Prihatinah selalu penggugat oleh PTUN Medan,” jelasnya

Putusan penolakan yang dilakukan oleh PTUN Medan sudah benar dan kita secara mekanismenya untuk memberikan materi yang sebenarnya sehingga hasil keputusan untuk menolak gugatan Prihatinah selaku penggugat dan Bupati Sergai H Darma Wijaya memenangkan akan gugatan tersebut.

“Prihatinah dalam hal gugatannya di PTUN Medan terhadap Bupati Sergai telah sah di Tolak dan kalau mau melakukan banding itu haknya dan kita siap dalam hal itu, jadi kita tunggu lah tujuh hari kedepan.Kalau Dia banding tentu PTUN Medan akan menyurati dan mengkabari kita,”tutupnya. (fad/ram)

Aspelindo Tergerak Ikut Berperan Aktif Membantu Pemerintah Berantas Pemalsuan Pelumas

TALKSHOW: Aspelindo mengadakan talkshow di Jakarta, Kamis (24/8/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Pelumas Indonesia (ASPELINDO) merupakan asosiasi produsen pelumas dalam negeri dan kumpulan perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran pelumas yang berdiri sejak tahun 1997. Visi berdirinya ASPELINDO adalah menjadi Asosiasi Produsen Pelumas yang dapat secara optimal melindungi kepentingan Industri dan konsumen pelumas Nasional.

Sejalan dengan visi utama tersebut, maka Aspelindo menggelar talkshow interaktif dengan tema ‘Upaya Bersama Memerangi Pelumas Palsu’. Kegiatan yang diselenggarakan pada 24 Agustus 2023 di Hotel Manhattan, Jakarta ini turut menghadirkan pembicara yang berasal dari Ditjen PKTN Kemendag RI Binsar Panjaitan, Bareskrim Polri Kasubdit 1 Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono, S.H, M.Si , Ketua Umum Masyarakat Pelumas Indonesia (MASPI) Dr. Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif UMKM Indonesia (PBOIN) Hermas Efendi Prabowo dan Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP).

“Sejak awal pendirian, kami memiliki harapan agar ASPELINDO dapat menjadi jembatan antara produsen pelumas dalam negeri dengan pemerintah untuk mendorong pengembangan industri pelumas yang sejalan dengan peraturan dan standardisasi yang ditetapkan.

Salah satu upaya Aspelindo diantaranya pada saat mendorong SNI Wajib Pelumas yang telah berlaku sejak tahun 2019 lalu, sehingga konsumen Indonesia dapat memperoleh produk -produk yang sudah terstandardisasi secara kualitas” ujar Sigit Pranowo – Ketua Umum ASPELINDO Periode 2023 – 2026.

ASPELINDO juga hadir dan ikut mengambil peran untuk membantu pemerintah dalam menghadapi isu-isu yang selama ini menjadi tantangan, seperti pemalsuan dan penjiplakan pelumas yang dapat merugikan kepentingan serta keselamatan konsumen. Hal ini dikarenakan semakin maraknya pemalsuan pelumas kendaraan yang menawarkan harga lebih murah dan kemasan yang menyerupai produk aslinya sehingga masyarakat kesulitan dalam membedakan.

Seperti yang diketahui, pelumas sangat berperan penting untuk mengurangi gesekan antar komponen di ruang mesin dan melindungi keausan mesin kendaraan. Jika pelumas palsu terus digunakan, efek jangka panjang penggunaan pelumas palsu dapat menimbulkan kerusakan pada komponen mesin kendaraan. Pemalsuan merupakan bentuk pelanggaran yang terbilang sudah meluas di masyarakat dan cukup meresahkan. Aspelindo ikut ambil peran dalam memberikan edukasi dan jaminan terhadap masyarakat supaya menggunakan produk asli.

“Tindakan pemalsuan ini memang marak dan harus segera diberantas untuk kepentingan keselamatan konsumen. Selain konsumen yang dirugikan, kami selaku pemilik merek dagang juga merasa dirugikan,” Sigit Pranowo menambahkan.

Tidak hanya melakukan pemalsuan, tetapi pelaku juga mampu melakukan penjiplakan atau plagiat. Pelaku tindak penjiplakan ini meniru banyak persamaan pokok dari merek terlaris di pasaran. Pelaku dengan mudah membuat detail produk menggunakan produk dan logo yang mirip produk asli. Bentuk kemasan juga dibuat sedemikian rupa menyerupai bentuk aslinya, sehingga menimbulkan kebingungan pada konsumen.

Tindakan pemalsuan ini mengakibatkan pelanggaran atas kepercayaan masyarakat terhadap pelumas asli yang sering digunakan. Dari pemalsuan dan plagiat yang memilki banyak persamaan pokok ini dapat dijerat dengan Pasal 100 ayat (1) dan/atau ayat (2) serta Pasal 102 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

“ASPELINDO optimis bahwa kolaborasi dan koordinasi antara pelaku industri pelumas, pemerintah dan konsumen dapat mendorong perkembangan industri pelumas yang lebih baik ke depannya,” tutup Sigit Pranowo. (rel/ram)

Pemimpin Perusahaan Listrik Asia Tenggara Bahas Pengembangan ASEAN Power Grid

Perusahaan-perusahaan listrik di Asia Tenggara siap berkolaborasi mewujudkan interkoneksi ASEAN Power Grid. Kiri ke kanan: Prasertsak Cherngchawano (Deputy Governor-Strategy of EGAT, Thailand), Dato' Indera Ir. Baharin (President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad, Malaysia), Darmawan Prasodjo (Direktur Utama PLN, Indonesia), Chanthaboun Soukaloune (Managing Director of Electricite du Laos, Laos), Beni Suryadi (Manager of Power Fossil Fuel Storage and Alternative Fuel ASEAN Center for Energy).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) dengan tiga perusahaan listrik asal Malaysia, Laos dan Thailand membahas peluang adanya sistem interkoneksi listrik antar negara-negara Asia Tenggara pada ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 di Bali, Kamis, (24/8). Penjajakan awal ini dilakukan untuk mendukung semangat dalam menjaga ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya di AMEM ke-41 menjelaskan di tengah pencapaian target transisi energi dan pengurangan emisi global, negara-negara ASEAN sepakat bahwa ketahanan energi di atas segalanya.

” Tagline energi ASEAN memuat tiga pilar energi: keberlanjutan, keamanan, dan interkonektivitas. Pilar-pilar ini mewakili tantangan utama kami dalam mempercepat konektivitas energi untuk mencapai pertumbuhan ASEAN yang berkelanjutan,” ujar Arifin.

Arifin juga menjelaskan fokus pembahasan dalam pertemuan menteri energi se-ASEAN kali ini adalah membuat sistem interkoneksi kelistrikan. Sebab, sistem interkoneksi ini bisa menjadi backbone jika suplai listrik di sebuah wilayah berlebih, maka bisa dialirkan sesuai dengan kebutuhan kawasan.

“Untuk mewujudkan hal ini, kami akan meningkatkan interkonektivitas melalui Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP) dan ASEAN Power Grid (APG) untuk energi ASEAN yang berkelanjutan,” tambah Arifin.

Empat perusahaan listrik dalam pertemuan AMEM kali ini adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN), Tenaga Nasional Berhad, perusahaan listrik asal Malaysia, Electricite du Laos, perusahaan listrik asal Laos dan perusahaan listrik asal Thailand, Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT). Keempatnya duduk bersama untuk membahas peluang pengembangan sistem interkoneksi listrik antar negara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam sesi diskusi panel menjelaskan sistem interkoneksi di ASEAN ini dapat membawa manfaat yang besar antar negara-negara di Asia Tenggara.

“Mimpi besar ASEAN Power Grid adalah bagaimana proyek ini dapat membawa kesejahteraan bagi negara-negara Asia Tenggara. Impian ini tentunya dapat dicapai melalui kolaborasi,” ujar Darmawan.

Interkoneksi ASEAN bukanlah hal yang baru bagi PLN. Sebelumnya Indonesia dan Malaysia sudah membuat langkah agresif dengan menghubungkan sistem Kalimantan dengan Sarawak. Selanjutnya PLN juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Tenaga Nasional Berhad untuk interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia dan kolaborasi dengan Sabah Electricity Sdn. Bhd untuk interkoneksi Kalimantan-Sabah.

Meski bukan hal yang asing, namun untuk mewujudkan sistem interkoneksi antar negara ini bukanlah perkara mudah, ada tantangan dari sisi kebijakan, teknis maupun komersil. Namun tantangan tersebut bukanlah hal yang mustahil apabila semua pihak mempunyai semangat yang sama.

“Pertanyaannya adalah bagaimana kita akan mewujudkan rencana ini. Kita membutuhkan suatu semangat kolaborasi, persatuan, dan kesejahteraan bersama,” terang Darmawan.

Darmawan menambahkan semangat untuk duduk bersama mewujudkan ketahanan energi di kawasan ASEAN merupakan langkah yang baik. Apalagi, ASEAN merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia yang cukup kuat.

“Pertemuan ini juga akan menguatkan hubungan antar negara ASEAN yang dahulu terfragmentasi menjadi satu kesatuan yang solid. Saya yakin dengan semangat kolaborasi ini, kita bisa menghadapi segala tantangan yang ada bersama-sama, hanya ada satu arah, yaitu maju,” ujarnya.

Sementara itu President and Chief Executive Officer of Tenaga Nasional Berhad Dato’ Indera Ir. Baharin menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, rencana interkoneksi sistem listrik ini merupakan peluang investasi ke depan. Meski membutuhkan alokasi anggaran yang tak sedikit, namun dengan kolaborasi yang kuat maka bisa menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh negara.

“Iklim investasi yang menarik, dan juga daya tarik secara pengembalian modal menjadi tantangan tersendiri. Meski memang model interkoneksi ini sukses diterapkan di Eropa. Peluang kolaborasi ini akan bisa ditingkatkan,” terang Baharin.

Managing Director of Electricite du Laos, Chanthaboun Soukaloune menyambut baik wacana membangun interkoneksi antar negara ASEAN. Ia menjelaskan selama ini skema interkoneksi sudah bisa dijalankan oleh Laos. Proyek interkoneksi listrik Laos Thailand Malaysia Singapura (LTMS) menjadi salah satu contoh terjalinnya interkoneksi sistem kelistrikan.

“LTMS merupakan salah satu proyek kebanggan kami dan merupakan wujud terlaksananya interkoneksi listrik. Kami mengapresiasi kerja sama bilateral antar negara ini khususnya antara Laos dan Thailand yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. Kerja sama ini juga semakin memperat hubungan bilateral antar negara,” ujar Chanthaboun. (rel/ila)