Home Blog Page 1288

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Bakaran Batu Kembali Dilidik Polisi

KUMUH: Kondisi terkini Pasar Tradisional Bakara Batu terlihat kumuh dan kurang perawatan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji melalui Kepala Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kompol Wirhan Arif menyebutkan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Tradisional Bakaran Batu di Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang tidak kadaluarsa. Saat ini dalam penyelidikan kembali oleh pihaknya.

Hal ini disebutkan Kasatreskrim saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Rabu (2/8/2023).

“Iya, saat ini untuk perkara itu dalam proses penyelidikan kembali oleh kami. Karena kasusnya sudah lama belasan tahun. Tapi tak ada istilah kadaluarsa,” ujar Kompol Wirhan Arif.

Saat ditanya siapa saja pejabat Pemkab Deliserdang dan pelaksana proyek yang sudah diperiksa terkait kasus itu, Kasat Reskrim belum memberikan jawaban.

Beberapa informasi yang dihimpun bahwa yang sudah diperiksa Polisi sebelumnya ada sejumlah pejabat Pemkab Deliserdang diantaranya Mantan Kadis Pasar DLTD, Mantan Kadis Perindag AM, Panitia Lelang R, Pelaksana proyek (pihak swasta) diantaranya berinisial JK dan Konsultan.

Meski kasus ini pertama tamanya menggegerkan Pemkab Deliserdang. Namun kasus ini tenggelam ditelan waktu tanpa penyelesaian maupun penghentian penyidikan oleh Polres Deliserdang.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum DPP Pujakesuma Eko Sopianto SE mendesak pihak Kepolisian Polresta Deliserdang yang menangani kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pasar tradisional Bakaran Batu di Kecamatan Lubukpakam yang mengendap selama hampir 10 tahun tak tuntas.

Eko yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Deliserdang ini berharap dalam kasus ini Polisi harusnya bertindak profesional meski sekiranya kasus ini berhubungan dengan pejabat utama di Kabupaten Deliserdang.

“Ini saatnya Polisi menunjukkan komitmen mereka dalam penegakan hukum dalam kasus dugaan korupsi. Kasus proyek pembangunan pasar Bakaran Batu itu sejak tahun 2014 lalu tapi sampai sekarang tidak ada kelanjutannya. Apalagi kabarnya ada yang ditetapkan tersangka tapi kabarnya hilang begitu saja,” tegas Eko.

Eko mengatakan kalau dirinya mengikuti pemberitaan sejumlah media dan mendukung ada penuntasan kasus ini oleh pihak Kepolisian Polresta Deliserdang.

Sebelumnya, Pasar Bakaran Batu Lubukpakam dibangun diatas lahan seluas 1,5 hektar dengan sumber dana dari Kementerian Perdagangan tahun anggaran 2011 dan 2012. Sebagai penanggung jawab kegiatan adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Kabupaten Deliserdang dengan besaran nilai pagu Rp14 miliar yang dicairkan dengan dua tahapan masing-masing Rp 7 miliar awal dan Rp 7 miliar tahun berikutnya .

Selain menggunakan dana APBN, untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung lain seperti pagar, taman, musholla, sumur bor, listrik, tempat pembuangan sampah dan lainnya ini menggunakan dana APBD tahun 2012 dan APBD tahun 2013 .

Pasar Bakaran Batu dibangun untuk menampung relokasi para pedagang kaki lima yang berjualan di seputaran pasar Delimas Lubuk Pakam dengan fasilitas tiga unit bangunan gedung terdiri dari dua unit gedung berlantai 1 dan satu unit gedung berlantai 2 dengan jumlah 218 kios. Dua unit loads dengan 96 meja, untuk kapasitas pedagang diperkirakan 400 lapak.

Pengerjaan pembangunan pasar tradisional pada masa Bupati Amri Tambunan di laksanakan oleh dua perusahaan yang dipinjam oleh pelaksana berinisial AT alias K yang dengan pagu Rp 6 miliar. (btr/ram)

Pemko Medan Lakukan Penyuntikan Vaksin Rabies ke 233 Ekor Anjing dan 10 Ekor Kucing

SUNTIK: Ketua Tim Lingkup Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Tazul Arifin saat memimpin proses penyuntikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan melakukan penyuntikan vaksin rabies terhadap hewan peliharaan milik masyarakat yang terdiri dari anjing dan kucing di Kecamatan Medan Selayang, Rabu (3/8/2023).

Ketua Tim Lingkup Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Tazul Arifin yang memimpin proses penyuntikan vaksin rabies mengatakan penyuntikan itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus rabies yang marak belakangan ini. Dikatakan Tazul, total ada sebanyak 243 hewan peliharaan masyarakat yang di suntik vaksin rabies.

“Ada sekitar 243 hewan peliharaan yang kita suntikkan vaksin rabies di Kecamatan Medan Selayang, kebanyakan hewan yang disuntik ialah anjing, hanya 10 ekornya kucing,” ucap Tazul Arifin.

Dikatakan Tazul, penyuntikan vaksin rabies ini juga bertujuan untuk mencegah penyebaran virus rabies agar tidak membahayakan masyarakat.

“Jadi sesuai arahan dari Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution agar virus rabies jangan sampai menyebar di kota Medan yang dapat membahayakan masyarakat, karena itu kami rutin melakukan penyuntikan vaksin rabies ini terhadap hewan peliharaan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Tazul Arifin menghimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan agar segera menyuntikan vaksin rabies dan tidak membiarkan hewan peliharaan tersebut berkeliaran di tengah-tengah masyarakat.

“Kami imbau masyarakat untuk segera memvaksin hewanya dan jangan dibiarkan berkeliaran,” pungkasnya.
(map/ram)

Kunjungan ke Jalan Selamat, PUD Pasar Medan Minta Pedagang Pindah ke Pasar Pendidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direksi PUD Pasar Kota Medan melakukan kunjungan ke Jalan Selamat, Kecamatan Medan Timur. Kedatangan direksi PUD Pasar untuk melakulan sosialisasi kepada para pedagang agar lapak dagangan mereka tetap tertib.

Kunjungan tersebut dipimpin Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno didampingi Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Kepala Cabang III M Ginting, dan Kepala Pasar Pendidikan Makmur Harahap serta tokoh masyarakat Harmen Ginting.

Pada kegiatan ini, Suwarno tampak meminta para pedagang di Jalan Cahaya dan Jalan Selamat yang meja dagangannya sampai ke bahu jalan untuk ditertibkan dan dirapikan.

“Kita minta kepada para pedagang agar ditertibkan, supaya jalanan tidak menjadi macet dan mengganggu ketertiban umum,” ucap Suwarno kepada wartawan, Kamis (3/8/2023).

Dikatakan Suwarno, pihaknya juga meminta para pedagang untuk pindah ke Pasar Pendidikan. Hal ini dimin agar para pedagang bisa berjualan dengan lebih nyaman.

“Kita sudah siapkan lapak di Pasar Pendidikan. Kita mau membuat kawasan tersebut menjadi lebih tertib. Kegiatan ini juga sebagai tindaklanjut dari saran dan keluhan masyarakat,” pungkasnya.
(map/ram)

Formasitap Minta Kejari Sibolga Periksa Kepala Unit Bank BRI Terkait Dugaan Kasus Korupsi

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasitap) Sibolga- Tapanuli Tengah melakukan aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Sibolga. Dalam aksi demo, massa meminta Kejari Sibolga segera memeriksa Kepala Unit Bank BRI Mojopahit Sibolga terkait dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara dari program kredit perusahaan pedesaan (Kupedes) mencapai Rp2,9 Miliar.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja Kejari Sibolga dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi, namun pihaknya juga menduga masih ada oknum yang belum di tetapkan menjadi tersangka dugaan kasus korupsi Kupedes.

“Kami meminta Kejaksaan Negeri Sibolga untuk memeriksa seluruh pihak pegawai Bank BRI Unit Mojopahit Sibolga, karena dugaan kami masih ada yang belum di tetapkan menjadi tersangka,” ungkap koordinator aksi Yusuf Damanik, Kamis (3/8/2023).

Menganggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sibolga Togap Silalahi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu pengakuan dari tersangka terkait oknum yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi Kupedes.

“Kami masih menunggu pengakuan dari mereka berdua, sampai saat ini mereka belum mengaku, bagaimana dengan pimpinannya, kalau ada unsur keterlibatan kalau ada uang mengalir kepada pimpinan-pimpinan unitnya, saya tetapkan tersangka, tidak perlu kalian khawatir untuk itu,” ungkap Togap.

Pihaknya juga menetapkan dua tersangka berdasarkan alat bukti dengan adanya kerugian negara Rp 2.9 miliar.

“Sampai sejauh ini pelakunya cuma mereka berdua, kalaupun kalian keberatan dengan penetapan tersangka, silahkan kan ada pra peradilan silahkan diajukan pra peradilan ke pengadilan, jadi intinya kami masih melakukan penyelidikan supaya kasus ini terang benderang,” katanya. (mag-5/ram)

Pengadilan Negeri Medan Melakukan Eksekusi Terhadap 9 Aset Milik KAI di Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Medan telah menetapkan pelaksanaan eksekusi terhadap 9 tanah dan bangunan milik PT KAI (Persero) yang terletak di Jalan Ahmad HM Yamin, HM Said dan Soetomo dengan total luas 7.219 m2 pada Kamis (3/8/2023).

Eksekusi terhadap 9 aset KAI tersebut dilakukan PN Medan bedasarkan Putusan Berkekuatan Hukum Tetap (Inkracht Van Gewijsde) Nomor 300/Pdt.G/2017/PN.Mdn Jo. 257/Pdt/2018/PT MDN Jo. 1895 K/Pdt/2019 Jo. 1032 PK/Pdt/2022 dengan amar putusan: “Menghukum Para Tergugat Rekonvensi/ Para Penggugat Konvensi atau siapapun yang mendapatkan hak dari padanya untuk mengosongkan tanah dan rumah objek sengketa dan menyerahkan dalam keadaan baik kepada Penggugat Rekonvensi/ Tergugat II Konvensi” dan Penetapan Eksekusi Pengadilan Negeri Medan Nomor: 24/Eks/2022/300/Pdt.G/2017/PN.Mdn tanggal 3 Juli 2023 yang intinya menetapkan, “Memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri Medan, apabila berhalangan oleh karena tugas-tugasnya dapat digantikan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Medan dengan ditemani 2 orang saksi untuk melaksanakan eksekusi pengosongan terhadap Objek Eksekusi sebagaimana terlampir”.

Adapun (9) sembilan aset yang akan dieksekusi aset Pengadilan Negeri Medan antara lain:
– Lahan rumah perusahaan DW 88, Jl. H.M Yamin, SH No.39 Medan. Dengan luas 922m2 (termohon eksekusi atas nama Irwan Syarifuddin Harahap)
– Bagian lahan perusahaan DW 88, Jl. H.M Yamin, SH No.39A, Medan. Dengan luas 230 m2 (termohon eksekusi atas nama Murniati)
– Bagian lahan perusahaan DW 88, Jl. H.M Yamin, SH No.39C, Medan. Dengan luas 120 m2 (termohon eksekusi atas nama Dewi Indrayanti)
– Lahan rumah perusahaan DW 87, Jl. H.M Yamin, SH No.37A, Medan. Dengan luas 1.505m2 (termohon eksekusi atas nama Henry Salomo Pasaribu)
– Lahan rumah perusahaan DW 89, Jl. H.M Said No.1, Medan. Dengan luas 1.076m2 (termohon eksekusi atas nama Meiranda Normawati Purba)
– Lahan rumah perusahaan DW 91, Jl. H.M Said No.5, Medan. Dengan luas 1.159 m2 (termohon eksekusi atas nama Binsar Trisakti H. Sinaga)
– Lahan rumah perusahaan RD.5 , Jl. H.M Said No.8A, Medan. Dengan luas 300 m2 (termohon eksekusi atas nama Anthony Hamson Silalahi)
– Lahan rumah perusahaan RD.6 , Jl. H.M Said No.10B, Medan. Dengan luas 455 m2 (termohon eksekusi atas nama Harrison Simatupang)
– Lahan rumah perusahaan DW 108, Jl. Soetomo No.5, Medan. Dengan luas 1.452 m2 (termohon eksekusi atas nama Diana Betty)

Manager Humas Divre I SU, menjelaskan terdapat 9 (Sembilan) Objek Eksekusi milik PT KAI (Persero) yang dikuasai bertahun-tahun oleh para termohon eksekusi dengan cara melawan hukum atau tanpa hak, bahkan sebagian objek eksekusi tersebut disewakan kepada pihak-pihak lain oleh para termohon eksekusi secara melawan hukum

Pada kegiatan eksekusi aset milik PT KAI ini, pihak Pengadilan Negeri Medan dibantu oleh Kepolisian, TNI dan kewilayahan setempat dalam melakukan pelaksanaan eksekusi dengan kekuatan 335 personel Kepolisian, 25 personel Kodim, 10 personel Polisi Militer, 10 personil kecamatan dan kelurahan serta 300 personil tim eksekusi.

“Eksekusi dari Pengadilan Negeri Medan ini merupakan upaya penegakan hukum untuk terciptanya kepastian hukum hak atas tanah dan bangunan milik PT KAI, selain itu kami menghimbau kepada para penghuni asset milik PT KAI yang lain agar segera menyerahkan secara sukarela dan membuat ikatan hukum dengan PT KAI, kami tidak akan segan-segan melakukan segala upaya dalam mengamankan aset PT KAI baik secara litigasi maupun non litigasi,” tutup Anwar. (rel/ram)

Dirut Babay Parid Wazdi Ajak Anak Muda Bank Sumut Lebih Mengenal Sejarah

Babay Pariz Wazdi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebulan setelah pelantikan sebagai Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi terus membangun komunikasi dan konsolidasi demi meningkatkan kinerja. Babay Parid Wazdi mengingatkan para anak muda Bank Sumut untuk tidak melupakan sejarah, karena penting untuk menjaga kecintaan kepada tanah air.

Bertepatan dalam suasanan bulan Agustus yang identik dengan hari Kemerdekaan Indonesia, Babay, sapaan akrab Dirut Bank Sumut itu, mengajak anak milenial, atau anak muda Bank Sumut menyambangi Rumah Pesangrahan Pahlawan Negara yang juga Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yaitu Bung Karno. Letaknya di Kota Parapat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), epat di pinggir Danau Toba.

Di rumah yang penuh dengan peristiwa sejarah itu, merupakan lokasi Bung Karno diasingkan oleh Belanda. Pada saat itu beliau ditemani KH Agus Salim dan Sutan Sjahrir. “Dari pinggiran Danau Toba, Bung Karno, KH Agus Salim dan Sutan Syahrir terus menggelorakan Kemerdekaan Indonesia,” kata Babay, Kamis (2/8).

Kunjungan ini, kata Babay, merupakan serangkaian dari program peningkatan mutu dan rapat kerja (Raker) Jajaran Bank Sumut. “Kami mengajak anak-anak muda Bank Sumut untuk lebih mengenal sejarah bangsa di Rumah Pesanggrahan Bung Karno,” ujarnya.

Ternyata, Babay begitu terinspirasi dengan sosok Bung Karno, terutama ucapan beliau yang mengatakan ‘bahwa masa depan sebuah negara sangat ditentukan anak mudanya’. Bukan itu saja, masa depan perusahaan pun ditentukan dari kinerja dan semangat mudanya.

“Seperti kata Bung Karno, beri aku sepuluh pemuda, niscaya aku guncang dunia. Insya Allah, anak-anak muda Bank Sumut terus maju, dan terus bekerja keras untuk meningkatkan mutu pelayanan bank agar maju. Hal itu bukan hanya sekdar untuk Bank Sumut, tapi menjadi sumber intelektual capital bagi Sumatera Utara dan Indonesia,” beber Babay Parid Wazdi.

Sebelumnya, Babay Parid Wazdi bergerak cepat untuk meningkatkan kinerja Bank Sumut. Upaya konsolidasi dia lakukan. Antara lain pada 19 Juli 2023, Babay melakukan kunjungan kantor cabang Bank Sumut Stabat di Kabupaten Langkat.

Selanjutnya, dia menyempatkan diri berkunjung ke SMK dan Pesantren Putra Jaya. “Sektor konsumer dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi pilar pertumbuhan bagi Bank Sumut,” ujarnya.

Babay menambahkan, edu sector merupakan industri yang akan mendapat perhatian dari Bank Sumut untuk terus ditumbuh-kembangkan, baik dari sisi funding, lending maupun digital banking.

“Saya ingin menyatukan visi, misi dan maju melangkah bersama-sama karyawan yang kami cintai dan kami banggakan. Memotivasi dan menginspirasi mereka agar menjadi SDM yang integritas, handal, dan adaptif sehingga siap ditempatkan dimanapun dan berkiprah untuk bangsa Indonesia.” tegas Babay

Selanjutnya Parid berjanji akan terus mengunjungi cabang-cabang lain di seluruh unit kerja Bank Sumut, sebagai upaya untuk menyatukan visi dan misi bersamasebagai upaya memotivasi karyawan. (rel/tri)

Buka Peluang Beasiswa dan Lapangan Kerja, BRI dan USU Jalin Kerjasama

Regional Consumer Banking Head BRI Regional Office Medan and Branch Office Medan Putri Hijau Herdiman bersama Branch Manager Branch Office Medan Putri Hijau Miftachul Ichsan dan Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi, serta lainnya, di Biro Pusat Administarasi USU, elasa (1/8) kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjalin kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU). Hal itu pun berlanjut dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU), di Biro Pusat Administarasi USU, Selasa (1/8) kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Regional Consumer Banking Head BRI Regional Office Medan and Branch Office Medan Putri Hijau Herdiman, Branch Manager Branch Office Medan Putri Hijau Miftachul Ichsan dan staf manajemen, serta Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi.

Regional Consumer Banking Head BRI Regional Office Medan and Branch Office Medan Putri Hijau Herdiman mengatakan, dalam kerja sama yang dilakukan kali ini tidak hanya dalam hal perbankan, tetapi juga dengan hal lain. Nantinya kerja sama ini juga akan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa-mahasiswa USU.

“Kita ada kerja sama, BRI itu ada Yayasan Baitul Maal memberikan bantuan beasiswa, itu juga bisa kita berikan kepada mahasiswa-mahasiswa USU yang kiranya butuh bantuan dalam meringankan beban iuran pendidikannya,” ujarnya kepada Sumut Pos di Medan, Kamis (3/8).

Herdiman menambahkan, bahwa BRI memberi kesempatan bagi para mahasiswa untuk bekerja di sektor perbankan. “Kerja sama yang kita perluas bisa juga melakukan job opening buat mahasiswa-mahasiswa USU yang sudah lulus atau mau lulus, di mana kalau ada kesempatan lowongan pekerjaan di BRI kita prioritaskan juga untuk mahasiswa-mahasiswa USU. Selain itu juga banyak kerja sama yang bisa kita kerjakan,” sebutnya.

Sementara itu, Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi dalam penandatanganan MoU tersebut mengungkapkan, kerja sama ini nantinya dapat mendukung pengembangan skill, keilmuan dan inovasi.

Dia berharap, kerja sama itu dapat melakukan digital talent scouting, yaitu rangkaian program pengembangan kompetensi bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi mahasiswa.

“Anak-anak USU yang diseleksi langsung dengan mitra-mitra yang bekerja sama dengan USU. Lalu kemudian juga dengan mitra yang lain, kita buat semacam program inovasi. Seperti misalnya apakah melakukan digital talent scouting. Itu sudah kemarin sudah dilakukan sekitar dua bulan lalu. Karena talent scouting ini juga memberikan banyak manfaat,” katanya.

Muryanto berhanji, penandatangan MoU ini akan ditindaklanjuti dengan sejumlah kerja sama yang didukung dengan program MBKM.

“MoU ini nanti bisa kita tindaklanjuti, menjalin kerja sama yang nanti sama-sama memberikan manfaat. Kami berharap ada program MBKM khusus yang akan dibicarakan dengan BRI, atau juga ada inovasi-inovasi program baru,” pungkasnya. (dwi)

TGS Ganjar Sumut Edukasi Warga Sumut Cara Bersuci dari Hadas

TGS Ganjar Sumut saat menggelar dzikir dan pelatihan cara bersuci dari hadas bersama Majelis Taklim Babussalam di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (3/8).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dalam setiap kehadirannya, Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) selalu berupaya memberikan manfaat bagi sesama. Ikhtiar itu pun kemudian dituangkan dalam berbagai kegiatan bermakna positif.

Salah satunya melalui kegiatan dzikir dan pelatihan cara bersuci dari hadas bersama Majelis Taklim Babussalam di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (3/8).

Koordinator Daerah (Korda) Tuan Guru Langkat Ronal Efendi Hasibuan mengatakan tujuan pelatihan ini untuk mengedukasi warga agar memahami bagaimana caranya bersuci yang benar dari hadas.

“Kegiatan kami hari ini dzikir dan pelatihan cara bersuci dari hadas. Harapannya masyarakat lebih mengerti lagi apa sebenarnya hadas besar dan kecil. Masyarakat di sini mungkin selama ini pun belum paham kali mana hadas besar dan kecil,” ujar Ronal.

Hadas merupakan keadaan tidak suci pada diri seorang muslim yang menyebabkan ia tidak boleh salat, tawaf, dan sebagainya. Ada dua jenis hadas, yaitu hadas besar dan hadas kecil.

Hadas kecil cara mensucikannya dengan berwudu, sedangkan hadas besar cara bersucinya dengan mandi wajib.

Ronal berharap, melalui pelatihan ini masyarakat bisa mengetahui perbedaan antara hadas besar dan kecil. Selain itu, masyarakat juga diharapkan makin memahami tata cara membersihkan diri dari kedua hadas tersebut.

Dengan demikian, ibadah yang dilakukan pun nantinya dapat diterima oleh Allah SWT karena dilakukan dalam keadaan suci atau terbebas dari hadas.

“Harapannya ke depan ini lebih ditingkatkan lagi acara-acara seperti ini, karena masyarakat selama ini masih kurang pemahaman soal hadas,” jelas Ronal.

Di sela-sela kegiatan tersebut, TGS dan warga juga menggelar dzikir bersama untuk mendapatkan keberkahan dari acara. Mereka turut mendoakan agar Ganjar Pranowo jadi Presiden 2024.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan berupa karpet dan kipas angin kepada Majelis Taklim Babussalam.

Pelatihan mengenai cara bersuci dari hadas tersebut pun disambut hangat oleh warga. Hal itu diungkap oleh salah seorang peserta bernama Santi (43).

“Tanggapan saya senang sekali karena pelatihan ini masyarakat bisa mengetahui bagaimana cara bersuci yang benar dan baik,” kata Santi.

Selain mengucapkan terima kasih kepada para sukarelawan, Santi seakan tak lupa mendoakan Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024-2029.

“Sosok Pak Ganjar beliau menyenangkan, orangnya lucu, hangat sama masyarakat. Harapan saya ke depannya semoga Pak Ganjar bisa jadi presiden dan memikul tanggung jawab itu dengan baik dan benar,” pungkasnya. (rel/tri)

Prodi SI USM Indonesia, Berdaya Saing Global pada Bidang Sistem Informasi Bisnis

SISTEM INFORMASI: Assesmen lapangan akreditasi Prodi Sistem Informasi USM Indonesia.ISTIMEWA.

SUMUTPOS.CO – PROGRAM Studi Sistem Informasi (Komputer) Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia memiliki visi berkompeten, unggul dan berdaya saing global pada bidang sistem informasi bisnis tahun 2038.

Hal ini dikemukakan Ketua Prodi Sistem Informasi USM Indonesia Burhanuddin Damanik SKom MKom di Medan, Kamis (3/8). ”Prodi Sistem Informasi USM Indonesia menjalani assesmen lapangan akreditasi pada tanggal 26-28 Juli 2023 di Kampus USM Indonesia Jalan Kapten Muslim Nomor 79 Medan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa
Sistem Informasi USM Indonesia memiliki misi menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang efisen, efektif dan bermutu dengan berorientasi kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Kemudian menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian atau pelatihan di bidang sistem informasi serta menyelenggarakan kegiatan pengabdian pada masyarakat sebagai salah satu proses pemantapan dan pemanfaatan ilmu untuk masyarakat khususnya yang berkaitan dengan sistem informasi.

Misi lainnya menyelenggarakan kerjasama dengan institusi pendidikan komputer, asosiasi profesi dan dunia usaha baik dalam negeri maupun luar negeri.

Burhanuddin Damanik SKom MKom menguraikan bahwa program studi sistem informasi berdiri sejak tahun 2013, seiiring dengan beralih bentuk STIKes Mutiara Indonesia menjadi USM Indonesia. Student body pada saat ini sebanyak : 211 orang yang diasuh oleh enam dosen tetap dengan latar belakang pendidikan strata-2. Saat ini seorang dosen sedang dosen studi lanjut S3 di USU bidang imu komputer.

Dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, sistem informasi memiliki ruang kelas yang dilengkapi dengan proyektor dan AC, laboratorium komputer, dan Computer Based Test (CBT) sebagai mitra Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Kemendikbud RI sejak tahun 2021.

Dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, lanjut Burhanuddin Damanik SKom MKom, mahasiswa aktif mengikuti pembelajaran diluar kampus meliputi digital talent dalam bidang office, desain grafis, network administrator dan berbagai bidang pemograman.

Kemudian dicoding dalam bidang pemograman backend dan frontend. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan kegiatan kampus mengajar, studi independent, magang bersertifikasi dan pertukaran mahasiswa merdeka. (dmp)

Rektor Lantik 126 Pejabat Didepan Masjid Al-Musannif UINSU: Luruskan Niat, Allah Beri Kemudahan

MASJID MUSANNIF: Prof Dr Hj Nurhayati MAg dan pimpinan UIN Sumatera Utara bersama kepala lembaga, ketua dan sekretaris Prodi serta undangan di depan Masjid Al-Musannif Kampus Tuntungan, Kamis (3/8).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MAg melantik ketua dan sekretaris program studi (prodi) strata-1, 2 dan 3 beserta kepala lembaga di perguruan tinggi tersebut di kampus Tuntungan, Kamis (3/8).

Bersamaan dengan itu, Prof Dr Hj Nurhayati MAg yang juga kordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) Sumut juga melantik wakil kordinator dan sekretaris Kopertais Sumut. Hadir dalam acara ini, para wakil rektor, kepala biro, dekan dan undangan lainnya.

Pelantikan dilakukan di halaman Biro Rektor UIN Sumatera Utara atau di depan Masjid Musannif UIN Sumatera Utara kampus Tuntungan. Ini kali pertama, pelantikan pejabat UIN Sumatera Utara dilakukan diruang terbuka.

Dalam pelantikan, 126 pejabat ini juga menandatangani fakta integritas berisi enam butir pernyataan. Diantaranya untuk melaksanakan program kerja segala ketentuan sesuai aturan yang berlaku. Termasuk berperan aktif mencegah dan membrantas korupsi, kolusi dan nepotisme.

Rektor UIN Sumatera Utara pun mengingatkan pejabat baru tersebut untuk meluruskan niat tatkala menjadi pemimpin. ”Luruskan niat, Allah akan memberikan kemudahan dalam menghadapi hambatan dan ritangan. Insya Allah kita mendapat ridho Allah,” ucap rektor.

Agar terhindar dari cobaan hukum, Prof Dr Hj Nurhayati MAg yang baru beberapa bulan menjadi rektor, juga akan melakukan kegiatan yang disebutnya sebagai pencerahan hukum bagi semua pejabat di UIN Sumatera Utara.

Sebelumnya, rektor telah melaksanakan dua kali pelantikan. Yakni jajaran wakil rektor dan dekan beserta pejabat lainnya. ”Luruskan niat. Amalkan, bekerja itu adalah ibadah. Setiap apapun halangan dan rintangan akan dapat dilalui,” pesannya.

Rektor meminta sivitas akademika mewujudkan rasa memiliki bahwa UIN Sumatera Utara adalah rumah kita. ”Beri pengabdian terbaik pada UIN Sumatera Utara yang kita miliki bersama,” tegasnya.

Tak kalah penting, lanjut Prof Dr Hj Nurhayati MAg, agar keluarga besar UIN Sumatera Utara memupuk kebersamaan dan hindari berburuk sangka. ”Jangan menjelek-jelekan orang lain. Hindari mencari-cari keburukan. Jaga diri dan kuatkan silaturahim dan rasa memiliki,” sebutnya.

Dibagian akhir, rektor meminta semua pejabat mampu bersyukur. ”Syukuri jabatan, beri kinerja yang terbaik. Bersama kita wujudkan UIN Sumatera Utara yang lebih baik,” ungkap rektor.

Kepada 124 ketua dan sekretaris prodi sarjana, magister dan doktoral, rektor juga menyampaikan pesan khusus. Menurut rektor, mereka sebagai pejuang yang membawa akreditasi unggul pada prodi dan universitas. (dmp)