Home Blog Page 13212

Dugaan Korupsi Dana BOS di Langkat

LANGKAT- Dugaan penyelewengan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 053995 Teluk Meku Kecamatan Babalan-Langkat, mulai selidiki Polres Langkat. Ini menyusul dipanggilnya pelapor guna diminta keterangan.

“Memang benar, tadi (Selasa, 24/7) saya sudah dimintai keterangan penyidik Polres Aiptu M Ginting. Materinya sesuai dugaan pemalsuan tanda tangan saya selaku ketua komite sekaligus penggunaa cap stempel komite,” kata Suwari di halaman Mapolres kepada wartawan sambil menunjukkan surat panggilannya No:K/622/VII/2012/Reskrim tertanggal 18 Juli 2012 diketahui (Pjs) Kasatreskrim Kompol Marjo atas nama Kapolres Langkat.

Dijelaskannya, selama empat tahun mendampingi Kepala SDN 053995 Teluk Meku berinisial R, merasa tidak pernah menandatangani serta membubuhkan stempel dalam laporan pertanggungjawaban per triwulan dana BOS diterima dan dibelanjakan sekolah.
Suwari menegaskan, laporan diperbuat menyusul kejanggalan terhadap penjaga sekolah selama empat tahun bekerja hanya menerima gaji Rp750 ribu, seharusnya menerima Rp1 juta.

semestinya menerima gaji dari dana BOS Rp100 ribu setiap bulan sesuai Surat Keterangan (SK) dikeluarkan Kepala Sekolah diketahui Ketua Komite Sekolah.

Tidak hanya itu, katanya, guru honor bernama Siti Zubaidah hanya menerima gaji Rp100 ribu per-bulan dan menanda tangani kwitansi kosong sewaktu menerima gaji Rp300 ribu per tri wulan dari sekolah. Padahal sesuai SK, gaji setiap bulan Rp250 ribu. “Sepertinya kuat dugaan terjadi penyalahgunaan wewenang.

Sebab, seluruh dana BOS dipergunakan harus ditanda tangani ketua komite dan bendaharawan, namun saya tidak ada membubuhkan tanda tangan,” seru dia berharap dugaan penyelewengan dituntaskan
Pjs Kasat Reskrim Polres Langkat, Kompol Marjo, mengakui adanya pemanggilan oknum Ketua Komite Sekolah SDN 053995 Teluk Meku untuk penyidikan.(mag-4)

Puasa, Siswa PPLP Tetap Latihan

MEDAN- Siswa Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut tetap giat berlatih meski sedang menjalani ibadah puasa. Hal itu dikatakan Syafei Pilly selaku pelatih cabang olah raga (cabor) sepakbola PPLP Sumut, di Lapangan PPLP Sumut, Jalan Pembangunan Skolah Medan Sunggal, Selasa (24/7).

“Seperti biasa, pada Bulan Ramadan ini anak-anak tetap latihan, tetapi waktunya akan sedikit dikurangi untuk menjaga kesehatan anak-anak, dan tetap menjaga kebugaran fisik mereka,” katanya.

Syafei yang juga menjabat Kepala Seksi Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut itu mengatakan, anak asuhnya justru sedang mengadakan pertandingan ujicoba dengan Medan FC. “Pertandingan ujicoba ini merupakan ajang untuk menambah pengalaman dan ilmu anak-anak PPLP, karena Medan FC bernggotakan pemain dari Liga Indonesia,” pungkasnya.

Dari pantauan wartawan koran ini, Zulfikar Lubis bersama teman-temannya sesama siswa PPLP terlihat asyik dan bisa menyesuaikan permainan dengan tim yang beranggotana rata-rata pemain klub besar di tanah air itu meski anak-anak PPLP mengalami kekalahan dengan skor 2-1.
“Ke depan kita akan terus merangcang pembinaan yang lebih baik lagi supaya siswa PPLP ini dapat menjadi pemain handal nantinya,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Rahmat Purba, pelatih cabor panahan PPLP Sumut. “Kita tetap fokus menjalankan latihan untuk persiapan Kejuaraan Nasional antar PPLP yang akan diadakan Riau 15 Oktober mendatang,” tutur pelatih yang juga mantan atlet panahan andalan Sumut era 1980-an itu.

Di samping itu, Rahmat mengaku masih butuh waktu untuk mengantarkan anak asuhnya mencapai prestasi yang lebih baik. “Kejurnas musim lalu kita belum mendapat medali yang menjadi pelajaran yang paling berharga di musim ini,” harapnya. (mag-10)

Pemprovsu Ambil Sampel Tanah

Polres Binjai Lemah Menanggapi Laporan PTPN 2 tentang Galian C Ilegal

GALIAN C: Petugas Pemko Binjai saat menunjukkan lokasi galian C  atas lahan eks HGU PTPN 2, Kelurahan Bhakti Karya.//afandi/sumut pos
GALIAN C: Petugas Pemko Binjai saat menunjukkan lokasi galian C di atas lahan eks HGU PTPN 2, Kelurahan Bhakti Karya.//afandi/sumut pos

BINJAI-Usaha galian C ilegal yang berada di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Seisemayang, tepatnya di Jalan Samanhudi Kelurahan Bhakti Karya Kecamatan Binjai Selatan dan di Jalan TPA, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, sampai saat ini terus beroperasi.

Beroperasinya galian C itu menandakan lemahnya penindakan Polres Binjai, karena sebelumnya pihak PTPN 2 sudah membuat pengaduan ke Polres Binjai. Sekarang lahan galian C itu sudah seperti danau.

Mengatasi ini Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) langsung turun tangan. Bersama sejumlah intansi terkait di Kota Binjai diantaranya, Kadis Bapedalda Binjai Elvi Kristina, Asisten I Pemko Binjai Arlan, serta polisi turun ke lokasi galian C ilegal tersebut, Selasa (24/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mereka beranjak dari Balai Kota Binjai menuju ke galian C yang berada di Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan. Setibanya disana, tim Bapedalda Provinsi Sumut sampel tanah dari lokasi galian C dan memoto beberapa area galian C.

Awalnya pengambilan sampel dan pengabadian foto galian C itu berjalan dengan lancar. Namun, begitu tim Bapedalda Provinsi ini melakukan pengukuran terhadap lokasi galian C itu, sejumlah warga setempat berang dan berteriak meminta untuk menghentikan pengukuran tersebut.
Mendengar teriakan warga, tim Bapedalda Povinsi dan Pemko Binjai ini akhirnya menarik diri dengan menghentikan pengukuran. Beruntung, sekitar empat bungkus tanah galian C itu sudah berhasil diambil oleh tim Bapedalda Provinsi.

Selanjutnya Bapedalda Provinsi menuju galian C milik Syamsul, yang berada di Jalan TPA, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur. Kali ini, tim Bapedalda Provinsi tidak mendapat kendala saat pengambilan sampel dan melakukan pengukuran. Usai mengambil semple, tim Bapedalda meninggalkan lokasi galian C itu dan berkumpul di Kantor Bapedalda Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Utara.
“Kalau kami tahu maksud dan tujuannya, mungkin masyarakat tidak akan seperti itu,” kata Iwan Purba, pengurus Forum Rakyat Barsatu (FRB) Sumut yang mengatasnamakan masyarakat setempat.

Bapedalda Provinsi menegaskan, kalau kedua pengusaha galian C yang mengambil lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang itu dapat dikenakan sangsi pidana dan denda. “Kalau kita lihat dari kasusnya, kegiatan ini sudah melanggar Undang-Undang lingkungan hidup nomor 32 tahun 2009. Dimana kedua pengusaha itu dapat dikenakan pidana dengan kurungan. (ndi)

Sensasi Muda Cup Berhadiah Total Rp10,5 Juta

TECHNICAL MEETING: Ketua Panitia Andika Yudhistira (ketiga dari kanan) saat technical meeting  Hotel Dhaksina, Selasa (24/7).//doni hermawan/sumut pos
TECHNICAL MEETING: Ketua Panitia Andika Yudhistira (ketiga dari kanan) saat technical meeting di Hotel Dhaksina, Selasa (24/7).//doni hermawan/sumut pos

MEDAN- Ajang Sensasi Muda Cup, gawean para pemain sepakbola Medan yang berkiprah di liga profesional tanah air bertepatan dengan Bulan Ramadan siap dihelat. Delapan tim akan akan saling unjuk kebolehan mulai Kamis (26/7), di Lapangan Boca Junior, Arhanud Medan.

Sesuai hasil technical meeting Selasa (24/7), di Hotel Dhaksina Medan, delapan tim terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni Medan FC yang diperkuat Markus, Deny Wahyudi, Ari Yuganda, dan lainnya. Mereka akan beradu dengan Bintang Johor FC yang diperkuat Saktiawan Sinaga, Alamsyah dll. Juga ada Kinantan Starrazi yang diperkuat eks pemain PSMS di era ISL 2008/2009 dan tak mau kalah Domom FC.

Di grup B persaingan tak kalah ketat. Tuan rumah Sensasi Muda yang diperkuat Aun Carbiny, Andhika Yudistira, Legimin Raharjo, Herman Batak, Dodi Rahwana dll akan bertarung sengit dengan Putra Buana yang diperkuat Affan Lubis dan Donny F Siregar. Dua tim lainnya adalah Pass FC yang diperkuat Heri Suwondo dkk dan Thamrin Graha Metropolitan yang merupakan klub divisi II PSSI.

Partai pembuka mempertemukan Medan FC kontra Kinantan Strarrazi, Kamis (26/7) kick off pukul 16.40 WIB. Punggawa Medan FC, Ari Yuganda mengatakan siap untuk merebut poin penuh di laga pembuka. “Meskipun bulan puasa stamina tidak seperti biasanya kami tetap akan bertarung maksimal,” kata pemain yang musim lalu merumput bersama Persis Solo ini.

Ketua panpel, Andhika Yudistira berharap turnamen ini, selain menjadi ajang silaturahmi para pemain Medan yang didominasi eks pemain PSMS, turnamen ini juga dapat menyalurkan bakat para pesepakbola Medan. “Selain silaturahmi para anak Medan yang selama ini punya kegiatan masing-masing di klubnya, kita berharap dari turnamen ini juga bisa muncul para pesepakbola berbakat yang bisa menjadi penerus. Untuk memunculkan daya tarik setiap klub merata diperkuat para pemain liga,” katanya.

Sementara itu Aun Carbiny, unsur panitia lainnya menuturkan turnamen ini akan memperebutkan total hadiah Rp10,5 juta termasuk didalamnya gelar untuk top skor. “Jadi setiap harinya satu pertandingan setiap pukul 16.40 WIB. Jadi begitu siap pertandingan langsung bisa berbuka puasa karena ini kan Ramadan. Selain itu kami harapkan masyarakat bisa ngabuburit sambil nonton gratis tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (mag-18)

Toni Elias Gantikan Barbera

CASOLE D’ELSA – Tim Pramac Ducati tak perlu pikir panjang untuk mencari rider pengganti Héctor Barberá, jelang GP Amerika Serikat, 29 Juli mendatang. Nama Toni Elías dipastikan jadi pengganti menunggangi GP12 milik Barberá.

Barberá masih dalam pemulihan cederanya setelah menjalani operasi. Joki Spanyol itu mengalami cedera saat menjalani sesi latihan akhir pekan lalu. Dari insiden tersebut, Barberá terdera patah tulang kering dan betis kiri.

Sebagaimana disitat PaddockTalk, Selasa (24/7), nama Elías dipilih karena dianggap punya pengalaman bagus menunggang Ducati. Memori terbaik Ducati bersama Elías adalah ketika rider asli Katalan itu dua kali berturut-turut menapaki podium kedua dan ketiga di seri Brno dan Misano, 2008 silam.

Elías sedianya musim ini kembali turun kasta ke Moto2 bersama Suter. Tapi Pramac merasa perlu mencari rider pengalaman seperti Elias, untuk setidaknya berharap tetap meraih poin di trek yang berbukit layaknya Laguna Seca.

Moto2 untuk kali ini juga takkan dipertandingkan di Laguna Seca, khusus hanya untuk MotoGP. Sementara ketika kelas premier berlaga di negeri Paman Sam, kelas Moto2 dan 125 akan pindah sementara ke GP India. (bbs/jpnn)

Williams Bersaudara Incar Olimpiade 2016

BERSAUDARA:Dua petenis bersaudara Serena (kiri)  Venus Williams ingin tampil  Olimpiade 2016.//Patrick Smith/Getty Images/AFP
BERSAUDARA:Dua petenis bersaudara Serena (kiri) dan Venus Williams ingin tampil di Olimpiade 2016.//Patrick Smith/Getty Images/AFP

LONDON-Petenis bersaudara Amerika Serikat, Serena dan Venus Williams bertekad untuk dapat tampil di Olimpiade Rio De Janeiro Brasil saat berusia 34 dan 36 tahun.

Venus yang meraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Sydney 2000 dan ganda bersama Serena di Sydney 2000 dan Beijing 2008, mengaku belum berpikir untuk pensiun.

“Saya mengejar 2016, Serena dan saya ingin tampil di sana. Saya sudah bermain di beberapa Olimpiade dan pengalaman di sana sangat menyenangkan,” kata Venus yang kini menampati peringkat 69 dunia.

Di arena Wimbeldon yang berlangsung sebelum Olimpiade, Serena berhasil menjadi juara, juga di nomor ganda bersama Venus. “Wimbledon lalu sangat luar biasa. Saya sangat senang dengan keberhasilan menjadi juara ganda,” kata Venus yang sempat terkena penyakit sindrom Sjogren yang mengancam karirnya.

“Saya akan sangat senang bila keberhasilan di Wimbledon dilengkapi dengan gelar juara di Olimpiade,” lanjut Venus.
Senin, Venus mendapat kehormatan membawa obor Olimpiade. Ia  menerimanya dari petenis Inggris, Andy Murray dan membawanya lari keliling All England Club. (bbs/jpnn)

Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Satpol PP

Buruh Wanita Merasa Dilecehkan

MELAPOR: Dua buruh wanita korban pelecehan melapor  polisi.//batara/sumut pos
MELAPOR: Dua buruh wanita korban pelecehan melapor ke polisi.//batara/sumut pos

LUBUKPAKAM-Aksi ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Mandiri Indoneia (SBMI) Kabupaten Deliserdang terus berlanjut di depan Kantor Bupati Deliserdang, Selasa (24/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Kali ini lebih ricuh lagi. Para buruh yang menuntut dihapusnya sistem kontrak kerja ini bentrok dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deliserdang. Pemicunya, Satpol PP bertindak brutal memukuli para demonstran dan memegang anggota tubuh terlarang buruh wanita yang berdemo.

Sepertin yang dialami, Sri Suwasri dari PT Tani Mas. Dia meringis menahan sakit di lengannya. Tidak cuma itu saja, Sri juga menanggung malu karena payudaranya diremas oknum Satpol PP. Itu terjadi saat aksi saling dorong buruh dengan Satpol PP.
Bukan Sri saja yang menjadi korban. Buruh lainnya bernama Tison Panjaitan dari PT Yasanda telinga kanannya memar akibat digebuki petugas Satpol PP.

Begitu juga dialami Ramayanti, buruh dari PT Yasanda. Tangan dan dadanya sakit akibat ditarik paksa oleh anggota Satpol PP bernama L Hakim.

Saat peristiwa saling dorong terjadi, Sri Suwasri tidak mengenali oknum Satpol PP yang memegang dadanya itu karena situasinya begitu ramai. “Kurang ajar anggota Satpol PP yang menyempatkan diri memegang payudara teman kami,” teriak massa buruh lainnya.
Sebelum bentrok aksi dorong-mendorong terjadi ketika hujan mengguyur. Sejumlah buruh ingin berteduh di pos penjagaan yang hanya beberapa meter dari pintu masuk kantor Bupati Deliserdang. Karena pintu pagar itu tidak dikunci maka beberapa buruh termasuk Sri Suwasri dan Ramayanti, namun dihalau petugas Satpol PP.

Anggota Satpol PP mengusir buruh dari lokasi itu, namun pengunjuk rasa ngotot bertahan. Anggota Satpol PP bernama L Hakim menarik paksa tangan Ramyanti dan terjatuh. Mengetahui temannya terjatuh, ratusan buruh langsung masuk dan menyerbu anggota Satpol PP.
Untungnya bentrok dapat diatasi setelah polisi memisah kedua belah pihak. (btr)

Usai Sahur Gantung Diri

LUBUKPAKAM-Kasih (49) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya Jalan Sudirman Keluarahan Lubukpakam Pekan, Kecamatan Lubukpakam, Selasa (24/7) sekitar pukul 06.00 Wib.

Jasad wanita yang memiliki 4 anak dan dua cucu itu ditemukan pertama sekali oleh suaminya Abdul Rahim (62) yang ketika itu baru pulang salat Subuh dari musalah yang ada di Pengadilan Negeri Lubukpakam.

Sebelumnya Abdul Rahim dan korban serta anaknya berkumpul di rumahnya untuk sahur bersama. Usai itu, lelaki berprofesi sebagai penjahit itu pergi salat subuh di musalah. Sepulang salat, Abdul kaget melihat istrinya telah tewas gantung diri. Kasih gantung diri menggunakan tali nilon. Suasana berubah menjadi isak tangis.

Polres Deliserdang turun kelokasi untuk melakukan identifikasi korban. Abdul Rahim membuat surat pernyataan bahwa jasad korban tidak perlu dilakukan otopsi, karena tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Seorang anak korban, Hasan (17) mengatakan, sepengetahuannya tidak ada permalasahan dalam keluarga mereka. Lelaki yang baru lulus SLTA ini tidak menyangka ibunya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Padahal dia masih sempat sahur bersama dengan korban. “Setelah siap sahur, aku langsung tidur,” sebutnya.(btr)

Petani Deliserdang Duduki Gedung DPRD Sumut

MEDAN- Ratusan massa yang tergabung dalam Komite Tani Menggugat (KTM) Deliserdang memaksa masuk ke Gedung Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (24/7). Akibatnya polisi yang berjaga-jaga di gedung DPRD Sumut itu kewalahan mengawal massa yang terus memaksa masuk.

Massa terus memaksa, walau puluhan aparat kepolisian yang berjaga di depan gedung paripurna DPRD Sumut melarangnya dikarena sedang ada rapat paripurna penyampaian laporan kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Sumut, yang dihadiri anggota dewan dan Pelaksana tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

Akibat adanya larangan itu, massa dan polisi sempat terlibat aksi saling dorong-mendorong, antara massa yang hendak masuk ke lobi dan ruang paripurna dengan puluhan personel yang berjaga-jaga mengamankan jalannya rapat paripurna hingga selesai.
Akhirnya, massa KTM yang berjumlah ratusan orang itu sepakat mengakhiri aksi saling dorong dan memutuskan duduk di bagian depan gedung paripurna sembari menggelar orasi.

Dalam tuntutannya, massa yang dikoordinir R Sipayung mendesak pemerintah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan anggota DPRD Sumut, agar menepati janji untuk menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi di atas lahan eks HGU PTPN 2.

Mendengar tuntutan itu, dua anggota DPRD Sumut, Brillian Mokhtar dan Salomo TR Pardede menerima para demonstran, dan berjanji segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) atas kasus tersebut.

Tak puas dengan jawaban itu, massa terus menggelar aksinya dan menyampaikan tuntutannya, dan menuding pihak Pemprovsu dan DPRD Sumut tak peduli kepada masyarakat.
Usai menghadiri rapat paripurna, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho langsung bergegas meninggalkan gedung wakil rakyat Sumut. (ari)

Raikkonen Bidik Kemenangan

TARGET: Pembalap tim Lotus Kimi Raikkonen menargetkan kemenangan  GP Hongaria.//AFP PHOTO/JAVIER SORIANO
TARGET: Pembalap tim Lotus Kimi Raikkonen menargetkan kemenangan di GP Hongaria.//AFP PHOTO/JAVIER SORIANO

BUDAPEST-Musim comeback Kimi Raikkonen saat ini berjalan cukup bagus, meski belum sekalipun ia naik ke podium tertinggi. Maka kini ia pun bertekad meraih kemenangan pertama musim ini di GP Hongaria.

Kembali ke F1 setelah masa “istirahat” sejak akhir musim 2009, Raikkonen musim ini sudah empat kali naik podium. Yang teranyar ia raih di Jerman, ketika finis di posisi tiga.

Hasil tersebut ikut mengantar pebalap tim Lotus itu duduk di posisi empat klasemen sementara setelah 10 seri terlewati. Tetapi juara dunia F1 musim 2007 itu belum puas karena belum bisa meraih satu kemenangan pun.

Tekad meraih kemenangan kini dicanangkan Raikkonen di GP Hongaria pada akhir pekan. Optimisme menyembul karena musim ini Lotus acapkali tampil oke saat suhu lintasan melebihi 40 derajat celcius.

Dengan kenyataan tersebut, pebalap berjuluk Iceman alias Manusia Es itu pun berharap kecenderungan itu tidak berubah di Hungaroring pada akhir pekan. “Tim sudah bekerja keras dalam mengembangkan mobil dan kami yakin bisa kompetitif di Hongaria. Kami biasanya menjalani akhir pekan yang panas di Hungaroring dan itulah yang kami tunggu-tunggu sepanjang musim panas,” tegasnya di ESPN F1.

“Tidak pernah menyenangkan bicara kepada media setelah balapan tanpa kemenangan. Aku suka kemenangan, bukannya menjelaskan kenapa kami tidak menang. Semoga saja kami bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan,” harap Raikkonen. (bbs/jpnn)