Home Blog Page 1325

Epson Perkenalkan SureColor SC-P6530E, Printer Foto dengan Performa Profesional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson, pelopor global dalam bidang pencetakan, memperkenalkan model baru dalam jajaran printer foto SureColor P-series terbarunya, yaitu SC-P6530E. Dengan tambahan tinta abu-abu yang baru, printer yang dilengkapi dengan tinta Epson UltraChrome PRO 6 ini mampu menghasilkan cetakan yang menyaingi printer 8 tinta pesaing.

Printer foto SC-P6530E terbaru ini, dirancang dengan teknologi yang presisi dan tahan lama untuk menghasilkan cetakan yang tahan lama dengan warna gamut lebar yang akurat. Pengguna dapat menantikan peningkatan efisiensi di tempat kerja, karena printer foto ini mendukung perangkat lunak Epson Edge Print Pro.

Perangkat lunak ini memungkinkan seseorang untuk memvisualisasikan bagaimana hasil cetakan mereka akan terlihat setelah memperhitungkan variabel gambar yang penting, seperti profil input, profil media, dan keperluan rendering, dengan antarmuka yang mudah digunakan.

Selain efisiensi kerja yang lebih tinggi, kombinasi set tinta pigmen UltraChrome Pro 6-Warna dari Epson, Printhead PrecisionCore MicroTFP, dan penggunaan substrat yang tepat, menghasilkan cetakan yang sangat mendetail dan mewah, karena gambar diproduksi dengan resolusi tertinggi dan replikasi warna yang paling akurat.
Dengan lebar 24 inci, printer ini didesain secara ergonomis untuk mempertahankan bentuknya yang ringkas dan kecil, sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam penempatan printer, bahkan di ruang kerja yang kecil. Permukaan atas yang rata, juga dapat berfungsi ganda, sebagai bangku pemeriksaan dan tempat kerja, sekaligus memenuhi kebutuhan pencetakan harian.

Fitur Kompatibilitas yang Lebih Baik
1. Dukungan Adobe Postscript dengan Raster Image Processor (RIP) untuk mencetak berbagai format dan file yang banyak data.
Printer SC-P6530E baru memanfaatkan Adobe Postscript 3* yang memungkinkan pengguna mencetak dokumen yang berbeda-beda, misalnya teks, line art (seni garis), dan grafik vektor. Penggabungan Adobe Postscript untuk menganalisis data postscript, memfasilitasi pekerjaan dan manajemen warna dengan lebih baik, yang pada gilirannya menghasilkan efisiensi dan akurasi warna yang lebih baik.

2. Unit Memori SSD opsional untuk menyimpan dan mencetak file data besar secara cepat.
Unit SSD 960GB dalam printer memudahkan pengguna untuk menikmati performa yang lebih baik dan penanganan data cetak yang besar. Memori penyimpanan tambahan memberikan jalan bagi pengguna untuk memfasilitasi pencetakan produksi tanpa PC, dengan data yang diamankan oleh AES-256 dan dilindungi oleh chip TPM. Pengguna juga dapat memilih untuk menyiapkan folder yang dilindungi kata sandi dalam drive penyimpanan untuk meningkatkan keamanan.

Dengan layar sentuh LED 4,3 inci yang dilengkapi dengan teknologi layar optik, pengguna dapat mengoperasikan printer dengan menggunakan sarung tangan, sehingga meningkatkan kegunaannya di lingkungan yang memerlukan alat pelindung seperti di pabrik atau lokasi kerja. Untuk kemudahan manajemen aset, SC-P6530E dilengkapi dengan aplikasi Epson Smart Panel, yang memungkinkan pengguna untuk mengatur printer mereka secara nirkabel, memantau volume tinta, pencetakan, jadwal perawatan dan menjalankan pekerjaan cetak dan pemindaian; semuanya melalui perangkat iOS atau Android.

Karena keamanan merupakan hal yang sangat penting, Epson Print Admin memudahkan otentikasi pekerjaan cetak menggunakan pembaca kartu NFC. Hal ini juga memungkinkan pengguna untuk melacak riwayat cetak dan membatasi volume cetak untuk manajemen biaya.

“Penambahan terbaru pada printer foto SureColor P-series menjawab kebutuhan akan solusi pencetakan yang ringkas bagi para pelaku bisnis yang ingin memaksimalkan ruang kerja mereka. Berbagai fitur baru dan lebih baik yang disatukan dalam printer foto SC-P6530E, juga membantu menurunkan biaya operasional melalui kecepatan produksi yang tinggi, dan proses penanganan printer yang tidak merepotkan, yang pada akhirnya menguntungkan para pemilik bisnis di lingkungan kerja yang serba cepat sekarang ini,” kata Lina Mariani selaku Head of Vertical Business and Large Format Printer PT Epson Indonesia.

Printer foto SC-P6530E, akan tersedia untuk dijual di Indonesia mulai Juli 2023. Kunjungi www.epson.co.id atau hubungi toko Penyedia Resmi Epson terdekat untuk informasi lebih lanjut. (rel/ram)

Peralatan Belum Layak, PSAWI Sumut Target 3 Emas di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski masih menggunakan peralatan yang tidak memadai, Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wake Board Indonesia (Pengprov PSAWI) Sumatera Utara tetap percaya diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Mereka masih optimis bisa meraih tiga medali emas di PON nanti.

Keyakinan itu diungkapkan Ketua Pengprov PSAWI Sumut, M Husaini Almubayyin didampingi Sekretaris Emir Reza F Tarigan di Posko Publikasi PON XXI Wilayah Sumut, Kantor Dispora Sumut, Jumat (21/7/2023).

Husaini menjelaskan, PSAWI saat ini mempersiapkan 11 yang tergabung dalam Pelatda. Atlet tersebut berasal dari Nias Selatan (6), Toba (1), Medan (2), dan Simalungun (1). Jumlah atlet tersebut masih kurang, karena pada PON 2024 mendatang, PSAWI Sumut mendapat kuota 20 orang.

“Kita masih kekurangan sembilan atlet. Dalam waktu lebih kurang setahun ini, kita akan berusaha untuk mencari atlet lainnya. Kita akan meminta kepada pengcab-pengcab mencari atlet potensial,” ungkapnya.

Selain itu, atlet Sumut memiliki kendala dalam sarana dan prasarana. Untuk boat penarik, yang dimiliki PSAWI Sumut belum memadai. “Boat penarik kita bahkan sudah tidak layak jalan. Namun itu merupakan satu-satunya milik kita. Padahal jika fasilitas memadai, kita yakin bisa meraih emas lebih banyak,” tegasnya.

Sumut diungkapkan akan mengikuti semua nomor yang diperlombakan di PON 2024 mendatang. Sejauh ini ada 15 nomor yang dipertandingkan, yakni ski jumping putra, ski junping putri, ski trik putra, ski trik putri, ski slalom putra, ski slalom putri, ski slalom beregu, ski overall putra, ski overall putri, ski beregu, wakeboard putra, wakeboard putri, wakesurf putra, wakesurf putrid, dan wakesurf beregu.

Dari 15 nomor yang pertandingkan tersebut, PSAWI Sumut memasang target 3 medali emas. Target tiga medali emas tersebut dibuat berdasarkan hasil Kualifikasi PON di Toba, beberapa waktu lalu. Pada kualifikasi PON itu, Sumut meraih 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Selain itu, target tersebut berdasarkan hasil Open Championship di Putra Jaya Malaysia 15 – 16 Juli lalu, di mana dua atlet asal Sumut mampu menempati peringkat kedua di nomor wakeboard dan wakesurf. Padahal kejuaraan itu diikuti peserta dari Thailand, Malaysia dan Singapura.

“Wakeboard merupakan nomor baru di Indonesia. Hampir semua provinsi baru belajar. Namun kita memiliki keuntungan karena enam atlet Sumut terbiasa bermain selancar ombak di Sorake, Niasa Selatan. Karena itu, Sumut selalu menjadi peringkat pertama di setiap kejurnas,” paparnya.

Sedangkan Wasping dari KONI Sumut, M Zein menilai program latihan atlet sudah berjalan dengan baik. Khusus sarana dan prasarana, kita berharap Dispora dan KONI Sumut turut membantu. (dek)

PPLP Dispora Sumut ke 8 Besar Minisoccer Competition 2023

LOLOS: Para pemain PPLP Dispora Sumut diabadikan bersama usai lolos ke Babak 8 Besar Minisoccer Competition 2023 memperebutkan Piala Gubenur Sumut. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Futsal PPLP Dispora Sumut sukses lolos ke babak 8 besar, usai menang atas SMA Budisatrya Medan dengan skor 7-0, pada Babak 16 Besar Minisoccer Competition 2023, yang memperebutkan Piala Gubenur Sumatera Utara (Sumut), Jumat (21/7).

Pelatih PPLP Dispora Sumut, Azhari mengaku, ini yang pertama bagi tim untuk bermain di event minisoccer, meski memang para pemain bisa cepat beradaptasi. Tentunya diharapkan ini dapat membawa dampak positif bagi persepakbolaan Indonesia, khususnya Sumut ke depan.

“Sebenarnya minisoccer inikan hampir sama dengan sepak bola. Hanya saja jumlah pemainya yang beda, dan sedikit regulasinya,” ungkap Azhari.

Ditanya target, Azhari mengaku, ingin meraih hasil maksimal. Dan di laga babak 8 besar nanti, tim akan menghadapi SMAN 13 Medan. “Ini yang pertama, jadi targetnya mengalir saja dulu. Dan berharap meraih hasil maksimal,” katanya.

Dia juga berharap, kegiatan seperti ini sering dilaksanakan. “Mengingat event seperti ini sangat baik untuk perkembangan anak-anak mengasah skill sepak bolanya,” jelas Azhari.

Sementara itu, Panitia Bidang Pertandingan, Ingan Pane mengatakan, sejauh ini turnamen berjalan aman dan lancar. “Untuk babak 8 besar akan dilaksanakan mulai Rabu (26/7) minggu depan,” bebernya.

Dia berharap, kegiatan ini juga dapat menjauhkan generasi muda dari prilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun pornografi. “Dan mudah-mudahan muncul bakat-bakat baru yang dilirik klub-klub sepak bola di Sumut, seperti PSMS, PSDS, Sada Sumut, maupun klub-klub Liga 3,” pungkas Ingan. (dek)

586 Karateka Bersaing di Kejurda FORKI Sumut

BERSAMA: Ketua Umum Pengprov FORKI Sumut Rahmat Shah, didampingi Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, diabadikan bersama panitia, wasit, dan atlet peserta Kejurda Forki Sumut. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 586 karateka bersaing pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kejuaraan ini digelar di Gedung Serbaguna Unimed, mulai Jumat (21/7) hingga Minggu (23/7) besok.

Kejurda ini dibuka oleh Ketua Umum Pengprov FORKI Sumut Rahmat Shah. Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan, kejuaraan harus rutin dilakukan demi melahirkan atlet berbakat yang punya prestasi. Apalagi Kejurda ini juga diikuti atlet Pelatda Sumut yang dipersiapkan ke PON XXI 2024.

“Kami bersyukur masih bisa melaksanakan Kejurda ini. Luar biasa jumlah karateka yang hadir. Saya ucapkan selamat bertanding dan jaga sportivitas. Kejurda ini juga akan jadi uji coba dan tanding bagi atlet Pelatda. Akan ada evaluasi nanti dari tim penilai untuk promosi dan degradasi atlet,” ungkap Rahmat.

Pengprov Forki Sumut senantiasa mendukung prestasi dan masa depan para karateka, dengan membantu para atlet berprestasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) alias PNS di pemerintahan, Polri, serta TNI.

“Atlet harus tunjukkan prestasi. Di samping latihan, minta restu orangtua, rajin ibadah agar berhasil. Saya pastikan juga Pengprov Forki Sumut akan menyiapkan bonus kepada atlet peraih medali di PON 2024. Kita juga harus jadi tuan rumah yang baik dengan membuat prestasi yang mengagumkan,” tutur Rahmat.

Rahmat pun menekankan pentingnya kebersamaan. Khususnya kebersamaan dan kepedulian terhadap citra daerah, citra bangsa, dan citra negara. “Kita sudah membuktikan di berbagai event nasional maupun internasional. Semangat dengan kebersamaan mampu meraih banyak prestasi,” katanya.

Dia berpesan kepada atlet yang bertanding, untuk menjaga sportivitas. Begitu juga kepada wasit dan juri. “Lebih baik kalah terhormat, daripada menang dengan akal-akalan,” pesan Rahmat.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, memuji FORKI Sumut sebagai pengprov terbaik di Sumut, yang telah menggelar kejuaraan berkesinambungan. Dia juga mengapresiasi peserta Kejurda kali ini, yang diikuti hampir semua FORKI se-Sumut dan perguruan.

“Semoga dari Kejurda ini bisa menghasilkan atlet terbaik Sumut untuk ajang lebih tinggi di nasional bahkan internasional. Terutama bisa membawa harum nama Sumut, khususnya bagi atlet yang dipersiapkan ke PON 2024,” ujarnya.

Dia bersama masyarakat olahraga Sumut, tentu berharap, karate Sumut bisa jadi juara umum di PON 2024. “Saya yakin kita mampu. Kita punya pelatih nasional, pengurus peduli prestasi. Jadi satukan tekad! Karate Sumut harus jadi juara umum di rumah sendiri saat PON 2024 nanti,” harap John.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kejurda FORKI Sumut, Delphinus Rumahorbo melaporkan, event ini diikuti 586 karateka dari 43 kontingen. Rinciannya 24 pengcab Forki se-Sumut dan 18 pengprov perguruan, ditambah 1 PPLP Sumut. Kejurda ini mempertandingkan 59 nomor pertandingan dengan 4 nomor lomba, yakni kadet, junior, U-21, dan senior.

“Untuk mendukung Kejurda ini, sebelumnya telah dilaksanakan penataran/refreshing wasit dan juri pada 18-19 Juli 2023, yang diikuti 98 peserta. Serta akreditasi pelatih yang diikuti 23 orang,” pungkasnya. (dek)

UIN Sumatera Utara Pacu Peningkatan Kualitas

UIN: Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg (5 kanan) bersama wakil rektor, dekan dan humas UIN Sumatera Utara, Jumat (21/7) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara adalah amanah masyarakat Sumut. Karenanya sejak Prof Dr Hj Nurhayati MAg dilantik menjadi rektor UIN Sumatera Utara, ia memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Akreditasi UIN Sumatera Utara saat ini B dan menuju akreditasi A (unggul). ”Dari 62 program studi, ada tujuh prodi unggul. Selebihnya baik sekali dan ada beberapa prodi C,” kata Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara Bidang Akademik Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg di kampus, Jumat (21/7).

Dalam pertemuan ini, Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg didampingi Prof Dr Katimin MA (wakil rektor bidang kemahasiswaan), Prof Dr H Muzakkir MAg (wakil rektor bidang kerja sama dan pengembangan lembaga), Prof Dr Tien Rafida MHum (dekan fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan) dan Dr Hasan Sazali MA (dekan fakultas dakwah dan komunukasi).

Turut hadir Dr Syafruddin Syam MAg (dekan fakultas syariah dan hukum), Dr Nursapia Harahap MA (dekan fakultas ilmu sosial), Dr Zulham MHum (dekan fakultas sains dan teknologi), Prof Dr Mesiono MPd (dekan fakultas kesehatan masyarakat) dan Prof Dr Syukur Kholil MA (direktur pascasarjana).

”Komitmen rektor yang pertama adalah meningkatkan akreditasi karena untuk hari ini ukuran perguruan tinggi adalah akreditasi. Meningkatkan pelayanan UIN Sumatera Utara kepada stakeholder, masyarakat dan mahasiswa,” kata Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg.

Untuk itu, lanjut dia, rektor menggagas smart Islamic university dengan pelayanan yang bersifat digital. Kemudian peningkatan prestasi nasional maupun internasional. ”Banyak lagi yang menjadi harapan rektor untuk mewujudkan UIN menjadi kebanggaan masyarakat Sumut,” imbuhnya.

Karena itu, sebut Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg, rektor konsisten memilih wakil rektor dan dekan secara objektif sesuai aturan dan komitmen kerja. ”Tanpa ada transaksi apapun,” katanya.

Dr Zulham MHum (dekan fakultas sains dan teknologi) dan Prof Dr Syukur Kholil MA (direktur pascasarjana) juga menyebut bahwa proses pengangkatan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara sampai saat ini berjalan lancar dan baik. (dmp)

Gubsu Minta PPDB Dievaluasi Kembali

Gurbernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, diminta untuk melakukan evaluasi kembali pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Hal itu, disampaikan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat (21/7). Ia mengatakan sudah pernah berbicara dengan Presiden RI, Joko Widodo dan Mendikbudristek, Nadiem Makarim membahas tentang PPDB ini.

“Sudah tiga kali saya sudah ngomong, pertama sama Presiden, kedua sama Menteri Pendidikan, dan ketiga media,” ungkap mantan Pangkostrad itu.

Gubernur Edy mengklaim tidak ada masalah dengan pelaksanaan PPDB 2023 di Sumut. Namun, ia mengatakan terkhusus di Sumut belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan menjadi masalah.

“Mengapa begitu, saya tidak berbicara provinsi lain. Sumut saya ini, 33 Kabupaten/Kota, jumlah guru daerah sana, tidak sama dengan jumlah guru di Medan,” kata mantan Pangkostrad itu.

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan akan membuat siswa-siswi yang pintar akan terkendala dan dibatasi dengan zonasi. Dampaknya, ia tidak bisa berjuang untuk lulus sekolah favorit dan terbaik seperti di Kota Medan ini.

“Infrastruktur di daerah, di Medan berbeda. Tidak bisa zonasi, prioritas murid mana kita ajar, kalau di Jakarta. Diujung sama di tengah, infrastruktur sudah sama, guru sudah sama. Jadi, jangan disamakan daerah sudah maju, dengan daerah, sedang berusaha untuk maju,” kata Edy Rahmayadi.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, memberikan solusi pelaksanaan PPDB dikembalikan dengan melakukan seleksi tertulis. Kemudian, tidak dibatasi dengan zonasi. Sehingga terjadi seleksi secara alami.

“Kembali seperti dulu, (sistem dan seleksi) tes. sehingga seleksi alam. Sehingga motivasi anak itu, saya harus tes,” ujar Gubernur Edy.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, menilai PPDB tidak lepas terjadi kecurangan dengan sistem zonasi. Banyak masyarakat pindah alamat demi anaknya lulus disebuah sekolah negeri yang diinginkan.

Kemudian, Gubernur Edy mengaku banyak diminta tolong dari masyarakat, agar anak-anaknya itu, diluluskan di sekolah mereka daftar dan diinginkan.

“Ngapain saya tes, sudah pindah alamat, agar saya masuk disini (sekolah diinginkan). Banyak minta tolong sama saya,” tandas Edy Rahmayadi.(gus/ram)

Pusat Daur Ulang Belawan, kini Sudah Menghasilkan Tiang Lampu Taman

TIANG LAMPU : Camat Medan Belawan, Subhan Fazri, S,STP, bersama pengelola pusat daur ulang Belawan, Tom Nauli Sinaga, memperlihatkan hasil tiang lampu taman, yang dihasilkan dari sampah plastik, Kamis(20/07/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Setelah ditinjau Wali Kota Medan Bobby Nasution beberapa waktu lalu, pusat daur ulang sampah plastik menjadi papan dan balok di Kecamatan Medan Belawan kini sudah dapat memproduksi tiang lampu taman.

Hasil produksi ini merupakan inovasi yang dilakukan pengusaha pusat daur ulang berkolaborasi dengan Kecamatan Medan Belawan sebagai upaya mengurangi sampah plastik.

Sebelum diproduksi lebih banyak, tiang lampu taman berukuran 3 meter yang sudah jadi ini nantinya terlebih dahulu akan dipasang di kantor Camat Medan Belawan dan pedestarian di kawasan tersebut sebagai contoh bahwasanya tiang lampu taman dari plastik ini tidak kalah kuatnya dengan lampu taman pada umumnya.

Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap bersama Pengusaha yang menggagas pusat daur ulang plastik Tom Nauli Sinaga ketika ditemui, Kamis (20/7) di pusat daur ulang memperlihatkan hasil produksi tiang lampu taman.

Berdasarkan pengakuan Tom Nauli Sinaga diperlukan 25 kg sampah plastik untuk membuat satu unit tiang lampu taman.

Dijelaskan Tom Nauli, selain kolaborasi dengan Kecamatan Medan Belawan, produksi tiang lampu taman ini juga karena usaha dan eksperimen yang terus dilakukan.

Apalagi diakui tom dirinya menjadi semangat dan termotivasi setelah Wali Kota Medan Bobby Nasution berkunjung dan melihat langsung proses produksi sampah plastik menjadi balok dan papan.

“Kita terus melakukan eksperimen dan mengolah sampah plastik ini menjadi suatu produk yang bermanfaat, seperti tiang lampu taman yang sudah jadi ini. Tiang lampu taman ini hasil olahan sampah plastik sebanyak 25 kg,” Jelasnya.

Tom Nauli Sinaga juga menjelaskan tiang lampu taman dengan tinggi 3 meter ini seluruh materialnya dari sampah plastik, hanya dudukan bawahnya yang memakai besi. Sedangkan untuk lampunya selain dari listrik kita juga akan memakai tenaga surya, sehingga produksi ini benar-benar ramah lingkungan.

Tidak hanya tiang lampu taman,Kedepannya kami akan membuat produk lainnya dengan bahan sampah plastik. Kami sangat bersemangat apalagi pak Wali Kota Medan Bobby Nasution sudah datang kesini dan memberikan dukungan. pasti kehadiran pak Wali menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kami untuk dapat berkarya lebih baik,” Ungkapnya.

Sementara itu Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap mengungkapkan pihaknya terus memberikan pendampingan kepada pengusaha pusat daur ulang plastik. Selain membantu terkait dengan perizinan, pihaknya juga berkolaborasi untuk produksi yang dihasilkan salah satunya tiang lampu taman.

“Adanya tiang lampu taman ini diharapkan masyarakat akan semakin mengetahui bahwasanya sampah plastik dapat bernilai ekonomis dan menjadi produk yang bermanfaat. Kita berharap adanya produksi tiang lampu taman dari plastik ini dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik dan semakin mewujudkan program prioritas bapak Wali Kota Medan Bobby di bidang kebersihan, Ujar Subhan.(mag-1/ram)

Lelang Jabatan Eselon II Pemko Medan Diperpanjang hingga 26 Juli, Pendaftar Sudah Ramai

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi telah memperpanjang masa pendaftaran lelang lima jabatan eselon II di lingkungan Pemko Medan.

Awalnya, Pemko Medan membuka pendaftaran lelang lima jabatan eselon II sejak 23 Juni 2023 dan dijadwalkan akan ditutup pada 7 Juli 2023. Namun karena hingga 7 Juli lelang jabatan tersebut masih sepi pendaftar, maka Pemko Medan memperpanjang proses pendaftaran hingga 26 Juli 2023.

Diketahui, adapun kelima jabatan eselon II yang dilelang tersebut, yakni Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP), Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, dan Dirut RSUD dr Pirngadi.

“Pendaftaran lelang lima jabatan eselon II (Pemko Medan) kita perpanjang sampai 26 Juli 2023, sudah kita umumkan melalui website resmi BKPSDM Pemko Medan,” ucap Kepala BKPSDM Kota Medan, Sutan Tolang Lubis kepada Sumut Pos, Jumat (21/7/2023).

Berbeda dengan pendaftaran di awal, kata Sutan, di masa perpanjangan pendaftaran lelang lima jabatan eselon II Pemko Medan kali ini, sudah ramai pendaftar. Dalam artian, setiap jabatan yang dibuka telah memiliki pendaftar yang melebihi dari jumlah minimal yang mendaftar.

Meskipun begitu, Sutan tidak merincikan jumlah pendaftar terbaru untuk masing-masing jabatan yang dilelang.

“Sudah banyak yang mendaftar di tiap-tiap jabatan. Satu jabatan kan minimal tiga orang pendaftar, saat ini yang mendaftar sudah di atas itu, bahkan yang belasan orang pendaftar untuk satu jabatan pun ada,” ujarnya.

Dengan begitu, sambung Sutan, setelah tanggal 26 Juli 2023, pihaknya memastikan tidak akan ada lagi perpanjangan masa pendaftaran untuk lelang lima jabatan eselon II tersebut.

Setelah pendaftaran ditutup pada tanggal 26 Juli, Pemerintah Kota Medan kemudian akan melakukan tahap seleksi selanjutnya, mulai dari seleksi administrasi, tes uji kompetensi (assesment test), penulisan makalah/bahan uji gagasan, presentase dan wawancara, penilaian akhir, hingga penyerahan laporan hasil seleksi kepada pejabat pembina kepegawaian dan penyampaian laporan pelaksanaan seleksi kepada KASN.

“Sesuai jadwal yang ada, hasil seleksi terbuka akan kita umumkan pada 21 Agustus 2023,” pungkasnya.
(map/ram)

Lawferia Cup UPH Medan, Hadirkan Seminar Hukum dan Kompetisi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SUMUTPOS.CO – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum (HMPSH) Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan menyelenggarakan Seminar Hukum Nasional yang digelar di kampus tersebut, Kamis (20/7).

Dalam kegiatan seminar hukum nasional tersebut, HMPSH mengundang Komisioner Komisi Persaingan Usaha RI, Dr Drs. Chandra Setiawan MM PhD sebagai salah satu keynote speaker yang berkolaborasi dengan Prof Dr Alum Simbolon SH MHum dan Dosen UPH Kampus Medan, yakni Dr Christina NM Tobing SH, MH Rolib Sitorus SH, MH Dr Anastasia Reni Widyastuti H MHum, Sryani Br Ginting SH MHum, dan Dr Immi Ira Monalisa Saragih ST SH MH.

Mereka membawakan materi:’RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sebagai Penguatan Ekonomi melalui Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkeadilan’ sebagai topik utama.

Dalam materinya, Chandra Setiawan membawakan fakta lapangan yang dikolaborasikan dengan data yang terpercaya didalam membahas akan permasalahan RPJMN dalam persaingan usaha.

Pembahasan yang ia sampaikan didukung oleh Prof Dr Alum Simbolon SH MHum. yang meyakini bahwa KPPU mempunyai peranan kuat dalam persaingan yang tidak sehat. Pemaparan materi ini diikuti oleh pembicara lainnya yang membahas berdasarkan cakupan bidang yang ditekuni. Mengingat persaingan ekonomi sedang hangat di masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro yang baru membuka usaha.

Sementara itu, Presiden Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum UPH Kampus Medan 2022/2023, Yohanes Willy Silitonga mengatakan bahwa Seminar Hukum Nasional tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari Lawferia Cup UPH Medan. Selain seminar, ada juga kompetisi Legal Opinion x Debat yang digelar HMPSH.

“Ini jadi program terakhir saya sebagai Presiden dan sebelumnya telah saya buat juga beberapa program dengan harapan terlaksananya kegiatan ini mahasiswa bisa berpikir kritis dan lebih banyak belajar lagi terutama dalam hal menjalin hubungan baik dengan pihak-pihak di luar kampus,” jelasnya.

Ketua Panitia Novelia menambahkan bahwa Lawferia Cup 3.0 ini sudah berjalan di tahun ketiga. Acara ini dilaksanakan sebagai rangkaian dari Dies Natalis Program Studi Fakultas Hukum yang ke 8. “Jadi seminar ini bagian dari opening ceremony. Kita berharap acara ini berjalan lancar dan menambah pengetahuan mahasiswa,” pungkasnya.(azw)

Cycling De Jabar 2023, Momentum bank bjb Dorong Potensi Perekonomian di Jabar Selatan

BANDUNG, SUMUTPOS.CO — Pemda Provinsi Jawa Barat dan bank bjb bersama Harian Kompas menggelar Cycling de Jabar 2023. Event balap sepeda yang menjajal wilayah Jabar Selatan tersebut akan berlangsung pada 8-9 Juli 2023.  bank bjb sebagai sponsor utama Cycling de Jabar 2023 turut berperan aktif dalam event balap sepeda guna menggerakan ekonomi di Jabar selatan.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb sebagai mitra strategis Pemda Provinsi Jawa Barat menilai kegiatan Cycling De Jabar 2023 kali ini bisa menjadi momentum kembali mendorong potensi bisnis dan menggerakan ekonomi di Jabar Selatan.

“Kami mendukung kegitan ini agar ekonomi di Jabar Selatan kembali semakin tumbuh positif, khususnya untuk mendorong pariwisata di Jabar bagian selatan, sehingga dapat mengembangkan kawasan Jabar bagian selatan ke depannya secara berkelanjutan.” ujarnya.

Widi Hartono mengatakan jalur Jabar Selatan yang membentang dari Sukabumi hingga Pangandaran melewati sejumlah kabupaten potensial seperti Tasikmalaya, Ciamis dan Garut yang menyimpan potensi bisnis tinggi terutama di bidang pariwisata, agrobisnis pertanian, perikanan dan kelautan serta infrastruktur.

“bank bjb siap mendukung perekonomian Jabar Selatan karena kami memiliki berbagai program yang bisa dimanfaatkan nasabah untuk mengembangkan bisnisnya,” ujar Widi Hartono.

Adapun, dalam acara Cyclying De Jabar 2023 ini bank bjb meluncurkan program promosi berupa pemberian invitations kegiatan Cycling De Jabar kepada nasabah yang bersedia mengikuti program promosi melalui Tabungan bjb Tandamata yang telah berlangsung sejak tanggal 13 s.d 30 Juni 2023. Gelaran event Cycling De Jabar ini merupakan yang kedua, dimana bank bjb terus hadir memberikan dukungan, setelah sebelumnya pada tahun 2022 juga ikut mendukung kegiatan bertajuk sport toursim ini.

Pada Cycling De Jabar 2023, berbagai peserta pebalap sepeda turut hadir meramaikan, dua diantaranya berasal dari luar negeri, yakni peserta pria asal Malaysia dan satu peserta wanita asal Belanda serta melibatkan 37 komunitas road bike. Adapaun sisanya merupakan peserta dalam negeri dan terbanyak dari Bandung dan Jakarta, sisanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bandar Lampung, Semarang, Surabaya, hingga Ternate.

“Dengan demografi peserta tersebut, promosi Jabar Selatan dan bank bjb diharapkan bisa sampai ke berbagai daerah di Indonesia,” kata Widi Hartono.

Pendaftaran Cycling de Jabar 2023 sudah berlangsung pada 4 Mei-4 Juni 2023 melalui website cyclingdejabar.com dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 2.500.000. Setiap peserta akan mendapatkan fasilitas race pack, transportasi keberangkatan-kepulangan dari Jakarta dan Bandung, dan akomodasi penginapan selama tiga malam. Pada tahun ini, total hadiah yang disiapkan sebesar Rp324 juta dengan empat kategori perlombaan yaitu Men Elite, Women Elite, Master A Non Atlet (30-40 tahun), dan B Non Atlet (41-50 tahun).

Etape pertama yang bakal dilalui peserta berjarak sekitar 199,7 km dengan ketentuan batas waktu perlombaan selama 11 jam dan titik mulai di Geopark Ciletuh yang berakhir di Ranca Buaya, Garut. Kemudian, peserta Cycling de Jabar 2023 bakal menjalani etape kedua dengan jarak sejauh 168,8 km. Peserta melanjutkan perjalanan dari Ranca Buaya dan menyelesaikan perjalanan di Alun-alun Paamprokan Pangandaran dengan batas waktu 10 jam.

Cycling De Jabar selalu diikuti para pembalap nasional karena mempunyai rute yang menawan, menyusuri pantai selatan, melewati tanjakan dan turunan yang menantang serta rute jalan lurus.

Selain kegiatan balap sepeda, guna menggerakan perekonomian daerah, dilaksanakan beberapa side event yang melibatkan pelaku usaha setempat seperti pertunjukan seni dan budaya, festival kuliner UMKM, penyuluhan kesehatan dan pembekalan bisnis “ngawulang elmu” khususnya bagi pemilik homestay agar semakin mudah menarik wisatawan. (rel/sih)