Home Blog Page 13320

Josesito Lopez Kanvaskan Ortiz

LOS ANGELES-Luar biasa Josesito Lopez. Petinju ini mampu  menghentikan perlawanan mantan juara dunia kelas welter WBC, Victor Ortiz dalam pertarungan di Los Angeles, AS, Minggu (24/6).

Josesito Lopez yang memiliki rekor bertarung  30-4 dengan 18 KO naik ke kelas welter dan mampu merepotkan Ortiz sejak ronde awal.
Pada akhir ronde ke delapan, sebuah hook kiri Lopez yang keras mengenai rahang kanan Ortiz. Pukulan ini kemungkinan mematahkan rahang Ortiz dan membuatnya menolak melanjutkan pertarungan saat memasuki ronde sembilan.

Ortiz merupakan petinju yang sempat kalah kontroversial saat menghadapi Floyd Mayweather Jr tahun lalu.  Ia memiliki rekor bertarung 29-4-2 dengan 22 KO.

Saat pertarungan dihentikan, Ortiz sebenarnya unggul 86-85, 87-84 dan 88-83 dalam pengumpulan angka. Kekalahan ini juga sekaligus membuyarkan rencana pertemuan Ortiz dengan Saul “Canelo” Alvarez di Las Vegas, 15 September mendatang. (bbs/jpnn)

Dianiaya Gara-gara Meja Jualan

Yohana (49), warga Jalan Pembangunan III No 35 Medan kritis dianiaya keponakannya, Juliana (36). Akibatnya, ibu dua anak itu menderita luka bengkak dan memar di bagian kepala, kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan.

Sehingga wanita berkulit itupun terpaksa diopname selama 2 hari di Rumah Sakit Permata Bunda Medan. Peristiwa penganiayaan itu sendiri telah dilaporkan korban ke Mapolresta Medan, Minggu (24/6).

Yohana mengatakan, Rabu (20/6) pagi sekitar pukul 10.00 WIB mendengar suara wanita menjerit sambil mengedor-gedor rumahnya. “Pas saya tanya, tersangka bilang maksud kedatangannya hanya mau mengambil meja jualan milik tantenya yang disimpan di rumah korban,” ujarnya.

Mengetahui Juliana yang datang, korban segera membuka pintu rumah. Tersangka dengan arogannya bertanya kepada korban dimana disimpan meja jualan milik tantenya.

“Jadi, saya bilang meja jualan diletak di sudut ruangan rumah. Tetapi meja jualan tersebut  masih ditutup dengan barang-barang berharga milik saya,” urainya lagi

Tersangka tidak memperdulikan ucapan korban dan tetap ngotot untuk mengambil mejanya, sehingga korban mengatakan kepada tersangka agar bertanggungjawab apabila barang-barang miliknya ada yang pecah.

Tiba-tiba tersangka yang berjualan es campur di kawasan Pasar Petisah itu menjadi marah lalu menendang kaki korban berulang kali.
“Saya terjatuh ke lantai. Bahkan belum puas dengan itu, tersangka memukul bagian kepala dan tangan saya,” terangnya.

Mendengar ada suara keributan, kakak korban keluar dari kamar. Saat itu juga, tersangka dengan beringasnya mengancam kakak korban agar jangan mencampuri urusan mereka. Ancaman tersangka membuat kakak korban ketakutan, sehingga kakak
korban tidak bisa berbuat  banyak  dan hanya pasrah melihat tersangka menganiaya Yohana.

Setelah menganiaya korban, tersangka langsung meninggalkan rumah. Sedangkan kakak korban langsung melarikan Yohana ke Rumah Sakit Permata Bunda, karena menderita luka bengkak dan memar pada bagian kepala, kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan.

Menurut korban, sejak kejadian itu dirinya sangat trauma hingga menjalani perawatan intensif selama dua hari di Rumah Sakit Permata Bunda Medan. “Saya sangat trauma, apalagi saya sering diteror melalui telepon dan SMS, bahkan saya juga mendapat intimidasi dari tersangka,” ujarnya. (far)

Kido/Hendra Juara di Singapura

SINGAPURA – Nama besar Indonesia di dunia bulu tangkis terselamatkan di ajang Singapura Super Series 2012. Satu-satunya wakil Merah Putih yang lolos ke partai puncak, pasangan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, berhasil menahbiskan diri menjadi juara setelah menumbangkan unggulan kedua dari Korea Selatan (Korsel) Ko Sung-hyun/Yoo Yeon-seong dengan rubber game (22-20, 11-21, 21-6) di Singapore Indoor Stadium kemarin (24/6).

Dalam partai final yang berjalan ketat selama 49 menit tersebut, pada game pertama Kido/Hendra sempat tertinggal 3-6. Tapi, peraih emas Olimpiade Beijing 2008 itu berhasil membalik keadaan menjadi 8-7.

Pasangan Sung-hyun/Yeon-seong tampak seperti akan merebut game pertama saat memimpin 20-19. Tapi, Kido/Hendra berhasil memaksakan”deuce 20-20 dan akhirnya mengakhiri”game”pertama dengan skor 22-20.”

Pada game kedua, Kido/Hendra melakukan banyak kesalahan sendiri. Kondisi itu bisa dimanfaatkan lawan. Unggulan kedua tersebut bisa menundukkan Kido/Hendra dengan skor cukup telak 21-11.

Belajar dari game kedua, pada game penentuan, Kido/Hendra, yang saat ini bertengger di posisi kedelapan dunia, tampil lebih agresif dan rapat. Di awal game penentuan tersebut, mereka unggul cepat 6-1 sebelum akhirnya selalu tak terkejar dan menang 21-6.

Dengan kemenangan itu, saat ini head-to-head kedua pasangan menjadi 3-2 untuk keunggulan Kido/Hendra. Gelar juara tersebut dipastikan akan kembali mendongkrak peringkat dunia Kido/Hendra versi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia). Sayang, Singapura Super Series sudah tidak masuk lagi dalam hitungan poin kualifikasi untuk Olimpiade London yang dilaksanakan pada Juli”Agustus mendatang.

“Kido/Hendra memang layak menjadi juara. Saat ini performa mereka masih konsisten. Mereka juga sarat pengalaman,” kata Yacob Rusdianto, Sekjen PB PBSI (Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia).

Seperti halnya dengan ajang Indonesia Super Series Premier lalu, gelar juara event yang dihelat di Singapura itu diraih pebulu tangkis dari lima negara berbeda. Tapi, kali ini tak ada wakil tuan rumah yang berhasil menjadi juara. (ali/c11/diq/jpnn)

Timnas Muda Indonesia Berangkat ke Singapura

Target Tiga Besar SEABA untuk Akhiri Penantian 17 Tahun

SURABAYA- Setelah menjalani program pemusatan latihan di Surabaya dan serangkaian uji coba di Filipina, Tim Nasional (Timnas) Muda Indonesia bertolak ke Singapura untuk menghadapi 8th SEABA U-18 Championsip, Minggu (24/6). Turnamen yang digelar pada 26-30 Juni 2012 itu diikuti lima negara di Asia Tenggara. Selain Indonesia, pesertanya adalah Laos, Malaysia, juara bertahan Filipina, serta tuan rumah Singapura.

Turnamen ini menerapkan sistem round robin. Di sistem ini, setiap tim akan saling bertemu sebanyak satu kali. Tiga tim peringkat teratas di akhir turnamen secara otomatis akan melaju ke-22nd FIBA Asia U-18 Championship yang bakal berlangsung di Ulan Bator, Mongolia, 17-26 Agustus mendatang.

Menjelang SEABA, pihak PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia sebagai pengelola Timnas Muda bersama Pengurus Pusat (PP) Perbasi merasa optimistis target tiga besar akan tercapai. Grafik meningkat yang ditunjukkan Kevin Yonas dkk selama latihan dan uji coba menjadi bekal luar biasa.
“Salah satu hal penting yang harus terbentuk adalah chemistry. Percuma punya kumpulan anak berbakat kalau tidak bersatu. Kami rasa, rangkaian uji coba selama di Filipina telah berhasil meng-create kekompakan dan rasa percaya antara satu sama lain. Kami menuju Singapura dengan perasaan jauh lebih mantap dari sebelumnya,” kata Azrul Ananda, Direktur PT DBL Indonesia sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Timnas Muda.

Nathaniel “Nath” Canson, pelatih Timnas Muda, menilai timnya juga siap menghadapi semua lawan di Singapura. Di hari pertama kompetisi di Singapura, Selasa (26/6), Timnas Muda bakal langsung menghadapi salah satu lawan berat, yaitu Malaysia. Setelah itu baru menghadapi Singapura, Laos, dan terakhir Filipina.

Seandainya lolos, maka Timnas Muda akan membuka jalan baru dalam sejarah basket Indonesia. Sebab, Indonesia sudah lama sekali absen di kejuaraan FIBA Asia. Kiprah terakhir Indonesia di ajang itu adalah pada 1995, saat turnamen itu digelar di Manila, Filipina.(jpnn)

Nadal Persoalkan Lapangan Madrid Master

MADRID-Otoritas tenis dunia, ATP menolak penggunaan lapangan tenis permukaan tanah liat (clay) berwarna biru seperti yang digunakan di Madrid Terbuka bulan lalu.

Penggunaan permukaan warna biru ini telah menuai protes sejumlah pemain dunia yang dipimpin oleh petenis peringkat atas Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Menurut mereka, permukaan lapangan ini terlalu licin dan mencolok.

“Setelah mempertimbangkan, saya  putuskan untuk tidak merekomendasikan penggunaan lapangan tanah liat permukaan biru untuk tahun depan,” kata ketua eksekutif ATP, Brad Drewett.

“Saya sangat mendukung inovasi dan pengembangan untuk kemajuan olah raga ini,” kata Drewett. “Meski penggunaan permukaan biru lebih menguntungkan buat siaran televisi, namun kami juga mendahulukan keamanan lapangan buat para pemain.”

Namun ATP tidak ingin terlihat sebagai lembaga yang menolak pembaruan dalam olah raga tenis. “Ion Tiriac (pemilik turnamen Madsrid Terbuka) telah membantu pengembangan olah raga ini selama bertahun-tahun dan saya mendukung penggunaan  lapangan permukaan biru untuk turnamen ATP di masa datang,” tambahnya. (bbs/jpnn)

Biaya Angkut Sisa Korekan Parit Rp1,5 Juta

MEDAN-Warga yang tinggal di Jalan Sekip, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah merasa keberatan atas pembebanan biaya pengangkutan tanah sisa korekan parit yang diduga dilakukan oleh pemborong.
Asin (60), warga Jalan Sekip Kelurahan Sekip, Medan Petisah, mengatakan, pembebanan biaya yang dilakukan pemborong bervariasi.
“Kalau mau cepat dibersihkan, pemborongnya minta Rp1,5 juta, kalau tidak mereka minta Rp500 ribu. Bahkan ada juga diminta satu unit handphone kalau depan tempat berjualan mau dibersihkan cepat,” ujarnya.
Dikatakannya, kalau permintaan pemborong pengorekan parit tersebut tidak diberikan, tanah korekan parit tersebut sengaja dibiarkan di depan tempat usaha dan rumah warga untuk waktu yang lama.
“Ini sama saja namanya pengutipan liar yang dilakukan oleh pemborong pengorekan parit,” sebutnya.
Humas Pemko Medan, Budi Hariono membantah adanya pengutipan untuk pengangkutan tanah sisa korekan parit di Jalan Sekip Kelurahan, Medan Petisah.
“Pengerjaan tersebut merupakan satu paket dikerjakan. Jadi tidak ada dipungut dari warga,” jelasnya.
Budi mengimbau, masyarakat jangan memberikan pengutipan biaya pengangkutan korekan parit yang diminta oleh pemborong.
“Terkadang ada pemborong yang nakal meminta kepada warga untuk biaya pengangkutan tanah korekan parit. Masyarakat segera melaporkan ke keluruhan atau kecamatan apabila adanya pengutipan yang dilakukan pemborong. Pengerjaan itu merupakan satu paket dengan pengorekaan,” sebutnya.
Ditegaskannya, pihaknya terus melakukan pemantauan melalui aparatur kecamatan dan kelurahan atas adanya pengutipan yang dilakukan pemborong. “Saat ini sedang dilakukan pengangkutan dan diawasi aparatur kecamatan dan kelurahan,” pungkasnya. (mag-12)

Liga Futsal Amatir Digelar Juli

MEDAN- Melihat tingginya perkembangan olahraga futsal di tanah air, maka PSSI menilai perlunya pengelolaan secara profesional serta digelarnya Kompetisi PSSI Liga Futsal Amatir Indonesia (LFAI), sehingga menjadi pilar terciptanya prestasi baik di tingkat nasional dan internasional.

Guna kelancaran dan percepatan terlaksananya Kompetisi PSSI LFAI di Sumatera Utara, berdasarkan Surat Keputusan Liga Futsal Amatir Indonesia dengan Nomor 03/ LFAI/ VI/ 2012 tertanggal 20 Juni 2012 yang ditandatangani Ketua LFAI, Drs H Agus Yasmin MSi dan Sekretaris LFAI Yudi Wahyudi, ditunjuk Ricky Fahreza Syafi’i SH, sebagai Koordinator LFAI Sumatera Utara, sebagai bagian dari Pengurus Pusat LFAI.

Ditemui  akhir pekan lalu, Ricky menyampaikan, penunjukkan dirinya adalah sebuah amanat untuk meningkatkan prestasi futsal tanah air, khususnya Sumatera Utara. Lebih lanjut, Ricky mengatakan, tugasnya adalah menjaring klub-klub futsal yang ada di Sumatera Utara, serta membentuk kepanitiaan untuk menggelar Kompetisi LFAI Sumut di Bulan Juli.

Dalam kesempatan ini, pria yang juga Ketua PS dan SSB Tasbi ini menghimbau kepada seluruh klub-klub futsal yang ada di Sumatera Utara, agar melakukan pendaftaran keanggotaan dan keikutsertaan Kompetisi PSSI LFAI.

“Kita menghimbau kepada klub-klub futsal yang ada di Sumut, agar mendaftarkan diri ke Sekretariat LFAI Sumut di Komplek Taman Setia Budi Indah Blok D nomor 16, atau bisa menghubungi nomor telepon sekretariat 061-8200163 atau Erwan Hanafiah di nomor 0857690117011 dan 08887575473.
Pendaftaran sudah bisa dimulai sejak Sabtu (23/6)). Untuk evennya kita gelar di Bulan Juli mendatang,” terang Ricky.

Ditambahkannya, bagi klub-klub yang pernah melakukan pendaftaran, agar melakukan konfirmasi ulang. “Bagi klub-klub yang sebelumnya pernah melakukan pendaftaran, kita imbau agar melakukan konfirmasi ke sekretariat agar tak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.(ful)

Semangat Melemah

MEDAN- Kekalahan dari Pelita Jaya 1-2, menyisakan pekerjaan rumah bagi Caretaker Pelatih PSMS, Suharto untuk membenahi kondisi skuadnya. Beberapa titik lemah ditangkapnya menjadi penyebab hasil buruk itu.

Salah satunya adalah menurunnya semangat. Entah karena duel ini tidak sepanas rivalitas PSMS-Persib, Sasa Zecevic Cs mengawali laga dengan dingin. Seperti kehilangan motivasi dan berujung pahit pada dua gol awal Pelita Jaya lewat Greg Nwakolo dan Safee Sali.

“Jelas sekali kami kehilangan semangat di 45 menit pertandingan berjalan. Efeknya luar biasa, kebobolan dua gol. Padahal, mereka hanya mengandalkan serangan balik,” ujarnya.

Lagi-lagi Suharto memutar otak membenahi semangat timnya yang sempat memudar. Cukup berat di tengah kondisi finansial yang tak juga membaik, sehingga gaji Sasa Cs harus tertunggak lima bulan.

Selain itu, kekhawatiran akan menurunnya daya dobrak karena absennya beberapa pilar menjadi kenyataan. Terutama lini tengah tanpa Anton Samba dan Zulkarnaen. “Tanpa Anton, kita kehilangan breaker. Dalam beberapa momen kita kecolongan. Meskipun di babak kedua, Zainal dan Rahmad berkembang cukup baik,” terangnya.

Begitu juga dengan keterbatasan stok striker karena absennya Nico Malau. Daya gempur PSMS dengan hanya mengandalkan Saha yang bertipe stylish sedikit berkurang drastis. Karena itu PSMS kerap mengandalkan senjata alternatif lewat set pieces Nastja Ceh. Satu-satunya gol PSMS lahir dari bola mati.
“Seharusnya kami membutuh dua penyerang. Absennya Niko membuat itu gagal diterapkan. Menggeser pemain tengah menjadi penyerang tidak terlalu menjanjikan. Apalagi barisan tengah lawan sangat baik,” tambahnya.

Senada disampaikan kapten tim Sasa Zecevic. Dia mengakui kehadiran Anton Samba sangat dibutuhkan. “Pertandingan yang buruk terutama di babak pertama. Walaupun kami mencoba bangkit dengan beberapa peluang tapi itu tidak cukup. Saya pikir kemarin malam kami merindukan sosok Zulkarnain, Samba dan Nico,” terang Sasa Zecevic. Syukurnya kontra  PSAP Sigli, Kamis (28/6) mendatang, kekuatan kembali utuh karena ketiganya sudah terbebas dari akumulasi. (mag-18)

Pub dan Karoke Dirazia Setiap Sabtu Malam

MEDAN-Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), merazia Delta Pub dan Karoeke, di Jalan Ir Juanda, Minggu (24/6) dini hari kemarin. Tidak ada satupun pengunjung yang diamankan terbukti mengkomsumsi narkoba.

Seperti biasa, setiap malam Minggu, satuan Ditres Narkoba Poldasu melakukan razia di tempat hiburan malam. Nah, saat razia Minggu dini ha ri kemarin, target utama Delta Pub dan Karaoke.

Sebelum melakukan razia, personel sebelumnya berkumpul di tanah lapang Merdeka Medan. Disitu, tim memilih Del ta Pub dan Karoeke yang akan dirazia. Namun, dalam razia itu personel tidak berhasil mengamankan seorang pun.

Direktur Reserse Narkoba Poldasu, Kombes Pol Drs Andjar Dewanto, saat dikonfirmasi, membenarkan tak ada satupun orang yang terjaring saat anggotanya melakukan razia.

“Zonk (kosong, Red) bos, tidak ada yang diamankan dalam razia itu,” ujarnya, Minggu (24/6) kemarin.
Dikatakan Andjar, dalam razia itu anggotanya menyisir lokasi karaoke dan diskotik di Delta.  “Di Delta, anggota merazia kamar-kamar karaoke dan diskotiknya. Tapi tidak ada yang diamankan,” sebut Andjar.

Saat disinggung, adanya indikasi razia sudah bocor, Andjar membantahnya.

“Ya belum tentu juga bocor. Yang pasti tadi malam anggota tidak ada menemukan pengunjung pub yang terlibat narkoba,” sebut Andjar.
Dikatakan Anjdar, razia serupa akan terus dilakukan setiap Sabtu malam di tempat-tempat hiburan malam di Kota Medan.
“Setiap malam minggu kami akan terus melakukan razia,” beber Anjdar, sembari tak ingin menyebutkan lokasi hiburan malam mana yang akan menjadi target mereka selanjutnya. (mag-12)

Pemuda Banuhampu Gelar Sunat Massal

MEDAN- Gerakan Pemuda/Pelajar Banuhampu (GPB) Kota Medan menggelar sunat massal dan berbagai perlombaan di Rumah Gadang Banuhampu, Jalan  Sutrisno No 137 Medan, Minggu (1/7) mendatang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengisi sekaligus memeriahkan liburan anak sekolah.

Demikian dikatakan ketua panitia Mustafa Kamal didampingi sekretarisnya Wenny Zahra di Rumah Gadang Banuhampu, Sabtu (23/6). Disebutkannya, adapun kegiatan perlombaan yang akan digelar yakni kontes busana muslim untuk anak perempuan usia 8 hingga 15 tahun.

Hafalan surat pendek untuk  anak usia 5 hingga 14 tahun yang dibagi dalam dua kategori umur. Sedangkan lomba mewarnai, khusus untuk anak-anak usia 5 hingga 8 tahun, dan festival menyanyi lagu Minang untuk kategori usia 13 hingga 20 tahun.

“Kegiatan ini bersifat gratis, kita tak ada memungut biaya apapun dari para peserta dan pesertanya tidak dibatasi, boleh dari mana saja asalkan memenuhi persyaratan,” ungkap Mustafa.

Untuk hadiah, Mustafa menjelaskan, panitia telah menyediakan hadiah berupa tropi dan hadiah menarik lainnya. “Jadi, kegiatan ini sengaja kita laksanakan untuk mengisi waktu di masa liburan sekolah. Dan kita mengangkat tema; Rang Mudo Bakumpua, Rang Mudo Bakreasi,” bebernya lagi.
Mustafa juga mengungkapkan, bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya untuk mengikuti kegiatan ini, panitia masih membuka pendaftaran hingga Sabtu (30/6) mendatang. “Silakan datang ke sekretariat kami di Rumah Gadang Banuhampu Jalan Sutrisno Nomor 137 Medan atau melalui kontak person 085761311757, 081360027023 dan 083199661279,” beber Mustafa lagi.

Sementara Ketua Yayasan Banuhampu Medan Drs Zulfan Iskandar didampingi sekretarisnya H Syaiful dan bendahara Ir H Hidayat mengaku mendukung penuh segala kegiatan yang dilakukan para pemuda dan pelajar Banuhampu yang tergabung dalam GPB Medan ini. “Kita akan selalu mendorong dan mendukung segala kegiatan dan kreativitas mereka selama kegiatan itu bersifat positif. Apalagi, mereka yang akan meneruskan kepengurusan yayasan ini,” kata Zulfan.

Dia sangat berharap, kegiatan yang dilaksanakan GPB Medan ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses tanpa kurang satu apapun. Dan dia juga sangat berharap, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho berkenan hadir dalam acara ini.(ade)