Home Blog Page 13379

Petinju Medan Harus Perbanyak Latihan Fisik

MEDAN-Latihan kondisi fisik merupakan bagian yang paling mendasar dalam usaha meningkatkan prestasi seorang atlet. Oleh karena itu dalam proses pelatihan suatu cabang olahraga perlu adanya penekanan pada aspek fisik tanpa mengenyampingkan kondisi-kondisi lainnya seperti teknik, taktik dan mental para atlet.

Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Medan, Drs Zulhifzi Lubis alias Opunk saat mengunjungi pelatihan para petinju Medan, di Sasana Gajahmada, Jalan Suprapto, Medan, Sabtu (9/6) lalu. Dalam kunjungan itu Opunk didampingi Kabid Binpres, Drs Bambang Riyanto, Kabid Humas Armansyah Tahier, dan petugas monitoring cabang olahraga tinju Timbul Hutagalung.

Rombongan diterima Ketua Pertina Medan, Kapten CPM Binson Simbolon SH, Drs Binner Dabukke (Sekretaris), Irianto Bhakti (Ketua Harian), Martua Sinurat ST dan pengurus lainnya.

“Kondisi fisik adalah salah satu persyaratan yang sangat diperlukan dalam usaha peningkatan prestasi seorang atlet bahkan dapat dikatakan sebagai keperluan yang tidak dapat ditunda-tunda atau ditawar-tawar lagi. Begitu juga dengan olahraga tinju, kondisi fisik merupakan kondisi yang paling mendasar dalam upaya pemberdayaan aspek-aspek lainnya,” kata Opunk.

Opunk menyebutkan, peran komponen kondisi fisik terlihat sangat menonjol dalam olahraga tinju dan pada level pertandingan tertentu olahraga tinju berlangsung sangat dinamis. Seorang petinju di level tersebut harus dapat menggunakan berbagai teknik pukulan dengan dukungan fisik yang prima, karena biasanya berlangsung dalam waktu yang relatif lama dan intensitas yang tinggi.

Aspek fisik sebagai dasar prestasi dalam olahraga seperti daya tahan kardio-respiratori, daya tahan otot, kekuatan otot, kelentukan, kecepatan, daya ledak otot, kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan akurasi adalah unsur-unsur yang dibutuhkan dalam sebagian besar cabang olahraga, termasuk olahraga tinju.

“Dengan demikian para pelatih, pembina, maupun petinju harus dapat mengetahui unsur-unsur fisik yang dibutuhkan oleh setiap cabang olahraga yang digelutinya, khususnya olahraga tinju,” katanya.

Sementara itu Ketua Pengkot Pertina Medan, Binson Simbolon mengatakan, pihaknya siap menjalankan saran yang disampaikan Ketua Umum KONI Medan tersebut, demi kemajuan para petinju Medan. “Pengkot Pertina Medan saat ini memang mulai mengintensifkan latihan yang menitik beratkan pada daya tahan tubuh. Namun untuk petinju junior masih dalam fase relaksasi karena baru saja mengikuti kejurda,” kata Binson seraya menjelaskan dalam kejurda tersebut kontingen Medan meraih empat medali emas, tiga perak, dan dua perunggu, menempati urutan juara umum kedua.

Dijelaskan Binson Simbolon, saat ini sasana yang ada di bawah naungan Pertina Medan ada sebanyak 14 sasana, yakni Gajah Mada, Rajawali, Elang Laut, FKPPI, Bonaparte, Cendrawasih, OP Ladon, Satria, Naro, Perjuangan, Prince, Polo­nia, USU dan TNT.

“Untuk tertib administrasi bagi pengurus sasana agar melakukan registrasi ulang ke Pertina Medan. Bagi masyarakat yang ingin membuat sasana tinju harus melakukan konsultasi dengan Pertina Medan. Hal ini dilakukan agar Pertina Medan dapat memantau dan mengawasi perkembangan atlet yang berlatih di sasana. Karena keberhasilan prestasi atlet tinju Medan tak terlepas dari pembinaan sasana tinju yang ada di Medan,” papar Binson. (jun)

Tak Menolak kalau Dilamar

Ayu Ting Ting

Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dikabarkan segera dilamar kekasihnya, Enji. Kabarnya, lamaran tersebut dilangsungkan setelah orang tua Ayu pulang berhaji. Ayah dan ibu pelantun tembang Sik Asik itu akan berangkat ke Tanah Suci pada Oktober mendatang.

Namun, saat dimintai konfirmasi tentang hal tersebut, Ayu belum menanggapi dengan serius. “Enggak tahu, deh. Pokoknya, aku sama Enji pacaran serius. Memang ada rencana ke sana (pernikahan, Red). Didoakan saja,” katanya dengan logat Betawi yang kental. Dia menyatakan bahwa keluarga kekasihnya memang akan datang ke rumahnya setelah orang tuanya pulang berhaji.

Namun, Ayu menegaskan bahwa keluarga pacarnya hanya datang untuk bersilaturahmi. Kalau Enji bikin kejutan dengan sekalian melamar dirinya, dia tidak bisa menolak. “Kalau benar begitu, ya mau diapain lagi. Masak ditolak?” ujarnya ketika ditemui di Jakarta akhir pekan lalu.

Sehubungan dengan keberangkatan orang tuanya ke Tanah Suci, pelantun Alamat Palsu yang sedang laris jadi presenter tersebut mengungkapkan sangat bahagia. Sebab, itu adalah impiannya sejak menjadi terkenal. Karena hendak ditinggal cukup lama, dia mempersiapkan diri mulai sekarang.
Ayu tidak terbiasa ditinggal orang tuanya dalam waktu lama. Bekerja pun, dia selalu ditemani ibunya. Bahkan, kadang, makan pun dia masih disuapi. “Selama ibu di Tanah Suci, saya enggak mau ke luar kota. Kerja yang di dalam kota saja, deh,” terangnya.

Sekitar sebulan Ayu akan ditemani tante-tantenya. Mereka yang akan menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan rumah. Selama itu pula dia harus belajar mandiri. “Agak lama juga, sebulan. Tapi, ibu kan mau ibadah. Semoga, ibadah mereka lancar. Yang di sini juga sehat-sehat. Buat Ayu, ini sekalian latihan mandiri,” tuturnya. (jan/c12/tia/jpnn)

Tahun Ini SNMPTN Tulis Terakhir

Peluang Lulus 1 Banding 5, Kuota Bertambah 16.500 Kursi

JAKARTA-Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis dimulai serentak hari ini di 61 PTN. Ujian tulis hari ini merupakan yang terakhir. Pasalnya, mulai tahun depan masuk PTN hanya melalui jalur undangan.

Hal ini ditekankan kembali oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, kemarin di Jakarta. SNMPTN jalur undangan akan mengisi minimal 60 persen dari kapasitas PTN dan tidak ada ujian tulis, sedang 40 persen sisanya menjadi hak setiap PTN untuk melakukan seleksi mahasiswa baru atau yang selama ini dikenal sebagai jalur mandiri.

Selain itu, M Nuh juga memaparkan kalau kuota tetap bagi mahasiswa baru tahun ini akan bertambah. “Ya kira-kira harus bertambah 16.500 kursi,” kata Mendikbud  Mohammad Nuh.

Ya, menjelang detik-detik pelaksanaan, Kemendikbud mengeluarkan kabar positif. Kuota tetap SNMPTN jalur ujian tulis ditambah sebanyak 10 persen atau sekitar 16.500 kursi.

Dalam paparannya Senin (11/6) Ketua Panitia Pusat SNMPTN 2012 Akhmaloka menjelaskan, dari 61 PTN yang menjalankan SNMPTN jalur ujian tulis hari ini, 54  unit diantaranya adalah kampus yang dikelola Kemendikbud. Sedangkan sisanya sebanyak tujuh unit adalah kampus di bawah bendera Kemendikbud.

Dari seluruh kampus yang menjalankan SNMPTN jalur ujian tulis tadi, terdapat 2.340 program studi (prodi). Setelah pendaftaran SNMPTN jalur tulis ditutup, panitia merekap jumlah pendaftar mencapai 618.368 orang. Dengan pagu awal mahasiswa baru yang dipatok sebanyak 106.368 kursi, maka tingkat persaingan adalah setiap pendaftar harus mengalahkan lima pendaftar lainnya (1:5).

Untungnya, seluruh rektor yang menyelenggarakan SNMPTN jalur ujian tulis sepakat untuk menerima penambahan kursi tersebut. Mendikbud M Nuh menuturkan, penambahan kursi untuk mahasiswa baru tadi memang sempat menimbulkan sedikit pertentangan dari para rektor. Para rektor mau kuota kursi mahasiswa baru mereka ditambah asalkan mendapatkan bantuan gedung-gedung dan dosen-dosen baru.

Menteri asal Surabaya itu menjelaskan, dalam sistem penganggaran negara tidak bisa permintaan pembangunan gedung atau ruang kelas baru tadi langsung dipenuhi saat ini juga. “Harus menunggu tahun anggaran 2013 nanti,” katanya.

Tetapi, Nuh optimis penambahan ini bisa diatasi dengan optimalisasi ruang kelas yang saat ini sudah ada. Dia menegaskan, sistem perkuliahan beda dengan sistem sekolah. Sehingga, rektor tidak akan kewalahan jika kursi mahasiswa baru mereka ditambah 10 persen. Walaupun pembangunan ruang kelas baru menyusul tahun depan.

Begitu pula untuk dosen. Pemerintah tidak bisa langsung memenuhi penambahan jumlah dosen sehingga bisa menyesuaikan penambahan kuota kursi mahasiswa baru. Pengadaan dosen baru dilakukan bertahap sejalan dengan program pengadaan CPNS.

Nuh juga mengingatkan tahun ini adalah pelaksanaan SNMPTN jalur ujian tulis terakhir. Tahun depan kuota SNMPTN secara keseluruhan akan dialokasikan untuk jalur undangan.

Sekretaris Panitia Pusat SNMPTN 2012 Rochmat Wahab mengatakan, seluruh rektor sudah siap dengan adanya instruksi penambahan kursi mahasiswa baru itu. Guru besar sekaligus rektor UNY itu mengatakan, motivasi utama dari penambahan kursi mahasiswa baru ini adalah untuk menggenjot Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.

Saat ini, APK pendidikan tinggi masih kurang dari 30 persen. Artinya, hanya ada 30 persen penduduk usia kuliah di Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi. Sisanya putus sekolah sejak tamat SMA.

Rochmat selaku rektor mengatakan, penambahan kursi mahasiswa baru ini tidak bisa dialokasikan ke seluruh prodi. “Hanya untuk prodi-prodi yang fleksibel. Kami cari prodi yang praktiknya tinggal menambah kursi baru di kelas,” katanya.
Dia mengaku kesulitan menambah kursi baru di prodi-prodi yang perkuliahan sehari-hari sangat tergantung dengan laboratorium atau perangkat IT.

Waspada Calo dan Penipu

Keberadaan calo dalam setiap pelaksanaan SNMPTN sudah seperti bumbu pemanis. Bertahun-tahun, panitia selalu menemukan praktek percaloan. Akhmaloka menjelaskan, keberadaan calo tetap diminalisir. Namun, pria yang juga rektor ITB itu tidak bisa menerangkan secara rinci teknik menahan pergerakan calo. “Kalo kita siarkan, nanti bisa diakali lagi oleh si calo,” katanya.

Selain peredaran calo, Akhmaloka juga meminta masyarakat mewaspadai pergerakan penipu. Dia menuturkan, setiap pelaksanaan ujian tulis SNMPTN dijalankan, selalu ada penipu-penipu yang bergerilya di tempat-tempat penyelenggara.

Dalam praktiknya, penipu ini meminta nomor ujian dari peserta calon korban. “Mereka mengiming-imingi bisa meluluskan karena punya link dengan panitia SNM PTN,” jelas dia. Nah, penipu ini meminta biaya jutaan rupiah ketika si korban dinyatakan lulus ujian.

Akhmaloka menuturkan, sebenarnya penipu ini hanya diam saja menunggu hasil pengumuman. Mereka sama sekali tidka punya link dengan panitia. Pemikiran si penipu adalah, mereka mencari sebanyak-banyaknya nomor peserta. “Misalnya dapat 200 nomor peserta. Masak salah satu tidak ada yang tembus SNM PTN,” pungkas dia. (wan/jpnn)

Semangat dengan Pengertian Ashanty

Rangkaian syukuran pernikahan Anang-Ashanty belum selesai. Akan ada syukuran lagi di kampung halaman Anang di Jember, Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, acara syukuran di kampung halamannya itu diurus Bupati Jember MZA Djalal.

“Ya Alhamdulillah. Syukuran di Jember dari Bupati Jember dan kakak-kakak saya. Tanggal 3 Juli nanti berangkat ke sana. Satu gerbong ke sana. PT KAI akan dukung. Bupati yang siapkan pendapa kabupaten. Sekalian tanggal 6 Juli ada upacara pulang kampung dan tanggal 8 Juli ada Jember Fashion Carnival,” jelas Anang saat ditemui di Jakarta akhir pekan ini.

Dari apa yang dijelaskan Anang, konsep syukuran tersebut seperti pesta rakyat. Karena itu, semua yang mengurus adalah pimpinan daerah tersebut. Perasaan Ashanty juga sudah tak sabar. Dia ingin hari itu segera datang. Sebab, saat resepsi kemarin banyak teman dan kerabat di Jember yang tidak bisa hadir. “Saya enggak nyangka bisa heboh begini. Tapi, saya senang masyarakat dapat mengapresiasi. Walaupun capek, semua ketutup sama rasa senang,” kata Ashanty.

Pasangan pengantin baru tersebut juga menceritakan kehidupan barunya setelah menikah. Mereka masih tinggal di ruko Anang di Radio Dalam, Jakarta Selatan. Sebab, rumah baru belum selesai dikerjakan. Kata Anang, mungkin dalam waktu tiga bulan ke depan rumah tersebut baru bisa selesai. “Sekarang di ruko dulu. Kalau mau masak, harus turun dulu ke bawah. Tapi, dia pengertian. Jadinya, saya makin semangat,” terang dia.

Mereka juga menginginkan untuk tidak menunda momongan. Apalagi, selisih usia Anang dan Ashanty 14 tahun. Mantan suami Krisdayanti tersebut ingin bisa menemani anak-anaknya.   (jan/c14/tia/jpnn)

Stimulasi Otak Membentuk Karakter Anak

Setiap orangtua menginginkan anak-anaknya cerdas, berkarakter positif dan mudah berkonsentrasi pada setiap pelajaran serta percaya diri.  Salah satu metode yang belakangan mulai dilirik orang tua adalah dengan mengikutsertakan anaknya pada program Genius Mind Consultancy (GMC).

GMC adalah program pengembangan pendidikan anak dengan menggunakan metode stimulasi  otak anak, hal ini dimaksudkan agar dapat mengoptimalkan kemampuan berfikir, konsentrasi, daya ingat dan kreatifitas.

Master Lisensi GMC Sumut  Ingen Bangun mengatakan,   pada masa pertumbuhan anak, yang perlu dilakukan orangtua adalah pembentukan karakter anak. Dengan pembentukan karakter ini, diharapkan anak dapat menentukan pilihan dalam hidupnya. Sebenarnya,  lanjutnya,   tidak sulit membentuk karakter anak, asal anak diberi kebebasan bermain untuk menimbulkan rasa bahagia.  “Yang sering dilupakan orangtua adalah kesempatan bermain anak.  Padahal hak anak adalah bermain,  dengan bermain anak akan bahagia, dan bahagia akan membuka otak anak,” ujar  Ingen saat menggelar program pendidikan  GMC di Hotel Grand Antares (9/6) lalu.

Dirinya menjelaskan,  salah satu metoda pembentukan karakter anak adalah dengan stimulasi otak.  Stimulasi otak inilah yang ditekankan pada program pendidikan GMC. ‘’Program pendidikan GMC  ini sendiri memberi manfaat dalam peningkatan memori atau konsentrasi anak, meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan kreativitas atau daya ingat, mengubah karakter dan menstabilkan emosi,”ujarnya.

Untuk stimulasi otak ini, yang diperlukan cukup mudah. Misalnya dengan latihan fisik, audiovisual, dan mendengarkan musik. Untuk latihan fisik  yang dilakukan dengan menarik nafas sebanyak 10 kali. Dengan cara, tangan diatas pusat (pusar), secara bersamaan tangan menakan pusar. Dan usahakan tarikan nafas dilakukan via hidung. “Sesering mungkin dilakukan pada anak, agar anak lebih rileks, dan kosentrasi meningkat,” tambah wanita asal Bandung ini.

Gerakan fisik lain, berupa memberikan tekanan di belakang bawah telinga dengan gerakan memutar. “Di belakang telinga banyak saraf. Nah, untuk membuat saraf ini lebih santai dengan memberikan sentuhan memutar ini,” lanjutnya. Gerakan pada tubuh lain, seperti perengganan jari-jari tangan, dimana jari diputar kedepan kebelakang. “Perengagan ini dilakukan sambil cerita. Selain mengajak bermain juga untuk kosentrasi,” tambahnya.
Olahraga fisik lain yang dapat dilakukan dengan gerakan bola mata. Dengan cara bola mata yang bermain, tanpa diikuti gerakan kepala.  Selain latihan fisik, yang dilakukan adalah memberikan suguhan audiovisual. “Dalam audiovisual ini, kita memberikan tontonan pada anak yang membuat dirinya bersyukur akan keberadaannya. Misalnya, anak cacat, orangtua tidak mampu, dan lainnya,” ungkapnya.

Faktor lain untuk stimulasi otak ini, adalah dengan mendengarkan musik.

Nah, semua kegiatan tersebut harus senantiasa dilakukan, agar neuron yang sudah tumbuh tidak menjadi mati lagi. “Saat kita melakukan semua kegiatan tersebut, neuron akan bertumbuh. Tapi kalau tidak dilakukan lagi, akan membuat neuron mati,” ujar Ingen.   (ram)

 

Tajam di Awal, Mandul di Akhir

DONETSK-Inggris hanya bermain imbang 1-1 saat melawan jawara Euro 2000, Prancis di grup D di Donbass Arena,  Donetsk, dini hari tadi. Kedua tim bermain hati-hati. Tercatat sepanjang pertandingan  Prancis mendapat 8 peluang emas, sementara Inggris cuma sekali.

Inggris mengambil inisiatif serangan begitu wasit Niocola Rizzoli asal Italia meniup pluit. Namun serangan itu justru membuat Prancisn
memulai meningkatkan tempo dan membuka keunggulan. Menit ke 11, Samir Nasri membuka ancaman lewat tendangannya ke gawang Joe Hart. Sayang  bola masih melebar beberapa inci dari tiang gawang.

Empat menit kemudian, giliran Inggris mendapatkan peluang emas di menit ke 15 lewat aksi solo run James Milner. Namun sayang pemain Manchester City yang tak mampu memasukkan bola dengan sempurna ke gawang kosong yang ditinggal Lloris.

Namun dalam upaya jual beli serangan itu, Inggris lah yang lebih dulu unggul.  Tepatnya di menit ke 30. Tendangan bebas Gerrad dari sisi kanan pertahanan Prancis mampu dikonversi menjadi gol oleh bek Mancehster City, Juleon Lescott.

Tertinggal satu gol Prancis meningkatkan serangan. Hasilnya menit ke 38, Samir Nasri mampu melepaskan tendangan jarak jauh ke pojok kiri gawang Joe Hart. Hingga wasit Nicola Rizzoli dari Italia meniup pluit panjang tanda babak pertama usai skor tetap imbang 1-1.

Di awal babak kedua, Inggris sempat menekan pertahanan Prancis, namun beberapa kali peluang kandas di kotak penalti.
Sementara menjelang akhir pertandingan Prancis balik menekan pertahanan Inggris, namun tembok pertahanan Inggris yang dikawal oleh John Terry dan kawan-kawan sulit untuk ditembus.

Akibatnya, hingga pertandingan usai skor imbang tetap tak berubah. (fal)

Terdepan Menggunakan IT, Medan Raih PeGi

MEDAN-Kota Medan kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Adalah penghargaan Pemeringkatan elektronik -Government Indonesia (PeGI) dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Tifatul Sembiring penghargaan yang dimaksudn
Penghargaan PeGI diterima langsung oleh Wali Kota Medan di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Senin (11/6). “Hal ini diperoleh karena semua pelaksanaan tugas-tugas di  Pemko Medan mulai menggunakan IT,” kata Rahudman setibanya di VIP Bandara Polonia.

Menurut Wali kota, keberhasilan ini diraih berkat kerja sama dengan semua stakeholder terkait dan semua  pemangku kepentingan yang ada di ibu kota provinsi Sumatera Utara ini. Dengan penghargaan ini, wali kota berharap bisa menjadi motivasi bagi semua untuk menggunakan IT. “Artinya, kalau kita mau cepat dan bangkit, harus mempergunakan IT,” jelasnya.

Untuk itu dalam waktu yang tidak lama lagi, wali kota akan melakukan pemakaian komputer sekaligus oleh 2.500 masyarakat. Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri langsung Menteri Kominfo. “Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih, apa yang diraih ini merupakan rahmat. Mudah-mudahan ini semua akan memacu semua jajaran Pemko Medan, termasuk masyarakat Kota Medan untuk bangkit sehingga kita tidak tertinggal dengan kota-kota lainnya di Indonesia,” harapnya.

Kedatangan wali kota disambut Wakil Wali Kota H Dzulmi Eldin, Sekda Syaiful Bahri,  Ketua Dewan Kota Afifuddin Lubis, M Syaf Lubis, staf ahli, asisten, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan. Sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang baru diraih ini,  Wali kota menggelar acara syukuran di rumah dinas  tadi malam sekitar 19.30 WIB.

Bagi wali kota, penghargaan PeGI ini merupakan penghargaan yang keempat yang diraihnya sejak Januari 2012. Sebelumnya, wali kota meraih penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Muhaimin Iskandar sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) Tingkat Nasional Tahun 2012 di Jakarta pada 25 April lalu. Kemudian, penghargaan Government Award 2012  yang diserahkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa karena  orang nomor satu di Pemko Medan ini bersama delapan kepala daerah lainnya, dinilai berprestasi dalam upaya mensejahterakan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Selanjutnya, Kota Medan mendapatkan penghargaan paling bergengsi yakni Piala Adipura  kategori Kota Metropolitan dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa (6/6) lalu. (dya)

KPK Segera Periksa Rektor USU dan 13 Rektor Lainnya

JAKARTA-Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) bersama 13 rektor lainnya, kemungkinan besar secara berturut-turut dalam waktu dekat akan segera dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi. Hal ini dilakukan demi mendalami dugaan korupsi terkait pembahasan anggaran di tubuh Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dengan tersangka anggota DPR, Angelina Sondakh.

Atas kasus ini, Sebelumnya sebagai langkahn awal, KPK telah memeriksa Rektor Universitas Tirtayasa Banten, pekan kemarin. Sementara Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) yang juga turut dipanggil, masih belum memenuhi panggilan KPK. Oleh sebab itu sebagai langkah awal, sebelum memanggil sejumlah saksi lainnya, termasuk Rektor USU, KPK menurut Juru Bicaranya Johan Budi, masih akan mengintensifkan pemeriksaan atas Rektor IPB terlebih dahulu. “Dari dua rektor yang kita panggil sebelumnya sebagai saksi, baru Rektor Tirtayasa yang datang. Dan Rektor IPB dipastikan akan diperiksa pada Kamis pekan ini,” ungkapnya secara khusus kepada Sumut Pos, di Jakarta, Minggu (10/6).

Sayangnya, Johan mengaku belum mengetahui kapan tepatnya Rektor USU akan dipanggil KPK. “Sampai saat ini aku belum pegang jadwalnya, siapa-siapa saja berikutnya yang akan dipanggil. Tapi kalau memang dibutuhkan, nama-nama lain pasti akan segera dipanggil sebagai saksi,” ungkapnya yang enggan membeber materi pemeriksaan apa saja yang nantinya akan ditanyakan terhadap para rektor tersebut.

Namun dipastikan hal tersebut terkait pembahasan anggaran. Baik seperti apa proses anggaran tersebut diajukan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), hingga sampai sejauh mana Angelina Sondakh terlibat dalam dugaan korupsi untuk tahun anggaran 2010/2011, dengan nilai anggaran yang mencapai Rp600 miliar lebih. “Tapi kalau ditanya materi pemeriksaan, Humas tidak bisa menjelaskan. Karena itu kewenangan penyidik. Tapi sekali lagi, jangan salah ya. Yang diusut itu pembahasan anggarannya. Jadi bukan soal pengadaannya. Baik itu di Kemenpora maupun di Kemendikbud,” pungkasnya.(gir)

Berkas Dakwaan Surya Djahisa Diperbaiki Kejari

LANGKAT- Tidak mau punya celah dalam persidangan nantinya, Kejari Stabat segera melakukan menyempurnakan surat dakwaan, Sekdakab Langkat Surya Djahisa, atas dugaan korupsi Pajak Penghasilan (PPh 21) Pegawai negeri Sipil (PNS) di Sekretariatan Pemkab Langkat sebesar Rp1,1 miliar.

“Setelah ekspos beberapa waktu lalu di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, kasus  ini tetap dilanjutkan dengan materi memperbaiki surat dakwaan. Untuk itu, perbaikan harus dilakukan dengan secermat mungkin,” Kata Kajari Stabat, Asep Nana Mulyana pada wartawan, Senin (11/6).

Penyempurnaan berkas itu, sambung Asep, untuk menghindari kekurangan dalam materi dakwaan dalam persidangan nantinya, arahan Kejatisu untuk memperbaiki materi surat dakwaan, untuk dimaksimalkan dakwaan agar tidak terjadi pengulangan. “Ya itu, saat ini sedang memperbaiki surat dakwaan. Kalau ada rumor menyatakan kasusnya dihentikan itu tidak benar ya,” tukas Asep.

Sementara itu Direktur Investigasi Lembaga Pengkajian Pelayanan Masyarakat (LPPM) Pusat, Misno Adi, minta Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu, untuk atas perpanjangan posisi jabatan Surya Djahisa sebagai Sekdakab. Karena keterlibatan dugaan korupsi dan status tersangka yang ditetapkan kejaksaan pada Surya Djahisa.

“ Bupati Langkat, harus mengambil sikap tegas untuk tidak memperpanjang masa jabatan Surya Djahisa. Karena yang bersangkutan sendirim sudah masuki masa pensiun. Jadi untuk bupati memperpanjang masa jabatan yang bersangkutan.Karena yang bersangkutan, sudah tersandung dalam kasus dugaan korupsi.Hal ini juga guna memproses lancarnya penyidikan hingga persidangan,’’ ujar Misno.

Sekedar mengingatkan, kasus koruspi ini ditangani Kejari Stabat memakan waktu setahun. Selain menetapkan, Surya Djahisa, Kejari Stabat juga menahan Hasmil Jamil salah seorang konsultan PPh 21.(mag 4)

Mengalir ke Kualanamu

Almarhum Gesang sempat menulis lirik air mengalir sampai jauh dalam lagunya Bengawan Solo.  Sebuah lirik yang menggambarkan kondisi air di bengawan alias sungai besar; sebuah harapan agar aliran itu terus mengalir dengan normal. Ya, tidak tersendat menuju laut atau ketika musim hujan tidak menimbulkan air bah.

Seandainya soal air sesuai dengan harapan Gesang tentu tidak akan ada masalah. Air bisa dinikmati siapa saja. Air bisa membasahi siapa saja. Dan, air mampu membantu kegiatan mahluk Tuhan di mana pun berada.

Sayang, bengawan terpanjang di Pulau Jawa tidak lagi seperti sedia kala. Air mengalir hingga ke laut sering tersendat. Akibatnya, ketika musim hujan tiba, banjir melanda sekian daerah yang dilintasi sungai tersebut. Air melimpah, mencari tempat yang lebih rendah. Ujung-ujungnya, warga mengungsi karena kelebihan air.

Soal pasokan air, jika tidak disikapi dengan benar, bandar udara yang sedang dibangun di Kualanamu bisa berbahaya. Ini bukan soal kelebihan pasokan seperti banjir di kawasan Bengawan Solo, tapi lebih ketiadaan pasokan. Menariknya, bukan karena di Sumatera Utara tak ada Bengawan Solo – soal sungai tentunya Sumatera Utara tak kalah – tapi ini lebih karena masih menjadi perdebatan siapa yang akan memasok air ke bandara internasional itu.

Tidak seperti lagu tadi, soal air untuk Kualanamu lebih mengarah ke ego. Lebih tepatnya ego daerah. Atas nama otonomi daerah, pasokan air ke Kualanamu menjadi rebutan. Kualanamu yang berada di Deliserdang, menurut pemerintah setempat menjadi wilayah mereka dan tidak bolah ada perusahaan lain yang memasok air. Dengan kata lain, Kualanamu adalah urusan Tirtadeli; perusahaan air daerah milik Pemkab Deliserdang. Di sisi lain, mengingat itu bandara tidak kelas kabupaten dan malah kelas internasional, Tirtanadi – perusahaan air milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara – juga ingin berperan.

Poinnya, Pemkab Deliserdang tetap bersikeras dengan tidak memberi izin Tirtanadi untuk memasok air ke bandar udara tersebut. Pemkab Deliserdang berdalih, kawasan bandar udara yang diproyeksikan sebagai bandara internasional pengganti Bandara Polonia tersebut, tidak termasuk dalam kerja sama operasi (KSO) antara Tirtanadi dengan Tirtadeli. Nah, dalam KSO itu, Tirtanadi ‘hanya’ boleh memasok air ke tiga kawasan yang menjadi wilayah Tirtadeli yakni Lubukpakam, Batangkuis, dan Tanjungmorawa. Sementara Bandara Kualanamu, merupakan kawasan Beringin, Sekip, dan Pantailabu. Jadi, Tirtanadi tidak dibenarkan untuk ikut ambil bagian di Kualanamu.

Urusan ego makin menarik setelah Direktur Tirtanadi ngotot kalau soal itu sejatinya tidak ada masalah. Mereka tetap mengalirkan air ke Kualanamu karena langkah mereka melakukan nota kesepahaman dengan PT AP II pada 2009 lalu berdasarkan perintah Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang ketika itu dijabat Rudolf M Pardede.  Bahkan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi C DPRD Sumut dengan pihak-pihak terkait, di Gedung DPRD Sumut Rabu (23/5) lalu, Dirut Titanadi Azzam Rizal mengklaim sudah menggelontorkan Rp7 miliar untuk kebutuhan penyaluran tersebut.
Di tempat terpisah, baru-baru ini, pihak Pemkab Deliserdang tak mau kalah. Melalui asisten 2 Pemkab Deliserdang (bidang perekonomian), Agus Ginting, mereka pun mengklaim siap gelontorkan anggaran Rp28 miliar. Dana itu untuk pendanaan pembangunan reservoir (bak penampungan) air dan pemasangan pipa sepanjang 60 kilometer. Sumber dananya Rp20 miliar berasal dari APBN ditambah Rp5 miliar BDB dan Rp3 miliar dari APBD.
Sayangnya, perdebatan ini terus berlanjut sementara Kualanamu sudah lama dirindukan hadir. Ya, bak kata Gesang, Riwayatmu kini//Sedari dulu jadi//Perhatian insani. Ya, air mengalir ke Kualanamu memang membutuhkan waktu. (*)