Home Blog Page 13502

Galakkan Wirausaha, HIPMI Kelola KSP Rp2 M

MEDAN- Untuk meningkatkan perekonomian di suatu daerah, maka yang dibutuhkan adalah wirausaha. Selain dikarenakan lapangan kerja yang tidak memadai, wirausaha terutama yang bergerak dalam UKM (Usaha Kecil Menengah) sangat membantu saat perekonomian dalam krisis. Apalagi, saat ini jumlah penggangguran di Sumut mencapai 413 ribu orang. Sebagai salah satu usaha pengembangan di Himpunan pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut, akan memberikan pelatihan bagi tenaga muda untuk mengembangkan usahanya.

“Pengembangan wirausaha muda ini untuk merupakan kerjasama dengan beberapa perbankan dan perusahaan dalam memberikan CSR (Corporate Social Responbility) nya, dan juga bantuan dari kementerian koperasi,” ujar Ketua Hipmi Sumut, Firsal Mutyara. Dirinya menjelaskan, bantuan yang diberikan yang diberikan oleh Kementrian Koperasi ini merupakan bagi asosiasi yang telah memiliki Koperasi Simpan Pinjam (KSP). “Kita telah memiliki KSP dengan dana sekitar Rp100 juta, dan bantuan dari Kemenkop yang berupa dana bergulir tersebut sebesar Rp2 M,” tambah nya.

Dirinya menjelaskan untuk program pembinaan ini, memiliki syarat, yaitu alumni dari sebuah universitas, dan tentu saja anggota Hipmi. “Kita ambil alumni, karena niat kita akan membuat pajak kampus. Karena kita sadari, daya beli mahasiswa lebih besar dibandingkan dengan pekerja,” lanjutnya.
Nantinya, dalam pembinaan, wirausaha muda yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan kios dengan harga gratis, selama 1 tahun. Dan tahun selanjutnya akan digantikan dengan calon wirausaha yang lain. “Pembangunan kios ini merupakan bantuan dari CSR yang bekerja sama, jadi hanya berlaku selama 1 tahun, sedangkan untuk tahun selanjutnya akan digantikan dengan yang lain,” lanjutnya.

Untuk target pembangunan kios bagi para wirausaha ini akan direncanakan sekitar 200 kios diberbagai daerah di Sumut, mulai dari Medan, Rantau Prapat, Madina, dan Kota Pinang. “Untuk tahun ini kita konsen untuk di Medan yang harus terealisasi, kemudian dilanjutkan di daerah. Tetapi kendala kita didaerah, pada umumnya masyarakat di daerah lebih banyak memiliki uang, sehingga untuk berusaha mereka jadi sedikit sulit,” tambahnya.

Dan untuk lebih meyakinkan akan usaha ini, dari tim Hipmi telah dibentuk tim investigasi untuk pembentukan. “Dan dengan tim ini akan dicari dengan siapa yang cocok dan lahan untuk dijadikan pengusaha,” tambahnya. Dan untuk syarat mengikuti program ini, harus menjadi anggota Hipmi. “Sumut yang begitu besarnya dengan jumlah anggota yang banyak, tidak tertarik untuk menjadi anggota Hipmi. Hingga saat ini tercatat hanya sekitar 1040-an anggota Hipmi Sumut yang aktif,” ujarnya. Padahal jumlah pengusaha lebih dari jumlah yang tercatat. “Banyak sekali pengusaha kita, terutama yang bergerak dalam bidang konstruksi, jasa, dan perkebunan atau pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, BOTB Sihombing menyatakan, untuk mengurangi penggangguran yang bisa dilakukan adalah wirausaha, dan terkait hal tersebut ada program pemerintah untuk pengembangan wirausaha. “Tetapi untuk usaha saat ini masih bisa dikatakan sangat kecil, seperti pada umumnya terkendala dengan dana,” ujarnya.(ram)

Sejarah tak Memihak Lakers

Kembali Kalah Mustahil ke Final  

OKLAHOMA CITY- Misi Los Angeles Lakers untuk lolos ke final wilayah barat semakin berat. Sejarah mencatat, sejak 2004, Lakers tidak pernah lolos dari sebuah babak playoff NBA, paska tertinggal 0-2 dari lawannya.

Pada game kedua, Lakers kembali kalah dari Oklahoma City Thunder 75-77 pada semifinal wilayah di Chesapeake Energy Arena, kemarin WIB (17/5). Pada pertandingan pertama Selasa WIB (15/5), Lakers malah dibantai dengan marjin besar hingga 29 poin (119-90).

Dengan hasil tersebut, rasanya susah berharap Kobe Bryant dkk bisa bangkit dan melaju ke final wilayah barat. Terakhir kali Lakers berhasil lolos dari lubang jarum adalah saat mereka menyingkirkan San Antonio Spurs di semifinal wilayah barat musim 2003-2004.

Waktu itu, Lakers tertinggal 0-2 lebih dulu dari Tim Duncan dkk. Namun Lakers yang diperkuat Kobe bersama mega bintang lain macam Shaquille O’Neal, Karl Malone, dan Gary Payton membalikkan kedudukan dan lolos ke final wilayah dengan skor akhir 4-2.

Itulah satu-satunya catatan come back sensasional Lakers dalam delapan tahun terakhir. Paska itu tidak pernah sekalipun Lakers membalikkan kedudukan. Total sepanjang sejarah, Lakers kalah 17 kali dari 19 kali laga playoff jika ketinggalan 0-2.

Pada playoff 2007, Phoenix Suns mengeliminasi Lakers dari ronde pertama dengan 4-1, setelah unggul 2-0. Hal yang sama terjadi pada final NBA 2008. Saat itu, Boston Celtics menjadi juara dengan skor 4-2, juga setelah lebih dulu menang 2-0. Musim lalu, Dallas Mavericks mendepak Lakers dari ronde pertama dengan kemenangan langsung 4-0.

Komponen Lakers tentu sangat ingin memutus sejarah jelek tersebut. Namun tidak mudah, karena Thunder merupakan salah satu tim paling hot di NBA saat ini. Trio Kevin Durant, Russell Westbrook, dan sixth man of the year James Harden susah dihentikan.  Ini diperparah dengan miskinnya point guard berkualitas di barisan roster Lakers. Ramon Sessions, rekrutan baru dari Cleveland Cavaliers memang menjanjikan. Namun kualitas jauh jika dibandingkan Westbrook.

Fakta lain yang harus dicermati ialah, Thunder selalu bisa melaju paska unggul 2-0 di playoff saat pindah dari Seattle 2008 silam. Pelatih Thunder Scott Brooks sangat yakin dengan kualitas timnya. “Mereka tidak mau berhenti. Sebab itu bukan DNA mereka,” ucap Brooks seperti dilansir Associated Press kemarin.

“Memang kadang mereka tidak bermain bagus, tidak terhubung satu dengan lain. Namun, dalam setiap game kami akan berjuang sampai detik akhir. Dan kami melakukannya malam ini (kemarin, Red),” imbuhnya.

Prediksi banyak pihak benar, game kedua memang berlangsung saat ketat. Beda dengan pembantaian di laga perdana, kali ini Lakers lebih hustle dan fight.  Lakers hampir saja menang karena unggul tujuh poin (75-68) saat laga kurang dua menit dan delapan detik. Namun Durant dan Harden mampu mencetak total 9 poin pada sisa waktu itu untuk memenangi laga.

Trio Durant, Westbrook, dan Harden kembali mencetak double digit poin pada laga itu dengan 22, 15, dan 13 poin.
Kobe dan Andrew Bynum memang masih dahsyat dengan masing-masing sumbangan 20 poin. Namun tujuh pemain lain tidak mampu membukukan lebih dari delapan poin. Hanya Pau Gasol yang lumayan produktif dengan 14 angka.
Meski sedang kritis, namun kubu Lakers tidak akan menyerah. “Apa yang kami lakukan pada menit akhir merupakan sebuah perjudian besar.,” tegas Kobe. (nur/jpnn)

Adaptasi Cuaca, Latihan Sesuai Jam Pertandingan

Persiapan Tim Thomas dan Uber di Wuhan

WUHAN- Pebulu tangkis Indonesia terus beradaptasi dengan kondisi di Wuhan. Bukan hanya cuaca, tapi juga jam pertandingan yang akan dilakoni selama putaran final Piala Thomas-Uber.

Buktinya, mulai kemarin (17/5), Taufik Hidayat dkk mulai berlatih pukul 19.00 waktu setempat. Ya, sesuai jadwal, Tim Thomas dan Uber Indonesia akan turun lapangan pada pukul tersebut.

“Semua pemain  tampak bersemangat dalam latihan dan sejauh ini sama sekali tidak ada kendala,”  kata Manajer Tim Thomas”Uber Indonesia Mohammad Feriansyah saat dihubungi melalui sambungan internasional kemarin.

Menurut Feriansyah, mulai kemarin tim juga mulai berlatih menyesuaikan jam pertandingan. Yaitu jam 19.00 waktu setempat.  bebernya.
Selain itu, Indonesia juga akan menjajal venue pertandingan di Wuhan Sports Gymnasium Center. Kesempatan itu akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Kami dapat jatah selama satu jam. Kami akan lihat bagaimana kondisi angin dan lainnya,” terang Sekjen PB PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) Yacob Rusdianto  yang juga berada di Wuhan mendampingi tim.

Tim Thomas Indonesia  akan tampil perdana di Grup A menghadapi Inggris. Sementara, di ajang Piala Uber, Andriyanti Firdasari dkk yang berada di grup bakal dijajal Afrika Selatan (Afsel).

Melihat kekuatan yang ada, Indonesia seharusnya bisa menang untuk melapangkan jalan menembus babak kedua. Ini dikarenakan pada laga kedua pada 22 Mei, Merah Putih akan menantang tuan rumah Tiongkok.

Sementara itu, Tim Thomas-Uber Indonesia terus memompa kekompakan. Ini sangat penting karena Taufik dkk bakal berlaga di ajang beregu.
“Selama di sini, kami membuat program yang memungkinkan tim selalu bersama-sama. Misalnya, makan pagi bersama dilanjut briefing kecil-kecilan dan lainnya. Sebisa mungkin tim kami satukan terus biar kebersamaanya terasa,” tambah Feriansyah, sapaan karib Muhammad Feriansyah.
Tim Thomas – Uber Indonesia pun mendapatkan dorongan semangat dari hasil petisi online yang berisi dukungan para pecinta bulu tangkis kepada pasukan Merah Putih. Gagasan pembuatan petisi online diprakarsai PB Djarum lewat situs yang mereka buat.

Melalui situs itu para pecinta bulu tangkis menuangkan ide kreatif mereka dalam menulis pesan yang berisi dukungan kepada tim Thomas dan Uber Indonesia 2012.

Dalam waktu delapan hari sebelum keberangkatan tim terkumpul sebanyak 745 petisi yang kemudian dicetak dan dibawa ke Wuhan. Berbagai reaksi muncul dari Tim Thomas dan Uber saat pertama kali mereka melihat ratusan petisi yang dicetak diatas tiga lembar spanduk sepanjang lima meter tersebut. Mulai dari ekspresi terkejut, penasaran, hingga rasa haru menyelimuti tim Thomas dan Uber yang kala itu baru menyelesaikan latihan pertama mereka di Wuhan.

“Jujur, saya tidak menyangka bahwa dukungan masyarakat begitu besar kepada Tim Thomas dan Uber. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pecinta bulu tangkis yang terus mendukung kami hingga membuat kamu semakin semangat untuk mempersembahkan yang terbaik” tegas Firda, sapaan karib Adriyanti Firdasari.

Pebulu tangkis ganda putri Anneke Feinya Agustine pun mengaku kaget melihat petisi-petisi ini. Bahkan, dia mengatakan sempat merinding melihat petisi bergambar bendera Merah Putih yang berkibar paling tinggi di antara bendera negara peserta lainnya.
Ini, ucapnya, tentunya menggambarkan besarnya harapan masyarakat yang dapat membakar semangat para atlet untuk menjadi yang terbaik di ajang Piala Thomas dan Uber 2012. (ali/diq/jpnn)

Piala Karisma 2012 Kalah dari Medan Utara, Asa Karisma Merah Kandas

MEDAN- Sebanyak 40 tim sekolah sepak bola (SSB) yang dibagi dalam 16 grup, berlaga di Piala Karisma 2012 di Lapangan Karisma, Jalan Veteran Pasar VII Medan Helvetia, Kamis (17/5). Dari 40 tim tersebut, 32 tim memastikan diri lolos ke babak 32 besar yang akan digelar Minggu (20/5) nanti.

Kemarin, panitia menggelar 48 pertandingan dengan waktu 2×9 menit. Dari masing-masing grup diambil dua tim, juara dan runer-up grup. Dalam turnamen ini, tuan rumah SSB Karisma menurunkan tiga tim yakni Karisma Merah, Putih dan Hijau. Dari ketiga tim yang diturunkan, mereka cuma sukses meloloskan dua tim, yakni tim Karisma Putih dan Hijau. Sementara Karisma Merah harus kandas, setalah menelan kekalahan dari SSB Medan Utara 1-2.

Pertandingan antara Medan Utara dengan Karisma Merah yang berada di grup I berlangsung seru. Pasalnya, kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 32 besar, memperebutkan posisi runer-up grup mendampingi Mabar Putra A.

Di awal babak pertama, Karisma Merah berusaha menggempur daerah pertahanan Medan Utara. Namun, serangan yang dilancarkan selalu berhasil dimentahkan barisan pertahanan Medan Utara yang dikomandoi Rian Anes.

Sebaliknya, Medan Utara dengan mengandalkan serangan balik yang cepat mampu membuat anak-anak Karisma Merah kewalahan. Bahkan, Ehsan Lubis sukses membobol gawang Karisma Merah setelah memanfaatkan umpan Tomi. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, SSB Karisma yang tidak mau dipermalukan di kandang sendiri, kembali menekan pertahanan Medan Utara. Upaya ini berhasil. Nebar, sukses melesakkan bola ke gawang Rian Anes Hutapea setelah menerima umpan dari Azis, sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Namun sayang, di dua menit tersisa, Edo Kurniawan menciptakan gol kemenangan buat Medan Utara menjadi 2-1. Dengan kemenangan ini, Medan Utara memastikan diri maju ke babak 32 besar.(mag-10)

Gastrom Himalaya Optimis Lolos di Piala Emas

MEDAN- Klub asal Medan, Gasstroom Himalaya yang ikut berkiprah di ajang Piala Emas di Jakarta membawa asa dapat diperhitungkan di kancah nasional. Gasstroom selangkah lagi akan memastikan tiket ke babak delapan besar.

Manajer Gasstroom Himalaya, HM Maksum Abdullah Almadani saat dihubungi dari Medan, Rabu (16/5) kemarin mengatakan, anak asuhnya bermain cukup apik dalam turnamen.

“Kami membawa nama Medan karena itu anak-anak bermain cukup luar biasa. Peluang untuk lolos terbuka karena dari tiga pertandingan kami sudah menang dan seri sekali. Dan kalah dua kali. Peluang terbuka karena empat tim yang diambil dalam satu grup,” kata pria yang akrab disapa Ajie itu.
Kemenangan sensasional diraih atas tim PON Sumbar dengan skor 6-4. Namun hasil buruk terjadi pada laga kontra PON Jawa Barat (2-5) dan PON Sumsel (1-4) serta menahan imbang Kota Jakarta (1-1). Satu laga sisa di grup B akan dilakoni kontra Tax Usakti.

“Laga terakhir harus menang. Kami yakin bisa lolos. Yang terpenting anak-anak bermain lepas. Apalagi lawan yang berat tim PON Sumbar sudah kami kalahkan,” lanjutnya.(mag-18)

16 Tim Sepakbola Ikuti Musdalifah Cup

HAMPARAN PERAK- Turnamen sepak bola old crack memperebutkan piala bergilir Musdalifah Cup I, di lapangan Emplasment, Bulu Cina, Hamparan Perak, digelar Kamis (17/5). Sebanyak 16 tim sepakbola se Kec. Hamparan Perak, Deliserdang  mengikuti turnamen tersebut.

Selain sepak bola, juga digelar turnamen bola kasti yang diikuti 10 tim ibu-ibu dari Kec. Hamparan Perak dilapangan yang sama.
Dewan Pembina Koperasi Harapan Masyarakat (Hamas) yang membuka turnamen tersebut mengatakan, turnamen yang digelar ini bukan untuk mencari prestasi tapi silaturahmi antara pemain.

“Turnamen ini akan terus berkesinambungan dan diharapkan nantinya akan diikuti tim yang muda-muda untuk mencari bibit pemain sepakbola di Deli Serdang,” katanya.

Dulu lanjutnya, Deliserdang memiliki pemain sepakbola yang handal dan tergabung dalam klub PSDS yang dijuluki traktor kuning, “Tapi sekarang sudah mulai pudar dan diharapkan dengan turnamen akan memancing sejumlah pemain muda untuk mengukir prestasi agar nama julukan traktor kuning kembali berkibar,” katanya.

Dijelaskan Musdalifah, permainan sepakbola mengandung filosofi gotong-royong dan kebersamaan. Dimana para pemain bergotong royong secara bersama untuk mencetak gol ke gawang lawan.

Selain itu lanjutnya, dalam permainan sepakbola ini juga membangun teknik dan taktik. “Kita berharap dalam turnamen ini semua permain menjunjung sportifitas yang tinggi,” kata Musdalifah.

Turnamen ini mencerminkan yang tua juga mampu membangun sportifitas dan menjunjung tinggi kebersamaan untuk mencapai kemenangan.
Usai cara pembukaan yang dihadiri Sekcam Hamparan Perak, Waka Polsek Hamparan Perak, Kepala Desa Bulu Cina dan sejumlah unsur muspika, dilanjutkan dengan pertandingan pertama antara Hamas FC melawan Muspika Hamparan Perak dimenangkan Hamas dengan skor 5-0. (jun)

PBMI Medan Target Juara

MEDAN- Persatuan Bulutangkis Melayu Indonesia (PBMI) Kota Medan menargetkan juara dalam kejuaraan Bulutangkis Serumpun Melayu ASEAN 2012 memperebutkan Piala Gubernur Sumut, di GOR PBSI Sumut, Jalan Williem Iskandar Medan Estate, 5 hingga 9 Juni mendatang. Karenanya, untuk memenuhi taget tersebut, PBMI menggenjot porsi latihan.

“Meski kita sebagai tuan rumah, mental anak-anak masih perlu diperhatikan di samping pembinaan kemampauan bermain. Apalagi bagi anak-anak, ini yang pertama kali mereka mengikuti ajang ini,” kata pelatih PBMI Medan, Rahmad didampingi Ahmad Fauzi kepada wartawan di GOR PBSI Sumut di sela-sela latihan, kemarin.

Selanjutnya Rahmad mengatakan, timnya telah melakukan persiapan dari April lalu. Adapun pemain yang akan diturunkan pada ajang bergengsi itu terbagi dalam tiga kategori. Di kategori kelompok di bawah umur 19 tahun akan diperkuat M Ardianto, Hanafi, Ikang Eka Bangsa, M Taufik Hidayat serta Endrad.(mag-10)

Swastakan PDAM

085261650xxx

Pak Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Tolong diperhatikan air PDAM di Jalan Pales 5 Perumnas Simalingkar Medan. Di beberapa rumah, air hanya mengalir seminggu sekali. Yang kami sayangkan, kami tidak pernah terlambat bayar dan tak pernah mengeluh jika tarif pemakaian air dinaikkan. Jika memang tak bisa memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen, swastakan saja BUMD ini.

Akan Segera Diperiksa dan Diperbaiki

Terima kasih atas informasinya. Dengan adanya laporan ini, kami jadi bisa memperbaiki layanan kami agar lebih menyentuh ke seluruh masyarakat. Untuk itu, kami akan segera melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab gangguan tersebut, dan segera diperbaiki.

Zaman Karya
Humas PDAM Tirtanadi

Mengurus KK Kenapa Dipungut Biaya?

081397731xxx

Yang terhormat Bapak Kepala Dinas Catatan Sipil Kota Medan. Kenapa dalam pengurusan Kartu Keluarga (KK) dipungut biaya Rp30 ribu di kantor lurah, kantor camat dan di kantor catatan sipil? Sehingga pengurusan KK menghabiskan uang Rp150 ribu. Semuanya alasan dengan dalih administrasi dan uang tanda tangan pejabat. Bukankah pengurusan KK gratis, atau itu hanya semboyan saja?

Terbukti, Akan Langsung Dipecat

Terima kasih. Pengurusan KK dan KTP di Kota Medan gratis, tidak dikenakan biaya apa pun. Hal ini sudah disampaikan Wali Kota Medan. Untuk itu, warga yang mengalami pungutan agar segera melaporkan dengan bukti fisik ke camat setempat untuk ditindak. Dan jika terbukti, oknum tersebut akan langsung dipecat.

Darussalam Pohan
Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan

Banjir Rendam 1.935 Rumah

Sungai Deli dan Sungai Babura Meluap

MEDAN-Hujan deras selama enam jam di Tanah Karo dan Medan merendam 6 kelurahan di Kecamatan Medan Maimun dan 1 kelurahan di Medan Polonia. Sedikitnya 1.935 rumah terendam akibat Sungai Deli dan Sungai Babura meluap pada Rabu (16/5) malam.

Banjir setinggi 1 meter bermula pada pukul 02.00 Kamis (17/5) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugiann
diduga cukup tinggi. Warga bisa menyelamatkan diri karena banjir di tempat tersebut sudah sangat sering. Hanya saja, ada sebahagian harta benda milik warga yang tidak bisa diselamatkan saat air dengan deras membawa lumpur masuk ke dalam rumah.

Berdasarkan data yang diperoleh Sumut Pos, banjir merendam rumah warga di enam kelurahan, yaitu Kelurahan Aur sebanyak 456 KK, Keluarahan Sukaraja sebanyak 83 KK, Kelurahan Sei Mati sebanyak 812 KK, Kelurahan Jati sebanyak 15 KK, Kelurahan Hamdan sebanyak 220 KK, dan Kelurahan Kampung Baru sebanyak 343 KK. Sedangkan di Kecamatan Medan Polonia ada enam rumah di Kelurahan Polonia yang terendam akibat meluapnya Sungai Babura. Total rumah yang terendam adalah 1.935 rumah.

Pantauan Sumut Pos di lokasi kemarin, ketinggian air di Sungai Deli sudah mulai surut jelang fajar. Warga dari empat kelurahan sudah kembali ke rumah masing-masing dan memulai bekerja secara bergotong royong membersihkan kotoran dari sisa air yang membawa lumpur dan sampah. Sedangkan warga di Kelurahan Aur dan Sukaraja, masih menunggu air surut di posko kecamatan dan kelurahan yang terus lanjut.
Khairun Yunus, Warga gang Sepakat, Kelurahan Sungai Mati, Kecamatan Medan Maimon mengaku sudah terbiasa dengan banjir susulan. Walau dirinya sempat panik saat air sudah masuk ke dalam rumah. “Sudah tidur kami, tidak tahunya air sudah masuk ke dalam rumah,” kata Khairun sambil mengepel lantai rumahnya.

Dijelaskannya, air mulai naik dan masuk kedalam rumah warga sekitar pukul 02.00-05.00 WIB. “Tetapi sekitar pukul 06.00 WIB, air sudah mulai surut. Waktu air sudah masuk, kita hanya menyelamatkan barang berharga saja. Kalau untuk harta benda seperti kursi dan lemari sudah terendam, hanya barang eletronik yang bisa diselamatkan ke tempat yang tinggi,” ucapnya lagi.

Selama banjir, lanjutnya, dirinya bersama keluarga, terpaksa mengungsi ke tempat keluarganya yang berada di seberang Jalan Brigjen Katamso. “Kalau warga lain, juga mengungsi mencari tempat yang lebih aman di kantor lurah dan ke rumah tetangga yang tidak terkena banjir serta ke rumah keluarganya masing-masing.  Kami hanya meminta kepada pemerintah agar dapat memfungsikan kanal agar warga yang tinggal di bantaran sungai tidak terkena imbas banjir yang setiap tahun kami rasakan,” pintanya.

Camat Medan Maimon, Said Reza yang langsung turun ke lokasi menjelaskan kalau pihaknya sudah tanggap dengan bencana banjir dan langsung membangun dapur umum. “Sejak pagi dari pukul 03.00 WIB, kita sudah sibuk membuat dapur umum. Untuk dapur umum yang dibangun ada lima yaitu di Kelurahan Sungai Mati satu dapur umum, Kelurahan Hamdan satu dapur umum, Kelurahan Aur juga satu dapur umum. Sedangkan Kelurahan Suka Raja kita bangun dua dapur umum,” kata Said.

Lurah Aur, Yuna Tri Nasution sudah menyalurkan bantuan dari Dinsosnaker Medan dan dermawan kepada warganya yang terkena banjir. “Bantuan untuk makanan seperti nasi akan kita berikan sampai malam ini (kemarin, Red). Kalau untuk kerugian, kita tak ada,” ucap Yuna singkat.
Sedangkan Lurah Sei Mati, Asbin Siregar menjelaskan wilayahnya yang terendam banjir ada di empat lingkungan, yaitu Lingkungan 7, 8, 9, dan 12. “Untuk korban jiwa tak ada. Kita sudah menyiapkan bantuan bencana dengan menampung warga yang mengungsi di aula Kelurahan. Sedangkan makanan ringan sudah kita berikan sebagai antisipasi,” jelasnya.

Kabag Tapem Pemko Medan, Sofyan menambahkan kalau peristiwa banjir akibat meluapnya Sungai Deli. Hanya ada di satu Kecamatan saja. “Hanya satu kecamatan saja yang parah, kalau yang lain tidak begitu parah,” bebernya.

Selain itu, di Kecamatan Medan Polonia, banjir dari luapan Sungai Babura juga merendam rumah warga di Kelurahan Polonia. “Kalau di Kecamatan kita, hanya enam rumah saja,” jelas Camat Medan Polonia, Ody Dodi.

Medan Marelan dan Labuhan pun Khawatir

Di sisi lain, curah hujan yang kian meningkat di pegunungan dan di beberapa kawasan di Kota Medan menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang bermukim di bantaran Sungai Deli di Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan. Bahkan warga sudah mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Warga di sini masih trauma datangnya banjir kiriman seperti yang terjadi tahun lalu. Apalagi sekarang hampir tiap malam hujan terus turun sangat deras dan mengakibatkan air sungai hampir melewati tanggul,” ujar, Ramlan (51) warga Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, kemarin.

Ramlan menuturkan, sejak Kamis malam sejumlah warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai mulai mengemas barang perabotan rumah tangga. “Sampai tadi pagi (kemarin, Red) beberapa warga mulai mengungsi ke rumah keluarganya yang tinggal agak jauh dari sungai. Karena selain khawatir sungai meluap, mereka takut kalau nanti tanggul sungai jebol dan menghantam rumah mereka,” ungkapnya.

Warga di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, juga terlihat waspada terhadap luapan air Sungai Deli. “Lebih bagus bersiap-siap dari awal sebelum banjir yang dikhawatirkan itu datang, beberapa hari ini saja mulai berjaga-jaga kalau-kalau banjir kiriman itu datang lagi seperti yang terjadi sebelumnya,” kata, Nurhayati (35) warga Raja Lama Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan.

Sementara, Camat Medan Labuhan, Zain Noval mengatakan, saat ini terdapat 200 Kepala Keluarga (KK) lebih yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Deli. Noval menuturkan, terkait debit air sungai deli yang mulai naik, pihaknya telah memberikan imbauan kepada warga supaya untuk tetap waspada. Di samping itu, pihaknya juga telah menyiapkan posko pengungsian yang di tempatkan di kantor kelurahan.

“Sebelumnya air sungai sempat surut, tapi sekitar jam 10 pagi tadi air kembali naik karena adanya tekanan pasang air laut. Jadi sekarang ini yang kita takuti datangnya banjir kiriman dari hilir,” pungkasnya. (adl/mag-17)

Dua Kecamatan Terendam Banjir

Kecamatan Medan Maimun[table]KELURAHAN ,TINGGI AIR ,KORBAN
Kelurahan Aur ,1.2 meter ,456 Kepala Keluarga (KK)
Kelurahan Sei Mati ,1 meter ,812 KK
Kelurahan Sukaraja ,70-80 cm ,83 KK
Kelurahan Hamdan ,1 meter ,220 KK
Kelurahan Kampung Baru ,70-80 cm ,343 KK[/table]Kecamatan Medan Polonia[table]KELURAHAN ,TINGGI AIR ,KORBAN
Kelurahan Aur ,70-80 cm ,6 Kepala Keluarga (KK)[/table]
Dapur Umum Pemko Medan[table]Kelurahan Sungai Mati ,1 unit
Kelurahan Hamdan ,1 unit
Kelurahan Aur ,1 unit
Kelurahan Suka Raja ,2 unit[/table]

Sumber: Pemko Medan