26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 1361

Bandar Narkoba Belawan 1 Diringkus Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan

RINGKUS: Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan meringkus seorang bandar narkoba di Jalan Lorong Supir, Lingkungan 29 Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan, Rabu (21/6/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan meringkus seorang bandar narkoba di Jalan Lorong Supir, Lingkungan 29 Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan, Rabu (21/6/2023).

Heriyanto (32) seorang bandar sabu warga Gudang Arang Lorong Sopir Lk 29 Kelurahan Belawan I, berhasil diamankan bersama barang bukti berupa 11 buah plastik klip kecil berisi sabu- sabu, 4 buah alat hisap sabu-sabu/bong, 7 buah kaca pin, 3 buah pipet runcing ( sekop), 1 buah timbangan elektrik, 4 buah mancis dan beberapa plastik klip kecil kosong dengan berat sabu keseluruhan 1.67gram.

Selain Heriyanto, Mangihut Tua Manulang alias Ucok (46) warga Jalan Tuar Indah 2 Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan turut diamankan dan hasil test urinenya positif mengandung methapetamin.

“Menindak lanjuti informasi dari masyarakat dan berita viral dari TKP, lalu Personel Satgas Tindak Ops. Antik Toba 2023 Polres Pelabuhan Belawan melakukan pengrebekan di lokasi dan berhasil mengamankan 1 orang bandar narkoba jenis sabu- sabu bernama Heri Yanto alias Heri Baba dan 1 orang lagi turut di amankan karena mendatangi TKP saat dilakukan pengerebekan bernama Mangihut Tua Manullang alias Ucok,” ucap Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Herison Manulang, Sabtu (24/6/2023).

Herison menambahkan, Sebelum melakukan penangkapan petugas terlebih dahulu melakukan under cover buy dan melakukan transaksi narkoba dengan tersangka (Heri Yanto). Lalu, saat tersangka hendak memberikan 1 paket sabu, petugas yang melakukan under cover buy langsung mengamankan tersangka sambil berkata “POLISI”.

“Saat polisi sedang bergumul dengan tersangka lalu dari arah luar datang seorang laki-laki yang diketahui bernama Mangihut Tua Manullang dan spontan menanyakan ‘ada apa ini dengan nada tinggi kepada petugas. Lalu, petugas menjawab “Polisi Ini” dan Mangihut Tua Alias Ucok turut di amankan petugas,” ungkapnya.

Hasil introgasi tersangka Heriyanto alias Heri Baba, tersangka mengaku Sabu- sabu miliknya di dapat dari A dengan cara sistem kerja dan diberi upah. (mag-1/ram)

Kejatisu Pelajari Putusan MA sebelum Eksekusi Mujianto

KORUPSI: Direktur PT ACR, Mujianto saat menjalani sidang korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akan mempelajari putusan Mahkamah Agung (MA), sebelum mengeksekusi Mujianto. Direktur PT Agung Cemara Realty (ACR) itu, sebelumnya divonis 9 tahun penjara oleh MA.

Kasi Penkum Kejatisu, Yos A Tarigan mengatakan, eksekusi terhadap Mujianto tidak bisa langsung dilaksanakan. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih harus mempelajari putusan kasasi tersebut secara utuh.

“Tim JPU mempelajari putusan kasasi, sebelum eksekusi Putusan Mahkamah Agung dilakukan. Putusan resmi tentu dasar eksekusi,” ujarnya, Sabtu (24/6).

Lebih lanjut kata Yos, nantinya setelah dipelajari maka tim JPU akan melaksanakan putusan MA tersebut. “Dan segera akan di informasikan ke teman teman media untuk dapat tersampaikan ke msyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, MA membatalkan vonis bebas Mujianto di Pengadilan Tipikor Medan. Mujianto dihukum 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta dengan subsider 3 bulan kurungan.

Mujianto juga dijatuhi hukuman untuk membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp13.400.000.000, dengan subsider 4 tahun penjara, sebagaimana terbukti Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 5 ayat 1 UU TPPU.

Sementara dalam kasus ini sendiri berawal dari, Mujianto melakukan pengikatan perjanjian jual beli tanah kepada Canakya Suman seluas 13.680 m2 yang terletak di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.

Seiring waktu berjalan, PT KAYA dengan Direkturnya Canakya Suman mengajukan kredit Modal Kerja Kredit Konstruksi Kredit Yasa Griya di bank plat merah tersebut dengan plafon Rp39,5 milyar guna pengembangan perumahan Takapuna Residence di Jalan Kapten Sumarsono dan menjadi kredit macet serta diduga terdapat Peristiwa Pidana yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Kemudian, dalam proses pencairan kredit tersebut tidak sesuai dengan proses dan aturan yang berlaku dalam penyetujuan kredit di perbankan, akibatnya ditemukan peristiwa pidana yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp39,5 M. (man/ram)

Video Viral Pengunjung PRSU Protes Parkir Liar Tarif Rp25 Ribu per Mobil

VIRAL: Video yang viral di media sosial terkait pengunjung PRSU protes tarif parkir capai Rp25 ribu per mobil.(screen shot)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan seorang pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), yang protes keras dengan tarif tidak wajar di kawasan PRSU di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan yang mematok tarif parkir Rp25.000 per mobil.

“Parkir liar di depan PRSU dikutip Rp25.000 per mobil tanpa tiket/karcis, sangat meresahkan,” tulis dalam video viral tersebut, dikutip @medantau.id, dikutip Sumut Pos, Senin (26/6/2023).

Dalam video terdengar suara wanita, yang komplen dengan tarif parkir yang tidak wajar dan memberatkan tersebut. Sehingga, meminta Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menindak parkir liar tersebut.

“Halo pak Bobby Nasution, Wali Kota Medan. Parkir mahal satu mobil Rp25 ribu. Kek mana, anggota mu pak Bobby. Tolong ditindak, banyak parkir-parkir liar ini,” ucap wanita tersebut, di dalam video viral dengan bertuliskan ‘Medan Surga Bisnis Parkiran Liar’.

Menyikapi keluhan masyarakat dan video viral tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Agustinus mengungkapkan akan melakukan kordinasi dengan Dishub Kota Medan, melakukan penindakan parkir-parkir liar di kawasan PRSU ke-49.

“Dishub sudah jelas menertibkan itu, kita backup dan kita support. Jangan memberatkan (tarif tersebut), seperti itu orang jerah lah parkir,” ucap Agustinus saat dikonfirmasi Sumut Pos.

Agustinus menjelaskan bahwa penataan parkir di kawasan PRSU tersebut, Dishub Sumut, bekerja sama dengan Dishub Kota Medan. Termasuk, sirkulasi kenderaan bermotor keluar masuk di kawasan PRSU.

“Kalau parkir resmi, pengelolaan ada di Pemko Medan. Nanti, kroscek dan kordinasikan ke Dishub Medan. Kami tidak di konteks pengutipan. Tapi, penataannya lahan parkir dan sirkulasi keluar masuk kenderaan,” jelas Agustinus.

Agustinus mengungkapkan pihak-pihak melakukan pengutipan parkir, harus mengikuti Perda tentang retribusi parkir. Tidak dibenarkan memasang tarif parkir diluar Perda dan mematok tarif yang tidak wajar capai Rp25 ribu per mobil.

“Kalau ada aturannya, itu lah diikuti. Kalau Dishub provinsi ikut terlibat dalam pengaturannya,” ucap Agustinus.

Agustinus menambahkan harus ditindak tegas terhadap parkir liar dengan memasang tarif tidak wajar. Kalau begitu terus, akan merugikan masyarakat dan berdampak dengan masyarakat tidak mau hadir.

“Kalau masyarakat tidak mau hadir, kita juga yang rugi. Kita pasti support itu,” tandas Agustinus.(gus/ram)

Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut Dicopot, Gubsu: Saya Tidak Boleh Buka Aib Orang

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mencopot Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut, Harun Al Rasyid dari jabatannya. Pencopotan tersebut, tidak lepas dari kinerja buruk yang dilakukan Harun.

Edy Rahmayadi, yang juga sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) PDAM Sumut, menjelaskan bahwa pencopotan Harun, terlebih dahulu dilakukan evaluasi kinerja hingga diminta untuk memperbaikinya kinerjanya.

Gurbernur Sumut mengaku bahwa dirinya dekat dengan Harun dan merupakan adik kelasnya saat sekolah. Namun, kinerja tidak maksimal, tidak menjadi alasan kedekatan tersebut, untuk mencopot Harun dari jabatannya.

“Kembali ke kinerja, itu adik saya, adik kelas saya. Sangat dekat dengan saya, hampir setiap saat main ke rumah saya. Tetapi, ukurannya bukan dekat atau tidak dekat, ukuranya adalah kinerja,” sebut Gurbernur Edy kepada wartawan di Medan, Senin (26/6/2023).

Namun, mantan Ketua Umum PSSI itu, enggan membeberkannya terkait dengan kinerja buruk tersebut. Karena, itu merupakan aib dari Harun sendiri. Kemudian, bukan untuk konsumsi publik.

“Saya tidak boleh dong buka aib orang, itu kinerjanya begini, begini, panggil, enggak jelas. Saya sampai setingkat langkah pangkat ke dua, saya tidak memanggil langsung, saya yang panggil adalah direkturnya, diakan punya direktur,” jelas Gubernur Sumut.

“Kenapa ini enggak selesai?. Pertama, kenapa ini enggak selesai. Kedua, ganti, cari orang yang bisa menyelesaikan itu,” sebut Edy. Namun, Gubernur Sumut belum ada menunjuk pengganti Harun tersebut.

Gurbernur Edy menjelaskan bahwa PDAM Tirtanadi Sumut, jangan bicara soal kualitas air, kuantitas belum terpenuhi. Sehingga masih kurang 3.500 liter per detik. Belum lagi kebocoran air ini masih compang-camping, yang belum terselesaikan.

“Hitungannya, tidak semua, iya saya belum bisa memenuhi. Kenapa dia, apakah pipanya bocor atau dibocorkan, jadi dua hal itu yang sangat dekat mempengaruhi,” jelas Edy.

Edy mendorong PDAM Tirtanadi Sumut, untuk terus meningkatkan pelayanan perusahaan BUMD Sumut itu. Dengan peningkatan kuantitas air didistribusikan ke pelanggan atau Masu.

“Saya berjanji. Dari konsep kerja 2024 kuantitas tercapai, baru kualiatas air, saya minta maaf. Itu kualitas, bukan kuantitas, saya masih kejar kuantitas, kalau kurang, kurang terus kita ini. Tapi, ini ada tahapan kerja,” tandas mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Untuk diketahui, Harun Al Rasyid dilantik sebagai Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut, oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, pada 27 Desember 2021, lalu.(gus/ram)

Komisi III Minta Diskop UKM Perindag Tingkatkan Kreatifitas Pengemasan Produk

Sekretaris Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin Sembiring

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi III DPRD Kota Medan, mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang berencana akan membangun ‘rumah kemasan’ di tahun 2023 ini guna membantu para pelaku UMKM di Kota Medan dalam mengemas produk-produknya semenarik mungkin.

Sebab dengan dikemasnya produk-produk tersebut secara menarik, produk-produk UMKM Kota Medan diyakini dapat meningkat secara ekonomis.

“Kita dukung penuh kalau memang ada rencana Pemko Medan mau membuat rumah kemasan. Saya fikir memang penting masalah kemasan ini, bahkan sering menjadi salah satu faktor yang paling menentukan produk itu laku atau tidak,” ucap Sekretaris Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin Sembiring kepada Sumut Pos, Senin (26/6/2023).

Namun, kata Duin, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) sebelum membuka rumah kemasan tersebut. Salah satunya, memastikan kesiapan tim kreatif dalam membuat kemasan yang menarik.

“Kemasan itu bukan hanya harus terlihat higienis ataupun mewah, tetapi juga menarik. Kemudian, harus ada pembeda antara satu produk dengan produk lainnya meskipun kedua produk itu adalah produk yang sejenis. Disini butuh kreatifitas yang tinggi,” ujarnya.

Diterangkan politisi PDIP tersebut, sesuai arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution, rumah kemasan ini harus benar-benar dapat mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Medan agar dapat naik kelas. Untuk itu, perlu sosialisasi yang masif kepada setiap pelaku UMKM di Kota Medan.

“Apalagi dulu masalah kemasan ini kan ada di Dinas Perdagangan, sebelum dilebur bersama Dinas Koperasi UKM dan Dinas Perindustrian. Jadi perlu sosialisasi kembali, bahkan harus lebih masif,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Duin, Pemko Medan juga perlu belajar banyak dari Pemko Solo yang dinilai telah berhasil dalam mengembangkan produk-produk UMKM nya. Termasuk, dalam mengemas produk UMKM agar lebih bernilai tinggi.

“Saya fikir Dinas Koperasi UKM Perindag ini perlu study banding ke Pemko Solo. Banyak hal yang bisa dipelajari dan ditiru dari mereka (Pemko Solo) dalam mengembangkan produk-produk UMKM nya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tahun ini Pemko Medan akan membangun rumah kemasan yang akan diperuntukkan bagi pelaku UMKM di Kota Medan. Langkah ini merupakan upaya yang dilakukan Wali Kota Medan, Bobby Nasution guna mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Medan agar lebih berkembang dan naik kelas.

Hal ini terungkap Bobby Nasution saat menerima kedatangan rombongan anggota Komite II DPD RI di Balai Kota Medan, Senin (19/6). Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua III Komite II DPD RI Lukky Semen ini dalam rangka kunjungan kerja (kunker) guna melakukan Pengawasan UU No.31/2000 tentang Desain Industri di Kota Medan.

“InsyaAllah tahun ini, kita (Pemko Medan) akan membangun rumah kemasan. Hal ini berangkat dari aspirasi para teman-teman pelaku UMKM. Namun di tengah persiapan itu, kita juga telah siapkan hal-hal teknis terkait agar dalam pelaksanaannya semua berjalan lancar,” tutupnya. (map/ram)

Gubsu : Harus Dikejar Hingga 31 Desember 2023

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendorong Marlindo Harahap, yang baru menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, untuk menuntaskan mega proyek Rp2,7 triliun hingga 31 Desember 2023.

Edy menjelaskan bahwa progres pengerjaan proyek jalan dan jembatan strategis Provinsi Sumut, sudah capai 45 persen. Sisa, 55 persen harus tercapai dalam kurun waktu 6 bulan kedepan.

“Itu infrasturuktur harus dia kejar. Saat ini, 45 persen, ini bulan Juni 2023. Berarti, masih ada waktu 6 bulan lagi. Dia (Marlindo) harus kejar 100 persen,” ucap Edy kepada wartawan di Kota Medan, Senin (26/6).

Edy mengatakan bukan soal jabatan yang baru diduduki. Tapi, bagaimana melakukan manajemen kinerja dengan baik. Sehingga mega proyek tersebut, tuntas dilakukan hingga akhir tahun ini.

“Ini bukan soal jabatan, tapi soal kinerja, tahun anggaran kinerja, dia sampek tanggal 31 desember, dia harus selesai, kalau tidak selesai finalti. Untuk bekerja keras,” kata Edy.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, mengingatkan terkait dengan kinerja yang baik dan loyalitas. Sehingga bisa dilakukan seiring sejalan semua bisa tercapai dengan target yang sudah ditetapkan.

“Kalau dia tak bisa mengerjakan yang sudah di hitung, udah direncanakan, sudah dianggarkan, dilaksanakan, tak selesai. Berarti dia tak loyal. Karena itu sudah ukuran, ada kontrak. Ada tender, semua harus selesai. Uangnya ada, tak ada uangnya tak selesai itu lain, ini ada uangnya disimpan di bank,” jelas Gubernur Edy.

Selain mega proyek tersebut, Gubernur Edy mengungkapkan Marlindo juga harus menyelesaikan infrastruktur lainnya, seperti sanitasi hingga pembangunan tower Rumah Sakit Haji Medan, yang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Pekerjaan ini lah yang harus juga dia selesaikan. Tak terkejar sesuai tergetnya, itu lah yang tadi ditanda tangani itu (Pakta Integritas). Tak terkejar, kita ganti lagi. Harus mencari orang yang bisa menyelesaikan ini,” jelas mantan Pangkostrad itu.

Gurbernur Edy mengatakan bahwa infrastuktur tersebut, merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga Pemprov Sumut harus menyiapkan infrastruktur yang baik, sesuai dengan harapan rakyat.

“Kenapa sampai begitunya, ini (infrastruktur) kebutuhan rakyat,” ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Ir Marlindo Harahap MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan, Jumat (23/6).

Gurbernur Sumut, Edy Rahmayadi dalam sambutannya, berpesan hingga 5 September 2023 mendatang, ia mengingatkan masih melaksanakan kewenangan sebagai Gubernur dan menjadi pemimpin tertinggi di Pemprov Sumut.

Bicara soal kewenangan yang ada pada Marlindo Harahap selaku pejabat eselon II yang dilantik, diminta agar dilaksanakan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Cam kan baik-baik. Jangan melampaui batas kewenangan. Lakukan koordinasi secara ketat,” ucap mantan Pangkostrad itu, dengan tegas.

Selain itu, Edy Rahmayadi meminta agar dikembangkan jiwa loyalitas kepada pimpinan, sebagaimana amanah undang-undang. Dalam keadaan senang atau tidak, tetap harus loyal.

“Anda harus loyal, loyal yang didasari visi misi bukan didasari kepentingan. Anda harus loyal terhadap organisasi. Ingat loyalitas harga mati. Bahasa Medannya itu enak dimakan tak enak ditelan. Itu loyal,” tegas Edy Rahmayadi.(gus/ram)

Ratusan Tanaman Sawit PTPN2 Diduga Dibabat OTK

MATI DIBABAT: Tanaman kelapa sawit yang mati akibat dibabat orang tak dikenal di Pasar VIII Afdeling V Kebun Tanjung Garbus Pagarmerbau (TGP) PTPN 2, Desa Pagarmerbau Dua, Kecamatan Pagarmerbau. batara/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sekitar ratusan batang tanaman kelapa sawit baru ditanam di Areal Pasar VIII Afdeling V Kebun Tanjunggarbus Pagarmerbau (TGP) PTPN 2, Desa Pagarmerbau Dua, Kecamatan Pagarmerbau Kabupaten Deliserdang mati. Diduga, matinya kelapa sawit tersebut akibat dibabat oleh orang tak dikenal ( OTK) Minggu, (25/6).

Akibat kejadian itu, PTPN 2 Kebun TGPM mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kini, PTPN 2 meningkatkan patroli pengamanan di areal kebunnya terutama di areal Afdeling IV dan Afdeling V yang baru saja dilakukan penanaman ulang tanaman kelapa sawit.

Peristiwa perusakaan tanaman sawit itu jelas mengagetkan PTPN 2. Namun, berbeda dengan tangapan warga sekitar perkebunan. Mereka menilai, perusakan itu wajar terjadi, karena sebelumnya terjadi gesekan antara masyarakat tertentu dengan PTPN 2 TGPM.

Di antaranya terkait pengusiran ternak lembu milik warga dari dalam area kebun. Serta ada dugaan penganiayaan oleh oknum BKO TNI terhadap terduga pelaku pencurian buah kelapa sawit beberapa hari lalu.

Terkait kejadian itu, Maneger Kebun TGP H Manurung dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan pascakejadian itu pihaknya meningkatkan penjagaan terhadap areal tanaman baru tanam di wilayah itu.

“Iya ada sebanyak 115 pohon yang di tebas orang tak dikenal,” aku H Manurung.

Terkait konflik dengan sejumlah masyarakat peternak lembu yang biasa menempatkan ternaknya di kebun sawit, Manurung menegaskan tetap melakukan pelarangan. (btr/azw)

Penyembelihan Hewan Kurban Ada Adabnya

PEMBUKAAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani membuka kegiatan tata cara penyembelihan dan pembagian hewan kurban sesuai figih yang berlaku dengan MUI dan Kemenag Kota Tebingtinggi di Jalan Pendidikan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/6).sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Syarmadi membuka kegiatan tata cara penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban secara syariat di Aula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tebingtinggi di Jalan Pendidikan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/6). Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tebingtinggi.

“Bagaimana fiqihnya diterapkan termasuk dalam pembagiannya. Kadang kita temui di lapangan secara fiqihnya ketemu semakin hari semakin bijak sehingga ibadah bernilai sosial jadi menyenangkan di masyarakat. Bagaimana adab hewan kurban yang untuk disembelih, yang untuk dipelihara saja ada adabnya,” papar Syarmadani.

Syarmadani kembali meminta untuk menurunkan ilmu adab itu dan agar apa yang dikerjakan hari ini dibuat dokumentasi virtual atau video kegiatannya sehingga ada tuntutan sebagai bahan belajar yang dapat diakses kapan saja.

“Apa yang kita kerjakan ini ada tuntunan virtual, video yang bisa tinggal akses. Ada bentuk elektronik yang bisa dilihat kapanpun dan dimanapun, disampaikan dalam tuntunan virtual. Insya Allah ini menambah pahala amal dan ibadah,” jelasnya.

Sedangkan Kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Syarmadani meminta agar saat penyembelihan dan pembagian hewan kurban nantinya, untuk tidak menambah sampah, utamanya sampah plastik yang akan sulit terurai nantinya.

“Jangan sampai menjadi sampah nanti di sungai. Banyak hal bisa kita sampaikan melalui forum ini. Kami percaya hal ini bisa kita wujudkan bersama,” ujar Syarmadani.

Diungkapkan Ketua MUI Kota Tebingtinggi, Akhyar Nasution bahwa MUI Kota Tebingtinggi banyak sekali mendapat masukan, dalam pelaksanaan kurban termasuk penyembelihan dan pembagiannya, sehingga akhirnya MUI Kota Tebingtinggi membuat acara sosialisasi ini.

Akhyar kembali mengungkapkan acara ini sangat bermanfaat dalam memperoleh ilmu fiqih syariah tentang penyembelihan. Oleh sebab itu kami berharap dalam pelaksanaan kurban nanti tidak terjadi perselisihan antara masjid dan masyarakat itu sendiri.

“Mudah-mudahan kita semua sehat dan acara hari ini dapat berjalan sukses dan para peserta bisa mengambil ilmu,” tandasnya.

Turut hadir Kakan Kemenag Kota Tebingtiggi, Muhammad David Saragih dan jajaran Pengurus Harian MUI Kota Tebingtinggi. (ian/azw)

Daihatsu Goes to Campus Sambangi Universitas Indonesia

SEMINAR: narasumber saat memberikan materi pada acara Daihatsu Goes to Campus (DGTC) 2023 di Universitas Indonesia, Kamis (22/6/2023).

JAWA BARAT, SUMUTPOS.CO – Sukses dengan penyelenggaraan seminar perdana sebelumnya, PT Astra Daihatsu Motor terus melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat sekitar. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan acara Daihatsu Goes to Campus (DGTC) 2023 untuk kedua kalinya yang berlangsung di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 22 Juni 2023, pukul 13:00–16:00 WIB.

Program ini terbuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya para mahasiswa. Melalui tema Amazing Career Starts Here, program ini bertujuan memberikan edukasi engembangan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja. Sehingga, diharapkan dapat menambah pengalaman dan membuka wawasan peserta para mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja, serta memilih karir yang tepat sesuai minat dan bakat untuk masa depan lebih baik.

“Program ini merupakan komitmen lanjutan Daihatsu dalam mencerdaskan bangsa melalui Goes To Campus, setelah sebelumnya sukses diadakan di Yogyakarta. Kami berharap, program inid apat menambah pengetahuan para generasi muda dalam memilih karir sesuai impian demi masa depan yang lebih baik, khususnya para mahasiswa di Universitas Indonesia. Karena mereka adalah harapan dan masa depan bangsa,” ujar Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Pada acara ini, terdapat tiga aktivitas utama, yaitu seminar tentang persiapan karir bagi mahasiswa, mulai dari tips dan trik bagaimana membuat resume atau CV yang baik,wawancara, hingga pentingnya meningkatkan soft skill yang sering kali diperlukan dalam dunia kerja, seperti jiwa kepemimpinan, etos kerja,serta manajemen waktu.

Acara DGTC 2023 ini juga menghadirkan pembicara yang diisi oleh berbagai kalangan professional, seperti tim Human Resource oleh Daihatsu, ditambah Samuel Ray yang berprofesicontent creatorHR Professional & Career, dan Bang Ogut yang biasa dikenal sebagai Creatorpreneur yang aktif membagikan pengalamannya dalam menghasilkan cuan dari media sosial, mulai dari pembuatan konten, hingga digital marketing.

Acara ini juga menyajikan berbagai aktivitas interaktif, serta fasilitas test drive yang yang dapat dinikmati para mahasiswa untuk merasakan serunya berkendara dengan mobil Daihatsu, ditambah fasilitas SIM keliling yang berlaku juga untuk masyarakat umum. Kompetisi dan hiburan juga turut meramaikan acara ini, salah satunya kompetisi band yang menantang peserta dalam melakukan aransemen ulang jingle Daihatsu semenarik mungkin dan membawakan lagu tersebut menurut versi mereka sendiri selama acara berlangsung dengan hadiah menarik.

Setelah kunjungiUniversitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia, program Daihatsu Goes ToCampus 2023selanjutnya juga akan kunjungi Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat pada 24 Agustus 2023 mendatang. (rel/ram)

Jadi Putri Persahabatan Provsu, Alya Komitmen Promosikan Pariwisata Sergai

ANGKAT PIALA: Alya Elfa Chaniago finalis dari Kabupaten Serdang­bedagai (Sergai) saat angkat piala penghargaan sebagai Putri Persa­ha­batan Propinsi Sumatera Utara. fadly/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski hanya sampai menjadi finalis, Alya Elfa Chaniago telah memperlihatkan kemampuan terbaiknya saat tampil di Grand Final, dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Putri Persahabatan Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Hal ini disampaikan oleh Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya lewat Kepala Dinas Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Sergai, Drs Akmal AP MSi, saat ditemui di sela-sela aktivitasnya di Kecamatan Perbaungan, Sabtu (24/6).

Akmal menjelaskan, Alya Elfa Chaniago, seorang gadis berusia 18 tahun dari Kecamatan Teluk Mengkudu, telah berhasil meraih penghargaan sebagai Putri Persahabatan pada ajang Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara 2023. Acara prestisius ini diadakan di Lepolonia Hotel dan Convention Medan pada Jumat malam lalu (23/6).

“Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara merupakan sebuah ajang tahunan yang bertujuan untuk mencari perwakilan dari provinsi dalam sektor pariwisata. Pada tahun ini, sebanyak 23 peserta dari 15 kota/kabupaten di Sumatera Utara turut berpartisipasi. Tahapan pemilihan melibatkan proses pendaftaran, audisi, pelatihan, dan grand final. Para calon Putri Pariwisata dinilai melalui berbagai aspek, seperti wawancara, penampilan busana, talenta, dan kemampuan berkomunikasi,” ujar Amkal.

Dirinya menyebut Alya Elfa Chaniago berhasil mencuri perhatian dan memenangkan gelar Putri Pariwisata Persahabatan Sumatera Utara 2023. Kehadiran Alya Elfa Chaniago dalam ajang ini, sebutnya juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Sergai memiliki potensi pariwisata yang menakjubkan dan penduduk yang ramah serta bersahabat.

Kadis Parbudpora yang juga hadir langsung pada acara grand final, mengungkapkan apresiasinya terhadap prestasi yang diraih oleh Alya. Ia juga menambahkan, pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara tidak hanya mempertimbangkan kecantikan fisik, tetapi juga pengetahuan tentang budaya, sejarah, dan kekayaan alam provinsi tersebut. Para pemenang diharapkan dapat menjadi duta pariwisata yang mempromosikan keindahan dan keunikan Sumatera Utara kepada wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“Kami tentu berharap Alya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sergai untuk terlibat dalam membangun masa depan pariwisata daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya ditemui usai acara, Alya sangat bersyukur atas pencapaiannya ini dan mengungkapkan harapannya agar semua orang berani menggali potensi diri, mencoba hal baru, dan memberikan yang terbaik dalam segala hal. Ia percaya bahwa niat baik akan selalu menghasilkan kebaikan bagi dirinya sendiri, orang lain, dan semua orang.

Tak lupa dirinya menyebut dukungan dan doa dari masyarakat Kabupaten Sergai, terutama dari Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan, sangat berarti dalam perjalanan kompetisinya. Alya berharap dapat menjadi agen perubahan untuk Kabupaten Sergai, Tanah Bertuah Negeri Beradat, dan Sumatera Utara.

“Meskipun hanya sampai menjadi finalis, saya telah berusaha menampilkan kemampuan terbaik saat tampil di grand final dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Putri Persahabatan Provinsi Sumatera Utara. Sebagai Putri Persahabatan Sumatera Utara, saya berkomitmen untuk membangkitkan dan mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sergai dan seluruh Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya.

Rangkaian audisi Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara 2023 diikuti oleh 32 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Setelah melalui proses audisi yang ketat, 23 peserta terbaik terpilih dan menjalani masa karantina dari tanggal 21 hingga 23 Juni 2023. (fad/azw)