31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13626

Dua SD Negeri Direndam Banjir Selama 4 Hari

SERGAI- Ratusan siwa di dia Sekolah Dasar (SD) Negeri 102041 dan 102020 di Dusun VIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai tidak bisa belajar mengajar secara normal, sebab sekolahnya sudah empat  hari terendam banjir setinggi 20 centimeter, Jumat (20/4)

Seorang guru pengajar SD di 102020, Ida (28) mengatakan kondisi banjir ini sudah  4 hari sejak di guyur hujan selama 3 hari berturut,  terhitung pada Senin hingga Kamis (19/4)  kemarin, curah hujan tinggu membuat halaman sekolahnya terendam.

Akibat kondisi tersebut, paparnya proses belajar mengajar terganggu, sejumlah siswa lebih suka bermain air, pada saat jam istirahat. Bahkan, lebih suka  bermain air dan tak jarang baju seragamnya basah kuyup akibat bermain, dan tidak bisa  melanjutkan pelajaran.

“Kondisi seperti ini bukan baru ini saja terjadi bahkan sekolah ini sudah menjadi langganan banjir setiap kalinya turun hujan di karenakan saluran pembuangan tumpat, para guru harus mengantisipasi jika hujan turun, pasti ruangan kelas terendam saat hanya sekitar 4 centimeter saja air masuk ke ruang kelas,” terang guru pengajar.

Camat Sei Rampah, Drs Fajar Simbolon mengatakan dirinya akan segera mengecek lokasi terendam banjir tersebut. “Saya belum mengatahui karena belum ada melaporkannya,” sebutnya. (mag-16)

Korban Laka Lantas Hilang Misterius

LANGKAT- Korban kecelakaan lalu lintas di pinggir Jalan Lintas Sumatera Pangkalan Brandan-Nangroe Aceh Darusalam (NAD), tepatnya di Kecamatan Seilepan, Langkat belum diketahui keberadaannya.

Insiden kecelakaan yang terjadi, Kamis (19/4) dinihari itu. Ketika itu, Yudi (19) warga Gang Singapur, Desa Pelawi Darat, Kecamatan Babalan Lengkat bersama rekannya Bakri (19) warga yang sama berboncengan.

Saat itu, keduanya bersama rekan lainnya berjumlah enam orang sambil membawa minuman keras (miras) hendak duduk di jalan baru tepatnya di Desa Alurdua Kecamata Sei Lepan.

Setiba di lokasi, keenam pemuda yang mengendarai tiga sepeda motornya sambil menikmati miras yang sudah dibeli tersebut. Waktu berlarut hingga malam menunjukan pukul 00:00 WIB, rekannya beranjak pulang. Sedangkan Bakri dan Yudi dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra melanjutkan perjalanan ke lokasi warung esek-esek, yang berada di Halban, Kecamatan Besitang.

Naas bagi kedua pemuda itu, setiba di jembatan Tangkahan Lagan, sepeda motor yang dikendarai di senggol mobil truk dari arah Pangkalan Brandan menuju NAD, sehingga sepeda motornya menabrak tiang trotoar jembatan.

“Tapi saya tidak tahu ke mana keberadaannya sampai saat ini,” sebutnya.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Makmur Sitorus melalui Kapos Lantas Bukit I Aiptu Risman Tambunan, mengatakan, pada saat kejadian itu warga memberitahukan bahwa ada korban laka lantas terbaring di berem jalan jembatan Sei Lepan.  “Karena luka korban tidak parah, pihak kelurganya langsung membawa pulang, sementara keluarga Bakri curiga atas kejadian itu, bahkan tak tahu keberadaan Bakri,” kata Riswan. (jok/smg)
Kapolsek Pangkalan Brandan AKP H. Kosim S terkait misteri hilangnya korban laka lantas mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan dan penyelidikan. (jok/smg)

Ditegur, Kadisdik Panggil Kacabdis

SERGAI-  Setelah mendapat teguran keras dari Inspektur Jeneral Inspektorat Kementerian Pendidikan terkait pungutan liar yang dilakukan oknum di Dinas Pendidikan, Serdang Bedagai (Sergai). Langsung dibantah Kepala Dinas Pendidikan Sergai, H Rifai’ Bakri Tanjung.

“Saya tidak ada memerintahkan melakukan pengutipan sejenis apapun, dan saya sudah perintahkan agar mengembalikan pungutan yang sudah dilakukan,” ujarnya saat menjawab pertanyaan wartawan Sumut Pois, Jumat (20/4).

Dia menegaskan, sesuai dengan perintah Bupati Sergai, HT Erry Nuradi uang yang telah dikutip agar segera dikembalikan. Tapi, dia mengingatkan, jika ada lagi pungutan yang dilakukan pihaknya. Maka oknum tersebut dipanggil dan segera diberikan sanksi.

“Mengenai yang kemarin disebutkan ada pungutan, saya akan panggil Pengawas dan Kepala Kantor Cabang (KCD),” tegasnya.
Disinggung mengenai, pungutan untuk kelancaran Ujian Kompetisi Awal (UKA) sebesar Rp2 juta, kemudian membayar Rp20 juta setelah dinyatakan lulus. “Itu tidak benar,” sebutnya. (mag-16)

Polisi Dalami Pencurian di BRI Hinai

LANGKAT- Polisi masih mendalami pencurian Rp200 juta lebih dari brankas Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Hinai-Langkat, dengan mengumpulkan keterangan para saksi.

“Sejauh ini belum ada perkembangan berarti dari kasus pembobolan brankas BRI unit Hinai, kami masih memintai keterangan para saksi. Mengenai dibenarkan atau tidaknya untuk satu unit menyimpan sampai ratusan juta, akan dicari tahu ke BRI,” kata Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Aldi S, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (20/4).

Pria asal Kota Siantar ini menjelaskan, sampai kemarin petang sudah memeriksa sedikitnya tiga saksi. Disinggung kemungkinan keterlibatan orang dalam BRI, polisi belum bisa menyimpulkan.

Sedangkan hasil rekaman CCTV, sementara ini belum dapat dimanfaatkan menyusul arah kamera terpasang tidak fokus (mengarah) ke posisi brankas.
Berdasarkan keterangan dirangkum, dibenarkan atau tidaknya tingkatan unit (bank) menyimpan uang sampai ratusan juta berpedoman kepada ketentuan atau peraturan diberlakukan satu bank. (mag-4)

Difitnah, Hakim Polisikan Mantan Pembantu

Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Heriyanti SH mengaku kecewa karena merasa difitnah oleh mantan pembantunya Suryani alias Nining (27). Akibatnya, hakim itu melaporkan mantan pembantunya itu ke polisi karena merasa tak senang disebut sebagai istri simpanan.

Saat METRO SIANTAR (Grup Sumut Pos) mengunjungi kediaman Heriyanti di Jalan Asahan, Jumat (20/4). Wajah Heriyanti sembab karena baru selesai menangis. Bahkan, saat awak Koran ini menyebutkan kedatangannya, Hakim di PN Simalungun itu bercerita tentang yang sebenarnya.

“Nining itu bekerja hanya dua bulan di rumah saya untuk menjaga dua orang anak saya yang sekolah. Tugasnya hanya untuk memberi makan dan menjemput anak saya di sekolah,” sebutnya.

Tapi, paparnya ia mulai kesal melihat Nining karena sering ingkar janji. Bahkan, tidak pernah melarang Nining untuk pulang. Hanya saja, bila sudah ke kampung, Nining selalu ingkar janji untuk kembali lagi. Apalagi kalau belum pulang dari waktu yang di janjikan, ia sering mematikan handphonenya.
“Saya tak pernah melarang pulang. Baru dua bulan bekerja Nining sudah berapa kali pulang kampung ke Kerasaan. Saya kesal, jika pulang kampung sering ingkar janji. Misalnya janji pulang Senin tapi sering mengingkarinya. Kalau di telpon handphonenya sering mati,” ungkapnya.

Menurut dia, Nining itu bagian dari tanggungjawabnya karena jika terjadi apap-apa, secara otomatis orangtuanya menanyakan kepadanya. Pembantu di rumahnya sebenarnya ada dua orang, tapi baru Nining yang didatanginya untuk memberitahukan bahwa bekerja di rumahnya.

Kemudian, adanya yang menyebutkan gaji tidak diberikan selama dua bulan. Heriyanti menegaskan, hal tersebut sama sekali tak benar. Justru selalu dia selalu membayarkan gaji pembantunya sebelum tanggal gajian. Bahkan untuk kebutuhan pribadi seluruh pembantunya selalu diberikan “Setiap minggu saya selalu menanyakan kebutuhan pribadi pembantu seperti shampo, handbody serta lainnya. Tidak hanya itu, tiap minggu saya memberikan mereka uang pulsa serta uang tambahan,” tambahnya.

Dia menerangkan, pekerjaan Nining hanya sebatas mengurus anak saja. Bahkan sikapnya juga fleksibel, jika makanan tidak ada paling dibeli dari luar. Hanya saja, Nining jarang memberi makan siang anaknya, padahal tugasnya untuk itu. Karena merasa kasihan melihat anaknya lapar, seorang pembantu lainnya, Sri yang sering memberi makan.

“Saya tidak pernah menyangka dan berpikiran Nining seperti itu. Saya baru sembilan bulan menetap disini dan sudah ada pembantu saya yang bekerja selama sembilan bulan. Tapi mengapa hanya Nining yang seperti ini, seakan-akan saya memperlakukannya dengan tidak baik,” ungkap hakim yang bertugas di Jawa Barat tersebut.

Dengan mata yang masih sembab habis menangis, ia menerangkan persoalan hingga dia melaporkan Nining ke polisi karena mencemarkan nama baiknya. Sudah hampir lima bulan dia memecat Nining, tapi setelah keluar banyak isu yang beredar bahwa dia merupakan istri simpanan orang. Bahkan anaknya Farel (6) pernah berkata bahwa temannya menyampaikan bahwa dia disebut tidak memiliki ayah.

“Saya dibilang istri simpanan, padahal jelas-jelas saya punya suami. Bahkan, isu itu sampai ke satpam tempat anaknya bersekolah di Sultan Agung ikut tahu. Saya terpukul saat anak saya bilang ‘Ma, teman adek bilang adek nggak punya papa,” ujarnya menirukan ucapan anaknya.
Dia mengungkapkan, dirinya dan Nining sama-sama perempuan yang memiliki dua orang anak. Namun, hal ini masalah hati nurani karena seorang ibu. Ia sudah berulang kali membicarakan hal itu terhadap Nining, tapi Nining tetap membandel dan menyampaikan yang tidak benar. Melaporkannya ke polisi merupakan jalan terakhir.

Ditemani ibunya Hariyani (66) yang saat itu sedang membaca Yasin menyebutkan, ibunya sampai ikut ke dalam persoalan itu. Bahkan ibunya disebut ‘Nek Lampir’.

Sementara itu Suryani yang datang ke kantor harian METRO SIANTAR mengaku tidak ada menyampaikan hal seperti isi pemberitaan yang ada. Dengan nada yang tinggi disebutkannya, ia sudah meminta maaf ke Heriyanti. (mua/smg)

23 BUMN Masih Rugi

Laba BUMN Tembus Rp123 T

JAKARTA- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merampungkan rekapitulasi laporan keuangan BUMN 2011. Hasilnya, realisasi laba bersih BUMN melonjak jauh melampaui target.

Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat mengatakan, hasil rekapitulasi laba bersih BUMN tahun 2011 naik dibandingkan target sebesar Rp95,3 triliun. “Realisasinya Rp123,9 triliun,” ujarnya kemarin (20/4).
Realisasi tersebut naik dibandingkan angka sebelumnya yakni Rp123,5 triliun. Jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih 2010 yang sebesar Rp103,9 triliun, maka realisasi tahun 2011 naik 19,24 persen.

Menurut Wahyu, jika dirinci, maka Pertamina dan PLN menjadi BUMN yang mampu menyumbang laba bersih hingga Rp28,28 triliun. Lalu, kelompok BUMN Terbuka (Tbk) sektor perbankan berkontribusi sebesar Rp34,70 triliun. Kemudian, BUMN Tbk nonperbankan Rp35,62 triliun. “Sedangkan BUMN lainnya menyumbang Rp25,31 triliun,” katanya.

Sementara itu, dari sisi penjualan atau revenue, sepanjang 2011 lalu BUMN berhasil meraup Rp1.387,66 triliun.  Wahyu menyebut, pendapatan terbesar disumbang oleh Pertamina dan PLN yang mencapai Rp798,69 triliun.

Lalu, BUMN Tbk perbankan Rp127,06 triliun, BUMN Tbk nonperbankan Rp244,18 triliun, dan BUMNlainnya Rp 249,57 triliun.
Meski mencatat kinerja keuangan mengesankan, namun Kementerian BUMN maih harus bekerja keras untuk mengentaskan BUMN-BUMN yang masih merugi. “Tahun 2011 lalu masih ada 23 BUMN yang merugi, total kerugiannya Rp3,23 triliun,” ujarnya.

Data Kementerian BUMN menunjukkan, 5 BUMN dengan rugi terbesar pada 2011 lalu adalah PT PAL Indonesia dengan rugi Rp1,17 triliun, PT Merpati Nusantara Rp778,6 miliar, PT Dirgantara Indonesia Rp356,52 miliar, PT Danareksa Rp317,02 miliar, dan PT Bahana PUI Rp 187,76 miliar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Rp113,38 miliar, dan PT Kertas Leces Rp84,97 miliar. (owi/jpnn)

Adu Hebat Messi – Ronaldo

Barcelona vs Real Madrid

SEPERTI biasanya, selain mempertaruhkan gengsi dua tim yang bertanding serta peluang yang dimiliki keduanya, partai El Classico juga sarat rekor. Bukan hanya rekor kedua tim, tapi juga rekor para pemain yang terlibat di dalamnya.

Nah, secara kebetulan dalam dua tahun terakhir dua pemain pilar yang dimiliki keduanya  Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) adalah dua nama yang kerap menjadi bumbu penyedap jelang maupun sesudah pertandingan, karena rekor yang mereka miliki.

Dini hari nanti misalnya, kedua pemain ini sama-sama tercatat sebagai pemain paling subur, bukan saja di ajang La Liga Primera, namun juga di seluruh kompetisi yang ada di tanah Eropa, sehingga secara tidak langsung keduaya terlibat secara  langsung dalam perburuan sepatu emas.
Ya, akhir minggu lalu Messi mencetak dual gol untuk menggenapi jumlah golnya menjadi 41 saat Barcelona mengalahkan Levante 2-1. Hal yang sama juga dilakukkan Ronaldo saat satu golnya turut mengantarkan Los Merengues menang 3-1 atas Sporting Gijon.

Tal ayal, keduanya pun memimpin tabel perburuan Sepatu Emas Eropa dengan masing-masing menghimpun poin sama, yakni 82.
Jika untuk urusan mencetak gol keduanya memiliki jumlah yang sama, lantas bagaimana untuk urusan yang lainnya. Untuk urusan assist, gelandang Madrid Mesut Ozil adalah pemegang assist terbanyak di La Liga dengan 17 assist, diikuti Messi dengan 16 assist dan Angel Di Maria dengan 14 assist. Artinya 11 assist yang dimiliki Ronaldo jelas tak berarti apa-apa dibanding assist yang dimiliki Ronaldo.

Namun begitu, ternyata ada catatan menarik terkait kedua pemain ini. Apa itu? Lionel Messi yang hanya 69 kali melakukan pelanggaran terhadap lawan ternyata bermain “lebih kotor” dibanding Ronaldo yang justru 104 kali melakukan pelanggaran kepada lawan.

Indikasinya adalah kartu kuning yang didapat Messi sejumlah 6 buah ternyata lebih banyak dari pada yang didapat Ronaldo yang hanya 4 kali menadpatkan kartu dari wasit.

Pun demikian, itu tak mengurangi favoritas keduanya untuk memenangi sepatu emas tahun ini, Pasalnya, striker Arsenal Robin van Persie yang menjadi pesaing keduanya baru mencetak 54 poin dari 30 gol yang telah dilesakkannya ke gawang lawan.

Sementara di Bundesliga Jerman Mario Gomez dan Klaas-Jan Huntelaar gagal mengkreasi gol ketika Bayern Munich ditahan Mainz 0-0. Adapun Schalke ditumbangkan musuh sekota, Borussia Dortmund, di rumah mereka sendiri 2-1.

Wayne Rooney memiliki poin yang sama seperti Huntelaar, yakni 48, usai striker Inggris itu mencetak dobel gol saat Manchester United menggulung Aston Villa 4-0 Minggu kemarin. Perolehan sama juga ditorehkan Burak Yilmaz meski ia gagal mencetak gol di laga yang berakhir 0-0 bagi Trabzonspor kontra Orduspor.

Duta Serie A Italia, Zlatan Ibrahimovic, masih tertahan di poin 46 lantaran semua laga di Italia akhir pekan kemarin harus tertunda menyusul bentuk penghormatan atas meninggalnya Piermario Morosini. Hal itu membuat poin Ibra sama dengan Aleksandr Cekulajevs.

Terakhir, Radamel Falcao masuk ke dalam daftar 10 besar untuk pertama kalinya di musim ini setelah ia mencetak gol tunggal dalam kemenangan 1-0 Atletico Madrid atas Rayo Vallecano.(bbs/jpnn)

Idris Semena-mena, Ketua Panpel Didepak

SETELAH mendepak beberapa pemain potensial PSMS, manajemen kini mendepak Ketua Panitia pelaksana Syafril Jambak. Berdalih penyegaran, manajemen melalui surat tertanggal 20 April menunjuk Hendra DS sebagai Plt Ketua Panpel PSMS.

CEO PSMS Idris secara resmi mendepak Syafril melalui selembar surat tertanggal 20 April 2012 dengan nomor 323/B/PSMS/IV/2012 dengan menyantumkan perihal pemberhentian dan pengangkatan Ketua Panpel.

Dalam surat tersebut di poin pertama, disebutkan sesuai hasil rapat pengurus PSMS, pada 20 April 2012 pukul 10.00 WIB di Stadion Kebun Bunga, dengan surat tersebut maka pengurus PSMS memberhentikan Syafril sebagai Ketua Panpel PSMS 2011/2012. Dan surat tersebut berlaku terhitung sejak dikeluarkannya surat itu.

Idris mengaku, pendepakan Syafril murni untuk penyegaran. “Hingga saat ini, pendapatan tiket kita minus,” katanya, Jumat (20/4) malam.

Sementara itu, Syafril yang ditemui di Mess Kebun Bunga menjelaskan, ia baru menerima surat pemberhentian itu pukul 16.00 WIB. Surat itu diberikan oleh manajer keuangan PSMS Iswanda Nanda Ramli. “Saya sebenarnya tak masalah jika diberhentikan. Namun, yang saya pertanyakan caranya. Harusnya ada rapat untuk memutuskan ini, karena saya juga masih pengurus (Wakil ketua bidang pembinaan). Kemudian di poin pertama soal sudah ada rapat, kapan itu? Mana ada. Saya sudah tanyakan ke Nanda dan Syaf Lubis (Ketua harian PSMS) tidak ada rapat tadi,” ungkapnya.

Dengan pemberhentian ini, Syafril menegaskan akan membuat surat ke manajemen. “Saya akan mempertanyakan rapat pengurus itu. Saya mau, jika diangkat baik-baik maka harus diberhentikan secara tata cara organisasi yang benar. Bukan ingin kali saya jadi Ketua Panpel,” kata eks pemain PSMS era 80-an ini.

Dia menjelaskan, selama ini hubungan dia dan Idris baik-baik saja. Meski diakuinya, dirinya sempat protes sebagai Ketua Panpel yang merasa haknya dikangkangi. Saat Idris memecat beberapa orang tenaga kerja di bagian tiket Panpel. “Saya sebagai Ketua Panpel tidak ditanya, tiba-tiba bawahan saya dipecat. Selebihnya, tak ada masalah. Ya bisa jadi, dia (Idris) tersinggung. Tapi itu saya rasa sudah menjadi hak saya untuk protes mengenai pemecatan bawahan saya,” tandasnya. (saz)

Pemain PSMS ISL Makan Nasi Sisa

NASIB para pemain PSMS ISL makin memprihatinkan. Selain tak digaji tiga bulan, skuad PSMS yang dimanajeri Benny Tomasoa itu bahkan tak makan nasi dengan lauk baru, untuk makan malam Jumat (20/4) lalu. Osas Saha dkk harus makan nasi sisa makan siang.

Banyak pemain yang mengeluh atas kejadian itu. Hal tersebut terbukti dari personal message beberapa pemain yang diupdate melalui Blackberry Messanger mereka. Seperti, ‘Set dah, makan malam sisa tadi siang? Parah kali…’ selain itu, ‘Tak ada makan malam. Makanan sisa tadi siang dihidang lagi.’

Mengetahui hal tersebut, wartawan mencoba mengkonfirmasi kebenaran kejadian tersebut kepada beberapa pemain. Dan benar saja, ternyata makanan baru untuk disajikan pada makan malam tak ada, yang tersaji makanan sisa siang hari. Itu pun dengan lauk telur ayam dan sayuran saja.

Atas hal tersebut beberapa pemain mengancam mogok latihan dan bertanding. “Kalau sampai besok gak ada makanan, aku gak bakal mau bertanding dan latihan,” ujar pemain yang tak mau namanya dikorankan, melalui BBM, Jumat malam (20/4).

Sementara itu, CEO PSMS Idris yang dikonfirmasi mengenai hal itu mengaku tak tahu hal tersebut karena masih berada di Jakarta. “Waduh, saya tidak tahu itu. Saya masih di Jakarta. Sebentar saya hubungi manajer, karena dia yang bertanggung jawab mengenai itu,” katanya.

Sedangkan Benny Tomasoa tak bersedia menjawab masalah ini. Dihubungi  beberapa kali, telepon selulernya tak aktif, padahal sebelumnya aktif  saat dihubungi Idris selaku CEO. (saz)

Tuah Teladan

PSMS  vs PSM

MEDAN- Sejak dibesut Fabio Lopez, PSMS IPL belum pernah takluk di Stadion Teladan. Rekor itu pula yang diharapkan bisa terus diperpanjang skuad berjuluk Ayam Kinantan kala menghadapi PSM Makassar sore ini (21/4).

Dengan target yang tak muluk-muluk, PSMS bisa meraih hasil positif di empat laga terakhir. Tentu tren positif ini bisa terus dilanjutkan untuk memuluskan harapan anak-anak Medan keluar dari zona merah.

Menghadapi Juku Eja, julukan PSM, hanya satu pemain PSMS yang dipastikan tak turun pada lanjutan Indonesian Premier League (IPL) kali ini. Yakni striker PSMS Julio Cesar Alcorse yang diganjar akumulasi kartu kuning.

Namun, atmosfer positif yang saat ini menyelimuti tim menjadi target maksimal untuk kembali meraih poin penuh. Kendati belum diketahui pasti siapa yang turun menjadi pengganti Julio, beberapa opsi dimungkinkan terjadi. Juanda Mayadi dan Heri Swandana merupakan sosok alternatif kekosongan penyerang tengah.

“Kondisi fisik tim tidak ada masalah. Pada latihan uji coba lapangan, semuanya baik. Kami memang kehilangan Julio yang harus absen karena akumulasi kartu kuning,” ungkap Fabio, Jumat (20/4).

Bicara target, seperti biasa Fabio tak mau muluk-muluk. Yang terpenting baginya, PSMS mampu meraih poin di kandang. “Tentunya kami berharap poin di kandang. Dan kami berupaya untuk itu,” tutur pelatih 38 tahun itu.

Pelatih PSM Petar Segrt juga mengapresiasi perkembangan PSMS di putaran kedua ini. Menurutnya, dibanding putaran pertama lalu, PSMS sudah jauh lebih baik. “Saya juga heran, kenapa tim yang punya kualitas bagus seperti PSMS sekarang ini harus berada di posisi terbawah. Selayaknya PSMS berada di posisi 4 atau 5,” pujinya.

Soal target, mantan asisten pelatih klub IPL Bali de Vata FC tersebut juga tak mau muluk-muluk. Satu poin menurutnya sudah cukup bagus. “Tapi kenapa tidak kalau PSM bisa meraih tiga poin?” tegasnya optimis.

Diakuinya, menghadapi Vagner Luis dkk, timnya tidak dengan kekuatan penuh. Kehilangan sang penjaga gawang utama, Deni Marcell yang sakit, begitu juga Kurniawan, PSM juga tak akan diperkuat pemain asal Korea Selatan Kwon Jun yang harus berobat ke Korea usai cedera yang dideritanya. “Ada enam atau tujuh pemain yang absen saat menghadapi PSMS. Tapi kami akan tetap berjuang,” ujar Petar.

Barisan pertahanan PSMS juga harus mewaspadai pergerakan dua striker PSM, Ilija Spasojevic yang telah mencetak enam gol dan Rahmat yang menjadi top skorer sementara bagi PSM.

Sementara bagi striker PSMS, absennya Julio dan kemungkinan tidak turunnya Jecky Pasarela bakal menjadi motivasi bagi striker lain yang sama sekali belum mencetak gol musim ini untuk melesakkan gol ke gawang PSM dan mempersembahkan kemenangan bagi PSMS. (saz)