Home Blog Page 13716

Setelah Semua Mengajar, Kini Semua Meneliti

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah gencar-gencarnya mempublikasikan program “Ayo Semua Mengajar”. Tentu tujuannya agar anak-anak di negara ini punya potensi yang sangat bagus dalam pengembangan SDM yang berkualitas. Mengajar bukan hanya pada persoalan formalistik di ruangan belaka. Mengajar bisa juga berbentuk informal. Memberikan sesuatu yang bernilai kepada si anak agar berbuat baik juga merupakan bagian dari proses mengajar.

Jhon Marihot Purba, SE, M. Si

Program “Ayo Semua Mengajar” patut kita dukung secara kolektif. Pendidikan yang paling berharga tentu bermula dari keluarga. Keluargalah kata kunci pertama dalam pendidikan si anak. Jika pendidikan dalam keluarga berhasil dengan baik, maka karakter si anak akan terbangun dengan baik dan bagus. Tentu menjadi modal dasar di sekolah formal untuk menjadi manusia yang cerdas, terampil dan punya bekal keahlian untuk menyongsong masa depan.
Kekuatan negara (state power) sangat tergantung dari sikap kritis masyarakatnya. Semakin kritis masyarakat dalam menyeimbangkan hak dan kewajiban, maka secara otomatis praktik penyelewengan dalam bentuk tindakan koruptif, manipulatif kemungkinan bisa diatasi.

Kita bisa melihat negara Swiss, di mana pemerintahannya bersih (clean goverment) dari korupsi. Mengapa pemerintahan Swiss bebas dari korupsi? Tentu karena pemerintahannya lahir dari embrio masyarakat yang terdidik dan kritis.

Sejak kecil masyarakat Swiss sudah dididik dalam lingkungan keluarga untuk menjadi anak yang baik. Sosialisasi dini tentang kebaikan dan nilai kemanusiaan sudah ditanamkan sejak anak-anak. Perkembangan anak pun disertai dengan muatan karakter yang baik. Jadi, pemerintahan yang lahir dari proses masyarakat yang terdidik (community proces knwoledge) maka pemerintahannya akan bersih dari KKN.

Menjadi masyarakat yang terdidik bisa dilakukan jika keluarga itu benar-benar peduli pada dunia pendidikan dan menanamkan nilai yang baik sejak dini kepada si anak. Untuk itu, proyek “Ayo Semua Mengajar” perlu didukung supaya bisa terimplementasi pada semua keluarga.

Kemudian, program “Ayo Semua Mengajar” ini perlu didukung oleh program “Ayo Meneliti”. Meneliti yang kita bicarakan bukan dalam skala sangat besar. Tentu kita pun harus memahami keterbatasan pemikiran kita. Kita tidak bicara tentang nuklir, bom atom, fisika quantum. Tetapi penelitian dalam skala terkecil.

Kita perlu melakukan instropeksi dalam diri kita masing-masing dengan memedomani langkah penelitian. Langkah penelitian yang paling sederhana adalah memahami apa latar belakang masalah, merumuskan masalah, menganalisis masalah, dan menyimpulkan. Penelitian terkecil bisa tersosialisasi dengan baik.

Sebagai warga negara yang baik misalnya, jika saya melakukan itu, apa latar belakangnya? Apakah latar belakang itu sudah benar atau tidak? Kemudian saya merumuskan, mengapa latar belakang itu muncul? Setelah itu dianalisis dengan logika sederhana, dan baru bisa disimpulkan. Kesimpulannya pun perlu diulang agar tidka benar.

Ketika kita ingin melakukan aktivitas sehari-hari, aktivitas itu bisa kita teliti dengan langkah yang sangat sederhana. Dengan demikian tindakan kita yang kita teliti sehari-hari akan menjauhkan tindakan kita dari tindakan yang salah. Sehingga apa yang kita perbuat bisa bermanfaat bagi orang lain. Minimal apa yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari tidak menganggu orang lain.

Mensosialisasikan penelitian, paling minim meneliti diri sendiri sangat penting agar negara ini punya struktur masyarakat yang ilmiah. Hanya saja ini sangat sulit jika pemerintah belum bisa menghargai penelitian, baik skala kecil dan besar. Akhir-akhir ini peneliti banyak mengeluh mengenai masalah dana penelitian, fasilitas penelitian, sampai tunjangan kesejahteraan penelitian. Tentu ini sangat menghambat perkembangan penelitian. Seharusnya pemerintah mampu sebagai garda terdepan dalam melembagakan penelitian yang ilmiah kepada masyarakat.

Pemerintah perlu membuat program go nasional dengan motto “Ayo Semua Meneliti”. Minimal kita meneliti dengan cermat apa yang kita lakukan sehari-hari. Dengan demikian hari-hari yang dilalui oleh masyarakat akan berguna untuk dirinya dan bagi bangsa ini. Saatnya bangsa kita bangkit. Saya punya keyakinan sebuah bangsa yang pemerintahannya bagus lahir dari masyarakat yang terdidik dan tahu akan kewajiban dan haknya dengan baik.
Menjadi masyarakat yang baik dan terdidik tidaklah sulit. Banyak media, informasi yang mendidik, perpustakaan, televisi, radio, dan koran yang bisa menjadi referensi bagi kita semua. Mengoptimalkan sumber pengetahuan dan informasi mendidik tentu menjadi modal dasar bagi pembangunan bangsa ini. Kita harus terus mendorong budaya meneliti masyarakat agar tersosialisasi dengan baik sampai ke akar rumput. Hanya dengan budaya penelitian dan masyarakat terdidiklah bangsa ini bisa bangkit.

Kita harus akui, di balik jebloknya pemerintahan kita ini, kondisi masyarakat juga sangat memperihatinkan. Disiplin masyarakat sangat rendah, kemampuan SDM masyarakat juga sangat rendah. Ancaman populasi penduduk yang terus tambah, tentu menjadi masalah bagi bangsa ini.
Apa jadinya sebuah bangsa yang penduduknya besar tapi kualitasnya sangat rendah. Bahaya kemiskinan, kelaparan, kriminal, hilangnya generasi emas, akan menjadi ancaman yang sangat laten. Kita sendiri pun harus menyadarinya bahwa populasi penduduk yang terus bertambah akan menajdi masalah mendasar pembangunan bangsa ini ke depan.

Semoga masyarakat tersadar tentang pentingnya program “Ayo Semua Mengajar” dan “Ayo Meneliti” yang sebenarnya bisa dimulai dari keluarga. Sangat penting ditanamkan sejak dini agar bangsa kita menjadi bangsa yang besar, bermartabat, dan beradab dalam pergaulan internasional. Masyarakat Indonesia perlu menyadari keberhasilan pemerintah Swiss yang bersih dari KKN.

Pemerintah Swiss lahir dari proses masyarakat yang terdidik dan bermoral. Mereka menanamkan nilai sejak awal kepada si anak. Si anak pun berkembang dengan karakter yang bagus. Kalau bisa kita terapkan maka kita bisa menjadi bangsa yang besar dan pemerintahan kita bisa bersih dari virus KKN. Untuk itu mari mendukung program “Ayo Semua Mengajar” dan “Ayo Semua Meneliti” yang bisa kita mulai dari lingkungan keluarga. (*)

Penulis adalah Dosen FE Universitas Sutomo Medan dan Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pemberdayaan Guru Sejahtera Sumut (LP3GSSU)

Dewi Sandra Bulan Madu demi Momongan

Artis dan penyanyi Dewi Sandra menyatakan sedang menikmati kehidupan pernikahan bersama suami ketiganya, Agus Rahman. Artis 31 tahun itu sangat bersyukur mendapat seorang suami yang pengertian dan sangat mendukung karirnya di dunia entertainment.

Namun, sebagai seorang perempuan, Dewi merasa kurang sreg jika belum dikaruniai momongan. Terkait hal tersebut, penyanyi blasteran Inggris-Indonesia itu tidak terlalu ngoyo meski merasa sudah siap. “Masalah momongan itu wewenang Yang Di Atas ya. Kita sebagai perempuan pasti pengin lah. Pasti sangat bahagia kalau dikaruniai buah hati. Kalau pertanyaannya siap, ya siap. Dalam kehidupan, banyak hal yang kita inginkan, tapi belum kesampaian. Saya percaya suatu saat pasti,” jelas Dewi kemarin (2/4).

Dewi menuturkan, dirinya dan suami memang tidak memiliki program khusus untuk mendapatkan momongan. Namun, sebentar lagi, mantan istri aktor Surya Saputra itu akan berbulan madu bersama sang suami selama seminggu. Dia berharap dari bulan madu tersebut bisa segera mendapatkan momongan. “Doakan berhasil ya. Mudah-mudahan ada hasilnya,” kata Dewi. Ketika ditanya destinasi bulan madunya, Dewi enggan menjawab. Dia hanya mengatakan akan berbulan madu di luar negeri. “Ada deh,” imbuh dia.

Pemilik nama lengkap Dewi Sandra Killick itu menuturkan, dirinya memang suka dengan anak-anak. Beruntung, meski belum diberi momongan, dia memiliki banyak keponakan yang masih kecil. Jika sedang senggang, Dewi kerap mengasuh para keponakannya tersebut. Menurut Dewi, kegiatan babysitting itu sangat menyenangkan.

“Keponakan banyak. Kemarin saja sempat babysit enam keponakan sama Mas Agus. Seru banget. Aku merasa bahagia karena sebagai tante mereka, aku juga punya tanggung jawab dengan keponakan,” ujarnya.

Disinggung soal adopsi sebagai pancingan untuk hamil, Dewi mengungkapkan pernah membahas itu. Namun, dia tidak setuju dengan pendapat bahwa adopsi bisa memancing supaya bisa segera dikaruniai anak. “Kalau waktunya tepat, ya mungkin saja (adopsi). Tapi, nggak sembarangan adopsi juga. Saya nggak setuju dengan kata-kata mancing. Kurang pas. Kalau buat saya, anak adalah anak. Mau dari mana asalnya, itu menjadi tanggung jawab kita,” imbuh Dewi yang menikah pada 11 Desember tahun lalu tersebut. (ken/c6/any/jpnn)

Perbaikan Traffic Light Sedot Rp1,1 M

Lampu Led yang Rusak Sementara Diganti Pijar

MEDAN-Dishub Kota Medan mengajukan anggaran Rp1.178.516.000 ke Pemko Medan, untuk perbaikan  traffic light di lima persimpangan yang rusak akibat aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM.

Rencananya, anggaran tersebut akan dialokasikan dari anggaran bencana dengan proses penunjukkan langsung (PL).

“Baru tadi kita ajukan kepada Pak Wali. Untuk memperbaiki sebanyak 20 traffic light yang rusak,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Armansyah Lubis, usai rapat evaluasi Pajak Bumi Bangunan di kantor Bapeda Medan, Selasa (3/4) siang.

Armansyah menjelaskan, untuk persimpangan Jalan Yos Sudarso/Adam Malik perbaikan traffic light dibutuhkan anggaran sebesar Rp94.040.000, simpang Jalan Perintis Kemerdekaan/Jalan Gaharu Rp119.476.000, simpang Jalan Sutomo/Jalan Perintis Kemerdekaan Rp163.172.000. Simpang HM Yamin/Jalan Sutomo Rp60.974.000. Begitu juga untuk simpang Jalan HM Yamin/Jalan Gaharu Rp60.974.000, simpang Jalan Sudirman/ Jalan S Parman Rp75.032.000, simpang Jalan Jamin Ginting/Jalan Iskandar Muda Rp141.006.000 simpang Jalan Jamin Ginting/Jalan Dr Mansyur Rp260.862.000, Jalan Ngumban Surbakti/Jalan Setia Budi Rp161.014.000 dan simpang Jalan Sm Raja/Jalan HM Jhoni Rp40.966.000.

Disebutkannya, anggaran yang diajukan ke Pemko Medan merupakan anggaran yang nantinya akan dialokasikan dari anggaran bencana, karena perbaikan traffic light itu terjadi karena adanya keadaan darurat akibat aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen dalam menolak rencana kenaikan BBM.

Sedangkan untuk proses yang akan dilakukan secara penunjukan langsung dan tidak melalui proses tender, sehingga pengadaan traffic light yang rusak itu bisa langsung dilakukan. “Kalau menggunakan proses tender itu kan nanti akan lama waktunya, makanya untuk ini kita lakukan PL,” terangnya.
Ketika disinggung, kapan selesainya pengadaan untuk traffic light tersebut, Armansyah mengatakan kalau pengadaannya itu masih tergantung kepada persetujuan dari Wali Kota Medan.

Dikatakan Armansyah, tidak semua traffic light itu harus dilakukan pengadaan baru, sebab beberapa traffic light yang rusak itu merupakan tiang rendah, sedangkan yang tiang tinggi tidak rusak. Ada sebagian juga yang boksnya hancur dan alat control serta countdownnya yang rusak. “Jadi tidak semua alatnya yang harus diganti,” terang Armasnyah.

Terkait kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas Jalan di Medan seperti di persimpangan Jalan Sutomo dan Jalan Perintis Kemerdekaan juga di Jalan Sutomo/Jalan Gaharu, Armansyah mengaku mungkin bukan karena traffic light. Sebab, kalau traffic light yang rusak untuk sementara sudah kita pasang lampu pijar. Lampu pijar ini kan sebenarnya sistem traffic light kita yang lama. Sambil kita menunggu pengadaan traffic light dengan system LED. Kelebihannya kalau traffic light LED ini selain lebih terang juga dia memiliki countdown (perhitungan waktu) dibandingkan traffic light yang lampu pijar,” kata Armansyah.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiagakan petugas di setiap persimpangan di Medan. (adl)

Makin Kokoh di Puncak

BLACKBURN – Manchester United semakin dekat menuju gelar juara ke-20 di pentas Premier League. Setan Merah berhasil membalaskan dendam dengan mengalahkan Blackburn Rovers 2-0.

Dengan kemenangan ini, maka United unggul lima poin dari peringkat kedua sekaligus tim sekota Manchester City. Patrice Evra dkk mengumpulkan 76 dari 31 pertandingan. Sedangkan The Citizens, mengoleksi 71 poin.

Dalam pertandingan di Ewood Park, Selasa (3/4/2012) dini hari WIB, Sir Alex Ferguson kembali melakukan perubahan pada susunan pemain. Kali ini, Ferguson menurunkan formasi 4-3-3. United langsung menggebrak sejak menit awal.

Menanggapi kemenangan yang diraih timnya, pelatih Manchester United Sior Alex Ferguson mengaku senang, karena menurutnya Blackburn bukanlah lawan yang gampang ditaklukkan.

“Ini adalah malam yang sangat panjang. Kami harus bertarung dan berjuang keras. Kami mendapatkan hasil yang kami mau,” ungkap Ferguson selepas pertandingan dilaporkan Manchester Evening News, Selasa (3/4).

“Kami memang berhasil menekan mereka, tapi kami harus berhati-hati terhadap serangan balik mereka. Sebab, Blackburn memang sangat berbahaya dalam melakukan serangan balik. Kami terlalu banyak membuang kesempatan mencetak gol. Tapi ini adalah sebuah kemenangan yang sangat penting dan melambangkan sejarah dari klub ini,” tandas pelatih asal Skotlandia tersebut.

Sementara itu di tempat terpisah pelatih Blackburn Rovers Steve Kean mengaku tak menyesal dengan kekalahan yang dialami timnya. “Apa yang harus kami lakukan adalah mengambil sisi positif dari 80 menit pertama di pertandingan ini,” ucap Kean. (bbs/jpnn)

Ketika Gemuk Tak Lagi Lucu

Lucu dan menggemaskan, mungkin hal itulah yang ada dibenak para orang tua ketika melihat anaknya yang tumbuh menjadi gemuk bahkan lebih gemuk dari anak-anak seusianya. Sebaliknya, banyak orang tua yang tak menyadari bahwa anak-anaknya yang terlihat ‘terlalu sehat’ itu sesungguhnya memiliki resiko terserang berbagai jenis penyakit serius.

Berat badan berlebih bukan tolak ukur bahwa anak tersebut sehat. Karenanya, kelebihan berat badan atau obesitas pada anak harus menjadi perhatian orangtua. Masalah ini awalnya dianggap hanya terjadi di negara-negara berpenghasilan tinggi. Namun pada kenyataannya jumlah anak dengan masalah kelebihan berat badan  ini sekarang semakin meningkat di negara berpendapatan rendah dan menengah, khususnya di perkotaan.

Pada dasarnya terdapat dua faktor yang mempengaruhi obesitas, yang pertama adalah faktor genetik.  Anak yang menderita obesitas biasanya memiliki orangtua yang obesitas pula. Jika salah satu orangtua menderita obesitas, maka 40% kemungkinan anaknya akan menderita obesitas, sedangkan jika kedua orangtua menderita obesitas, maka resikonya meningkat menjadi 70%. Sedangkan faktor yang kedua adalah lingkungan, hal ini berkaitan dengan tingkat metabolisme tubuh anak, aktivitas fisik, budaya dan asupan makanannya.

‘’Banyak faktor yang membuat anak-anak menjadi obesitas. Diantaranya karena asupan kalori yang berlebihan, terutama dari makanan manis dan berlemak. Namun tidak didukung dengan aktifitas anak dan olahraga yang teratur,”ujar Dokter Spesialis Anak RSUD dr Pirngadi Medan, dr Terapul.
Disebutkannya, jika anak-anak diberi makanan yang memiliki kalori tinggi namun setelah itu tidak ada aktifitas atau lebih banyak diam dan ditidurkan, maka berat badannya otomatis naik dan berlebih. ‘’Tapi, selain faktor makanan, anak obesitas juga bisa karena faktor keturunan,” katanya, Minggu (1/4).
Menurutnya, obesitas adalah salah satu faktor resiko kematian dini.

Bahkan anak-anak yang obesitas berpotensi menderita berbagai penyakit diantaranya risiko penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit kanker tertentu. Dan obesitas, lebih berbahaya jika diidap oleh anak perempuan. Karena saat dewasa, mereka akan mengandung dan menjadi gemuk sehingga anak yang dilahirkan akan berisiko menjadi obesitas pula.
“Keluarga dengan latar belakang orang tua yang obesitas,maka anak-anak mereka akan cenderung memiliki badan lebih besar.  Namun perempuan lebih cenderung memiliki berat badan yang mirip dengan ibu mereka,” ungkapnya.

Untuk itu, orangtua harus mewaspadai terjadinya obesitas pada anak. Berikan asupan nutrisi yang baik dan tepat sejak usia kanak-kanak.
“ Banyak orangtua yang menganggap obesitas pada anak adalah permasalahan sepele. Padahal ini dapat menimbulkan masalah serius,”tambahnya. (mag-11)

Atur Pertandingan, Masiello Ditahan

ROMA- Pemain bertahan Atalanta, Andrea Masiello menjadi tersangka kasus pengaturan pertandingan di Seria A Italia. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi Italia Carbineri menangkap Masiello di rumahnya Senin pagi dan kemudian menahannya. Polisi juga tengah memeriksa delapan mantan pemain Bari lainnya.

Penangkapan dilakukan setelah tim penyelidik Bari -klub yang diperkuat Masiello musim lalu- menemukan bukti-bukti baru terkait kasus tersebut. Masiello bermain untuk Bari selama tiga setengah musim sebelumnya akhirnya dikontrak Atalanta pertengahan musim ini.

Sebelum menangkap Masiello, penyidik mencermati sembilan pertandingan terakhir Bari musim lalu. Salah satu pertandingan yang dicurigai adalah ketika Bari bertemu tim sekota Lecce 15 Mei 2011.

Saat itu, Bari yang sudah pasti terdegrasi dicurigai sengaja mengalah, agar Lecce terhindar dari degradasi.

Di pertandingan itu, Masiello melakukan gol bunuh diri yang membantu kemenangan Lecce atas Bari 2-0. “Hasil investigasi menunjukkan ada penyerahan uang (suap) di akhir pertandingan,” papar penyidik Bari, Antonio Laudati kepada wartawan.

Pertandingan-pertandingan lain yang sedang diselidiki adalah saat Bari menang 3-0 atas Genoa pada 2 Mei. Hasil imbang 3-3 di Udinese pada 9 Mei. Serta kemenangan 4-0 atas Bologna di pekan terakhir musim lalu.

Mantan gelandang Bari, Rossi, yang sekarang bermain untuk Cesena, menjelaskan bahwa setelah Bari dipastikan terdegradasi, beberapa kelompok supporter garis keras mendekati mereka. Kelompok itu menekan para pemain agar mengalah pada dua pertandingan melawan Cesena dan Sampdoria. Para supporter itu bertaruh bahwa Bari akan kalah pada dua pertandingan tersebut.

Rossi mengatakan bahwa meski mereka diancam, para pemain menolak mengabulkan permintaan itu. Di kedua pertandingan tersebut, Bari akhirnya memang kalah. Rosi tidak menjelaskan apakah itu karena tekanan tadi.

Manajer Umum Bari Claudio Garzelli menolak tuduhan tersebut. Ia menimpali, “Saya tidak memiliki alasan apapun untuk percaya bahwa Masiello dapat terlibat dalam aktivitas curang apapun,” kilahnya.

Presiden FIGC Giancarlo Abate menegaskan bahwa dia tidak akan memberikan toleransi kepada pemain yang berbuat curang.(ap/jpnn)

Chevrolet Luncurkan All New Chevrolet Colorado dan New Orlando

Cocok Untuk Medan Menantang

Untuk memenuhi permintaan kendaraan jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) midsize 7 penumpang, dan pickup double cabin, Chevrolet melaunching dua jenis mobil tersebut. All New Chevrolet Colorado dan New Orlando.

All New Chevrolet Colorado merupakan pick up midsize pertama yang bermesin Allnew Duramax turbo-diesel 2500 cc, yang memberikan keunggulan dari kombinasi kinerja mesin yang maksimal serta hemat bahan bakar.

Dengan kelebihan tersebut, diyakini mampu menghadapi keadaan jalan yang cukup menantang sehingga sangat cocok untuk industri pertambangan, perkebunan, gas, perminyakan serta angkutan barang dan jasa. Mobil ini paling kuat dengan performa tertinggi di kelasnya dalam sejarah berdirinya 100 tahun Chevrolet.

Sedangkan New Chevrolet Orlando merupakan mobil midsize MPV 7 penumpang. Dengan tampilan yang tegas, yang dapat terlihat dari garis atap rendah dan siluet yang terispirasi dari crossover. Mobil ini dilengkapi dengan mesin tangguh ECOTEC 1.800 cc, 16V, DCVCP, MPI bertransmisi otomatis 6 percepatan dengan GM Tiptonic, sehingga menghasilkan kenyamanan berkendara ekstra untuk keluarga modern Indonesia dengan beragam aktivitas dan mobilitas tinggi.

“Dengan hadirnya dua mobil terbaru ini, kami yakin dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang mengingikan kendaraan dengan performa terbaik di kelasnya,” ujar Direktur Public Relation PT GM Indonesia, Maria Sidabutar yang didampingi oleh Branch Manager PT Mega Central Autoniaga Dealer Chevrolet, Apri Sinaturi, saat acara peluncuran mobil All New Chevrolet Colorado dan New ChevroletOrlando di Sun Plaza, Medan (3/4) kemarin.
Kedua mobil ini memiliki performa yang tertinggi di kelasnya, sehingga dipastikan dapat memberikan kepuasaan sendiri bagi konsumen. “Colorado dikembangkan di lima benua selama 5 tahun, dengan menghabiskan dana sebesar USD2 Miliar, atau sekitar Rp18 triliun. Ini membuktikan bahwa kita mencoba untuk memberikan yang terbaik,” ujar Apri Sianturi.

Menurutnya, Colorado yang dipasarkan di 60 negara ini memiliki berbagai fitur, tekhnologi, desain eksterior dan interior terbaik serta paling mutakhir dan telah menempuh jarak sejauh 2,5 juta kilometer selama masa pengembangan. “Dengan mesin diesel, all-new Duramax turbo diesel, dapat bertahan hingga jarak 240 ribu km, menghasilkan tenaga kuda (110 Kw) dan torsi sebesar 258 lb (350 Nm),”ungkapnya.

Sedangkan pada Orlando, memiliki beberapa fitur unggulan lain, seperti kemudi dengan audio entertaiment control, electronic stability program, tranction control, perlindungan anti pencurian engine immobilisier, side impact protection beam, antilock brake system (ABS), serta dual sairbag.
“Sedangkan harga untuk dipasaran, Colorado dipasarkan dengan harga Rp348,9 juta, dan double cabin Rp368,9 juta. Sedagkan untuk Orlando sebesar Rp349,9 juta,” tambah Apri Sinaturi.

Bagi masyarakat Medan yang ingin melihat secara langsung penampilan dari dua mobil terbaru dari Chevrolet ini dapat langsung datang ke Sun Plaza Medan mulai 3 hingga 8 April 2012. “Selain pameran, bagi yang membeli pada bulan April ini akan mendapatkan potongan harga khusus,” ungkap Maria. (ram)

Tertibkan Pedagang di Atas Parit

082160093xxx

Pak wali kota, kami minta tolong pedagang di atas parit Kecamatan Medan Kota Kelurahan Pasar Merah Timur ditertibkan karena lingkungan kami jadi kumuh

Kita Cek ke Lapangan

Terima kasih atas informasinya, nanti akan kita cek langsung ke lapangan sehingga dapat dilakukan tindakan.

Parlindungan SSos
Camat Medan Kota

Kami Tertibkan

Pada prinsipnya kami Sat Pol PP Kota Medan siap melakukan penertiban dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Medan Kota sebagai pemilik wilayah. Selanjutnya, kami akan melakukan penertiban bila edaran dari pihak kecamatan sudah disebarkan. Kami  mengimbau kepada para pedagang agar tidak berdagang di fasilitas umum yang dapat mengganggu ketertiban warga lainnya. Terima kasih.

Kriswan

Kepala Sat Pol PP Medan Jangan Pilih Kasih

Pemko Medan melalui perpanjangan tangannya di tingkat kelurahan hingga kecamatan harus peka terhadap keluhan warga. Salah satunya seperti yang disampaikan melalui pesan singkat ini. Kalau memang sudah mengganggu kenyamanan warga, coba lihat lagi keberadaan pedagang itu. Sesuai dengan izinnya atau tidak. Kalau tidak sesuai harus segera ditertibkan, jangan ada pilih kasih. Pemko harus melakukan penataan seperti membuat aturan yang tidak merugikan warga sekitar. Terima kasih.

Jumadi
Ketua Komisi C DPRD Kota Medan

Penting Mengelola Innerbeauty

Dara Caprina, Pandangannya Soal Kecantikan

MEDAN – Kecantikan merupakan sesuatu yang sangat penting bagi wanita. Kecantikan memiliki makna yang luas, tak hanya sebatas pada keindahan fisik semata, tapi juga innerbeauty-nya. Seorang yang pintar mengelola innerbeauty dalam dirinya akan tampil menjadi sosok wanita menyenangkan dan disukai siapa saja.

“Kecantikan itu sangat penting. Karena cantik itu indah. Tapi, disamping kecantikan fisik, wanita juga harus pandai mengelola innerbeauty nya. Apalagi wanita yang sudah memiliki suami, maka kecantikan harus benar-benar diperhatikan,” kata Dara Caprina, konsultan  kecantikan di  Klinik Vz Skin Care Jalan Dr. Mansyur Medan saat menjelaskan arti kecantikan baginya.

Bagi wanita kelahiran 1988 ini, wanita yang cerdas, pandai menjaga akhlaknya, dan humaniora akan terlihat lebih cantik dibandingkan hanya mengandalkan kecantikan fisik saja. “Setiap manusia pasti memiliki naluri. Seburuk apapun dirinya, pasti menginginkan pasangan yang baik dalam segala hal, termasuk akhlak. Apalagi jika didukung dengan kecerdasan yang dimiliki,” ungkapnya.

Meski begitu, wanita tidak pernah lepas dari perawatan kecantikan fisik terutama wajah. Berbicara soal kecantikan wajah, bagi anak sulung dari tiga bersaudara ini tidak harus mengeluarkan budget yang mahal asalkan telaten dalam merawatnya terutama mengkonsumsi buah dan sayuran. “Minimal dalam sebulan sekali, perawatan ke dokter ahli kecantikan juga harus dilakukan,” urainya.

Diusia yang masih sangat muda, Dara yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran UISU Medan ini memang menyukai hal-hal yang berbau kecantikan. “Saat customer saya datang, mereka memiliki banyak masalah pada kulit wajahnya. Saya harus mendengarkan keluhan mereka. Lalu berusaha memberikan yang terbaik bagi perawatan wajah mereka,” ungkapnya lagi.

Untuk perawatan kecantikannya sendiri, Dara lebih mempercayai  Vz Skin Care. “Selain itu, dengan perawatan yang sederhana tapi rutinitas kita juga bisa terlihat cantik. Kalau saya sendiri, facial paling tidak 2 minggu sekali. Perawatan saat di rumah sederhana saja, seperti cuci muka pakai sabun yang sesuai dengan kulit wajah kita,” tambahnya.

Namun, dalam hal fashion untuk mendukung penampilannya sehari-hari, wanita yang beralamat di Jalan Mesjid Komplek Kyoto ini mengaku lebih menyukai gaya yang casual. “Saya menyukai jeans dan baju kaos. Kalau untuk kepesta saya suka mengenakan baju kaftan dan highles,” ucapnya.
Bahkan, Dara tak pernah lupa untuk mengenakan aksesoris yang pas untuknya. “Aksesoris juga disesuaikan dengan pakaian apa yang kita kenakan saat itu. Saya juga suka mengenakan jam tangan yang besar  Biasanya saya mencari referensi dari majalah-majalah ataupun internet,’’ujarnya.  (mag-11)

Roma Optimis Lolos Liga Champions

ROMA-  AS Roma saat ini ada di peringkat keenam dan berselisih empat angka dari posisi ketiga klasemen sementara. Sementara seri A masih menyisakan delapan pekan lagi.

Sempat terseok-seok di awal musim karena kedatangan Luis Enrique sebagai pelatih baru dan sejumlah pemain baru, Roma kini sudah mulai menemukan konsistensi permainan menjelang pekan-pekan krusial. Bahkan salah seorang pemainnya Daniele De Rossi optimistis timnya bisa lolos ke Liga Champions.
Berbekal tiga kemenangan di empat laga terakhirnya dan dibarengi dengan kekalahan yang didapat Udinese, Napoli dan Lazio yang berada di atas mereka, Roma (47 poin) hanya berjarak empat angka dari peringkat ke-3 Lazio.

Dengan tak lagi menyisakan trofi juara yang direbut, tiket ke Liga Champions melalui fase kualifikasi bakal jadi prestasi tersendiri bagi tim berlambang Serigala itu. Dengan masih menyisakan delapan pekan lagi, De Rossi merasa peluang timnya cukup besar untuk finis di posisi ketiga.

Di delapan laga tersisa Roma akan menghadapi Udinese, Fiorentina, Napoli, dan Catania di kandang. Serta harus melawat ke Lecce, Juventus, Chievo dan Verona.

“Kami harus tetap yakin (lolos ke Liga Champions),” tegas De Rossi dalam wawancara dengan TeleRadioStereo.

“Fakta bahwa Udinese dan Napoli kalah itu menjadi keuntungan tambahan. Luis Enrique berkonsentrasi laga per laga, tapi kini ada motivasi tambahan. Kami dekat (dengan posisi ketiga) dan harus tetap tampil seperti ini,” lugas gelandang 28 tahun itu.

Di sisi lain diisukan bek AS Roma, Juan, akan meninggalkan Olimpico di musim panas ini meski kontraknya baru berakhir tahun depan.
Juan sejak ditransfer dari Bayer Leverkusen musim panas 2007 sudah jadi pilihan utama di barisan belakang Roma. Total sudah 144 penampilan dikumpulkan dengan 11 gol sudah dicetaknya.(bbs)