Home Blog Page 13715

Mampu Jual Album ‘Cermin’ God Bless Rp100 Ribu

Majid Kaset, Mantan Anak Band Penjual Kaset Lawas

Melintas Jalan Gedung Arca menuju Kampus Institut Teknologi Medan (ITM), dua tahun belakangan ini sorot mata para pelintas pasti cepat tertuju pada sebuah lapak pinggir jalan. Di tengah menjamurnya toko-toko penjual compact disk (cd),  hadir seorang penjual kaset-kaset lama yang tak gentar tertelan zaman.

DONI HERMAWAN, Medan

Majid Kaset, biasa dia dipanggil. Ia bermodalkan lapak sederhana berupa lemari buatan untuk memamekan kaset-kaset dagangannya dan sebuah earphone untuk mendengarkan musik lewat tape. Tanpa atap dan penerangan, setiap pukul 3 sore hingga gelap, Majid mencoba hidup dari kaset-kaset dagangannya yang terkesan kuno dan lawas bagi kalangan umum. Tapi tidak demikian dengan para kolektor yang memburu kenangan lewat kaset.

Ada banyak koleksi kaset yang disediakan Majid. Tak tanggung, 5000-an kaset yang dimilikinya. Beragam genre musik mulai dari pop, rock, jazz, blues, alternatif, hingga dangdut dari berbagai musisi luar negeri maupun domestik ada di sana. Koleksi kaset Majid itu pun ibarat surga bagi para kolektor kaset.

“Ya sekitar 5000-an kaset saya punya. Tidak semua saya bawa kemari. Sebagian di rumah. Selain di sini saya juga jual di rumah tapi itu biasanya dari kawan-kawan yang memang minat dengan kaset saya. Peminatnya banyak. Anak muda sampai orang tua. Dari semua kalangan dari yang jalan kaki sampai naik mobil. Yang pasti mereka semua penggemar musik,” kata Majid sambil melayani seorang pembeli.

Bukan waktu yang singkat untuk mengumpulkan kaset sebanyak itu. 10 tahun lamanya ayah empat orang anak itu mengoleksi kaset-kaset itu. Bahkan, ia tak berpikir jika ia bakal hidup dari kaset-kaset koleksinya itu. “Dulu saya masih sebagai kolektor. Biasanya ada teman-teman yang tahu saya suka kaset. Mereka jual. Selain itu di belakang Ramayana dulu ada toko kaset lama dan saya sering main ke sana. Keseringan datang ke situ jika ada barang baru saya suka ngambil yang sisa. Dari situ aku beli dan kumpulkan hingga bisa sebanyak ini selama 10 tahun. Tapi karena tuntutan ekonomi harus saya jual. Meskipun sebenarnya sayang,” kenangnya.

Untuk koleksi kaset terlawas yang dimiliki Majid adalah Beethoven, Elvis Presley dan lainnya. Kaset langka 1970-an ia punya Grand punk, Free, Bad company, Ufo, Duo Kribo, Aka, Rod Stewart, John Lennon, The Cats dan lainnya. Namun koleksi terbanyaknya berkisar di tahun 80-an hingga 90-an dan awal tahun 2000-an. “Tahun 1960-an biasanya musik-musik klasik yang saya punya. Yang paling banyak memang tahun 80-an. Kalau album-album sekarang jarang. Paling yang awal 2000-an saya punya,” lanjutnya.

Selain itu harga-harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Berkisar hingga 10 ribu-35 ribu. “Yang termahal itu kaset rock. Bisa sampai 35 ribu saya jual. Karena memang proses mendapatkannya sulit. Kita harus kontak kawan-kawan dari luar. Itupun mendapatkannya harus membujuk. Apalagi penggemar musik Rock ini biasanya orangnya idealis. Seperti lagu Europe yang terkenal biasanya Final Countdown. Tapi begitu mendengar satu lagu mereka akan mencari lagu-lagu dari album lainnya. Tapi kalau untuk Pop dan dangdut saya hanya patok 10 rib sampai 15 ribu,” kata mantan personel grup musik bergenre Trash Metal, Akhlak pada 1988-1997.

Untuk kaset termahal yang pernah ia jual adalah album Cermin dari God Bless yang laku 100 ribu rupiah. “Itu mendapatkannya memang sulit. Bahkan saya belinya saja sudah modal 80 ribu. Ada teman yang minta,” katanya.

Keorisinalitasan menjadi keunggulan dagangan pria yang juga mahir dalam usaha perbaikan dan pemasangan kamera CCTV. Apalagi bagi para kolektor, keorisinalitasan itu menjadi hal yang utama. Meskipun kaset tersebut sudah lusuh covernya atau kondisinya sudah tak lagi apik. “Orisinal itu penting. Kalau pandangan para kolektor itu biar jelek tetap ori. Karena bagaimanapun barang orisinal itu tetap dicari orang. Ketahanannya tetap lama, 20 tahun ke depan masih bisa kita dengar. Beda dengan kaset bajakan yang semakin lama suaranya hilang,” katanya.

Memang tak dipungkiri eranya kaset mulai ditinggalkan karena teknologi yang berkembang kini semakin memanjakan penikmat musik untuk mendapatkan lagu-lagunya dalam bentuk CD maupun MP3 yang bebas diunduh di internet. Namun, Majid Kaset bergeming dengan perkembangan itu.
“Perbedaan kolektor kaset biar pop biar dangdut dan rock dia gk mau beralih ke CD. Memang untuk mendapatkan CD yang banyak lagu cukup punya modal 5 ribu hingga 7 ribu. Tapi tidak bertahan lama. Sebulan bisa macet. Selama rajin ngerawat kaset itu tentu akan lebih bagus suaranya,” lanjutnya.
Bahkan menurutnya kaset bekas akan selalu dicari walaupun nantinya produksi kaset dihapuskan. “Memang saya dengar pada 2012 katanya gak produksi lewat kaset lagi. Tapi, tidak perlu takut. Ini semacam tradisi. Kaset bekas tidak akan bisa hilang sampai kapan pun,” ulasnya.

Majid pun tak segan membeberkan sejumlah tips untuk merawat kaset agar suaranya tetap enak. Selain dengan sparepart berupa rewind manual, Majid membenarkan tips merawat kaset dengan memasukkannya ke lemari pendingin. “Yang paling vital itu pita dan penggulungnya yang sering putus. Dengan rewind manual bisa kembali bagus. Tapi alat ini sudah tidak ada produksi lagi. Dulu banyak tahun 90-an. Selain itu masukin di kulkas juga benar. Asalkan nanti setelah basah dikeringkan dengan benar agar kotoran berupa jamur mengelupas. Bisa dengan diputar berulang-ulang. Yakinlah suaranya akan kembali bagus,” tambah pria kelahiran Pematangsiantar ini.

Di akhir cerita, Majid yang merupakan penggemar musik turut memberikan pendapatnya soal perkembangan musik Indonesia. “Sekarang studio rekaman yang beli karya band. Kalau dulu anak band yang menyodorkan karya mereka agar diproduksi. Yang menjadi paham lagu itu bisa bertahan lama dan bisa gak jadi legenda? Tapi sekarang beda. Cuma memikiran pasar. Banyak band-band di Amerika tidak memikirkan pasar. Contoh saja Scorpion dan Deep purple yang lagunya tetap dinikmati meski zamannya sudah berbeda.Anak muda sekarang juga,” pungkasnya. (*)

SBY Kumpulkan Ketum Anggota Koalisi di Cikeas, PKS tak Diundang

BOGOR-Tidak solidnya suara partai politik pendukung pemerintah dalam sidang paripurna DPR yang membahas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), sepertinya, bakal berujung pada formasi koalisi. Tadi malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua sekretariat gabungan (Setgab) mengumpulkan para ketua umum partai koalisi di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor.

“Pertemuan yang berlangsung tertutup bagi media itu berlangsung mulai sekitar pukul 20.00. Berdasarkan mobil yang terpantau memasuki gerbang Puri Cikeas, tampak hadir Ketum PAN Hatta Rajasa dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Mensesneg Sudi Silalahi juga ikut dalam pertemuan itu.
Pertemuan itu sesuai dengan pernyataan SBY saat memberikan pengarahan di depan kader Partai Demokrat (1/4). Ketika itu, menurut Ketum Demokrat Anas Urbaningrum, SBY akan melibatkan ketum partai anggota koalisi untuk membahas nasib PKS yang memilih menolak opsi kenaikan harga BBM.
Pertemuan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB. Beberapa peserta rapat yang dicegat di Gapura Puri Cikeas tidak menghentikan laju mobilnya. Misalnya, Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketum PPP Suryadharma Ali, dan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Hanya Sekretaris Setgab Syarif Hasan yang sempat berhenti dan memberikan keterangan. Dia mengakui bahwa PKS tidak dilibatkan dalam pertemuan itu. Namun, dia tidak memerinci alasan tidak diundangnya PKS. “Pokoknya nggak diundang,” kata Syarif yang masih menumpang mobil dinas berpelat sipil B 1254 RFS.

Syarif yang juga Menkop dan UKM itu menjelaskan, pembahasan dalam pertemuan yang dipimpin SBY itu adalah kontrak koalisi. Peserta rapat sepakat bahwa sikap PKS sudah merupakan bentuk pelanggaran kontrak koalisi. Sebab, kebijakan pemerintah yang strategis wajib didukung anggota koalisi. “(PKS) sangat melanggar (kontrak koalisi),” tegasnya.

Lantas, apa sanksi yang dijatuhkan kepada PKS? Syarif menolak adanya istilah PKS dikeluarkan dari koalisi. “Di kontrak koalisi, kalau sudah tidak sama-sama, ya berakhir. Tidak ada istilah dikeluarkan. Memang semua sudah berakhir,” ujarnya.

Syarif menjelaskan, dalam kontrak koalisi disebutkan, jika berseberangan dengan kebijakan pemerintah, anggota koalisi harus mengundurkan diri atau dengan sendirinya keberadaan di koalisi berakhir.  “Jumlah anggota koalisi sekarang ini ada lima, soalnya yang masih bersama-sama,” tutup Syarif. Kelimanya adalah Demokrat, Golkar, PAN, PPP, dan PKB.

Sayang, dia tidak menjawab mengenai kader PKS yang saat ini duduk di kabinet. (fal/c4/nw/jpnn)

Matangkan Persiapan Jelang Laga PSMS Kontra PSPS

MEDAN- Hari ini (4/4) PSMS memulai latihan rutinnya di Stadion Teladan sekira pukul 15.30 WIB. Usai menikmati libur singkat putaran pertama, skuad PSMS kembali harus kebut persiapan jelang laga lanjutan ISL bentrok PSPS Pekanbaru, 9 April mendatang.

Dipimpin caretaker PSMS Suharto AD, tim berjuluk Ayam Kinantan ini juga akan latihan bersama pemain yang baru saja direkrut dari Deltras FC Sidoarjo, yakni Fahruddin. “Malam ini (Kemarin) mungkin dia akan sampai, jadi besok dia sudah ikut latihan bersama tim,” ungkapnya, Selasa (3/4).

Menurut Suharto, tak banyak materi sesi latihan perdana untuk persiapan pertandingan putaran kedua tersebut. “Kembali kita akan memperkuat penguasaan bola di lapangan. Karena ini merupakan latihan awal, latihan kita belum begitu berat,” kata pelatih berkepala pelontos itu.

Mengenai latihan taktik dan strategi ia mengaku akan mulai digelar 5 April. “Kita berangkat ke Pekanbaru pada 7 April. Tentu, sebelum berangkat kita sudah mempersiapkan latihan taktik. Meski di sana (PSPS) kita tetap akan melakukannya lagi,” tutur Suharto.

Ia juga mengaku, menatap putaran kedua, bakal tak banyak perubahan dalam tim, baik taktik juga strategi. “Mungkin hanya pemain dan posisi yang dirotasi. Kalau taktik dan strategi tak banyak berubah,” kata Suharto lagi.

Dengan didapatnya gelandang lokal asal Deltras FC Sidoarjo, Fahruddin, Suharto lebih optimis menatap pertandingan demi pertandingan di putaran kedua. “Meski belum mendapat dua pemain asing, yang juga berposisi di lini tengah, saya yakin dengan kemampuannya (Fahruddin),” jelasnya.
“Namun begitu, kita tetap masih membutuhkan dua pemain asing lagi untuk mensupport lini depan kita agar tak timpang. Soal siapa mereka, itu bakal kita ketahui sebelum 22 April nanti. Kita tak mau buru-buru mempublikasikannya, kita takut nanti semakin banyak klub lain yang turut mengincar pemain yang kita inginkan itu,” tambah Suharto.

Suharto mengimbau agar anak-anak asuhannya tak mengalami penurunan semangat dan spirit saat tim diterpa berbagai masalah. “Kita harus tetap optmis menatap putaran kedua ini. Dengan tambahan pemain baru, kita harus memiliki spirit baru pula yang lebih baik,” tandasnya. (saz)

Kepergok ML di Lokasi Syuting?

Nikita Mirzani dan Indra Birowo

Nikita Mirzani dan Indra Birowo sudah menghilang dari Kakek-Kakek Narsis (KKN), tayangan tengah malam dewasa di Trans TV. Kabarnya, keduanya dipecat karena tertangkap basah ML (make love) di lokasi syuting.

“Mereka udah nggak di KKN sudah lama. Itu sejak imbauan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), setelahnya, nggak berapa lama, mereka nggak main lagi. Kejadian itu udah lama sekitar akhir tahun lalu,” jawab Humas Trans TV Hadiansyah Lubis saat dihubungi wartawan, kemarin.

Menurut Hadiansyah, ada beberapa  hal yang membuat mereka diberhentikan dari KKN. Namun, Hadi enggan menjawab apakah keduanya dipecat lantaran ketahuan ML di lokasi syuting.

“Penyebabnya nggak hanya satu. Ada beberapa hal yang jadi  pertimbangan juga. Salah satunya kita masih cari yang paling pas untuk program acara (KKN) itu. Yah ada banyak hal lah. Nggak tahu kalau untuk alasan itu (ML-red),” jelasnya.

Seperti diberitakan, Nikita telah mengaku sempat pacaran dengan Indra yang sudah beristri, Noella Andrianty. “Iya, kita setahun pacaran,” ungkap Nikita.
Saat itu, janda semok ini tahu status Indra sudah berkeluarga. Namun, dirinya nekat berselingkuh dengan Indra. “Kita nggak pernah tahu yang akan terjadi, semua sudah ada yang mengatur,” jawab Nikita.

Mereka pun putus dan mengakhiri hubungan terlarang karena ketahuan istri Indra. “Istrinya Indra tahu dan langsung nangis-nangis. Nggak lama setelah itu, kami putus,” ucap Nikita. (rm/jpnn)

Sempat Gagal di Lebih dari 100 Audisi

Ha Ji Won

Menjadi aktris ternyata sudah menjadi cita-cita si cantik Ha Ji Won. Namun siapa sangka, bintang ‘Secret Garden’ itu pernah gagal banyak audisi untuk jadi aktris.

Ji Won bercerita tentang kisahnya tersebut di sebuah episode KBS ‘Win Win’. Ia pertama kali ditemukan sebuah agensi karena fotonya terpajang di sebuah studio foto.

“Sejak aku masih anak kecil, aku sudah bermimpi untuk jadi aktris. Ketika aku duduk di bangku SMA, sebuah agensi menghubungiku setelah melihat fotoku di studio foto,” ujar Ji Won dilansir Soompi, Selasa (3/4). Namun setelah dikontak agensi, bukan berarti ia langsung bisa tampil di sebuah drama atau film. Ia melewati lebih dari 100 audisi sampai akhirnya bisa debut pada 1996 lalu.

“Aku lalu lulus ujian masuk universitas dan diterima di jurusan teater dan film. Tapi tetap saja sebelum debut aku audisi untuk 100 atau bahkan lebih proyek namun tak dapat peran,” kenangnya.

Ditanya soal pernihakan, meskipun sudah berusia 34 tahun, aktris yang satu ini masih saja meniti karir di dunia perfilm-an dan belum juga memikirkan pernikahan. Ha Ji Won mengatakan bahwa sampai sekarang ia belum pernah berpikir untuk menikah, meskipun sahabat dan keluarga dekatnya sudah menanyakan hal itu berulang-ulang.

“Sebenarnya, aku belum berpikir untuk menikah, tapi orang-orang sekitarku sudah membicarakan hal itu. Kadang mereka bilang ‘Bagaimana jika aku kehilangan kesempatan untuk menikah’, dan aku mencoba untuk memikirkannya,’”ujarnya. (bbs/net)

HP Dibajak, Video Porno Beredar

Charlize Theron

Dulu, Paris Hilton dan Kim Kardashian makin top sejak  sejak video seksnya beredar di publik. Nah, kini giliran Charlize Theron yang mengikuti jejak mereka berdua.

Dailymail melansir, peraih Oscar di film Monster ini tampil dalam sebuah video porno bergaya kinky. Tapi eits, ternyata ini semua hanyalah lelucon April Mop. Video ini merupakan kolaborasi dirinya dengan program Funny or Die. Diceritakan, Theron meninggalkan ponselnya di kantor Funny or Die. Namun bukannya mengembalikan ponsel tersebut, staf program acara tersebut malah membajaknya.

Video ini dibuat seperti video asli minus adegan porno yang vulgar, lengkap dengan judul Never before seen footage of Charlize Theron’s weird kinky sex tape. Banyak situs porno yang langsung menganggap video ini asli hingga akhirnya banyak yang menyadari kalau ini hanyalah April Mop.

Artis asal Afrika Selatan ini menanggapi hal tersebut dengan sangat lucu, karena banyak pihak yang tertipu. Ia kini disibukkan dengan persiapan dua film terbarunya yang akan tayang Juni mendatang, yakni Snow White and the Hunstman dan Promoetheus. (rm/jpnn)

Perankan Steve Jobs Muda

Ashton Kutcher

Ashton Kutcher dikabarkan menerima tawaran untuk memerankan sosok Steve Jobs. Suami Demi Moore itu akan menjelma menjadi Jobs ketika muda dalam sebuah biopic tentang pendiri Apple tersebut. Kutcher dianggap layak karena memiliki kemiripan sosok dengan Jobs ketika berumur 20-an. Selain itu, Kutcher adalah penggemar berat gadget dan teknologi.

Film indie berjudul Jobs itu disutradarai Joshua Michael Stern yang pernah membesut Swing Vote (2008). Menurut laporan Variety, skrip ceritanya akan dikerjakan Matt Whiteley dan syuting dimulai bulan depan. Film tersebut bakal berkisah tentang perjalanan Jobs dari belum punya apa-apa hingga sukses dengan brand Apple-nya. Tawaran tersebut akan menjadi tantangan menarik bagi Kutcher. Sebab, dirinya harus memerankan sosok nyata yang sangat populer di dunia. Jobs juga menjadi film pertama Kutcher yang diilhami dari kisah nyata dan menjadi pemeran utama.

Tapi, Kutcher bukan orang pertama yang pernah memerankan Steve Jobs. Noah Wyle pernah melakukannya ketika bermain dalam Pirates of Silicon Valley (1999). (kkn/c5/any/jpnn)

Aturan Pelaksanaan Outsourcing Digodok

JAKARTA- Kementerin Tenga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) saat ini tengah menyusun aturan teknis pelaksanaan sistem outsourcing. Menakertrans Muhaimin Iskandar menerangkan, aturan ini akan menjadi acuan bagi perusahaan dalam menggunakan tenaga outsourcing.
“Aturan ini nantinya akan menjadi pelindung tenaga outsourcing dan acuan bagi perusahaan agar dapat memperlakukan tenaga outsourcing. Karena selama ini tenaga outsourcing kurang mendapatkan perlakuan yang baik,” ungkap Muhaimin di Jakarta, Selasa (3/4).

Muhaimin menjelaskan, aturan mengenai outsourcing ini akan  memperkuat Surat Edaran Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnakertrans Nomor B.31/PHIJSK/I/2012 tentang Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 tanggal 17 Januari 2012.

“Selama ini aturan outsourcing hanya menggunakan surat edaran itu saja. Maka dari itu, dalam waktu dekat kita akan mengeluarkan apa yang disebut peraturan pelaksanaan dari pelaksanaan outsourcing,” ujarnya.

Ketua Umum DPP PKB ini mengatakan, salah satu yang bakal diatur lebih ketat adalah pengaturan  usaha inti , dan usaha tambahan atau penunjang. (cha/jpnn)

Denny Indrayana Bakal Dipolisikan

Wakil Menteri Hukum dan HAM Tampar Petugas Lapas saat Sidak

JAKARTA- Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana kembali mendapat sorotan. Kali ini, Denny diduga menampar seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru, Riau, Senin (2/4) dinihari, karena tak dibukakan pintu saat mendatangi Lapas  bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Ulah Denny Indrayana ini, ternyata memicu solidaritas di kalangan sipir. Rencananya, para sipir yang jumlahnya puluhan ribu akan melaporkan Denny dan ajudannya ke polisi.

Menurut Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sihabuddin, saat ini di seluruh Indonesia terdapat 31 ribu petugas lapas. “Mereka meminta saya selaku Dirjen Pemasyarakatan berbuat. Mereka bilang, kalau ada teman sakit, yang lain sakit juga. Ada kemunginan melapor ke polisi,” kata Sihabuddin saat ditemui di Gedung Mahkamah Agung, Selasa (3/4). Namun Sihabudin juga menegaskan, bukan dirinya yang akan melaporkan Denny, melainkan para petugas lapas.

Lebih lanjut Sihabuddin membandingkan Denny dengan Mantan Menteri Kehakiman Ismail Saleh. Menurut Sihabuddin, Ismail  sangat disegani oleh para pejabat dan pegawai Ditjen PAS.

Namun demikian Sihabuddin juga menegaskan, Ismail tak pernah main tangan, “Dulu yang paling disegani dan ditakuti adalah almarhum mantan Menteri Kehakiman Ismail Saleh. Tapi beliau gak pernah berbuat itu (menampar petugas) saat sidak atau mengunjungi Lapas. Paling keras dia itu cuma membentak kalau ada yang salah,” ucapnya.

Ia justru menuding Denny selalu melanggar aturan setiap kali melakukan sidak ke lapas. Sebab, Denny tak pernah berkoordinasi dengan pihak Ditjen PAS.
Sihabudin juga menegaskan, berdasarkan aturan, setiap sidak dilakukan harus  menyertakan petugas Ditjen PAS dan perwakilan dari Kanwal Kementrian Hukum dan HAM di daerah. Padahal, Denny adalah ketua Satgas Pemberantasan Narkoba di Lapas, sementara Sihabuddin adalah wakilnya.
“Setiap operasi sidak, kami tidak pernah diajak. Itu hanya dia (Denny) dan BNN.  Padahal Denny itu ketua Satgas Pemberantasan Narkoba di Lapas dan saya adalah wakil ketuanya,” kata Sihabudin.

Tindakan ini juga dikecam politisi Senayan. Anggota Komisi III DPR Bambang Soesayto, menyesalkan jika benar Wamenkumham melakukan tindakan sebrutal itu.

“Ini bukan negeri preman. Jika benar Wamen melakukan kekerasan dan tindakan kesewenang-wenangan, presiden harus copot yang bersangkutan dan kasusnya dibawa ke pengadilan,” kata Bambang Soesatyo.

Ia menambahkan, kalau presiden tidak memberikan sanksi, berarti presiden merestui tindakan brutal Wamen. “Apapun alasannya, itu urusan presiden,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy juga menyesalkan tindakan itu. “Pimpinan birokrasi yang Tut Wuri Handayani janganlah mentang-mentang posisi di atas mau senak-enaknya dengan gayanya ini bukan negeri preman,” katanya.

“Tata kramalah dengan birokrasi yang bagus saya yakin bawahan akan lebih menghormati pimpinan kalau caranya lebih positif. Saya tidak yakin kalau tidak ada sesuatu yang tidak mengenakan sanksi apapun harus kita klarifikas karena ini baru kita dengar,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), itu. Selebihnya, kata Aboe, Komisi III akan mengecek kebenaran informasi itu saat rapat dengan Menkumham nanti. (ara/awa/boy/dil/jpnn)

Kans Revans

MEDAN- PSMS (IPL) memang harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya saat takluk di Stadion Teladan pada laga perdana putaran pertama akhir tahun lalu. Namun pertarungan sebenarnya baru akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (8/4) mendatang.

Pada 27 November 2011 lalu, skuad Ayam Kinantan harus kalah 1-2 saat bentrok tim besutan Divaldo Alves. Namun saat itu, PSMS baru terbentuk dua hari sebelum melakoni laga tersebut. Dan sekarang, PSMS berbeda plus persiapan jelang putaran kedua yang sudah digeber selama dua minggu.
Ada yang menarik dari laga tandang PSMS ini. Bagi kedua tim yang pernah saling jegal di play-off 2009 lalu, laga ini merupakan laga revans setelah tim besutan Fabio Lopez ini dijungkalkan Persebaya 30 Juni 2009 lalu dengan skor 7-6 (1-1) di Stasion Siliwangi.

Skor tersebut akhirnya mendegradasikan PSMS ke Divisi Utama dan mempromosikan Persebaya ke kasta tertinggi sepak bola tanah air 2009/2010 lalu.
Kegagalan bertahan di kasta tertinggi tersebut menjadi kenangan pahit bagi Fadli Hariri. Hand ball yang dilakukannya di kotak penalti menyebabkan PSMS harus ketinggalan 1-0 walau akhirnya bisa dibalas.

Menghadapi Persebaya nanti, PSMS bakal mengulangi pertandingan play-off tersebut, dan tentunya bertekad membalas memori kelam lalu. Pertandingan ini merupakan laga gengsi bagi kedua tim. PSMS berharap bisa menang setelah di tiga laga terakhir hanya mampu bermain imbang.
Bagi pelatih PSMS Fabio Lopez yang tidak mengetahui riwayat tersebut, laga kontra Bajul Ijo memang sebagai satu partai rutin yang wajib dilakoni di putaran kedua. Namun, lebih dari itu, di tengah asa yang meninggi, PSMS memiliki target lain, yakni memperbaiki catatan sejarah tersebut dengan membalas Persebaya.

“Intinya, ini merupakan pertandingan rutin PSMS. Kita tentu optimis dengan persiapan yang sedang berjalan saat ini sebagai modal untuk pertandingan menghadapi Persebaya nanti,” ungkap Fabio, Selasa (3/4).

Dari latihan yang digelar Selasa (3/4) pagi di lapangan Arhanud Baterai P Titi Kuning, game shadow yang menjadi bagian latihan juga dimainkan dengan baik. Baik skuad A dan B, tak lagi melakukan operan-operan panjang dari belakang ke lini depan seperti yang sebelumnya sesekali dilakukan.
Namun, skema penguasaan bola (ball possession) diterapkan dari lini belakang menuju tengah dan ke lini depan membangun serangan. Jika gagal menyerang, tim yang melakukan serangan balik juga melakukan hal yang sama, membangun serangan dari kaki ke kaki.

“Harus cermat. Lawan jadi bisa membangun serangan karena kesalahan kita. Jadi harus main simpel, jangan mengambil resiko ketika mengoper bola ke rekan,” ujar Fabio lagi.

Direncanakan, Jumat (6/4) skuad PSMS akan latihan pagi sebelum berangkat ke Surabaya di siang harinya. “Pelatih bilang, sebelum berangkat, tim lebih dulu latihan pagi hari. Setelah itu, bersiap-siap karena akan berangkat ke Surabaya,” tutur sekretaris tim PSMS Heru Prawono. (saz)