Home Blog Page 13718

HUT ke-23 LP3I, Gelar Beragam Kegiatan

MEDAN-Sebagai upaya peningkatan silaturahmi antar stakeholder baik mahasiswa, dosen dan instansi lainnya, Politeknik LP3I Medan menyelenggarakan beragam kegiatan.

Di antaranya perlombaan antar civitas akademika, muhassabah atau refleksi, santunan kepada sejumlah anak yatim, company gathering dengan perusahaan relasi dan seminar enterpreneurship dengan Bank Sumut yang langsung disampaikan oleh Dirut Bank Sumut, Gus Irawan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk merayakan hari lahirnya kampus LP3I ke 23 secara Nasional yang jatuh pada tanggal 29 Maret. Untuk Medan sendiri, sebanyak tiga kampus ikut memeriahkan hari lahirnya LP3I yakni LP3I SM Raja, LP3I Glugur By Pass dan LP3I Gajah Mada,”ungkap Direktur Politeknik LP3I Medan, Akhwanul SP.M.Si didampingi Kepala Kampus Politeknik LP3I SM Raja, Zulkifli SE, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/4).

Adapun tematik perayaan hari lahirnya LP3I yang diusung pusat, bilang Akhwanul, yakni Semangat Membangun Bangsa. Tema ini menurut Ikhwanul sengaja diambil sesuai keinginan pendiri untuk    mengurangi pengangguran lewat pendidikan keahlian yang revolusioner dengan memakai kurikulum, disiplin, metode pengajaran, pengajar praktisi yang berbasis riil di dunia kerja.

Masih menurut Akhwanul, rangkaian kegiatan perayaan hari lahirnya LP3I secara Nasional, Politeknik LP3I Medan telah melakukan kegiatan tersebut sejak 24-31 Maret kemarin. (uma)

57 Daerah Siap Bangun 200 Ribu Rumah Murah PNS

JAKARTA- Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, mentargetkan pada  2012, bisa terbangun sebanyak 200 ribu rumah murah untuk PNS, yang tersebar di 57 kabupaten/kota. Tahun 2013, target meningkat menjadi 500 ribu rumah.

Rumah murah itu termurah seharga Rp25 juta, termahal Rp70 juta.  “Instruksi presiden adalah menyediakan rumah dengan harga 25 juta,” kata Djan Faridz di acara Penandatangan Perjanjian Kerja sama antara Perumnas dengan kepala daerah, di Kantor Kemendagri, Selasa (3/4).

Perumnas sebagai pelaksana proyek diminta agar tidak mengambil keuntungan besar. Bahkan, para bupati/wali kota diminta untuk memangkas biaya lainnya di luar harga rumah seperti biaya pemasangan listrik, sertifikasi dan IMB.

“Saya minta untuk sertifikasi digratiskan. Jadi sertifikasi untuk PNS tak dipungut lagi,” harap Djan Faridz.
Dijelaskan, cicilan rata-rata per bulan untuk pembelian rumah murah itu adalah Rp350 ribu. “Kredit 15 tahun, bunganya  flat 7,25 persen per tahun fixed dan artinya  cicilannya sekitar Rp350 ribu per bulan, sangat  terjangkau,” ujarnya.

Daerah pertama yang akan melaksanakan program itu adalah Provinsi Maluku Utara.

Di tempat yang sama, Mendagri Gamawan Fauzi mempertimbangkan untuk mengeluarkan surat edaran kepada para bupati/wali kota agar biaya-biaya terkait perizinan pembangunan Rumah Murah dan Rumah Sederhana yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan PNS ini bisa diringankan, bahkan kalau bisa digratiskan.

Dikatakan nya, selain untuk kebutuhan perumahan, program ini sekaligus untuk menyerap tenaga kerja. (sam)

Sumut-Kepri Gagas Jejaring DRD

TANJUNGPINANG -Jejaring Dewan Riset Daerah (DRD) kawasan regional Sumatera sangat diperlukan untuk menguatkan sinergitas kebijakan riset antar provinsi, dalam menyikapi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan dan teknoligi (iptek) sebagai salah satu pilar pendukung master plan percepatan dan perluasan pembangunan Indonesia (MP3EI) di koridor 1 Pulau Sumatera.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DRD Sumut, Azizul Kholis SE MSi saat menjadi pembicara dalam acara temu jejaring kerja lembaga institusi kelitbangan se-Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/3) di Hotel Laguna, Kota Tanjungpinang, Pulau Bintan Kepri.

Menurut Azizul, dengan adanya jejaring Dewan Riset, maka akan mempercepat akselerasi pertukaran informasi riset dan iptek dalam satu kawasan yang sama. Pada tahapan awal, jejaring ini telah dimulai oleh Kepala Badan Penelitian dan Provinsi Sumatera Utara Ir H Alwin MSi yang telah melaksanakan pertemuan institusi kelitbangan se-Wilayah Barat di Medan, pada awal Maret 2012 yang lalu.

Pembicara lainnya, Ir Hartaya MT dari Dewan Riset Nasional (DRN) mendorong percepatan pembentukan DRD Provinsi Kepri untuk mewujudkan jejaring dimaksud. Dia mengatakan Pulau Sumatera yang berada dalam koridor 1 (satu) MP3EI memiliki beberapa kawasan strategis yang telah menjalin kerjasama regional seperti Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT), dan Singapura, Johor, Riau (Sijori), sehingga sinergitas kebijakan riset dan iptek serta jejaring dewan riset menjadi penting dan relevan untuk dikedepankan.

Hartaya berharap kepada Provinsi Kepulauan Riau untuk dapat membentuk DRD di tahun 2012 sebagaimana yang diatur dalam UU No 18 tahun 2002 tentang sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kepala Bappeda Kepri yang diwakili oleh Kepala Bidang Penelitian Litbang Ir.Sunipto didampingi Ketua Panitia Robert Lukman MSi dan Staf Ahli Suradji MSi mengemukakan pertemuan ini digagas oleh Bappeda Kepri untuk membangun jejaring dan penguatan institusi kelitbangan se-Provinsi Kepri.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi cikal bakal pembentukan DRD di provinsi ini, terlebih dengan adanya revisi UU No 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah yang ke depannya sangat mengakomodir peranan lembaga kelitbangan di daerah.

“Untuk itulah kami mengundang seluruh perguruan tinggi, badan, lembaga, institusi kelitbangan pemerintah dan swasta se-Kepri  untuk mendapatkan informasi dari DRN serta Dewan Riset Sumut yang kami anggap telah mapan dari sisi kelembagaan dan perannya dalam penyusunan kebijakan strategis pembangunan daerah bidang iptek, sebagai perbandingan untuk pembentukan DRD Kepri,” ujarnya.

Pada sesi terakhir dibentuk Tim Formatur yang diketuai oleh Suradji MSi dari Universitas Maritim Raja Ali Haji, koordinator Tim Ahli Perumus Bambang Saatriawan, SE, M.Si dari Universitas Batam   dengan anggota 14 orang dari seluruh stakeholder lembaga kelitbangan yang hadir, ditambah unsur pemerintah dari Bappeda yang menjadi fasilitator untuk persiapan pembentukan DRD yang bertugas menyusun analisis kebutuhan dan naskah akademik yang akan disampaikan kepada gubernur. (*/ila)

Warga Martubung Keluhkan Bak TPS

MEDAN-Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Tuar Raya Perumnas Martubung Keluruhan Besar Kecamatan Medan Labuhan dikeluhan warga. Warga menilai bak TPS di lokasi itu membuat sempit ruas jalan dan menganggu kelancaran lalulintas, ditambah lagi sampah yang salalu berserakan.
Pantauan wartawan koran ini, bau yang muncul dari sampah itu sangat mengganggu warga yang tinggal di sekitar lokasi. Apalagi lokasi TPS hanya berjarak lebih kurang 20 meter dari Sekolah Dasar (SD) Negeri atau 30 meter dari Masjid Al-Istiqomah.

Masyarakat meminta kepada pihak Kelurahan Besar dan pihak Kecamatan Medan Labuhan agar memindahkan bak TPS ke lokasi lain yang jauh dari pemukiman warga.

“Keberadaan tempat sampah ini sangat dekat dari sekolah dan masjid, belum lagi sampah yang diangkut berserakkan,” keluh Dedek warga Blok IV Perumnas Martubung kepada koran ini, Senin (3/4).

Terkait masalah bak TPS itu, Camat Medan Labuhan Zainal Noval mengatakan sebenarnya lokasi berdirinya bak TPS itu ditentukan oleh Dinas Kebersihan Kota Medan. “ Letak TPS itu ditetapkan oleh Dinas Kebersihan Kota Medan, mungkin karena lokasi berdirinya bak TPS di lahan kosong maka ditetapkan di situ,” kata Camat saat ditelepon wartawan koran ini.

Masalah sampah berserakan Zainal menghimbau kepada warganya untuk tidak membuang sampah sembarang tempat. “Sudah kita lakukan gotong-royong untuk membersihkan. Untuk warga saya himbau jangan buang sembarangan tempat,” ujarnya.

Zainal mengeluhkan pemulung yang kerap membuat sampah berserakan. Sebenarnya sampah itu sudah ada di dalam pembuangan, tapi oleh pemulung dibuat menjadi berserakan untuk mencari sampah-sampah yang berharga.

Masalah letak TPS, Camat berjanji akan menataulang lokasi yang cocok untuk pembuangan sampah. “Ya, akan kita lakukan penataan lagi, terima kasih atas informasinya,” pungkasnya.(gus)

Clas Musik Vaganza Hadirkan Astral Band

MEDAN-Acara “Clas Musik Avanza” sukses digelar di beberapa lokasi di Indonesia, termasuk Medan yang digelar di Jalan Dr Mansyur tepatnya warung Ayam Penyet Jakarta (APJ), kemarin (31/3) malam. Bintang tamu Astral Band hadir mengisi acara yang disponsori Clas Mild ini. Acara itu sekaligus mempromosikan lagu-lagu hit asli hasil karya anak Medan .

Astral Band mampu menghibur pengunjung yang sedang menikmati menu makanan dan minuman dengan musikalitas yang nge-beat bertemakan cinta dari para personil dengan lagu-lagu bernuansa easy listening yang catchy dan talent entertainment yang bagus. “Terbentuknya band ini bermula dari gabungan dua band yaitu Band Ozzora dan Limits. Persamaan persepsi antar personil membuat mereka bersatu dan kini bernama Astral Band. Tepatnya, Mei 2010, dengan arti dari bintang yang bersinar jauh tanpa batas. Dengan nama penuh makna itu, personel Band Astral berharap karir mereka pun ikut bersinar menembus label besar. Obsesi kami memang rekaman album di Major Label,” kata Nunuk selaku Manager Band didampingi Widan, gitaris Astral.
Menurut Nununk, Astral Band sejatinya mengusung genre rock alternative. Band ini berharap besar dahulu di Medan sebelum ke tingkat nasional. “Semua band pasti ujung-ujungnya berangkat ke Jakarta, namun kita berharap bagaimana bisa besar dahulu di kandang. Untuk itu kita akan terus melakukan promosi,” tuturnya.

Untuk mewujudkan obesinya, personel Astral yang terdiri dari Guntur (vocalis), Yopie (bassis), Nanda (drumer) serta Wildan (gitaris) terus rajin menciptakan lagu. Mereka kini mengambil base camp latihan di kawasan Mariendal Medan Amplas. “Kita berkarya apa adanya jangan ada apanya. Jadi, kalau mau gabung di manajemen harus benar-benar menunjukkan karya. Jangan seperti band kafe, hanya tampil sesaat habis itu tenggelam karena belum ada memiliki karya,” tegasnya.

Sulianto selaku Branch Manager Clas Mild cabang Medan didampingi Edi Agustin selaku sale supervisor Clas Mild mengatakan even yang mereka gelar ini bertujuan untuk menambah kretaifitas band-band tanah air khususnya di kota Medan. “Even ini kita buat agar kreatifitas band-band di Medan terus bertambah,” katanya.(*/adl)

Harga Tinggi, Wali Kota Pantau Pasar

MEDAN-Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengakui harga bahan kebutuhan pokok di pasar masih tinggi. Karena itu, Pemko Medan berencana melakukan pemantauan.

“Besok (Rabu 4/4) kita rencanakan melakukan pemantauan ke Pasar Sentral,” kata Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, usai melakukan rapat evaluasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) di kantor Dispenda Medan, Selasa (3/4) siang.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Medan, Irfan Syarif Siregar mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukannya di 20 pasar tradisional setiap hari, kenaikan harga tidak tinggi khususnya pada kebutuhan pokok.

“Kenaikan tertinggi hanya terjadi pada minyak goreng yang berkisar Rp500-Rp1.000 per kilogram. Yang harganya naik cuma buah-buahan untuk kebutuhan kalangan menengah atas jadi kemungkinan tidak operasi pasar (OP),” katanya.

Jadi, menurutnya, pengaruh rencana kenaikan harga BBM tidak tinggi terhadap harga bahan kebutuhan pokok. Selanjutnya apabila ternyata ada kenaikan harga khususnya pada bahan kebutuhan pokok, lebih dikarenakan kondisi cuaca yang sudah mulai memasuki musim hujan.

Namun untuk mengantisipasi peningkatan harga, pihaknya akan menjamin ketersediaan stok sehingga tidak dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga. (adl)

Pasien tak Setuju Obat Generik Naik

MEDAN-Kenaikan harga obat generik harusnya dapat dikendalikan oleh pemerintah, karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kebijakan menaikkan harga obat terlalu dini dilakukan tanpa adanya sosialisasi di masyarakat.

Menurut Dirut Jaringan Kesehatan Masyarat (JKM) Sumut, dr Delyuzar SpPA, kenaikan harga obat generik sendiri berdasarkan Keputusan Menkes RI Nomor 092/MENKES/SK/II/2012 tertanggal 23 Februari 2012. Dengan keluarnya keputusan itu, maka Keputusan Menkes Nomor 632/Menkes/SK/III/2011 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) obat generik tahun 2011 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Namun, naiknya harga obat generik, tidak berpengaruh besar terhadap pasien yang tercover Jamkesmas, Medan Sehat, Dana Talangan dan sebagainya.
“Nggak ada hubungannya itu. Meski harga obat naik, tapi nggak ada pengaruhnya terhadap pasien yang punya kartu jaminan kesehatan. Karena semua pembiayaanya sudah ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Ketua Lembaga Kepedulian Konsumen Indonesia (LKKI) Sumut, Aman Situngkir menambahkan harusnya kenaikan harga obat generik perlu ditinjau lagi dan pemerintah lebih jeli terhadap kesehatan dan perekonomian masyarakat. Meski ada Jamkesmas, Medan Sehat, Dana Talangan dan sejenisnya, namun tak semua masyarakat miskin yang tercover dalam jaminan kesehatan tersebut.

Pandi (40), warga Medan Belawan yang mendapat perawatan di RSUD dr Pirngadi Medan akibat kecelakaan lalulintas mengaku tidak mengetahui kebijakan naiknya harga obat. Begitupun dirinya tidak menyetujui naiknya harga obat generik tersebut.

“Saya nggak tau harga obat generik naik. Karena baru ini dirawat di Pirngadi. Tapi kalau harga obat naik pastinya akan lebih menyusahkan masyarakat miskin dan tidak ada kartu jaminan kesehatannya. Tapi mau bagaimana lagi, pemerintah yang punya kebijakan,” ungkap Pandi yang merupakan pasien umum itu. (mag-11)

Tak Mau Makan, Pembacok Istri Tewas

MEDAN-Bak Fu, suami yang membacok kepala istirinya Acui (35) tewas, karena tak mau makan sejak dirawat di RS Jiwa, Selasa (3/4).

Informasi yang dihimpun, kematian Bak Fu disebabkan semenjak menjadi pasien di RS Jiwa Pemprovsu, Bak Fu tak mau makan. Melihat kondisi nya yang semakin melemah oleh keluarga Bak Fu dibawa ke RS Methodist Medan, Minggu (1/4) sekitar pukul 23.00 WIB, untuk mendapatkan perawatan intensif. Tak lama mendapatkan perawatan, Senin (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB, Bak Fu di kabarkan meninggal dunia.

Kakak ipar Bak Fu, Lei Cin (37) mengatakan kematian Bak Fu karena tak mau makan sejak dikirim ke RS Jiwa.

Menurutnya, istrinya yang kena bacok, Acui (35) sudah keluar dari RS Advent begitu mengetahui suaminya meninggal dunia. Dengan masih menggunakan kursi roda Acui harus melihat suaminya untuk terakhir kalinya di persemayaman Balai Sosial Tanjung Mulia. Menurutnya Acui sangat bersedih dengan kematian suaminya.

Ditambahkan Lei Cin, Acui sebenarnya sangat mencintai Bak Fu dan telah memaaflan suaminya itu. Hal tersebut terbukti ketika Acui dibacok suaminya, dia meminta agar Bak Fu tidak diapa-apain oleh polisi dan warga.

Kakak ipar Bak Fu, Lei Cin (37) mengungkapkan, jenazah Bak Fu akan disemayamkan di Balai Sosial Jalan KL Yos Sudarso, Tanjung Mulia Medan dan selanjutnya akan dikremasi di Tanjung Morawa.

“Saat ini seluruh keluarga sedang berkumpul di Balai Sosial Tanjung Mulia,” terang Lei Cin.

Sementara itu Kepling Lingkungan IV, Kelurahan Sei Putih Timur,  Supiatman (45) mengatakan turut berduka atas kematian Bak Fu.

Tewas Tabrak Tiang

Sementara itu Dicki Minofti (30), warga Jalan Sei Belutu, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Medan Selayang, tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak tiang lampu mercury di Jalan Gatot Subroto Medan,  Selasa (3/4) dini hari.

Informasi yang dihimpun, korban yang sehari-harinya sebagai agen jual beli mobil, pagi itu mengendarai mobil Sedan Mitsubishi Lancer BK 1001 ZZ, datang dari arah Jalan Gatot Subroto. Sesampainya di Jalan Gatot Subroto depan Kantor Imigrasi, tiba-tiba mobil yang dikendarai oleng ke kiri lalu korban banting stir ke kanan.

Korban hilang kendali sehingga mobil menabrak tiang lampu mercury dan pohon yang berada di median jalan. Akibatnya mobil terbalik dan korban meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas Unit Laka Satlantas Polresta Medan Aiptu Syahnan yang turun ke lokasi melihat korban dalam kondisi tak bernyawa karena menderita luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari telinganya sedangkan mobilnya dalam kondisi ringsek bagian depannya.
Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Risya Mustario meyebutkan, saat itu pengemudi memang melajukan mobil dalam keadaan kencang. Korban dari arah Jalan Gatot Suboroto menuju Medan hilang kendali dan membanting setir ke arah kiri jalan. Mobil terbalik langsung menabrak lampu jalan dan pohon. (gus)

Parabola Orange TV Jagonya Hiburan Bermutu

MEDAN- Orange TV hadir di hadapan masyarakat sebagai media yang mampu memberikan suasana menonton yang nyaman tanpa ada gangguan dan gambar yang kurang jelas. Maka itu, Orenge TV telah meluncurkan parabola plus-plus yang dapat memberikan kepuasan anda dalam menonton. Selain itu, Parabola Orange Tv juga dapat memberikan pengetahuan, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri.

Hal itu dikatakan Greeny Dewayanti selaku Direct Marketing Officer Orange Tv kepada Sumut Pos di sela-sela launching produknya di Atrium Plaza Medan Fair, Sabtu(31/3) lalu.

“Anda dapat memilih siaran manapun yang anda sukai, karena Parabola Orange Tv ditawarkan berbagai program sesuai kebutuhan anda,” katanya.
Keunggulan dari Parabola Orange Tv ini adalah iuran bulanan untuk nonton tv nasional tanpa membayar alias gratis, dan ada saluran premiumnya (Holywood, Bolywood, Mandarin). Bahkan, Parabola Orange Tv ikut juga menggalakkan program pemerintah dengan menayangkan film layar lebar Indonesia (Festival channel) dan program dangdut.

Parabola Orange Tv dibuat parental lock, yang berguna untuk memilih tayangan.

Paket film termurah Orange Tv hanya Rp49 ribu. Kemudahan lain dalam berlangganan Orange Tv adalah bebas memilih paket channel yang diinginkan sesuai kebutuhan.

“Untuk memilih paket-paket menonton yang ditawarkan Orange Tv cukup mudah, tinggal membeli voucher isi ulang, daftar lewat SMS,” jelas wanita berkulit putih itu. Untuk vouchernya, kata Dewayanti bisa didapat di pusat-pusat perbelanjaan seperti di Hypermart dan bisa juga via ATM Bersama dan Alto.

Bukan itu saja, keunggulan lain dari Parabola Orange Tv adalah dapat menjangkau siaran di manapun berada. “Sinyalnya dapat anda terima meskipun rumah anda di balik gunung atau di tempat terpencil,” bilangnya Orange Tv memberikan beberapa paket pilihan seperti paket platinum Rp79 ribu, paket black diamond Rp129 ribu, paket smart Rp39 ribu, paket film premium Rp79 ribu, paket film box office Rp49 ribu, paket blockbuster Asia Rp39 ribu dan paket film spesial Rp39 ribu. Harga yang diberikan juga terjangkau, dengan harga Rp888 ribu, masyarakat dapat gratis voucher Rp360 ribu dan instalasi Rp150 ribu “Selain di Medan, kami juga mengadakan launching di Hermes Plaza (Banda Aceh) dan Pematangsiantar (Siantar Plaza).Hal itu kami lakukan agar masyarakat yang di daerah, dapat membelinya di cabang, sehingga lebih efisien,” ucap wanita berkacamata itu.

“Jadi, bila ingin membeli Parabola Orange Tv dapat menghubungi call center di 0804-1-911-911 atau kunjungi pamerannya di Atrium Plaza Medan Fair sampai tanggal 15 April dan toko-toko elektronik terdekat di kota anda,” pungkasnya. (*)

iPhone5 Meluncur Juni

Setelah meluncurkan iPad terbaru, kini waktunya Apple meluncurkan iPhone5. Meski pihak Apple belum memberikan konfirmasi, tapi rumor yang beredar menyebutkan tanggal rilis iPhone terbaru yaitu 15 Juni.

Menurut iPhone 5 News Blog, saat itu (15 Juni) merupakan hari terakhir dari konferensi yang diduga sebagai WWDC 2012 (Worldwide Developers Confrence), tradisi pameran pengembang Apple. Menurut rumor, konfrensi itu akan digelar selama sepekan mulai dari 11 Juni hingga 15 Juni.
Sistem operasi terbaru Apple nanti yang disebut sebagai iOS 6, kabarnya akan diluncurkan pada 11 Juni, sehingga memperkuat dugaan perusahaan besutan Steve Jobs itu akan memberikan kejutan pada penonton dengan smartphone terbaru.

“Lalu bagaimana dengan hari terakhir WWDC? Jika Anda berada di kubu pengikut rumor yang percaya (atau setidaknya berharap) bahwa iPhone5 akan diluncurkan pada Juni, bukankah 15 Juni akan menjadi teka-teki mengenai kehadiran (iPhone5)?” tulis Michael Nace, penulis iPhone 5 Blog, seperti dilansir dari IB Times, Selasa (3/4).

Nace menambahkan, November tahun lalu, sumber rahasia dari iPhone 5 News Blog di Asia mengatakan, kemungkinan Juni waktu perilisan smartphone tersebut.

Rumor semakin didukung dengan perekrutan karyawan baru oleh Foxconn, yang merupakan mitra manufaktur iPhone. (net/jpnn)

Mitra Apple tersebut dilaporkan merekrut lebih dari 200 ribu pekerja, sehingga menjadi masuk akal bahwa perangkat itu akan memulai debutnya Juni mendatang.