MEDAN-Bak Fu, suami yang membacok kepala istirinya Acui (35) tewas, karena tak mau makan sejak dirawat di RS Jiwa, Selasa (3/4).
Informasi yang dihimpun, kematian Bak Fu disebabkan semenjak menjadi pasien di RS Jiwa Pemprovsu, Bak Fu tak mau makan. Melihat kondisi nya yang semakin melemah oleh keluarga Bak Fu dibawa ke RS Methodist Medan, Minggu (1/4) sekitar pukul 23.00 WIB, untuk mendapatkan perawatan intensif. Tak lama mendapatkan perawatan, Senin (2/4) sekitar pukul 18.00 WIB, Bak Fu di kabarkan meninggal dunia.
Kakak ipar Bak Fu, Lei Cin (37) mengatakan kematian Bak Fu karena tak mau makan sejak dikirim ke RS Jiwa.
Menurutnya, istrinya yang kena bacok, Acui (35) sudah keluar dari RS Advent begitu mengetahui suaminya meninggal dunia. Dengan masih menggunakan kursi roda Acui harus melihat suaminya untuk terakhir kalinya di persemayaman Balai Sosial Tanjung Mulia. Menurutnya Acui sangat bersedih dengan kematian suaminya.
Ditambahkan Lei Cin, Acui sebenarnya sangat mencintai Bak Fu dan telah memaaflan suaminya itu. Hal tersebut terbukti ketika Acui dibacok suaminya, dia meminta agar Bak Fu tidak diapa-apain oleh polisi dan warga.
Kakak ipar Bak Fu, Lei Cin (37) mengungkapkan, jenazah Bak Fu akan disemayamkan di Balai Sosial Jalan KL Yos Sudarso, Tanjung Mulia Medan dan selanjutnya akan dikremasi di Tanjung Morawa.
“Saat ini seluruh keluarga sedang berkumpul di Balai Sosial Tanjung Mulia,” terang Lei Cin.
Sementara itu Kepling Lingkungan IV, Kelurahan Sei Putih Timur, Supiatman (45) mengatakan turut berduka atas kematian Bak Fu.
Tewas Tabrak Tiang
Sementara itu Dicki Minofti (30), warga Jalan Sei Belutu, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Medan Selayang, tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak tiang lampu mercury di Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (3/4) dini hari.
Informasi yang dihimpun, korban yang sehari-harinya sebagai agen jual beli mobil, pagi itu mengendarai mobil Sedan Mitsubishi Lancer BK 1001 ZZ, datang dari arah Jalan Gatot Subroto. Sesampainya di Jalan Gatot Subroto depan Kantor Imigrasi, tiba-tiba mobil yang dikendarai oleng ke kiri lalu korban banting stir ke kanan.
Korban hilang kendali sehingga mobil menabrak tiang lampu mercury dan pohon yang berada di median jalan. Akibatnya mobil terbalik dan korban meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas Unit Laka Satlantas Polresta Medan Aiptu Syahnan yang turun ke lokasi melihat korban dalam kondisi tak bernyawa karena menderita luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah dari telinganya sedangkan mobilnya dalam kondisi ringsek bagian depannya.
Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Risya Mustario meyebutkan, saat itu pengemudi memang melajukan mobil dalam keadaan kencang. Korban dari arah Jalan Gatot Suboroto menuju Medan hilang kendali dan membanting setir ke arah kiri jalan. Mobil terbalik langsung menabrak lampu jalan dan pohon. (gus)