Home Blog Page 14020

Petugas Piket e-KTP Minta Uang

087867444xxx

Yth Bapak Wali Kota Medan, Bapak Camat Amplas, Redaksi Sumut Pos, 2 minggu lalu saya mendapatkan undangan dari Camat Amplas untuk hadir pada tanggal 1 Februari 2012. Tapi saya terkejut, piket memintai uang seikhlas saya dengan alasan saya terlambat. Yang saya tahu pendataan e-KTP gratis. Sudah syukur saya mau mensukseskan program e-KTP ini.

Tidak Dipungut Biaya

Untuk pengurusan e-KTP tidak dipungut biaya apa pun atau gratis. Kalau ada pungutan, itu adalah pungli dan pelanggaran. Untuk itu warga yang menjadi korban agar memberikan data petugas yang meminta biaya agar saya tindak langsung. Terima kasih.

Emir Mahbob Lubis SSTP MAP
Camat Medan Amplas

Masih Terjadi Permainan Kotor di Disduk Medan

Rumitnya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun e-KTP dan kartu keluarga di Kota Medan menyebabkan banyak masyarakat harus mengeluarkan dana untuk mendapatkan layanan jika ingin cepat. Parahnya lagi, masih banyak “KTP tembak” diterbitkan tanpa surat pindah yang jelas alias formalitas. Artinya masih terjadi permainan kotor di Disduk Kota Medan.

Hal itu membuat penerapan e-KTP di kota Medan juga terkesan lambat. Padahal kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara seharusnya sudah mampu menerapkan e-KTP ini.

Untuk itu kita minta Wali Kota Medan agar meningkatkan pengawasannya dan tidak sungkan menindak petugas yang berlaku curang. Sehingga menjadi peringatan bagi pejabat pemerintah lainnya untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Ilhamsyah
Ketua Komisi A DPRD Medan

Akibat Mau Bunuh Diri

MEDAN LABUHAN-Suhardi alias Pendi (55), warga Jalan Baru, Medan Marelan cemburu, setelah mendengar istrinya, Rumiati (45) ditelepon mantan suaminya, Sumadi (45).

Akibatnya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perutnya. Tapi, pisau itu malah mengenai lengan istrinya hingga mengalami luka 12 jahitan.

Kejadian Minggu (12/2) sekitar pukul 04.00 WIB itu bermula sejak setengah bulan belakangan ini. Pria yang akrab disapa Pendi ini sudah ribut dengan Rumiati. Pernikahan yang sudah mereka jalin selama 9 bulan selalu diwarnai pertengkaran karena kecemburuan Pendi dengan Rumiati atas tuduhan telah berhubungan kembali dengan mantan suaminya.

Lantas, malam itu Pendi yang telah setengah bulan tak pulang ke rumah tiba-tiba  melihat mantan suami istrinya menelepon. Deringan handphone itu didengar oleh Pendi. Akibatnya keributan pun terjadi.

Handphone itu langsung dirampas oleh Pendi. Pendi pun langsung menuju ke dapur mengambil pisau, Pendi mencoba bunuh diri dengan mengarahkan pisau ke perutnya hingga tertusuk sekitar 1 centimeter. Aksi nekat Pendi dihadang Rumiati dan anak-anaknya. Tak disangka ketika pisau itu mau ditarik ibu beranak 3 itu malah mengenai ke arah lengan kanannya hingga berlumuran darah. Peristiwa itu pun membuat anak-anaknya terkejut. Subuh itu juga Rumiati dibawa ke rumah sakit terdekat.

Setelah berobat dengan luka 12 jahitan di lengannya, Rumiati melaporkan kejadian itu ke Polsekta Medan Labuhan. Polisi menerima laporan langsung menjemput Pendi yang telah ditahan keluarga dan tetangga. Pendi pun langsung dibawa ke Mapolsekta Medan Labuhan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Di kantor polisi, Pendi mengaku, dirinya tak bermaksud  menikam istrinya, karena pisau itu rencanya mau digunakan untuk bunuh diri.
“Aku sudah nggak tahan lagi. Aku sayang sama dia, tapi dia tetap aja berhubungan dengan mantan suaminya itu, makanya aku nekat mau bunuh diri. Rupanya waktu pisau itu mau ditariknya kena lengannya,” kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu.

Dijelaskannya, dirinya sudah menikahi Rumiati 9 bulan lamanya, mereka berkenalan di Belawan, karena dirinya juga duda tak memiliki anak, maka nekat menikahi Rumiati yang telah mempunyai 3 anak.

“Aku menikahinya karena sayang, bukan aku kecewain dia malah dia yang buat aku kecewa,” keluh Pendi dari balik terali besi.
Pernyataan yang dikatakan Pendi dibenarkan oleh anak kedua Rumiati. “Memang malam itu dia (Pendi) mau bunuh diri, tapi pisau itu kena ibu saya,” katanya.

Aksi nekat Pendi yang ingin bunuh diri bukan hanya sekali dilakukannya. Sebulan lalu, Pendi juga pernah mau bunuh diri karena cemburu dengan istrinya Rumiati yang ditelepon oleh mantan suaminya yang telah bercerai 2 tahun lalu. Kenekatan Pendi bunuh diri karena tak terima melihat istrinya berhubungan lagi dengan mantan suaminya.

“Sebulan lalu saya pun sempat dibuatnya gini, saya tak terima mantan suaminya menghubunginya, tapi perbuatan itu gagal,” kata Pendi. (smg)

Narkoba, Judi, dan Prostitusi Marak di Tangkahan Ujung

087867857xxx

Yth Bapak Polisi di Desa Tangkahan Kecamatan Namorambe, ada spanduk anti narkoba dan perjudian tapi di Tangkahan Ujung peredaran narkoba  makin rame. Judi di warung tuak kuyu masih berlanjut, wanita PSK terus bertambah? Tolong dirazia Pak.

Polda Sumut Komit Berantas Narkoba

Terima kasih atas informasinya, laporan ini akan kami teruskan ke Polsek terkait untuk segera dicek kebenarannya. Bila terbukti sebagaimana dalam laporan pesan singkat ini agar segera ditindak sesuai dengan prosedur yang ada. Bagaimana pun Polda Sumut komit memberantas peredaran narkoba di jajarannya.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

Formas Ilegal Bikin Resah Warga Sari Rejo

Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

MEDAN-Pengurus Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas) mengimbau kepada masyarakat Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia agar jangan mudah terprovokasi dengan adanya pengurus Formas ilegal.

“Perjuangan Formas bersama warga Sari Rejo sudah lama dan mendekati titik terang. Untuk itu masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pihak tertentu yang mengadu domba masyarakat Sari Rejo dengan kehadiran Formas ilegal,” kata Ketua Formas, Riwayat Pakpahan, Minggu (12/2).
Dikatakannya, munculnya pengurus baru untuk memperjuangkan warga Sari Rejo jangan memakai nama Formas. Jadi, kalau mereka ingin membuat organisasi, jangan memakai nama Formas.

“Orangnya saja tidak kenal. Takutnya hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu,” jelasnya.
Formas sudah mempunyai aturan main dalam menghadapi permasalahan yang terjadi untuk menghindari permainan dari pihak lain.
“Kita juga meminta kepada pengurus sampai koordinator lingkungan agar cerdas serta cermat menghadapi permasalahan. Bisa saja ada di belakangnya sengaja untuk memecah belah perjuangan Formas,” bebernya.

Rencananya, Senin (13/2) Formas akan datang ke kantor Camat Medan Polonia untuk memberi penjelasan terkait adanya pengurus Formas ilegal.
“Sesuai dengan undangan dari Camat Medan Polonia, Ody Dodi. Formas akan datang memberiikan penjelasan. Sebelumnya, organisasi yang mengaku Formas sudah datang, Jumat (10/2) lalu memenuhi panggilan Camat Medan Polonia,” jelasnya.

Pengurus lainnya, Asep berharap kepada masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dengan terbentuknya Formas ilegal.
“Kepada pengurus Formas dari lingkungan 1-9 jangan terpengaruh dengan munculnya Formas ilegal yang menumpang sebagai pahlawan kesiangan dan memutarbalikkan fakta,” jelasnya.

Ketua Komisi A DPRD Medan, Ilhamsyah meminta kepada Formas agar jangan mudah diadu domba dengan adanya organisasi yang mengaku-ngaku dan membawa nama Formas.

“Masyarakat harus menjaga keharmonisan. Formas itu sudah ada dari awal, kalau ada lagi berarti ingin memecah belah masyarakat Sari Rejo,” ujarnya. (adl)

Warga Medan Marelan Senam

MEDAN- Ratusan warga Medan Marelan mengikuti senam kesegaran jasmani (SKJ) yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan, di Lapangan Bola Pasar V, Rengas Pulau Marelan, Minggu (12/2) pagi.

Kegiatan dengan slogan ‘Medan Metropolitan, Medan Medan Mantap’ yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan ini merupakan rangkaian kegiatan Pemko Medan dalam rangka menggalakkan dan menjadikan olahraga sebagai kebutuhan hidup, dan bentuk kepedulian Wali Kota Medan Rahudman Harahap kepada warga masyarakat, untuk memiliki jiwa raga sehat dan mempererat kebersamaan antara pemerintah dengan warga sehingga dapat bersinergi dalam membangun kebugaran dan kesehatan.

“Kegiatan akan diadakan pada 21 kecamatan selama sembilan bulan ke depan. Untuk sekali kegiatan melibatkan 11 kecamatan yang dibagi dalam dua lokasi,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Medan Hanas Hasibuan di sela-sela acara.

Dikatakannya, kegiatan yang pertama kali diadakan di Kecamatan Medan Utara yaitu di Lapangan Bola Pasar V Marelan dengan melibatkan enam kecamatan dan lima kecamatan lainnya di Kecamatan Medan Maimun.

“Di Medan Utara terdiri dari enam kecamatan sedangkan Medan Maimun ada lima kecamatan,” ucapnya.
Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Hanas, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkannya dengan mengikuti berbagai kegiatan diselenggarakan untuk menyehatkan dan membuat badan bugar. (adl)

Penegakan Hukum di Sumut Jangan Tebang Pilih

MEDAN-Penegakan hukum di Sumut harus benar-benar dilakukan sebagaimana diidamkan masyarakat. Sebagai propinsi yang menjadi salah satu ujung tombak bagi Indonesia, penegakan hukum di Sumut harus mampu menjadi pilot project bagi propinsi lainnya.

Demikian dikatakan praktisi hukum senior, DR Putra Kaban SH MH kepada wartawan di Medan. Ia berharap kepada pejabat hukum di Sumut untuk menegakkan hukum dengan adil, baik dan benar.

“Walaupun Sumut merupakan daerah majemuk yang terdiri dari banyak suku, agama dan ras, namun masyarakatnya sangat menghargai adat, dan hukum adat masih sangat berlaku dan dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, para pejabat dan penegak hukum tidak perlu lagi repot-repot untuk menciptakan suasana kondusif di Sumut. Cukup dengan sering-sering melakukan koordinasi dengan para tokoh pemuka adat maupun pemuka agama, segala permasalahan bisa diselesaikan dengan hukum adat dan kekeluargaan, bukan dengan cara kekerasan,” ujar pria kelahiran Kaban Jahe itu.

Meskipun demikian, pemimpin Sumut dan aparat hukumnya juga harus menjalankan roda pemerintahan dan hukum dengan baik pula. Jangan sampai terlena dengan kentalnya hukum adat. Sebab, bagaimanapun masyarakat masih mengingat peristiwa aksi massa yang menuntut terbentuknya Propinsi Tapanuli (Protap) beberapa waktu lalu yang sampai menyebabkan meninggalnya Ketua DPRD Sumut.

Untuk itu, aparat hukum dan pemerintah hendaknya lebih mampu memberikan kepastian kepada masyarakat terkait penegakan hukum. Berikanlah pembelajaran yang baik, sebab jabatan itu bukanlah komersil melainkan amanah yang wajib dijunjung tinggi. (ton/smg)

Jaga Konsistensi

Siena vs AS Roma

SIENA- Setelah menang 2-1 atas Napoli di semi final Coppa Italia pertengahan minggu lalu, kini Siena akan bersiap menghadapi AS Roma. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Artemio Franchi Siena  Selasa (14/2) itu, Siena akan akan diperkuat oleh penjaga gawang Gianluca Pegolo dan pemain andalannya Luca Rossettini.

Sementara Francesco Bolzoni belum diturunkan karena masih cedera pada pangkal paha.

Namun begitu Siena yakin akan bermain baik saat menghadapi AS Roma. Selain kemenangan Siena melawan Napoli, kemenangan saat menghadapi Chievo dengan skor 1-0 juga akan dijadikan sebagai modal menghadapi AS Roma.

Roma menunjukkan sisi baik dan buruk pekan lalu. Bertanda menyedihkan setelah kekalahan 4-2 atas  Cagliari. Namun klub ibukota itu tidak mau kalah dan kembali membalasnya dengan kemenangan 4-0 atan Inter Milan.

Pelatih AS Roma Luis Enrique mengaku kemenangan 4-0 atas Inter Milan akhir pekan lalu menjadi modal tersendiri bagi AS Roma menentang Siena. Sejauh ini kata Luis konsistensi masih menjadi masalah serius yang harus diakhiri Roma. Bagaimana tidak, dalam lima laga terakhir belum ada kemenangan beruntun yang dicatat. Meski begitu, bukan menjadi alasan bagi AS Roma untuk memenangkan pertandingan.

Pertarungan melawan Siena ini juga bertekad  mencatat kemenangan untuk mendapatkan jatah di Eropa. Tapi Siena bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Apalagi sebelumnya Juventus harus puas dengan hasil imbang saat melawan Siena di Turin. Siena juga pastinya ingin memperbaiki catatan mereka di kandang sendiri. (bbs/jpnn)

Sampah Berserakan di Komplek Abdul Hamid

08126573xxx

Kepada Yth Pemkab Deli Serdang tolonglah sediakan bak sampah di depan Komplek Abd Hamid Nasution sampahnya selalu berserakan apalagi kalau hujan datang trima kasih

Dikoordinasikan ke Kecamatan

Terima kasih atas informasinya. Untuk perlengkapan kebersihan dapat berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk nantinya berkoordinasi dengan pengelola kompleks dalam menyediakan bak sampah yang dimaksud.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deli Serdang

Ujian Michel

Real Sociedad VS Sevilla

SOCIEDAD-Posisi Real Sociedad kian hari semakin terpuruk. Saat ini mereka menempati peringkat ke-16 atau satu strip dari z ona degradasi.
Artinya, jika dini hari nanti Sociedad kembali kalah saat menjamu Sevilla, maka posisi anak asuh  Philippe Montanier semakin rentan berkubang di zona degradasi.

Karenanya Montanier pun telah mewanti-wanti anak asuhnya untuk tampil fight guna mengamankan tiga angka saat menjamu Sevilla di Stadion Anoeta, dini ahri nanti.

“Kami menghormati mereka sebagai salah satu tim besar. Kami juga menyadari jika pertandingan ini merupakan pertandingan yang sangat sulit untuk dilakoni,” bilang Montanier.

Ungkapan Montanier ini tak dapat dikesampingkan begitu saja. Pasalnya, sudah tujuh tahun lamanya Real Sociedad tak mampu mengalahkan Sevilla. Terakhir kali tim ini meraih kemenangan atas Sevilla adalah pada 19 Februari 2005. Saat itu tuan rumah Real Sociedad menang dengan skor 1-0.
Sementara itu kapten tim Real Sociedad Mikel Aramburu mengatakan bahwa krisis pemain yang dialami timnya jauh lebih baik dibanding kondisi Sevilla yang kini telah bertukar pelatih.

Ya, pada akhir pekan lalu Sevilla resmi menunjuk Michel sebagai pelatih menggantikan Marcelino Garcia Toral.
Michel diberikan kontrak jangka pendek hingga akhir musim dengan janji kontrak permanen jika mampu merebut tiket Liga Champions. Jika tidak, pelatih Mallorca Joaquin Caparros difavoritkan kembali berkiprah di Ramon Sanchez Pizjuan. Sekalipun Michel tidak dipermanenkan Sevilla, eks gelandang Real Madrid itu tidak perlu khawatir karena Getafe siap menampungnya.

Merasa tertantang untuk mengatasi krisis yang terjadi di kubu Sevilla, Michel berjanji akan berusaha meraih tiga angka pada setiap pertandingan Sevilla termasuk di antaranya saat bertandang ke markas Real Sociedad, dini hari nanti.

Namun, begitu bukan berarti Michel bakal melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi pemain.  “Ini bukan saatnya untuk  revolusi. Saya hanya akan memaksimalkan pemain yang ada. Ini akan  adil bagi seluruh pemain. Mereka dituntut menaikkan performanya masing-masing jika ingin menjadi starter,” bilang Michel. (jun)

Caterham Incar Poin Pertama

JEREZ – Tim Prinsipal Caterham F1, Tony Fernandes menganggap timnya dapat meraih poin pertama mereka musim ini, dan itu akan menjadi prestasi tersendiri bagi tim yang sebelumnya bernama Team Lotus pada 2011 itu.

Caterham memang memiliki awal yang kuat pada tes pra-musim di Jerez, performa mobil baru mereka, CT01 dianggap bagus karena banyak melahap lap saat tes selama empat hari di Jerez.

“Jumlah lap yang kami selesaikan adalah sesuatu yang kami tidak pernah lakukan pada musim lalu, mendekatinya pun tidak,” kata Fernandes seperti dilansir PlanetF1, Minggu (12/2).

“Untuk itu, kami benar-benar merasa telah tiba sebagai tim Formula One, dan untuk mencapainya dalam dua tahun adalah sesuatu yang sangat membuat saya bangga,” ucap pengusaha asal Malaysia ini.

Fernandes juga menuturkan, bahwa pencapaian pada tes pra musim pertama di Jerez melebih ekspetasi sebelumnya. Dia pun semakin yakin timnya bakal meningkat pada musim balap tahun ini.

“Awal musim ini kami telah membuat melalui tes pra musim yang jauh melebihi harapan saya,” ujarnya.

Terpisah, Driver cadangan Caterham, Giedo van der Garde yakin dia bisa mulai mengeksplorasi mobil CT01 saat dia kembali mendapat kesempatan setelah tes debutnya di Caterham yang terbilang cukup produktif.

Van der Garde memiliki pengalaman menjalani tes Formula 1 sebelumnya dengan Spyker (Force India), Super Aguri dan Renault, tapi sebelum turun di Jerez, dia terakhir berada di belakang kemudi pada ajang GP2 Monza September tahun lalu. Tes ini pun membuatnya mengetahui hal-hal yang berubah di ajang balap jet darat ini.

“Karena itu adalah hari pertama saya setelah lama tak di mobil F1, mereka memiliki program bagi saya untuk turun dan melihat bagaimana semuanya terjadi,” kata van der Garde seperti dilansir Autosport, Minggu (12/2).

Dia yakin mobil Caterham dapat membawa tim lebih baik, dan dia berharap akan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar seusai melewati hari-hari untuk menyelesaikan tes di Jerez.

“Mobil berjalan sangat baik dan saya pikir ada banyak potensi,” ujar pembalap asal Belanda ini. “Bagi saya penting untuk membiasakan penggunaan ban baru dan pengereman adalah masalah besar, tapi tes berikutnya akan lebih baik,” lanjutnya. (bbs/jpnn)
“Saya senang bisa kembali dan tim senang dengan kinerja saya. Mereka meminta saya melakukan banyak hal, dan kami melakukan segalanya. Saya berharap masih melakukan satu tes lagi sebelum musim dimulai, kita akan melihat apa yang akan terjadi,” tandasnya. (bbs/jpnn)