25 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 14077

PDAM Tirtanadi Pacu Pencapaian Pelayanan 80 Persen

Medan-Dirut PDAM Tirtanadi Ir H Azzam Rizal, MEng menyebutkan secara keseluruhan PDAM Tirtanadi membutuhkan anggaran Rp771 miliar hingga 2015 agar memenuhi 80 persen kebutuhan air penduduk Medan dan sekitarnya.

Anggaran itu mencakup untuk kebutuhan master plan pelayanan pemenuhan kebutuhan air di zona I dan zona II.
“Sampai 2012 saja Tirtanadi butuh dana Rp246 miliar, itu untuk bangun reservoar, booster pump, dan pipa. Dan sampai 2015 kita total butuh Rp771 miliar, itupun baru bisa mengcover 80 persen dari jumlah rumah tangga,” kata Azzam.

Azzam mengatakan, itu pada pertemuan silaturrahim antara Direksi PDAM Tirtanadi dengan unsur pengurus PWI Sumut dan pimpinan media massa di Medan, Jumat (23/12) malam.

Azzam juga memaparkan program Tirtanadi yang sedang dan akan dilaksanakan, serta kendala-kendala yang dihadapi PDAM Tirtanadi dan solusi yang dilakukan. Selain itu, dia juga mengungkapkan persetujuan Pemprovsu (Gubernur-DPRD Sumut) bagi penyertaan modal kepada PDAM Tirtanadi sebesar Rp246 miliar dalam APBD Sumut 2011 yang telah disetujui dewan belum lama ini.

“Namun dengan disetujuinya penyertaan modal oleh Pemprov su, walaupun target pada tahun 2015 tetapi mudah-mudahan pada 2014 kita sudah bisa mencapai pemenuhan pelayanan terhadap 80 persen penduduk Kota Medan dan sekitarnya. Kami akan memacu untuk pencapaian tersebut,” ungkap Azzam.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan Perda No 10 tahun 2009, PDAM Tirtanadi harus memiliki modal dasar Rp450 miliar, tetapi yang ada hingga kini masih sekitar Rp126,4 miliar. Jadi permohonan penyertaan modal ke Pemprovsu tersebut masih dalam rangka memenuhi jumlah modal dasar yang wajib dimiliki tersebut, dan telah disetujui DPRD dengan catatan harus lebih dahulu dilakukan audit terhadap PDAM Tirtanadi.

Menurut Azzam, saat ini PDAM Tirtanadi telah mulai diaudit oleh BPKP. Tetapi sebenarnya, penyertaan modal yang diminta PDAM Tirtanadi tidak harus berbentuk uang.

“Bisa saja dalam bentuk fasilitas, silakan Pemprovsu yang membangun instalasi-instalasi yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan, setelah jadi baru diserah kan kepada Tirtanadi,” katanya.
Dikemukakan, program kerja yang dilaksanakan PDAM Tirtanadi adalah pemenuhan bagi hajat hidup orang banyak, khususnya masyarakat Medan dan sekitarnya yang terjangkau pelayanan pemenuhan air bersih dan air minum oleh Tirtanadi. Karena itulah, Azzam berharap dukungan semua pihak termasuk kalangan media massa, agar kinerja untuk kemaslahatan orang banyak ini dapat terlaksana dengan baik.(ila)

Jelang Pergantian Tahun Kamar Hotel Masih Banyak Kosong

Jelang liburan pergantian tahun 2012 tingkat hunian hotel masih relatif normal. Belum terlihat kenaikan pengunjung hotel untuk mengisi masa liburan.

Seperti Hotel JW Marriott, hotel bintang 5 di Jalan Putri Hijau Medan, saat ini baru sekitar 85 persen yang terisi menjelang tahun baru 2012. “Target kita 100 persen full, tetapi untuk saat ini baru 85 persen,” ungkap Marketing Communication Executive JW Marriott Hotel Medan, Otniel Aldi.

Dengan pangsa pasar ekpatriat (warga asing) yang menetap di Medan, keluarga yang berlibur di Medan, diharapkan dapat mencapai target yang telah ditentukan. Salah satunya dengan menyediakan kegiatan yang unik dalam menyambut tahun baru mendatang.

“Kita menyediakan acara Internasional Carnival Buffet Dinner, konsep makan malam sepuasnya dari berbagai negara,” tambah Aldi. Dalam konsep ini, pihak hotel menyediakan berbagai paket untuk pengunjung, mulai dari paket Platinum, Gold dan Silver. Dengan harga mulai dari Rp5 juta hingga Rp3,5 juta untuk 10 orang. “Selain makan sepuasnya, pengunjung juga dapat menikmati live music dan DJ DoReMi, Dancer performance dan hiburan lainnya,” ungkap Aldi.
Menurutnya, tingkat hunian hotel akan terus meningkat seiring dengan mendekatnya Hari H.
“Dari 85 persen, akan terus meningkat hingga hari H,” tambah Aldi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Marcomm Manager Grand Angkasa Internasional Hotel, Emmy Kwan. Ia mengatakan, tipe orang Medan lebih suka on the spot dibandingkan booking kamar. Sehingga untuk menentukan tingkat hunian kamar hotel untuk saat ini, memang masih sepi. “Saat ini sekitar 50 an persen yang terisi, tetapi mendekati hari H, bisa mencapai 60 hingga 70 persen.” ungkap Emmy.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tingkat hunian hotel akan membludak saat tanggal 30 hingga 31 Desember mendatang. “Pelajaran kita seperti ini, kalau tanggal 30 dan 31 baru banyak yang mesan,” tambah Emmy.
Untuk menyambut Tahun Baru 2012, Grand Angkasa Internasional Hotel di jalan Sutomo Medan ini akan mengangkat tema keluarga untuk menarik perhatian pengunjung. “Dalam tema keluarga nanti, akan kita sediakan arena bermain anak, karena kita juga ingin menarik keluarga yang ingin berlibur,” tambahnya. Selain itu, hotel ini juga akan menyediakan acara Count Down (penghitungan mundur), dengan menapilkan DJ dan band asal kota Medan.

Berbeda dengan hotel Garuda Plaza Hotel di jalan Sisingamangaraja Medan. Untuk liburan Tahun Baru 2012, hotel ini hanya menargetkan sekitar 70 persen kamar terisi. Diakuinya, saat ini ada penurunan pengunjung hotel. “Target kita hanya 70 persen, tapi tidak muluk-muluk. Bahkan untuk saat ini, kita akui ada penurunan ya,” ungkap Customer Relation Coordinator Garuda Plaza Hotel, Syahrial.

Target yang dicanangkan tersebut, diakui Syahrial bisa jadi tidak tercapai, karena konsep dari hotel yang beda. “Hotel kita konsepnya kan Islami, jadi target kita lebih ke Idul Fitri. Lagian kita juga tidak membuat acara untuk pergantian tahun,” tambahnya. (ram)

Mencirim Asri Rumah Impian Banyak Orang

MEDAN- Tinggal di komplek perumahaan yang menawarkan suasana tenang, aman dan nyaman sudah tentu menjadi idaman banyak orang. Begitukah rumha impian yang ditawarkan Cipta Management, developer dari kompleks perumahan Mencirim Asri.

“Perumahan ini menawarkan harga yang terjangkau, dan terletak di daerah yang strategis, dekat dengan kota, namun jauh dari kebisingan,” ujar Manager marketing Cipta Management, Zulham.

Menurutnya, perumahan ini terletak sekitar 6 Km dari jalan raya Binjai, karena itu suasana yang ditawarkan sangat tenang. Perumahan Mencirim Asri ini ada di jalan Sei Mencirim-Timbangan, Kecamatan Sunggal.

Sebanyak 130 unit rumah telah disediakan oleh Cipta Development untuk konsumen. Bahkan sebagian rumah yang dibangun sudah dihuni. “Rumah sudah ada yang menghuni,” tambah Zulham.

Fasilitas yang disediakan untuk perumahan ini juga lengkap, seperti jalan yang menggunakan paving block, penerangan jalan kompleks, playground dan keamanan. “Kelebihan lain yang diberikan yaitu jalan utama kompleks yang lebarnya hingga 8 meter dan bebas banjir,” tambah Zulham.

Selain itu, walaupun sudah dikelilingi dengan tembok di sekitar kompleks, juga dilengkapi dengan security untuk membuat penghuni kompleks lebih nyaman.

Karena terletak di dekat jalan besar, atau tepatnya jalan lintas Medan Binjai, perumahan Mencirim Asri dapat dijangkau dengan menggunakan angkutan umum, seperti angkot Nitra P25, P26, dan P95. “Kompleks juga dapat dituju dengan menggunakan angkutan umum, sehingga lebih memudahkan untuk pengunjung menempuh kompleks,” tambahnya.

Perumahan ini merupakan proyek pemerintah yang ditawarkan dengan harga Rp80 jutaan hingga Rp90 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk sertifikat hak milik. “Untuk mendapatkan rumah dapat dicicil tanpa bunga, atau diangsur selama 15 tahun dan DP gratis,” ungkap Zulham.

Type rumah dalam kompleks ini yaitu type 36/72. Rumah yang memiliki 1 lantai yang dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu dan ruang keluarga. Selain itu, rumah juga disediakan tanah kosong pada bagian depan dan belakang rumah. Untuk tanah kosong bagian belakang rumah seluas 3×2,5 meter, sedangkan tanah kosong depan rumah seluas 3×3 m. Ingin memiliki rumah impian Mencirim Asri ini, anda dapat menghubungi Hotline Cipta Development di nomor 061 9140 0888. (ram)

Golden Seroja, Hanya Tersisa Dua Rumah

MEDAN- Perumahan Golden Seroja di Jalan Puskesmas, daerah Ring Road, Gagak Hitam, Amal, dan Kaswari ini sudah 90 persen full. Untuk saat ini, hanya tinggal 2 rumah yang masih tersisa yakni tipe Cliffone 90, yang menghadap ke arah selatan. “Tipe ini paling dominan bagi perumahan kita, jadi bagi yang mengisi tidak perlu takut lagi, karena bangunan sudah berdiri utuh,” ungkap Marketing Trans Management, Wandi.

Mengangkat konsep rumah villa dengan bagunan model klasik modern, perumahan ini mampu menarik perhatian masyarakat. Bangunannya yang kini menjadi trend di kalangan developer memberikan kesan mewah dan elegan. “Rumah villa dengan bagunan ala klasik sudah menjadi trend di kalangan developer, karena kesan rumah ini sangat elegan,” tambahnya.

Tipe Cliffone 90 yang menyisakan dua rumah lagi ini memiliki luas 106.62 m2. Tipe ini menyediakan rumah dua lantai dengan menyajikan keunikan kamar tidur.

Lantai 1, dilengkapi dengan bagasi mobil, ruang tamu, ruang makan, dan kamar mandi, juga teras rumah. Sedangkan lantai 2 memiliki 3 kamar tidur, dan kamar mandi. Untuk kamar utama yang terletak di lantai 2 dilengkapi kamar mandi di dalam kamar. “Konsep rumah modern, jadi tiap rumah kita sediakan tanah kosong yang dapat digunakan untuk taman depan dan belakang,” tambah Wandi.

Selain lokasi yang strategis, (dekat dengan jalan Ring Road, Gagak Hitam, Setia Budi, dan Sunggal) kelebihan lain yang dimiliki oleh kompleks perumahan ini adalah gratis semua biaya KPR dan Notaris.
Dengan harga rumah sekitar Rp350 an juta, yang sudah termasuk Sertifikat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bagunan (IMB), jaringan air dan listrik dan finishing. “Bookingfee yang kita berikan cukup murah, hanya Rp2 juta,” pungkasnya. (ram)

Sulap Ruangan Jadi 137 Kamar, 3 untuk VIP dan 2 Presidential Suite

Kapal Pengangkut Pesawat Diubah Menjadi Hotel Mewah

SEBUAH kapal pengangkut pesawat buatan Rusia disulap menjadi hotel mewah. Kapal pengangkut pesawat yang sudah ‘pensiun’ itu rencananya akan dibuka sebagai hotel mewah di kota Tianjin, Cina Utara pada akhir Desember 2011.
Kiev, merupakan kapal pengangkut pesawat buatan Rusia merupakan kapal yang beroperasi untuk Soviet dan Rusia pada tahun 1975 hingga 1993. Kapal itu dibuat oleh pabrik Chernomorski di Mykailov antara pada tahun 1970 hingga 1975, dan merupakan kapal pertama di kelasnya.

Seperti dikutip dari China Daily, Senin (26/12), pada tahun 1996, kapal tersebut dijual kepada perusahaan Cina dan selanjutnya menjadi bagian dari Binhai Aircraft Park, sebuah taman bertema militer di Tianjin sejak 1 Mei 2004.
Kapal yang dulunya merupakan salah satu kebanggaan negara eks Uni Soviet itu akan diubah menjadi hotel mewah yang memiliki 137 kamar standar, 3 ruang tamu VIP dan 2 presidential suite. Hotel yang dibuat di atas Kiev Aircraft Carrier itu totalnya mencapai 6.000 meter persegi.

Pada Agustus 2011 lalu, kapal yang disulap menjadi hotel mewah itu dipertontonkan kepada publik. Pemilik Binhai Aircraft Park meyakini berkembangnya kekuatan angkatan laut Cina akan mendorong minat masyarakat dan keinginan untuk mengunjungi.

“Sebelumnya, Cina tidak memiliki kapal pengangkut pesawat. Orang-orang melihat mereka misterius dan ingin tahu mengenai hal itu,” ujar Manajer Pemasaran Binai Aircraft Park, Liu Chang dalam wawancaranya dengan Daily Mail beberapa waktu lalu.

“Meski kapal pengangkut pesawat pertama Cina sedang diuji coba di lautan, akan sulit bagi masyarakat umum untuk mengunjunginya. Saya kira orang-orang bisa datang kesini untuk memenuhi rasa ingin tahunya,” tambahnya.
Desainer menghindari dekorasi standar angkatan laut untuk mendapatkan rasa yang lebih mewah. Satu ruangan didominasi oleh tempat tidur bundar yang berwarna putih dengan tirai berwarna perak dan permadani dari kulit sapi. Belum terungkap berapa tarif hotel mewah bekas kapal perang  Uni Soviet ini.

Pengumuman hotel mewah di kapal pengangkut pesawat itu hanya terjadi beberapa saat setelah Cina mengumumkan uji coba kapal itu.(net/jpnn)

Anggota DPRD Sergai Tertipu Promo Tiket

TEBING TINGGI- Seorang anggota DPRD Serdang Bedagai (Sergai) dari Partai PPRN, Ramles Simanjuntak (42) warga Perumnas Garden Griya Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai tertipu promo tiket Duta Trevel sebanyak Rp8.986.000 dari kartu ATM-nya saat mendapat telepon dari seseorang, Senin (26/12) sekira pukul 14.30 WIB.

Akibatnya, Ramles Simanjuntak langsung membuat pengaduan ke Mapolres Tebing Tinggi, No LP/887/XII/2011/SPKT TT tanggal 26 Desember 2011. Dihadap juru periksa, Ramles mengaku saat itu sedang membawa anaknya berjalan-jalan di tempat wisata wahana air di Kota Tebing Tinggi untuk merayakan liburan natal.

“Tiba-tiba saya mendapat telepon dari orang bernama Heri Suharyono dengan nomor 08123543944 menyuruh pergi ke ATM untuk melakukan transaksi pembayaran promo tiket,” katanya usai diperiksa.

Perintah itu diikuti korban dan merasa yakin dengan petunjuk pelaku, korban bergerak menuju ATM Bank Mandiri di Jalan Sutomo, Kota Tebing Tinggi. Kemudian pelaku menyuruh korban memasukan nomor Pin ATM-nya dan mengikuti perintah pelaku dari telepon seluler.

“Aku seperti kena hipnotis dan terus percaya, usai keluar dari ATM aku tersadar dan kembali melihat saldo tabungan dengan kartu ATM tadi. Alangkah terkejut, rupanya uang di dalam tabungan berkurang Rp8.986.000 dari nilai saldo sebelumnya sebanyak Rp15 juta,”ujarnya sore itu.

Ramles memaparkan, kejadian itu tidak disadarinya, karena selama menjadi anggota DPRD Sergai masih bisa ditipu oleh pelaku yang mengaku dari duta trevel biro perjalan tiket pesawat.

“Baru sekali ini saya tertipu dan tak tahu mengapa bisa terjadi,” keluhnya.
Sementara Kapolres melalui Kasat Reskim Polres Tebing Tinggi AKP Lili Astono mengatakan masih melakukan penyelidikan atas kasus penipuan tersebut. (mag-3)

Konsumsi Daging Babi Naik 30 Persen

TEBING TINGGI- Setelah hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2012, konsumsi daging babi di Kota Tebing Tinggi naik sekitar 30 persen bila dibandingkan hari-hari sebelumnya, Senin (26/12).

Kenaikan konsumsi daging babi itu diakui seorang pedagang di Pasar Hongkong , Hasun  mengatakan pembelian daging babi meningkat, hal itu terlihat cepatnya  stok daging habis. Tapi, harganya tak ikut naik. Daging merah Rp55 ribu per kg, daging paha Rp40 ribu per kg, daging samsam Rp42 ribu per kg, tulang rusuk Rp40 ribu per kg dan tulang kaki Rp38 ribu per kg.

Kepala Dinas Pertanian Tebing Tinggi Ir Leo Lopulisa Haloho mengaku ada kenaikan konsumsi daging babi sekitar 30 persen. “Hari biasa, di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) hanya 10 ekor per hari babi yang dipotong, tapi tiga hari belakangan ini mencapai 13-15 ekor per hari,” katanya. (awi/smg)

ICMI Medan Minta Wali Kota Peduli Kesejahteraan Lansia

Sumut Pelopori Musabaqah Tahtim Khusus Lansia Pertama di Indonesia

Yayasan Prestasi Lansia Sumut dipimpin H Sanggup Purba menggelar musabaqah tahtim khusus lansia di Aula Dinas Pendidikan Sumut Jalan Cik Ditiro Medan, Sabtu (24/12). Lomba memeriahkan Hari Ibu ke-83 dan Tahun Baru Islam 1433 Hijriah yang pertama di Indonesia ini diikuti 130 lansia berusia di atas 60 tahun memperebutkan Piala Plt Gubsu dan sejumlah hadiah lainnya.

MUSABAQAH semakin semarak dengan kehadiran Plt Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Setyo Purwadi, Ketua ICMI Medan Indra Sakti Harahap ST MSi, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Baharuddin Manik, Sekretaris Korda Lansia Sumut N Daeng Malewa, Ketua Dewan Kesenian Medan Hj Anita Chairunisa Daryatmo, Ketua KBPPP Polri Sumut Ir Diapari Siregar, pengurus Bhayangkari Sumut dan undangan lain.

Ketua ICMI Medan Indra Sakti Harahap ST MSi mendesak pemerintah termasuk Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM lebih memperhatikan keberadaan lansia di Kota Medan. ‘’Menurut data statistik dan Kementerian Sosial tahun 1998, sebanyak 3.274.700 jiwa warga lansia terlantar kehidupannya. Sedangkan 5.102.800 jiwa  terancam terlantar,’’ ucap Indra.

Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan mengungkapkan lansia merupakan tahap akhir siklus hidup manusia. ‘

Ia menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban memberi perhatian dan kepedulian terhadap lansia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 13 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial dan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

‘’Angka harapan hidup masyarakat Indonesia juga terus meningkat. Saat ini angka harapan hidup rata-rata 64,5 tahun berjumlah 17.767.709 jiwa. Tahun 2020,  angka harapan hidup mencapai 71.1 tahun dengan jumlah lansia 28.822.879 jiwa,’’ rinci Indra.

Ketua ICMI Medan menambahkan, masa lansia  memiliki potensial dalam derap langkah pembangunan.  Atas berbagai kondisi ini, Ketua ICMI Medan meminta Wali Kota Medan membuat program pembangunan yang  memperhatikan lansia. ‘’Keinginan Yayasan Prestasi Lansia Sumut membangun taman lansia yang dilengkapi sarana olahraga dan rekreasi bagi lansia di Medan dapat terealisasi tahun 2012. Pemko Medan, ICMI,  Kahmi dan lembaga lain di Sumut harus memberi   kepedulian pada lansia,’’ jelasnya.

Berkaitan dengan Musabaqah Tahtim Lansia yang pertama digelar di Indonesia, Ketua ICMI Medan memberi apresiasi. Bahkan Indra berjanji akan memberi dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaaan Musabaqah Tahtim 2012 di Lapangan Merdeka Medan dengan jumlah peserta yang lebih besar.

Menurut Indra, kehancuran bangsa Indonesia yang lebih parah dapat dicegah berkat masih adanya masyarakat yang dekat dengan Tuhan antara lain dengan membaca doa dan tahtim.

Apresiasi terhadap lansia juga disampaikan Plt Gubsu diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MMdan Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah.

Plt Gubsu merasa bangga karena lansia masih menunjukkan perhatian terhadap kegiatan keagamaan. “Benarlah motto lansia, semakin tua semakin berguna,’’ terangnya.

Rahmat Shah mengungkap rasa bangga terhadap kepemimpinan H Sanggup Purba, purnawirawan bintara Polri selaku ketua yayasan berusia satu tahun yang memiliki semangat muda dan memiliki segudang prestasi dalam pembinaan lansia.  ‘’Atas prestasi segudang, wajar kiranya Pemprovsu dan Pemko Medan memberi bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut dan Medan,’’ tegasnya.

Secara khusus, Rahmat Shah mengundang para peserta dan panitia musabaqah tahtim lansia berkunjung ke Kebun Binatang Pematang Siantar dan Museum Rahmat Gallery Medan. Ke depan, ia juga siap memberikan dukungan terhadap upaya kepedulian bagi para lansia yang digagasi Yayasan Prestasi Lansia Sumut.

Ketua Yayasan Prestasi Lansia Sumut yang pernah menjadi Anggota DPRD Tapsel dan Pemred Majalah Satya Bhakti Polda Sumut H Sanggup Purba dalam pertemuan ini mengutarakan berbagai kiprah yayasan yang memiliki lebih 2.500 anggota dimulai dari pengobatan gratis, mendirikan perpustakaan lansia yang kini memiliki lebih 2.500 judul, aneka perlombaan dan kegiatan rohani.

Orangtua dari Ir Hj Netti Effridawati Purba MSi, Deddi Mulia Purba SP, Jerry Sentosa SP dan Happy Sri Rezeki Purba SS MHum ini juga menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan terhadap pelaksanaan musabaqah tahtim khusus lansia dan kegiatan lain yang dikembangkan Yayasan Prestasi Lansia Sumut.

‘’Terima kasih buat Bapak Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST, Ketua ICMI Kota Medan Indra Sakti Harahap ST, Anggota DPD RI DR H Rahmat Shah dan Parlindungan Purba SH MM, Kadis Pendidikan Sumut yang juga Pembina Yayasan Prestasi Lansia Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Setyo Purwadi, Rektor UMN Al-Washliyah Drs H Kondar Siregar MA, Dirut Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE, tokoh masyarakat Patumbak Sutarno dan pihak  lain,’’ sebut purnawirawan Polri yang juga suami alm Hj Mawar Nasution tersebut.
Diakhir acara, Plt Gubsu diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Baharuddin Manik menyerahkan piala dan hadiah sekaligus menutup acara. Adapun juara pertama Grup Tahtim Mawar, juara kedua Grup Tahtim Kamboja, juara ketiga Grup Tahtim Kenanga, juara harapan pertama Grup Tahtim Melati dan juara harapan kedua Grup Tahtim Tanjung. (*)

Setahun Kiprah Yayasan Prestasi Lansia Sumut

  1. 20 Desember 2010
    Pengobatan gratis lansia kerjasama dengan dr Muhammad Arief dan Apotek Kalisha.
  2. 22 Desember 2010
    Berdirinya Yayasan Prestasi Lansia Sumut dipimpin H Sanggup Purba di Sekretariat Yayasan Prestasi Lansia Sumut Jalan Candi Mendut Nomor 5 samping Stadion Kebun Bunga Medan.
  3. 1-2 Oktober 2010
    Turnamen catur khusus lansia diikuti 16 regu dari Langkat, Binjai, Tebing Tinggi, Sergai, Deli Serdang dan Medan dibuka Ketua Umum Percasi Sumut yang juga Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM.
  4. 23 Februari 2011
    Mendirikan perpustakaan lansia pertama di Indonesia pada Sekretariat Yayasan Prestasi Lansia Sumut.
  5. 16 Juni 2011
    Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Daerah (BPAD) Sumut menyerahkan 1.056 koleksi buku buat Perpustakaan Lansia Sumut.
  6. 21 Juli 2011
    Melaksanakan pertemuan lintas generasi bekerja sama dengan Dinas Kesejahteraan Sosial Sumut.
  7. 13 Agustus 2011
    Menggelar lomba baca puisi perjuangan antar-lansia pertama di Indonesia memeriahkan HUT Kemerdekaan dibuka Ketua DPD Pepabri Sumut.
  8. 17 Desember 2011
    Festival koor khusus lansia pertama di Indonesia menyambut Hari Natal dibuka Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH MM.
  9. 24 Desember 2011
    Musabaqah tahtim khusus lansia pertama di Indonesia memeriahkan Tahun Baru Islam dan Hari Ibu dibuka Plt Gubsu diwakili Kadis Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM.

Pria Dua Istri Tenggak Racun Rumput

SIANTAR- Seorang penjaga Terminal Horan Tanjung Pinggir, Siantar Martoba, Efendi Sidauruk (50) tewas setelah menenggak racun rumput di rumahnya di sekitar terminal, Senin (26/12) pagi.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh istri keduanya, Lidia br Siahaan (36). Saat itu, dia melihat suaminya mengeluarkan buih dari mulutnya, dan kondisinya sudah kejang-kejang. Dia lantas membawa suaminya itu ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong saat dalam perjalanan pria dua istri itu tewas.

Istri pertama Efendi, S br Girsang membantah isu suaminya meninggal akibat tuduhan pencabulan dengan putri kandungnya, Y.  Karena ada sepucuk surat ditemukan dalam saku baju Efendi yang berisikan  “Gara-gara kaunya aku seperti ini, kalau kau mau kaya carilah pria lain dan bukan aku,” ujar S br Girsang menirukan kata-kata tulisan Efendi.
Kapolsek Siantar Martoba, AKP Mukson membenarkan adanya bunuh diri. (mag-5/smg)

Cegah Potensi Konflik di Sumut

KONFLIK yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia mewanti-wanti Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST. Melalui forum seminar dan sosialisasi yang diadakan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumut di Hotel Garuda, Rabu (21/12), Gatot berharap jalinan silaturahmi masyarakat Sumut tetap terjalin kokoh.

Dihadapan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan pemerintahan dan Muspida di Sumut, Gatot mengutarakan kegelisahan dengan konflik dan kerawanan di tanah air. Sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman agama dan etnis, Plt Gubsu meminta masyarakat Sumut menjaga kebersamaan.

Petinggi Pemprovsu yang pernah menjadi dosen Polmed ini mengingatkan, masyarakat mencari titik temu dari berbagai perbedaan dan bukan mencari titik perbedaan. Ia mencontohkan, peran yang dilakonkan seorang tokoh peraih piagam hak azasi manusia yang mengungkapkan nasionality tertinggi terdapat pada humanity (kemanusiaan).
Plt Gubsu yang juga Pembina FPK Sumut mengatakan, dibukanya era perdagangan bebas ASEAN 2015 juga perlu disikapi masyarakat Sumut dengan terus menjalin kebersamaan dan menghindari potensi konflik. Karenanya, Gatot menyambut baik kegiatan sosialisasi atau desiminasi yang digagas FPK Sumut tersebut.

Ketua Panitia Seminar dan Sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumut Dr H Arifinsyah MAg kepada Plt Gubsu melaporkan tiga ide pelaksanaan acara. Ia mengatakan, saat ini banyak isu yang berkaitan dengan keagamaan, sosial dan penegakan hukum. Alasan lain, lanjut dia, kecenderungan melemahnya semangat kebangsaan.
“Pertemuan ini juga dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi peranan FPK yang baru dibentuk dua bulan lalu. Kehadiran FPK untuk bekerja sama membangun wawasan kebangsaan di Sumut,” kata Arifinsyah yang juga Sekretaris FPK Sumut.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Prof Dr Ibnu Hajar M.Sc (tokoh antropologi budaya), Prof Dr Amroeni Drajat MA (tokoh budaya Jawa), Prof Dr T Wan Syaifuddin MA (tokoh budaya Melayu), Dr Phil Ichwan Azhari MA (tokoh pelestarian budaya bangsa), Pdt Jhones Sembiring (tokoh budaya Batak) dan Drs Bukit Tambunan MAP (Kaban Kespollinmas Sumut). (*)