30 C
Medan
Thursday, January 15, 2026
Home Blog Page 14116

Tertibkan Pedagang Badan Jalan

082164658xxx

Kepada Yth Pimpinan PD Pasar. Pak saya meminta kepada Bapak agar menertibkan pedagang yang memakai badan jalan dan di atas parit sebagai tempat berjualan. Khususnya Pasar Pringgan dan Petisah karena sudah meresahkan pemakai jalan. Mauliate, horas.

Tanggung Jawab Bersama

Terimakasih atas informasinya untuk kami koordinasikan dengan kecamatan terkait untuk segera merespon laporan ini dengan melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi terlarang seperti di atas trotoar, di atas parit dan sebagainya. Sehingga ketenangan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga. Begitu pun, masalah ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Desakan KLB PSSI Kiat Kuat

JAKARTA – Anjing menggonggong kafilah berlalu. Sikap seperti itulah yang diambil PSSI menyikapi permintaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang lakukan oleh sebagian besar anggotanya.

“Sesuai rencana kemarin siang sebagian dari 452 anggota PSSI yang menghadiri Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RSAN) mendatangi kantor PSSI untuk menyampaikan hasil rapat. Tapi tak satupun pejabat teras PSSI yang menyambut. Ketum PSSI Djohar Arifin dikabarkan masih belum tiba dari Jepang usai menyaksikan ajang Piala Dunia Antar Klub 2011.

Tapi ketua Komite Bidang kompetisi PSSI Sihar Sitorus ketika dihubungi wartawan mengatakan bahwa rapat akbar yang digelar di Hotel Pullman Jakarta Barat pada Minggu (18/12) itu tidak sah jika PSSI belum mengklarifikasi soal keabsahan 452 anggota yang datang.

Sihar mengatakan sangat tidak arif jika hanya dalam waktu kepengurusan sudah digoyang. Menurut dia PSSI butuh cukup waktu untuk membuktikan kepengurusannya bisa berjalan baik.
“Kepengurusan PSSI ini berjalan empat bulan. Dan sekarang mereka menghakimi kami seolah kami ini pesulap David Copperfield yang bisa menyulap keadaan dalam waktu sekejap,” cetus Sihar.

Soal tidak adanya pengurus yang menemui para perwakilan RASN di kantor PSSI kemarin siang menurut Sihar karena mereka tidak memberitahukan lebih dahulu. Kalau pun pengurus tahu, lanjut Sihar mereka yang menginginkan KLB itu terlebih dulu harus menyerahkan pertanggungjawaban kepengurusan era Nurdin Halid dan PT Liga Indonesia pimpinan Andi Darussalam.

“Prosesnya panjang. Mulai dari klarifikasi peserta dan kami juga akan meminta pertanggungjawaban pengurus lama terlebih dahulu dan itu tidak akan selesai tanggal 23 Desember,” beber Sihar.

Seperti diketahui peserta RSAN memberikan waktu kepada PSSI untuk melakukan verifikasi kepada peserta rapat paling lambat 23 Desember.

Anggota Exco Bob Hippy ketika dikonfirmasi kemarin sore dalam sebuah acara di Hotel Sultan mengatakan tidak mau membahas wacana KLB itu. “Yang bisa menurunkan saya dari jabatan Exco PSSI hanya Tuhan. Memangnya saya salah apa?’ ujar Bob.

Sementara itu, tekat para pemilik suara menuntut digelarnya KLB sepertinya tidak bisa ditawar lagi. Meski tanpa persetujuan PSSI, KLB tetap akan dijalankan sesuai amanat rapat akbar. Hal itu didasarkan pada Statuta PSSI Pasal 31 ayat 2 yang bunyinya “Komite eksekutif berhak mengadakan KLB bila diminta secara tertulis oleh 2/3 anggota PSSI. Permintaan tersebut harus mencantumkan agenda yang dibicarakan. KLB harus diadakan 3 bulan setelah diterimanya permintaan tersebut. Bila KLB tidak diadakan, anggota yang memintanya dapat mengadakan kongres sendiri. Sebagai usaha terakhir, anggota bisa meminta bantuan FIFA.

“Permintaan KLB ini dasar hukumnya sangat jelas. Sudah lebih dari 2/3 suara (anggota PSSI) yang menginginkannya (452 dari 586). Jadi apapun alasannya KLB harus dilaksanakan,” tegas Tony Aprilliani , salah satu anggota Exco PSSI yang didapuk menjadi ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). (ali/ko/jpnn)

PBSI Tak Mau Lagi Mandiri Penuh

JAKARTA- PB PBSI lagi jadi sorotan. Itu seiring merosotnya prestasi Indonesia di olahraga tepok bulu tersebut. Karena itu, organisasi yang dipimpin oleh Djoko Santoso tersebut berharapa agar tidak lagi mandiri secara penuh pada 2012. Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto mengatakan bahwa selama ini pihaknya sudah berusaha keras untuk mencapai target prestasi sembari terus mematangkan program regenerasi.

Sayang, langkah yang diambil oleh PB PBSI selama ini tidak bisa dimaksimalkan secara penuh.Dia beralasan bahwa selama 2011, dengan anggaran yang tak mencapai Rp 40 miliar, PB PBSI harus berusaha keras mengatur keuangannya agar mampu memenuhi target organisasi. Yakni, mengirimkan tim utama dan pelapis ke even internasional.

“Dengan anggaran yang didapat secara mandiri, kami pun harus mengatur agar keuangan cukup untuk mengirimkan atlet ke luar negeri. Terus terang, ini harus disisasati agar sesua dengan anggaran yang ada,” katanya. (aam/diq/jpnn)

Anggota DBL All-Star 2010 Menang

SURABAYA-Chaeranny Riezka Utami tidak mau menyia-nyiakan laga di hari terakhir NBL Indonesia (18/12). Apalagi, tim pujaannya, Garuda Speedy Bandung, menghadapi pertai besar menghadapi CLS Knights Good Day Surabaya.
Selain menikmati laga, mahasiswi Akuntansi Universitas Padjajaran itu juga ikut kontes Flexi Shooting Stars. Timnya menang. Bisa memasukkan semua bola dalam waktu kurang dari 60 detik.

Keke— Chaeranny Riezka Utami? sejatinya bukan nama asing bagi sejarah DBL Indonesia. Dia merupakan anggota tim DBL Indonesia All-Star 2010 yang belajar dan bertanding ke Seattle, Amerika Serikat.

“Saya ke sini bersama sepuluh teman yang lain. Iseng ikut, eh bisa menag,” ucap mantan siswa SMAN 5 Bandung itu.
Salah satu teman Keke adalah Firzsa Nabilla. Dialah ?pahlawan? tim yang terdiri atas tiga orang tersebut. Firzsa mampu menembak dari tiitk terjauh. “Saya sebenarnya deg-degan dan keringetan. Karena kan ditonton orang banyak orang,” ucapnya.

Keke dan Firzsa mengatakan senang bisa mendapatkan banyak hadiah menarik dari Flexi. (nur/diq/jpnn)

Bayar Parkir di Kantor Camat Percut Sei Tuan

081934264xxx

Bapak Bupati yang terhormat di Kecamatan Percut Sei Tuan, Tembung sekarang ngambil kesempatan sama masyarakat yang ingin mengurus e-KTP dengan memungut biaya parkir. Padahal di halaman kantor Camat seribu dikalikan berapa ratus jiwa di Kecamatan Percut Sei Tuan? Apakah memang ada peraturannya begitu? Mohon penjelasannya.

Tidak Ada Pengutipan Retribusinya

Terimakasih atas informasinya. Perlu kami sampaikan bahwa parkir di kantor pemerintah tidak ada pengutipan retribusinya. Tamu yang berurusan silahkan parkir secara tertib di tempat yang disediakan pemerintah.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deli Serdang

Andi Cole Perkuat Jakarta Selection

JAKARTA – Pecinta sepak bola tanah air akan kembali disuguhi performa klub kelas dunia. Setelah LA Galaxy dengan mega bintangnya David Beckham, pada 9 dan 12 Januari mendatang, klub asal Belanda PSV Eindhoven akan menyambangi Jakarta dalam sebuah even yang diberi nama Jakarta Challenge.

Rencananya, pada 9 Januari PSV akan melawan tim Indonesia Selection dan pada 12 Januari menghadapi tim Jakarta Selection. Tim Indonesia Selection akan diisi para pemain terbaik yang pernah berbaju timnas. Mulai dari timnas senior U-23 hingga junior.

Nama-nama yang masuk dalam tim baru akan dibahas dalam rapat PSSI 2-3 hari lagi.
Untuk tim Jakarta Selection sudah muncul 30 nama. Mereka berasal dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL). Istimewanya, penitia akan menyelipkan mantan bintang Manchester United, Andy Cole ke tim Jakarta Selection. (ali/ko/jpnn)

Desakan KLB PSSI Kiat Kuat

JAKARTA – Anjing menggonggong kafilah berlalu. Sikap seperti itulah yang diambil PSSI menyikapi permintaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang lakukan oleh sebagian besar anggotanya.

“Sesuai rencana kemarin siang sebagian dari 452 anggota PSSI yang menghadiri Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RSAN) mendatangi kantor PSSI untuk menyampaikan hasil rapat. Tapi tak satupun pejabat teras PSSI yang menyambut. Ketum PSSI Djohar Arifin dikabarkan masih belum tiba dari Jepang usai menyaksikan ajang Piala Dunia Antar Klub 2011.

Tapi ketua Komite Bidang kompetisi PSSI Sihar Sitorus ketika dihubungi wartawan mengatakan bahwa rapat akbar yang digelar di Hotel Pullman Jakarta Barat pada Minggu (18/12) itu tidak sah jika PSSI belum mengklarifikasi soal keabsahan 452 anggota yang datang.

Sihar mengatakan sangat tidak arif jika hanya dalam waktu kepengurusan sudah digoyang. Menurut dia PSSI butuh cukup waktu untuk membuktikan kepengurusannya bisa berjalan baik.
“Kepengurusan PSSI ini berjalan empat bulan. Dan sekarang mereka menghakimi kami seolah kami ini pesulap David Copperfield yang bisa menyulap keadaan dalam waktu sekejap,” cetus Sihar.

Soal tidak adanya pengurus yang menemui para perwakilan RASN di kantor PSSI kemarin siang menurut Sihar karena mereka tidak memberitahukan lebih dahulu. Kalau pun pengurus tahu, lanjut Sihar mereka yang menginginkan KLB itu terlebih dulu harus menyerahkan pertanggungjawaban kepengurusan era Nurdin Halid dan PT Liga Indonesia pimpinan Andi Darussalam.

“Prosesnya panjang. Mulai dari klarifikasi peserta dan kami juga akan meminta pertanggungjawaban pengurus lama terlebih dahulu dan itu tidak akan selesai tanggal 23 Desember,” beber Sihar.

Seperti diketahui peserta RSAN memberikan waktu kepada PSSI untuk melakukan verifikasi kepada peserta rapat paling lambat 23 Desember.

Anggota Exco Bob Hippy ketika dikonfirmasi kemarin sore dalam sebuah acara di Hotel Sultan mengatakan tidak mau membahas wacana KLB itu. “Yang bisa menurunkan saya dari jabatan Exco PSSI hanya Tuhan. Memangnya saya salah apa?’ ujar Bob.

Sementara itu, tekat para pemilik suara menuntut digelarnya KLB sepertinya tidak bisa ditawar lagi. Meski tanpa persetujuan PSSI, KLB tetap akan dijalankan sesuai amanat rapat akbar. Hal itu didasarkan pada Statuta PSSI Pasal 31 ayat 2 yang bunyinya “Komite eksekutif berhak mengadakan KLB bila diminta secara tertulis oleh 2/3 anggota PSSI. Permintaan tersebut harus mencantumkan agenda yang dibicarakan. KLB harus diadakan 3 bulan setelah diterimanya permintaan tersebut. Bila KLB tidak diadakan, anggota yang memintanya dapat mengadakan kongres sendiri. Sebagai usaha terakhir, anggota bisa meminta bantuan FIFA.

“Permintaan KLB ini dasar hukumnya sangat jelas. Sudah lebih dari 2/3 suara (anggota PSSI) yang menginginkannya (452 dari 586). Jadi apapun alasannya KLB harus dilaksanakan,” tegas Tony Aprilliani , salah satu anggota Exco PSSI yang didapuk menjadi ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). (ali/ko/jpnn)

Pertina Sumut Raih Sukses di Padang

MEDAN- Petinju Sumatera Utara berhasil menambah kuota atlet yang akan berlaga pada PON XVIII, Riau, 2011 nanti. Itu setelah enam petinju Sumut sukses meraih 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu pada Kejurnas tinju amatir yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat pada 11-16 Desember 2011.

Enam petinju Sumut  yang meraih medali emas yakni  Benget Simorangkir (75 kg/putra), Nurmala Dewi (51/kg putri) dan Maduma Simbolon (64 kg/putri). Sedangkan petinju yang meraih  medali perak adalah Nico Purba (81 kg/ putra) dan Esmiliana Simangunsong (57/kg putri).Satu-satunya medali perunggu bagi Sumut dipersembahkan oleh Abdulah Siregar (49/kg putra).

Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Utara Edi Sibarani mengatakan hal tersebut di Medan,  Senin (19/12).

Ditambahkannya bahwa dengan lolosnya keenam petinju tadi maka sejauh ini Sumut telah meloloskan sepuluh petinju pada PON XVIII mendatang.

Empat petinju yang sudah lebih dulu memesan tempat pada PON nanti adalah Siti Aisyah (60 kg), Sadarmawati (48 kg), Gayatri (54 kg) untuk putri, dan Daniel Pasaribu (69 kg) untuk putra.

“Keempatnya mendapat tiket PON XVIII setelah menjadi yang terbaik pada babak kualifikasi pertama yang berlangsung di Mataram pada  September 2011,” bilang Edi.

“Mereka akan kembali digenjot karena target kita sesungguhnya bukan pada babak Pra PON, melainkan pada PON XVIII nanti. Kami optimis bahwa mereka mampu melakukan yang terbaik untuk mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional,” bilang Edi. (omi)

Dua Peloncat Indah Sumut Rebut Tiket PON XVIII

MEDAN-Dua peloncat indah Sumatera Utara berhasil merebut tiket tambahan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke -XVIII yang berlangsung di Riau  tahun 2012 mendatang.

Hasil itu diperoleh setelah kedua peloncat indah Sumut Rindam Manyuhuruk  dan Maulidina Karisma Putri memperoleh poin 247 dan 152,45 pada babak Pra PON yang berlangsung di Jakarta pada 15-18 Desember lalu.

Menurut pelatih tim loncat indah Sumut Yusuf Lubis, sesunguhnya pada kejuaraan tersebut Sumut mengirimkan empat atletnya. Selain Rindam dan Maulida, Sumtu jugua mengirimkan Danta Ginting dan Aqil Muhammad.

Ditambahkannya bahwa hasil yang diraih tim loncat indah Sumut kali ini merupakan sejarah karena sudah lebih 22 tahun Sumut tidak mampu meloloskan peloncat indah putri pada PON.

“Kita harus mensyukurinya. Semoga keberhasilan ini memotivasi atlet lainnya untuk lebih giat berlatih sehingga ke depan semakin bayak atlet kita yang berlaga di tingkat nasional, yang tentunya memperbesar peluang kita untuk meraih medali sebanyak-banyaknya di even empat tahunan itu,” bilang Yusuf.

Selanjutnya Yusuf berharap agar para atlet yang lolos tadi tidak cepat berpuas diri karena tantangan ke depan akan semakin berat. “Pastinya menatap gelaran PON XVIII nanti seluruh daerah telah mempersiapkan atletnya secara matang, sehingga persaingan akan menjadi lebih a lot,” tuntas Yusuf. (omi)

Garuda Bandung Abadikan Jersey Nomor 16

Perpisahan Manis Andre Tiara

12 tahun bukan waktu yang singkat. Selama itulah Andre Tiara berkiprah bersama klub Garuda Speedy Bandung. Permainan menawan dan loyalitas yang tinggi membuat pemain 31 tahun itu dicintai fans dan dikagumi sesama pemain.

AINUR ROHMAN, Bandung

Laga antara Garuda Speedy Bandung melawan CLS Knights Good Day Surabaya di GOR C-Tra Arena, Bandung, kemarin, menjadi momen istimewa bagi Andre Tiara. Pada pertandingan yang dimenangkan Garuda dengan skor 64-48 itu, mantan pemain tim nasional tersebut mengumumkan pengunduran dirinya.

Saat half time, Andre muncul ke tengah lapangan. Dia memandu penonton menyanyikan lagi Garuda di Dadaku ciptaan grup band Netral. Usai membawakan lagu tersebut, Andre mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung karirnya.

Owner Garuda Andre Mamuaya lantas menyerahkan jersey bernomor 16 yang telah dibingkai rapi kepada Andre. Nomor itu sekarang abadi. Hanya milik Andre Tiara. Bintang baru Garuda Christ Gideon yang selama ini memakai nomor tersebut, mulai seri II NBL Indonesia di Solo bulan depan akan berganti kostum nomor tujuh.

Kiprah Andre selama 12 tahun membela Garuda tidak bisa dilupakan oleh fans klub tersebut. “Ada rasa aman kalau Andre Tiara main. Asyik saja. Bikin tenang karena dia memiliki energi lebih. Andre adalah tipikal pemain yang berani melakukan slam dunk, tembakannya juga bagus. Selain mainnya yang keren, dia juga loyal,” ucap salah seorang fans Garuda Atia Kurnia Utami Putri, 26.

Dengan skill yang oke, Andre menembus tim nasional. Dia membela Merah Putih di ajang FIBA Asia di Qatar dan Jepang (2005 dan 2007) dan SEA Games 2007 di Thailand. Prestasi terbaik Andre adalah membantu Indonesia meraih medali perak SEA Games 2007.

Andre mengakui bahwa mundur dari dunia basket merupakan pilihan yang berat. Meski saat ini kondisinya fit, dia merasa sudah cukup. Tahun lalu dia masih sempat mencicipi NBL Indonesia. Andre hanya bermain dua kali di seri I Surabaya. Setelah itu, karena cedera lutut berkepanjangan, Andre tidak pernah main hingga akhir musim.

“Sebenarnya kondisi badan ini baik. Memang saya sempat operasi di Filipina tahun lalu, tapi sudah saatnya saya berhenti,” ucap Andre. “Jujur, berat banget meninggalkan Garuda. Pemain dan manajemen sangat baik sama saya. Apalagi fans Garuda memang paling gila. Tapi, inilah keputusan yang harus saya ambil,” imbuhnya.

Selain hebat di lapangan, suami Devi Nurandriani itu sangat concern pada pendidikan. Setelah lulus dari jurusan Manajemen Universitas Kristen Maranatha pada 2005, Andre langsung melanjutkan pendidikan ke S-2. Dia lulus pada 2007 dari Universitas Padjajaran Bandung dengan konsentrasi ilmu keuangan. (*/ca/jpnn)