Home Blog Page 14157

Cek Betor dan Angkot

 081361568xxx

KEPADA Yth Wali Kota Medan, Bapak Rahudman.

Sekedar solusi dan saran dari saya Pak untuk mengatasi masalah kemacetan yang mulai makin parah di Kota Medan. Tolong Bapak cek untuk betor-betor dan angkot-angkot di Medan yang tidak layak masuk inti kota agar diparkirkan saja dan trayek yang tumpang tindih agar sebahagian armada angkotnya dialihkan untuk mengisi jalurjalur angkot yang diparkirkan tadi Pak. Misalnya KPUM lin 51/3, 51/5, 26 mohon untuk Bapak tindak lanjutkan ke dinas terkait. Terimakasih Pak, bravo Sumut Pos.

Tanggungjawab Semua Pihak

TERIMAKASIH atas solusi dan saran yang membangun ini. Tentunya Pemko Medan sangat menghargai perhatian dari masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang salah satunya dengan teratasinya masalah kemacetan lalu lintas. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Medan.

Begitu pun, peran serta dan kesadaran berlalu lintas dari masyarakat sekalian akan sangat membantu karena masalah kemacetan lalu lintas ini merupakan tanggungjawab berbagai pihak.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Pemko Harus Evaluasi Kadishub

MASALAH perhubungan, terutama lalulintas adalah merupakan masalah keindahan kota. Kalau tidak diatur, maka akan membuat wajah Kota Medan menjadi buruk. Memang kita ketahui, sampai sejauh ini belum ada realisasi nyata yang dilakukan Dishub Medan, khususnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.

Apalagi sebenarnya, Kepala Dinas Perhubungan ini sudah pernah diberi kritikan dan masukkan, tapi nyatanya kritikan dan masukkan itu tidak dilakukan. Pada akhirnya, terkesan Kepala Dinas Perhubungan Medan ini tidak peduli dengan anggota dewan khususnya Komisi D DPRD Medan.

Dengan sikap yang ditunjukkan Kepala Dinas Perhubungan Medan tersebut, baik belum adanya program dan upaya perbaikan dalam bidang perhubungan, maupun terkesan mengacuhkan masukkan anggota dewan khususnya Komisi D DPRD Medan, saya pikir, Wali Kota Medan tidak usah berpikir panjang lagi untuk mengevaluasi kepala dinas ini. Bila perlu, ganti dengan orang lain. Tempatkan orang yang tepat atau orang yang lebih pantas, agar persoalan lalu lintas yang kita alami ini bisa teratasi.

Ilhamsyah
Anggota DPRD Medan

Frekuensi Tumpang-tindih

085361311xxx
KEPADA Infokom Kota Medan, saya adalah pendengar serta pengamat radio di Kota Medan. Saya sangat kecewa terhadap penetapan izin frekuensi radio swasta di Medan yang ternyata tumpang tindih antara radio satu dengan radio yang lainnya.

Masa satu frekuensi bisa digunakan dua radio untuk siaran. Hal semacam ini tentu sangat mengganggu para pendengar di Kota Medan. Lantas dimana tanggungjawab KPID dalam hal ini? Kenapa radio yang tak punya izin frekuensi bisa melaksanakan kegiatan siarannya bahkan dengan jangkauan siaran sampai ke luar Kota Medan sedangkan radio yang punya izin siaran malah ditimpa oleh siaran lain. Terkesan adanya upaya suap menyuap dalam hal izin penyelenggaraan penyiaran di wilayah Kota Medan. Kepada para yang berwenang, harap dapat segera menangani dan menuntaskan masalah ini, demi kenyamanan pendengar radio di Kota Medan dan sekitarnya. Terimakasih buat Sumut Pos yang mau memuat SMS ini.

Patuhi UU Penyiaran

HAL INI memang merupakan masalah yang saat ini tengah diselesaikan KPID Sumut. UU Penyiaran sangat lemah dan sering kali disalahtafsirkan secara sepihak oleh para pemimpin media.

Pemimpin media penyiaran kerap memperjualbelikan frekuensi penyiaran dan menciptakan pemusatan kepemilikan bisnis penyiaran.

Khususnya UU Penyiaran Pasal 18 Ayat (1) dan Pasal 34 Ayat (4).

Kami berharap MK memperkuat kedua pasal tersebut agar tidak ditafsirkan serampangan. Karena dua pasal tersebut multi tafsir. Kami menginginkan industri penyiaran mematuhinya. Sehingga seluruh lembaga penyiaran dapat mematuhi aturan UU penyiaran.

Abdul Haris Nasution Ketua KPID Sumut

Penahanan Pasutri Sewenang-wenang

OKNUM Polres Lubuk Pakam terkesan arogan dan sewenang-wenang melakukan perpanjangan penahanan pasutri di lembaga pemasyarakatan Lubuk Pakam dalam tuduhan penggelapan dan menggadaikan mobil. Ternyata mobil tersebut tidak digelapkan maupun digadaikan. Kasusnya sudah diadukan keluarga. Kapolri dan DPR RI untuk ditindaklanjuti.

Sertakan Data Terpercaya

TUGAS kepolisian adalah mengayomi masyarakat. Untuk itu agar laporan ini bisa kami komfirmasikan harap membuat laporan resmi dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan sehingga kita bisa menindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang ada. Terimakasih.

AKBP Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Poldasu

Peserta ASSBI Harus Jadi Pesepak Bola PON 2020

MEDAN-Sebanyak 94 tim mengikuti festival sepak bola antar SSB se Sumatera Utara memperebutkan tropi Dirut Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Ketua DPRD Sumut yang oleh 23 Pengcab/Klub didaulat sebagai Ketua PSSI Sumut Ir H Kamaluddin Harahap, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Paskhas Medan, 27-28 Desember 2011.

Seluruh tim yang bertanding terebagi dalam dua kategori, yakni U-12 dan U-14. Untuk U-12 diikuti 55 tim, sedangkan untuk U-14 diikuti 39 tim.

Menurut Wakil Ketua Panuitia Herry Riyanto, bahwa turnamen yang digagas pihaknya ini bertujuan menjaring pemain andal yang akan disertakan berlaga di tingkat nasioanl.

Ditambahkannya bahwa pada perjalanannya nanti ASSBI dipercaya membentuk tim elit yang akan mewakili Indonesia di pentas internasional.

Apalagi, sebelumnya ASSBI telah bekerja sama dengan konfederasi sepak bola Brasil.

Sementara itu Ketua KONI Sumut dalam sambutannya berharap agar pemain yang mengikuti turnamen ASSBI kali ini menjadi cikal bakal pemain Sumut yang akan berlaga pada PON tahun 2020 nanti.

“Kita telah mengajukan permohonan agar Sumut mendapat kesempatan menjadi tuan rumah PON tahun 2020.

Pada even itu nantinya kita berharap tampil sebagai juara umum. Nah, alangkah lengkapnya kebahagiaan sebagai juara umum bila dilengkapi dengan raihan medali emas sepak bola PON tahun 2020,” bilang Gus Irawan, Ketua KONI Sumut.

Di sisi lain Gus juga berharap agar even yang digelar ASSBI Sumut ini menjadi kalender tetap setiap tahun, sehingga program pembinaan yang berorientasi pada upaya peningkatan prestasi dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

“Semakin banyak even digelar, maka semakin banyak kesempatan bagi pesepak bola muda meningkatkan kemampuannya,” bilang Gus.

Sementara itu Dan Paskhas Kapten Pas M Anton Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya tetap memberi kesempatan seluas-luasnya kepada ASSBI Sumut untuk mempergunakan lapangan yang ada di Asrama Paskhas TNI AU Medan.

“Manfaatkanlah semua fasilitas yang ada di asrama ini dengan sebaik-baiknya.

Semoga lewat even yang digelar ini ditemukan pemain andal yang dapat mengharumkan nama negara,” harap Anton.

Turut hadir pada acara pembukaan kemarin Ketua ASSBI Sumut H Sumantraji, Kabid Olahraga Disporasu Drs Darwis Siregar dan stafnya Drs Syafei Philly serta mantan pemain nasional Parlin Siagian dan Ir Badia Raja Manurung. (jun)

Syahril Siap Gantikan Denny Pasla

MEDAN-Wafatnya pelatih PSMS Denny Pasla Senin (26/12) lalu menyisakan duka yang mendalam bagi manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan.

Namun, seakan tak mau larut dalam kesedihan, manajemen mulai mencari sosok pengganti.

PSMS yang akan mulai latihan kembali pagi ini (28/12) di lapangan Arhanud Baterai P dipastikan tidak didampingi pelatih kiper sehingga dua penjaga gawang PSMS Decky Ardian dan Irwin Ramadhana harus berlatih sendiri.

Manajer PSMS Medan Doli Sinomba Siregar mengatakan, pihaknya harus segera mencari sosok pengganti pelatih kiper. “Kami berduka atas meninggalnya bang Denny Pasla, tapi semua harus tetap berlanjut dan harus segera mencari pengganti pelatih kiper,” ungkapnya, Selasa (27/12).

Untuk itu, kemarin malam, manajemen PSMS telah menggelar rapat untuk membahas langkah-langkah yang ditempuh untuk mendapatkan sosok pengganti. “Dengan begini, posisi pelatih kiper PSMS Medan lowong. Untuk itu terbuka peluang bagi pemegang sertifikat pelatih untuk bergabung ke tim ini,” tutur Doli lagi.

Pihaknya mengaku tidak akan menetapkan satu nama untuk mengisi posisi tersebut. Menurut Doli, pemilihan pelatih kiper akan jadi lebih baik saat ada banyak kandidat yang mendaftar.

“Siapapun boleh dan punya peluang. Menurut saya tidak harus calon tunggal. Siapa yang berkompeten, maka itu yang dipilih,” ujarnya.

Lowongnya posisi pelatih kiper PSMS tersebut membuka kesempatan bagi pemegang sertifikat kepalatihan kiper, seorang diantaranya mantan pelatih kiper PSMS Syahril Nasution.

Dikonfirmasi terpisah kemarin, pria yang juga pernah menjadi pelatih kiper klub Liga Primer Indonesia (LPI) Bintang Medan itu mengaku siap jika diberi kepercayaan. “Namanya saya orang Medan, ya saya siap menjadi pelatih kiper PSMS,” bilang Syahril. (saz)

Perbaikan Jalan Nasional Medan-Tanah Karo Tahun 2011 tak Tuntas

Proyek peningkatan jalan (hotmix) dan pembuatan drainase jalan nasional Medan-Deli Serdang- Tanah Karo, yang bersumber dari dana APBN 2011 sebesar Rp25 miliar dipastikan tak selesai Desember 2011. HAL itu seperti disampaikan Anggota DPRD Sumut, Drs Dermawan Sembiring SE dan anggota DPRD Karo Suranta Sitepu S Sos serta Pengamat Sembiring SE, kepada wartawan disela-sela kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Mari Elka Pangestu di Pasar Buah Berastagi, Tanah Karo, Selasa (27/12).

Menurut Dermawan, dari hasil pantauan pihaknya hingga, sejumlah ruas jalan, seperti di Desa Rambung, Kecamatan Sibolangit hingga Dusun Palebo, Desa Bintang Meriah, Pancurbatu pengerjaan hotmix belum selesain.

Termasuk dari km 27 Dusun Palebo sampai Desa Durin Pitu dan Desa Sugau, pengaspalan hotmix juga tak tuntas.

Dalam pengerjaannya, paparnya masih ada gundukan-gundukan sertu di sepanjang jalan, mulai dari Km 20 hingga Km 31 di Desa Rambung untuk menutupi beram jalan belum disusun, sehingga cenderung mengganggu lalulintas.

“Kami meminta instansi terkait benar-benar mengawasi pelaksanaan proyek tersebut, sekaligus penyelesaian administrasinya.

Karena dikhawatirkan, administrasi proyek selesai, tapi di lapangan belum tuntas. Jangan nantinya, proyek Rp25 miliar bisa merugikan Negara dan rakyat banyak, dan akhirnya bermuara pada cacat hukum,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, di sepanjang jalan nasional jurusan Medan-Deli Serdang- Tanah Karo masih terlihat sejumlah proyek belum tuntas karena pekerja masih melakukan aktivitas. Sedangkan longsoran tanah di Desa Sugau masih dalam pekerjaan.

Hal itu juga tampak dari Desa Rambung sampai ke Desa Sugau juga belum tuntas, dan masih separuh jalan dihotmix.

Drainase di Desa Barung Ketang dan Desa Bingkawan serta Sembahe dan sebagian di Desa Bandar Baru Km 48 hingga 50 juga belum tuntas. Hingga kini masih terdapat sejumlah alat berat disepanjang jalan lintas tersebut. (wan)

Kemenpora Beri Toleransi

JAKARTA – Inasoc bisa menghela napas. Panitia SEA Games XXVI/2011 tersebut mendapatkan toleransi dari kementerian pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menyerahkan laporan pertanggung jawaban (Lpj) pelaksanaan SEA Games pada tahun depan.

Hal itu ditegaskan oleh Joko Sulistyono, Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora.

Dengan toleransi tersebut, Inasoc diberi tenggat waktu untuk mengumpulkan laporan pada Januari. Itu lebih lambat beberapa pekan dari instruksi awal yang memerintahkan laporan dikumpulkan pada akhir Desember ini.

“Kami ingin semuanya detail. Sekarang mereka sedang menyusun item-item laporan sebelum diserahkan ke kami,” ucapnya.

Sebelumnya, Plh Sesmenpora Djoko Pekik ingin tahu secara rinci tentang masalah penunggakan pembayaran vendor sebesar Rp 60 Miliar yang ramai diberitakan media massa. Tapi, dia akhirnya memutuskan untuk menunggu laporan resmi dari Inasoc. (aam/jpnn)

Lobi Myanmar Lombakan Renang Indah

JAKARTA-Pelaksanaan SEA Games XXVII/ 2013 Myanmar memang masih lama. Namun, cabang renang indah tak bisa bersantai. Mereka berencana melakukan lobi ke pihak tuan rumah agar renang indah bisa diperlombakan.

“Kami langsung bergerak dan akan terbang ke Myanmar untuk menemui federasi renang di sana. Agar cabor ini bisa digelar juga,” kata Komtek Renang Indah PB PRSI Fitrah Utami saat ditemui kemarin (27/12).

Dia menjelaskan jika langkah Indonesia ini diambil setelah melakukan pembicaraan dengan negara lain, yakni Malaysia dan Singapura. Rencana awal, mereka akan berangkat ke Myanmar besok (29/12).

Namun, rencana tersebut dibatalkan karena di Myanmar sedang masa liburan. Kendati demikian, mereka tidak mau putus asa dan akan menjadwal ulang pertemuan dengan federasi renang Myanmar pada Januari 2012 mendatang.

“Kami akan berusaha keras agar cabor ini bisa ditampilkan. Ini demi kemajuan cabang renang indah di Asia tenggara juga, termasuk Indonesia,” terangnya. (aam/diq/jpnn)

Dojang Happy Taekwondo Club Gelar Latihan Bersama

MEDAN- Dojang Happy Taekwondo Club melakukan latihan bersama para insan taekwondo Kota Medan di Halaman SMK Tritech Jalan Bhayangkara Medan, Minggu (25/12) lalu.

LATIHAN bersama ini dilakukan setiap bulan sekali yang diikuti beberapa seperti Dojang Taekwondo Mabar dan Dojang Namira Taekwondo Setia Budi.

Adapun tujuan digelarnya latihan bersama ini untuk mempererat jalinan silaturrahmi antara pengurus dan atlet taekwondo yang ada di Kota Medan.

Bagi Dojang Happy Taekwondo, latihan bersama ini adalah yang pertama kali dilakukan di sana. Sebelumnya latihan bersama ini sering dilakukan di Dojang Mabar.

Drs Muhammad Rifai MPd Ketua Dojang Happy Taekwondo Club Medan didampingi Wakil Ketua Anwar Saleh Nasution S.Sos mengatakan bahwa gelaran latihan bersama ini terlaksana berkat kerja sama para orang tua atlet dan pengurus.

“Terima kasih kepada pengurus dan orang tua atlet yang telah membantu proses pembinaan di Dojang Happy ini,” bilang Muhammad Rifai.

Hal senada juga diungkapkan pelatih Dojang Happy Taekwondo Club Muhammad Said.

Tak sampai di situ, Said pun berharap agar lewat latihan bersama ini, ke depan ditemukan atlet andal yang dapat meraih prestasi maksimal di tingkat nasional dan internasional.

“Karena minimnya kejuaraan taekwondo, tak pelak mempengaruhi prestasi atlet.

Karenanya lewat latihan bersama ini kami dapat mengetahui sudah sejauh mana perkembangan para atlet,” bilang Said.

Terkait gelaran ini mantan taekwondoin nasional di era 80 an Taufik Walad mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini sangat baik untk dilanjytkan dan digelat secara berkesinambungan.

“Semoga ke depan semakin banyak dojang yang mengikuti latihan bersama ini sehingga terjadi pemerataan taknis taekwondoin yang ada di Kota Medan,” harap Taufik. (omi)

Raja Isa Gelar Briefing Malam

MEDAN-Pasca libur panjang yang dijalani skuad PSMS, Selasa (27/12) malam ini tim berjuluk Ayam Kinantan ini kembali menggelar kegiatan.

Bukan berupa latihan, namun briefing (pengarahan) yang dipimpin langsung pelatih PSMS Raja Isa.

Briefing yang digelar pada pukul 20.00 WIB di Stadion Kebun Bunga itu, menurut Raja Isa hanya untuk mengetahui keadaan anak asuhannya pasca libur panjang. “Hanya memeriksa keadaan pemain, apakah ada yang cedera saat liburan, ada yang sakit atau apa pun itu. Dengan begitu, saya dapat mengetahui keadaan tim ini secara menyeluruh,” ungkap Raja Isa.

Menurut pelatih berkebangsaan Malaysia itu, sejauh ini para pemain tidak ada yang keberatan menjalani briefing pada malam hari. “Semua pemain siap melakukannya. Apalagi, selama ini pun para pemain sering menjalani latihan malam,” tutur Raja Isa.

Raja Isa juga berharap agar masyarakat Kota Medan, utamanya pecinta tim Ayam Kinantan bisa memaklumi perubahan-perubahan yang akan dilakukannya.

Sebelumnya pria yang pernah membesut Persiram dan Persipura ini memang kerap menggelar pola latihan di luar kebiasaan pelatih Indonesia kebanyakan, seperti menggelar latihan selepas solat Subuh.

“Selama beberapa tahun di Indonesia saya pernah menangani beberapa tim dengan karekter yang berbeda. Dan itu saya sesuaikan dengan pola latihan yang akan saya terapkan. Misalnya ketika saya melatih di Persipura, di sana saya sempat menggenjot anak-anak latihan pagi hari selepas Subuh. Bahkan saya juga pernah menggelar latihan tepat pada tengah hari,” ungkap Isa.

Namun, masih menurut Raja Isa, para pemain maupun masyarakat Kota Medan sepertinya belum siap jika pola latihan itu diterapkannya di Tim Ayam Kinantan.

“Saya butuh dukungan masyarakat Kota Medan untuk membentuk tim ini (PSMS, Red) menjadi tim yang tangguh. Yang pasti, tim yang tangguh tak dapat dibentuk secara instan,” tandasnya.

Sementara itu, persiapan jelang laga tandang ke markas Pelita Jaya pada 5 Januari mendatang, Raja Isa menuturkan bahwa saat ini selain mengutakan mental bertanding anak asuhnya, di sisi lain Raja Isa pun menerapkan pola latihanyangberorientasipadapergerakan tanpa bola.

“Para pemain harus bisa berimprovisasi pada setiap pertandingan.

Tentunya tanpa merusak pola permainan dan strategi yang telah dirancang sebelum pertandingan berlangsung. Karena itu pula, dibutuhkan kebugaran tubuh yang prima sehingga para pemain mampu menyerap semua materi latihan yang diberi,” jelasnya. (saz)