28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 14238

Gaji Beckham Dikecam

DAVID Beckham memang belum resmi dinyatakan bergabung dengan Paris Saint Germain (PSG). Namun, dinyakini itu hanya tinggal menunggu waktu. Itu menyusul terungkapnya tawaran gaji PSG kepada Beckham.
Oleh PSG, suami dari Victoria Adams itu akan dikontrak selama 18 bulan dengan gaji sebesar 15 juta Euro atau setara Rp 176,7 miliar. Dengan begitu perbulan Beckham akan menerima bayaran sebesar 191 ribu Euro atau Rp 2,2 miliar perpekan.

Jumlah gaji itu menjadikannya sebagai pemain bergaji tertinggi di Prancis. Memang, masih kalah dibandingkan Samuel Eto?o (Anzhi Makhachkala) sebesar 20 juta Euro pertahun, Cristiano Ronaldo (Real Madrid) sebesar 12 juta euro pertahun, dan Lionel Messi (Barcelona) senilai 10 juta Euro pertahun.

Gaji yang ditawarkan PSG lebih besar dari yang didapatkan Beckham pada musim lalu di Los Angeles Galaxy. Ketika itu, Beckham yang merupakan pemain bergaji tertinggi di Amerika Serikat dibayar 5 juta Euro atau setara Rp 58 miliar.
Beckham tentu akan senang dengan tawaran gaji sebesar itu, tapi tidak dengan sebagian publik Prancis. Beberapa politisi di Prancis mengecam gaji Beckham itu sebagai sesuatu yang tidak masuk akal di tengah krisis ekonomi yang melanda Prancis dan beberapa negara Eropa lainnya.

“Saya kesal dengan gajinya yang sebesar itu. Bukan hanya untuk sepak bola,” ketus Jean Marc Ayrault, politis sosialis Prancis itu seperti dikutip Daily Mail.(ham/jpnn)

Bekerja dengan Tulus demi Kemuliaan Tuhan

Natal Keluarga Besar PT Antares Sinar Karunia

MEDAN-Perayaan Natal bersama seluruh karyawan karyawati dan keluarga besar PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU), diadakan di Aurora Ballroom lantai 1 Hotel Grand Antares, Selasa (27/12). Acara yang berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan menjadi agenda rutin setiap tahun dan melibatkan seluruh karyawan PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU). Hadiri dalam acara itu seluruh pimpinan PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU).

Dalam Natal ini, selain lituri, persembahan koor dari karyawan Grand Antares Hotel, koor dari Karyawan SPBU, tak ketinggalan juga lituri dari anak-anak karyawan PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU) dan puji-pujian dari Panti Asuhan Anugrah Kasih.

Dengan mengambil tema Janganlah Hendaknya Kamu Kuatir Tentang Apapun Juga (Filifi 4:6), dan sub tema  dengan kelahiran Tuhan Yesus, kita Semakin memperbaharui semangat kerja dan memberi sumber kekuatan dalam memajukan PT Antares Sinar Karunia dalam menghadapi kesulitan dan persaingan masa kini.

Pendeta Heince Simanjuntak STh dalam renungan Natal mengatakan, bahwa dalam segala hal pekerjaan nama Tuhan dapat dimuliakan. “Asal kita bekerja dengan tulus dan takut akan Tuhan. Kalau kita sudah takut akan Tuhan, kita tidak akan kuatir akan hari esok. Karena Tuhan menyertai kita,” katanya.

Senada dengan renungan Natal yang dibawakan Pendeta Heince Simanjuntak STh, dr Rina br Sitorus, selaku owner PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU) dalam sambutannya kepada seluruh karyawan Grand Antares Hotel, Antares Hotel, SPBU Bakti dan SPBU Pancing agar lebih semangat  dalam bekerja, dan tidak perlu kuatir dalam segala hal. Bekerjalah dengan baik, karena dalam bekerja kita dapat memuliakan Tuhan. Apalagi menghadapi tahun 2012, persaingan bisnis perhotelan di kota Medan akan semakin berat. “Bekerjalah dengan hati yang tulus, untuk kemuliaan Tuhan,”ujarnya.

Selesai ibadah, acara dilanjutkan dengan hiburan, lucky draw, makan bersama dan pemberian bingkisan ke Panti Asuhan Anugrah Kasih. “Setiap tahun dalam merayakan Natal, PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU) selalu mengadakan rangkaian acara untuk berbagi kasih dengan saudara-saudara yang kurang mampu,”ujar Eva Napitupulu SE, Ketua Panitia Natal.

Sebelumnya seluruh karyawan PT. Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU) juga telah melakukan aksi donor darah bekerja sama dengan pihak rumah sakit Columbia Asia Medan. “Ini adalah salah satu bentuk ucapan syukur kita kepada Tuhan. Dengan harapan di tahun 2012, PT Antares Sinar Karunia (Hotel Antares Grup dan SPBU) semakin jaya dan dapat menjadi berkat baik bagi karyawan, maupun bagi orang-orang disekitar,” katanya. (jon/rel)

Cina Juara Bulutangkis Dunia

Cina menguasai cabang olahraga bulutangkis tingkat dunia di banding cabang olahraga lainnya. Ini dibuktikan dari berbagai prestasi yang telah diraihnya.  Satu diantaranya adalah pengulangan kesuksesan turnamen bulu tangkis tahun 2010 lalu di Paris, di ajang Kejuaraan Dunia di Wembley Arena, London, Inggris, baru-baru ini. Pebulutangkis asal Cina menyapu bersih semua gelar.

Keperkasaan Cina diawali dari ajang tunggal putra, saat Lin Dan menundukkan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dengan 20-22 21-14 23-21. Wang Yihan menjuarai nomor tunggal putri.

Fu Haifeng/Cai Yu di ganda putra, Wang Xiaoli/Yu Yang di ganda putri, serta Zhang Nang/Zhao Yunlei di ganda campuran. Indonesia bahkan tidak menempatkan wakilnya di final. Prestasi terbaik adalah semifinal atas nama pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Dari lapangan tenis, Novak Djokovic dan Serena Williams mampu menjadi pemenang dalam ajang Rogers Cup yang berlangsung di Rexall Centre.

Untuk Djokovic, kemenangan atas Mardy Fish dua set langsung 6-2 dan 6-3 memberinya gelar kelima di seri Master, sekaligus titelnya yang kesembilan di musim ini.

Sementara bagi Serena Williams, kemenangan atas petenis asal Australia, Samantha Stosur, di partai puncak menjadi penegas kebangkitan petenis mantan peringkat satu dunia itu. Sebelumnya, Serena absen selama 49 pekan karena cedera dan alasan kesehatan.

Di MotoGP, tim Honda menunjukan dominasinya dengan menguasai podium di GP Republik Ceko. Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Brno, Casey Stoner, Andrea Dovizioso, dan Marco Simoncelli menempati posisi tiga teratas. Bagi Simoncelli, finish di posisi ketiga pada seri ini menjadi podium perdananya di MotoGP.

Pada seri selanjutnya di GP Indianapolis, Stoner kembali mampu menjadi yang tercepat sekaligus meraih gelar ketujuh di musim ini.

Beralih ke balap mobil F1, Sebastian Vettel mampu mengakhiri paceklik gelar selama tiga seri setelah memenangi GP Belgia di Sirkuit Spa-Francochamps. Di tempat kedua rekan setim Vettel, Mark Webber menempati posisi kedua, disusul Jenson Button di peringkat ketiga.

Momen GP Belgia ini menjadi momen berharga bagi legenda Jerman, Michael Schumacher, yang menandai 20 tahun kiprahnya berlaga di ajang balap jet darat. Di momen berharganya itu, pria 42 tahun itu gagal meraih podium setelah hanya mampu finish di posisi kelima.(bbs/jpnn)

Empat Langkah Berantas Narkoba

Bagaimana memberantas peredaran narkoba di Kota Medan yang semakin hari semakin marak? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Bagus Syahputra dengan Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung SH SiK MHum
Kenapa Kota Medan menjadi sasaran empuk peredaran narkoba?

Karena letak geografis Kota Medan sangat dekat dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Kita melihat secara geografis peredaran narkoba yang masuk baik itu dari laut maupun udara sangat mudah dijangkau. Polisi sudah banyak menangkap pelaku pengedar narkoba atau kurir semua berasal dari negara-negara terdekat dari Kota Medan.

Apa kendala yang dihadapi polisi untuk mengungkap peredaran narkoba?
Kurangnya kepedulian masyarakat untuk memberikan informasi ketika mengetahui adanya predaran narkoba di lingkungannya. Kemudian adanya sebagian masyarakat tidak mendukung ketika polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku tindakan narkoba.

Selain itu apa lagi?
Pengedar narkoba selalu dibekingi oleh oknum-oknum tertentu dan kurangnya pengawasan dari intansi yang berkompeten pada pintu masuk ke Kota Medan. Baik itu lintas darat, laut dan udara sehingga mudah masuk.

Apa yang harus dilakukan?
Ada empat sistem langkah yang dilakukan polisi untuk memberantas peredaran narkoba yakni melakukan penyuluhan terhadap bahaya narkoba ke sekolah-sekolah, kelurahan hingga kecamatan. Pemasangan stiker, spanduk, baleho tentang imbauan anti terhadap narkoba.

Kemudian tindakan preventif melakukan razia dan patroli secara rutin ke tempat-tempat yang dianggap lokasi rawan peredaran narkoba. Selanjutnya tindakan represif yaitu melakukan penangkapan terhadap pelaku pengedar dan pemakai narkoba. Yang terakhir membantu merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. (*)

Miami Heat Menang Lagi

CHARLOTTE- Rentetan kemenangan Miami Heat di awal kompetisi NBA musim ini belum terhenti. Sementara itu, Boston Celtics belum bisa menang lantaran mereka kalah lagi di pertandingan ketiga.

Bertandang ke markas Charlotte Bobcats, Time Warner Cable Arena, Kamis (29/12) pagi WIB, Heat sempat dibuat kewalahan. Kemenangan ini merupakan yang ketiga dalam tiga partai yang telah dimainkan Heat musim ini. Melawan Bobcats di Time Warner Cable Arena, Heat sempat tampil kikuk di dua kuarter pertama.

Sementara itu awal pertandingan Heat  sempat tertinggal dengan skor 20-32 pada akhir kuarter pertama. Kuarter kedua pun masih jadi milik Bobcats. Tim asuhan Paul Silas ini bahkan memimpin makin jauh dengan skor 60-45.
Namun, Heat bangkit pada paruh kedua. Usai memangkas jarak menjadi 69-70 pada akhir kuarter ketiga, mereka kembali tampil bagus pada kuarter penutup dan akhirnya menang setengah bola 96-95.

LeBron James jadi top performer untuk Heat dengan sumbangan 35 poin, 6 assist, dan 7 rebound. Chris Bosh membukukan 25 poin, sementara Mario Chalmers ikut mendonasikan 15 poin.

Di kubu Bobcats, Gerald Henderson menyumbangkan poin terbanyak dengan 21 poin, disusul DJ Augustin dengan 20 poin.

Pada pertandingan ini James menjadi top scorer dengan 35 poin plus 6 rebound dan 7 assist. Forward Chris Bosh juga tampil tajam dengan koleksi 25 poin dan 6 rebound.

Di New Orleans Arena, Boston Celtics tak bisa berbuat banyak saat dijamu tuan rumah New Orleans Hornets. Kevin Garnett dkk. kalah dengan skor 78-97.

Dalam pertandingan ini, Ray Allen dan Rajon Rondo masing-masing menyumbangkan 15 dan 13 poin untuk Celtics. Sementara itu, di kubu Hornets, Jarrett Jack membukukan 21 poin dan Carl Landry mencetak 20 poin plus 11 rebound. Dengan kekalahan ini, berarti Celtics belum sekalipun menang musim ini. Mereka selalu kalah di tiga partai awal. (bbs/jpnn)

Pulang Mancing Sepeda Motor Lewong

Nasib Saimin (35), warga Jalan Kawat, Keluruhan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli benar-benar sialn
Pria berusia 35 tahun itu terpaksa harus merelakan sepeda motor Yamaha bernomor plat polisi Mio BK 5944 AAG miliknya dirampas tiga orang pria yang tak dikenalnya di Jalan Pasar II, Desa Tanjung Selamat, Percut Seituan, Rabu (28/12) malam, sepulang dari memancing.

Akibat kejadian tersebut Kamis (29/12), Saimin mendatangi Mapolsekta Percut Seituan. Keterangan Saimin, perisitiwa yang dialaminya berawal ketika dia memancing ikan di kolam yang berlokasi di Pulau Merbau, Desa Saentis. Usai memancing, Saimin bermaksud hendak pulang ke rumah. Sial, saat hendak memacu sepeda motornya dari lokasi kolam pancing, tiba-tiba ada tiga pria yang tak dikenal langsung menghadangnya.

Saimin merasa ketakutan dan langsung menghentikan laju sepeda motornya. “Saya kaget kali waktu saya dihadang tiga pria itu, bang,” ungkapnya.

Melihat Saimin berhenti, tiga pria itu langsung mengambil paksa sepeda motornya. Selanjutnya ketiga pelaku itu membawa kabur sepeda motor tersebut. (gus)

Miliki Jiwa Sosial, Adopsi Anak Ethiopia

Cadel Evans, Juara Tour de France 2011

Cadel Lee Evans sejak lama dikenal sebagai sosok yang punya jiwa sosial tinggi. Aktif menjadi donator untuk bocah-bocah di Tibet, akhir tahun ini dia mengadopsi seorang bocah yang berusia setahun
dari Ethiopia.

Hidup di lingkungan masyarakat Aborigin di Barunga, 80 km sebelah timur Katherine, Northern Territory, Australia, menumbuhkan jiwa sosial Evans kecil. Pria kelahiran 14 Februari 1977 tersebut masih bisa merasakan adanya perlakuan diskriminatif pada orang-orang Aborigin di lingkungannya.

Evans kemudian tumbuh menjadi sosok yang pantang menyerah dan bisa menghargai hidup. Sebab, dia nyaris tewas saat berusia tujuh tahun. Saat itu, dia mengalami luka parah di kepalanya karena ditabrak kuda. Akibatnya, dia koma tujuh hari.

Pada 1986 Evans merasakan pengalaman pahit lainnya. Dia terpaksa tinggal dengan neneknya karena orang tuanya (Helen Cocks dan Paul Evans) berpisah.

Sewaktu bersekolah di Melbourne, Evans sangat senang bermain skateboard. Saat berusia belasan tahun, dia mulai tertarik pada olahraga sepeda. Awalnya, dia menekuni mountain bike (MTB) alias sepeda gunung. Pada 1997 dia merebut gelar bergengsi perdananya, di Kejuaraan Dunia U-23.

Evans mulai menekuni road bike pada 2000 setelah berkonsultasi dengan pelatih kenamaan Michele Ferrari. Meski lambat menekuni road bike, dia meraih gelar demi gelar. Puncaknya adalah tahun ini. Dia merebut gelar juara tur paling bergengsi, Tour de France. Menjadi juara di usia 34 tahun, dia merupakan salah seorang juara tertua di ajang tersebut.

Jutaan dolar yang dia dapatkan dari arena balap sepeda disumbangkan untuk kegiatan sosial. Saat menerima satu penghargaan sebagai olahragawan terbaik beberapa tahun lalu, dia menyumbangkan semua hadiah uang yang berjumlah ribuan dolar untuk misi sosial yang membantu sekolah anak-anak di Tibet.

“Apa yang terjadi di Tibet sangat menyedihkan. Saya rasa, itu mirip dengan yang dialami kaum Aborogin di Australia,” kata Evans kepada Seven Network.

Evans mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Chiara Passerini pada 2005. Keduanya aktif dalam banyak kegiatan kemanusiaan di dalam negeri maupun luar negeri, seperti Tibet dan beberapa negara Afrika. Kemudian, mereka memutuskan untuk mengadopsi anak. Mereka menempuh jalan berliku untuk mewujudkan keinginan tersebut. Berbulan-bulan sejak awal tahun lalu, dia mengurus banyak surat untuk mengadopsi anak.  Evans dan istrinya mengadopsi seorang bocah asal Ethiopia yang berusia 12 bulan. (nur/c12/ang/jpnn)

Sepeda Motor, Ijazah dan Duit ku Habis Terbakar…

MEDAN-Pemilik rumah dan penghuni kos-kosan mengais barang-barang yang masih tersisa pasca terbakarnya 13 kamar kos dan sebuah rumah di kawasan Jalan Perdana, Gang India, Kecamatan Medan Barat, Rabu (28/12) kemarin.
Pantauan wartawan Sumut Pos di lokasi kebakaran Kamis (29/12), pemilik rumah dan penghuni kos-kosan tampak mengais barang-barang yang masih bisa dipergunakan.

“Mencari barang-barang yang masih bisa dipergunakan,” ucap Demeria, seorang penghuni kos-kosan.
Menurutnya, kini dirinya menumpang tidur dan mandi di rumah tetangga terdekat.
“Aku nggak sempat menyelematkan barang-barang milikku. sepeda motor ku, ijazah, duit habis terbakar,” ungkap Dameria.

Sementara Burhan (50) pemilik kos-kosan saat dijumpai Sumut Pos di lokasi kebakaran hanya pasrah dan ikhlas.
“Cemana lagi lah dek, saya ikhlas dan pasrah dengan kejadian ini,”ucap Burhan.

“Yang penting keluarga saya bersama cucu saya selamat semuanya,” ujarnya.
Burhan mengaku saat kejadian dirinya sedang berjulan asongan di Jalan Listrik Medan. Dirinya mengetahui dari tetangga yang meneleponnya.

“Saya sedang berjulan kemudian saya dihubungi tetangga melalui handphone, saya sampai di rumah sudah melihat api berkobar,”sebutnya.Kini Burhan beserta keluarganya menumpang ke rumah tetangga, namun entah sampai kapan dirinya bersama keluarga tetap menumpang.

Kapolsekta Medan Barat, AKP Nasrun Pasaribu saat dihubungi  mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.(gus)

Striker Patah Tangan, Raja Isa Cuek

MEDAN-PSMS kembali menggelar uji coba, melawan tim Divisi Utama ISL PS Gayo Lues. Namun, proyeksi yang diterapkan pelatih PSMS Raja Isa adalah memaksimalkan tim lapis kedua PSMS yang juga disebut PSMS B.

Tak pelak, tim yang memang masih minim jam terbang tersebut dibantai klub asal NAD dengan skor akhir 0-2 di Stadion Kebun Bunga. Gol pertama PS Gayo Lues tercipta pada menit ke-29. PSMS mendapatkan kesempatan memperkecil ketertinggalan, dengan hadiah penalti yang diberikan wasit pada menit ke-37 karena pelanggaran yang dilakukan pemain belakang PS Gayo Lues. Namun, eksekusi penalti tak mampu dimaksimalkan stopper PSMS Ledi Utomo. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum. Dan PS Gayo Lues memperbesar keunggulannya di babak kedua pada menit ke-50.

Pertandingan yang berlangsung memang cukup keras, terbukti dibukukannya empat kartu kuning, tiga untuk PSMS B dan satu kartu kuning untuk PS Gayo Lues.

Parahnya lagi, striker PSMS B Sigit Sudarmawan harus ditarik keluar pada pertengahan babak pertama karena cedera patah tangan. Sigit yang berduel dengan kiper Gayo Lues jatuh dengan posisi tak sempurna, sehingga tangannya patah.
Mengetahui hal tersebut, manajemen PSMS langsung melarikannya ke rumah sakit Permata Bunda. Dari hasil rontgen yang diterima terlihat jelas tulang lengan kanan Sigit tak lagi menyatu.

Namun, Raja Isa yang juga mengetahui hal itu hanya bersikap dingin dan terkesan cuek. Menurutnya, dalam dunia persepak bolaan, cedera merupakan hal lumrah. “Dalam pertandingan cedera yang mungkin dialami pemain itu biasa,” katanya enteng.

Ia berpendapat laga yang dilakoni anak-anak asuhanya tak lain hanya untuk membentuk mental mereka. “Ini kita lakukan untuk mematangkan pemain. Baik dari sisi kebugaran, mental serta taktikal,” papar pelatih berkebangsaan Malaysia itu.

Sementara itu, pelatih PS Gayo Lues Kustiono mengucapkan terimakasih kepada PSMS yang sudah mau melakukan latih tanding dengan tim asuhannya. “Walau kita hanya disuguhkan pemain lapis kedua, kita sangat berterimakasih. Karena dari pertandingan ini kita sudah bisa membentuk standarisasi untuk tim. Dan hasilnya akan kita bawa pada pertandingan perdana Divisi Utama melawan Persip Pekalongan pada 3 Januari 2012 mendatang,” paparnya.
Mengenai permainan keras yang disuguhkan anak-anak asuhannya, Kustiono yang sempat membesut PSMS  itu menjelaskan, memang mendoktrin pemainnya untuk bermain keras bukan permainan kasar. (saz)

Pembunuh Wanita di Hotel Bukit Hijau Masih Diburu

Pekerja Kafe Dicurigai

MEDAN-Polisi masih memburu pembunuh Sunita Alias Boneng (35), warga Jalan S Parman Gang Soor, yang tewas di Hotel Bukit Hijau kamar 17, Jalan Jamin Ginting Km 11,5.

Polisi mencurigai pria yang membawa wanita paruh baya itu check in ke hotel kelas melati itu sebagai pelakunya. Pria itu diduga kerja di sebuah kafe Kota Medan.

Kanit Jahtanras Sat Reskrim Mapolresta Medan, AKP Yudi Friyanto  mengatakan, pihaknya sudah membentuk 5 tim untuk mendampingi personel Polsekta Deli Tua. “Sudah kita bentuk 5 tim untuk pengejaran,” katanya.

Sekadar diketahui, Sunita Alias Boneng tewas dengan kondidi leher nyaris putus karena digorok lelaki yang membokingnya, Selasa (27/12). Saat ditemukan Sunita dalam keadaan bugil dan hanya mengenakan bra berwarna ungu dan bersimbah darah. Siang sebelum ditemukan tewas, Sunita datang bersama seorang laki-laki yang diduga kekasihnya.
Korban datang ke Hotel Bukit Hijau di Jalan Jamin Ginting Km 11,5 Simpang Selayang Medan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam tanpa menggunakan plat nomor polisi dan langsung memesan kamar nomor 17. (gus)