29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14398

Sumur Minyak Dikhawatir Munculkan Konflik

LANGKAT- Pengelolaan sejumlah sumur minyak tua di wilayah Kabupaten Langkat disahuti Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Ini tertuang dalam rapat dengar pendapata (RDP) anggota DPRD Langkat dengan BP Migas di Gedung Dewan Langkat kemarin (11/11).

“Munculnya sederet permasalahan dalam pengelolaan sumur minyak tua yang ada di wilayah Langkat harus disikapi secara arif dan sesegera mungkin. Pemerintahan setempat baik Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat melalui dinas terkaitnya harus sigap. Menyusul bermunculannya sumur-sumur baru yang dikelola warga secara ilegal,” kata Julius S dari BP Migas.

Melalui pembentukan tim ia berharap tim merumuskan penanganan terbaik pengeksploitasian dengan meminimalisir munculnya permasalahan. Karenanya, Pemkab Langkat maupun Pemprov Sumut diharap menyikapinya.

Julius dalam RDP didampingi staf Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengatakan hal tersebut di hadapan anggota Komisi IV Bidang Lingkungan dan Pembangunan, Poldasu, Polres Langkat, PT Pertamina, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provsu serta Pemerintah Kabupaten Langkat, TNI (Marinir dan Kodim) sekaligus PT Heksindo selaku pihak ketiga pemegang sub kontrak pengelolaan sumur minyak tua di Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat.

Julius juga menganjurkan, seluruh pihak dapat bersinergi guna memperoleh solusi terbaik terkait eksploitasi minyak yang ada.

Ditekankan oleh Julius, BP Migas yang bertanggungjawab langsung ke Presiden RI menilai fasilitas alat serta sarana produksi di atas permukaan masih belum maksimal. Hal itu dikhawatirkan memancing masyarakat atau warga sekitar lokasi sumur minyak tua berani mengadu peruntungan membuat usaha sendiri dengan cara ilegal dan mengandung resiko.

Kondisi itu sambungnya, semestinya segera disikapi baik oleh PT Heksindo yang memiliki ikatan kontrak hingga 2022 dengan PT Pertamina ataupun pemerintahan khususnya Pemkab Langkat dibantu pihak keamanan melalui sosialisasi tentang penanganan yang legal.

“Dinas terkait yang ada di Pemprov Sumut maupun Pemkab Langkat idealnya memiliki formula, dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana cara legal usaha penambangan minyak. Bisa saja melalui berdirinya koperasi atau bahkan lebih baik BUMD,” tukas Julius.

Sri Wahna Kaban Ketua Komisi IV DPRD Kab Langkat bersama Hasan Basri saat memimpin RDP lebih menekankan tentang pengantisipasian bermunculannya sumur-sumur baru yang diperbuat masyarakat.

Selain dikhawatirkan membuka celah perselisihan sekaligus mengundang tindakan kriminal antar warga yang masing-masing ingin menguasai, juga tidak tertutup kemungkinan terjadinya bencana karena lemahnya pengetahuan warga secara teknis maupun ilmiah.
”Kami hanya ingin, agar semua pihak yang terkait dengan eksploitasi minyak ini bekerja secara profesional.

Sementara, warga-warga yang melakukan penyulingan di luar dari kontrak PT Pertamina dengan PT Heksindo harus diantisipasi sebelum permasalahan baru terjadi,” kata Hasan.
Sayangnya, ketersediaan waktu yang terbatas menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jum’at menghentikan RDP dengan hasil kurang maksimal. Dijadwalkan, momen dengan agenda serupa bergulir lagi sampai batas waktu yang tidak ditentukan.(mag-4)

FKBSI Tuntut Kejelasan Buruh

LUBUK PAKAM-Sekitar ratusan massa Federasi KSBSI Deli Serdang mendatangi kantor DPRD Deli Serdang (DS) di Lubuk Pakam, Kamis, (10/11). Mereka merasa prihatin dengan nasib buruh kontrak (outsourcing) yang kerap menjadi korban penindasan oleh pengusaha, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dan banyaknya perusahan yang tidak mendaftarkan buruhnya ke PT Jamsostek.

Ketua DPC FKUI Antonius P Tampubolon, menyampaikan agar Bupati DS dan DPRD DS memanggil Dinas Tenaga Kerja Transimgrasi (Disnakertrans) DS karena dianggap bermain main dengan kasus buruh.

“Kita juga meminta agar keputusan dewan tentang pengupahan periode 2010-2013 untuk ditinjau ulang karena melanggar ketentuan Surat Keputusan Presiden,” teriaknya.
Anggota Komisi B DPRD Apoan Simanunggkalit berjanji akan menindaklanjuti tuntutan para buruh.”Kita menanggapi serius tuntutan para buruh, karena tuntutannya bersifat normatif, para buru juga membawa kasus lainnya seperti yang dialami buruh,” katanya.

Contoh kasus seperti yang dialami Wahyu Saputra buruh PT Salix Bintang Prima yang mengalami kecelakan kerja, namun hingga kini belum menerima ganti rugi.  Kemudian kasus PHK secara sepihak terjadi di PT jaya Bersama Murni dan PT Indo Karya Tirutama. Para buruh yang di-PHK tidak diberikan pesangon. (btr)

Tirtanadi Uji Coba Reservoir Senilai Rp14 M

MEDAN- Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut melakukan uji coba pengoperasian Intalasi Pengelolahan AIR (IPA) dikawasan Jalan Marelan II keluruhan Hamparan Perak Medan Kecamatan Marelan. Ujicoba tersebut bertujuan untuk melakukan peningkatakan pelayanan di daerah Marelan yang selama ini mengalami kekurangan debit air pada saat beban puncak.

“Untuk pengoprasian IPA reservoir tersebut, karena reservoir dan buster pump (kolam penampungan) telah rampung dibangun. Dimana dengan dibangunnya reservoir akan membantu penyuplaian air ke masyarakat yang selama ini disaat jam puncak, mengalami kekurangan pasokkan air,” ungkap pimpinan proyek pembangunan IPA Reservoir Suhairi kepada sejumlah wartawan Jumat (11/11) sore.

Lebih lanjut dirinya mengata-kan,  pembangunan reservoir yang terletak di Jalan Marelan II  berukuran 16 x 18 Meter dengan kapasitas  4000 M menghabiskan dana sebesar Rp14 Miliar yang merupakann dana PDAM sendiri.

Ddikatakannya, IPA dengan kapasitas 200 liter/detik melayani pelanggan di kawasan Jalan Veteran dan Belawan Kota. Namun karena distribusi air langsung dilakukan dari IPA ke pelanggan tanpa melalui reservoir, maka tekanan air tinggi menyebabkan pipa distribusi pe-cah.  ‘’Untuk menghindari pipa distribusi pecah lagi, ujarnya, maka kapasitas IPA Hamparan Perak terpaksa diturunkan dari 200 liter/detik menjadi 120 liter/detik. Dan solusinya dibangun reservoir yang lokasinya dekat pemukiman pelanggan dengan sumber airnya dari IPA Hamparan Perak sendiri,” terangnya.

Dikatakan, saat ini pihaknya  akan melakukan ujicoba selama empat hari kedepan. Kalau reservoir ini sudah permanen dioperasikan, disaat beban puncak kapasitas IPA Hamparan Perak bisa ditingkatkan dari 120 liter/detik menjadi 240 liter/detik, karena tekanan air sudah tinggi serta akan membangun reservoir yang lain PDAM Sendiri rencana membangun reservoir di lokasi lain. Suhairi mengatakan, rencana itu memang ada dan sudah masuk dalam program kerja PDAM Tirtanadi tahun 2012.

“Rencana itu sudah masuk dalam rencana program kerja tahun 2012 yang telah kita ajukan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk minta penambahan investasi (penyertaan modal) sebesar Rp246 miliar lebih,” terang Kepala Divisi Public Relation PDAM Tirtanadi, Ir Amrun yang ikut dalam ujki coba IPA tersebut, Adapun program kerja 2012 itu lanjutnya, pengadaan tanah untuk pembangunan reservoir di tiga lokasi, pembangunan IPA 1900 liter/detik, pembangunan reservoir dan booster pump di tiga lokasi, pengadaan dan pemasangan pipa transmisi, pemasangan pipa distribusi sepanjang 450.000 meter.

“Selama ujicoba pengoperasian reservoir dan booster pump IPA Hamparan Perak ini bila ada pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air, kami harapkan agar segera melaporkan ke call center 500444 milik PDAM Tirtanadi supaya dapat ditindaklanjuti,” terang Amrun.(*/mag-7)

Michael Hartono Pimpin Indofood Medan

MEDAN – Jabatan Kepala Cabang PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division Cabang Medan diserahterimakan dari pejabat lama Mochtar Sukardi kepada pejabat baru Michael Hartono. Acara serah terima jabatan berlangsung di Grand Angkasa Hotel (9/11).

Acara pisah sambut yang dihadiri staf dan karyawan, Divisi Indofood Group dan para distributor itu membawa keharuan mengingat kedekatan dan kepemimpinan Mochtar Sukardi selama 10 tahun di Indofood CBP Noodle Medan telah membawa kemajuan yang cukup berarti bagi pengembangan perusahaan sehingga selanjutnya dipromosikan untuk memimpin Cabang DKI Jakarta. Dalam sambutnya Mochtar menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang biasa di Indofood Group guna pengambangan perusahaan.

Sementara itu Michael Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai Regional Sales & Promotions Manager di Indonesia Timur akan melanjutkan memimpin Indofood CBP Noodle Medan. Dalam sambutannya pria yang telah 12 kali rotasi jabatan ini mengaku siap bekerjasama dan  menjadikan Indofood CBP Noodle Medan lebih baik lagi.

Sehari sebelumnya (8/11) dilakukan perkenalan dan silaturahmi dengan PWI Sumatera Utara dan pimpinan media cetak dan elektronik di Medan. Ketua PWI Sumatera Utara Drs. M. Syahrir berharap hubungan baik yang terbina selama kepemimpinan Mochtar Sukardi dapat  berlanjut dan lebih baik lagi. (rel/sih)

Yayasan Pendidikan Sinar Husni Kurban 14 Sapi, 5 Kambing

Keluarga besar Yayasan Sinar Husni, bersama masyarakat melaksanakan Sholat ’Idul Adha 1432 H di Masjid Sinar Husni Minggu (6/11). Setelah sholat ’Ied, dilaksanakan  penyembelihan 14 ekor sapi dan 5 ekor kambing di pelataran Kampus Sinar Husni, Helvetia.

Ketua Yayasan Sinar Husni, Drs. H.M. Arif Husni, M.Pd menyatakan sangat bersyukur dan terharu atas terlaksananya kegiatan Sholat ’Ied dan penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1432 H tahun ini. ’Saya bersyukur sekaligus terharu dimana  dewan guru, dosen, dokter RSU.

Sinar Husni bisa menyatu bersama masyarakat dengan penuh kekeluargaan untuk melaksanakan perintah Allah SWT dalam hal berkurban seperti ini, dimana pelaksanaan sholat ’Ied dan penyembelihan hewan kurban merupakan salah satu syiar Islam untuk mengatasi tembok pemisah antara orang yang berada dengan kaum dhuafa,”ujarnya.

Pelaksanaan kurban dikoordinir oleh  Tupon, Kepala. Dusun X. Sedangkan daging kurban didistribusikan langsung kepada sekitar  1000 kepala keluarga di lingkungan kampus, masjid serta RSU. Sinar Husni. Acara kurban, ujarnya, sudah menjadi agenda tahunan yang harus ditingkatkan. Arif  menjelaskan.

Penyembelihan hewan kurban juga merupakan amanah orang tua, pendiri Yayasan Sinar Husni, yaitu Alm. H. Husin Abd. Aziz dan Almh. Hj. Arfiah yang berjuang dalam dunia pendidikan, kesehatan dan sosial yang diwarisi oleh ke-empat orang putranya. ”Amanah orang tua adalah Ibadah, dan berkurban adalah merupakan salah satu amanah dari orang tua kami, sehingga amanah yang telah dititipkan kepada kami tetap diteruskan dan dikembangkan karena ini merupakan fitrah dan sunah Ilahi yang terus menerus akan kami emban dan laksana-kan,”tegasnya  lagi.

Arif Husni menambahkan, ada tiga program utama yayasan. Yaitu meningkatkan kualitas pendidikan, menanamkan nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kesehatan. Saat ini, lanjutnya, ada beberapa guru yang sedang diberangkatkan oleh Yayasan untuk melakanakan ibadah Haji di tanah suci yang tergabung dalam KBIH Sinar Husni. ”Setiap tahunnya, kita memberangkatkan guru-guru untuk menunaikan ibadah haji. Insya Allah akan memberangkatkan seluruh guru di Sinar Husni dan ini merupakan wujud syukur kita atas kemajuan Yayasan Sinar Husni”. ungkapnya.

Sementara itu, ustadz Drs. H. Saleh Daulay dalam khutbahnya mengharapkan umat Islam menanamkan nilai-nilai aqidah, akhlak dan syariah kepada generasi penerusnya sehingga dengan demikian ummat Islam akan dapat mengaplikasikan potret kehidupan keluarga Nabi Ibrahim dalam kehidupan sehari-hari. (*/rel/sih)

Mobil Bawa Drum Isi Aspal Ditangkap

SERGAI- Kepolisian Polres Serdang Bedagai mengamankan mobil pick up BK 8682 DJ bermuatan sepuluh drum aspal cair yang hendak digelapkan di Jalur Lintas Sumatera, tepatnya di depan Moplres Serdang Bedagai, Jumat (11/11). Tiga awak mobil, Ilham Priandi (22) sebagai sopir, Hermanto (46) dan Husaini (36) sebagai kenek warga Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan turut diboyong ke Polres Serdang Bedagai (Sergai)

Penangkapan itu bermula, saat petugas petugas berpatroli di depan Mapolres Serdang Bedagai. Kemudian melintas mobil pick up bermuatan sepuluh drum aspal cair. Petugas memberhentikannya. Dalam pemeriksaan sopir bersama kenek tidak bisa menunjukan surat-surat dokumen mobil dan drum yang mereka bawa.

“Karena tidak bisa menunjukan bukti-bukti kepemilikan aspal, mobil berserta muatan aspal cair dan awaknya kita amankan ke Mapolres Serdang Bedagai,” ujar polisi Sergai. Sopir mobil pick up itu, Ilham mengatakan mereka sering membawa aspal cair dari Tiga Belata, Simalungun menuju Medan. “Ini milik Jais (45) warga Padang Bulan Medan, kami ambil dari Tiga Belata untuk pengerjaan proyek jalan Padang Bulan Medan,” terang Ilham.

Untuk upah, kata Ilham diakuinya dirinya menerima Rp500.000 sekali jalan.”Jais hanya memberi catatan nama dan nomor telepon selulernya, selanjutnya kami hanya mengantarnya ketempat pembuatan proyek jalan untuk pengaspalan,” ujar Ilham kembali. (mag-3)

Siapkan 25 Pengacara Andal

Partai NasDem Sumut Berikan Bantuan Hukum Gratis

Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumut yang diketuai HM Ali Umri SH, MKn membuat terobosan di bidang hukum. DPW NasDEm Sumut siap memberikan penyuluhan secara gratis kepada kader partai dan masyarakat luas yang membutuhkan bantuan hukum tanpa membedakan ras dan golongan.

Kuasa hukum itu tergabung dalam wadah yang bernama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Partai NasDem Sumut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ali Umri di kantornya, Jalan Sudirman Medan, Sabtu (5/11) lalu, usai mengukuhkan kepengurusan LBH Partai NasDem dan Garda Pemuda. Turut hadir para kegiatan itu Sekretaris Partai NasDem Sumut Drs H Anhar Monel MAP, Wakil Ketua Elmadon Ketaren dan Wakil Sekretaris H OK Tun Hidayat.

Menurut Ali Umri, para pengacara yang baru dikukuhkan tersebut merupakan jawaban permintaan masyarakat yang selama ini kesulitan untuk mendapatkan bantuan hukum dengan alasan biaya dan lain sebagainya.

“Hal itu yang mendasari Partai NasDem Sumut membuat suatu terobosan baru dengan memberikan bantuan maupun penyuluhan hukum gratis kepada siapa saja yang membutuhkan. Sebab apa yang dibuat saat ini juga sejalan dengan Partai NasDem dengan gerakan restorasi di bawah kepemimpinan Bung H Surya Paloh,” terang  Ali Umri.

Sejalan dengan hal itu, Partai NasDem Sumut juga telah mengukuhkan Garda Pemuda yang diketuai Fikri Akbar, Sekretaris Bahrum Jamil Sibarani dan Bendahara M Alry. Tak hanya itu, Ali Umri dalam waktu dekat juga akan mengukuhkan Gerakan Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Sumut.

Direktur LBH Partai NasDem Sumut Syafaruddin SH, M.Hum didampingi Sekretaris Zaniafoh Saragih SH, M.Hum menyatakan pihaknya siap membantu masyarakat semua lapisan tanpa mengharapkan imbalan. Sebagai pengacara yang pernah menangani puluhan dan bahkan ratusan kasus Syafaruddin  mengaku terharu, sebab  baru  kali ini ada wadah hukum yang memberikan bantuan hukum gratis.

“Saya sejak tahun 1989 sudah menjadi pengacara. Baru pertama kalinya ada wadah hukum yang memberikan bantuan hukum gratis yakni di LBH Partai NasDem Sumut,” katanya.

Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Medan Area (UMA) ini menambahkan banyak sekali permasalahan masyarakat yang bersentuhan hukum dan tak terselesaikan, sehingga masyarakat kerap dirugikan. “Sekarang dengan adanya LBH Partai NasDem masyarakat tak perlu cemas, karena akan dilayani secara cuma-cuma,” sambung Syafaruddin. (kl/smg)

Puluhan Pelajar Terjaring Razia

BINJAI-Sebanyak 24 siswa-siswi yang ada di Kota Binjai, digiring polisi ke Polres Binjai Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota. Puluhan murid tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) ini terjaring razia kasih sayang yang dilakukan Polres, Jumat (11/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Razia kasih sayang yang dicanangkan dua kali seminggu ini akan terus dijalankan oleh pihak kepolisian untuk menekan angka kenakalan dikalangan remaja. Sebab selama ini banyak remaja menyalah gunakan fasilitas warnet itu sendiri.

Razia kali ini di gelar di lima kecamatan yang ada di tersebar Kota Bijai. Satu persatu warnet yang ada di lima Kecamatan tersebut di datangi oleh pihak kepolisian untuk mengamankan murid sekolah yang sedang bermain warnet dengan menggunakan baju sekolah.

Satu persatu siswa-siswi yang berada di dalam warnet langsung dibwa oleh pihak kepolisian. Setelah selesai meyisir seluruh warnet yang ada diKota Binjai, siswa-siswi ini digelandang ke Polres Binjai. Di sana mereka dibariskan oleh pihak kepolisian.

Selanjutnya, guru murid dan orang tua murid di undang oleh pihak kepolisian untuk datang menjemput anak mereka masing-masing. Setelah mendapatkan wejangan dari Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon dan berjanji tidak akan melakukan perbuatan serupa.

AKBP Musa Tampubolon mengatakan, pihak kepolisian di Polres Binjai akan terus melakukan razia kasih saying ini. Dilakukannya razia ini guna menekan angka kenakalan siswa-siswi yang ada di Kota Binjai. Setelah mendapatkan pengarahan, puluhan murid yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kembalikan ke rumah masing-masing.

“Kita akan terus melakukan razia kasih saying, razia ini sendiri kita lakukan dua kali seminggu. Ini berguna untuk menekan angka kenakalan remaja khusunya siswa-siswi sekolah agar tidak cabut dari sekolahnya. Oleh sebab itu kita berharap siswa-siswi yang ada di Kota Ini sadar betapa pentingnya pendidikan,” kata M Tampubolon.

Menurutnya, razia yang dilakukan di warnet-warnet dikarenakan banyak sekali anak sekolah yang menggunkan fasilitas ini saat jam-jam sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya merazia beberapa warnet yang ada di Kota Binjai. “Kita merazia warnet, karena banyak anak sekolah yang cabut ke warnet saat jam pelajaran masih berlangsung. Selain itu, kita juga tidak ingin akan sekolah menyalah gunakan manfaat dari internet itu sendiri,” tegasnya. (dani)

Markus Gabung PSMS?

Tidak Minta Kontrak Rp1,1 Miliar

MEDAN- Penjaga gawang langganan Timnas Indonesia asal Medan, Markus Horison dikabarkan akan kembali membela klub yang membesarkannya, PSMS. Pemain Persib musim lalu itu kini sedang berada di Medan tak tak memiliki klub, serta tak lagi dipanggil Timnas melawan Qatar di penyisihan Piala Dunia Zona Asia.

Belakangan, pemain yang sempat membela Persik Kediri ini memang acap kali diisukan bakal membela PSMS namun tak pernah terwujud. Musim ini, asa kembalinya Markus ke Medan terbuka lebar, karena sang pemain masih dalam status tanpa klub saat ini. Apalagi, kesepakatan Markus untuk bermain di klub Malaysia tidak terealisasi.

“Saya sempat bernegosiasi dengan dua klub di Malaysia. Tapi peraturan di Malaysia, kiper untuk klub-klub kompetisi harus pemain lokal. Saya juga sempat berkomunikasi dengan perwakilan federasi sepak bola Malaysia di Jakarta soal ini. Akhirnya saya tidak jadi ke Malaysia,” beber Markus via seluler kemarin.

Suami artis Kiki Amalia ini mengatakan, akan senang sekali jika bisa memperkuat PSMS. Meski diakuinya ada beberapa tawaran juga dari klub-klub Indonesia. “Saya memang belum memutuskan mau bermain di mana. Namun jika saja ada komunikasi dari pengurus atau konsorsium ke saya, Insya Allah saya siap seribu persen ke PSMS. Apalagi, PSMS adalah rumah saya dan klub yang membesarkan saya,” ujar Markus.

Soal klub bermain di IPL atau ISL, baginya yang penting bisa bermain sebaik mungkin. “Saya memang sudah berbicara dengan pak Farid Rahman (Wakil Ketum PSSI), dia menyarankan saya main di IPL. Bagi saya yang penting main, tak peduli mau main di kompetisi mana baik ISL atau IPL,” jelas kiper berkepala plontos ini.

Markus juga menampik jika disebut proses memperkuat klub berjuluk Ayam Kinantan batal karena mematok harga yang tinggi. “Saya sempat kecewa juga dikabarkan mematok harga Rp1,1 miliar. Saya tak pernah menerima nilai sejumlah itu di klub saya bermain. Bahkan di Persib yang klubnya dari sisi anggaran tidak mengkhawatirkan saja, saya dihargai sekitar Rp900 juta dan klub-klub lain di bawah jumlah itu. Silahkan dicek soal itu ke klub-klub saya sebelumnya. Saya tahu soal angka Rp1,1 miliar dari teman-teman di Medan yang tahu soal isu itu,” ungkapnya lagi.

Dia meyakini, jika kemudian ada komunikasi dengan PSMS, bisa saja nominal itu turun. “Tergantung komunikasi, namun sampai sekarang belum ada berbicara dengan pihak PSMS. Saya juga tahu saat ini masih ada yang belum di kubu PSMS soal kerja sama dengan konsorsium. Sepanjang ada komunikasi, saya siap membela PSMS,” kata Markus.

Markus juga menegaskan, jika kedatangannya ke Sumut dalam beberapa minggu ini hanya mengunjungi keluarga bukan bernegosiasi ke PSMS. Rabu (16/11) depan, Markus juga diagendakan bertemu Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. “Saya hanya pulang kampung. Memang ada agenda ketemu Gubsu, beliau suka bola dan saya yakin suka PSMS. Ya sekadar silaturahim saja. Tapi masih melihat jadwal, beliau juga sibuk,” tuturnya.

Soal Markus, pelaksana teknis PSMS Iswanda Nanda Ramli mengatakan, soal perekrutan pemain pihaknya akan membicarakan lagi dengan Ketum PSMS Rahudman Harahap. “Markus ke PSMS bagus.
Tapi kami belum bisa memutuskan. Selanjutnya kami akan bicarakan dengan Ketum,” ujarnya.

Sedangkan, bakal pelatih penjaga gawang PSMS Sugihar mengungkapkan, tidak  masalah dengan kehadiran kiper baru. Meski diakuinya yang ada saat ini, Ahmad Kurniawan, Edi Kurnia dan Syahbani serta kiper magang Alrian Suhaibi sudah cukup solid. “Bagi saya yang ada sekarang ya sudah cukup dan solid. Kalau ada penambahan pemain baru bakal ada perubahan pastinya. Soal Markus saya serahkan kepada pengurus, karena mereka yang berwenang soal anggaran dan saya tidak tahu juga nominal permintaan Markus,” katanya.

Sugihar tak menampik, Markus masih sosok kiper terbaik di Indonesia. “Saya akui Markus masih yang nomor satu di Indonesia. Dia hanya perlu memperbaiki mentalnya,” ungkapnya. (saz)

20 Petembak Sumut Ikut Pelatihan Tembak Reaksi

MEDAN-Sebanyak 20 atlet tembak reaksi Sumatera Utara mengikuti Pelatihan Tembak Reaksi di Lapangan Tembak Anugerah Perumahan Cemara Asri, Jumat (11/11). Pelatihan ini ditujukan agar para atlet lebih memahami aturan dan teknik-teknik menembak reaksi.

Para peserta mendapatkan materi latihan teori dan praktek yang disampaikan dari dua instruktur yang berasal dari PB Perbakin, yakni Ketua Komisi Pelatihan dan Pembinaan Bidang Tembak Reaksi PB Perbakin Benny GR Sutanadika, Komisi Perwasitan PB Perbakin Tata Suwita, dan Ketua Pengprov Perbakin DKI Agus Budi.

Kepada para atlet, ketiganya menjelaskan hal-hal yang paling mendasar saat memegang senjata selama pertandingan. Menurut mereka, seorang atlet tembak reaksi harus benar-benar memahami senjata yang digunakan, sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Setelah materi teori, para peserta langsung mendapat pelatihan praktek dengan senjata api. Pada sesi ini, para instruktur tersebut juga mengungkapkan, betapa pentingnya memahami tata tertib menggunakan senjata. Diawali mencabut senjata dari sarungnya, menggenggam kemudian melakukan bidikan, dan selanjutnya melepaskan tembakan. Tak hanya itu, para atlet juga diingatkan harus melakukan safety setelah melakukan tembakan.

“Hal yang paling mendasar, yang harus diingat seorang atlet tembak reaksi adalah, yang pertama safety, kedua safety, ketiga safety, keempat baru akurasi dan selanjutnya kecepatan,” ungkap Benny.

Ia memaparkan, dalam olahraga menembak ada tata tertib yang harus dilakukan. Yakni pertama menganggap semua senjata berisi peluru, walaupun sebenarnya kosong. Kemudian tidak mengarahkan laras ke samping atau ke depan, selanjutnya jari telunjuk harus diluar trigger, dan memastikan kondisi sekitar tidak ada orang saat melakukan tembakan.

“Setiap atlet harus terus menerus berlatih untuk lebih mengenal dan memahami senjatanya. Psikologis seorang atlet juga harus terjaga. Tenang, sabar, dan tidak terburu-buru. Jika ini terus dilakukan, pastinya akan mampu menuai prestasi,” tambah Benny.

Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut, Musa Idhishah, mengungkapkan, pelatihan tembak reaksi dan nomor pertandingan lainnya menjadi agenda tetap Pengprov Perbakin Sumut. Ia berharap, dari event ini dapat meningkatkan prestasi petembak Sumut.

“Animonya cukup besar, saya berharap prestasi atlet tembak Sumut ke depannya semakin baik. Pelatihan ini terbuka untuk umum, bahkan bagi yang tidak memiliki senjata juga boleh ikut. Sehingga ketika sudah memiliki senjata, sudah lebih paham lagi,” kata pria yang akrab disapa Doddi ini.

Pelatihan ini sendiri merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan sertifikasi atlet tembak reaksi. Rencananya sertifikasi sendiri akan dilakukan pada Januari tahun depan. Pelatihan sendiri akan berakhir pada Minggu (13/11). (jun)