Home Blog Page 14762

Jadwal Kompetisi Belum Disusun

JAKARTA- Entah apa yang ada di pikiran para pengurus PSSI saat memutuskan bakal mengikutsertakan 24 tim di kompetisi musim mendatang. Pasalnya, selain terkesan memaksa, keputusan tersebut banyak dinilai tak melewati pemikiran matang. Indikasinya ialah belum adanya jadwal untuk kompetisi nanti.

“Kami juga heran. Kompetisi kan sudah hampir jalan. Tapi sampai sekarang kok belum ada jadwal yang disampaikan ke klub. Baik berupa email maupun fax. Kalau tahun-tahun sebelumnya, jadwal tersebut diberikan sebelum sebelum kick off,” terang Agus Santoso, asisten manajer Persiwa Wamena kemarin (28/9).

Hal itu dianggap bakal memberikan efek negatif dalam pelaksanaan kompetisi nanti. Salah satunya ialah administrasi pemain. Apalagi, hingga saat ini PSSI belum memberikan kepastian kapan jadwal pendaftaran pemain dilakukan. Selain itu, PSSI juga belum mendistribusikan manual liga kepada klub-klub peserta. Padahal, jadwal pendaftaran pemain maupun manual liga sangat penting untuk kelancaran roda kompetisi musim mendatang.

“Jangan sampai nantinya ada pemain yang ndobel kontrak dengan klub lain. Karena itu, kedua hal tersebut sangat penting. Ini adalah efek negatif dari keputusan PSSI membumi hanguskan orang-orang BLI musim lalu. Padahal, mereka sebenarnya sangat tahu tentang hal tersebut,” tambah Agus.

Kecaman juga dilontarkan Wakil Manajer Bidang Operasional Bagus Nur Edy Wijaya, Menurutnya, sisa waktu yang ada dianggap sangat mepet untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Tentu saja, hal itu akan berimbas negatif pada klub-klub kontestan kompetisi mendatang. “Salah satunya ialah tentang pengurusan pemain asing. Itu yang memmerlukan waktu cukup lama,” ucap Bagus. (ru/jpnn)

Semua Atas Nama Kepentingan Nasional

Mendag vs Menperin Ribut Soal Larangan Ekspor Rotan

Setelah berdamai dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad soal garam, kini Mendag Mari Elka Pangestu berseteru dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Penyebabnya, Mari menolak larangan ekspor bahan baku rotan yang dianggap menguntungkan produsen mebel rotan asal China.

Menperin MS Hidayat mengaku sudah bertemu empat mata dengan Mendag Mari Elka, namun belum dicapai titik temu. Menurut dia, ekspor rotan harus distop agar industri nasional mendapatkan jaminan stok bahan baku. Termasuk buat stok penyangga (buffer stock).

Bekas Ketua Umum Kadin ini menyatakan, Mari selalu berlindung di balik alibi bahwa ekspor rotan tetap diperlukan. Sebab, tidak semua rotan yang dihasilkan di Indonesia bisa diolah oleh industri dalam negeri. Hal ini terkait dengan proses revisi Permendag Nomor 36/2009 tentang Ketentuan Ekspor Rotan.

Hidayat menilai, cara pandang Mari dalam melihat konsep perdagangan bebas mengabaikan kepentingan nasional. Selama ini Indonesia banyak mengekspor bahan baku rotan ke China.

Kebijakan ini, lanjutnya, secara langsung memberi amunisi bagi industri furniture China untuk memukul industri furniture rotan dalam negeri.

“Dia (Mendag, Red) berpandangan bahwa free trade for free trade. Kalau saya bagaimana untuk kepentingan industri dalam negeri,” kata Hidayat di Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan tertutup antara Mendag dan Menperin di Jakarta, Senin malam (26/9), kedua pihak hanya sepakat membentuk Tim Kecil untuk merumuskan regulasi baru terkait ketentuan ekspor rotan. Tim itu memiliki waktu sekitar 3 pekan untuk merumuskan regulasi baru, yakni revisi atas Permendag No 36/2009 tentang Ketentuan Ekspor Rotan.
Pertemuan itu juga membahas nasib industri rotan yang semakin terpuruk. Salah satu penyebabnya ekspor bahan baku rotan yang mengakibatkan industri rotan dalam negeri kekurangan pasokan bahan baku.

Mari bersikeras tetap akan mengizinkan ekspor bahan baku rotan. Memang, Kementerian Perdagangan tengah merevisi Permendag 36/2009 tentang Ketentuan Ekspor Rotan. Tapi, dalam revisi itu, ekspor bahan baku rotan tetap tidak akan dihentikan, melainan akan dibatasi. Kelak Kemdag akan menetapkan kuota rotan yang bisa diekspor. Caranya melalui lelang.

Menanggapi soal ini, Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) menegaskan, pihaknya bersikukuh tidak setuju apabila ekspor rotan tetap dibuka. Pasalnya, hal itu bisa mematikan industri rotan di dalam negeri.
“Sementara, industri serupa di China berkembang pesat. Kita belum bicara Vietnam ya. Kalau Mendag masih mau mendorong industri mebel dan kerajinan rotan di China terus maju, silakan buka ekspor sebebas-bebasnya,” sindir Ketua Umum AMKRI M Hatta Sinatra.

China, kata Hatta, memiliki potensi konsumsi mebel rotal yang diprediksi melebihi pasar Eropa dan Amerika Serikat (AS). Para produsen mebel rotan nasional tidak bisa menembus pasar China karena konsumen di sana lebih memilih produk buatan lokal. (rm/jpnn)

CLS-Aspac tanpa Kekalahan

MALANG-Luar biasa CLS Knights Surabaya, luar biasa Aspac Jakarta. Dua tim tersebut dipastikan melangkah ke semifinal Flexi NBL Indonesia Preseason Tournament 2011 sebagai juara grup. Hebatnya, mereka mencatatkan hasil sempurna pada babak penyisihan.

Pada pertandingan terakhirnya di Grup B, CLS Knights memenangkan partai derby Surabaya dengan memukul Pacific Caesar dengan angka telak 73-40. CLS menjadi juara grup dengn nilai total 10 hasil lima kali kemenangan. Anak asuh Risdianto Roeslan itu juga semakin mantap menuju partai semifinal melawan runner-up Grup A, Garuda Flexi Bandung.
Menghadapi Pacific kemarin (28/9), Agustinus Indrajaya dkk tampil sangat baik. Meski sudah lolos, mereka tetap serius dalam mengejar kemenangan. Hampir semua pemain total dan habis-habisan. Alhasil, Pacific tidak banyak berkutik dengan permainan cepat dan defense ketat yang diperagakan CLS.

Di sisi lain, senjata andalan CLS yakni barisan shooternya kembali tampil prima. Wijaya Saputra menjadi pencetak angka terbanyak bagi timnya dengan 16 poin. Sedangkan” Jeffry Bong dan Andrie Ekayana juga tampil baik dengan torehan 13 poin.

“Kami secara tim bermain baik hari ini (kemarin, Red). Namun tugas masih belum selesai. Masih ada partai semifinal melawan Garuda. Kami akan tetap fokus agar bisa merebut kemenangan,” kata Wijaya.

Hal yang sama diungkapkan pelatih kepala CLS Risdianto Roeslan dia mengatakan banyak yang harus diperbaiki pada babak semifinal mendatang. “Kami mencoba melakukan evaluasi lagi. Kami akan memutar video dan mempelajarinya. Sebisa mungkin kami akan lakukan banyak antisipasi di babak empat besar,” ujarnya.

Sementara itu, Aspac Jakarta juga mendapatkan hasil sempurna pada fase penyisihan grup. Kemarin (28/9) mereka kembali merengkuh kemenangan dengan mengandaskan NSH GMC Riau dengan skor jauh 85-34. (nur/jpnn)

Sharapova Tantang Kvitova

TOKYO-Petenis unggulan kedua, Maria Sharapova menang dengan susah payah 7-6 (4) dan 7-6 (4) atas unggulan 13, Julia Georges. Dengan hasil ini, petenis cantik ini maju ke babak perempafinal Pan Pasific Open 2011. Di babak itu, Sharapova akan berhadapan dengan Petra Kvitova.

“Tadi merupakan pertandingan yang berat. Dua set harus dilalui dengan tie break. Saya puas bisa lolos sekalipun saya tidak bermain dengan permainan terbaik saya,” ujar Sharapova, Rabu (28/9/11).

Set pertama berlangsung dengan saling mengejar angka. Georges berhasil memaksakan tie break yang akhirnya dimenangkan oleh Sharapova. Di set kedua, balik Sharapova yang memaksakan tie break setelah sempat tertinggal 3-5.   Sharapova akhirnya kembali memenangkan set kedua sekaligus menyudahi perlawanan petenis asal Jerman tersebut. Ini adalah kemenangan kedua Sharapova atas petenis Jerman itu. Sebelumnya terjadi di babak 32 besar Australia Terbuka 2011. Saat itu Goerges menyerah tiga set 4-6, 6-4, 6-4.

Selanjutnya di babak perempatfinal, Sharapova akan menghadapi unggulan kelima asal Rep. Ceska, Petra Kvitova. Ini akan menjadi ulangan laga final Wimbledon 2011 lalu yang dimenangkan oleh Kvitova dua set langsung 6-3, 6-4.
“Sungguh sulit kalah darinya di Wimbledon. Saya kira dia memainkan tennis yang hebat. Dia memukul bola dengan keras dan menusuk, dia juga punya servis yang bagus. Saya harap saya bisa belajar dari pertandingan tersebut dan kini saya sudah siap,” ujar Sharapova. (net/jpnn)

Polisi Masih Sebatas Memeriksa Petugas PLN

Laporan Pencurian Arus Listrik di Rumah Ketua DPRD Langkat

MEDAN-Polisi terus mencari bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi terkait laporan PT (Persero) PLN adanya pencurian arus listrik di rumah Ketua DPRD Langkat Rudi Hartono Bangun. Rabu (28/9), Polda Sumut memintai keterangan 4 petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Medan.

“Sampai saat ini (Rabu, Red) masih 4 orang kita periksa, tunggu aja hasilnya ya. Biar kami berkerja dulu,” ujar Rudi Rifani, Kasubdit II Ditreskrimum Poldasu.

Hingga pukul 18.00 WIB dua petugas P2TL PLN Medan terlihat masih memberikan keterangan kepada juru periksa yang menangani laporan PLN di Direskrim Polda Sumut. “Kita masih memintai keterangan saksi pelapor dulu,” terang Rudi.
Praktisi Hukum Abdi Nusa Tarigan SH yang ditemui Sumut Pos mengatakan, kasus pencurian listrik di rumah Ketua DPRD Langkat harus diutamakan polisi.

“Karena masyarakat ingin tahu, gimana polisi menangani kasus yang melibatkan anggota dewan yang seharusnya jadi panutan. Apakah polisi berkerja berdasarkan dengan hukum dalam menjalankan tugasnya. Ini harus diutamakan polisi. Karena siapapun orangnya, kalau di mata hukum itu sama,” terang Abdi Nusa Tarigan SH.

Abdi juga menyarakankan kepada aparat penegak hukum harus memberikan hukuman yang berat, karena tindakkan melanggar hukum adalah orang panutan. “Seharusnya memberi contoh yang baik sebagai orang panutan,” katanya. (mag-5)

Badai Nesat Masih Mengamuk di Filipina

Tanah Longsor Tewaskan 21 Orang dan 35 Hilang

MANILA – Topan Nesat yang menerjang Filipina terus menelan korban jiwa. Hingga kini sudah 21 orang yang tewas akibat topan tersebut. Sementara 35 orang lainnya belum ditemukan. Akibat topan ini, sekitar 11 ribu orang harus tinggal di tempat-tempat pengungsian.

Topan Nesat mulai melanda Pulau Luzon sejak Selasa (27/9) kemarin dan menimbulkan hujan deras, angin kencang dan badai. Hingga hari ini, ribuan orang masih berjuang menghadapi banjir yang terjadi akibat Nesat.
Otoritas setempat tengah berupaya membantu ribuan orang yang terjebak di desa-desa yang terendam banjir termasuk di sebagian Provinsi Bulacan, di pinggiran ibukota Manila.

Topan Nesat telah menyebabkan putusnya aliran listrik dan saluran komunikasi di berbagai daerah di Luzon. Jalan-jalan pun rusak akibat tanah longsor dan banjir. Otoritas Filipina kini tengah berupaya untuk memperbaiki infrastruktur vital tersebut.

“Kami fokus untuk mencoba memulihkan jaringan listrik dan telekomunikasi hari ini, dan para kru pekerja juga dikerahkan untuk memperbaiki dan membersihkan 61 jalan di Luzon yang rusak akibat tanah longsor, puing-puing dan banjir,” kata Kepala Kantor Pertahanan Sipil Filipina, Benito Ramos seperti dilansir AFP, Rabu (28/9).

Dikatakan Ramos, lebih dari satu juta orang hingga hari ini masih mengalami dampak padamnya listrik di Luzon termasuk beberapa daerah di Manila dan tujuh provinsi sekitarnya.

Khusus di wilayah ibukota Manila dan Pulau Luzon, pasokan listrik yang sempat terputus kini sudah kembali mengaliri Manila, namun sebagian besar wilayah Luzon masih diliputi kegelapan.

Menurut stasiun berita BBC, Rabu (28/9), tim penyelamat tampak mulai membersihkan reruntuhan, pohon tumbang, dan mobil yang rusak di jalanan Filipina. Kantor dan sekolah yang sempat ditutup sudah bisa beroperasi kembali.
Di beberapa tempat seperti Manila Ocean Park dan Taft Avenue, air masih menggenang sehingga kedua tempat tersebut masih belum dapat beroperasi. Sama halnya dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) yang masih tutup.

Kepala Badan Pertahanan Sipil, Benito Ramos, menyatakan kini sedang dilakukan perbaikan 61 ruas jalan di Luzon. Kesemua jalan tersebut sempat tidak berfungsi akibat tergenang banjir, terkena longsor, atau tertimpa reruntuhan.
Sementara itu, badan prakiraan cuaca Filipina memperingatkan akan datangnya topan tropis lain yang kini masih berada di Samudera Pasifik. “Kami harus segera membersihkan sisa-sisa topan Nesat ini sebelum ada badai yang datang lagi. Kami berharap cuaca bisa sedikit bersahabat,” kata Ramos.

Topan Nesat yang berdiameter 650 kilometer dan berkecepatan 170 kilometer per jam menyebabkan longsor pada Selasa dini hari di pantai Pasifik. Sedikitnya 21 korban tewas dan 35 lainnya dinyatakan hilang akibat topan yang diperkirakan merupakan topan terbesar yang pernah menghantam Filipina tahun ini. (bbs/jpnn)

Pemilu Mesir Digelar November

KAIRO- Mesir dipastikan mengadakan pemilu parlemen pertama pasca pemerintahan Presiden Hosni Mobarak pada 28 November 2011. Pemilu mendatang diramalkan akan menjaring banyak kandidat dari rezim terdahulu.

Seperti dilansir CBS News, Selasa (27/9), pelaksanaan pemilu itu adalah janji dari Dewan Militer Mesir yang menjalankan pemerintahan pasca Hosni Mubarak tumbang. Beberapa kalangan menyangsikan pemilu nanti akan dapat membawa nafas demokrasi ke Mesir.

Kelompok revolusioner Mesir mengatakan kendati Dewan Militer telah banyak berjasa dalam membongkar kebusukan Mubarak, namun Dewan ini masih menyertakan orang-orang dari rezim lama dalam penyelidikannya.

“Parlemen  baru tidak akan mencerminkan semangat nyata dari revolusi serta hanya akan memberikan pembenaran bagi Dewan Militer untuk  terus hadir di panggung politik Mesir,” kata pemimpin kelompok pemuda, Mustafa Shawki.
Menurut Aljazeera, hanya sedikit dari para kandidat anggota parlemen yang berada dari kubu independen, lebih dari 20 partai politik Mesir menolak undang-undang pemilu yang dibentuk Dewan Militer. Mereka mengatakan Undang-undang  membuka jalan orang-orang rezim Mubarak kembali di politik Mesir.

Kritikan dari kelompok Ikhwanul Muslimin, pada pemerintahan Mubarak diberangus.  Mereka mengatakan jatah kursi yang dijanjikan sangat sedikit. Tapi, kelompok ini menganggap boikot pemilu bukan jalan keluarnya. (net/jpnn)

Tabung Gas Meledak di Mal Malaysia

SUBANG JAYA- Tabung gas meledak di sebuah rumah makan di Empire Shopping Gallery di Subang Jaya, Malaysia, Rabu (28/9) pagi. Akibatnya Empat orang terluka dan 300 lainnya dievakuasi.

Pemadam kebakaran Subang Jaya Fire and Rescue Departemen langsung memenuhi tempat itu dan menyelamatkan empat korban terluka. Sedangkan korban lainnya terjebak di lantai dasar yang dijadikan sebagai tempat makanan.
Keempat orang yang diketahui menjadi korban diantaranya adalah seorang penjaga keamanan berkebangsaan Nepal dan warga lokal. Mereka terluka karena tertimpa kaca-kaca yang pecah. Kini, para korban telah berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Ledakan disebabkan pipa gas, sekitar pukul 03.40 waktu setempat. Ledakan itu merusak dua lantai lainnya di kompleks tersebut.

Sementara itu, pengunjung tempat makanan serta ratusan tamu Hotel Empire, bangunan yang berdampingan dengan pusat perbelanjaan itu, segera dievakuasi.

Kepala departemen pemadam kebakaran Subang Jaya Mohn Khairi Daud, kerusakan akibat ledakan itu cukup parah. (bbs/jpnn)

Utang Parkir Dubes RI Bukan Rp6,5 M

NEW YORK- Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk PBB di New York, Hassan Kleib membantah jumlah tunggakan parkir, dianggapnya jumlah tersebut terlampau besar. Kleib mengatakan, masalah parkir para diplomat telah berulang kali dirundingkan dengan pemerintah kota New York.

Seperti dilansir VOANews, Selasa (27/9), Kleib menyampaikan masalah parkir dibicarakan antara para diplomat dengan pemerintah AS pada 2002. Akhirnya, mulai September 2002, pemerintah Amerika mulai mencari jalan keluar menyelesaikan masalah ini dan mengeluarkan peraturan parkir baru yang lebih fleksibel.

Diplomatpara anggota PBB memohon Dewan Kota New York memutihkan denda parkir sebelum keluarnya peraturan baru dan melunasi denda dikenakan tahun 2002. Namun, sebelum pemutihan dilakukan, muncul kabar tunggakan para diplomat.

Menurut Departemen Keuangan New York, pemerintah Indonesia berutang 725 ribu dolar US atau setara dengan Rp6,5 miliar termasuk denda parkir. Kleib mengatakan jumlah tersebut jauh lebih besar dari jumlah yang diketahuinya. Jika dihitung dari masa cut-off, 19 November 2002 sampai Juli 2011, tercatat bagi Indonesia di kantor Wali Kota New York adalah 221.668 dolar US  Rp1,9 miliar). Bukan 720.000 dolar seperti diberitakan. (net/jpnn)

Kucing Dua Wajah Cetak Rekor Dunia

WORCESTER- Frank dan Louie memang spesial. Hewan itu bergelar sebagai kucing berwajah dua yang tertua di dunia.
Menurut kantor berita Reuters, kucing yang punya dua mulut, dua hidung, dan tiga mata, namun hanya punya satu otak ini telah berusia 12 tahun. Pencapaian Frank dan Louie diakui oleh lembaga pencatat rekor terkemuka dunia, Guinness World Records.

“Mereka adalah kucing Janus yang paling lama hidup,” kata juru bicara Guinness World Records, Sara Wilcox, Selasa kemarin.

Diperkenalkan oleh Dr. Karl Shuker, Janus merupakan penggolongan bagi kucing yang memiliki kelainan genetik.
Menurut Wilcox, Frank dan Louie ini akan masuk dalam buku rekor edisi 2012. Kucing itu lahir pada 9 September 1999 dan dipelihara oleh Marty, warga AS yang tinggal di dekat Kota Worcester, negara bagian Massachusetts.

Bagi Marty, kucing Janus itu tergolong luar biasa karena bisa hidup begitu lama. “Biasanya, kucing dengan kondisi seperti itu hanya bertahan hidup antara satu hingga empat hari,” kata Marty. (net/jpnn)