Home Blog Page 1510

Amankan Aset Daerah, Wakil Bupati Hadiri Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN

SAMBUTAN: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Kabupaten Asahan, Rabu (7/6) - darul/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Kabupaten Asahan, Rabu (7/6).

Ketua Panitia Pelaksana Rinaldi dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini di ikuti oleh 100 Kepala Desa dari Kabupaten Asahan.

“Kegiatan ini hanya berlangsung selama 1 hari. Dan kita berharap semua dapat mendapatkan ilmu dalam program ini untuk Kabupaten Asahan yang kita sayangi,” ujarnya. Sementara Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tanah merupakan salah satu aset penting yang harus dapat dikelola secara aman tanpa adanya masalah yang mungkin saja terjadi di kemudian hari.

“Inilah fungsi dari program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) ini, dan yang sangat penting adalah sebagai dasar bukti kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum,” ujar Wabup.

Lebih lanjut Wabup berharap peningkatan peran dari para Kepala Desa untuk menyebarluaskan informasi mengenai program PTSL ke masyarakat yang belum mengetahui, agar seluruh bidang tanah di Kabupaten Asahan dapat segera terdaftar.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPR RI Dr H Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengatakan tujuan sosialisasi kali ini yakni agar masyarakat memahami dan ikut serta bersama pemerintah mensukseskan program strategis seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Kepada peserta sosialisasi yang umumnya adalah Kepala Desa di Kabupaten Asahan, saya berharap untuk memahami apa itu program PTSL yang sedang dijalankan Kementerian ATR/BPN dan dapat melaksanakannya di tengah masyarakat,” jelasnya.

Tampak hadir Ketua Komisi II DPR RI, Mewakili DPR Pusat, Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan, Lurah, Ketua Apdesi dan Kepala Desa. (dat/ram)

Poldasu dan Ulama Selesaikan Konflik Tanah PTPN II dan Ponpes Tahfiz Darul Ibtihaj

KONFLIK: Pertemuan bersama menyelesaikan konflik tanah PTPN II dan Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj, pada Rabu (7/6) kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penertiban lahan HGU PTPN II Nomor 152, di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, sempat terjadi bentrok dengan Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj, pada Rabu (7/6) kemarin.

Agar peristiwa yang terjadi itu tidak sampai berlarut-larut, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan pun bergerak cepat menyelesaikannya dengan menggelar pertemuan bersama, dihadiri pihak PTPN II, Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj, tokoh agama serta alim ulama.

Dalam pertemuan itu turut dihadiri, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang diwakili Wakapolda Sumut Brigjen Pol Jawari, Buya KH Amiruddin, KH Zulfikar, kuasa hukum PTPN II, pengurus Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj serta para alim ulama lainnya.

“Alhamdulillah, pada pertemuan yang sudah difasilitasi itu dihadiri pihak PTPN II, Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj, tokoh agama serta alim ulama untuk bertabayun menyelesaikan masalah yang terjadi,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (8/6).

Pada pertemuan yang berlangsung di Mapolrestabes Medan, Hadi menjelaakan, bahw pihak PTPN II dan Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj telah membuat lima butir kesepakatan bersama dalam menyelesaikan permasalah tersebut.

“Pertama, tidak ada pembongkaran Pondok Pesantren Tahfiz Darul Ibtihaj. Kedua, menghentikan kegiatan dan ada evaluasi dari Polda Sumatera Utara,” jelasnya.

Ketiga semua pihak sepakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Sumut, dan keempat, meminta kepada warga Sumut, khususnya Kota Medan, untuk tidak menyebar video viral yang tidak benar tentang peristiwa itu.

Lalu, yang kelima, terima kasih atas respon cepat dari Polda Sumut dan jajaran serta tokoh agama, masyarakat yang telah memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut.

“Tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama dan alim ulama yang telah hadir dengan semangat yang sama dalam menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif,” tandasnya. (dwi)

Jelang Idul Adha Harga Daging Ayam Potong dan Telur Kembali Naik

NAIK: Harga daging ayam potong dan telur ayam buras mengalami kenaikan harga di wilayah Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Harga daging potong dan telur ayam mengalami kenaikan seminggu ini. Para pedagang di empat pasar tradisional di Kota Tebingtinggi menyatakan kenaikan ini dikarena pasokan dari suplier pengusaha ayam di wilayah Kabupaten Deliserdang tidak mencukupi kebutuhan.

Bukan hanya daging ayam potong saja yang mengalami kenaikan harga, harga telur ayam juga mengalami kenaikan sejak seminggu ini, harga eceran untuk jenis telur ayam buras di tingkat pengecer mencapai Rp1.800- Rp2.000 perbutir, sebelumnya hanya rata rata Rp1.400 perbutir, kenaikan harga ayam potong dan telur ini dikarenakan adanya kenaikan harga pakan ternak ayam.

Pedagang di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, R Simangunsong mengaku kenaikan harga telur ayam buras ini dikarenakan karena adanya kekurangan pasokan dari pemasok yang berasal dari daerah peternak ayam seperti daerah Kabupaten Serdangbedagai dan Kabupaten Deliserdang dan wilayah Binjai terus menurun.

“Pasokan telur ayam buras memang selama hampir dua pekan ini mengalami kekurangan, permintaan tinggi dan pasokan telur ayam buras kurang, maka penjualan harga menjadi naik,” jelas R Simangunsong, Kamis (8/6).

Bukan itu, selama dua minggu ini permintaan kebutuhan protein akan telur ayam buras sangat tinggi dikarenakan banyaknya kegiatan kegiatan pesta hajatan di masyarakat.

“Mungkin itu juga yang menyebabkan kenaikan harga telur, permintaan tinggi tetapi pasokan berkurang,” jelasnya. Begitu juga dengan pedagang ayam di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Budi (43) mengaku harga ayam potong naik juga dikarenakan pasokan ayam dari sentra peternakan ayam berkurang, dijelaskan Budi, kebutuhan tidak bisa memenuhi permintaan dikarenakan adanya kenaikan harga pakan ternak. “Pamasok ayam dari Deliserdang berkurang,” paparnya.

Salah seorang pedagang nasi di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Tini mengatakan bahwa harga kenaikan harga telur dan daging ayam potong selama dua minggu sudah mengalami kenaikan. Sehingga untuk modal dagangan harus pandai pandai dalam menjual makanannya.

“Memang naik semua. Kami pedagang mengeluh kenapa menjelang Lebaran Haji semua mengalami kenaikan harga. Setiap hari hari besar agama mengapa harus naik,” bilang Tini.

Sedangkan Kadis Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tebingtinggi, Zahidin menjelaskan bahwa kenaikan harga telur ayam buras dan daging ayam potong di Kota Tebingtinggi sudah dilakukan pengawasan. Dalam hal ini antisipasi Pemko Kota Tebingtinggi menjaga jalur distribusi agar tetap lancar.

“Kenaikan telur dan ayam potong karena naiknya pakan dan kita juga tak ada peternak penghasil ayam dan telur,” paparnya. (ian/ram)

Monitoring Pembangunan Jembatan di Desa Huta Galuh, Wabup: Semoga Selesai Akhir Tahun

TINJAU: Wabup Sergai H. Adlin Tambunan didampingi kadis PU Kabupaten Serdangbedagai johan sinaga saat tinjau jembatan di Desa Huta Galuh. fadly/sumut pos.

KOTARIH, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Sergai H Adlin Tambunan monitoring pembangunan jembatan di Desa Huta Galuh Kecamatan Kotarih dimonitoring oleh, Rabu (7/6).

“Awalnya saya hanya ingin melihat proses pembangunan jembatan di Desa Huta Galuh ini. Tapi rupanya banyak masyarakat yang menanti dengan membawakan berbagai makanan juga minuman di lokasi pembangunan,” kata Wabup Adlin Tambunan yang hadir didampingi Kadis PUTR Johan Sinaga dan Camat Kotarih Jonni Saragih serta Kepala Desa.

Atas sambutan yang dilakukan ini, Wabup Adlin pun mengucapkan terimakasih kepada segenap masyarakat Desa Huta Galuh Kecamatan Kotarih.

“Memang masyarakat desa ini sudah lama mendambakan adanya pembangunan jembatan. Oleh karena kami berharap partisipasi aktif dari masyarakat dalam mendukung proses pembangunan ini. Tak hanya itu saja, yang tak kalah penting juga agar anak-anak bisa dapat ke sekolah dengan aman, nyaman dan tidak ada hambatan jika banjir melanda,” ujar Bang Adlin sapaan Wabup Sergai seraya menyampaikan semoga jembatan ini bisa selesai di akhir tahun ini.

Ia juga mengutarakan jika di masa kepemimpinannya bersama Bupati Darma Wijaya, pihaknya akan terus kosentrasi terhadap pembangunan infrastruktur khususnya jalan, dengan kata lain, baik jalan maupun jembatan yang ada di desa-desa akan dibangun secara bertahap.

“ Insha Allah ke depannya akan terus diproyeksikan pembangunan jalan maupun jembatan di desa-desa, namun dilakukan secara bertahap yang tentunya menyesuaikan dengan anggaran. Selain itu kami harapkan agar masyarakat dapat menjaga seluruh pembangunan yang sudah ada, agar bisa dimanfaatkan lebih lama lagi,” pungkasnya. (fad/ram)

Bupati Labuhanbatu Sambut Kunker DPRDSU

SAMBUT: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menyambut kunjungan kerja anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara.fajar/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menyambut kunjungan kerja anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara di ruang data dan karya kantor Bupati Labuhanbatu jalan SM. Raja Rantauprapat Kecamatan Rantau Selatan Kamis (8/6).

Kunjungan kerja anggota DPRD propinsi Sumatera Utara tersebut dalam agenda melihat hasil program kegiatan dan sub kegiatan APBD propinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2022.

Bupati Labuhanbatu Erik Ritonga mengatakan, kiranya kunjungan kerja DPRD propinsi Sumatera Utara bisa membantu Kabupaten Labuhanbatu untuk proses percepatan pembangunan di Labuhanbatu sehingga pelayanan untuk masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik.

“Terima kasih telah hadir di Labuhanbatu, mudah-mudahan kehadiran tim DPRD ini juga membawa berkah bagi kami di Labuhanbatu, sehingga pelayanan yang maksimal dan pelayanan yang baik itu bisa sama-sama kita jalankan,” ujar Bupati.

Ketua tim kunjungan DPRD propinsi Sumatera Utara Dedi Iskandar, menyampaikan tim kunjungan kerja ini terdiri dari 8 anggota DPRD yang terpilih dari Dapil Sumut VI, yang memiliki kesempatan melakukan kunjungan kerja 1 tahun sekali.

“Dan ini di tahun yang ke-4 melakukan kunjungan, semalam kita lakukan di Labuhanbatu Selatan dan hari ini kita di Labuhanbatu dan besok kita di Labuhanbatu Utara,” ucapnya.

Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kinerja OPD terkait yang sudah melaksanakan kegiatan – kegiatan di Tahun 2022 menggunakan APBD.

“Hari ini kami sempatkan singgah disini untuk berdiskusi dalam artian untuk menampung aspirasi dari Kabupaten Labuhanbatu, selain itu juga untuk menyampaikan ada kewenangan – kewenangan provinsi yang belum tercapai,” ujar Dedi.

Dikesempatan itu Dedi Iskandar juga menyampaikan, bahwa Provinsi Sumatera Utara dua tahun ini sudah menganggarkan yang namanya bantuan keuangan provinsi ke kabupaten masing-masing, program tersebut disetujui Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk percepatan pembangunan.

Kunjungan kerja yang dirangkai dengan silaturahim antara anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara dengan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dilanjutkan dengan tanya jawab terkait perkembangan dan rencana kerja pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu.

Hadir bersama Bupati di ruangan tersebut, Plt Sekdakab Labuhanbatu Hasan Heri Rambe, para Asisten, Kepala OPD, Kabag, Kaban, Camat dan jajaran pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun rombongan tim kunjungan kerja anggota DPRD propinsi Sumatera Utara terdiri dari Ketua fraksi PKS, Nasdem, Demokrat, Gerindra, Golkar, PDI, dan PKB. (fdh/ram)