Barcelona vs Real Madrid
BARCELONA-Los Blancos kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tim unggulan di ajang Liga Champions. Itu terjadi saat tim binaan Pep Guardiola itu bermain imbang 1-1 melawan Real Madrid di Stadion Nou Camp, kemarin (4/5).
Gol Barcelona pada pertandingan itu dicetak Pedro Rodriguez pada menit ke-54, sedangkan gol Real Madrid tercipta sepuluh menit berselang, lewat aksi Marcelo.
Artinya, Los Blancos lolos ke babak final Liga Champions musim ini, sebab sebelumnya pada leg pertama menang 2-0 ketika bertandang ke markas Real Madrid.
Dengan hasil itu pelatih Barcelona Pep Guardiola mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. “Selamat kepada semua orang yang bermain terbuka di lapangan dan mengucapkan selamat kepada Madrid yang jelas memainkan sepakbola dengan baik,” bilang Pep.
Menganalisis jalannya laga di babak pertama, Guardiola tidak menyangkal kesigapan Iker Casillas di bawah mistar gawang Madrid memberi banyak masalah buat tim asuhannya. “Kami memiliki babak pertama yang cukup besar di mana Casillas menunjukkan kualitasnya. Di paruh kedua kami menurunkan tempo permainan, tapi kami memainkan permainan sepakbola yang baik,” sambung Pep.
Guardiola pun sadar, timnya tidak boleh larut dalam euforia .
Terkait calon lawannya di poartai final nanti Pep memperkirakan timnya bakal menghadapi Manchester United.
Bila perkiraan Pep benar, maka pertandingan itu merupakan ulangan final tahun 2009 yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma.
Nah, meski berbekal kemenangan meyakinkan dua musim lalu, namun Guardiola tak memandang timnya lebih berpeluang dibanding lawannya. “Kami harus mencoba dan mencari kelemahan mereka, merebut bola dan menyerang,” ungkap Guardiola di Telegraph.
Jika Pep sudah berfikir tentang laga final, tidak demikian dengan kubu Real Madrid. Sang bintang Cristiano Ronaldo justru menuding lolosnya Los Blaugranas ke partai final tak lain karena bantuan wasit.
Kontroversi soal pengadil pun terus berlangsung saat UEFA menunjuk Franck De Bleeckere sebagai wasit di leg kedua semifinal, Rabu (4/5) dinihari WIB. Keraguan kubu Madrid pun terbukti saat wasit asal Belgia itu menganulir gol Gonzalo Higuain di awal babak kedua.
Saat itu De Bleeckere menilai Ronaldo telah dulu melanggar Javier Mascherano sebelum memberi umpan ke Higuain. Hal itulah yang kemudian membuat Ronaldo geram.
Ia menuding wasit dan beberapa pihak memang tak menginginkan Madrid lolos. (bbs/jpnn)

