29 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 15403

KPU Nias Dituding Berpihak

JAKARTA- Gugatan sengketa pemilukada Kabupaten Nias masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan diajukan dua pasangan calon yakni Damilir Gea-Aluizaro Teleumbanua dan Faigiasa-Ronal Zai. Gugatan kedua pasangan itu telah didaftarkan ke MK pada Rabu (13/4).

Langkah gugatan ke MK ini dibarengi dengan laporan ke KPU Pusat dan Bawaslu. Kedua pasang calon itu mengadukan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU Nias. Dugaan ini juga merupakan bagian materi gugatan ke MK.
Kepada wartawan di Jakarta, kemarin, Damilir Gea menjelaskan, pihaknya telah menemukan fakta-fakta adanya keberpihakan KPU Nias pada pemilukada 5 April 2011, yang akhirnya menguntungkan pasangan nomor urut 2, Sokhiatulo Laoli-Arosoki Waruwu.

“Keberpihakan KPU Nias terlihat jelas dari alat peraga resmi yang dikeluarkan nyata-nyata mengarahkan pemilih memilih pasangan calon nomor urut 2,” ujar Damili. Selain itu, Damili juga menyebutkan adanya dugaan keberpihakan PNS dan perangkat desa yang diarahkan mendukung  pasangan calon tertentu.

Masalah temuan adanya daftar pemilih tetap (DPT) yang memuat nama ganda dan memuat nama orang yang sudah meninggal dan dibawah umur menjadi pemilih, juga menjadi dasar diajukannya gugatan ke MK. Bukti yang diserahkan ke MK juga mengenai temuan adanya pengerahan massa dari luar Kabupaten Nias untuk memilih.

Tim Damilira-Aluizaro juga menemukan beberapa pemilih melakukan pencoblosan lebih dari satu kali. Ditemukan juga Termasuk pemberian suara yang diwakilkan kepada orang lain.

Dia menyebut kasus di di TPS di desa Akhelawe. Di TPS ini jumlah pemilih di DPT 390 pemilih. Tingkat partisipasi pemilih hampir seratus persen, yakni 388 pemilih. Padahal dari DPT itu diketahui 5 orang telah meninggal dunia dan 27 orang telah pindah ke kota lain diluar Kabupaten Nias.

Menurutnya, hal itu membuktikan adanya orang yang secara sengaja menggunakan hak politik orang lain untuk kepentingan salah satu pasangan calon. Seperti diketahui, dalam pemilukada Nias yang dikuti empat pasangan calon, KPU NIas menetapkan pasangan Sokhiatulo Laoli-Arosoki Waruwu sebagai pemenang. Hanya saja, prosesnya belum selesai karena masih ada gugatan di MK. (sam)

Gagal Sidang Gara-gara Pecah Ketuban

SIANTAR- Rita (24) wanita kelahiran 1 Januari 1987, ini tak jadi mengikuti sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Simalungun Kamis (14/4).

Ini setelah Rita terlihat pucat dan merasa sakit pada perutnya yang sedang hamil 9 bulan saat ia menunggu Jaksa yang akan membawanya ke persidangan kasus sabu-sabu tersebut.

Rita yang sudah hadir di pengadilan sejak pukul 10.00WIB untuk mengikuti sidang, awalnya masih bisa bercanda dengan teman sesama tahanan di ruang tahanan PN Simalungun. Namun kurang lebih 45 menit duduk sambil menunggu waktu sidang, mendadak wanita berpostur tubuh tinggi dan mengenakan jilbab ini menjadi murung. Wajahnya dipenuhi keringat dan tidak berbicara. Ia kerap memegangi perutnya yang membusung keluar.

Winda, rekannya yang sama-sama tertangkap dari lokalisasi Bukit Maraja pada Rabu (10 November 2010) lalu pun sempat panik. Ia mengelus-elus dan mencium kepada Rita seraya berkata agar Rita sabar dan menahan sakitnya.

Bahkan beberapa orang tahanan disana mengatakan kandungan Rita sudah pecah ketuban. Petugas Penjaga Tahanan Pengadilan Negeri Simalungun yang melihat kejadian langsung mempertanyakan hal ini. Namun Rita tak banyak bicara, ia hanya menggunakan bahasan tubuh dengan memegang perutnya sambil kesakitan. Termasuk saat wartawan ikut menanyai Rita, ia juga tidak memberikan jawaban, malah hanya menangis dan mengeluarkan air mata.
Tak mau terjadi hal yang tidak diinginkan, petugas langsung memanggil Josron S Malau, SH selaku jaksa dalam kasus Rita. Josron yang datang kelokasi 5 menit kemudian pun menyuruh agar petugas menyiagakan mobil tahanan. Tak berapa lama Rita dibimbing dua petugas kejaksaan menuju mobil tahanan, selanjutnya di temani Jaksa Josron S Malau, rombongan pun berangkat menuju Puskesmas Perumnas Batu VI.

“Tadi dia sudah pecah ketuban itu makanya sakit kali rasanya, akupun tak tega melihatnya seperti itu. Aku juga wanita yang sudah melahirkan dan tak sanggup mem bayangkan apa yang dialaminya,” kata seorang pengunjung wanita tak mau identitasnya disebutkan.

Sampai di Puskesmas Perumnas Batu VI, Rita langsung di boyong masuk keruang pemeriksaan. Oleh Bidan M br Simanjuntak selaku koordinator bidan disana, Rita diperiksa dan ternyata memang belum waktunya untuk melahirkan.

“Tadi kami sudah cek kesehatannya. Memang sudah bulannya ini dan baru buka jalan 3-4 gitulah. Bisa saja diperkirakan kelahirannya tengah malam nanti atau besok pagi. Sebab pengakuannya kepada kami ini adalah anak pertamanya yang biasanya akan menyakiti dalam waktu lama. Dia juga mengaku tidak tahu siapa bapak dari anak yang dikandungnya,” ungkap M br Simanjuntak.

Mendengar penuturan bidan ini, petugas kejaksaan pun tak mau ambil resiko terhadap keamanan terdakwa. Wanita ini pun diboyong kembali ke Lembaga pemasyarakatan Kelas II-B Pematangsiantar di jalan Asahan.
Sementara itu Wakil Ketua Pengadilan Negeri Simalungun, Abdul Siboro, SH kepada wartawan mengaku akan mempertimbangkan waktu sidang Rita.

“Yah.. kita lihat saja perkembangannya. Kalau benar dia akan melahirkan, waktu sidangnya juga akan kita undur. Dia akan disidang sampai benar-benar pulih nanti,” katanya singkat.(hez/smg)

Lima Pemain Dadu Kopyok Ditangkap

LANGKAT- Lima pemain judi dadu kopyok yang biasa menggelar lapak perjudian di seputaran Sei Wampu, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat, berhasil diamankan Polres Langkat, Rabu (13/3) malam sekitar pukul 19.25 WIB.
Kelima tersangka masing-masing Tukuliadi (54) warga lingkungan III, Sungai Belengkeng, Kelurahan Stabat Baru, Barik (54) warga Purwosari, Kelurahan Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Ahmad Sofyan alias Pian (52) warga Jalan Penerangan, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Syahrial alias Anet (36) warga Jalan Hang Tuah, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat dan Sulaiman (53) Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat.

Dari lapak judi kelima pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa, uang kontan jutaan rupiah pecahan seratus ribu dan pecahan lima puluh ribu dan  mata dadu tiga buah, mangkuk goyang dadu, hand phone, berikut sembilan unit sepeda motor .

Adapun kesembilan unit sepeda motor yang diamankan masing-masing bernomor Polisi, BK 4426 XP, BK 4945 IP,BK 2742 RS,BK 6305 PAA, BK 6136 PAB, BK 6221 HP,BK 3909 KW, BK 2924 IP dan BK 6411 IS. Saat ini, kelima tersangka sudah dimasukan kedalam sel tahanan Mapolres Langkat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Aldi Suhartono ketika dikonfirmasi mengaku, kalau mendapat laporan dari masyarakat perihal geliat judi dadu kopyok dikawasan tersebut. ”Kita dapat informasi dari masyarakat dan langsung kita tindak lanjuti,” ucapnya singkat.(ndi)

Dicurigai Pelaku Pembacokan, 2 Warga Diamankan

MADINA- Kepolisian Resort (Polres) Mandailing Natal (Madina) mengantongi sejumlah nama yang diduga pelaku perampokan dan pembacokan yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina Kamis (7/4) dini hari lalu hingga hingga Nurazmi istri dari korban Jarobatan meninggal dunia. Namun Polres Madina belum bisa membeberkan siapa pelakunya, karena saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.

Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim, AKP SM Siregar SH ketika dihubungi mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga pelaku perampokan dan penganiayaan Jarobatan bersama istrinya Nurazmi, kemudian ibunda Nurazmi serta seorang tetangganya yakni Julham. S
Kasat mengatakan, pihaknya hingga hari ini (Kamis 14/4) masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku-pelaku yang diperkirakan sekitar 3 orang dan belum diketahui jumlah pastinya. “Kita telah mengantongi sejumlah nama yang diduga pelakunya tetapi masih dalam penyelidikan,” kata Kasat.

Disampaikannya, sejumlah anggotanya telah berangkat ke Kota Pematang Siantar untuk mencari pelaku yang diduga melarikan diri ke Pematang Siantar dan saat ini anggotanya sedang di lapangan untuk mencari tahu.
“Ada 2 orang yang kita curigai saat ini berada di Siantar, dan anggota telah ditugaskan ke Siantar, dan dari informasi yang kami terima anggota telah menemukan kedua orang tersebut dan sedang dalam perjalanan menuju Madina,” tambah Kasat Reskrim.

Untuk saat ini, Polres Madina belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keberadaan yang diduga pelaku perampokan dan penganiayaan terhadap keempat korban tersebut, karena Polres Madina sedang menangani dan menyelidiki lebih intens lagi tentang kasus tersebut. (wan/smg)

Wakapolri Apresiasi Kapolda Sumut

MEDAN- Wakapolri, Komjen Pol Nanan Soekarna mengapresiasi tindakan tegas Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro yang telah mencopot AKBP Robert Kenedy dari jabatan Kapolres Labuhanbatu karena terindikasi membiarkan tumbuh kembangnya praktik perjudian di rumah pribadi Ketua DPRD Labuhanbatu, Hj Ellya Rossa.
Dimana, Nanan menilai sikap tegas yang dilakukan Wisjnu akan menimbulkan efek jera bagi bawahan sejajaran agar tetap menjalankan tugas sesuai dengan perintah atasan. Apalagi dalam hal pemberantasan segala praktik illegal di Sumut, terutama perjudian.

“Saya mengapresiasi keterangan Kapolda Sumut yang telah mencopot seorang Kapolres (Labuhanbatu) karena tidak menjalankan tugas sesuai dengan perintah atasan,” ucap Nanan sebelum membuka sosialisasi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dari perspektif UU no 8 tahun 2010 di Hotel Grand Angkasa Medan, Kamis (14/4).

Dalam kesempatan itu, Nanan juga sempat mengingatkan para Kapolres sejajaran Polda Sumut yang turut hadir pada acara sosialisasi tersebut untuk senantiasa memerangi praktik perjudian di wilayah hukumnya masing-masing agar tidak mengalami nasib serupa dengan AKBP Robert Kenedy.(adl)

Asal Pilih Kepling, Lurah Didemo

LANGKAT- Puluhan warga Lingkungan V, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Kamis (14/4), mendatangi Kantor Lurah sebagai bentuk protes atas pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) mereka yang dinilai tidak aspiratif karena tanpa melalui proses pemilihan.

“Kami dibohongi, kapan lurah melakukan pemilihan, tiba-tiba telah menetapkan Kepling,” kata Hasan satu diantara pendemo yang keberatan dengan penetapan kepling oleh lurah tanpa sepengetahuan warga.

Hasan mengaku kecewa terhadap aparat lurah sebenarnya telah berlangsung lama. Terakhir, pemberhentian Kepling V sebelumnya, Abu Hasan, yang kini telah berstatus PNS setelah di protes karena diduga menjual beras miskin milik warga.Lurah Stabat Baru, Joni Arifin saat dikonfirmasi hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan wartawan.(ndi)

Biarlah Dulu, Kita Lihat Kinerjanya

Wali Kota Medan Gantikan Wakilnya Pimpin PSMS

Ketua Umum PSMS periode 2009-2013 Dzulmi Eldin memutuskan mundur di tengah jalan. Dengan alasan kesibukan sebagai Wakil Wali Kota Medan, keputusan mundur Eldin diterima sekitar 29 klub dari total 40 klub PSMS, lewat rapat di Grand Aston Hotel Rabu (13/4) malam lalu.

Seperti telah diprediksi sebelumnya, calon pengganti Eldin adalah Wali Kota Medan, Rahudman Hara
hap. Meski keduanya tak hadir pada rapat penting itu, Rahudman tetap terpilih secara aklamasi sebab tak ada tandingan menuju kursi ketua umum.

Legenda PSMS Parlin Siagian turut mendukung keputusan yang sudah terjadi di jajaran elite PSMS. “Mari budayakan memberikan kepercayaan kepada seseorang. Biarlah dulu kita lihat kinerjanya, baru nanti kita kasih masukan. Jangan baru akan berbuat, sudah penuh kritikan,” harap Parlin.

Nah, uniknya, hingga saat ini tak ada pernyataan resmi dari Rahudman terkait pemilihan dirinya itu.
Seorang pengamat sepak bola Sumut, Rafriandi Nasution, mengatakan mestinya pemilihan Ketum baru itu harus dihadiri kedua pihak bersangkutan. “Itu penting, apalagi ketua terdahulu harus melaporkan pertanggungjawaban selama ini kepada para anggota klub,” kata Rafriandi Kamis (14/4).

Rafriandi awalnya juga tak bisa menerima alasan pengunduran diri Dzulmi Eldin atas kesibukan kerjanya. “Nah kalau yang dipilih adalah wali kota, tentu akan lebih sibuk lagi. Mestinya ada pertanggungjawaban dari yang bersangkutan, dan ada pernyataan dari yang terpilih,” tambah mantan anggota DPRD Medan itu.

Di samping itu, isu gengsi sempat mengemuka atas keputusan Eldin mundur dan keinginan Rahudman jadi pengganti.
Kepada awak koran ini, pertengahan Maret lalu, Rahudman sempat menegaskan bahwa dirinya siap jadi Ketua Umum PSMS. Ada indikasi Rahudman tak ingin dilangkahi oleh Dzulmi Eldin yang notabanenya adalah bawahannya di Pemko Medan. Namun Rafriandi enggan mengomentari hal itu terlalu dalam.

Dan keputusan akhirnya telah bulat. Maka, saran adalah hal paling tepat disuguhkan. Soal saran, Rafriandi berharap Rahudman segera membentuk tim terbaik demi kemajuan PSMS ke depannya. “Yang penting adalah tim yang bakal bekerja di lapangan. Rahudman harus menunjuk orang yang lebih baik dari sekarang. Yang paling penting dicarikan orang adalah posisi Ketua Harian dan Sekretaris Umum,” beber Rafriandi.

Kubu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan pun tampak satu hati mendukung Rahudman. “Di bawah kepemimpinan Rahudman, kami harapkan kepengurusan PSMS lebih solid. Jumlah pengurus banyak tapi yang kerja hanya segelintir. Kita tidak harapan hal itu terjadi lagi,” kata Dzulhifzi Lubis.(ful)

Saatnya Beralih ke Plat Hitam
Rahudman diyakini akan dibebani tugas berat sebagai Ketua Umum PSMS. Persoalan terbesar akan datang dari segi pendanaan. Apalagi Kemendagri telah memastikan menutup kran APBD bagi klub sepak bola mulai 2012.
Untuk itu, harus ada solusi membangun. Salah satunya adalah dengan tidak lagi menyusu APBD. Saran menarik datang dari salah satu pengurus klub PSMS, PS Deli Putra, Azzam Nasution. Azzam berharap PSMS ke depannya sudah berplat hitam alias diurus swasta untuk pembiayaan.

“Salah satunya adalah dengan menggandeng pihak BUMD dan pengusaha di Kota Medan. Atau dengan mencipta sistem dana abadi dari berbagai kran. Tapi dengan sistem profesional yang menghasilkan benefit kedua pihak,” kata Azzam.
Hal senada diutarakan Fredi Hutabarat dari klub Medan Putra. Meski yakin bahwa masih ada cara untuk memanfaatkan limpahan APBD, Fredi juga mengusulkan sistem kerjasama swasta yang saling menguntungkan. “Yang paling tepat adalah menggandeng seluruh pengusaha kaya di kota ini. BUMD juga harus peduli kepada kemaslahatan PSMS,” bebernya. (ful)

Mou Mau Mu

Totenham vs Real Madrid

MADRID-Setelah sukses menyingkirkan Tottenham Hotspur di perempatfinal, Real Madrid akan bertemu Barcelona di semifinal. Sementara di semifinal lainnya, Manchester United (MU) akan menghadapi Schalke 04.

Sang arsitek Madrid langsung bersuara usai laga dini hari kemarin. Pelatih yang akrab dipanggil Mou itu pun bertekad untuk mengantarkan Madrid ke final Liga Champions. Kalau misi ini bisa diwujudkannya, dia membidik MU sebagai lawan di partai puncak.

“Saya mengharapkan Manchester United tampil di sana (final). Mereka tim yang lebih baik dan mereka merasa jauh lebih nyaman ketimbang Schalke pada level ini. Namun, sepak bola adalah sepak bola dan (manajer MU) Alex Ferguson pastinya akan mengatakan itu kepada anak didiknya,” ujar Mou.

Ya, Madrid berhasil mengalahkan Tottenham 1-0 dalam laga leg II perempatfinal Liga Champions. Hasil ini membuat Iker Casillas dkk melaju ke semifinal dengan agregat 5-0. Gol tunggal Madrid dalam laga yang digelar di White Hart Lane, Kamis (14/4) dinihari WIB itu dibukukan oleh Cristiano Ronaldo. Gol ini juga tak lepas dari blunder yang dilakukan kiper Heurelho Gomes.  “Anda harus menghormati lawan, sekalipun jika Anda tahu dengan jelas bahwa Anda adalah tim terbaik. Saya berharap Manchester United akan tampil di Wembley (tempat partai final digelar, Red). Jika Manchester United bertemu Real, itu akan menjadi partai sempurna untuk saya,” tambahnya.

Di atas kertas, probabilitas Madrid melewati hadangan Barcelona tidak sebesar MU terhadap Schalke. Pasalnya, pada El Clasico jilid satu musim ini, yaitu di Liga Spanyol, 29 November silam, Madrid menyerah lima gol tanpa balas kepada Barcelona. “Memang mereka adalah tim yang kuat. Namun, mereka bukan datang dari planet lain. Mereka manusia seperti kami. Tentu, mereka memiliki gaya permainan yang bagus. Namun, kami juga” tegas Cristiano Ronaldo.

Di sisi lain, MU dan Schalke belum pernah bertemu. Mengacu reputasi, MU di atas Schalke. Namun, mengingat Schalke melaju ke semifinal setelah menyingkirkan juara bertahan, Inter Milan, Mourinho mungkin akan mengalami final, yang dari pandangannya, tidak ideal.

Untuk sementara, bursa judi Eropa terlihat memfavoritkan Barca untuk mengatasi Madrid, masuk final dan kemudian juara. Barca memang dijagokan menjadi juara oleh setidaknya tiga rumah judi termuka macam Ladbrokes, Eurobet dan Bwin.

Dari koefisien yang ditawarkan ketiga rumah judi tersebut, MU terlihat diprediksi akan masuk final untuk menghadapi Barca. Ini dikarenakan ‘Setan Merah’ menjadi favorit kedua untuk menjadi juara.
Nah, dengan mengincar MU sebagai lawan di Final, Mou seakan menantang data bursa judi tersebut. Lalu, apa yang disiapkan pelatih asal Portugal ini untuk menyingkirkan sang pemimpin bursa, Barca?  “Saya perlu berlatih untuk bermain dengan 10 pemain saja. Menemukan bagaimana caranya bermain dengan 10 pemain,” kata pelatih yang bolak-balik membawa klub yang dilatihnya masuk semifinal Liga Champions tersebut.

Ya, statistik opta mencatat kalau inilah untuk kali pertama seorang pelatih berhasil mengantar empat klub berbeda melangkah ke semifinal Liga Champions. Dan, orang itu tak lain adalah Jose Mourinho. “Karena ketika saya bermain di Nou Camp bersama Chelsea saya berakhir dengan 10 pemain. Bersama Inter saya pun juga harus bermain bersama 10 pemain saja,” jelas Mou. (bbs/jpnn)

Harga Puluhan Ribu Hingga Jutaan

Pameran Songket dan Batik di Cambridge

Dalam rangka menyambut Hari Kartini  21 April mendatang, Cambridge City Squar di Jalan S Parman Medan bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengadakan pameran mulai 11-24 April mendatang.
Sesuai dengan temanya pameran ini akan memamerkan berbagai macam jenis kain tradisional Indonesia. Mulai dari ulos, batik, songket, kebaya dan juga aksesoris yang semuanya berciri khas Indonesia.

Bukan hanya pakaian dan kain, beberapa pengusaha menjual aksesoris untuk para wanita, ada tas yang terbuat dari enceng gondok, kenji dan daun pandan.

Humas Cambridge, Lusiana mengatakan, Cambridge ikut bekerja sama karena kegiatan ini merupakan program belanja. Kain tradisional seperti ulos dan songket ada di pameran ini. Bahkan bagi para wanita, baju dan aksesoris yang saat ini sedang digemari juga tersedia dalam pameran ini dengan harga yang bervariasi.

Mulai dari puluhan ribu hingga jutaan, dan dipastikan memiliki kualitas yang terjamin. Untuk para peserta pameran juga datang dari berbagai provinsi, mulai dari Kota Medan hingga Palembang. Bahkan salah satu produsen songket Palembang yang paling digemari masyarakat juga ikut berpartisipasi.

Untuk ulos, mulai harga Rp15.000 hingga Rp3.000.000 jutaan, tergantung dari motif kain dan juga pembuatannya apakah yang menggunakan mesin atau ditenun.

Junjung Hutabarat, seorang peserta pameran mengatakan, yang ditenun lebih mahal, karena memakan waktu berhari-hari, bahkan bisa lebih dari sebulan, tergantung motif dan panjang lebar.

Dian Pelangi, sebagai pembuat kain songket Palembang juga ikut dalam pameran. Selain menjual kain songket juga berbagai macam baju wanita bercorak batik. Dian Pelangi terkenal dengan coraknya antara perpaduan songket Palembang dan batik Pekalongan. Karena itu, banyak yang menggemari pakaian dari stand ini. Sedangkan untuk harga yang ditawarkan beragam mulai dari Rp175 ribu hingga Rp4,5 juta.

Selain kedua jenis kain tersebut, kebaya modern juga ada dalam pameran itu, dimana salah satu stan yang membuka khusus untuk menjual berbagai jenis baju kebaya. Dan baju kebaya tinggal pakai dapat dibeli dengan harga Rp300.000 hingga Rp700.000.

Sedangkan untuk jenis songket dapat dibeli dengan Rp2.100.000 hingga Rp2.700.000. Untuk aksesoris, dalam pameran ini ditawarkan mulai harga Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. Sedangkan tas yang asli buatan tangan dan terbuat dari enceng gondok, daun pandan dan lainnya ditawarkan dengan harga mulai Rp250 ribu hingga Rp1,3 juta. (mag-9)

Buruh Tambang Kubur Nerazzurri

Schalke vs Inter Milan

GELSENKIRCHEN – Schalke 04 melaju ke babak semifinal Liga Champions usai menyingkirkan Inter Milan pada laga leg ke dua yang berlagsung di Stadion Veltins Arena, Kamis (14/4) dinihari WIB. Wakil Jerman itu menang dengan skor 2-1 dengan agregat 7-3, mengingat di leg pertama Schalke menang 5-2 saat bertandang ke Nerazzurri (sebutan Inter).

Sebenarnya Inter lebih menguasai jalannya pertandingan, hanya saja Schalke lebih mudah memanfaatkan peluang sehingga memperlebar selisih agregat berkat gol Raul Gonzalez di menit 45 babak pertama.
Thiago Motta dkk mencoba mengejar ketertinggalannya pada babak kedua. Upaya tersebut berbuah hasil dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di awal babak kedua.

Gol Benedikt Howedes di menit 80 membuat Inter semakin jauh untuk mengejar ketertinggalannya. Skor 2-1 bertahan hingga babak kedua berakhir. Dengan kemenangan tersebut Die Knappen yang artinya ‘Para Buruh Tambang’ (julukan Schalke) ditunggu Manchester United di semifinal yang sukses mengalahkan Chelsea.
Pelatih Schalke Ralf Rangnick tetap merendah meski timnya lolos. Apalagi banyak orang memprediksi bahwa timnya tidak diunggulakan saat sua dengan Manchester United di semifinal Liga Champions 27 April dinihari nanti. Prediksi itu wajar mengingat saat ini Schalke tengah terpuruk di liga domestik. Untuk mengejar zona Eropa musim depan teramat berat terjadi.”Semifinal Liga Champions adalah sesuatu yang sangat spesial buat kami semua dan melawan Manchester United kami akan memulai dari posisi yang sama dengan saat melawan Inter, tentu tak diunggulkan,” cetus Rangnick, seperti dilansir Sportinglife.

Meski tidak diunggulkan, pengganti Felix Magath optimis timnya bakal melaju ke final.”Tapi sekali lagi, segalanya bisa terjadi dan kalau segalanya berjalan sesuai rencana, kami bisa mencapai final,” sambungnya.

“Pertama, kami harus memetik hasil-hasil bagus di Bundesliga untuk memberi kami sebuah dorongan. Dengan tiap hasil positif, peluang kami di Liga Champions akan makin besar,” ujar pria 52 tahun ini.

Begitu juga dikatakan Raul. Mantan bintang Real Madrid mengaku timnya tidak diunggulkan namun prediksi semua orang itu bisa mereka bantah. “Saya rasa semua orang berpikir bahwa Schalke adalah tim yang mudah (dikalahkan). Kami telah menunjukkan, ini lho kami. Kami masuk semifinal karena kami memperjuangkannya. Ini semata-mata milik kami,” kata Raul pencetak 19 gol dari 43 pertandingan disemua kompetisi Schalke musim ini, termasuk lima gol di Liga Champions. Bahkan Raul berharap timnya bisa bertemu dengan Real Madrid di final nanti.”Saya berharap Madrid melaju ke final dan kami bertarung melawan mereka, namun saat ini kami fokus menghadap Manchester United di semifinal,” serunya.

Bagi Inter terdepaknya mereka di Liga Champions, maka habis sudah wakil Italia di turnamen tersebut.
Sebelumnya Italia mengirimkan empat wakil dalam Liga Champions musim ini,. Sampdoria tersingkir lebih dulu di fase play-off. Inter, AC Milan dan AS Roma sukses melewati fase grup dan akhirnya melangkah ke babak perdelapanfinal. Tapi di fase ini dua wakil wakil ‘Negeri Spaghetti’ (sebutan Italia) itu langsung gugur.
”Kami tahu bahwa pertandingan ini sulit, meski kami tidak bermain seperti  seharusnya bermain. Itudatang dari kesalahan kami,” aku  Javier Zanetti. (net/jpnn)