Home Blog Page 1542

Target 4 Emas, Arung Jeram Sumut Butuh Tambahan Atlet dan Peralatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah jadi eksebisi di Jawa Barat, dan tak dipertandingkan di Papua, cabang olahraga arung jeram akan pertama kali memerebutkan medali di PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara. Sumut pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memersembahkan prestasi.

Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatra Utara menargetkan bisa meraih empat medali emas. Hal itu dikatakan Sekretaris FAJI Sumut, Erwin Riza Fahlevi di Posko Publikasi PON XXI/2024 di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatra Utara, Senin (29/5/2023).

“Kita menargetkan empat medali emas, dua dari putra dan 2 dari putri. Kita ikut dua kategori yakni R4 dan R6. Kami sudah memersiapkan langkah-langkah menuju ke sana,” kata Erwin.

Ada empat kategori yang dipertandingkan di PON 2024 ini. Yakni sprint, head to head, slalom dan down river race. Hanya saja kendalanya Sumatra Utara saat ini hanya ada 10 atlet.

Mereka terdiri dari 6 atlet pria dan 4 atlet perempuan yakni Idam Malik Sinulingga, Yahezkiel Arfin Purba, Nico Syahputra Ginting, Edika Sitepu, Kevin Aryawan Sinaga, Jhon Roy Sinaga, Giana Sonya, Nurul Haniyah Liza, Ira Kusuma Ningtyas, Mozza Arifa Pianka. Mereka mengikuti Pelatda sejak Februari 2023.

“Rata-rata mereka sudah punya prestasi di tingkat nasional. Sebenarnya kebutuhan kita 16 atlet. 8 atlet putra dan 8 putri. Kita berharap nantinya pelatda yang kedua Juni nanti ada penambahan. Karena mereka nantinya akan mengikuti semua kategori lomba,” tambahnya.

Selama ini para atlet berlatih di lokasi terpisah yakni Sungai Bingei, Langkat, Sungai Tuntungan Medan untuk atlet putra dan Sungai Bah Bolon, Deli Serdang untuk putri.

Dia berharap nantinya para atlet bisa di TC kan. Bahkan diterjunkan langsung ke lokasi. Hal ini untuk memelajari dan beradaptasi dengan lokasi arung jeram.

“Kendalanya belum terpusatnya pembentukan fisik maupun teknik atlet yang kami miliki. Tingkat beregu ini selain kekuatan fisik, teknik mendayung, berhadapan dengan alam sebenarnya. Kekompakan tim itu diperlukan,” katanya.

“Selain itu juga peralatan pembentukan jasmani mungkin fitnes centre, selama ini kami berlatih di tepian sungai. Buat barbelnya masih dari kayu, batu,” bebernya.

Begitu juga dengan peralatan untuk arung jeram. Salah satu yang dibutuhkan adalah dayung sebagai senjata untuk mengayuh.

“Perahu masih bisa kita pakai, tapi kita butuh dayung yang super ringan yang bisa menjadi letupan bagi atlet agar kita tidak tertinggal. Sejauh ini dayung yang ada untuk guide, beratnya bisa capai 1,5 kilogram,” ucapnya.

Menurutnya beberapa daerah yang selama ini diwaspadai antara lain Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah. Terutama untuk kategori open. Namun hal itu tak membuat Sumut gentar. Apalagi Sumut tak pernah kekurangan atlet dan potensi untuk berprestasi.

“Kita punya 14 pengcab 60 klub, belum lagi siaga bencana. Sungai Sumut berlimpah. Tentunya peluang kita besar dan kita optimis. Tinggal bagaimana membentuk atlet jadi percaya diri,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Harian FAJI Sumut, Syamsudin Tarigan mengatakan selain atlet pihaknya juga membutuhkan pelatih fisik. Hal ini karena tiga pelatih yang ada merupakan pelatih teknik.

“Degradasi semua masih mengacu fisik. Jadi selama ini pelatih merangkap. Harapan kita ke KONI Sumut memberi kita tim pelatih fisik karena kita juga perlu meningkatkan daya tahan atlet,” katanya.

Sebelumnya pada kejurnas 2022 lalu di Lampung. Di kategori R4 putra, Sumut menyapu bersih emas. Sementara putri dengan 4 perunggu. Mereka akan kembali diterjunkan ke Kejurnas 2023 nanti di Palembang untuk jadi ajang try out.

“Setelah dievaluasi kelemahan kita di fisik. Saat ini kita juga siapkan tim pelapis. Mereka kita ikutkan latihan bersama tim agar nantinya saat masuk ke pelatda tidak timpang,” katanya.

Hanya saja hasil kejurnas tak bisa menjadi patokan untuk PON nanti. Apalagi venuenya berbeda.

“Di arung jeram tidak ada rekor. Tiap sungai beda karakter. Tidak ada catatan rekor tercepat. Bahkan pagi dan sore bisa beda kondisinya. Kita minta ke lokasi yang sebenarnya saja, tak perlu jauh-jauh agar bisa memelajari kondisi arus di sana,” ucapnya.

Sementara itu Pengawas dan Pendamping (wasping) dari KONI Sumut, Fahri Nasution mengatakan progres atlet cabor arung jeram cukup baik dari pantauan yang dilihatnya.

“Semoga kita bisa menghasilkan medali. Karena memang arung jeram ini kita bisa harapkan medali. Saya lihat latihannya intensif. Mudah-mudan tes fisik kita bisa tambah atlet. 8 putra 8 putri,” pungkasnya. (dek)

Gubsu: Atlet NPC Sumut Harus Harumkan Indonesia

MELEPAS: Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian saat melepas atlet NPC Sumut menuju APG 2023 Kamboja. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmyadi meminta agar atlet dan pelatih National Paralympic Committee (NPC) Sumut harus mengharumkan nama Indoensia di ASEAN Para Games 2023 Kamboja.

Pesan Gubsu tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut, H Baharuddin Siagian saat memberangkatkan atlet dan pelatih NPC Sumut di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/5). Gubsu berharap seluruh patriot olahraga NPC Sumut bisa persembahkan medali bagi kontingen Merah Putih di Kamboja pada 3-9 Juni mendatang.

“Kalian ini punya semangat juang yang tinggi untuk membela nama baik negara ini. Menurut catatan kami, kalian ini lebih keren dari atlet-atlet yang sesungguhnya memiliki tubuh yang sehat, tapi prestasinya tidak seperti yang kalian torehkan. Semoga kalian bisa membawa nama baik negara ini di kancah internasional,” ujar Baharuddin didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Disporasu Maimun Masri, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Disporasu Budi Syahputra.

Dikatakan Baharuddin, meski ditargetkan bisa berpeluang meraih medali emas, namun bukan menjadi jaminan atlet menganggap remeh para kompetitor dari negara lain. Justru menjadi motivasi lebih untuk bisa lebih baik dari event sebelumnya.

“Kalau sudah pernah menjadi juara, jangan terus berbesar hati dan menganggap semua sudah selesai. Teruslah berlatih dan berjuang untuk kebanggaan keluarga utamanya. Setelah itu kebanggaan kabupaten, provinsi Sumut, dan tentunya Indonesia,” pesan Baharuddin.

Baharuddin pun menegaskan, pemerintah daerah maupun pusat pasti tidak akan lupa dengan perjuangan dan pengorbanan yang telah ditorehkan para atlet di setiap kejuaraan. Termasuk tetap akan memberikan perhatian lebih terutama bagi atlet berprestasi. Maka, Baharuddin menekankan seluruh atlet bisa mengerahkan kemampuan dengan maksimal sehingga dapat membawa pulang medali ke tanah air.

“Makanya, kalau nanti kalian bisa dapat medali emas, mudah-mudahan dapat bonus dari Pak Gubernur atau Pak Jokowi. Makanya, latihan keras selama di pelatnas Solo bisa diaplikasikan dengan baik saat lomba nanti,” ucapnya.

Sementara ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting mengapresiasi langkah Pemprov Sumut yang telah menyempatkan diri memberikan motivasi tambahan bagi atlet sebelum berjuang ke ASEAN Para Games. Alan yang juga didaulat sebagai pelatih atletik, mengaku atlet Sumut siap kembali merebut medali sebanyak-banyaknya di Kamboja.

“Sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pak gubernur dan juga pak kadispora Sumut hadir langsung ke Solo. Kami tentu tambah termotivasi untuk bisa memberikan hasil maksimal di Kamboja nanti,” ucap Alan.

Pada ASEAN Para Games kali ini, Sumut total mengutus 17 atlet dari lima cabang olahraga dan satu pelatih masuk dalam kontingen Indonesia. Selama ini mereka menjalani latihan penuh di Pelatnas. Tentu Alan tidak ingin membebankan terlalu tinggi bagi semua atlet. Meski Alan sendiri berani targetkan 16 medali emas bisa disumbangkan melalui atlet Sumut.

Adapun 17 atlet NPC Sumut yang tergabung dalam kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2023, antara lain, Nur Fery Pradana, Eko Saputro, Habibil, Nina Gusmita, Riyadi Saputra, Reza Permana, Siti Nasikin (atletik). Kemudian Tambi Sibarani dan Nurtani Purba (angkat berat), Boy Parta Simanja, Wilma Sinaga, Yustina, Aisyah Putri, dan Khairunnisa (catur). Selanjtunya Syahrul dan Marialam Sihotang (judo), dan Rizki Bustami (voli duduk). Serta satu pelatih di cabor atletik Alan Sastra Ginting. (dek)

Perkemi Medan Raih Emas di Monas Cup 2023

BERSAMA: Kontingen Perkemi Kota Medan foto bersama usai pengalungan medali pada Monas Cup 2023 di GOR Tanjung Priok, DKI Jakarta, Minggu (28/5). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontingen Shorinji Kempo (Perkemi) Kota Medan meraih 1 emas dan 5 perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar Kabupaten/Kota dengan tajuk Monas Cup 2023 di GOR Tanjung Priok, DKI Jakarta, 26-28 Mei 2023. Kota Medan berada di peringkat 10 dari seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Satu medali emas Perkemi Medan disumbangkan Sonya Fatira dari randori putri kelas 60 kg. Sedangkan lima perunggu disumbangkan Rayyan Aufa dari randori putra remaja kelas 50 kg, Alya Maharani dari randori putri remaja kelas 50 kg, M Ridoh dari randori putra dewasa kelas 55 kg, Frans Julius Purba dari randori putra dewasa kelas + 70 kg, dan Alya Syahriany dari randori putri dewasa kelas 50 kg.

Hasil ini membuat Kota Medan berada di peringkat sepuluh dalam daftar perolehan medali akhir. Posisi pertama ditempati tuan rumah Jakarta Utara dengan raihan 8 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Tempat kedua ditempati Jakarta Timur dengan 5 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Tempat ketiga diraih Kabupaten Malang dengan 3 emas, 3 perak, dan 3 perak.

Ketua Pengkot Perkemi Medan, Ir Dial Rizal mengaku senang dengann raihan ini. Hasil ini menunjukkan atlet binaan KONI Kota Medan sudah bisa bersaing di tingkat nasional.

“Hasil ini menunjukkan bahwa atlet Kota Medan sudah bisa bersaing di tingkat nasional. Ini merupakan hasil yang menggembirakan,” ungkap Dial Rizal didampingi Sekretaris Jhon Piter di Medan, Senin (29/5).

Dial Rizal pun mengucapkan terima kasih kepada KONI Kota Medan yang terus mensuport Perkemi. Hasil ini juga menambah motivasi dan semangat Perkemi Medan dalam membina atlet.

“Terima kasih kepada KONI Medan dan semua pihak yang terus mendukung Perkemi Medan. Dengan pembinaan baik dan terukur, kita yakin semakin banyak atlet Kempo Medan bisa berbicara di tingkat nasional,” pungkasnya. (dek)

Usbat Ganjar Sumut Gencarkan Pelatihan Bilal Mayit ke Majelis Taklim di Sumut

Usbat Ganjar Sumut saat mengadakan kegiatan pelatihan bilal mayit atau memandikan jenazah kepada masyarakat.di Majelis Taklim Al-Huda di Dusun 5 Slipit, Desa Mangga, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumut.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar menggencarkan kegiatan pelatihan bilal mayit atau memandikan jenazah kepada masyarakat.

Korwil Usbat untuk Sumatera Utara (Sumut), Ustad Syabrun Jukhoir mengatakan kali ini pelatihan diadakan di Majelis Taklim Al-Huda yang ada di Dusun 5 Slipit, Desa Mangga, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumut.

Syabrun mengatakan dalam pelatihan itu dikuti sekitar seratus warga bersama jemaah majelis taklim.

“Kami memberikan pelatihan bagaimana mengurus jenazah atau bilal mayit yang sesuai dengan ajaran agama,” kata dia dalam siaran persnya, Minggu (28/5).

Dia menuturkan pelatihan ini diadakan untuk menciptakan kemandirian pada masyarakat. Sehingga bila ada kerabatnya yang meninggal, mereka bisa memandikannya secara mandiri.

“Apabila terjadi kekosongan bilal mayit, misal saat banjir, ataupun sebagainya. Maka bila ada bilal mayit di tengah keluarga, maka sudah ada yang memandikan,” ujar dia.

Dia menuturkan pelatihan bilal mayit menjadi sangat penting karena memandikan jenazah memiliki dasar hukum fardu kifayah.

“Bilal mayit ini secara hukum itu fardu kifayah. Di saat ada seseorang yang sudah melakukan itu, maka gugurlah kewajiban seluruh orang yang ada di situ,” kata dia.

Selain memberikan pelatihan, Usbat Ganjar juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada majelis taklim.

“Kami beri bantuan berupa pengeras suara, tikar, hingga mukena untuk menunjang aktivitas majelis,” kata dia.

Tak lupa, mereka turut memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo yang menjadi bacapres 2024.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua dan makin banyak yang mengenal sosok Ganjar Pranowo,” kata dia.

Reyhan, salah satu warga yang ikut dalam pelatihan bilal mayit mengaku sangat bersyukur.

“Terima kasih kepada Usbat Ganjar Sumut yang sudah mengadakan kegiatan ini. Kami warga awam jadi bisa menambah pengetahuan,” ujar Reyhan. (rel/tri)

Untuk Kedua Kalinya, Pemilik Ruko Juanda Surati Walkota Medan Tolak Pembangunan Underpass

Untuk Kedua Kalinya, Pemilik Ruko Juanda Surati Walkot Medan Tolak Pembangunan Underpass

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk kedua kalinya, Kuasa Hukum dari Ir. Hj. Masra Chairani Dalimunthe selaku Pemilik Ruko di Jalan Ir.H.Juanda Medan No. 55 B-C Medan, kembali menyurati Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Nasution, perihal permohonan evaluasi dan penundaan rencana pembangunan Underpass yang akan dibangun antara Jalan Ir.H.Juanda, Kota Medan.

Selain Bobby Nasution, pemilik ruko juga menyampaikan surat yang sama, kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kota Medan dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan. Surat itu, sesuai dengan nomor : 7933/RB/SK/V/2023. Surat tersebut, tertanggal 29 Mei 2023.

Hal itu, diungkapkan oleh Penasehat Hukum pemilik Ruko, H. Refman Basri, SH, MBA-H. Zulchairi, SH dalam keterangan tertulis, diterima Selasa (30/5) petang. Ia mengatakan surat itu, menyusul surat, yang disampaikan sebelumnya No: 7895/RB/SK/IV/2023 tertanggal 29 April 2023 dan No.7903/RB/SK/V/2023 Tanggal 08 Mei 2023.

“Melalui surat ini Kami selaku Advokat, Penasehat Hukum dan Kuasa Hukum dari Ir. Hj. Masra Chairani Dalimunthe selaku Pemilik Ruko di Jalan Ir.H.Juanda Medan No. 55 B-C Medan, dengan tidak bosan-bosannya, dengan segala kerendahan hati kembali menyampaikan permohonan dan penolakan pembangunan Underpass,” jelas Refman.

Refman mengatakan bahwa pokok surat tersebut, dengan alasan-alasan dan pertimbangan sebagai berikut, yakni sepanjang yang Kami ketahui, Tim dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan bersama-sama dengan Tim dari Dinas lainnya telah beberapa kali.

Kemudian, melakukan kegiatan di lapangan pada lokasi Rencana Pembangunan Underpass yang terletak di persimpangan Jalan Ir. H. Juanda dengan Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sukaraja dan Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun Kota Medan.

“Termasuk melakukan penggarisan awal atas ruas jalan, didepan ruko Jalan Juanda No. 55 B-C Medan dengan memasang paku besi sebagai tanda areal, yang akan dilakukan pelepasan dan terakhir Kami ketahui telah turun Tim Ahli dari Universitas Sumatera Utara, bersama dengan Anggota Tim Tindakan lainnya pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2023 dalam kegiatan Survey, namun tidak mengetahui secara pasti titik awal rencana pembangunan Underpass tersebut,” kata Refman.

Dengan surat itu, Refman mengatakan telah mencoba menemui beberapa narasumber termasuk dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan untuk mendapatkan informasi dan kejelasan terkait Kegiatan pengadaan tanah Untuk Rencana Pembangunan Underpass tersebut.

“Namun, sangat disesalkan tidak ada Kami dapatkan keterbukaan informasi dan kejelasan terkait Kegiatan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Underpass itu,” ucap Refman.

Refman menilai seolah-olah Instansi teknis menutupi informasi yang seharusnya disampaikan secara terbuka kepada warga Kota Medan, khususnya untuk klien mereka yang patut diduga akan terkena imbas dari rencana pembangunan underpass tersebut.

“Bahwa Kami berharap ada keterbukaan dan pemberian informasi, data dan dokumen yang lengkap, jelas dan menyeluruh terkait Kegiatan Pengadaan Tanah Untuk Rencana Pembangunan Underpass yang terletak di persimpangan Jalan Ir. H. Juanda dengan Jalan Brigjend Katamso itu,” kata Refman.

Sebelumnya, pemilik ruko juga pemilik Dalitan Coffee melalui kuasa hukumnya, melayangkan surat ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 8 Mei 2023.

Dalam surat itu, tertulis meminta Presiden RI beserta jajarannya agar dapat memberikan arahan dan bimbingannya kepada Walik Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE, MM dapat melakukan evaluasi dan penundaan pembangunan Underpass yang akan dibangun dari Jalan Juanda Medan atau setelah Jembatan Sungai Deli Medan menuju dan melintasi Jalan Brigjend Katamso Medan dan Jalan SM Raja, Medan.

Surat permohonan itu, juga disampaikan langsung kepada menantu Presiden Jokowi itu. Kiranya proses pembangunan Underpass di Jalan Juanda Medan tersebut dapat dievaluasi dan ditunda, dengan alasan-alasan.

“Bahwa pada prinsipnya, kami mengakui dan mengapresiasi atas keberhasilan program perubahan penggunaan jalan, menjadi satu arus di Kota Medan. Yang telah dilakukan oleh Bapak Walikota Medan pada beberapa ruas jalan yang telah secara efektif sangat membantu dalam mengurangi kemacetan dan bahkan telah menghidupkan perekonomian warga,” sebut Refman.

Refman mengungkapkan hal ini jelas dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Medan, sebagai pengguna jalan yang benar-benar merasakan manfaatnya. Pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Medan beserta jajarannya atas program kebijakan tersebut sehingga kondisi kiri dan kanan bisa berkembang.

Dalam surat tersebut, menyebutkan bahwa pada akhir-akhir ini petugas dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, diketahui telah melakukan penggarisan awal atas ruas jalan didepan ruko Jalan Juanda No. 55 B-C Medan.

Kemudian, memasang paku besi sebagai tanda areal yang akan dilakukan pelebaran pelepasan dan dari petugas tersebut. Juga pihaknya mengetahui informasi adanya rencana pembangunan Underpass yang dimulai dari titik Jalan Juanda Medan setelah Jembatan Sungai Deli Medan menuju Jalan Sisingamangaraja Medan dan melewati Jalan Brigjend Katamso Medan.

Hal ini, tentu akan berpengaruh kepada kondisi Jalan Juanda Medan yang selama ini dipergunakan oleh seluruh pemilik bangunan ruko sebagai tempat untuk mencari nafkah dalam menghidupi keluarganya serta telah membuka lapangan kerja.

“Untuk itu, dengan segala kerendahan hati Kami memohon agar proses Pengukuran Bersama yang rencananya akan dilakukan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan dapat ditunda pelaksanaannya,” ucap Refman.

“Bahwa oleh karena itu dengan segala hormat Kami memohon kepada Bapak Ir Joko Widodo selaku Presiden R.I dan jajarannya dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada Walikota Medan Bapak M. Bobby Afif Nasution SE,MM untuk melakukan evaluasi pembangunan Underpass tersebut. Menggantikannya dengan program kebijakan Penerapan Jalan Satu Arah yang sudah pasti tidak mengeluarkan dana cukup besar serta tidak berdampak yang akan merugikan kepada pemilik dan pengguna Toko disekitar Jalan Juanda Medan sebagaimana telah diterapkan pada berbagai ruas jalan di Kota Medan yang benar-benar terasa manfaatnya,” jelasnya.

Bahwa berdasarkan informasi yang, pihaknya peroleh diketahui bahwa dibawah sepanjang Jalan Juanda Medan yang akan dibangun Underpass tersebut juga telah ada bangunan terowongan parit Medan, Urban Development Project (MUDP) dengan sumber pembiayaan berasal dari bantuan Bank Dunia.

Sehingga apabila dibangun Underpass di Jalan Juanda Medan tentunya akan mengganggu keberadaan terowongan parit MUDP tersebut, yang telah berjalan dan berfungsi dengan baik sejak dibangun sampai dengan saat sekarang ini.

“Bahwa dengan segala kerendahan hati Kami memohon agar dilakukan pembatalan pembangunan Underpass yang direncanakan oleh Bapak Walikota Medan karena pembangunan Underpass tersebut, akan mematikan kegiatan usaha pemilik toko yang berada disepanjang kiri dan kanan Jalan Juanda Medan yang sebagian besar merupakan UMKM dan berakibat akan hilangnya pekerjaan dan pendapatan ratusan karyawan yang menggantungkan hidup anak dan istrinya serta orang tua pada kedua sisi Jalan Juanda Medan tersebut,” ucap Refman.

Refman menjelaskan bahwa penerapan Jalan satu jalur pada Jalan Juanda Medan, akan lebih efektif dan tidak mengeluarkan dana, yang cukup besar dan sama sekali tidak berdampak yang tidak baik kepada pemilik ruko sepanjang kiri dan kanan Jalan Juanda Medan.

“Akhir kata Kami ucapkan terima kasih dan besar harapan Kami Bapak Ir. Joko Widodo Selaku Presiden RI dan jajarannya berkenan memberikan arahan dan bimbingan kepada Bapak Walikota Medan, untuk dapat melakukan evaluasi dan penundaan membangun Underpass di Jalan Juanda Medan tersebut dan Kami sebagai manusia biasa memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden RI dan jajarannya yang telah lancang dalam menyampaikan permohonan ini dengan tujuan semoga Bapak Presiden RI dan Jajarannya menerima jeritan hati yang paling dalam dari Klien Kami,” kata Refman.(gus)

Hasil Rakor Virtual Pengedalian Inflasi Tebingtinggi Harus Dipertahankan

PIMPIN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani memimpin rakor bersama OPD, TPID, dan pihak Kemendagri dalam penekanan angka inflasi -Istimewa.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani, mengikuti kegiatan rapat koordinasi secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipimpin Menteri Tito Karnavian, dan diikuti para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia, bersama Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID).

Rapat yang dilaksanakan di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi ini, dipimpin Syarmadani, Senin (29/5) lalu.

Dalam rakor tersebut, Mendagri Tito, mengucapkan apresiasi atas kerja sama seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pengendalian inflasi.

“Terima kasih kepada semua yang sudah sabar dan fokus dalam pengendalian inflasi kita,” ungkap Tito.

Selanjutnya, dalam rapat dipaparkan kondisi stabilitas harga dan pasokan bahan pokok yang saat ini cukup stabil. Di beberapa daerah komoditas telur ayam ras dan bawang putih mengalami kenaikan disebabkan kurangnya produksi, sementara permintaan tinggi. Hal ini juga dipengaruhi oleh tingginya harga pakan untuk ayam petelur.

Pemerintah terus mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi mulai dari faktor suplai maupun demand serta proses distribusi, dan meningkatkan koordinasi pengawasan bersama Satgas Pangan dan kepolisian.

Sedangkan Pj Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani mengungkapkan, untuk diketahui data inflasi di Kota Tebingtinggi, berdasarkan data BPS, IHK (Indeks Harga Konsumen) Kota Tebingtinggi, mengikuti IHK Kota Pematangsiantar.

Pada April 2023, tingkat inflasi Kota Pematangsiantar bulan ke bulan (m to m) sebesar -0,25 persen sementara inflasi tahun ke tahun (y to y) sebesar 4,13 persen.

Syarmadani pun berharap, untuk Pemko Tebingtinggi seluruh TPID tetap berkaloborasi dengan pihak-pihak terkait untuk tetap mempertahankan angka inflasi di Kota Tebingtinggi.

“Kalau bisa (angka inflasi) ditekan. Karena itu, terus pantau komoditi yang ada di pasar,” imbaunya. (ian/saz)

Berakhir 23 Juni, KPU Medan Terus Verifikasi Administrasi Syarat Bacaleg

Kantor KPU Kota Medan - Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Medan pada 14 Mei 2023 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengaku terus memproses seluruh berkas yang masuk.

Anggota KPU Kota Medan, Nana Miranti mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas persyaratan bacaleg yang telah masuk dari 18 partai politik (parpol) yang mendaftar ke KPU Medan, dan berhak menjadi peserta Pemilu 2024.

“Saat ini kami sedang melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas persyaratan bacaleg yang masuk ke KPU Medan,” ungkap Nana, Selasa (30/5).

Komisioner KPU Medan Divisi Program, Data, dan Informasi tersebut, juga mengatakan, tahapan verifikasi administrasi persyaratan bacaleg telah dimulai sejak 15 Mei lalu, dan akan berakhir pada 23 Juni mendatang.

“Jadwal verifikasi dari 15 Mei sampai 23 Juni 2023. Artinya, masih ada waktu sekitar 24 hari lagi. Saat ini verifikasi terus kami lakukan dan sedang berlangsung. Kami akan kejar untuk selesai sebelum waktu yang ditentukan (23 Juni),” tuturnya.

Setelah tahapan verifikasi tersebut selesai, sambung Nana, pihaknya akan segera menyampaikan kepada parpol terkait berkas bacalegnya yang lengkap atau yang belum lengkap, maupun yang harus diperbaiki.

“Berkas yang belum lengkap atau harus diperbaiki akan kami sampaikan ke parpol masing-masing. Untuk pengajuan perbaikan dokumen persyaratan bacaleg, akan dimulai pada 26 Juni sampai 9 Juli,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, 18 parpol telah mendaftarkan nama-nama bacalegnya untuk maju dalam Pemilihan Legislatif Kota Medan 2024 mendatang.

Diketahui, dari 18 parpol yang mendaftarkan nama-nama bacalegnya, 17 parpol mendaftarkan bacaleg secara maksimal, yakni 50 nama, sesuai dengan jumlah kursi di DPRD Medan. Sementara 1 parpol lainnya hanya mendaftarkan 42 nama bacaleg. (map/saz)

Pengabdian Masyarakat di Tebingtinggi, FK USU Deteksi Kelainan Kardiovaskular

PENGABDIAN MASYARAKAT: Kepala Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK USU, yang juga Ketua Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi, dr Cut Aryfa Andra, diabadikan bersama Ketua Departemen Kardiologi FK USU dr Anggia Chairuddin Lubis, Ketua Perki Sumut dr Faisal Habib, serta lainnya di Kota Tebingtinggi - Istimewa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (PJPD) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) bersama Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) H Adam Malik Medan, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Cabang Sumut, melakukan Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Departemen PJPD sebagai wujud dari satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada kegiatan yang dilaksanakan 8 Maret 2023 tersebut, mengambil tema, ‘Promosi Kesehatan dan Deteksi Kelainan Kardiovaskular di Kota Tebingtinggi’,” ungkap Kepala Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter Spesialis PJPD FK USU, yang juga Ketua Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi, dr Cut Aryfa Andra, Senin (29/5) lalu.

Selain Perki Cabang Sumut, lanjut Cut, kegiatan itu juga turut dihadiri Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumut dan para dokter spesialis penyakit dalam.

Setelah itu, sambungnya, bersama Perki, dilakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh seluruh peserta dewasa. Dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan jantung dasar, berupa tekanan darah, detak jantung, tinggi dan berat badan, serta indeks masa tubuh (IMT).

“Kami juga melakukan pemeriksaan skrining metabolik untuk mengetahui faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan lingkar perut serta leher,” bebernya.

Kemudian, lanjut Cut, pihaknya juga melakukan pemeriksaan skrining obstruksi jalan napas (obstructive sleep apnea).

“Jadi kami memang rutin melakukan kegiatan ini, dan kali ini diundang juga dokter spesialis jantung bagian pembuluh darah untuk melakukan USG pembuluh darah di leher, apa ada plak atau sumbatan. Kalau ada, ini merupakan faktor risiko stroke dan bisa kita cegah dengan pemeriksaan yang lebih lengkap. Sama juga diikuti dokter penyakit dalam, skrining penyakit metabolik, seperti benjolan tiroid dengan USG tiroid. Bisa kita lihat ada benjolan atau tidak. Kalau dari pemeriksaan ada yang tidak normal, disarankan kontrol ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Kardiologi FK USU, dr Anggia Chairuddin Lubis mengungkapkan, dari perhimpunan dokter jantung se-Sumut, terdapat 90 orang, yang 20 orang di antaranya hadir dalam kegiatan ini.

Sedangkan untuk pesertanya sebanyak 100 orang dewasa, terdiri dari masyarat sipil dan direksi pemerintahan, dan 75 anak dari beberapa SMP di Kota Tebingtinggi, juga turut hadir.

“Kegiatan ini didahului dengan senam jantung sehat yang dipimpin oleh YJI dan diikuti oleh semua peserta, serta jajaran pimpinan Pemko Tebingtinggi,” bebernya.

Dalam kegiatan itu, juga dihadiri Pj Wali Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi. Pada saat acara tersebut, dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan pemeriksaan kesehatan jantung bagi warga Kota Tebingtinggi, yang dilaksanakan FK USU dan Perki Cabang Sumut.

“Kami sampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setingginya kepada Fakultas Kedokteran USU dan Perki Sumut, yang melaksanakan pemeriksaaan kesehatan jantung bagi warga Tebingtinggi,” tutur Dimiyathi, saat menghadiri kegiatan Pengabdian Masyarakat Departemen PJPD FK USU dan Perki Sumut tersebut, di Gedung Balai Pertemuan Kartini, Jalan Gunung Leuser BP7.

Dia juga berharap, kegiatan ini, dapat menggambarkan kondisi kesehatan jantung warga Kota Tebingtinggi. Menurut Dimiyathi, penyakit jantung masih merupakan pembunuh terbesar pertama di Indonesia setelah Covid-19 berlalu.

“Banyak penyebab kenapa orang bisa terserang penyakit jantung,” katanya.

Dimiyathi juga menaruh harapan agar di masa akan datang, kegiatan ini dan terutama sinergi kerja sama bisa terus terjalin antara Pemko Tebingtinggi dengan FK USU dan Perki Sumut.

Ketua Perki Sumut, dr Faisal Habib juga berharap kepada Pemko Tebingtinggi, agar lebih meningkatkan akses pelayanan jantung dan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemeriksaan jantung di rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Di rumah sakit yang ada di Tebingtinggi, semua sudah ada dokter jantung dan sudah lengkap, tinggal nanti peningkatan kualitas pelayanan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Mohon maaf apabila dalam kegiatan ini nantinya ada yang kurang berkenan,” ujarnya.

Seorang warga, Yendina br Saragih, yang telah melakukan pemeriksaan, merasakan manfaat dari kegiatan ini. Dia berharap kegiatan ini bisa dilakukan berkala.

“Dengan ada kegiatan ini, khususnya saya, lebih awas dalam menjaga kesehatan. Dan merasa cukup terbantu dengan kegiatan ini. Kalau boleh lebih berkesinambungan. Kami juga berharap kegiatan ini bisa berkala supaya Tebingtinggi bisa lebih sehat,” harapnya. (dwi/saz)

Pemkab Langkat Hadir pada Evaluasi Percepatan Stunting di Sumut

BUKA: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, memukul gong tanda telah dibukanya Forum Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Stunting Provinsi Sumut 2023.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diwakili Sekdakab Amril, menghadiri Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Sinergitas dan Kolaborasi Tim Percepatan Penurunan Stunting dengan Mitra Kerja Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota, bertempat di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (29/5) lalu.

Forum Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Stunting Provinsi Sumut 2023 ini, dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, serta Rahmat Shah, selaku Ketua PMI Sumut.

Pada kesempatan itu, Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah, memukul gong tanda dibukanya forum tersebut. Sekaligus penandatanganan Komitmen Bersama Rembuk Stunting Provinsi Sumut.

Menurut Ijeck, penurunan angka stunting jadi satu target utama pemerintah pusat sampai tingkat provinsi dan kabupaten kota, untuk dilakukan secara bersama.

“Agar target penurunan stunting di Sumut dapat kita wujudkan, tidak bisa kita kerjakan sendiri sendiri. Karena kita punya target 2024 jadi 18 persen, yang dari tahun lalu mencapai 21,1 persen. Diharapkan dengan bekerja sama, kita dapat melakukan penurunan angka stunting ke depannya,” ungkap Ijeck.

Sementara itu, Sekdakab Langkat, Amril mengatakan, Pemkab Langkat akan terus dan selalu serius dalam upaya penurunan angka stunting.

“Kami Pemkab Langkat akan bekerja sama dengan semua pihak, dan mengikuti instruksi pemerintah provinsi serta pusat, dalam menekan angka stunting,” katanya.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo, melalui live Zoom, mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024 mendatang, harus dapat dicapai.

Stunting masih menjadi masalah besar yang harus segera diselesaikan di Tanah Air. Apalagi stunting dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia sebuah negara, bukan hanya berdampak kepada kondisi fisik anak, melainkan juga kesehatan hingga kemampuan berpikir anak.

“Dampak stunting ini bukan hanya urusan tinggi badan, tapi yang paling berbahaya adalah nanti rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan yang ketiga munculnya penyakit-penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menekankan pentingnya asupan gizi yang diberikan kepada ibu hamil dan bayi. Presiden meminta jajaran Kementerian Kesehatan untuk menghentikan pemberian biskuit dan menggantinya dengan makanan tinggi protein bagi ibu hamil dan bayi melalui Puskesmas dan Posyandu.

Juga menekankan pentingnya penyuluhan dan pemberian edukasi bagi masyarakat mengenai makanan dan gizi untuk anak.

“Bapak Presiden tidak ingin kasus seorang ibu memberikan minum kopi saset kepada bayinya kembali terjadi di Indonesia,” tegasnya. (mag-6/saz)

3 Atlet Tinju Berprestasi Dapat Atensi Plt Bupati Langkat

ATLET TINJU: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diabadikan bersama pelatih dan 3 atlet tinju yang berprestasi pada Kejuaraan Piala Pangdam I/BB, Senin (29/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, memberi apresiasi dan tali asih kepada 3 atlet tinju berprestasi asal Kabupaten Langkat di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (29/5) lalu.

Ramadhani selaku pelatih ketiga atlet tinju tersebut, menyampaikan, para petinju ini meraih medali pada ajang Kejuaraan Piala Pangdam I/BB. Dia pun berharap, Pemkab Langkat dapat memberikan perhatian, apalagi kepada seorang atlet yang rela resign dari pekerjaannya, untuk membela nama Pemkab Langkat pada kejuaraan tersebut.

Pada kesempatan itu, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, mengaku sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan para atlet tinju ini. Apresiasi setinggi-tingginya pun disampaikannya, kepada para atlet tinju yang membawa harum nama Kabupaten Langkat di Kejuaraan Piala Pangdam I/BB, yang digelar pada 19-27 Mei 2023 lalu itu.

Adapun ketiga atlet tinju tersebut, yakni Merviana Efrida Nengsih, meraih medali emas kelas 63 kilogram putri. M Reza Bintara Han, menyabet medali perak kelas 86 kilogram putra. Dan Vitria, meraih medali perunggu di kelas 60 kilogram.

“Saya akan berikan atensi kepada para atlet yang berprestasi, mengharumkan nama Langkat. Terima kasih kepada adik-adik atas perjuangan yang kalian berikan kepada Langkat. Nanti kita carikan pekerjaan kembali buat adik, kalau perlu memo dari saya, saya akan berikan,” tutur Ondim berjanji. (mag-6/saz)