Home Blog Page 1545

Berakhir 23 Juni, KPU Medan Terus Verifikasi Administrasi Syarat Bacaleg

Kantor KPU Kota Medan - Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Medan pada 14 Mei 2023 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengaku terus memproses seluruh berkas yang masuk.

Anggota KPU Kota Medan, Nana Miranti mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas persyaratan bacaleg yang telah masuk dari 18 partai politik (parpol) yang mendaftar ke KPU Medan, dan berhak menjadi peserta Pemilu 2024.

“Saat ini kami sedang melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas persyaratan bacaleg yang masuk ke KPU Medan,” ungkap Nana, Selasa (30/5).

Komisioner KPU Medan Divisi Program, Data, dan Informasi tersebut, juga mengatakan, tahapan verifikasi administrasi persyaratan bacaleg telah dimulai sejak 15 Mei lalu, dan akan berakhir pada 23 Juni mendatang.

“Jadwal verifikasi dari 15 Mei sampai 23 Juni 2023. Artinya, masih ada waktu sekitar 24 hari lagi. Saat ini verifikasi terus kami lakukan dan sedang berlangsung. Kami akan kejar untuk selesai sebelum waktu yang ditentukan (23 Juni),” tuturnya.

Setelah tahapan verifikasi tersebut selesai, sambung Nana, pihaknya akan segera menyampaikan kepada parpol terkait berkas bacalegnya yang lengkap atau yang belum lengkap, maupun yang harus diperbaiki.

“Berkas yang belum lengkap atau harus diperbaiki akan kami sampaikan ke parpol masing-masing. Untuk pengajuan perbaikan dokumen persyaratan bacaleg, akan dimulai pada 26 Juni sampai 9 Juli,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, 18 parpol telah mendaftarkan nama-nama bacalegnya untuk maju dalam Pemilihan Legislatif Kota Medan 2024 mendatang.

Diketahui, dari 18 parpol yang mendaftarkan nama-nama bacalegnya, 17 parpol mendaftarkan bacaleg secara maksimal, yakni 50 nama, sesuai dengan jumlah kursi di DPRD Medan. Sementara 1 parpol lainnya hanya mendaftarkan 42 nama bacaleg. (map/saz)

Pengabdian Masyarakat di Tebingtinggi, FK USU Deteksi Kelainan Kardiovaskular

PENGABDIAN MASYARAKAT: Kepala Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK USU, yang juga Ketua Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi, dr Cut Aryfa Andra, diabadikan bersama Ketua Departemen Kardiologi FK USU dr Anggia Chairuddin Lubis, Ketua Perki Sumut dr Faisal Habib, serta lainnya di Kota Tebingtinggi - Istimewa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Departemen Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (PJPD) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) bersama Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) H Adam Malik Medan, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Cabang Sumut, melakukan Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Departemen PJPD sebagai wujud dari satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada kegiatan yang dilaksanakan 8 Maret 2023 tersebut, mengambil tema, ‘Promosi Kesehatan dan Deteksi Kelainan Kardiovaskular di Kota Tebingtinggi’,” ungkap Kepala Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter Spesialis PJPD FK USU, yang juga Ketua Pengabdian Masyarakat di Kota Tebingtinggi, dr Cut Aryfa Andra, Senin (29/5) lalu.

Selain Perki Cabang Sumut, lanjut Cut, kegiatan itu juga turut dihadiri Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumut dan para dokter spesialis penyakit dalam.

Setelah itu, sambungnya, bersama Perki, dilakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh seluruh peserta dewasa. Dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan jantung dasar, berupa tekanan darah, detak jantung, tinggi dan berat badan, serta indeks masa tubuh (IMT).

“Kami juga melakukan pemeriksaan skrining metabolik untuk mengetahui faktor-faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan lingkar perut serta leher,” bebernya.

Kemudian, lanjut Cut, pihaknya juga melakukan pemeriksaan skrining obstruksi jalan napas (obstructive sleep apnea).

“Jadi kami memang rutin melakukan kegiatan ini, dan kali ini diundang juga dokter spesialis jantung bagian pembuluh darah untuk melakukan USG pembuluh darah di leher, apa ada plak atau sumbatan. Kalau ada, ini merupakan faktor risiko stroke dan bisa kita cegah dengan pemeriksaan yang lebih lengkap. Sama juga diikuti dokter penyakit dalam, skrining penyakit metabolik, seperti benjolan tiroid dengan USG tiroid. Bisa kita lihat ada benjolan atau tidak. Kalau dari pemeriksaan ada yang tidak normal, disarankan kontrol ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Kardiologi FK USU, dr Anggia Chairuddin Lubis mengungkapkan, dari perhimpunan dokter jantung se-Sumut, terdapat 90 orang, yang 20 orang di antaranya hadir dalam kegiatan ini.

Sedangkan untuk pesertanya sebanyak 100 orang dewasa, terdiri dari masyarat sipil dan direksi pemerintahan, dan 75 anak dari beberapa SMP di Kota Tebingtinggi, juga turut hadir.

“Kegiatan ini didahului dengan senam jantung sehat yang dipimpin oleh YJI dan diikuti oleh semua peserta, serta jajaran pimpinan Pemko Tebingtinggi,” bebernya.

Dalam kegiatan itu, juga dihadiri Pj Wali Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi. Pada saat acara tersebut, dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan pemeriksaan kesehatan jantung bagi warga Kota Tebingtinggi, yang dilaksanakan FK USU dan Perki Cabang Sumut.

“Kami sampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setingginya kepada Fakultas Kedokteran USU dan Perki Sumut, yang melaksanakan pemeriksaaan kesehatan jantung bagi warga Tebingtinggi,” tutur Dimiyathi, saat menghadiri kegiatan Pengabdian Masyarakat Departemen PJPD FK USU dan Perki Sumut tersebut, di Gedung Balai Pertemuan Kartini, Jalan Gunung Leuser BP7.

Dia juga berharap, kegiatan ini, dapat menggambarkan kondisi kesehatan jantung warga Kota Tebingtinggi. Menurut Dimiyathi, penyakit jantung masih merupakan pembunuh terbesar pertama di Indonesia setelah Covid-19 berlalu.

“Banyak penyebab kenapa orang bisa terserang penyakit jantung,” katanya.

Dimiyathi juga menaruh harapan agar di masa akan datang, kegiatan ini dan terutama sinergi kerja sama bisa terus terjalin antara Pemko Tebingtinggi dengan FK USU dan Perki Sumut.

Ketua Perki Sumut, dr Faisal Habib juga berharap kepada Pemko Tebingtinggi, agar lebih meningkatkan akses pelayanan jantung dan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemeriksaan jantung di rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Di rumah sakit yang ada di Tebingtinggi, semua sudah ada dokter jantung dan sudah lengkap, tinggal nanti peningkatan kualitas pelayanan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Mohon maaf apabila dalam kegiatan ini nantinya ada yang kurang berkenan,” ujarnya.

Seorang warga, Yendina br Saragih, yang telah melakukan pemeriksaan, merasakan manfaat dari kegiatan ini. Dia berharap kegiatan ini bisa dilakukan berkala.

“Dengan ada kegiatan ini, khususnya saya, lebih awas dalam menjaga kesehatan. Dan merasa cukup terbantu dengan kegiatan ini. Kalau boleh lebih berkesinambungan. Kami juga berharap kegiatan ini bisa berkala supaya Tebingtinggi bisa lebih sehat,” harapnya. (dwi/saz)

Pemkab Langkat Hadir pada Evaluasi Percepatan Stunting di Sumut

BUKA: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, memukul gong tanda telah dibukanya Forum Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Stunting Provinsi Sumut 2023.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diwakili Sekdakab Amril, menghadiri Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Sinergitas dan Kolaborasi Tim Percepatan Penurunan Stunting dengan Mitra Kerja Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota, bertempat di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (29/5) lalu.

Forum Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting dan Rembuk Stunting Provinsi Sumut 2023 ini, dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, serta Rahmat Shah, selaku Ketua PMI Sumut.

Pada kesempatan itu, Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah, memukul gong tanda dibukanya forum tersebut. Sekaligus penandatanganan Komitmen Bersama Rembuk Stunting Provinsi Sumut.

Menurut Ijeck, penurunan angka stunting jadi satu target utama pemerintah pusat sampai tingkat provinsi dan kabupaten kota, untuk dilakukan secara bersama.

“Agar target penurunan stunting di Sumut dapat kita wujudkan, tidak bisa kita kerjakan sendiri sendiri. Karena kita punya target 2024 jadi 18 persen, yang dari tahun lalu mencapai 21,1 persen. Diharapkan dengan bekerja sama, kita dapat melakukan penurunan angka stunting ke depannya,” ungkap Ijeck.

Sementara itu, Sekdakab Langkat, Amril mengatakan, Pemkab Langkat akan terus dan selalu serius dalam upaya penurunan angka stunting.

“Kami Pemkab Langkat akan bekerja sama dengan semua pihak, dan mengikuti instruksi pemerintah provinsi serta pusat, dalam menekan angka stunting,” katanya.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo, melalui live Zoom, mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024 mendatang, harus dapat dicapai.

Stunting masih menjadi masalah besar yang harus segera diselesaikan di Tanah Air. Apalagi stunting dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia sebuah negara, bukan hanya berdampak kepada kondisi fisik anak, melainkan juga kesehatan hingga kemampuan berpikir anak.

“Dampak stunting ini bukan hanya urusan tinggi badan, tapi yang paling berbahaya adalah nanti rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan yang ketiga munculnya penyakit-penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menekankan pentingnya asupan gizi yang diberikan kepada ibu hamil dan bayi. Presiden meminta jajaran Kementerian Kesehatan untuk menghentikan pemberian biskuit dan menggantinya dengan makanan tinggi protein bagi ibu hamil dan bayi melalui Puskesmas dan Posyandu.

Juga menekankan pentingnya penyuluhan dan pemberian edukasi bagi masyarakat mengenai makanan dan gizi untuk anak.

“Bapak Presiden tidak ingin kasus seorang ibu memberikan minum kopi saset kepada bayinya kembali terjadi di Indonesia,” tegasnya. (mag-6/saz)

3 Atlet Tinju Berprestasi Dapat Atensi Plt Bupati Langkat

ATLET TINJU: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diabadikan bersama pelatih dan 3 atlet tinju yang berprestasi pada Kejuaraan Piala Pangdam I/BB, Senin (29/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, memberi apresiasi dan tali asih kepada 3 atlet tinju berprestasi asal Kabupaten Langkat di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (29/5) lalu.

Ramadhani selaku pelatih ketiga atlet tinju tersebut, menyampaikan, para petinju ini meraih medali pada ajang Kejuaraan Piala Pangdam I/BB. Dia pun berharap, Pemkab Langkat dapat memberikan perhatian, apalagi kepada seorang atlet yang rela resign dari pekerjaannya, untuk membela nama Pemkab Langkat pada kejuaraan tersebut.

Pada kesempatan itu, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, mengaku sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan para atlet tinju ini. Apresiasi setinggi-tingginya pun disampaikannya, kepada para atlet tinju yang membawa harum nama Kabupaten Langkat di Kejuaraan Piala Pangdam I/BB, yang digelar pada 19-27 Mei 2023 lalu itu.

Adapun ketiga atlet tinju tersebut, yakni Merviana Efrida Nengsih, meraih medali emas kelas 63 kilogram putri. M Reza Bintara Han, menyabet medali perak kelas 86 kilogram putra. Dan Vitria, meraih medali perunggu di kelas 60 kilogram.

“Saya akan berikan atensi kepada para atlet yang berprestasi, mengharumkan nama Langkat. Terima kasih kepada adik-adik atas perjuangan yang kalian berikan kepada Langkat. Nanti kita carikan pekerjaan kembali buat adik, kalau perlu memo dari saya, saya akan berikan,” tutur Ondim berjanji. (mag-6/saz)

KPU Sumut: Sudah 16 Parpol Serahkan RKDK Pemilu 2024

Kantor KPU Sumut - Bagus Syahputra/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) mencatat, sudah ada 16 partai politik (parpol) yang menyampaikan penyerahan atau permohonan pembukaan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) pada Pemilu 2024.

Adapun ke-16 parpol itu, yakni DPW Gelora Sumut (BNI), DPD Demokrat Sumut (Bank Sumut), DPW PKS Sumut (BSI), DPW PSI Sumut (BNI). Selanjutnya, DPD Hanura Sumut (BNI), DPW PPP Sumut (Mandiri), DPW PBB Sumut (BSI), DPW Perindo Sumut (Bank Sumut), DPW PKB (Bank Sumut), dan Partai Buruh Sumut (Bank Sumut).

Kemudian, DPW NasDem Sumut (BNI), DPW Ummat Sumut (BNI), DPD Golkar Sumut (Bank Sumut), PKN Sumut (Bank Sumut), DPD Gerindra Sumut (Mandiri), dan DPW PAN Sumut (Bank Sumut).

Yang belum menyerahkan permohonan penyerahan RKDK ke KPU Sumut, 2 parpol lagi, yakni PDI Perjuangan Sumut dan Partai Garuda Sumut.

Komisioner KPU Sumut, Batara Manurung mengatakan, terakhir penyerahan RKDK tersebut, paling lama awal November 2023, sebelum penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) pada Pemilu 2024.

“Terakhir penyerahan RKDK, sebelum ditetapkan DCT, November 2023,” ungkap Batara saat dikonfirmasi, Senin (29/5).

Batara mengatakan, pihak KPU RI tengah menyusun Peraturan KPU (PKPU) tentang Dana Kampanye. Sehingga nanti baru bisa dijelaskan regulasi terkait dana kampanye tersebut.

Saat ini, Batara mengaku belum bisa menyampaikan regulasi tentang dana kampanye, termasuk asal-usul dana kampanye yang diperoleh digunakan atau tidak.

“PKPU lagi sedang disusun, nanti baru bisa jelaskan apa-apa saja yang bisa atau tidak. Nanti akan diuraikan dalam PKPU tersebut,” pungkasnya. (gus/saz)

Plt Bupati Langkat Dukung Pelantikan Perbakin

BERSAMA: Plt Bupati Langkat Syah Afandin dan jajaran, diabadikan bersama Ketua Perbakin Langkat Abner Bangun dan pengurus lainnya, saat beraudiensi di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (29/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menerima audiensi Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kabupaten Langkat di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (29/5) lalu.

Abner Bangun selaku Ketua Perbakin Langkat, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Langkat, yang menerima kedatangan pihaknya untuk bersilaturahim.

Dia juga menyampaikan susunan kepengurusan Perbakin Langkat yang sudah di-SK-kan dari kepengurusan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dan berencana akan melakukan pelantikan bersama kepengurusan Perbakin Kota Binjai.

“Pelantikan masih akan kami koordinasikan selanjutnya. Menimbang, pelantikan akan dihadiri langsung Ketua Umum Perbakin Sumut, yakni Bapak Pangdam I/BB,” ungkap Abner.

Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus Perbakin Langkat yang sudah melakukan audiensi.

“Saya akan dukung kegiatan pelantikan Perbakin Langkat yang akan diselenggarakan nantinya. Karena kita juga menunggu kesiapan dari Bapak Pangdam I/BB,” jelas Ondim, sapaan karib Syah Afandin. (mag-6/saz)

Bawa 75 Kilogram Sabu dan 40.000 Ekstasi, 2 Oknum TNI Lolos dari Hukuman Mati

PUTUSAN: Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian, terdakwa kurir sabu-sabu dan ekstasi, saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Militer I/02 Medan, Senin (29/5) - Agusman/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua oknum TNI masing-masing Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan, lolos dari jeratan hukuman mati. Keduanya hanya divonis seumur hidup, atas kasus membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 75 kilogram dan 40.000 butir ekstasi, dalam sidang di Ruang Sisingamangaraja XII, Pengadilan Militer I/02 Medan, Senin (29/5) sore.

Majelis hakim diketuai Kolonel Asril Siagian, dalam amar putusannya, menyatakan, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 1 Jo ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara seumur hidup ditambah pidana tambahan dipecat dari anggota TNI,” tegas hakim.

Adapun hal yang memberatkan kedua terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam memerangi narkoba demi masa depan anak bangsa. Kemudian, kedua terdakwa mengetahui, narkoba itu dilarang, namun kedua terdakwa malah membawa barang bukti dengan jumlah sangat besar yang dapat merusak kehidupan bangsa.

Selain itu, sambung hakim, kedua terdakwa juga pernah melakukan penyelundupan 7 kilogram sabu-sabu, serta tidak mengindahkan arahan pimpinan untuk memerangi narkoba.

“Sementara hal yang meringankan kedua terdakwa, yakni berterus terang mengakui perbuatannya. Kedua terdakwa juga telah mengabdikan diri di TNI dan pernah bertugas operasi untuk Indonesia. Selain itu, kedua terdakwa juga belum menerima upah dalam perkara ini,” beber hakim.

Menanggapi putusan itu, terdakwa Sertu Yalpin Tarzun mengaku akan mempertimbangkan hukuman tersebut, sementara terdakwa Pratu Rian Hermawan akan melakukan upaya hukum banding.

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Oditur Mayor Chk R Panjaitan, yang sebelumnya meminta agar kedua terdakwa dijatuhi hukuman pidana mati.

Diketahui dalam kasus ini, selain 2 oknum TNI tersebut, ada 2 warga sipil yang ikut terlibat, yakni Yogi Saputra Dewa dan Syahril. Keduanya juga telah dituntut mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kasus ini bermula saat Tim Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri melakukan penyelidikan penyelundupan narkoba di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Setelah melakukan penyelidikan, pada Senin, 5 Desember 2022 lalu, polisi berhasil meringkus Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan di Jalan Sp Kebon Jagung, depan Komplek Batalyon 121 Macan Kumbang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Dari kedua prajurit TNI ini, disita 3 tas warna hijau yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 75 bungkus teh Tiongkok seberat 75 kilogram, dan 8 bungkus plastik bening berisi ekstasi sebanyak 40.000 butir, serta 3 unit handphone.

Saat diamankan, Sertu Yalpin Tarzun mengaku menjemput narkoba tersebut dari Kota Tanjungbalai atas perintah Zack (DPO). Barang haram tersebut rencananya akan diantar kepada terdakwa Yogi Saputra Dewa dan Syahril bin Syamsudin.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Yogi Saputra Dewa dan Syahril bin Syamsudin di Hermes Palace Hotel Medan. Kemudian Yogi Saputra Dewa dan Syahril bin Syamsudin diserahkan ke Polda Sumut.

Sementara, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan yang terlibat dalam kasus itu menjalani pemeriksaan di Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) I/BB. (man/saz)

44 Siswa Lulus Seleksi Atlet PPLP Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebakatan Olahraga resmi mengumumkan siswa yang lulus seleksi mask Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut tahun 2023. Sebanyak 44 siswa dinyatakan lulus.

Kadispora Sumut, H Baharuddin Siagian SH MSi melalui Kepala UPT Kebakatan Olahraga Apri Sugiarto SE didampingi Kasi Pelatihan Olahraga Rusli SH mengatakan 44 atlet yang dinyatakan lulus tersebut berasal dari 10 cabang olahraga yakni atletik, angkat besi, gulat, judo, karate, pencak silat, oanahan, sepakbola, taekwondo, dan wushu.

Apri Sugiarto mengatakan proses seleksi telah dilaksanakan secara terbuka yang melibatkan orang-orang yang berkompeten sejak 15 sampai 21 Mei 2023.

Apri menjelaskan rincian calon atlet pelajar yang diterima dari 10 cabor yakni cabang atletik 11 orang, angkat besi 2 orang, gulat 4 orang, judo 1 orang, karate 4 orang, pencak silat 3 orang, panahan 2 orang, sepakbola 11 orang, taekwondo 4 orang, dan wushu sanda 4 orang.

Tahapan seleksi kata Apri dimulai dengan pendaftaran peserta dari tanggal 10-30 April 2023. Selanjutnya tes kecabangan, fisik, kesehatan dan psikotes akan dilaksanakan pada 13 hingga 16 Mei 2023.

Apri mengatakan dalam seleksi yang telah berlangsung tersebut ditangani tim penguji yang profesional dan kompeten di bidangnya.

Dia mengatakan materi seleksi yang diuji adalah keterampilan cabor, antropometri, test fisik, test kesehatan dan psikotes.

Apri menegaskan bahwa proses seleksi yang dilakukan selama ini sangat profesional tanpa ada intervensi dari siapapun juga. Dia mengatakan mereka yang terpilih benar-benar sesuai dengan standard kualitas yang telah ditetapkan.

Kepada yang atlet yang terpilih Kadispora Sumut melalui Apri berharap agar memanfaatkan kesempatan itu dengan baik sehingga ke depan bisa menjadi atlet andalan Sumut diberbagai even atau jejuaraan.

“Sementara bagi yang belum terpilih jangan patah semangat sebab masih ada kesempatan lain untuk menjadi atlet melaui seleksi di cabor masing-masing,” pungkasnya. (dek)

PTAR Datangkan Tiga Dokter Spesialis ke Tapsel, Ratusan Warga Diobati

Seorang warga menjalani pemeriksaan kandungan secara gratis dari dokter spesialis kandungan pada kegiatan Bakti Sosial Pengobatan Gratis dari PT Agincourt Resources di Simarpinggan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, pada Sabtu (27/5/2023). (Dok: PTAR)

TAPSEL SUMUTPOS – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat dengan mendatangkan tiga dokter spesialis ke Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Program kerja sama dengan Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dan RSUD Tapanuli Selatan ini berhasil melayani 143 warga, mencakup ibu hamil, bayi, balita, lansia,dan warga usia produktif secara gratis.

Manager Community Development PT Agincourt Resources, Rohani Simbolon, mengatakan Program Bakti Sosial Layanan Dokter Spesialis merupakan bentuk komitmen Perusahaan di bidang kesehatan yang menjangkau desa-desa yang rentan dengan akses pelayanan kesehatan masyarakat seperti rumah sakit.

Pengobatan gratis dokter spesialis digelar pada 27 Mei 2023 di Puskesmas Simarpinggan yang berjarak sekitar 50 kilometer dari RSUD Tapanuli Selatan di Sipirok. Dari pemeriksaan para dokter spesialis terhadap kondisi kesehatan masyarakat, hasil diagnosa yang didapat beragam, antara lain cerebral palsy pada 2 balita, tuberculosis kelenjar, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), scabies, batu empedu, batu ginjal, dan infertilitas.

Pelayanan 3 Dokter Spesialis ini telah dilaksanakan secara rutin di Puskesmas Batangtoru yang melayani masyarakat dari Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru. Agar menjangkau masyarakat secara lebih luas, mulai medio Februari 2023 PT Agincourt Resources (PTAR) merambah kecamatan lain. Sebut saja, Desa Bandar Tarutung Kecamatan Angkola Sangkunur, Desa Biru Kecamatan Aek Bilah, dan berlanjut ke Desa Simarpinggan Kecamatan Angkola Selatan. Rencananya, Pengobatan Gratis Dokter Spesialis akan dilaksanakan di tiga kecamatan lagi.

“Kami berharap hasil pemeriksaan yang dilakukan pada pelayanan ini dapat ditindaklanjuti oleh Puskesmas setempat hingga tahap pemulihan dan pemantauan pengobatan, khususnya pasien-pasien yang membutuhkan pengobatan tingkat lanjut atau rujukan,” tutur Rohani.

Pada Pengobatan Gratis Dokter Spesialis di Simarpinggan, PTAR mendatangkan dokter spesialis anak dr. Syahreza Hasibuan Sp.A; dokter spesialis kandungan dr. Ryan Andrian, SP.OG; dan dokter spesialis penyakit dalam dr. Abdus Somad Harahap, Sp.PD.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dr. Rudi Iskandar Harahap M.Kes, yang hadir saat pengobatan gratis mengapresiasi langkah PTAR yang sudah memilih Desa Simarpinggan sebagai lokasi Pengobatan Gratis Dokter Spesialis. Ia berharap masyarakat yang sudah diperiksa oleh para dokter spesialis dan sudah mengetahui penyakit yang dideritanya bisa melanjutkan pengobatan hingga kondisi fisiknya pulih dan sehat.

“Layanan dokter spesialis dan bantuan sosial telah hadir di Desa Simarpinggan. Kami ucapkan terima kasih kepada PTAR yang sudah bersedia menggelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Desa Simarpinggan, walaupun jarak dan lokasinya cukup jauh dari ibukota Sipirok tapi inilah yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat. Semoga pelayanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya,” ujar Rudi saat pembukaan kegiatan Program Bakti Sosial Pengobatan Gratis.

Pengobatan Gratis Dokter Spesialis dirangkai dengan Seminar Kesehatan yang diadakan pada 28 Mei 2023 di Kecamatan Batangtoru. Dalam seminar yang dihadiri puluhan petugas kesehatan dan kader posyandu se-Batangtoru dan Muara Batangtoru tersebut, dibahas soal deteksi dini dan penatalaksanaan scabies pada anak, deteksi dini gangguan kesehatan akibat batu kandung kemih, dan penanganan awal hipertensi dalam kehamilan.

Program penyediaan Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas besutan PTAR sudah dilakukan efektif sejak tahun 2020. Di Puskesmas Batangtoru, PTAR mendatangkan spesialis ginekolog, pediatri, internis serta memberikan obat-obatan gratis atas resep dokter dan donasi peralatan penunjang pelayanan dokter spesialis. Pada tahun 2022, sebanyak 39.108 pasien telah mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis. Program Penempatan Dokter Spesialis di Puskesmas ini bahkan menyabet Penghargaan Emas dalam Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2022.

Manager Community Development PT Agincourt Resources, Rohani Simbolon, (ketiga dari kiri) berfoto bersama tim Puskesmas Simarpinggan, dan Plt. Kepala Dinkes Tapanuli Selatan Rudi Iskandar Harahap (keempat dari kiri) di sela-sela Pengobatan Gratis Dokter Spesialis di Puskesmas Simarpinggan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sabtu (27/5/2023). (Dok: PTAR)

Penanganan Anak Stunting

Selain menggelar layanan dokter spesialis, di bidang kesehatan PTAR baru saja meluncurkan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) pada 26 Mei 2023. Program tersebut mencakup penanganan serta pemulihan anak stunting di empat desa di Kecamatan Batangtoru, yakni Desa Wek III, Desa Wek IV, Desa Hutagodang, dan Desa Sipenggeng.

Rohani menjelaskan setelah dokter spesialis memeriksa 32 anak dan memastikan diagnosa, tersaring tujuh anak yang mengalami stunting dan gizi buruk. Penanganan tujuh anak tersebut akan dilakukan selama 6 bulan, dengan dukungan dari PTAR berupa pemberian susu dan vitamin serta pemeriksaan dari dokter secara reguler. Dukungan lain berasal dari puskesmas berupa pemberian makanan ringan bergizi dan dari pihak desa berupa bantuan makanan tambahan.

“Program ini dilakukan secara serius, akan terus dipantau dan diperiksa dokter secara reguler. Jadi, hal paling penting adalah seberapa besar kualitas anak. Dalam program ini kami juga berkoordinasi dengan puskemas, PKK kecamatan, PKK desa, pemerintah desa, dan bidan desa,” ujar Rohani.

Apresiasi penanganan anak stunting dilontarkan Ketua Satgas Stunting Tapanuli Selatan, Abdul Latif Lubis, yang menghadiri peluncuran Program BAAS. Menurutnya, keseriusan PTAR dalam menangani stunting terlihat dari bantuan yang cukup besar dan konsistensi pemberian bantuan.

“Pemerintah menyarankan bantuan minimal di angka Rp450.000 per anak asuh per bulan, sementara PTAR mengalokasikan Rp2 juta per anak asuh ditambah lagi pemeriksaan dokter secara reguler. Ini bantuan yang sungguh fantastis,” katanya.

Menurut Abdul, kontribusi PTAR di Program BAAS akan mendukung percepatan penurunan stunting di Tapanuli Selatan. Sebab, saat ini masih ada 114 anak penderita stunting di Tapanuli Selatan. PTAR sendiri sudah membantu menangani anak gizi buruk dan stunting sejak 2016. (rel)

Hadiri Uji Sahih RUU DKI Jakarta, M Nuh Berikan Sejumlah Saran

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota komite 1 DPD RI asal Sumatera Utara H Muhammad Nuh MSP mengikuti uji sahih (uji publik) RUU Jakarta yang diinisiasi oleh Komite 1 DPD RI. Kegiatan ini digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (UI), Senin (29/5).

Pada uji sahih itu, Prof Djohermansjah Djohan sebagai Ketua Tim Ahli Komite 1 DPD RI menyampaikan tentang muatan RUU DKI Jakarta, di antaranya Jakarta diproyeksikan akan menjadi kota global yang akan menjadi kota bisnis, kota riset, dan kota jasa. “Beberapa kota di dunia terus berkembang setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara, seperti Melbourne di Australia, New York di Amerika Serikat, Auckland di Selandia Baru, dan Istanbul di Turki,” ujar Prof Djohermasjah.

Muhammad Nuh dalam kesempatan itu juga memberikan beberapa saran. “Besar harapan saya, DKI Jakarta ke depannya tetap memberikan kontribusi positif kepada NKRI,” katanya.

Dikatakan Muhammad Nuh, saat ini UU IKN sudah ditetapkan, maka Komite 1 DPD RI akan melakukan pengawasan dalam pelaksanannya baik dalam jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Saat ini Komite 1 DPD RI sedang melaksanakan tugas legilasi dengan menyusun RUU Jakarta untuk menggantikan UU Nomor 29 tahun 2007 tentang Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta paska dipindahkannya Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur. Saya pribadi berharap Jakarta sebagai kota global nantinya dengan Undang Undang yang baru akan tetap eksis dan maju,” harapnya.

Hadir juga sebagai pembahas pada kegiatan uji Sahih RUU DKI Jakarta ini Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Khairunnurrafik, PhD, Ombudsmen RI Robert Na Endi Jaweng, dan Dosen Fakultas Tekhnik Universitas Indonesia DR Hendricus Andy Simarmata. (adz)