Home Blog Page 1548

Di Hadapan KBT, Pangdam Mayjen Daniel Sebut Bangsa Indonesia Sedang Alami Krisis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI A Daniel Chardin melakukan pertemuan dengan Keluarga Besar TNI (KBT) dan sejumlah Ormas se-Sumatera Utara di Balai Prajurit Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, Sumatera Utara, Jumat (26/5/2023). Pangdam pun memberikan pesan penting.

“Saat ini, Bangsa Indonesia sedang mengalami berbagai krisis, diantaranya krisis wawasan dan nilai-nilai kebangsaan, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak moral terhadap generasi muda,” kata Pangdam kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Minggu (28/5/2023).

Pangdam menilai, membangun karakter anak bangsa yang solid perlunya kolaborasi dan sinergi sesama keluarga besar TNI Se-sumatera Utara. Terlebih, menurut Jenderal Kopassus itu, mengatasi berbagai krisis yang terjadi, apabila masyarakat memiliki wawasan berkarakter ideologi Pancasila.

“Mari kita bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, sebab, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud jika kita memiliki kesadaran yang tinggi dan memahami keanekaragaman maupun sikap toleransi, begitu juga dalam menjaga keutuhan NKRI, kekuatan TNI apabila bersatu bersama rakyat,” harapnya.

Acara yang bertemakan “Satukan Persepsi, Kuatkan Sinergi Guna Merajut Keutuhan NKRI” turut dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Rifky Nawawi, SE, SIP, Aster Kasdam Kolonel Arh Dedik Ermanto, para Ketua Ormas, diantaranya Ketua KBT Sumut, LVRI, Pepabri, PPAD, Hipakad, PPM, KB FKPPI, GM FKPPI, Piveri, Perip dan tamu undangan yang hadir. (adz)

Serunya Urban Fest Jogja

BUKA: Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor, saat membuka 'Daihatsu Urban Fest Level Up' di Main Atrium Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu kembali hadir dan mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui program hiburan atraktif kekinian, bertajuk ‘Daihatsu Urban Fest Level Up’. Event ini berlangsung di Main Atrium Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, pada 25-28 Mei 2023.

Pada acara ini, para pengunjung generasi muda dapat menikmati beragam hiburan seru, seperti kompetisi live band, games interaktif, standup comedy, dan photo installation, yang berkesempatan mendapat hadiah berupa uang jutaan rupiah, ditambah merchandise menarik. Pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan musisi, Budi Doremi.

Selama acara berlangsung, Daihatsu juga menyediakan fasilitas unit test drive bagi para pengunjung yang penasaran dan tertarik ingin merasakan asyiknya sensasi berkendara dengan mobil Daihatsu.

Selain menyediakan hiburan seru, pada acara yang berlangsung selama 4 hari ini, Daihatsu juga memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mewujudkan impiannya memiliki mobil baru dengan beragam kemudahan program pembelian yang menarik.

Daihatsu Urban Fest di Yogyakarta, menjadi destinasi ketujuh sekaligus penutup rangkaian program ini. Setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Balikpapan, Makassar, Medan, Bandung, Surabaya, dan Bekasi sejak November 2022 lalu.

“Melalui acara ini, Daihatsu berharap dapat lebih dekat dengan para sahabat di seluruh area Indonesia. Sehingga mereka bisa berekspresi menikmati jiwa mudanya lewat acara yang fun dan positif. Semoga program ini dapat menghibur dan menginspirasi pengunjung dan pelanggan, khususnya para milenial, serta keluarga muda di area Yogyakarta dan sekitarnya,” ungkap Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (rel/saz)

UMN Al-Washliyah Juara Matematika

RAIH EMAS: Nana Yuniar, mahasiswi UMN Al-Washliyah menyabet emas kejuaraan Matematika tingkat nasional - ISTIMEWA.

MAHASISWI Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah pada Prodi S-1 Pendidikan Matematika, Nana Yuniar meraih memperoleh medali emas pada kompetisi sains bidang Matematika.

Ia juara dalam kegiatan Indonesia Science Olympiad 1.0 jenjang perguruan tinggi tingkat nasional, yang diselenggarakan secara online oleh CV Divya Cahaya Prestasi. Torehan prestasi ini membuktikan sistem pembelajaran sekaligus mutu pendidikan UMN Al-Washliyah maju pesat sesuai perkembangan ilmu pengetahuan.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Hardi Mulyono K Surbakti SE MAP melalui Wakil Rektor III Dr Anwar Sadat SAg MHum di kampus UMN Jalan Garu II Medan, Sabtu (28/5) mengemukakan keberhasilan itu tidak terlepas dari bimbingan dosen, serta berbagai bentuk motivasi dari pihak rektorat maupun dekanat.

Nana Yuniar, mahasiswi semester 6 UMN Al-Washliyah gembira meraih prestasi yang terbilang cukup bergengsi. Sebab, mampu bersaing dengan mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi.

Kompetisi sains dan sosial tingkat nasional yang diselenggarakan oleh CV Divya Cahaya Prestasi memiliki sasaran peserta dari jenjang SD hingga perguruan tinggi se-Indonesia.

Materi yang dilombakan juga berbeda-beda mulai dari Biologi, Fisika, Kimia, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan lainnya dengan tipe soal mulai dari easy, medium, hard, hingga very hard. (dmp)

PAC PP Stabat Bantu Pasir Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Perdamaian

BANTUAN: Ketua PAC PP Stabat, Riki Sapariza, saat menyerahkan bantuan pasir kepada Ketua Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Kelurahan Perdamaian, Stabat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Stabat, Riki Sapariza, menyerahkan bantuan pasir sebanyak 2 truk, untuk pembangunan Musala Nurul Muslimin, Lingkungan 2, Desa Setia, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kamis (25/5) lalu.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada Ketua Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Izal.

“Saya sangat beterima kasih atas bantuan dari PAC PP Stabat. Semoga bantuan yang diberikan ini, membawa berkah,” ungkap Izal, Sabtu (27/5).

“Dan semoga, Ketua PAC PP Stabat, Bang Riki Sapariza, beserta pengurus lainnya, diberikan kesehatan, umur yang panjang, dimudahkan rezekinya dan berlimpah,” imbuh Izal berdoa.

Sementara Ketua PAC PP Kecamatan Stabat, Riki Sapariza membenarkan, adanya penyerahan bantuan tersebut.

“Semoga bantuan yang kami berikan, dapat bermanfaat dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya. (mag-6/saz)

Fraksi PDIP Usulkan Pemko Naikkan Honor Kepling

SOSIALISASI: Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2017 di Jalan Darussalam Medan, Minggu (28/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Medan, Robi Barus, mengaku siap memperjuangkan kenaikan honor kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan, dengan mengusulkannya kepada Pemko Medan.

Dia berharap, kenaikan honor itu dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para kepling di Kota Medan. Hal tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja para kepling sebagai ujung tombak seluruh program pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, hingga Pemko Medan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Jalan Darussalam, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (28/5).

“Untuk itu, saya bersama Fraksi PDIP DPRD Medan akan mengusulkan kenaikan honor kepling kepada Pemko Medan. Kami berharap, kesejahteraan para kepling di Medan bisa meningkat,” tutur Robi.

Di hadapan tokoh agama Effendy Lubis, sejumlah kepling, dan ratusan warga yang hadir pada kegiatan itu, Robi menjelaskan, berdasarkan aturan yang ada, kepling memiliki gaji yang sama seperti Pekerja Harian Lepas (PHL) atau honorer di lingkungan Pemko Medan. Tapi, kepling memiliki jam kerja yang jauh lebih panjang.

“Tugas kepling ini paling berat, tidak ada jam kerjanya. Situasi kita di Medan membuat mereka harus bekerja ekstra. Dari sisi gaji mereka sama dengan honorer, maka kita akan perjuangkan agar para kepling ini bisa mendapatkan tunjangan-tunjangan yang membantu biaya operasional, sekaligus menambah penghasilan mereka,” kata Ketua Komisi 1 DPRD Medan tersebut.

Robi yang pernah mengabdi sebagai kepling di Kota Medan selama 20 tahun tersebut, pun mengatakan, usulan kenaikan honor para kepling di Kota Medan bukan hal yang berlebihan. Selain dari jam kerjanya yang tidak mengenal waktu, kepling juga merupakan perangkat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Untuk itu, kami di DPRD Medan siap membantu membuat regulasinya agar ada tunjangan-tunjangan yang membuat penghasilan kepling bertambah,” katanya.

Pun begitu, Robi menekankan kepada seluruh kepling, pekerjaan mereka adalah sebuah pengabdian. Pasalnya, kepling merupakan pelayan masyarakat yang harus siap bekerja dalam memastikan jalannya program-program pemerintah hingga dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau tidak mau melayani, tidak usah jadi kepling,” tegasnya.

Robi pun menegaskan kepada setiap kepling untuk tidak coba-coba melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga. Pasalnya, Pemko Medan telah memberikan sejumlah contoh sanksi tegas kepada kepling yang kedapatan melakukan pungli dengan alasan apapun.

“Pak Wali tegas soal pungli, setiap kepling yang pungli pasti langsung dicopot. Tidak ada alasan kepling untuk pungli, sebab menjadi kepling adalah pengabdian. Maka masyarakat dipersilakan untuk melapor apabila ada melihat ataupun menjadi korban pungli dari oknum kepling, akan ditindak tegas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Robi pun menjelaskan, Perda Kota Medan No 9/2017 ini, merupakan inisiatif dari DPRD. Saat itu, Robi merupakan Ketua Pansus Perda tersebut.

Perda tersebut pun telah ditindaklanjuti Wali Kota Medan Bobby Nasution, dengan menerbitkan Perwal No 21 Tahun 2021, tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan sebagai petunjuk teknis (juknis) Perda No 9/2017.

“Semangat dari Perda ini adalah keinginan kami yang ingin menciptakan kepling benar-benar mau melayani masyarakat. Karena selama ini kita sering mendengar keluhan masyarakat atas kinerja keplingnya,” ujar Robi.

Pantauan Sumut Pos, pada kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan aspirasinya kepada Robi. Adapun berbagai keluhan tersebut, mulai dari banyaknya tiang dan kabel vendor wifi yang merusak estetika dan membahayakan masyarakat, jalan rusak, ketiadaan lampu jalan di lingkungan pemukiman warga, hingga honor kader Posyandu.

Menanggapi hal itu, Robi pun mengaku, akan menindaklanjutinya dengan pihak terkait.

“Ini akan menjadi bahan saya di DPRD Medan, akan kami koordinasikan agar masalah-masalah tersebut dapat terselesaikan,” pungkasnya. (map/saz)

Sistem Pemilu 2024 Dikabarkan Proporsional Tertutup, SBY: KPU & Parpol Bakal Alami Krisis

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menanggapi unggahan Pakar Hukum Tatanegara, Prof Denny Indrayana di media sosial Twitter, terkait perubahan sistem Pemilu 2024 menjadi sistem proporsional tertutup.

“Jika yang disampaikan Prof Denny Indrayana “reliable”, bahwa MK akan menetapkan Sistem Proporsional Tertutup, dan bukan Sistem Proporsional Terbuka seperti yang berlaku saat ini, maka hal ini akan menjadi isu besar dalam dunia politik di Indonesia,” tulis SBY lewat akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono, Minggu (28/5).

Terkait perubahan sistem Pemilu, menurut SBY, ada tiga pertanyaan besar yang menjadi perhatian publik, mayoritas parpol, dan pemerhati pemilu. “Pertanyaan pertama kepada MK, apakah ada kegentingan & kedaruratan sehingga sistem pemilu diganti ketika proses pemilu sudah dimulai? Ingat, DCS (Daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan kpd KPU. Pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan “chaos” politik,” lanjut SBY.

“Pertanyaan kedua kepada MK, benarkah UU Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi? Sesuai konstitusi, domain & wewenang MK adalah menilai apakah sebuah UU bertentangan dengan konstitusi, & bukan menetapkan UU mana yang paling tepat. Sistem Pemilu Tertutup atau Terbuka?” sambungnya lagi.

Menurut SBY, jika MK tidak memiliki argumentasi kuat bahwa sistem Pemilu terbuka bertentangan dengan konstitusi sehingga diganti menjadi tertutup, mayoritas rakyat akan sulit menerimanya. “Ketiga, sesungguhnya penetapan UU tentang sistem pemilu berada di tangan Presiden & DPR, bukan di tangan MK. Mestinya Presiden & DPR punya suara tentang hal ini. Mayoritas partai politik telah sampaikan sikap menolak pengubahan sistem terbuka menjadi tertutup. Ini mesti didengar,” kata SBY.

SBY menjelaskan, dalam menyusun DCS, Parpol & Caleg berasumsi sistem pemilu tidak diubah atau tetap menggunakan sistem terbuka. Perubahan di tengah jalan oleh MK, bisa menimbulkan persoalan serius, terutama KPU dan Parpol harus siap kelola “krisis” akibat perubahan tersebut.

Untuk menghindari situasi “chaos” tersebut, SBY menyarankan untuk pemilu 2024 tetap menggunakan Sistem Proporsional Terbuka. Lalu setelah pemilu 2024, Presiden dan DPR duduk bersama untuk menelaah sistem pemilu yang berlaku, untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yg lebih baik dengan mendengarkan suara rakyat. (adz)

Dua Perusahaan Belum Kembalikan Uang Proyek ‘Lampu Pocong’, SDABMBK Harus Fokus Tagih

TEGAK: 'Lampu Pocong' masih berdiri tegak di Jalan Diponegoro Medan - Markus Pasaribu/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Upaya Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), dalam menagih uang proyek ‘lampu pocong’, mulai membuahkan hasil. Sebab, 4 dari 6 perusahaan kontraktor yang menangani pembangunan ‘lampu pocong’ telah mencicil pembayaran pengembalian uang proyek tersebut.

Namun begitu, masih terdapat 2 perusahaan yang sama sekali belum mengembalikan uang proyek dimaksud. Hal ini pun membuat Dinas SDABMBK Kota Medan diminta lebih serius dan fokus dalam melakukan penagihan.

“Masih ada 2 kontraktor yang sama sekali belum mengembalikan uang proyek ‘lampu pocong’. Hal ini harus menjadi perhatian bagi SDABMBK. Harus fokus lakukan penagihan,” imbau Anggota Komisi 4 DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution, Minggu (28/5).

Karena itu, politisi Partai Gerindra tersebut, menyarankan Dinas SDABMBK Kota Medan untuk terus menggandeng dan meminta pendampingan pihak kejaksaan, dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, saat melakukan penagihan.

Sebab saat melakukan pendampingan, pihak Kejaksaan dapat melakukan sosialisasi tentang sanksi hukum yang akan dihadapi para kontraktor, apabila mereka belum juga mencicil pengembalian uang proyek tersebut.

“Kami harapkan penagihan dapat terus dilakukan, meskipun masih ada tenggang waktu sampai 7 Juli 2023. Dengan pendampingan dari Kejaksaan, kami yakin pengembalian uang dapat berjalan secara maksimal,” jelas Dedy.

Meskipun begitu, Dedy memberikan apresiasi kepada Pemko Medan yang telah berhasil menagih uang proyek kepada 4 perusahaan yang telah beritikad baik untuk mencicilnya. Dia berharap, keempat perusahaan itu tidak hanya mencicil, tapi juga dapat melunasi utang-utangnya sebelum jatuh tempo.

“Kami berharap uang tersebut bukan hanya dicicil, tapi juga dilunasi sebelum jatuh tempo, baik bagi yang sudah mencicil ataupun belum mencicil sama sekali,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Robi Barus. Politisi PDIP tersebut, memberikan apresiasi kepada Pemko Medan, dalam hal ini Dinas SDABMBK, yang telah melakukan penagihan. Tak hanya itu, dia juga memberikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan yang telah melakukan pendampingan dalam melakukan penagihan.

“Tentunya kami mengapresiasi SDABMBK Medan yang sudah melakukan penagihan dengan baik, dan Kejari Medan yang sudah melakukan pendampingan,” tutur Robi, Minggu (28/5).

Robi juga berharap, Dinas SDABMBK dan Kejari Medan, dapat terus bekerja sama dalam melakukan penagihan kepada seluruh perusahaan yang belum melunasi pengembalian uang proyek ‘lampu pocong’, khususnya kepada 2 perusahaan kontraktor yang sama sekali tidak mencicil atau belum melakukan pembayaran.

“Kalau yang 4 perusahaan sudah bisa mencicil, kenapa yang 2 lagi belum mencicilnya? Apakah mereka memang mau langsung membayar lunas? Atau justru memang tidak ada itikad baik. Ini harus dicari tahu penyebabnya. Semua kontraktor yang mengerjakan proyek itu harus mengembalikan uang proyek dimaksud, tanpa terkecuali,” tegas Robi.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan mengaku terus melakukan penagihan uang proyek ‘lampu pocong’ yang dinyatakan total lost oleh Pemko Medan kepada 6 perusahaan kontraktor. Hasilnya, 4 dari 6 kontraktor mulai mencicil pembayaran pengembalian uang proyek tersebut.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, total uang yang telah dicicil keempat kontraktor tersebut sekitar Rp2 miliar dari jumlah Rp21 miliar yang harus dibayar.

Bobby pun berharap, kedua kontraktor yang lain dapat segera mengikuti langkah 4 kontraktor tersebut. Kemudian, keenam perusahan kontraktor tersebut segera melunasinya sebelum waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Topan OP Ginting mengatakan hal senada. Menurutnya, 4 kontraktor tersebut membayarnya dengan cara mencicil. Permohonan membayar dengan cara mencicil tersebut datang dari inisiatif para kontraktor itu sendiri.

“Mereka mengembalikannya dengan cara mencicil, jadi kami beri waktu 60 hari. Sudah ada 4 perusahaan yang mulai mengembalikan dengan total Rp2,25 miliar. Adapun 4 perusahaan tersebut, CV BTP, CV EDP, CV A, dan CV SS,” benernya.

Dia juga memastikan, seluruh kontraktor telah disurati oleh Dinas SDABMK untuk mengembalikan uang proyek tersebut. Disinggung soal indikasi perusahaan yang menggunakan alamat palsu, Topan tetap yakin surat itu telah sampai ke pimpinan kontraktor.

“Saya pikir saya sudah menyurati, sudah dititip ke Pejabat Pelaksaan Teknis Kegiatan (PPTK). Jadi PPTK kan berhubungan langsung dengan pengusahanya. Jadi melalui PPTK surat tersebut disampaikan,” jelasnya.

Dari komunikasi dengan para kontraktor, lanjut Topan, para kontraktor berkomitmen untuk mengembalikan uang yang diminta Pemko Medan.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengumumkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Medan terhadap proyek pegerjaaan ‘lampu pocong’ yang merupakan bagian dari penataan lanskap 8 ruas jalan di Kota Medan pada 2022 lalu. Hasilnya, proyek ‘lampu pocong’ disebut proyek total lost ataupun proyek gagal.

Untuk itu, Bobby memerintahkan Dinas SDABMBK Kota Medan yang kini sebagai OPD yang menangani proyek penataan lanskap ruas jalan, untuk menagih kembali semua uang yang telah dibayarkan kepada kontraktor.

“Untuk pengerjaan ‘lampu pocong’ tersebut, memakan anggaran sekitar Rp25 miliar, yang sudah dibayarkan sebesar Rp21 miliar. Kami minta Dinas SDABMBK untuk melakukan penagihan menyeluruh. Rp21 miliar itu wajib dikembalikan,” tegasnya.

Untuk pengembaliannya, Pemko Medan pun memberikan tenggat waktu 60 hari sejak 9 Mei, atau hingga 7 Juli 2023. (map/saz)

Dito Ariotedjo Jadi Menpora Pertama Jajal Trek Lari Lintas Alam Bukit Lawang

JAJAL: Menpora RI, Dito Ariotedjo, selaku menteri pertama yang menjajal trek lari lintas alam Bukit Lawang.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bukit Lawang Orangutan Trail (BLOT) 2023 menjadi daya tarik dan kenangan bagi Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo. Pasalnya, dia menjadi Menpora RI pertama yang menjajal trek lari lintas alam Bukit Lawang.

Medan yang menantang sepanjang 5 kilometer dijajal Dito, Sabtu, 27 Mei 2023 lalu. Dia menjajal trek lintas alam Bukit Lawang bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, beserta rombongan.

“Sebelumnya sudah ada Menpora yang datang ke sini belum?” tanya Dito.

“Belum ada, ini baru pertama,” jawab Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah.

Rombongan melewati medan yang cukup menantang saat memasuki kawasan trek. Mulai dari punggungan naik curam, turunan curam, hingga menyeberangi sungai dengan jembatan.

Sepanjang perjalanan, Dito bersama rombongan disuguhkan dengan pemandangan alam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Di tengah perjalanan, seekor orang utan muncul di antara pepohonan.

“Ketemu orangutan namanya Si Alang, aset langka,” kata Dito.

Dito juga memuji keindahan alam objek wisata Bukit Lawang, yang sudah tersohor ke luar negeri tersebut. Dia berharap, sport tourism dapat berkembang menuju ke arah yang lebih baik, pada satu destinasi unggulan di Sumatera Utara (Sumut) tersebut.

“Sangat bagus dan sangat potensial. Ini adalah potensi yang sangat baik sekali. Kita lihat suasana alamnya sangat indah, yang tidak bisa didapat di kota-kota. Di dalamnya ini juga ada orangutan,” tutur Dito.

Keindahan Alam dan Olahraga Menyatu

Dito pun mengapresiasi gelaran BLOT 2023 di Kabupaten Langkat, Sumut. Dia mendorong sport tourism pada destinasi wisata tersebut bisa berkembang lebih baik.

“Saya menyampaikam apresiasi dan rasa bangga terhadap acara luar biasa ini. Keindahan alam, olahraga bersatu,” kata Dito di Terminal Puncak Desa Perkebunan Bukit Lawang, Langkat.

Menurut dia, BLOT 2023 ini merupakan kompetisi lari yang menantang fisik. Para peserta melewati trek hutan yang cukup menantang. Juga para pelari disuguhkan dengan pemandangan alam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

“Alamnya sangat mempesona. Melalui Bukit Lawang Orangutan Trail ini, kita tidak hanya memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menguji kekuatan dan ketahanan fisik mereka, tapi juga untuk memperluas kesadaran akan pentingnya menjaga alam,” beber Dito lagi.

Dito menekankan, pentingnya untuk menerapkan gaya hidup sehat dan aktif berolahraga. Kegiatan semacam ini diharap dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk terus berolahraga.

“Dengan keindahan alamnya, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi destinasi utama bagi para pelari dan pecinta alam dari seluruh dunia. Acara ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan, tapi juga akan menciptakan lapangan kerja dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Ijeck mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menpora Dito dalam ajang Bukit Lawang Orangutan Trail tahun ini. Dia berharap, kegiatan serupa dapat terlaksana kembali.

“Terima kasih juga atas dukungan masyarakat yang telah menjadi tuan rumah yang baik. Potensi wisata di daerah ini sangat luar biasa, jadi kita sama-sama mendorong agar ini lebih dikenal secara luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Menpora Dito berkesempatan mengalungkan medali kepada 5 pemenang Bukit Lawang Orangutan Trail Kategori Jarak Lari 7 Kilometer. Kelimanya adalah Bambang Purnomo, Mohd Hasnul, Lamtugandana, Na Abdillah, dan Dedy Iskandar.

Kegiatan BLOT berlangsung pada 26-27 Mei 2023 di Terminal Atas Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumut. Terdapat 3 kategori lomba lari alam ini, yakni jarak lari 7 kilometer, 25 kilometer, dan 50 kilometer.

Adapun peserta mencapai 600 pelari. Di antaranya berasal dari Asia, Eropa, hingga Australia. (ted/saz)

Lidya Nova Terpilih Jadi Ketua Fatayat NU Binjai

AKLAMASI: Lidya Nova terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Fatayat Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Binjai, Masa Bakti 2023-2028.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lidya Nova terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Fatayat Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Binjai Masa Bakti 2023-2028. Ini terungkap dalam Konferensi Luar Biasa (Konferlub) Fatayat PC NU Kota Binjai 2023 yang digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai, akhir pekan lalu.

Wanita berusia 37 tahun ini, mendapat dukungan dari seluruh peserta konferensi yang hadir.

“Dengan ini menetapkan Saudari Lidya Nova sebagai Ketua Fatayat PC NU Kota Binjai Terpilih,” ungkap Ketua Fatayat PW NU Sumatera Utara (Sumut), Nurhaidah Octaviani Siregar, selaku pimpinan konferensi.

Ketua PC NU Kota Binjai Asmuri Hafiz, melalui Sekretaris Ahmad Amri Siregar, dalam pidato penutupnya di Konferlub Fatayat PC NU Kota Binjai 2023, mengucapkan selamat kepada Lidya atas penetapannya sebagai Ketua Fatayat PC NU Kota Binjai terpilih.

“Jadikan fatayat wadah mengubah perilaku, ahlak, dan sikap kita menjadi lebih baik. Serta jadikan fatayat sebagai sarana menyebarkan manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Binjai secara umum,” pesan Amri.

Sementara, Ketua Fatayat PC NU Kota Binjai Terpilih, Lidya, menyatakan siap bekerja mewujudkan kader Fatayat NU Kota Binjai yang solid, bermartabat, bersinergi, dan mandiri.

“Mari kita satukan visi dan saling bekerja sama dalam meningkatkan peran dan eksistensi fatayat NU di Kota Binjai,” tuturnya, seraya memohon doa dan dukungan dari segenap Keluarga Besar NU Kota Binjai. (ted/saz)