Home Blog Page 17

Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan: Bank Mandiri Hadirkan Paket Rp1 di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara

MEDAN, SUMUT POS – Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.

Dalam pelaksanaannya, perseroan menyalurkan 3.360 paket makanan dan minuman di 12 region di seluruh Indonesia, dengan masing-masing region menyediakan 280 paket yang dapat diakses masyarakat melalui transaksi QRIS senilai Rp1 menggunakan aplikasi Livin’ by Mandiri.

Program ini akan terus hadir setiap tanggal 2 hingga perayaan HUT ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya perseroan untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Semangat Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Saling Menguatkan pun hadir di Kota Medan. Bank Mandiri Region I / Sumatera 1 menghadirkan booth layanan khusus di Menara Mandiri, Jl. Pulau Pinang, Kota Medan yang memungkinkan masyarakat memperoleh makanan dan minuman hanya dengan melakukan transaksi senilai Rp1 menggunakan fitur QRIS pada aplikasi Livin’ by Mandiri.

Regional CEO Bank Mandiri Region I / Sumatera 1, I Gede Raka Arimbawa mengatakan, program ini merupakan wujud kepedulian Bank Mandiri kepada masyarakat sekaligus bentuk apresiasi kepada para pekerja dan pelaku usaha yang selama ini menjadi penggerak aktivitas ekonomi di daerah.
“Melalui inisiatif ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat pekerja rentan. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada para pejuang harian seperti pengemudi ojek online, petugas kebersihan, pekerja lapangan, dan berbagai profesi lainnya yang setiap hari berkontribusi dalam menggerakkan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah ini,” ujar I Gede Raka Arimbawa, Selasa (2/6).

I Gede Raka Arimbawa menambahkan, pemanfaatan vending machine/booth berbasis QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri juga menjadi bagian dari upaya perseroan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan digital di tengah masyarakat. Dengan mekanisme yang mudah, cepat, dan aman, masyarakat dapat mengakses paket makanan dan minuman hanya melalui transaksi senilai Rp1.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Vice President Bank Mandiri Region I / Sumatera 1, Erik Doly, Andri Antoni, dan Teuku Habliansyah. Lebih dari sekadar berbagi, program ini menjadi simbol semangat kebersamaan yang ingin dihadirkan Bank Mandiri dalam momentum HUT ke-28. Bank Mandiri Sumatera Utara (Sumut) meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan kontribusi sosial yang mampu memberikan manfaat nyata dan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Bank Mandiri percaya bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, dapat memberikan arti bagi masyarakat ketika dilakukan secara bersama-sama. Karena itu, kami akan terus menghadirkan berbagai program yang mampu menciptakan manfaat nyata sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” pungkas I Gede Raka Arimbawa. (adz)

Firma Hukum Adil Buka Posko Pengaduan Terdampak Blackout PLN Sumut

TIM ADVOKASI: Para Tim kuasa hukum pendamping masyarakat dari Firma Hukum Adil untuk melakukan class action ke PT PLN (Persero) Sumut.
TIM ADVOKASI: Para Tim kuasa hukum pendamping masyarakat dari Firma Hukum Adil untuk melakukan class action ke PT PLN (Persero) Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Firma Hukum Adil membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang terdampak blackout atas pemadaman listrik masal yang terjadi pada tanggal 22-23 Mei 2026 lalu di Sumatera. Dalam menerima laporan pengaduan itu Firma Hukum Adil memastikan tidak akan meminta apa pun bagi masyarakat yang memberi laporan pengaduan atas kerugian blackout tersebut.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Investigasi dari Fitma Hukum Adil, Devi Ilhamsah SH di dampingi pengurus lainnya, Sekretaris Norman Sianturi SH, dan anggota, Kesya Dina Sari SH, Nurul Andini SH, Fero S SH, M Nainggolan SH, Reyhan Hanafiah SH MH, Ahmad Nurdin SH, dan Theo M Sembiring di Kantor Firma Hukum Adil/Posko Pengaduan Masyarakat di Komplek Perumahaan Cempaka Garden Nomor A1 Jalan Bunga Cempaka, Kelurahaan Padang Bulan 2 Selayang, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (3/6).

Menurut mereka, terkait masalah pemadam listrik masal itu, tim dari Firma Hukum Adil juga akan melayangkan gugatan ‘Class Action’ yang akan dilayangkan ke PT PLN (Persero) Sumut yang nantinya dilakukan tim advokat bersama masyarakat pada pekan depan.
Ada pun pernyataan resmi tim kuasa hukum dari masyarakat dari Advokat Firma Hukum Adil sebagai berikut: Pertama, kami menyampaikan bahwa peristiwa pemadaman listrik masal yang terjadi pada 22-23 Mei lalu telah menimbulkan dampak yang sangat luas bagi masyarakat. Tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak serius terhadap kegiatan ekonomi, pelayanan publik, serta sektor usaha, termasuk pelaku UMKM.

Kedua, berdasarkan kajian awal yang kami lakukan, terdapat indikasi kuat adanya kelalaian dalam penyelenggaraan dan pengelolaan sistem ketenagalistrikan, yang seharusnya menjamin ketersediaan listrik secara andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ketiga, sebagai bentuk tanggung jawab hukum dan upaya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, kami saat ini sedang menyiapkan langkah hukum berupa gugatan perwakilan kelompok (class action) terhadap PT PLN (Persero).

“Selain itu, kami juga mempertimbangkan langkah hukum dalam bentuk citizen lawsuit terhadap pemerintah sebagai penyelenggara negara, guna memastikan adanya perbaikan sistemik dan kebijakan yang lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Keempat, tujuan utama dari langkah hukum ini bukan semata-mata untuk menuntut ganti rugi, tetapi juga untuk mendorong adanya perbaikan sistem ketenagalistrikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Kelima, kami mengimbau kepada masyarakat yang terdampak untuk mendokumentasikan kerugian yang dialami, baik berupa kerugian materiil maupun immateriil, sebagai bagian dari upaya pembuktian dalam proses hukum yang akan berjalan.

Keenam, kami juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa dirugikan untuk bergabung dalam upaya hukum ini, sehingga perjuangan ini benar-benar menjadi representasi kepentingan masyarakat luas.

“Terakhir, kami berharap perhatian dari pihak yang terhormat dan bertanggung jawab atas terjadinya blackout ini. Antara lain: Presiden Republik Indonesia,Kementrian ESDM,Kementerian BUMN ,dan PT PLN (Persero) agar dapat bersikap kooperatif, transparan, dan bertanggung jawab dalam menyikapi peristiwa ini, serta mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem kelistrikan nasional,” pungkas Sekretaris Norman Sianturi SH bersama Theo M Sembiring SH. (azw)

Cetak Rekor Muri dengan 58 Ribu Peserta dari 118 PTS, Ketua Apperti Sumut Apresiasi Seminar 10 Pohon Ilmu LLDikti I

REKOR MURI: Ketua Apperti Sumut Ir. Indra Gunawan, M.P (kiri) menyaksikan penyerahan medali dan sertifikat rekor Muri yang diterima LLDikti Wilayah I. (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

Ketua Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (Apperti) Sumut Ir. Indra Gunawan, M.P mengapresiasi pelaksanaan seminar 10 pohon ilmu yang digagas Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, Rabu (3/6).

Kegiatan yang diselenggarakan secara hibrid di Kantor LLDikti Wilayah I di Jalan Sempurna Tanjungsari Medan ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan jumlah peserta seminar 58 ribu dari 118 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Sumut.

Seminar yang dinakhodai Prof. Dr. Ir. Bilter A. Sirait, M.S dengan moderator Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, M.S, Ph.D yang juga salah seorang pembahas seminar pemecahan rekor Muri tersebut. Seminar ini dibuka Gubsu diwakili Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng, Sc (staf ahli Gubsu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat). Anggota DPR RI Maruli Siahaan turut menyampaikan dukungan terhadap

Narasumber seminar yakni Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc (Engineering Must Move from Building Structures to Building Impact), Prof. Dr Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes (Inclusive and Preventive Healthcare), Prof. Dr. Tarmizi, M.Hum (Law as Enabler of Development), Prof. Dr Akrim Lubis, M.Pd (Fondasi Filosofis Transformasi Pendidikan Berdampak) dan Prof. Efendi Barus, M.A., Ph.D (Language for Inclusion and Knowledge Dissemination).

Pembicara berikutnya adalah Prof. Dr. Syaifuddin, M.MA (Impact-Driven Regional Economy), Prof. Dr. Zakarias Situmorang, MT (Digital Transformation & AI), Prof. Dr Ahmad Laut Hasibuan, M.Pd (Future-Ready Education: Transformasi Pendidikan untuk Menyongsong Masa Depan Berkelanjutan), Prof. Dr. Ir. Bilter Sirait, M.S (Sustainable and Smart Agriculture) dan Prof. Dr. Ika Rosenta Purba, M.Si (Biodiversity and Sustainability di Sumatera Utara: Kekuatan Strategis Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045 Melalui Kolaborasi Sumatera Utara Berkah).

Usai seminar, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Mantondang, M.A, Ph.D diwakili Ahmad Subhan, S.E (Kabag umum) selaku penyelenggara mendapatkan piagam pemecahan rekor dari Triyono selaku senior manager Muri.

“Tentunya ini kita apresiasi sebagai prestasi yang membanggakan Sumatera Utara dan nasional. Sudah banyak prestasi yang diukir oleh LLDikti Wilayah I sejak dipimpin oleh Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D. Antara lain dari Kemendiktisaintek dan Aptisi Pusat,” sebut Ir. Indra Gunawan, M.P.

Sebagai BP PTS, kata ketua Apperti Sumut yang juga ketua umum Pengurus Yayasan Wakaf UISU, pihaknya bangga dan bersyukur atas prestasi LLDikti Wilayah I tersebut. “Seminar 10 pohon ilmu merupakan langkah kolaborasi lintas ilmu yang diharapkan memberikan dampak pada bangsa dan negara. Tidak hanya berhenti pada paper saja tapi harus membumi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.

Ir. Indra Gunawan, M.P berharap kolaborasi yang telah dibina oleh LLDikti Wilayah I dapat ditingkatkan dengan lebih banyak melibatkan PTS dan lintas ilmu. “Terima kasih pada LLDikti Wilayah I atas terselenggaranya seminar ini. Baik kepada Bapak Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D maupun Kabag Umum LLDikti Wilayah I Ahmad Subhan, S.E,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan pemecahan rekor Muri yang berlangsung lancar ini diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) PTS dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provsu serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut. Turut menandatangani kerja sama tersebut kepala LLDikti Wilayah I.

Kerja sama ditandatangani antara lain oleh Rektor UISU Prof. Dr. Hj. Safrida, M.Si, Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Firmansyah, MSi, Rektor UMSU Prof. Dr Akrim Lubis, M.Pd, Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc, Ketua Yayasan USM Indonesia Dr. Parlindungan Purba, MM dan Rektor Universitas Dharmawangsa Medan Assoc. Prof. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc, M.A.

Selanjutnya, Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes, Rektor Unpri Prof. Dr Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes, pimpinan Universitas Methodist Indonesia, Universitas Al-Azhar Medan, Universitas Deli Sumatera, Universitas Senior, Universitas Deztron Indonesia dan Inkes Deli Husada.

Perlu diketahui bahwa materi dari para narasumber seminar tadi juga dibahas oleh sepuluh pembahas. Yakni Prof. Suwarno, Prof. Dr. Apt. Nerdy, M.Si, Prof. Dr. Kusbianto, M.Hum, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, M.S, Ph.D, Prof. Dr. Risnawaty, M.Hum, Prof. Dr. Sihol Nababan, Prof. Dr. Rika Rosnelly, M.Kom, Prof. Dr. Jumaria Sirait, M.Pd, Prof. Dr. Ir. H. Ahmad Rafiqi Tantawi, M.S dan Prof. Dr. Ir. Posman Sibuea, M.S.

Rangkaian pemecahan rekor juga diisi dengan testimoni rektor UMSU dan Unpri dalam mengelola program studi maupun kelas internasional. Peserta yang mengikuti seminar baik mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan mengikuti semua rangkaian kegiatan ini secara langsung dari aula, hall maupun auditorium dari tiap PTS. Ada juga melalui zoom dan media sosial lainnya. (dmp)

Bakar Semangat Pesepak Bola Muda, Ketua PDIP Sumut Guyur Juara Soekarno Cup U-17 Rp50 Juta

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon menyampaikan sambutan pada pembukaan Liga Kampung Soekarno Cup U-17 wilayah Sumut 2026.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon menyampaikan sambutan pada pembukaan Liga Kampung Soekarno Cup U-17 wilayah Sumut 2026.

SERDANG BEDAGAI, SUMUT POS — DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan stimulus finansial berupa hadiah pembinaan sebesar Rp50 juta bagi tim yang berhasil merengkuh gelar juara Liga Kampung Soekarno Cup U-17 wilayah Sumut 2026. Hadiah tersebut dialokasikan sebagai apresiasi sekaligus modal bagi tim pemenang yang akan menjadi delegasi resmi Provinsi Sumut di putaran final tingkat nasional.

Komitmen strategis ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, saat membuka secara resmi turnamen Soekarno Cup U-17 Sumut di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026).

Menurut Rapidin, program pembinaan olahraga prestasi tidak boleh berhenti pada seremonial atau sekadar menggelar pertandingan berkala. Ekosistem sepak bola usia muda memerlukan perhatian yang komprehensif, pendampingan moril, serta dukungan dana yang memadai untuk memotivasi para atlet dalam mengasah potensi terbaik mereka.

“Kami menyiapkan hadiah Rp50 juta bagi tim yang menjadi juara. Ini bentuk penghargaan atas perjuangan mereka sekaligus penyemangat agar mampu berprestasi di tingkat nasional,” ujar Rapidin di hadapan para peserta.

Mantan Bupati Samosir tersebut menegaskan, kompetisi ini didesain khusus sebagai wadah inklusif untuk menjaring bakat-bakat sepak bola terpendam dari wilayah akar rumput (grassroots). Melalui ajang ini, anak-anak muda yang selama ini minim mendapatkan panggung ekspresi kini memiliki kesempatan setara untuk memamerkan keterampilannya di lapangan hijau.

Selain fokus pada aspek teknis dan taktis permainan, Rapidin berharap turnamen ini menjadi instrumen efektif dalam menggembleng karakter mental para peserta. Aspek kedisiplinan yang ketat, sportivitas, dan daya juang pantang menyerah menjadi nilai-nilai fundamental yang wajib diserap oleh setiap pemain di sepanjang kompetisi.

Menatap fase lanjutan, PDI Perjuangan Sumut juga merancang skema keberangkatan tim perwakilan menuju putaran nasional yang akan digelar di Jawa Timur. Rapidin menyatakan kesiapannya untuk menggerakkan seluruh elemen partai lewat prinsip gotong royong guna memastikan kesiapan akomodasi, logistik, dan persiapan tim berjalan matang.

“Kalau rezeki kita ada, saya ingin menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa Sumatera Utara serius mendukung atlet-atlet mudanya. Kita akan gotong royong siapkan keberangkatan mereka sebaik-baiknya,” tuturnya optimis.

Ia juga berpesan agar para pemain dari daerah tidak merasa inferior atau minder dengan tim-tim dari kota besar yang memiliki fasilitas lebih modern. Sejarah sepak bola nasional telah membuktikan bahwa mayoritas pemain legendaris justru lahir dan ditempa dari lapangan-lapangan sederhana di berbagai pelosok daerah.

“Jangan pernah minder karena berasal dari kampung. Justru banyak pemain besar Indonesia lahir dari daerah. Yang terpenting adalah kemauan berlatih, disiplin, dan terus bekerja keras,” tegasnya.

Melalui turnamen ini, DPD PDI Perjuangan Sumut menargetkan lahirnya generasi baru pesepak bola profesional yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara dan berkontribusi bagi Tim Nasional di masa depan. Fokus utama kompetisi ini adalah membangun kepercayaan diri anak-anak muda Sumut agar berani bersaing dan mengukir prestasi di level tertinggi. (adz)

Harlah Pancasila: Komarudin Watubun dan Rapidin Simbolon Buka Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 di Sergai

Pembukaan turnamen skala regional ini ditandai lewat tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun.
Pembukaan turnamen skala regional ini ditandai lewat tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun.

SERDANG BEDAGAI, SUMUT POS – Turnamen sepak bola Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara (Sumut) 2026 resmi bergulir di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Kompetisi ini memperebutkan hadiah pembinaan total sebesar Rp50 juta sekaligus menjadi ajang seleksi bagi tim pemenang untuk mewakili Provinsi Sumut ke tingkat nasional di Jawa Timur pada Agustus 2026 mendatang.

Pembukaan turnamen skala regional ini ditandai lewat tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun. Seremonial pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh ratusan penonton, jajaran ofisial tim, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon, serta Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.

Dalam pengarahannya, Komarudin Watubun menegaskan, esensi utama dari penyelenggaraan Soekarno Cup tidak hanya berfokus pada hasil akhir pertandingan. Turnamen ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat juang, dan rasa nasionalisme generasi muda melalui medium olahraga sepak bola.

“Pertandingan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan tim terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada Soekarno Cup tingkat nasional di Jawa Timur nanti. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita membangun karakter generasi muda yang kuat, berjiwa pejuang, dan mencintai bangsanya,” ujar Komarudin saat membuka acara.

Komarudin juga merefleksikan kembali visi historis Presiden pertama RI, Bung Karno, yang menempatkan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa dan simbol martabat negara di kancah internasional. Semangat sejarah itulah yang ingin dihidupkan kembali agar kompetisi di tingkat akar rumput ini mampu melahirkan talenta profesional yang kelak memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mengumumkan pemberian stimulus finansial senilai Rp50 juta dari pihak DPD sebagai dana pembinaan bagi tim peraih podium juara pertama. Tak hanya itu, mantan Bupati Samosir ini memastikan kesiapan struktur partainya untuk menggalang aksi gotong royong guna memfasilitasi kebutuhan logistik dan akomodasi keberangkatan tim perwakilan menuju putaran final di Jawa Timur.

“Kami menyiapkan hadiah Rp50 juta sebagai bentuk penghargaan sekaligus penyemangat. Jika rezeki ada, kita akan gotong royong mempersiapkan keberangkatan delegasi Sumut dengan sebaik-baiknya agar mereka bisa tampil maksimal di level nasional,” kata Rapidin. Ia juga mengimbau seluruh atlet untuk memprioritaskan nilai sportivitas, kepatuhan pada regulasi, serta menjaga kedisiplinan sebagai modal fundamental seorang olahragawan.

Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyampaikan apresiasi atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah. Menurut Darma, kehadiran turnamen ini membuktikan bahwa kantong-kantong potensi sepak bola tidak hanya terpusat di kawasan metropolitan, melainkan tumbuh subur di wilayah pedesaan dan daerah perkebunan. Kesiapan Serdang Bedagai menjadi representasi dukungan daerah terhadap iklim pembinaan usia dini yang kompetitif dan aman.

Berdasarkan laporan teknis Ketua Panitia Pelaksana, Darma Sutra, turnamen Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 ini diikuti delapan tim delegasi dari berbagai kabupaten/kota. Delapan daerah yang mengirimkan timnya meliputi Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Kedelapan tim tersebut dibagi dalam dua grup, yakni Grup A yang dihuni, Serdang Bedagai, Deliserdang, Medan, dan Batubara. Sedangkan Grup B terdiri dari, Tebing Tinggi, Tapanuli Utara, Binjai, dan Langkat

Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 1 hingga 10 Juni 2026 di Lapangan PT Fajar Agung. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi jembatan awal bagi para pesepak bola muda di wilayah Sumatera Utara untuk meniti karier ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional. (adz)

Dr Dimas Sofani Lubis: Masyarakat Harus Bangga dengan Pancasila

BERSAMA: dr Dimas Sofani Lubis bersama masyarakat usai menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (31/5/2026). (Markus Pasaribu/Sumut Pos).
BERSAMA: dr Dimas Sofani Lubis bersama masyarakat usai menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (31/5/2026). (Markus Pasaribu/Sumut Pos).

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa yang patut untuk dibanggakan seluruh warga negara Indonesia, tak terkecuali masyarakat Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (31/5/2026).

“Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa. Kita sebagai masyarakat harus bangga dengan Pancasila,” ucap dr Dimas dalam kesempatan yang dihadiri Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafiz Rambe, Lurah Asam Kumbang, Reyza Fahlevy Lubis, dan Dosen Fakultas Fisip USU, Dadang Darmawan Pasaribu itu.

Dikatakan Anggota Komisi III DPRD Kota Medan itu, Pancasila pernah diperkenalkan secara langsung oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno di depan negara-negara PBB.

“Saat Ir Soekarno menyampaikan konsep dan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila di hadapan PBB, Pancasila ini mendapatkan sambutan hangat dari dunia. Dunia menilai Pancasila sebagai sebuah konsep dasar negara yang sangat baik, maka kita sebagai warga negara patut untuk membanggakan Pancasila,” ujarnya.

Dr Dimas mengatakan, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara dan ideologi bangsa. Akan tetapi, Pancasila juga merupakan alat pemersatu bangsa dari kondisi rakyat yang majemuk.

“Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, agama dan golongan. Indonesia sangat majemuk, sangat beranekaragam. Tetapi dengan Pancasila, seluruh perbedaan itu dapat dipersatukan dengan sempurna di dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Perbedaan justru menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Dr Dimas berharap, kedepan seluruh warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Kota Medan dapat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila sesuai cita-cita para pendiri bangsa. “Mari kita amalkan Pancasila dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Sementara itu, dosen Fakultas FISIP Universitas Sumatera Utara, Dadang Darmawan Pasaribu yang bertindak sebagai pembicara pada kegiatan itu mengatakan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang warga negara dalam melihat kondisi bangsa saat ini.

“Sayangnya, saat ini banyak masyarakat yang tidak memiliki wawasan kebangsaan. Untuk itu, seluruh masyarakat wajib meningkatkan wawasan kebangsaannya. Kita harus memahami apa yang terjadi dengan bangsa kita saat ini,” tuturnya.

Sepakat dengan apa yang disampaikan dr Dimas, Dadang Darmawan juga mengajak masyarakat untuk berbangga hati dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Di hadapan PBB, Ir Soekarno bahkan mengatakan bahwa Pancasila yang berbicara tentang ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan musyawarah mufakat, serta tentang keadilan sosial sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi bangsa-bangsa di dunia. Sebagai warga negara, kita harus bangga dengan Pancasila,” pungkasnya. (map/ila)

Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Danyonif 100/PS

SERTIJAB: Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hendy Antariksa saat memimpin acara Sertijab Danyonif 100/PS, di Makodam I/BB. (Kodam I/BB)
SERTIJAB: Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hendy Antariksa saat memimpin acara Sertijab Danyonif 100/PS, di Makodam I/BB. (Kodam I/BB)

Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 100/Prajurit Setia, di Gedung AH Nasution Lantai II Makodam I/BB, Selasa (2/6).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi TNI Angkatan Darat (AD) sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk menjaga kesinambungan kinerja dan profesionalisme satuan.

Dalam amanatnya, Pangdam Hendy menegaskan, bahwa serah terima jabatan bukan sekadar momentum seremonial pergantian komandan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dan kualitas kepemimpinan agar satuan terus berkembang serta siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Letkol Inf Agus Muchtadi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama memimpin Yonif 100/PS.

“Berbagai capaian positif berhasil diraih, baik dalam bidang latihan, pembinaan personel maupun pembinaan satuan, sehingga Yonif 100/PS tetap solid, disiplin, dan berprestasi. Pengalaman dan keberhasilan yang diperoleh selama menjabat diharapkan menjadi bekal berharga dalam mengemban tugas baru sebagai Dandim 0207/Simalungun,” katanya.

Sementara itu, kepada Letkol Inf Amirul Husin yang dipercaya sebagai Danyonif 100/PS yang baru, Pangdam Hendy mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan pimpinan.

Ia menegaskan, bahwa jabatan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang menuntut keteladanan, kepekaan, serta kemampuan manajerial yang matang.

“Saya berharap, Danyonif yang baru mampu melanjutkan berbagai capaian positif yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan satuan, sehingga Yonif 100/PS tetap menjadi satuan yang berprestasi, profesional, dan siap melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan negara,” harapnya.

Usai pelaksanaan sertijab, Pangdam Hendy memberikan cenderamata kepada pejabat lama serta ucapan selamat kepada pejabat yang baru. (dwi/ila)

Verifikasi 10.000 Data Rampung pada Program PKH Medan Makmur, Ditargetkan Cair Akhir Juni

Kepala Dinsos Kota Medan Khoiruddin Rangkuti.
Kepala Dinsos Kota Medan Khoiruddin Rangkuti.

Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur yang digagas Pemerintah Kota Medan ditargetkan mulai direalisasikan pada akhir Juni 2026. Saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan masih melakukan proses verifikasi ulang terhadap 10.000 data calon penerima bantuan yang telah diusulkan dari 21 kecamatan.

Kepala Dinsos Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, mengatakan proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan belum pernah mendapatkan bantuan serupa dari pemerintah.

“Datanya sudah masuk semua, saat ini sedang kita filter dan periksa. Acuan utamanya adalah desil kesejahteraan dan syarat usia penerima bantuan, khususnya lansia yang minimal berusia 60 tahun,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Khoiruddin, apabila ditemukan data yang tidak memenuhi syarat, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kecamatan untuk melakukan penggantian calon penerima. Langkah tersebut dilakukan agar program yang menjadi salah satu perhatian Pemko Medan itu dapat berjalan tepat sasaran.

Ia menegaskan, arahan Wali Kota Medan adalah memastikan bantuan diberikan kepada warga yang selama ini belum tersentuh program bantuan sosial pemerintah.

“Kita ingin bantuan ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Karena itu proses seleksi dilakukan lebih ketat agar tidak terjadi salah sasaran,” katanya.

Setelah proses verifikasi selesai, seluruh data calon penerima akan diajukan kepada Wali Kota Medan untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar pelaksanaan program.

“Targetnya minggu depan sudah kita ajukan dan bisa segera di-SK-kan oleh Pak Wali Kota. Jika seluruh proses berjalan lancar, kemungkinan akhir Juni 2026 program ini sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Khoiruddin mengakui realisasi program mengalami sedikit penyesuaian dari target awal yang direncanakan pada awal Juni. Hal itu disebabkan adanya sejumlah tahapan administrasi yang harus dilalui mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga Dinas Sosial.

Selain itu, calon penerima bantuan juga harus mengurus pembukaan rekening dan buku tabungan di Bank Sumut sebagai sarana penyaluran bantuan.

“Ada beberapa proses administrasi yang harus diselesaikan. Ditambah lagi pengurusan rekening bagi calon penerima bantuan yang jumlahnya cukup banyak. Namun pada prinsipnya, kami terus berupaya agar program ini bisa segera terealisasi,” ungkapnya.

Program PKH Medan Makmur sendiri diluncurkan Pemko Medan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan. Melalui program tersebut, sebanyak 10.000 warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang belum pernah menerima bantuan pemerintah akan memperoleh bantuan tunai sebesar Rp200.000 setiap bulan. (map/ila)

Selamatkan Anak dari Bahaya Narkoba, Muslim: Orangtua Garda Terdepan

PEMBINAAN: Anggota DPRD Kota Medan, Dr H Muslim M.S.P saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan, Minggu (31/5/2026).
PEMBINAAN: Anggota DPRD Kota Medan, Dr H Muslim M.S.P saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan, Minggu (31/5/2026).

MEDAN – Setiap orangtua berkewajiban dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Untuk itu, seluruh orangtua harus menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan anak-anaknya agar tidak terjerumus oleh barang haram tersebut.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. H. Muslim Harahap M.S.P saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan tema ‘Pencegahan Narkoba Melalui Peran Orangtua untuk Menyelamatkan Akhlak Generasi Muda’ di Jalan Rawe II No.136, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (31/5/2026).

“Sebagai orangtua, kita harus menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menyelamatkan anak-anak kita, para generasi bangsa dari bahaya narkoba,” ucap Muslim.

Dijelaskan Muslim, Pancasila mengajarkan setiap warga negara untuk menjadi manusia yang beradab. Sementara, narkoba kerap menjadikan para generasi muda menjadi manusia yang tidak beradab dan tidak bermoral. “Mulai sekarang, nilai-nilai Pancasila harus kita tanamkan kembali kepada anak-anak kita. Bukan hanya di sekolah, tetapi nilai-nilai luhur Pancasila juga harus kita tanamkan di keluarga,” ujarnya.

Diterangkan Muslim, saat ini Sumatera Utara masih menjadi wilayah dengan tingkat peredaran narkoba paling tinggi di Indonesia. Akan tetapi, panti rehabilitasi yang disiapkan pemerintah di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan masih sangat terbatas.

“Panti rehabilitasi di Kota Medan masih sangat terbatas, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah. Hingga saat ini, ada banyak orangtua yang ingin anaknya direhabilitasi namun belum bisa dilakukan karena minimnya tempat rehabilitasi milik pemerintah,” terangnya.

Ke depan, Muslim berharap Pemprov Sumut maupun Pemko Medan dapat menambah panti rehabilitasi di Kota Medan. Dengan harapan, para generasi muda di Kota Medan yang sempat terjerumus dapat segera diselamatkan dari bahaya narkoba.

Pada kesempatan itu, Muslim turut menghadirkan narasumber dari Garnizun Kota Medan. Narasumber tersebut memaparkan tentang bahaya narkoba hingga tanda-tanda atau ciri-ciri pengguna narkoba serta cara pencegahannya.

“Mari kita berjuang bersama dalam menyelamatkan anak-anak kita dari bahaya narkoba. Narkoba musuh kita bersama. Perangi narkoba, berantas narkoba,” pungkasnya. (map/ila)

Hakim Belum Rampungkan Perkara Korupsi ISP Taput, Putusan Eks GM ICON+ Ditunda

SIDANG PENUNDAAN: GM PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) SBU Regional Sumbagut, Agus Widya Santoso, saat menjalani sidang penundaan, Selasa (2/6). (Dok: Gusman/Sumut Pos)
SIDANG PENUNDAAN: GM PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) SBU Regional Sumbagut, Agus Widya Santoso, saat menjalani sidang penundaan, Selasa (2/6). (Dok: Gusman/Sumut Pos)

MEDAN – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menunda pembacaan putusan terhadap mantan General Manager (GM) PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) SBU Regional Sumbagut, Agus Widya Santoso, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan layanan internet di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Penundaan dilakukan karena majelis hakim menyatakan putusan perkara tersebut belum rampung disusun. Sidang yang semula dijadwalkan digelar pada Selasa (2/6) itu, akan kembali dilanjutkan pada 8 Juni 2026 mendatang.

“Seharusnya sidang putusan hari ini, namun majelis hakim menunda karena putusan belum siap,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kinata usai persidangan di Pengadilan Tipikor Medan.

Perkara ini menyoroti dugaan penyimpangan pengadaan layanan Internet Service Provider (ISP) melalui sistem e-Katalog pada Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2020.

Dalam tuntutannya, JPU Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun 3 bulan penjara terhadap Agus Widya Santoso serta denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Jaksa menilai terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain pidana badan, jaksa juga meminta hakim merampas uang titipan pengembalian kerugian negara sebesar Rp457,7 juta yang telah disetorkan terdakwa ke rekening penampungan Kejari Taput untuk disetorkan ke kas negara.

Dalam dakwaan disebutkan, Agus diduga berperan dalam mengarahkan proses pengadaan layanan internet dengan memerintahkan tim pemasaran PT Indonesia Comnets Plus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pejabat Kominfo Taput sebelum proses pemesanan dilakukan melalui e-Katalog.

Jaksa juga mengungkap adanya layanan yang diberikan di luar surat pesanan, serta penandatanganan berita acara pemeriksaan hasil pekerjaan yang menyatakan pekerjaan selesai 100 persen meski penggunaan layanan pada 57 titik pemasangan tidak sesuai dengan pembayaran yang dilakukan.

Kasus ini turut menyeret mantan Kepala Dinas Kominfo Tapanuli Utara Polmudi Sagala dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hanson Einstein Siregar.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara, dugaan penyimpangan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp457.759.232. (man/azw)