Home Blog Page 22

Bersama Aliyah Rizq Farm Holding, Pte. Ltd, Datok Delphi El Hazmih Pimpin Metar Kurban 5.000 Ekor dan Raih Rekor ASEAN dan Asia

TERIMA REKOR: Datok Delphi El Hazmih (kanan) menerima piagam rekor ASEAN dan Asia. (Istimewa/Sumut Pos)
TERIMA REKOR: Datok Delphi El Hazmih (kanan) menerima piagam rekor ASEAN dan Asia. (Istimewa/Sumut Pos)

Kesuksesan pelaksanaan Metar Qurban 5.000 pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Yayasan Al Fatih, Hamparanperak, Deliserdang tak lepas dari peran besar Datok Delphi El Hazmih gelar Datok Setia Bentara Kanan selaku ketua panitia.

Dibawah kepemimpinannya, kurban akbar dengan 5.000 ekor hewan tersebut meraih penghargaan internasional rekor ASEAN dan Asia. Kurban terbesar tersebut menjadi perhatian luas karena tidak hanya menghadirkan nuansa religius. Tetapi juga mengangkat adat dan budaya Melayu dalam syiar Islam.

Ribuan masyarakat hadir menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung tertib dan terorganisir. Datok Delphi El Hazmih bersama jajaran panitia mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis. Mulai dari distribusi hewan, sistem penyembelihan halal, pengolahan daging, hingga pendistribusian kepada masyarakat dan peserta kurban dari luar negeri.

Kegiatan monumental itu dihadiri Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Muhammad Fauzi, S.I.Kom., M.H beserta permaisuri, Bupati Deliserdang diwakili Asisten I Setdakab Deliserdang Drs. Zainal Abidin Hutagalung, M.AP.

Turut hadir CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd., Datok Sri Mohamad Nor Ashraf gelar Datok Sri Abiasatiya Wira Negara Diraja KMBD, Syech Adnan Magharib, Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah Al Fatih Datok H. Tasimin M.T gelar Datok Indra Sakti Diraja KMBD, Direktur The Herdsmen Pte. Ltd. Datok Sri Ridzwan Syed gelar Datok Sri Haluan Indera Wangsa Diraja KMBD, Anggota DPRD Sumut Datok Fajri Akbar, S.H gelar Datok Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD dan Anggota DPRD Deliserdang Datok Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag gelar Datok Satria Cakra Wangsa Diraja KMBD.

Momen paling bersejarah terjadi saat Ketua Juri ASEAN Record Ms. Gillian Ooi, menyerahkan piagam penghargaan ASEAN Record dan Asia Record kepada Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd.

Sebagai ketua panitia, Datok Delphi El Hazmih dinilai berhasil mengoordinasikan seluruh unsur kepanitiaan yang terdiri dari Datok Perangkat, Datok Limpah Kurnia, Datok Timbalan, OK dan penghulu, para juru sembelih halal dari Juleha, perangkat Desa Hamparanperak, AMBEAMBE hingga relawan masyarakat.

Seluruh rangkaian acara berjalan lancar mulai dari Salat Ied, penyembelihan hewan, pengolahan daging hingga distribusi bantuan kepada masyarakat. Datok Delphi El Hazmih bersyukur atas keberhasilan kegiatan tersebut.

Ia menyebut capaian rekor ASEAN dan Asia bukan hanya keberhasilan panitia. Tetapi juga kemenangan masyarakat Melayu dan umat Islam yang mampu menunjukkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial dalam skala internasional. “Ini bukan sekadar tentang jumlah kurban. Tetapi tentang persaudaraan, kebersamaan dan syiar Islam yang dikemas dalam budaya Melayu,” ujarnya.

YTAM Tuanku Muhammad Fauzi turut memberikan apresiasi tinggi kepada Datok Delphi El Hazmih dan seluruh panitia. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan dan semangat melayani umat mampu menghadirkan kegiatan berskala internasional dari Tanah Deli.

Ia berharap Metar Qurban dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat dan memperkuat persaudaraan serumpun Melayu lintas negara.

Kesuksesan Metar Qurban 5000, lanjutnya, sekaligus mempertegas posisi Hamparanperak dan Tanah Deli sebagai salah satu pusat pelaksanaan syiar Islam dan budaya Melayu yang mampu menarik perhatian dunia internasional. Dengan raihan rekor ASEAN dan Asia, nama Metar Qurban 5000 kini resmi tercatat sebagai salah satu pelaksanaan kurban terbesar dan paling monumental di kawasan Asia Tenggara. (dmp)

UMN Al-Washliyah Kurban 11 Lembu, Dua Diantaranya untuk Warga Karo dan Labuhanbilik

KURBAN: Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si (kiri) menyaksikan penyembelihan kurban di UMN Al-Washliyah, Kamis (28/5). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)
KURBAN: Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si (kiri) menyaksikan penyembelihan kurban di UMN Al-Washliyah, Kamis (28/5). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah menyembelih 11 Lembu pada perayaan Idul Adha 1447 Hijrah. Dua dari 11 hewan kurban tersebut disembelih di Karo dan Labuhanbilik, Rabu (27/5).

Sembilan lembu lainnya disembelih di Kampus UMN Al-Washliyah Jalan Garu II Medan, Kamis (28/5). Penyembelihan hewan kurban ini disaksikan Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si (wakil rektor III) dan Prof. Dr. H. Anwar Sadat, M.Hum (wakil rektor I). Penerima hewan kurban berjumlah 320 warga.

Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si diwakili Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si bersyukur karena penyembelihan hewan kurban rutin dilaksanakan oleh keluarga besar UMN Al-Washliyah. “Alhamdulillah, kita tahun ini kembali melakukan penyembelihan hewan kurban,” katanya.

Wakil rektor berterima kasih kepada para pekurban dan panitia kurban yang dilakukan di UMN Al-Washliyah. “Kedepan, pelaksanaan kurban dapat terus terlaksana dengan lebih baik,” harapnya.

Prof. Dr. Samsul Bahri, M.Si berharap pelaksanaan kurban dapat meningkatkan ketaqwaan dan mempererat jalinan silaturahim dari sivitas akademika UMN Al-Washliyah. “Kita berdoa, kampus UMN Al-Washliyah senantiasa mendapatkan keberkahan,” sebut wakil rektor.

Ia pun berharap dukungan dari masyarakat sekitar kampus beserta masyarakat Karo dan Labuhanbilik sehingga UMN Al-Washliyah dapat mencerdaskan para generasi penerus bangsa dan negara. (dmp)

PKS Medan Kota Salurkan 9 Hewan Kurban

KURBAN: DPC PKS Medan pada kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban, Kamis (28/5/2026).
KURBAN: DPC PKS Medan pada kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban, Kamis (28/5/2026).

Dalam semangat Iduladha 1447 Hijriah, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Medan Kota menunjukkan komitmennya dalam melayani dan berbagi kepada masyarakat melalui kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban yang dilaksanakan di Kantor DPC PKS Medan Kota, Jalan Sempurna Gg. Yakuf No. 130 C, Kamis (28/5/2026).

Pada momentum penuh berkah tersebut, DPC PKS Medan Kota menyalurkan sebanyak 5 ekor sapi dan 4 ekor kambing kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Medan Kota dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara kader PKS dan masyarakat.

Ketua DPC PKS Medan Kota, Alan Bangun Siregar, dalam pernyataanya menyampaikan bahwa ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga sarana membangun nilai pengorbanan, keikhlasan, dan semangat melayani sesama.

“Nilai dari berkurban adalah bagaimana kita belajar ikhlas, rela berkorban, dan terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat ini harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Alan Bangun Siregar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DED PKS KOTA Medan Ust Robin Ginting Sekretaris DPC PKS Medan Kota Akhirul Febri Siagian, Bendahara DPC PKS Medan Kota Pertiwi, serta Ketua BKAP DPC PKS Medan Kota Suyanti.

Suasana penuh kehangatan juga terasa dalam agenda makan siang bersama dan ramah tamah yang dihadiri oleh Ustadz H. Salman Alfarisi selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara. Kebersamaan kader dan masyarakat semakin erat sambil menikmati hidangan kari kambing spesial serta berbagai menu UMKM kader yang turut memeriahkan kegiatan.

Kehadiran Kepala Lingkungan 14 beserta masyarakat sekitar juga menjadi bukti bahwa kegiatan kurban ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Penyaluran hewan kurban dari PKS Medan Kota diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Melalui momentum Iduladha ini, DPC PKS Medan Kota kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.

“Berkurban bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan cinta, kepedulian, dan kebersamaan untuk sesama dan semoga tahun tahun kedepannya kita dilapangkan rezeki oleh Allah SWT ikut serta untuk kita ikut berkurban,” pungkas Alan. (map/ila)

 

Gerebek Sarang Sabu Berujung Ricuh, Bandar Utama Kabur

DISERANG: Polisi saat diserang pelaku narkoba dan warga sekitar. (Foto: Polda Sumut)
DISERANG: Polisi saat diserang pelaku narkoba dan warga sekitar. (Foto: Polda Sumut)

Upaya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara membongkar jaringan peredaran narkoba di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, berujung ricuh.

Personel kepolisian mendapat perlawanan dari pelaku, keluarga, hingga sejumlah warga saat melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar sabu yang menjadi target operasi.

Akibat kericuhan tersebut, bandar narkoba yang diburu polisi berinisial FF alias Apeng (40) berhasil melarikan diri. Sementara enam orang lainnya diamankan karena diduga menghalangi proses penegakan hukum dan melakukan perlawanan terhadap petugas.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari penyelidikan yang dilakukan personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut terhadap FF alias Apeng yang diduga aktif mengedarkan sabu di kawasan tersebut.

Untuk memastikan keterlibatan target, petugas melakukan operasi penyamaran atau undercover buy dengan berpura-pura menjadi pembeli narkotika.

“Petugas melakukan undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli narkoba. Setelah transaksi terjadi, tim langsung melakukan penindakan,” ujar Ferry, Jumat (29/5/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti yang ditemukan antara lain satu paket sabu dengan berat bruto 2,45 gram, timbangan digital, sekop sabu, plastik klip kosong, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika.

Namun situasi berubah tegang saat petugas berupaya membawa pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. FF disebut melakukan perlawanan dan mendapat dukungan dari anggota keluarga serta sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.

“Personel mendapat perlawanan dari pelaku, kemudian keluarga dan warga sekitar ikut melakukan pelemparan batu ke arah petugas,” kata Ferry.

Serangan tersebut membuat suasana di lokasi menjadi tidak terkendali. Dalam kondisi ricuh itu, FF alias Apeng memanfaatkan situasi untuk melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Untuk mengendalikan situasi, Polda Sumut kemudian meminta bantuan personel Brimob yang diperbantukan (BKO) serta jajaran Polsek Medan Kota guna melakukan pengamanan dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil pengembangan dan penyelidikan lanjutan, polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi perlawanan terhadap petugas. Keenamnya masing-masing berinisial MRS, DP, AP, FH, RR, dan RZ. “Hasil tes urine terhadap enam orang yang diamankan menunjukkan semuanya positif amphetamine,” ungkap Ferry.

Selain mendalami peran keenam orang tersebut, penyidik juga masih memburu keberadaan FF alias Apeng yang diduga menjadi salah satu pengedar narkotika di kawasan Medan Maimun.

Polda Sumut menegaskan tidak akan berhenti sampai target utama berhasil ditangkap. Polisi juga akan menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga menghalangi tugas aparat saat penggerebekan berlangsung.

“Polisi masih memburu keberadaan FF alias Apeng yang melarikan diri saat proses penangkapan. Kami juga mendalami keterlibatan pihak-pihak yang diduga menghalangi proses penegakan hukum dalam penggerebekan tersebut,” tegas Ferry. (dwi/ila)

Puting Beliung Terjang Medan Tuntungan, 7 Rumah Rusak & Pohon Tumbang

RUSAK: Rumah yang rusak diterjang angin puting beliung di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Kamis (28/5/2026) sore.
RUSAK: Rumah yang rusak diterjang angin puting beliung di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Kamis (28/5/2026) sore.

Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Kamis (28/5/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah mengalami kerusakan dan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak angin kencang tersebut.

“Untuk kejadian kemarin, pohon tumbang hanya terjadi di wilayah Medan Tuntungan. Selain itu, ada tujuh rumah yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung,” ujar Yunita saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan yang dialami rumah warga didominasi pada bagian atap yang terlepas akibat kuatnya hembusan angin. Tingkat kerusakan pun bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga kerusakan yang cukup parah.

“Rata-rata atap rumah warga terbang diterjang angin. Ada yang rusak secara keseluruhan, ada juga yang hanya sebagian. Saat ini kami masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan secara rinci,” katanya.

Menurut Yunita, setelah proses pendataan selesai dilakukan, Pemerintah Kota Medan akan menyalurkan bantuan berupa material bangunan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Pendataan tersebut dilakukan dengan melibatkan aparat kewilayahan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang tepat.

“Biasanya proses pendataan dibantu pihak kecamatan dan kelurahan agar seluruh kerusakan dapat terdata dengan baik. Setelah itu akan ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan material sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Selain merusak rumah warga, hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Namun, BPBD bersama instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat dalam waktu lama.

“Untuk pohon dan dahan yang tumbang sudah ditangani seluruhnya. Pemangkasan dan pembersihan sudah dilakukan sehingga akses jalan kembali normal. Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses penanganannya,” ungkap Yunita.

Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan, BPBD memastikan tidak ada wilayah yang mengalami banjir ataupun genangan signifikan akibat hujan deras yang turun pada Kamis malam.

Menurut Yunita, hasil pemantauan yang dilakukan pihaknya menunjukkan seluruh kawasan di Kota Medan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Pantauan kami pada Kamis malam tidak ada wilayah yang tergenang banjir. Memang hujan turun cukup deras, tetapi kondisi secara umum tetap aman,” katanya.

Meski demikian, BPBD mencatat adanya peningkatan debit air di Sungai Deli. Kenaikan permukaan air sungai mencapai sekitar 20 sentimeter akibat tingginya curah hujan yang terjadi tidak hanya di Kota Medan, tetapi juga di wilayah pegunungan yang menjadi daerah hulu.

“Sungai Deli sempat mengalami kenaikan sekitar 20 sentimeter. Hal itu dipengaruhi hujan deras yang terjadi sejak siang hari di kawasan pegunungan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan, BPBD Kota Medan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai-sungai yang melintasi wilayah kota. Langkah tersebut dilakukan mengingat potensi hujan masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami terus memonitor kondisi sungai karena potensi hujan masih ada, baik di Kota Medan maupun di daerah pegunungan. Sampai saat ini seluruh kondisi masih aman dan terkendali,” pungkas Yunita. (map/ila)

Pria di Hamparanperak Buat Laporan Palsu di Polisi, Ngaku Dibegal untuk Beli Cincin Pacar

POLRES BINJAI: Pengendara saat memasuki Markas Komando Polres Binjai di Jalan Sultan Hasanuddin.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
POLRES BINJAI: Pengendara saat memasuki Markas Komando Polres Binjai di Jalan Sultan Hasanuddin.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI – Ada-ada saja. Seorang pria berinisial RF, membuat laporan polisi ke Polsek Binjai, yang mengaku sebagai korban begal. Namun saat didalami polisi, peristiwa begal itu tidak ada.

Kepada polisi, RF mengalami peristiwa begal di Jalan T Amir Hamzah, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang, Jum’at (15/5/2026) jelang tengah malam.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian menjelaskan, RF datang bersama ibunya ke Polsek Binjai

“RF mengaku dibegal dan kehilangan motor Honda Beat warna hitam BK 3247 AJK,” kaga Hizkia, Jumat (29/5/2026).

Kepada polisi, RF berujar bahwa terduga pelaku berjumlah lima orang dengan mengendarai empat motor. Usai menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Binjai melakukan pendalaman dengan cek lokasi sekaligus olah tempat kejadian perkara hingga menelusuri kejadian tersebut.

Namun, ditemukan kejanggalan bahwa peristiwa begal yang dilaporkan korban tidak ada. “Sepeda motor itu dijual RF sendiri di depan Taman PGRI, seharga Rp8,8 juta,” bebernya.

“Uang hasil penjualan sepeda motor, digunakan RF untuk membeli cincin emas seharga Rp5,4 juta, untuk diberikan ke pacarnya,” sambungnya.

Atas kejadian ini, Polsek Binjai memberi perintah kepada RF untuk menyampaikan klarifikasi bahwa peristiwa begal yang dilaporkannya tidak benar. (ted/azw)

Bupati Karo Ajak GPdI Perkuat Kerukunan dan Kolaborasi Membangun Daerah

HUT: Bupati Karo dan Wakil Bupati Karo menghadiri HUT GPdI ke-105
HUT: Bupati Karo dan Wakil Bupati Karo menghadiri HUT GPdI ke-105

KARO – Bupati Karo Antonius Ginting, menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) sekaligus Perayaan Hari Pentakosta GPdI yang digelar di Stadion Samura, Kabanjahe, Rabu (27/5).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Putri Sitepu, unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting,  perwakilan DPRD Kabupaten Karo Peri Edisonta Milala, pimpinan dan tokoh GPdI Sumut–Aceh, tokoh agama, pimpinan perangkat daerah, serta jemaat GPdI se-Tanah Karo.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan pawai jemaat GPdI se-Tanah Karo dari Kantor DPRD Kabupaten Karo menuju Stadion Samura sebagai bentuk sukacita dan kebersamaan dalam memperingati HUT GPdI dan Hari Pentakosta.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang pelayanan GPdI yang telah mencapai usia 105 tahun serta kontribusinya dalam membangun kehidupan rohani, moral, dan sosial masyarakat.

Bupati juga menyampaikan gereja memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta sumber pengharapan bagi masyarakat. Ia juga menilai momentum Hari Pentakosta menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kasih, toleransi, dan semangat pelayanan di tengah kehidupan bermasyarakat yang dinamis.

“Momentum Hari Pentakosta mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Bupati Karo.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat persaudaraan guna mewujudkan Kabupaten Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Bupati Karo menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-105 GPdI dan Hari Pentakosta kepada seluruh jemaat, seraya berharap GPdI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera. (deo/ila)