Home Blog Page 2416

TP PKK Asahan Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan

BANTUAN: Ketua PKK Asahan menyerahkan bantuan tali asih kepada beberapa panti asuhan.DARMAWAN/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya menyalurkan bantuan paket sembako di tiga lokasi, yang pertama di kunjungi MDA Perguruan Anak Yatim Kisaran, Panti Asuhan Putra dan Putri Muhammadiyah Kisaran, dan Panti Jompo Buddist Yayasan Sinar Kasih Abadi.

“Alhamdulilah, hari ini kita kegiatan bakti sosial kepada anak-anak panti asuhan di Kabupaten Asahan lebih kurang tiga panti yang akan kita berikan santunan berupa Kain Sarung dan sembako. Mudah-mudahan kegiatan ini mendatangkan barokah untuk kita semua,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya, Jumat (12/8).

Lebih lanjut Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya menyampaikan, pembagian paket sembako dan kain sarung yang dilaksanakan, merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Asahan bersama TP PKK Kabupaten Asahan setiap pelaksanaan Peringatan HUT Kemerdekaan RI. “Bantuan sembako dan kain sarung yang diberikan ini sebagai bentuk kepedulian dari TP-PKK Kabupaten Asahan kepada anak-anak yang berada di panti asuhan dan Panti jompo. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapat berkah dan bernilai ibadah,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Muhilli Lubis selaku Ketua Tim menyampaikan, tempat pertama yang dikunjungi Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan adalah Sekolah MDA Perguruan Anak Yatim Kisaran yang berlokasi di Jalan SM Raja dan pada kesempatan ini Rombongan menyerahkan paket kain sarung.

Pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Sudirman Laksa mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Asahan atas kunjungan dan bantuannya dan berharap semoga program ini dapat meringankan beban panti asuhan yang dibinanya. (dat/han)

Terjadi Konflik Pertanahan pada Proyek DAK Disparbudpora di Silalahi, 11 Paket Terancam Gagal

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe.Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 11 paket proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022 pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Dairi di Desa Silalahi 3, Kecamatan Silahisabungan, terancam gagal dilaksanakan.

Pasalnya, di lokasi pembangunan 11 paket proyek tersebut, diduga diusahai sejumlah oknum warga, yang kini menjadi konflik pertanahan.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe mengakui, pelaksanaan paket proyek tersebut memang belum bisa terlaksana.

“Kontrak kerja sudah dikeluarkan akhir Juli 2022 lalu. Namun sampai sekarang, pihak rekanan belum bisa melakukan pekerjaan, karena ada konflik pertanahan di lokasi tersebut,” ungkap Rahmat, Jumat (12/8).

Menurut Rahmat, saat ini pihaknya menunggu sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dia pun mengatakan, konflik pertanahan dimaksud terjadi karena ada sejumlah oknum warga yang mengusahai lahan yang bakal digunakan itu.

Adapun lokasi yang akan digunakan seluas 15 hektare, merupakan tanah milik Pemkab Dairi pada pengadaan tanah 2005 lalu di Kompleks Rumah Tanggal, Desa Silalahi 3. Sementara luas lahan yang dibutuhkan untuk 11 paket proyek tesebut, sekitar 4 hektare.

“Tapi, karena sekarang ada oknum warga mengusahai sebagian lahan itu, maka rekanan belum bisa memulai pekerjaan. Kami sudah menyurati rekanan, supaya mereka bisa mulai melaksanakan proyek. Kami juga sedang mengupayakan supaya sertifikat bisa segera dikeluarkan BPN, sehingga pihak rekanan bisa bekerja,” beber Rahmat.

Rahmat menyebutkan, ke-11 paket proyek yang akan dibangun di Desa Silalahi itu, yakni Tourist Informatian Center (TIC), toilet, tempat parkir, rumah ibadah/musala, gazebo, plaza kuliner, kios cenderamata, panggung kesenian, menara pandang, pedestriian atau jalur pejalan kaki, dan fasilitas kebersihan/tempat sampah.

Menurutnya, total pagu anggaran pembangunan 11 paket proyek itu, sebesar Rp7 miliar lebih, yang bersumber dari DAK Tahun Anggaran 2022. “Pembangunan masih diupayakan. Sayang jika sampai gagal, karena ini untuk kepentingan masyarakat di sana,” pungkas Rahmat. (rud/saz)

Pemkab Labuhanbatu Gelar Workshop dan Finalisasi RPJMD di Tobasa

Sekda Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian saat membuka Workshop dan Finalisasi RPJMD 2021-2026 dan Renstra OPD serta sosialisasi SIPD di Labersa Hotel Convetion Center, Balige, Tobasa.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemkab Labuhanbatu membuka Workshop dan Finalisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 dan Rencana Strategis (Renstra) OPD, serta sosialisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Labersa Hotel Convetion Center, Balige, Tobasa.

Kegiatan yang diprakarsai Bappeda Kabupaten Labuhanbatu bersama Kementerian Dalam Negeri dan Universitas Sumatera Utara (USU) ini, digelar pada 10-13 Agustus 2022.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Labuhanbatu, Muhammad Yusuf Siagian, saat membuka kegiatan, mengatakan, dengan telah ditetapkannya Perda Kabupaten Labuhanbatu Nomor 3 Tahun 2022, tentang RPJMD 2021-2026, maka dokumen ini menjadi dasar penyusunan renstra 2021-2026 bagi seluruh perangkat daerah Kabupaten Labuhanbatu.

“Sehubungan Perda Nomor 3 Tahun 2022, tentang RPJMD Labuhanbatu 2021-2026, dan penggunaan SIPD di Labuhanbatu, maka diperlukan langkah-langkah pengetahuan akan hal tersebut,” ungkap Yusuf.

Yusuf menjelaskan, workshop yang diikuti 138 peserta terdiri dari kasubag program, bendahara, dan operator seluruh intansi Pemkab Labuhanbatu ini, dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan SIPD, yang telah terintegrasi dengan RPJMD, Renstra, RKPD, KUA, penganggaran, penatausahaan, serta akuntansi pelaporan.

Menurutnya, kegiatan ini juga direncanakan bakal diisi narasumber dari Kemendagri Vivin Gunawan, Oktiyanah, dan Rugayyah Pakeu. (fdh/saz)

Dinas Kopenaker Humbahas dan BLK Medan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

TINJAU: Plt Kepala Dinas Kopenaker Kabupaten Humbahas, Chiristison Marbun, saat meninjau pelatihan berbasis kompetensi yang diadakan pihaknya bekerja sama dengan BLK Medan.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Kopenaker) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan BLK Medan, menggelar pelatihan berbasis kompetensi di Kantor Dinas Kopenaker Kabupaten Humbahas, Jalan Bukit Inspirasi, Kantor Bupati Humbahas.

Adapun pelatihan ini digelar untuk 4 jenis kompetensi, yakni menjahit pakaian dewasa, tata boga, pengolahan hasil pertanian, dan junior stylist.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kopenaker Kabupaten Humbahas, Chiristison Marbun mengatakan, kegiatan ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Dia juga menyebutkan, pelatihan terhadap 4 jenis kompetensi ini, melatih masing-masing 16 orang setiap kompetensi, yang berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Humbahas.

“Untuk setiap kompetensi, pesertanya 16 orang. Menjahit pakaian dewasa dan tata boga dilaksanakan selama 33 hari, pengolahan hasil pertanian berlangsung 18 hari, dan pelatihan junior stylist akan digelar hingga 23 hari,” ungkap Chiristison, baru-baru ini.

Chiristison juga mengatakan, pelatihan dibuka sejak 1 Agustus 2022 lalu. Pada pelatihan yang saat ini sedang berlangsung, metode yang digunakan meliputi teori, praktik, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi oleh Tim BBPVP Medan.

“Adapun tujuan dan harapan pelaksanaan pelatihan ini, guna melatih tenaga kerja yang sedang menganggur atau mencari pekerjaan untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten di bidangnya, ataupun sebagai persiapan menjadi seorang wirausahawan,” tuturnya.

Dia pun berharap, ke depannya peserta dapat bekerja dengan kompetensi masing-masing bidangnya, ataupun dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi wirausahawan baru, guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Humbahas. (des/saz)

Djarot Serahkan Alsintan ke Poktan Langkat

COBA: Anggota DPR RI Djarot Saiful Hidayat, mencoba alat mesin pertanian sebelum secara simbolik diberikan kepada 2 kelompok tani di Kabupaten Langkat, Jumat (12/8).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Djarot Saiful Hidayat, menyerahkan alat mesin pertanian (alsintan) secara simbolik kepada 2 kelompok tani (poktan) Kabupaten Langkat di Kantor DPC PDIP Kabupaten Langkat, Stabat, Jumat (12/8).

Pada kesempatan tersebut, Djarot menyampaikan, alsintan ini bersumber dari dana aspirasi dirinya untuk disalurkan kepada poktan yang berhak. “Sumber dananya dari APBN, dan merupakan dana aspirasi Anggota DPR RI. Saya memilih memberikan bantuan alsintan ini kepada kelompok tani di Langkat,” ungkap Djarot.

Djarot pun berharap, alsintan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak untuk diperjualbelikan. “Bantuan ini kami serahkan untuk digunakan para petani, agar hasil pertaniannya melimpah. Jadi, jangan sampai setelah diserahkan, alsintan ini dijual,” pesannya.

Dia juga mengatakan, untuk memastikan alsintan ini tidak dijual, Djarot meminta DPC PDIP Kabupaten Langkat untuk memantau keberadaan alsintan ini.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Langkat, Ralin Sinulingga, pun menyambut baik bantuan dari dana aspirasi Anggota DPR RI tersebut, untuk petani di Kabupaten Langkat.

Ralin yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Langkat ini, berharap, bantuan tersebut dapat meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Langkat, yang merupakan satu daerah lumbung pangan di Sumatera Utara (Sumut).

“Tentunya ini sangat membantu, karena dapat mempermudah kerja para petani. Dan tentu akan mengurangi biaya pertanian para petani,” pungkas Ralin. (mag-2/saz)