Home Blog Page 2449

Cegah Stanting di Asahan, Dinas Perikanan Sosialisasi Sajian dan Olahan Ikan

PEMENANG: Dinas Perikanan Asahan foto bersama dengan anak-anak pemenang lomba mewarnai gambar di Balai Desa Banjar, Kecamatan Airjoman, Rabu (3/8).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Tim Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting Asahan Ny Yusnila Indriati Taufik bersama Kepala Dinas Perikanan Asahan Ir Hazairin MM dan rombongan menghaditi sosialisasi penyajian dan pengolahan serba ikan, di Balai Desa Banjar, Kecamatan Airjoman, Rabu (3/8).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan Ir Hazairin MM mengatakan bahwa sosialisasi penyajian dan pengolahan serba ikan memiliki peran sentral dalam upaya memasyarakatkan kebiasaan mengkonsumsi ikan untuk meningkatkan kecerdasan, pertumbuhan, dan menjaga kesehatan.

Kadis Perikanan juga mengatakan upaya sosialisasi penyajian dan pengolahan ikan harus senantiasa dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat akan arti pentingnya mengkonsumsi ikan secara teratur.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Ketua TP PKK Asahan yang juga adalah Wakil Ketua Tim Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting Asahan Ny Yusnila Indriati Taufik mengayakan bahwa masalah gizi dan kesehatan dapat ditanggulangi lebih efektif jika dilaksanakan oleh masyarakat bersama pemerintah. Salah satu upaya penanggulangan masalah gizi yaitu dengan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) pada balita dan ibu hamil yang bermasalah gizi kurang, buruk, kurus, kurang energi protein (KEP) dan kurang energi kronis (KEK).

Makanan tambahan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan gizi balita dan ibu hamil.

Yusnila juga mengatakan kegiatan yang dilaksanakan agar masyarakat mempunya pemahaman tentang arti pentingnya menkonsumsi Ikan bagi kesehatan dan juga sebagai upaya dalam mencegah stunting.

“Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, yang berdampak pada kegagalan pertumbuhan anak, “ ungkap Yusnila.

Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik, lanjut Yusnila, oleh karena itu saya mengimbau kepada semua pihak supaya menjadikan ikan sebagai menu utama dalam keluarga.

Di akhir sambutannya Wakil Ketua Tim Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Asahan berharap palaksanaan sosialisasi hari ini akan dapat meningkatkan konsumsi ikan dengan cara penyajian makanan berbagai olahan ikan yang disukai anak anak. (dat/azw)

Pemkab Asahan Buka Pentas Seni PAI Tingkat SMP 

BERSAMA: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Asahan Drs Muhilli Lubis foto bersama di sela-sela kegiatan Pentas Seni PAI tingkat SMP se Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Muhilli Lubis membuka pentas seni Pendididikan Agama Islam (PAI) Tingkat SMP Kabupaten Asahan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 H di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Rabu (3/4).

Pada pembukaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupateb Asahan Drs H Supriyanto MPd melaporkan kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan semangat kompetitif dalam kegiatan positif terutama kegiatan keagamaan serta melestarikan budaya Asahan yang sarat dengan nilai-nilai positif.

Selanjutnya Supriyanto melaporkan, peserta pada kegiatan pentas seni ini adalah siswa/siswi UPTD SMP Negeri dan SMP swasta yang merupakan hasil seleksi tingkat kecamatan dengan jumlah peserta 110 orang yang terdiri dari Cabang Sinandong Putra dan Putri berjumlah 25 orang, Cabang Tilawah Putra dan Putri berjumlah 45 orang, Cabang Kaligrafi Naskah Putra dan Putri berjumlah 25 orang, Cabang Kaligrafi Hiasan Mushaf Putra dan Putri berjumlah 15 orang.

Di tempat yang sama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Muhilli Lubis mewakiki Bupati Asahan berharap, melalui kegiatan ini dapat terjaring bibit unggul dan berprestasi sebagai tolok ukur kualitas pembinaan Pendidikan Agama Islam pada satuan pendidikan, dan meningkatnya keberanian dan kemandirian peserta didik dalam menumbuhkan bakat dan minatnya sebagai wahana yang efektif dalam memberikan pemahaman dan penghayatan ajaran agama sehingga lebih mudah merasuk ke hati anak-anak, nilai-nilai agama yang akan lebih mudah dipahami dengan dikemas melalui seni yang sesuai dengan perkembangan jiwa dan psikologis mereka.

Muhiilli juga mengatakan, usaha untuk melestarikan nilai-nilai Islami harus ditingkatkan, mengingat perkembangan zaman, urbanisasi, modernisasi, globalisasi dan tumbuhnya kota-kota industri yang telah merubah pola pikir masyarakat khususnya generasi muda yang telah banyak kehilangan jati diri sebagai seorang muslim dan perbuatan yang jauh dari nilai-nilai Islam.

”Harapan kami semoga even dan program ini dapat berkesinambungan dalam membangun manusia Indonesia menjadi pelajar yang unggul, berakhlak yang mulia terus berkembang dan sejahtera dengan menumbuhkan nilai-nilai agama,” harap Muhilli.

Menutup pidatonya Muhilli berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu langkah preventif dan strategis dalam membina generasi muda kita, generasi muda Islam untuk terus beraktifitas dan berkreasi dalam hal positif serta berguna bagi masa depannya. Oleh karena itu, kegiatan yang positif seperti ini harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya sebagai salah satu filter yang membentengi anak-anak generasi penerus bangsa kita agar tidak terjerat kedalam tindakan-tindakan yang negatif.

Tampak hadir juga Kakankemenag Kabupaten Asahan, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI, Kepala Sekolah, Guru PAI, peserta lomba dan tamu undangan lainnya. (dat/azw)

Bupati Labuhanbatu dan Waketum Hipmi Gelar Coffee Break

ISTIMEWA SILATURAHMI: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, menjalin silaturahim yang dirangkai dengan coffee break, bersama Wali Kota Medan yang juga Wakil Ketua Umum Hipmi Bobby Nasution.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, menjalin silaturahim yang dirangkai dengan coffee break, bersama Wali Kota Medan yang juga Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bobby Nasution di D’Resto Caffe Aek Paing, Rabu (3/8).

Silaturahim ini merupakan agenda kerja Bobby di Labuhanbatu, yang sebelumnya Hipmi telah menyerahkan bantuan 2.000 paket sembako di Lapangan Ika Bina Rantauprapat. Adapun silaturahim yang penuh keakraban itu, diisi dengan bincang santai.

Kegiatan ini, juga diikuti Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Selatan Edimin, Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Dandim 0209/LB Letkol Inf M Faizal Rangkuti, beberapa OPD, PJU Polres Labuhanbatu, dan para tamu lainnya.

Usai berbincang, Erik dan Bobby beserta rombongan, menuju Pondok Pesantren Darusholihin Aek Paing, guna malaksanakan Salat Dzuhur bersama.

Sebelumnya, Selasa (2/8) malam, Erik juga menggelar coffee break bersama Bobby, beserta rombongan di Taksa Coffee, Jalan Rantau Lama.

Rangkaian kegiatan ini, dimaksudkan untuk mempererat silaturahim dan membangun sinergitas antara Pemkab Labuhanbatu Raya dengan Hipmi. (fdh/saz)

Kondisi Sangat Memprihatinkan, Bupati Didesak Prioritaskan Pembangunan SDN 030367 Simungun

Anggota DPRD Dairi, Hadi Suarno Panjaitan.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Dairi dari daerah pemilihan (dapil) 2, Hadi Suarno Panjaitan, mendesak Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, untuk memprioritaskan pembangunan SD Negeri 030367 Simungun di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, yang sekarang kondisinya sangat memprihatinkan.

Desakan itu disampaikan Hadi kepada wartawan di Gedung DPRD Dairi, Rabu (3/8), menyikapi kondisi kerusakan ruang kelas dan mobiler di SD tersebut. Dia berharap, Bupati Dairi segera melakukan pembangunan ruang kelas baru di sekolah itu.

“Saya sudah baca berita mengenai kerusakan ruang kelas dan mobiler di SD itu. Kami harap Bapak Bupati segera mengambil tindakan, agar anak-anak kita yang ada di sana bisa belajar dengan nyaman,” ungkap Hadi.

Hadi pun mengaku, meminta perhatian khusus kepada Bupati Dairi, supaya segera melakukan perbaikan, karena gedung yang mengalami kerusakan tersebut, sudah tidak layak lagi sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.

“Pak Bupati jangan tahunya hanya melakukan kegiatan seremoni, tapi harus melakukan kegiatan riil untuk pembangunan,” tegasnya.

Karena menurutnya, sektor pendidikan merupakan program prioritas dalam visi misi yang disampaikan saat kampanye oleh pasangan Eddy-Jimmy.

“Silakan tunjukkan kenyataan program Dairi Unggul itu, jangan hanya slogan saja,” jelas Hadi.

Hadi menjelaskan, para guru dan siswa mengeluhkan terkait kerusakan lantai ruang kelas dan mobiler, yang sangat memprihatinkan.

“Mereka sangat mengeluhkan kondisi lantai ruang kelas yang sudah berlubang-lubang, sehingga jika musim kemarau mereka makan abu saat proses belajar mengajar berlangsung. Anak-anak tidak nyaman belajar. Sebab kursi dan meja juga sudah banyak rusak, dan dudukan kursi maupun meja tidak bisa rata, karena lantai ruang kelas berlubang-lubang. Kami sangat prihatin dengan kondisi itu,” pungkasnya. (rud/saz)

Menuju 70 Tahun PPSD Kota Medan, Maruli Pimpin Ziarah ke Dolok Najagar

ZIARAH: Ketua Umum PPSD Kota Medan bersama rombongan melaksanakan ziarah ke Dolok Na Jagar PPSD Siahaan, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Perayaan 70 tahun PPSD Kota Medan, di Balige, Jumat (22/7).

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Punguan Pomparan Somba Debata (PPSD) Siahaan Kota Medan, Kombes. Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, memimpin Ziarah PPSD Kota Medan ke Dolok Najagar, Balige, baru-baru ini.

“Ziarah ke Bona Pasogit ini merupakan bagian dari prakegiatan dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-70 PPSD Kota Medan dan Pelantikan Dewan Pengurus PPSD Kota Medan periode Tahun 2022-2027, yang akan dilaksanakan di Regale pada 21 Agustus mendatang,” jelas Maruli Siahaan.

Disebutkannya, sebagaimana disampaikan Pendeta Resort dalam khotbah usai ziarah tersebut, berziarah bertujuan untuk pendalaman, pemahaman, mengerti serta menyatakan terima kasih atas berkat-Nya pada Somba Debata dan keturunannya. Ziarah selalu membawa hati berupa pengabdian, rasa terima kasih dan hasil dari ziarah adalah adanya perubahan dan hati yang mau diperbaharui.

“Bahwa ini adalah sumber kehidupan, maka kepada kita diserukan untuk meminta kedamaian untuk hari-hari ke depan. Kita melihat hal-hal yang baik dari Opung-Opung kita dulu. Bagaimana orangtua kita dulu senantiasa damai dan saling mengasihi serta menghindari perselisihan,” katanya.

“Jangan lupa akar atau asal kita, agar kita semakin kuat. Terutama kaum muda, harus diperkenalkan bagaimana kehidupan Opung-Opung kita dulu agar mereka bangga dan melanjutkannya dengan lebih baik lagi. Seperti Dolok Najagar yang ditopang dua pilar yang merupakan simbol dua anaknya Somba Debata, lalu ada 7 pilar yang menyimbolkan cucunya. Keturunan Somba Debata agar saling menguatkan,” seru Maruli Siahaan.

Ia juga menjelaskan, PPSD akan melakukan pemugaran atas Aek Mual Sitahuru sehingga nanti semua keturunan Somba Debata dapat lebih mudah menjangkaunya. Demikian juga Dolok Na Jagar akan dipugar untuk kenyamanan setiap peziarah. Untuk itu, Maruli berharap dukungan dari semua pihak.

Kegiatan ziarah diawali dengan berkunjung ke Situs Somba Debata Siahaan (Huta na Parjolo), dilanjutkan dengan berkunjung dan cuci muka (marsuap) di Aek Mual Sitahuru dan terakhir ziarah dan kebaktian di Dolok Na Jagar.

Selain Ketua Umum Maruli Siahaan dan istri, juga hadir Ketua Tim Ziarah merangkap Wakil Ketua Panitia yg juga Ketua II PPSD Kota Medan Bangun Taruli Siahaan, Sekretaris Umum Karlos Siahaan, SE, MM & istri, Bendahara Umum Drs. Lunggu Siahaan, Wakil Sekretaris Umum sekaligus Sekretaris Panitia Lidang Panggabean dan istri serta Pengurus lainnya antara lain St. Ir. Lancar Siahaan, Lukman Siahaan, Saurma MGP Siahaan, Ramot Situmorang, dan Eko Siahaan. Juga hadir Ketua PPSD Siahaan Bona Pasogit, St M Siahaan serta para pengurus.

“Ini menunjukkan kebersamaan kita berbuat yang terbaik untuk PPSD. Karena itu kami harapkan PPSD Bona Pasogit dapat hadir pada perayaan HUT PPSD Kota Medan ke-70 nanti,” pungkas Maruli. (rel/han)

Forkopimda Binjai Sambut Kunker Kajati Sumut

DISAMBUT: Kajati Sumut, Idianto (kiri) disambut forkopimda Binjai saat melakukan kunjungan kerja.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Binjai, Jalan T Amir Hamzah Nomor 378, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara, kemarin (2/8). Kedatangan orang nomor satu di Kejati Sumut ini disambut forkopimda Kota Binjai, mulai dari Wali Kota, Kapolres, Dandim hingga Ketua Pengadilan Negeri.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Muhammad Harris membenarkan kunker dari Idianto. Menurut dia, Kajatisu Idianto dan unsur forkopimda melakukan makan siang bersama saat tiba di Kantor Kejari Binjai.

“Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan, evaluasi dan monitoring terkait kinerja dari masing-masing seksi atau bidang serta bertanya mengenai kendala yang dihadapi dalam penegakan hukum di wilayah Kejari Binjai,” kata Harris, Rabu (3/8).

Dalam kunker ini, Harris melanjutkan, Kajatisu Idianto juga memberikan motivasi, masukan, saran dan semangat kepada seluruh unsur jajaran Kejari Binjai agar bekerja sesuai dengan SOP. Tujuannya, demi menjaga citra baik Korps Adhyaksa yang saat ini tetap terjaga integritasnya.

“Peran aktif intelijen juga diperlukan guna mengantisipasi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan dalam menciptakan penegakan hukum yang adil dan transparan serta memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat, untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat Kota Binjai,” jelas Kajati Sumut, Idianto.

Idianto bukan orang baru di Sumut. Dapat dibilang, orang baru stok lama. Mantan Kajati Bali ini telah kali ketiga menginjakkan kaki di Sumut. Karenanya, dia merasa telah memahami karakter masyarakat Sumut.

“Saya paham karakter masyarakat di Sumut ini, karena saya sudah 3 kali bertugas di sini. Koordinator, Asintel dan sekarang Kajati. Intinya, kita harus tetap menjaga nama baik institusi kejaksaan, jangan sampai ada perbuatan yang menyimpang,” beber Idianto.

“Jaga nama baik instansi dengan tidak melakukan pelanggaran ataupun tindak pidana lainnya yang dapat mencoreng citra dan nama baik kejaksaan. Bekerja dengan cepat, tepat dan optimal dalam menangani perkara khususnya tindak pidana khusus dalam optimalisasi pengembalian kerugian negara,” pungkasnya. (ted/han)

Bunda PAUD Ajak Dukung BIAN & Tingkatkan PAUD Guna Sukseskan Mutu Pendidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kota Medan Kahiyang Ayu mengajak masyarakat, terutama kaum ibu untuk membawa anaknya mengikuti Bulan Imunisasi Anak (BIAN). Sebab, pemberian imunisasi terbukti melindungi anak dari penyakit berbahaya sehingga anak tumbuh sehat dan lebih produktif.

“Mari kita bawa anak-anak untuk mengikuti BIAN,” kata Bunda PAUD ketika melantik dan mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan Medan Baru, Medan Sunggal dan Medan Kota di Gedung Serba Guna PKK Jalan Rotan Medan, Kamis (4/8).

Diungkapkan Bunda PAUD, beberapa waktu lalu mendapatkan laporan dari Provinsi Sumut bahwa keikutsertaan Kota Medan dalam melaksanakan BIAN masih rendah dan belum mencapai target. Oleh karenanya Bunda PAUD mengajak tiga Bunda PAUD Kecamatan yang baru dilantik dan 18 Bunda PAUD Kecamatan lainnya agar mengajak ibu-ibu di wilayahnya untuk membawa anaknya mengikuti BIAN.

“Ini merupakan tugas kita semua untuk mengajak para ibu-ibu di luar sana supaya mengikuti program Pemerintah Pusat agar melaksanakan BIAN,” ungkapnya seraya menambahkan memberikan imunisasi merupakan kewajiban bagi orang tua dan hak anak jugalah untuk mendapatkan imunisasi.

Selanjutnya, kepada ketiga Bunda PAUD Kecamatan yang dikukuhkan, Bunda PAUD Kota Medan juga berharap mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab yang diberikan untuk meningkatkan perkembangan PAUD guna mensukseskan mutu pendidikan di Kota Medan.

Pelantikan dan pengukuhan ketiga Bunda PAUD Kecamatan ditandai dengan pemakaian selempang dan penyematan pin oleh Bunda PAUD Kota Medan. Sebelumnya, Bunda PAUD terlebih dahulu membacakan dan menandatangani naskah pelantikan sekaligus pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan. (rel)

Adat Karo Mulai Tergerus

SEMINAR: Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan kata sambutan dalam Seminar Adat Karo di Hotel Rudang Berastagi, Selasa (2/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory S Sebayang didampingi Wakil Walikota Binjai Rizky Yunanda Sitepu membuka Seminar Adat Karo di Hotel Rudang Berastagi, Selasa (2/8).

Seminar yang diselenggarkan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo ini bertujuan untuk mengkolaborasi pemikiran baik secara teoritis maupun secara praktis berkaitan dengan tatalaksana Adat Karo, khususnya pada acara perkawinan dan meningkatkan peran serta dan pemahaman masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi Adat Karo.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa nilai-nilai kebudayaan dari setiap proses perkawinan Adat Karo sudah mulai tergerus, dan juga beberapa kasus/kejadian terjadi perkawinan sumbang.

“Seiring perkembangan zaman pada era globalisasi ini, sedikit demi sedikit nilai-nilai kebudayaan dari setiap proses perkawinan Adat Karo sudah mulai tergerus dan cenderung tidak sakral karena tidak lagi sesuai dengan warisan leluhur kita,” ucapnya.

Bupati karo juga berharap melalui seminar ini nantinya mendapatkan sebuah rumusan yang bisa menjadi acuan selayaknya tahapan perkawinan.

“Oleh karena itu, melalui seminar ini diharapkan akan ada sebuah rumusan yang bisa menjadi acuan untuk mewujudkan bagaimana selayaknya tahapan perkawinan Adat Karo sesuai dengan warisan para leluhur terdahulu dan mensosialisasikan demi terjaganya marwah adat dan budaya karo sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh para camat di Kabupaten Karo, Ikatan Cendikiawan Karo, DPP Lakonta, DPP HMKI, tokoh agama dan tokoh adat kabupaten karo, pelaku seni dan budaya, dan beberapa perwakilan dinas terkait. (deo/han)

Rutan Kabanjahe Dukung P4GN

KUNJUNGI: Kepala BNN Karo Drs. Adlin Mukhtar Tambunan mengunjungi Rutan Kabanjahe. SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan sebuah upaya yang terus dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat dan pemerintah, serta dunia usaha untuk mengindahkan masyarakat dari resiko penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Rutan Kabanjahe sebagai tempat perawatan dan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan turut serta mendukung dan menyukseskan efektivitas P4GN yang berkolaborasi dengan BNN Kabupaten Karo.

Adapun penilaian efektivitas program P4GN dilihat melalui tiga kegiatan yang dilaksanakan yaitu pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karo Drs. Adlin Mukhtar Tambunan mengunjungi Rutan Kabanjahe untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran terkait rencana kerja P4GN ke depannya, Selasa (2/8).

Di sela-sela kunjungan, Kepala Rutan Kabanjahe Sangapta Surbakti mengajak Kepala BNN Karo untuk tour keliling Rutan sekaligus memberi kesempatan untuk Kepala BNN Kab.Karo untuk bersosialisasi kepada WBP terkait P4GN.

Kunjungan diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan kepada Rutan Kabanjahe sebagai apresiasi atas kontribusi positif Rutan Kabanjahe dalam memerangi narkoba.

“Sangat disayangkan WBP pada usia produktif yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. BNN Karo berharap Rutan Kabanjahe sebagai tempat terakhir pembinaan warga binaan agar tetap konsisten melakukan sinkronisasi P4GN kedalam program pembinaan warga binaan,” tutup Kepala BNN Karo Drs. Adlin Mukhtar Tambunan. (deo/han)

Percepat Pembangunan Stadion Utama Sport Center, Gubsu Minta Bantuan Menteri PUPR

MINTA DUKUNGAN: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berbincang dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kantor Kemeterian PUPR di Jakarta, Rabu (3/8). Edy meminta dukungan dari Menteri PUPR untuk pembangunan Stasion Utama Sport Center untuk PON 2024.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Stadion Utama Sport Centre Sumut menjadi prioritas Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi, karena akan dijadikan venue utama PON XXI Tahun 2024 Aceh-Sumut. Stadion tersebut rencananya akan dijadikan venue untuk cabang olahraga sepakbola putri dan penutupan PON 2024.

Untuk itu, Edy Rahmayadi menemui Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono di kantornya, Jakarta, Rabu (3/8), membahas soal pembangunan Sport Centre itu. Menteri PUPR pun memberikan dukungan penuh dan berjanji akan membantu membangun Sport Centre terutama stadion utamanya.

“Sumut sangat membutuhkan stadion utama dan infrastruktur dasar di sana. Utamanya adalah untuk PON, tetapi selanjutnya stadion dengan standar internasional ini akan menjadi stadion kebanggaan Sumut untuk event-event besar lainnya,” kata Edy, usai bertemu dengan Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Sementara itu, Pemprov Sumut akan mempersiapkan sarana prasarana di lahan Sport Centre seluas 300 Ha di Desa Sena, Kabupaten Deliserdang, termasuk juga area komersial. Pemprov Sumut juga akan menyiapkan venue olahraga lainnya di kawasan Sport Centre, tujuannya agar kawasan ini tetap hidup setelah PON usai dan tidak membebani APBD dalam hal perawatan.

“Kementerian PUPR membantu penyelesaian stadion, jalan dan infrastruktur dasar lainnya. Kita akan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, area komersial dan venue-venue lainnya agar kawasan ini terus hidup,” tambah Edy.

Menteri PUPR sendiri telah memerintahkan Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk menindaklanjuti desain dasar pembangunan stadion yang disiapkan Pemprov Sumut. Bukan hanya untuk stadion, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya juga akan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti jalan utama, drainase, sarana dan prasarana pendukung lainnya. “Kita sudah meminta Dirjen Cipta Karya, ibu Diana untuk segera menindaklanjuti basic design yang sudah disiapkan. Kita akan beri dukungan penuh dan stadion Sumut akan segera kita wujudkan,” kata Basuki.

Hadir dalam pertemuan itu Dirjen Perairan Jarot Widyoko, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian dan Dirjen Cipta Karya Diana Kusumawati. Sedangkan turut mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumut Hasmirizal dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Bambang Pardede.

3 Sarpras Olahraga Berbiaya Rp427 M

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, Pemprov Sumut akan membangun 3 sarana dan prasarana (sarpras) olahraga mendukung PON XXI itu, termasuk manajemen konstruksinya. Tuahta Saragih mengatakan, ketiga sarpras olahraga itu berbiaya Rp427 miliar, yang bersumber dari APBD Sumut secara muliyears 2022-2023, dibangun di atas lahan di Kawasan Sport Center, Desa Sena, Batangkuis, Deliserdang. “Ketiga sarpras tersebut adalah arena bowling, stadion madya atletik, dan arena martial arts,” kata Tuahta kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (3/8).

Dilihat dari LPSE Sumut, pembangunan arena bowling berbiaya Rp101,3 miliar, stadion madya Rp212,2 miliar dan arena martial arts Rp104,7 miliar. “Saat ini tender di LPSE Sumut dan dalam waktu dekat, akan ada pemenangnya, ini masih tahapanlah,” ujar Tuahta, didampingi Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis dan Plt Kadis Kominfo Sumut, Kaiman Turnip.

Sebelum perhelatan PON XXI September 2024 mendatang, jelas Tuahta, ketiga sarpras olahraga itu telah siap dibangun. “Intinya siap digunakan pada PON nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut Tuahta, mantan Kepala Satpol PP Sumut itu menambahkan, pada prinsipnya Provinsi Sumut siap menggelar PON XXI dari sisi anggaran. “Tetapi kita akan dibantu juga oleh Kemenpora dalam penyiapan sarpras olahraga yang dibutuhkan di PON,” tambahnya.

Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, mengatakan ketiga sarpras tersebut tidak hanya 3 venue cabang olahraga saja. “Tetapi itu bisa nanti digunakan untuk beberapa cabor ya,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pengurus Besar (PB) PON Sumut dan dengan Dispora Sumut, untuk persiapan sarana-sarana olahraga yang dibutuhkan di PON XXI.

34 Cabor Digelar di 6 Kabupaten/Kota

Di sisi lain, Kadispora Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengungkapkan, ada 66 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan pada PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumut. Dari jumlah cabor tersebut, Sumut bakal menggelar 34 cabor, sedangkan sisanya 32 cabor lagi akan digelar di Aceh.

Menurut Tuahta, 34 cabor yang akan dipertandingkan di Sumut itu, akan digelar di 6 kabupaten kota, yakni Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kota Binjai, Kabupaten Serdangbegadai, Kabupaten Simalungun, dan Kota Tebingtinggi. “Nomor pertandingan ini masih didiskusikan, karena masih dinamis. Kita akan diskusikan di KONI pusat dalam waktu dekat,” jelas Tuahta.

Dikatakannya, enam kepala daerah tempat digelarnya pertandingan, akan menjadi Ketua Sub PB PON sebagai pihak penanggungjawab pertandingan venue di 6 kabupaten/kota tersebut. “Mengenai venue atau tempat ini, akan diusulkan kepada gubernur untuk diteruskan dalam SK Gubernur. Sehingga penunjukan lokasi-lokasi ini nanti ada dasarnya bahwa lokasi-lokasi ini menjadi pelaksanaan 34 cabor tadi,” jelasnya lagi.

Untuk mempersiapkan venue di 6 daerah tersebut, Tuahta mengatakan, pihaknya akan mengundang bupati dan wali kota, Kadispora serta KONI dari 6 kabupaten/kota tersebut. “Ini masih dalam godokan kita. Diskusi dengan KONI Sumut dan dengan kepala daerah, setelah KONI kabupaten/kota masing-masing,” ungkapnya lagi.

Selain itu, Tuahta mengungkapkan, Pemprov Sumut melalui Dispora Sumut, akan meluncurkan logo dan maskot. “Logo berdiskusi dengan Aceh, maskot dengan internal masing-masing provinsi. Ini sudah dalam waktu dekat kita sebar flayernya paling lama 2-3 bulan lalu kita dapatkan maskot. Jadi, tahun 2023 akan kita lakukan sosialisasi logo dan maskot,” tandas Tuahta.

Sementara itu, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, untuk Pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, akan digelar pada 9 September 2024 dengan bersamaan dengan hari olahraga nasional yang dibuat oleh Kemenpora. “Kemudian di Sumut, menyiapkan sarana dan prasarana, KONI sebagai peserta PON,” tutur John.

John menjelaskan, saat ini KONI Sumut tengah mempersiapkan dengan melakukan pembinaan atlet yang akan bertarung. Kemudian, melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk ratusan atlet binaan KONI Sumut ini.

“KONI Sumut sudah melakukan Pelatda tahun 2021, dengan jumlah atlet 479 atlet dengan 200 orang pelatih pada 31 Juli 2022. Sehingga target kita di angka 1.000 orang pada tahun 2023,” jelas John.

John mengatakan, bila di PON ini, seluruh Cabor diikuti. Pihak KONI Sumut harus menyiapkan 1.500 atlet. Namun, pihaknya tidak mengirim atlet ke sebuah cabor, yang tidak memiliki potensi perolehan medali. “Saya sudah menyarankan ke gubernur, yang tidak ada cabornya kita dimana belum tentu kita berprestasi. Paling tidak 2023 nanti kita 1.200 atlet. Dari 1.200 kita targetkan elitenya (potensi besar memperoleh medali) 200 atlet. Kita targetkan tahun ini 70 atlet kita yang masuk tingkat nasional, dan tahun 2023 masuk elite nasional 200, tahun 2024 elite nasional 250,” pungkasnya. (gus)