Home Blog Page 2587

SMPN 9 Binjai Sukses Gelar Turnamen Futsal dan Lomba Yel-yel

BERSAMA: Kepala SMP Negeri 9 Binjai, Dirham Siregar SPd dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Elisabet Surbakti bersama guru pada kegiatan futsal dan lomba yel-yel. (IST)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – SMP Negeri 9 Binjai membuktikan diri layak menyandang status Sekolah Penggerak. Ini dibuktikan dengan kesuksesan menggelar Turnamen Futsal Antar Kelas dan Lomba Yel-yel Sekolah Penggerak dalam rangka memeriahkan Classmeeting tahun pelajaran 2021/2022.

Pertandingan futsal digelar pada 13 – 17 Juni 2022 yang diikuti 13 tim perwakilan kelas. Pertandingan ini sangat meriah karena setiap pertandingan selalu mendapat sorak semangat dari suporter di pinggir lapangan.

Sedangkan lomba Yel-yel Sekolah Penggerak digelar pada 16 Juni 2022. Lomba ini diikuti 13 tim dari perwakilan kelas VII dan kelas VIII.

Kepala SMP Negeri 9 Binjai, Dirham Siregar, SPd menyampaikan, pertandingan futsal tersebut untuk memeriahkan kegiatan Classmeeting dan mencari bibit-bibit pemain futsal. Mereka akan dipersiapkan memperkuat SMPN 9 Binjai dalam turnamen-turnamen futsal.

“Semua wali kelas sangat mendukung kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan para siswa sebagai bentuk pencarian bibit pemain futsal,” terang Dirham Siregar.

Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Elisabet Surbakti mengatakan pihak sekolah akan selalu memberikan keleluasaan kepada siswa untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan minat dan bakat siswa.

“Terus kembangkan kegiatan apapun yang menunjang aktifitas dalam pengembangan diri kalian dengan tujuan sebagai wadah pengembangan diri serta melatih kekompakan baik dari segi teknik, taktik, kretifitas, mentalitas, serta sebagai sarana untuk meraih prestasi dan penghargaan,” pesan Elisabet kepada siswa. (dek)

Kecam Hardi Mulyono, Bapera Sumut: Pernyataan Tendensius ke Gubernur Edy

Ketua DPD Bapera Sumut, Abdul Rahman.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Golkar Sumut, Hardi Mulyono yang menyebut Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi tidak mampu bekerja memimpin Sumatera Utara. Pernyataan tersebut, tendensius dengan tujuan politis untuk kepentingan tertentu.

Hal itu, diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Sumatera Utara, Abdul Rahman kepada wartawan di Kota Medan, Senin 20 Juno 2022. Ia pun, mengecam pertanyaan politisi partai Golkar tersebut.

“Pernyataan Hardi sudah sangat tendensius. Bapera menduga Hardi sengaja mendiskreditkan Gubsu Edy Rahmayadi dengan tujuan politis untuk kepentingan tertentu,” kata Abdul Rahman.

Pria yang akrab disapa Dedek mengungkapkan hal itu terkait pernyataan Hardi Mulyono di sejumlah media online, menyebut Gubsu Edy Rahmayadi pemimpin yang bertifikal tidak bisa bekerja secara tim. Khususnya, dengan pihak legislatif, terkait proyek multiyears tahun jamak sebesar Rp 2,7 triliun untuk perbaikan jalan dan jembatan.

“Hampir 4 tahun Pak Edy Rahmayadi menjabat sebagai Gubsu. Selama itu pula, faktanya hubungan Pemprovsu dengan legislatif selalu harmonis,” jelas Dedek.

Dedek menilai pembangunan jalan dan jembatan yang masuk dalam proyek multiyears Rp 2,7 triliun, sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai upaya percepatan ekonomi dalam memajukan Sumatera Utara.

“Jembatan atau jalan memiliki fungsi sebagai penghubung, mempercepat aktivitas serta memudahkan interaksi sosial di masyarakat, memperlancar laju pergerakan lalulintas, dan mendongkrak percepatan pertumbuhan ekonomi. Artinya, proyek pembangunan jalan dan jembatan ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Sumut,” ujarnya.

Dedek yakin proses dan pelaksanaan proyek perbaikan jalan dan jembatan secara multiyears senilai Rp 2,7 triliun, tidak akan melanggar hukum. Jika nantinya terdapat pelanggaran hukum, ucap Dedek, Bapera Sumut bersama masyarakat akan menjadi garda terdepan menggeruduk Gubsu Edy Rahmayadi.

“Jika nantinya ada pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek multiyears tersebut, Bapera Sumut akan maju ke depan mendorong proses penegakan hukum. Tapi, saya yakin Gubsu Pak Edy Rahmayadi adalah sosok yang taat hukum,” sebut Dedek.(gus)

Liga Santri PSSI Tahun 2022 Wilayah Kota Medan Di Buka Pangdam I/BB 

Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, bersama Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, MSi, dan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M saat pembukaan Liga Santri Tahun 2022 Wilayah Kota Medan di Stadion Teladan Medan, Senin (20/6/2022). Ist/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, bersama Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, MSi, dan unsur Forkopimda Sumut lainnya melakukan kick off turnamen sepak bola Piala Kasad Liga Santri PSSI Tahun 2022 Wilayah Kota Medan bertempat di Stadion Teladan Medan, Senin (20/6/2022) sore.

Pembukaan turnamen ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada hari yang sama, termasuk di satuan jajaran Kodam I/BB yang meliputi Sumut, Riau, Sumbar dan Kepri.

Dalam amanat Kasad, Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman, SE, MM, yang dibacakan Pangdam dijelaskan, Liga Santri ini digelar sebagai bentuk perhatian TNI AD bersama PSSI terhadap pembinaan sepak bola di lingkungan pesantren, di samping sebagai upaya mencari talenta-talenta berbakat yang diharapkan dapat tampil pada level sepak bola yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional yang akan mengharumkan nama bangsa dan negara.

Secara khusus, lanjut Pangdam,  kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi. Pertandingannya diawali pada tingkat kabupaten/kota dari 20 Juni – 30 Juli, kemudian tingkat provinsi dari 7 Agustus – 23 September, serta tingkat nasional dari 25 September – 22 Oktober.

Melalui kompetisi ini, diharapkan mampu menciptakan Kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai sarana menumbuhkan kecintaan kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan.

“Hanya pemain yang bermental kuatlah dan memiliki jiwa petarung yang akan mencapai kemenangan dan hasil terbaik dalam setiap pertandingan. Untuk itu, junjung tinggi sportivitas dengan mengedepankan rasa persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan soliditas sesama santri,” pesan Kasad seperti yang disampaikan Pangdam.

Untuk wilayah Kota Medan, turnamen ini diikuti tiga tim. Yakni Ar Raudathul Hasanah FC, Daarul Hikmah FC (gabungan dari Pesantren Daarul Hikmah, Pesantren Moderen Al Syakirin, Pesantren Islamic Center, dan Pesantren Al Mukhlisin), dan Daarul Istiqlal FC.

Laga perdana pada pembukaan turnamen di Stadion Teladan Medan ini, berhadapan Ar Raudathul Hasanah FC dengan Daarul Hikmah FC.

Turut hadir di acara, antara lain, Kasdam I/BB, Wakapoldasu, Staf Ahli Gubsu, para PJU Kodam I/BB dan Poldasu, Wali Kota Medan, Dandim 0201/Medan, Askot PSSI Medan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta pihak terkait lainnya.(Rel/Tri)

Pemerintah Bertanggun Jawab Atas Kesehatan Masyarakat

BAGIKAN: Dedy Aksyari Nasution membagikan cenderamata kepada warga di acara sosialisasi Perda tentang kesehatan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai anggota DPRD Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution, ST menegaskan bahwa pihaknya berkewajiban mensosialisasikan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) tentang sistem kesehatan. Dedy mengatakan sistem kesehatan Kota Medan hampir seluruhnya sudah dilaksanakan, terutama mengenai BPJS Kesehatan dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dedy Aksyari Nasution saat menggelar Sosialisasi ke 6 tahun 2022 Produk Hukum Daerah Kota Medan Peraaturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Kemiri II, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Minggu (19/6).

Dikatakan politisi Partai Gerindra itu, pemerintah bertanggungjawab atas kesehatan masyarakat, melindungi dan menjamin kesehatan masyarakatnya, dimana hal ini ditegaskan dalam Peraturan Daerah (Perda) kota Medan No. 4 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan.

“Salah satu bentuk tanggungjawab tersebut ucap Dedy, pemerintah telah menggelontorkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berupa BPJS kesehatan. Untuk itu setiap masyarakat diwajibkan untuk memiliki kartu BPJS Kesehatan, baik itu mandiri ataupun Penerima Bantuan Iuran (PBI),” ucap Anggota Komisi IV DPRD Medan itu.

Untuk program PBI, kata Dedy, Pemerintah Kota Medan telah menambah kuota sebanyak seratus ribu peserta BPJS PBI di tahun 2022. Dengan harapan pada tahun 2023 nanti, tidak ada lagi warga Kota Medan yang tidak tertampung di dalam JKN. “Karena itu bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki kartu BPJS Kesehatan, akan mendapatkannya secara gratis karena sudah ditanggung oleh Pemko Medan,” ujar Dedy.

Namun untuk mendapatkannya, kata Dedy, warga yang bersangkutan harus memenuhi persyaratan yang ada, seperti terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementrian Sosial Republik Indonesia.

Oleh karena itu, Dedy pun mengimbau kepada masyarakat yang telah memiliki kartu BPJS Kesehatan PBI agar sesering mungkin untuk menggunakannya, paling tidak digunakan ke puskesmas. Hal ini dilakukan, untuk memastikan apakah kartu tersebut masih aktif atau tidak.

“Setelah Kartu BPJS Kesehatan itu diterima, jangan hanya disimpan dan dibiarkan sekian lama. Khwatirnya saat mau digunakan, kartu tersebut sudah tidak aktif, karena kasus seperti ini cukup banyak terjadi, tidak sedikit masyarakat mengeluhkan hal seperti ini kepada saya” katanya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, sambung Dedy, Pemko Medan juga tengah berupaya membuat program Universal Health Coverage (UHC).

“Dengan adanya program itu nantinya masyarakat Kota Medan apabila jika ingin berobat bapak/ibu sekalian cukup hanya dengan menunjukkan KTP saja,” pungkasnya. (map/ila)

Hari Ini Batas Waktu Merdeka Walk Beroperasi, Taman Lili Suheri Belum Juga Dibangun

Triadi Wibowo/Sumut Pos KULINER MERDEKA WALK: Pengunjung memadati kuliner di Merdeka Walk, pada akhir pekan. Merdeka Walk menjadi ikon tempat wisata kuliner di Kota Medan. Namun, Gubsu berencana akan memindahkan kuliner di Merdeka Walk ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan bahwa hari ini, Senin (20/6) merupakan hari terakhir beroperasinya seluruh tenant Merdekal Walk dan kios buku bekas yang ada di Lapangan Merdeka Kota Medan. Sebab mulai besok Selasa (21/6), seluruh tenant dan kios yang ada di Lapangan Merdeka Kota Medan tidak lagi diizinkan beroperasi.

Hal ini dilakukan sebagai persiapan pembangunan revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Medan yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan pada awal Juli mendatang. Bahkan rencananya pada tanggal 29 Juni 2022 nanti, Presiden Joko Widodo akan datang langsung untuk meletakkan batu pertama pada proses revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Medan.

Namun sayangnya, sebagian proses relokasi tersebut masih menyisakan polemik. Salah satunya, terkait relokasi untuk tenant-tenant Merdeka Walk yang disebut akan direlokasi ke Taman Lili Suheri Kota Medan.

Pasalnya dikabarkan, Pemko Medan hanya menyediakan lahan untuk relokasi, namun tidak membangun tenant-tenant yang baru. Dan berdasarkan pantauan hingga Sabtu (18/6) yang lalu, belum ada satu tenant pun yang berdiri pada taman yang terletak di Jalan Listrik/Palang Merah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah itu.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu turut menyoroti rencana revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang dinilai belum maksimal karena masih meninggalkan polemik. “Memang lokasinya sudah ada, tapi seharusnya disiapkan dulu perpindahan pedagangnya, jadi begitu mereka pindah sudah bisa langsung berjualan. Mereka jangan diterlantarkan, itu akan menimbulkan masalah,” kata Burhanuddin, Sabtu (18/6).

Burhanuddin Sitepu mengatakan, proyek revitalisasi Lapangan Merdeka akan menelan anggaran sekitar Rp400 miliar yang anggarannya akan ditampung di 3 tahun anggaran (multiyears).”Mudah-mudahan berjalan dengan baik dan memberikan solusi bagi pihak yang harus direlokasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan Bobby Nasution memastikan akan melakukan revitalisasi terhadap Lapangan Merdeka Medan. Hal ini dilakukan sebagai upaya Pemko Medan untuk mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka Medan sebagai kawasan Cagar Budaya (Heritage) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dengan begitu, nantinya masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan fungsi lapangan yang pada zaman Belanda disebut de-Esplanade itu.

Untuk memulai revitalisasi yang akan direncanakan pada awal Juli mendatang, Pemko Medan terlebih dahulu akan merelokasi sejumlah tenant yang berada di Merdeka Walk (MW) di Taman Lili Suheri yang berlokasi di Jalan Listrik/Palang Merah Medan. Sedangkan untuk pedagang buku, dikabarkan akan dipindahkan ke Kawasan Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. (map/ila)

Tingkatkan Kualitas SDM, 50 Calon Bilal Mayit Mendapat Pelatihan

PELATIHAN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah membuka pelatihan kepada calon bilal mayit yang digelar di Aula Balai Kota. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggelar pelatihan calon bilal mayit di Aula Balai Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, baru-baru ini.

“Pelatihan bilal mayit merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas SDM,” ujar Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat membuka pelatihan.

Sebanyak 50 peserta calon bilal mayit mengikuti kegiatan tersebut. Amir menyatakan, pekerjaan sebagai bilal mayit merupakan tugas mulia dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.

Karenanya, dia menilai, seorang bilal mayit harus menguasai pengetahuan dan ilmu agama tentang pelaksanaan fardhu kifayah. Di era digital saat ini, kata dia, masalah tata cara penyelenggaraan jenazah memang cukup sulit ditemui di tengah-tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.

“Saat ini hanya beberapa kalangan generasi muda saja yang peduli terhadap bidang keumatan, terutama penyelenggaraan jenazah,” kata dia.

Karenanya, Amir mengapresiasi terlaksananya pelatihan tersebut. Sebab, hal ini penting untuk diketahui sebagai umat islam.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini, kualitas SDM para calon bilal mayit di Kota Binjai bisa meningkat,” tukasnya.

Pada kesempatan ini Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemko Binjai memberikan bantuan kepada Bilal Mayit sebesar Rp1.200.000 dipotong pajak serta BPJS Ketenagakerjaan untuk para bilal mayit di Kota Binjai. (ted/han)

IPK Ransus Pajak Singa dan Terminal Diminta Kerja Nyata

HADIR: Bupati Karo Cory S Sebayang didampingi Ketua DPD IPK Kab. Karo menghadiri pelantikan Ransus Pajak Singa dan Terminal

KARO, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Karo, Gembira Ginting meminta pengurus Ranting Khusus (Ransus) Pajak Singa dan Ransus Terminal, menjaga marwah organisasi dan bekerja nyata bukan kata.

Hal ini ditegaskan Gembira dalam sambutannya dalam pelantikan yang digelar di halaman parkir Pajak Singa, Kelurahan Lau Cimba Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sabtu, (18/6) siang.

“Kita bekerja satu untuk semua dan semua untuk satu. Kepada semua lintas organisasi yang hadir saat ini, mari kita bergandeng tangan bersinergi untuk menjaga kekondusifan kabupaten ini,” ucap Gembira didampingi Sekjend IPK Bistok Situmorang SE, LBH IPK, Ketua Harian DPD IPK Abnercelle Kembaren dan Jimbo Purba, Satma IPK dan Satgas IPK.

Ucapan selamat juga disampaikan Bupati Karo Cory Sriwati Br Sebayang yang juga Penasehat DPD IPK Karo. Meski pelantikan dibarengi hujan diguyur hujan, nmaun pelantikan Ransus IPK Pajak Singa dan Terminal, tetap berjalan tertib dan hikmat.

“Maka kami ucapkan selamat kepada yang dilantik, kami harapkan kerja sama dengan pemerintah untuk membantu keamanan Pajak Singa dan Terminal. Di kesempatan ini saya sampaikan rasa bangga kepada DPD IPK Karo yang berperan turut membantu keamanan dan ketentraman kabupaten ini, saya selaku pimpinan daerah ucapkan terima kasih,” katanya.

Bupati juga menyampaikan rasa bangga kepada keluarga besar DPD IPK di bawah kepimpinan Gembira Ginting yang menjaga semua anggota untuk bebas dari narkoba. “Terima kasih. Sukses selalu kepada IPK,”tutupnya.

Ketua terpilih Ransus Pajak Singa dan Ransus Terminal dalam sambutannya diwakili Aoon Ginting mengatakan terima kasih kepada panitia telah menyelengarakan acara ini dengan sukses dan sesuai arahan Ketua DPD IPK, Gembira Ginting. “Kami akan menjaga marwah IPK serta arahan Ibu Bupati untuk menjaga keamanan dan kekondusifan daerah. Kami i siap laksanakan,” paparnya. (deo/han)

Mitcon Purba Terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Karo

TERPILIH: Mitcon Purba (kanan) terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kab. Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory S Sebayang didampingi Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting membuka acara Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Karo ke –IV Tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Karo pada Rabu (15/6).

Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan, bahwa pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Karo ke – IV memiliki arti dimana Karang Taruna Kabupaten Karo telah empat kali melaksanakan kegiatan Temu Karya, dan ini merupakan suatu kebanggaan masyarakat Karo dimana Karang Taruna terus memperlihatkan eksitensinya di tengah-tengah kehidupan masyarakat Karo.

Dalam sambutannya, Bupati Karo Cory S Sebayang berharap pelaksanaan Temu Karya sebagai agenda tertinggi dalam organisasi Karang Taruna.

“Hendaknya dapat berjalan dengan baik dan sukses serta dapat dijadikan sebagai langkah selanjutnya guna memberi dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Bupati Karo.

“Temu Karya ini merupakan media regulasi dan reorientasi kepengurusan sebagai langkah efektif agar organisasi Karang Taruna Kabupaten Karo dapat tumbuh berkembang dan eksis dimasa yang akan datang,” lanjut Bupati Karo.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Karo Cory S Sebayang membuka secara resmi acara Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Karo ke – IV Tahun 2022.

Kegiatan Temu Karya ini juga digelar dengan agenda pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo dengan Masa Bhakti 2022-2027.

Dalam hasil sidang rapat pleno memutuskan bahwa yang terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Karo priode 2022-2027 yakni Hendra Mitcon Purba, ST. Msi.

Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara, Dedi Dermawan Milaya beserta rombongan dan Peserta / Peninjau Karang Taruna se-Kecamatan Kabupaten Karo serta tamu undangan lainnya. (deo/han)

Polres Karo Gelar Bakti Kesehatan

KHITAN: Kapolres Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar meninjau pelaksanaan khitanan.SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Menyambut HUT ke-76 Bhayangkara, Polres Tanah Karo menggelar Bakti Kesehatan meliputi pengobatan Umum, vaksinasi Covid-19 dan khitanan massal bagi masyarakat umum di Kabupaten Karo, Jumat (17/6).

Sebanyak 314 warga menerima vaksinasi, 69 masyarakat menerima layananan pengobatan umum dan 37 orang anak dikhitan di layanan Bakti Kesehatan Polri Polres Tanah Karo.nPelaksanaan Bakti Kesehatan Polri tersebut terselenggara berkat kerjasama Polres Tanah Karo dan Dinas Kesehatan Pemkab Karo, TNI serta Unsur Pemerintah Kabupaten Karo.

Kegiatan Bakti Kesehatan Polri dilaksanakan secara serentak melalui sarana Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, M. Si, dan kemudian dilanjutkan Zoom Meeting dari Polda Sumut dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra.

Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar mengatakan bahwa dalam rangka menyambut hari lahir Bhayangkara yang ke -76 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2022 maka Polres Tanah Karo menggelar Bakti Kesehatan Polri mulai dari Pengobatan Umum, Vaksinasi Covid -19 dan Khitanan Massal, bagi masyarakat sebagai wujud bentuk Kepedulian Polri terhadap masyarakat Kab. Karo.

“Bagi masyarakat yang belum di vaksin lengkap baik dosis 1, 2 dan booster maka diharapkan segera mendatangi gerai vaksin di lokasi, ini semua kita lakukan demi menjaga kesehatan masyarakat agar benar-benar terhindar dari bahaya virus Covid 19 yang masih ada di Negeri kita,”ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, pihaknya juga menyediakan khitanan massal dan pengobatan umum untuk masyarakat di lokasi, dengan adanya bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres didampingi Kadis Kesehatan drg. Irna S Milala, Kodim 0205/TK yang diwakili Pasi Pers Kapten Inf J Sembiring dan Kapten Inf J Naibaho mengikuti zoom meeting dan meninjau kegiatan Bakti Kesehatan Polri. (deo/han)