Home Blog Page 2645

Warga Mulai Gelisah dengan Kebijakan Kenaikan Daya Listrik

PLN: Kantor UPL PLN Lubukpakam Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Warga berpenghasilan rendah di Lubukpakam mulai gelisah dengan kebijakan PT PLN yang memaksa kenaikan daya listrik rumah semula 450 VA menjadi 1300 VA meskipun tidak dikenakan biaya tambahan. Perseroan milik negara ini menyurati warga dan diberi batas waktu sampai 30 Mei 2022.

” Seminggu lalu kami dapat suratnya dari PLN. Memang listrik di rumah aku, masih 450 VA tapikan selama ini masih aman-aman saja. Kalau diarahkan untuk diganti 900 VA mending tapi ini langsung 1300 VA bayaran perbulannya nanti nggak sanggup, kan beda itu bayarannya,”ucap Ahmad warga dari Kelurahan Lubukpakam III Kecamatan Lubukpakam Jum,at, (27/5).

Ahmad mengaku belum memerlukan daya sebesar itu. Kalau daya tersebut sangat berlebihan untuk mereka. Bahkan peralatan elektronik yang ada di rumah juga sangat terbatas.

“Kami yang susah ini bukan mau pakai AC untuk tidur. Biasanya kalau yang ada AC nya dua baru cocok untuk 1300 VA. Kami paling pakai TV sama lampu malam harinya sajanya. Biasanya aku kena seratus ribuannya tiap bulan karena masih 450, kalau sudah 1300 mana mungkin di bawah 200 ribu lagi perbulan,”kata Ahmad.

Warga lainnya Edi tinggal di Desa Bakaranbatu Lubukpakam. Pria yang berprofesi tukang bangunan ini menyebut kebijakan yang dibuat PLN ini jadi pikirannya setiap hari. Ia mengaku jangankan daya 1300 VA untuk tambah daya 900 VA dianggap belum diperlukan. Ia berharap kalau kebijakan PLN kedepannya lebih mementingkan rakyat kecil.

“900 VA pun belum perlu sama saya karena yang 450 pun masih cukup. Saya kerjanya cuma mocok-mocok mana sanggup kalau bayar listrik mahal-mahal. Tiap bulan kenanya 150 ribu tapi kalau sudah 300 sampai 400 ribu nanti ya nggak sanggup. Kalau sudah 1300 ya sudah pasti biayanya nanti beda perbulannya,”kata Edi didampingi istrinya Fitri.

Warga mengaku sudah mendatangi kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN di Lubukpakam. Namun disebut kalau kebijakan itu tetap akan diberlakukan nantinya. Apabila memang mempunya bukti penerima bantuan sosial maka permohonan mereka untuk tidak ditambah daya bisa dipenuhi. Dari surat yang diterima warga dari PLN disebutkan kalau kebijakan ini sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan pihak PLN.

Tertulis warga yang menerima surat pemakaian listrik di rumahnya telah melewati batas maksimal pemakaian daya 450 VA. Untuk itu, PLN akan melakukan penertiban dan tidak mengenakan denda sesuai aturan Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 088-Z P/DIR/2016 Tahun 2016 dengan beberapa mekanisme. Di antaranya, mekanisme pertama, PLN akan melakukan penyesuaian daya secara otomatis dari 450 VA menjadi 1300 VA. Kedua, konsumen tidak perlu mengeluarkan biaya karena biaya untuk penyesuaian daya ditanggung oleh Negara, Untuk ketiga, apabila pelanggan berkeberatan dengan penyesuaian daya menjadi 1.300VA, dapat melapor ke Kantor PLN setempat dengan membawa bukti kepesertaan sebagai penerima subsidi atau bantuan sosial lainnya dan Pemerintah disertai dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga selambat-lambatnya pada tanggal 30 Mei 2022.

Saat dikonfirmasi Manager ULP, Dedy Evandry Bangun tidak membantah pihaknya telah menyurati masyarakat yang daya listrik di rumahnya masih 450 VA. Secara pasti ia tidak mengetahui berapa jumlah masyarakat yang telah mendapat surat namun disebut untuk pelanggan di wilayah kerjanya ada sekitar seribu orang. Disebut kalau kebijakan ini adalah kebijakan dari pusat.

“Tapi intinya kalau masyarakat keberatan datang ke kantor saja. Bisa dijelaskan sama kita apa yang jadi keberatannya,” ujarnya.

Nanti bawa KTP atau kartu keluarganya dan kalau bisa seperti itu (bawa bukti masyarakat ada menjadi penerima bantuan subsidi pemerintah). 1300 ini sifatnya arahan dari Pemerintah Pusat tapi sekarang belum ada tindaklanjutnya,”kata Dedy (btr/azw)

 

 

Sediakan Kopi, Teh, dan Wifi, Masjid Istiqomah Manjakan Jamaah 

Masjid Istiqomah di Jalan T Amir Hamzah, Binjai.tedi/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Masjid Istiqomah yang terletak di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jatinegara, Binjai Utara, manjakan jamaah dengan berbagai fasilitas. Seperti minuman kopi, teh hingga sarana dan prasarana wifi kepada jamaah.

Bahkan tidak hanya jamaah. Masyarakat yang datang singgah dan buat kegiatan positif pun dimanjakan oleh pengurus masjid tersebut. Hal ini sudah dilakukan sekitar sepekan lalu.

Menurut Ketua Badan Kemakmuran Masjid Istiqomah, Subagio, hal tersebut dilakukan agar masyarakat khususnya umat muslim dapat lebih banyak beribadah di sini.

“Sudah sekitar sepekan ini kami dari pengurus masjid Istiqomah Binjai menyediakan minuman berupa kopi dan teh secara gratis bagi masyarakat yang singgah untuk melaksanakan shalat dan istirahat disini. Bahkan untuk wifi pun kami gratiskan,” ungkap Subagio, Jum’at (27/5).

Dia berharap, hal tersebut dapat dilakukan seterusnya. Subagio diketahui juga merupakan perwira menengah kepolisian.

Menurutnya, dana untuk pembuatan kopi dan teh hingga wifi ini diambil dari kas Masjid Istiqomah Binjai. “Dengan adanya hal ini, tentunya kami berharap bisa lebih banyak lagi yang beribadah di masjid ini,” seru dia.

“Apalagi lokasi masjid berada tepat di pinggir jalan raya yang merupakan jalan lintas provinsi, sehingga banyak masyarakat yang melintas bisa beristirahat,” sambung Subagio.

Dia menambahkan, pihaknya telah menyiagakan pengurus rumah Allah SWT ini dengan orang selama 24 jam. Itu dilakukannya agar hal tersebut dapat berjalan maksimal.

Adanya kopi, teh dan wifi yang disiapkan oleh pengurus masjid, hal ini disambut baik oleh masyarakat sekitar. Dani mengaku, kerap singgah di Masjid Istiqomah untuk melaksanakan sholat. ”Semoga menjadi ladang amal buat pengurus masjid serta umat muslim,” tandasnya. (ted/azw)

ULPLTA Renun Adakan Syukuran

BERSAMA: Manager UPHK Medan Zainuddin, Manager UPDK Pandan Aries Indrianto Elisa, pegawai ULPLTA Renun dan lainnya, foto bersama. Istimewa/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Major Overhaul (MO) Unit 2 PLTA Renun telah diselesaikan pada bulan April 2022. UPHK Medan merupakan unit yang bertugas melakukan pemeliharaan pada beberapa Unit Pelaksana di bawah naungan PLN UIKSBU, berkolaborasi dengan PT Sulzer yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan Major Overhaul (MO) unit 2 Renun.

Sebagai wujud rasa syukur ULPLTA Renun mengadakan kegiatan syukuran dan Halal Bihalal Idul Fitri 1443 H dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada warga Silalahi Sabungan. Kegiatan ini digelar di Unit Pembangkitan Renun pada Kamis (19/5).

Manager UPHK Medan Zainuddin dalam sambutannya menjelaskan Scope pemeliharaan yang telah dilaksanakan oleh UPHK Medan melingkupi Auxillaray, MIV (Main inleat Valve) dan Main Trafo. Sedangkan PT Sulzer telah menyelesaikan pekerjaan Turbin Generator.

Tokoh masyarakat Raja Turpuk Silalahi Sabungan yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi atas pekerjaan yang telah dilakukan oleh PLN UIKSBU dan tim PLTA Renun untuk tetap menerangi wilayah Sumatera Utara terutama Daerah Silalahi.

“Meski secara fisik tidak terlibat tapi kami hanya mampu memberikan doa untuk kegiatan tersebut, dan hari ini bukan hanya sekedar halal bihalal namun sekaligus juga menjadi acara syukuran atas selesai nya pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Manager UPDK Pandan Aries Indrianto Elisa yang menaungi langsung PLTA Renun mengatakan, dengan selesainya MO ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu, dia juga menuturkan agar semua dapat menjaga performa unitnya, khususnya di PLTA Renun ini.

General Manager PLN UIKSBU Purnomo mengatakan, Sumatera Utara khususnya daerah Silalahi ini merupakan daerah yang memiliki potensi luar biasa untuk mengaliri listrik. PLTA Renun yang berdampingan dengan Danau Toba dan sangat dibanggakan dapat melistriki Sumatera Utara. PLTA Renun sebagai penopang kestabilan listrik yang ada di Sumut dengan total 42×2 MW.

Kestabilan sistem adalah hal yg paling penting, namun juga pada lingkungan sekitar yang telah didukung oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama di sekitar PLTA Renun. Purnomo juga mengajak insan pegawai PLN dan tamu undangan untuk terus melestarikan dan mendukung kegiatan yang mendorong nilai budaya dan pariwisata di Daerah Silalahi, Danau Toba. (ila/azw)

Pengurus Kecamatan Himpaudi Dilantik

BERSAMA: Foto bersama Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Nurhayati Simanjuntak usai pelantikan dan pelepasan siswa PAUD di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pengurus Kecamatan Himpaudi Kota Binjai Masa Bakti 2022-2026 dilantik di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Binjai, Hj Nurhayati Simanjuntak menghadiri pelantikan tersebut.

Selain pelantikan, juga dirangkai dengan pelepasan siswa-siswi Paud Kota Binjai Tahun Ajaran 2021-2022. “Saya ucapkan selamat kepada para Pengurus Daerah Kecamatan Himpaudi Kota Binjai Masa Bakti 2022-2026 yang baru dilantik,” ujarnya.

“Saya berharap para pengurus yang baru saja dilantik dapat meningkatkan prestasi yang sudah baik menjadi lebih baik lagi, serta dapat menggali ide-ide baru yang bisa dijadikan program unggulan ke depannya,” tambahnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada siswa-siswi pendidikan anak usia dinia (PAUD) se Kota Binjai yang telah lulus. “Saya harap anak-anak, dapat memiliki kesiapan mental dan fisik yang sehat untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya,” seru dia.

Ia menyatakan, pelepasan yang dilakukan bukan hanya sekadar seremonial belaka. Melainkan bentuk rasa syukur.

Sebab, peserta didik telah menyelesaikan pendidikannya dengan baik. “Anak-anak yang bunda sayangi, kalian adalah penerus bangsa, rajinlah belajar, dan patuhi orangtua kalian,” pungkasnya. (ted/azw)

Polres Dairi Bekuk Tersangka Pengedar Ganja

TERSANGKA: Tersangka MS (42) warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempatnempu Hulu saat diamankan di Mapolres Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Dairi, membekuk tersangka diduga pengedar narkotika jenis ganja berinisial, MS (42) warga Desa Sungairaya, Kecamatan Siempatnempu Hulu.

Tersangka MS diamankan di lintasan Jalan Nasional Sidikalang-Tigalingga, persis dipinggir jalan saat mengederai mobil yang diduga mengedarkan narkotika itu, Selasa (24/5) lalu.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui KBO Satnarkoba, Ipda Fahri kepada wartawan, Jumat (27/5), membenarkan penangkapan terduga pengedar narkotika jenis ganja dimaksud.

Fahri menjelaskan, pengungkapan kasus peredaran narkotika itu atas informasi masyarakat, adanya seseorang menyimpan/menguasai barang haram tersebut.

Lalu, informasi itu ditindaklanjuti. Selanjutnya, Kasat Narkoba, AKP Rudy Sitorus membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Benar, saat dilakukan penangkapan dipinggir jalan dijalan nasional tersebut.

Petugas menemukan barang bukti ganja dari mobil tersangka. Kemudian dilakukan pengembangan, petugas kembali menemukan barangbukti ganja dari rumah tersangka.

“Adapun barangbukti berhasil diamankan petugas antaralain, 10 buah kertas nasi bungkusan besar sebagai pembungkus ranting, daun serta biji diduga berisi narkotika golongan I jenis ganja dengan berat bersih 58,38 gram,” ucap Fahri.

Berikutnya, 2 buah kertas nasi bungkusan kecil sebagai pembungkus ranting, daun dan biji diduga berisi ganja seberat 0,12 gram serta 8 buah biji diduga ganja ditemukan dari mobil tersangka.

“Kini, tersangka serta barangbukri narkoba jenis ganja telah disita dan diamankan di Mapolres Dairi guna proses hukum selanjutnya,” terang Ida Muhammad Fahri. (rud/azw)