Home Blog Page 2657

Subholding Gas Pertamina Dukung Pencapaian Target 1 Juta Jargas

PERIKSA: Karyawan PGN saat memeriksa data pelanggan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, terus mengupayakan percepatan transformasi bisnis dan berbasis digital khususnya selama pandemi COVID-19. Percepatan tersebut memberikan dampak pada upaya pemulihan dan perbaikan kinerja perusahaan dalam waktu yang relatif cepat.

“Kami terus mempeluas jangkauan pelanggan dan saat ini tengah melakukan mega proyek jaringan gas rumah tangga untuk 1 juta pelanggan per tahun melalui produk GasKita. Maka strategi bisnis berbasis digital dilakukan agar bisa terhubung secara lebih luas dengan masyarakat,” jelas Direktur Sales dan Operasi, Faris Aziz, (20/5).

“Masyarakat saat ini sudah familiar dengan digital sehingga kami aktif untuk lebih dekat masyarakat melalui platform digital. Kami juga menjawab segala pertanyaan tentang gas bumi melalui chat Whatsapp di nomor 081511500645,” lanjut Faris.

PGN aktif melakukan kampanye digital Gaskita. Pada tahun 2021, digital advertising Gaskita mencapai lebih dari 3,4 juta impression dan lebih dari 150.000 engagement pada media sosial. Selain itu, lebih dari 10% pelanggan baru mendaftar melalui registrasi online.

Selain itu, PGN berkolaborasi dengan Tokopedia sebagai e-wallet pembayaran tagihan gas bumi. Melalui platform digital ini, pelanggan sangat dimudahkan dalam pembayaran tagihan gas apalagi selama masa pandemi.

“Bersama Tokopedia, PGN pernah membuat social campaign digital dan mendapatkan international recognition. PGN dan Tokopedia membantu UMKM kuliner pelanggan PGN dengan membuat special page bernama Dapur Gaskita di mana pengguna Tokopedia bisa membeli kuliner dari pelanggan PGN tersebut,” jelas Faris.

Kolaborasi digital PGN dan Tokopedia ditargetkan untuk memberikan dampak pemulihan ekonomi bagi UMKM di masa pandemi.

Gaskita memberikan jaminan benefit dari penggunaan gas bumi yakni lebih praktis, aman, dan modern. Tahun 2021, penyerapan gas bumi di sektor rumah tangga (Gaskita) sekitar 5,5 BBTUD. Dari penyerapan tersebut, Gaskita PGN berhasil berkontribusi pada penurunan subsidi gas tabung sekitar Rp 330 Milyar per tahun.

Untuk percepatan program jargas rumah tangga nasional, PGN menggandeng BUMN Karya, BUMD, dan developer terkemuka di Indonesia. Program Sejuta Rumah (PSR) menyasar Rusun Perum Perumnas di lokasi berbasis Transit Oriented Development. Lokasi tersebut meliputi Semesta Mahata Serpong di Stasiun Rawa Buntu Tangerang Selatan dan Semesta Mahata Tanjung Barat Jakarta.

Tak hanya melalui pipa, PGN memiliki produk Gaslink bagi pelanggan yang berlokasi jauh dari jaringan pipa gas PGN. Pada Desember 2021, PGN me-launching varian GasLink Cylinder yang menyasar industri restoran dan usaha kecil.

“Dengan beralih ke GasLink, pelanggan akan mendapatkan kepraktisan dan penghematan biaya lebih dari 10%,” ujar Faris.

PGN juga menerapkan strategi marketing 3.0 dimana perusahaan bertanggung jawab terhadap kepentingan perusahaan sendiri, sosial, serta lingkungan. Maka PGN melihat dampak positif gas bumi terhadap lingkungan di era transisi energi, serta dalam mengurangi emisi karbon sesuai target pemerintah Indonesia pada Net Zero Emission tahun 2060.

Gas bumi menghasilkan CO2 sebesar 52,91 Kg/ MMBTU, nilainya lebih rendah 30% dari BBM dan lebih rendah 16% daru LPG. Penurunan emisi karena konversi ke gas bumi mencapai lebih dari 774.000 ton CO2 per tahun di PLTMG Sorong (sektor kelistrikkan), penurunan emisi kilang sebesar 217.000 ton CO2 tahun 2021(sektor energi primer), dan penurunan karbon pada jargas sebanyak 20.000 ton CO2 pada tahun 2021.

Atas pencapaian pada transformasi bisnis tersebut, PGN berhasil meraih penghargaan BUMN Entreprenurial Marketing Award 2022 Markplus Inc sebagai “The Most Promising Company in Srategic Marketing Bronze Winner” dan “The Most Promising Company in Marketing 3.0 Bronze Winner” kategori Anak Perusahaan BUMN, 18/5/2022. (rel/ram)

2021, Manulife Indonesia Tumbuh Signifikan, Cairkan Klaim Nasabah Rp8,9 Triliun

KINERJA MANULIFE: Presiden Direktur & CEO PT Manulife Indonesia Ryan Charland (kiri) bersama Direktur Meylindawati (tengah) berbincang dengan Presdir & CEO PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Afifa di Customer Service Area Manulife, di Jakarta.

SUMUTPOS.CO – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) mencetak pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2021. Pertumbuhan bisnis konsolidasi Manulife Indonesia semakin kuat.

Tercatat, sepanjang 2021, Manulife Indonesia meraih pendapatan bersih premi asuransi Rp12,1 triliun atau meningkat 42% dibandingkan tahun 2020. Pertumbuhan signifikan itu didorong kenaikan pendapatan premi di tahun yang sama.

Selain itu, kinerja premi bisnis baru di 2021 tumbuh dua digit sebesar 35% dari sebelumnya Rp5,6 triliun menjadi Rp7,5 triliun (berdasarkan Annualized Premium Equivalent – APE).

“Selain dari pertumbuhan bisnis yang kuat ini, kami senantiasa berkomitmen untuk membantu masyarakat mencapai tujuan finansial dan membuat hidup lebih baik. Tahun 2021 merupakan tahun yang menantang, namun komitmen kami terhadap nasabah tetap terlihat dari hasil pembayaran klaim sepanjang tahun sebesar Rp8,9 triliun atau sebesar Rp25 miliar setiap harinya,” kata Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Kinerja Manulife yang gigih di Indonesia semakin signifikan dibandingkan kinerja sektor asuransi secara industri. Berdasarkan Laporan Kinerja 2021 dari 58 perusahaan anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), industri asuransi jiwa mencetak pendapatan mencapai Rp202,9 triliun atau naik 8,2%.

Kinerja premi yang positif juga diikuti pertumbuhan aset Manulife Indonesia. Hingga akhir tahun 2021, total aset kelolaan Manulife Indonesia tumbuh 21% dari Rp 86 triliun menjadi Rp 104 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mengindikasikan membaiknya kondisi pasar keuangan setelah tekanan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020.

Ryan Charland menyebutkan, indikator kekuatan lainnya, Manulife Indonesia tercatat memiliki cadangan teknis sebesar Rp41,6 triliun hingga akhir 2021. Kondisi itu sekaligus menegaskan tekad perusahaan dalam memastikan perlindungan keuangan jangka panjang untuk seluruh nasabahnya di Indonesia.

Selain itu, Manulife Indonesia terus mempertahankan posisi modal yang kuat untuk mendukung keseluruhan operasi bisnisnya dengan rasio kecukupan modal (Risk-based Capital/RBC) sebesar 825% untuk bisnis konvensional dan RBC dana tabarru Unit Syariah pada Desember 2021 sebesar 609%.

Sementara itu, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) juga berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia. CEO & Presiden Direktur MAMI Afifa mengatakan, sepanjang 2021, total dana kelolaan MAMI tumbuh 16,7% menjadi Rp113,4 triliun. Disebutkan, dana kelolaan reksa dana MAMI meningkat 27,4% menjadi Rp62,9 triliun pada akhir 2021.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan para investor, institusi dan individu, serta dukungan para mitra distribusi MAMI. Dukungan dan kepercayaan tersebut membuat kami berhasil mempertahankan posisi MAMI di peringkat pertama daftar perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan reksa dana terbesar di Indonesia,” tutur Afifa.

Baik Manulife Indonesia dan MAMI optimistis kinerja tahun 2022 akan lebih baik. Hal itu melihat kondisi perekonomian yang mulai membaik seiring meredanya pandemi Covid 19. Manulife Indonesia berkomitmen pada pertumbuhan kebutuhan perlindungan asuransi jangka panjang mengingat penetrasi yang masih rendah dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya terlindungi asuransi.

Hal senada dikatakan pengamat asuransi Irvan Rahardjo. Ia meyakini, tahun ini diperkirakan industri asuransi akan semakin tumbuh dan lebih baik dibandingkan sebelum masa pandemi. “Saya kira bisa, karena ekonomi sudah tumbuh 5,01 persen pada kuartal pertama 2022, dan itu diperkirakan akan terus meningkat,” tutur Irvan.

Ia menambahkan, meskipun industri asuransi memiliki potensi pertumbuhan yang besar, tetapi perlu mewaspadai terkait belum pulihnya citra asuransi setelah diterpa kasus gagal bayar sejumlah perusahaan asuransi seperti Jiwasraya, Bumiputera, Kresna Life, dan juga Wanaartha Life.

AAJI mencatat, industri asuransi jiwa membukukan total pendapatan Rp241,17 triliun sepanjang 2021 atau tumbuh 11,9 persen year-on-year (yoy). Pertumbuhan ditopang perolehan premi yang mencapai Rp202,93 triliun atau naik 8,2 persen yoy. Perolehan premi ini bahkan melampaui perolehan premi di 2019, masa sebelum pandemi Covid-19.

“Seiring mulai bangkitnya aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berasuransi telah mendorong pendapatan premi asuransi jiwa,” ujar Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam paparan kinerja AAJI 2021 secara virtual pertengahan Maret 2022 lalu. (*/gus)

Umar Zunaidi dan Oki Doni Diarak Naik Betor

NAIK BETOR: Umar Zunaidi Hasibuan diarak warak menuju Medan hingga kebatas wilayah Kota Tebingtinggi menaiki becak motor warga dengan teriakan para pelajar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Mantan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zuanaidi Hasibuan mengakhiri masa tugasnya tanggal 22 Mei 2022 bersama Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dilepas sekaligus diarak menggunakan becak motor (Betor) menuju Medan, dari kediaman Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (23/5).

Ratusan orang melepas kepergian Umar Zunaidi Hasibuan, di sepanjang Jalan Sudirman, Jalan Sutomo, Jalan Suprapto, Jalan KL Yos Sudarso rombongan mendapat antusias dari warga dan pelajar sekolah setingkat SMP dan SD. Umar Zunaidi Hasibuan bersama istrinya Sri Kurnia Ningsih menaiki betor mendapat lambaian tangan salam perpisahan dari warga sepanjang jalan, sempat terjadi macet lalulintas di Jalan KL Yos Sudarso.

Tapi dalam arak arakan pelepasan itu, tidak terlihat Oki Doni Siregar mendampingi Umar Zunaidi Hasibuan, karena dikabarkan mantan Wakil Wali Kota Tebingtinggi akan menetap di Kota Tebingtinggi.

Pelepasan mantan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan di rumah dinasnya dihadiri Plh Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyath yang merupakan Sekdako Tebingtinggi, hadir juga Kapolres AKBP M Kunto Wibisono, Kejari Sundoro Adi, Ketua DPRD Basyarudin Nasution , Forkompinda, Camat, Lurah, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan ratusan masyatakat Kota Tebingtinggi.

Kepada para pelajar Umar Zunaidi Hasibuan berpesan agar lebih giat dan tekun belajar untuk meraih cita-cita. “Sayangi kedua orang tua, hormati guru, dan rajinlah belajar. Jangan bolos sekolah, tetap beribadah dan berdoa,” ucap Umar Zunaidi dengan rasa haru.

Sedangkan Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian selaku Juru Bicara Pemko Kota Tebingtinggi menyampaikan, Bapak Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan agar ASN Kota Tebingtinggi tetap bekerja sesuai dengan tufoksinya serta jangan terlibat dengan suhu politik yang ada tahun 2024 diakhir masa jabatannya. (ian/han)

Wabup Buka Manasik Haji Asahan Tahun 2022

MANASIK: Wakil Bupati buka Manasik Haji Kabupaten Asahan Tahun 2022.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang keberangkatan jamaah calon haji ke tanah suci, Pemerintah Kabupaten Asahan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten melaksanakan kegiatan Manasik Haji Bagi Calon Jemaah Haji Kabupaten Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Pelaksanaan Manasik oleh Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi, Senin (23/5).

Di depan ratusan jamaah calon haji, Wakil Bupati Asahan berpesan agar seluruh jamaah calon haji bisa menjaga kesehatan, meningkatkan kesabaran dan menata niat secara tulus guna mendapatkan Ridho dari Allah SWT.

“Pesan dari Pak Bupati, ibadah haji itu tidak hanya fisik saja, namun juga mental spiritual. Jadi jagalah kesehatan fisik dan pikiran Saudara semua agar jauh dari hal-hal yang negatif. Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan manasik haji ini sampai selesai, Jangan sampai ada rasa keterpaksaaan, agar semuanya bahagia. Bapak dan Ibu Jemaah Calon Haji semua adalah calon tamu Allah SWT,” ucap Wakil Bupati.

Wabup juga meminta seluruh Pembimbing Jemaah Calon Haji Kabupaten Asahan, agar melaksanakan tugasnya dengan sungguh sungguh dengan harapan Jemaah Calon Haji dapat melaksanakan rangkaian Rukun Haji dengan Nyaman.

Kepada para petugas pendamping haji, Wakil Bupati meminta agar dengan sabar dan ikhlas dalam memberikan materi pembinaan dan pelatihan manasik kepada seluruh Jemaah Calon Haji.

“Semoga kegiatan manasik ini berjalan lancar sehingga pada waktunya seluruh Jamaah Calon Haji bisa berangkat ke tanah suci dengan lancar pula hingga kembali pulang menjadi haji yang mabrur, Aamiin,” lanjut Taufik.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Asahan H. Ali Mughofar dalam laporannya, calon haji dari Asahan tahun 2022 sebanyak 157 orang dengan rincian jamaah pria 62 orang, jamaah Wanita 95 orang.

“Manasik kami laksanakan mulai Senin 23-25 Mei mendatang dengan tujuan agar calon haji memahami semua informasi tentang pelaksanaan ibadah haji serta mewujudkan kemampuan calon jamaah haji, untuk beribadah secara mandiri, baik mandiri pribadi maupun mandiri dalam regu. Kami ingin seluruh calon jamaah haji siap lahir maupun batin,” ucap Ali Mughopar.

Setelah dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati, menurutnya manasik akan berlanjut dengan rangkaian kegiatan manasik.(dat/han)

Bocah Hanyut di Sungai Padang Ditemukan

DITEMUKAN : Tim Sar gabungan Polres Tebingtinggi, Polsek Bandar Khalifah dan BPBD Kabupaten Sergai berhasil menemukan jasad korban terseret arus Sungai Padang selama tiga hari, Senin (23/5).SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Setelah 3 hari hanyut terseret arus deras Sungai Padang di Kecamatan Bandar Khalifah, akhirnya Ayunda Tiara Situmeang (ATS) warga Dusun Pardomuan Nauli, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Sergai, ditemukan sudah tak bernyawa lagi oleh Tim Sar gabungan Polres Tebingtinggi dan BPBD Kabupaten Sergai, Senin (23/5).

Kasie Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Ariant, korban hanyut akibat mandi di aliran Sungai Padang yang berada di Dusun Pardomuan Nauli Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Sergai, dengan 5 orang rekan serta temannya.

“Proses pencarian korban selama kurun waktu 3 hari. Saat ini mayat korban disemayamkan di rumah duka di Dusun Pardomuan Nauli Desa Gelam Sei Serimah untuk dimakamkan oleh keluarga,” ungkap Agus Arianto.

Menurutnya, kejadian ini bermula ketika korban bersama lima orang temannya, tetapi saat mandi mandi di sungai dua orang terseret arus sungai Padang, satu rekannya berhasil diselamatkan temannya, sedangkan korban langsung tenggelam terbawa arus sungai yang deras.

“Teman korban sempat menjerit dan meminta pertolongan warga sekitar, korban hilang hingga terbawa arus. Laporan terseret arus ini langsung ditangani oleh pihak Polres Tebingtinggi dan Polsek Bandar Khalifah untuk melakukan pencarian jasad korban,” bilangnya. (ian/han)

Luka Bakar Hampir 70 Persen, Bocah Korban Ledakan Gas 3 Kg Susul Ibu dan Ayah

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Korban meninggal pasca ledakan tabung gas 3 kg yang terjadi pada Senin (16/5) malam lalu di Jalan Gunung Bakti LKMD II Perumahan Griya Aira Bakti Blok C Lingkungan II Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, menjadi 3 orang, pasangan suami istri dan anaknya.

Meski sudah mendapat perawatan itensif, Yestia Kumala Dewi (8) yang ikut mengalami luka bakar menyusul orangtuanya, Ilalia (43) yang meninggal dunia pada Selasa (17/5) sekira pukul 20.30.WIB di Rumah Sakit Sri Pamela Kota Tebingtinggi, dan Yuhendrik (43) meninggal dunia pada Sabtu(21/5).

Lurah Lalang, Hadi Supeno mengatakan, ketiga korban kebakaran ledakan tabung gas ukuran 3 kilogram di rumahnya, dikebumikan oleh pihak keluarga yang tinggal di Kompleks Perumahan PU Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi.

“Rumah korban sampai sekarang masih dipasang garis polisi agar warga tidak masuk kedalam rumah untuk mengambil barang barang yang akan dijadikan batang bukti oleh pihak kepolisian,” jelas Hadi Supeno.

Menurutnya, memang ketiga korban ledakan tabung 3 kilogram mengalami luka bakar hampir 70 persen. Setelah istrinya meninggalkan di rumah sakit di Tebingtinggi, suami dan anak dilarikan ke Medan untuk mendapatkan perawat itensif, namun Tuhan bekehendak lain, dua hari kemudian suami meninggal dunia, kemudian anaknya juga meninggal dunia.

“Pihak Kelurahan Lalang dan Kecamatan Rambutan sudah mencoba berupaya melakukan pengurusan BPJS kesehatan keluarga korban. Karena mereka tidak memiliki BPJS kesehatan. Kepada warga tetap diimbau yang belum memiliki BPJS kesehatan untuk mengurusnya,” bilang Hadi Supeno.

Sedangkan Kepala Lingkungan II Kelurahan Lalang, Zulkarnain menuturkan pihak lingkungan bersama warga sudah berupaya untuk mengumpulkan bantuan, memang yayasan Budha Ze Chi sudah memberikan bantuan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban. (ian/han)