Home Blog Page 2744

Pemko Kembali Gelar Razia Asmara Subuh

RAZIA: Pemko Medan bersama tim gabungan saat menggelar razia asmara Subuh di Jalan Ringroad Medan, Sabtu (9/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memasuki pekan kedua Ramadan 1443 Hijriah, Pemko Medan bersama tim gabungan melakukan pemantauan dan pencegahan asmara Subuh, Sabtu (9/4) lalu. Pasalnya, asmara Subuh kerap dilakukan masyarakat Kota Medan, khususnya para pemuda.

Selain untuk mencegah dan menghilangkan kebiasaan masyarakat yang dianggap tidak baik itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan agar masyarakat dapat lebih tenang dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan ini.

Sesuai arahan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Camat Medan Sunggal Odie Batubara saat memimpin apel di halaman eks Petronas Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal, mengatakan, pemantauan ini merupakan tugas dan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan, guna menghilangkan tradisi para pemuda yang sangat bertolak belakang dengan nilai ibadah puasa itu sendiri.

“Dan (asmara Subuh) ini jelas-jelas bertolak belakang dengsn nilai-nilai kepantasan bermasyarakat,” ungkap Odie, saat memimpin apel dengan tim gabungan yang terdiri dari pihak Polrestabes Medan dan Kodim 02/01 BS, Yonmarhanlan I/Belawan, Denpom 1/5 Medan, dan Lanud Soewondo, serta Satpol PP, Dishub, Diskominfo Kota Medan.

Dalam arahannya, Odie meminta kepada seluruh tim gabungan untuk mengikuti instruksi Wali Kota Medan, dalam bertugas agar mengedepankan tindakan persuasif dan edukasi. Dengan begitu, kebiasaan masyarakat yang tidak baik pada Ramadan dengan melakukan aktivitas asmara Subuh dapat berkurang dan hilang.

“Tetap kedepankan tindakan persuasif dan humanis,” katanya.

Usai apel, tim gabungan melakukan pemantauan dan pencegahan asmara Subuh di sepanjang Jalan Gagak Hitam/Ringroad Medan. Selain itu, mobil Informasi Diskominfo Kota Medan dan mobil Polrestabes Medan, juga melakukan patroli guna memastikan tidak adanya aktivitas asmara Subuh. Diharapkan, kegiatan ini dapat membuat efek jera masyarakat yang melakukan asmara Subuh, sehingga Kota Medan dapat kondusif dan keberkahan bagi Kota Medan dapat terwujud.

Sementara itu, kepada Sumut Pos, Kepala SatPol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan, kegiatan razia asmara Subuh akan tetap dilakukan oleh Pemko Medan bersama tim gabungan hingga Ramadan berakhir.

“Kegiatan ini memang akan konsisten dilakukan, khususnya pada titik-titik yang sering menjadi lokasi para pemuda berkumpul saat usai Subuh,” ujarnya.

Targetnya, lanjut Rakhmat, seluruh masyarakat Kota Medan khususnya umat Islam, dapat menjalankan ibadah secara tenang dan khusyuk selama Ramadan.

“Apalagi asmara Subuh ini seringkali berpotensi ke arah perbuatan yang melanggar hukum, seperti tawuran dan lainnya. Hal ini harus dicegah semaksimal mungkin,” pungkasnya. (map/saz)

Disanksi dan Beberapa Kali Ditutup Sementara, Pos Ambai Kafe Masih Beroperasi Penuh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski telah diberikan teguran, dirazia dan ditutup sementara oleh aparat terkait, aktivitas keramaian pengunjung pada Pos Ambai Kafe di Jalan Ambai, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, tetap berlangsung dan tak mengenal waktu.

Padahal, ketenangan warga beberapa bulan belakangan terusik dengan aktivitas kafe di permukiman warga tersebut, terlebih memasuki Ramadan 1443 Hijriah ini. Untuk itu, warga pun meminta instansi terkait untuk mengambil tindakan yang lebih tegas.

Pasalnya selama Ramadan, kafe itu tetap beroperasi dari pagi hingga dini hari, meski hanya berjarak 100 meter dari Masjid Ikhwaniyah. Hal tersebut pun dinilai berpotensi mengganggu kekhusyukan warga yang melaksanakan puasa dan aktivitas ibadah di masjid. Seorang warga sekitar, Farid Wajdi mengatakan, seharusnya kafe itu tidak berdiri di tengah permukiman penduduk.

“Di sini kan ada Masjid, kami khawatir kehadiran kafe itu mengganggu warga yang beribadah, terlebih pada Ramadan seperti sekarang ini,” ungkap Wajdi, Minggu (10/4).

Wajdi juga menjelaskan, meski telah disidak anggota DPRD Medan beberapa waktu lalu, operasional kafe tetap sama seperti sebelumnya. “Kafe tetap buka dan melayani pengunjung baik pagi, siang, sore, dan malam hari. Suara bising dari kafe seperti teriakan, tertawa kencang, dan nyanyian, tetap terdengar,” ujar pengacara senior itu.

Wajdi mengungkapkan, kafe tersebut juga sudah beberapa kali ditutup sementara, karena banyaknya pengunjung yang memakai seragam sekolah, namun sang pemilik tetap membandel dan seolah tutup mata.

“Kami menilai, Pemko Medan tidak tegas, sehingga pemilik kafe dengan enteng mengabaikan keluhan warga. Seharusnya pemerintah memberikan sanksi maupun tindakan sebagai efek jera,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapatan (RDP) di DPRD Medan pada hari ini, Senin (11/4), terkait keberadaan Pos Ambai Kafe tersebut.

“Besok (hari ini, red) masih mau dibahas lagi. Kita tunggu saja besok hasilnya,” jawabnya.

Menurutnya, selama Ramadan, pelaku usaha diperbolehkan berjualan tanpa batas waktu, namun dengan menjaga ketertiban dan keamanan.

“Selama hanya masih melayani makanan dan minuman, tetap boleh beroperasi. Yang tidak boleh menghidupkan musik, sebab itu mengganggu masyarakat beribadah,” pungkas Agus. (map/saz)

Sampah Tertumpuk di Teladan Barat, Rudiyanto Heran Masih Ada Sampah Berserak

MELINTAS: Warga saat melintasi rumah kosong di Jalan Jati 1, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, yang di depannya sampah sangat berserakan.Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto merasa heran, tentang adanya sampah yang masih berserakan di sebagian Kota Medan. Seperti yang sudah terjadi kurang lebih 3 tahun lamanya, di lahan rumah kosong Jalan Jati 1, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.

“Seharusnya Wali Kota dapat merealisasikan janji kampanye beliau pada Pilkada 2019 lalu, yang menekankan pihak kecamatan dan Kelurahan dapat lebih peka terhadap kondisi kebersihan yang ada di wilayahnya,” ungkap Ketua Komisi 1 DPRD Medan Fraksi PKS, Rudiyanto, Jumat (8/4) lalu.

Rudiyanto yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Medan itu, meminta Wali Kota Medan Muhmmad Bobby Afif Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, untuk dapat merealisasikan janji-janji kampanye mereka di Pilkada 2019 lalu.

Yang pada akhirnya di maktubkan di dalam 5 program prioritas pembangunan daerah, pada nomor 4, yakni penanganan persampahan di Kota Medan.

“Kalau begini jadinya, ini merupakan preseden buruk bagi citra kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan,” tuturnya.

Karena itu, sambungnya, pihaknya mendesak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, untuk dapat merealisasikan janji-janji tersebut, termasuk dalam penanganan persampahan di Kota Medan.

“Warga Medan kami pastikan akan mendukung saudara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan untuk menjadi apapun, asal segera merealisasikan janji politiknya,” harap Rudiyanto.

Rudiyanto juga meminta, camat se-Kota Medan yang juga termasuk Camat Medan Kota T Chairunnisa, beserta lurah-lurahnya, untuk dapat proaktif membantu saudara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, untuk dapat menangani persoalan sampah di wilayahnya masing masing.

“Tentulah persoalan sampah yang berserakan sampai 3 tahun lebih di lahan rumah kosong warga yang tidak jauh dari Kantor Kecamatan Medan Kota ini, hendaknya segera ditangani dengan cara dibersihkan,” tegasnya.

Jadi, sambungnya, selama ini apakah pihak Kecamatan Medan Kota serta lurah-lurahnya, tidak peka terhadap sampah yang ada di wilayahnya tersebut.

“Persoalan sampah yang ada wilayah ini harus segera mendapat solusi terbaik. Jangan sampai warga merasa resah dengan adanya sampah yang berserakan itu. Apalagi sampah itu menimbulkan aroma yang tidak enak, dan menjadi sarang nyamuk, yang tentunya dapat menimbulkan penyakit,” pungkas Rudiyanto. (adz/saz)

Ketika Tuan Guru Besilam Mendoakan Kebaikan untuk Partai Demokrat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Cuaca Sabtu (9/4) sore, terasa begitu gerah saat rombongan Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Muhammad Lokot Nasution, memasuki kampung Besilam, Kabupaten Langkat. Jarum jam di tangan menunjuk waktu pukul 16.45 WIB. Ketika kendaraan menepi di sebuah bangunan utama rumah panggung terbuat dari kayu di Komplek Persulukan Babussalam, Kecamatan Padang Tualang.

SEKETIKA, hawa sejuk begitu terasa. Sohibul bait yang teramat ramah rupanya telah menanti tepat di atas ujung tangga menuju pintu masuk bangunan rumah panggung tersebut.

“Assalaamu’alaikum Tuan-tuan,” begitu kami disapa dari atas ketika telapak kaki baru saja mencecah ke bumi saat turun dari mobil.

“Waalaikumsalam…,” jawab rombongan seraya menaiki sekitar 10 anak tangga untuk saling mengulurkan tangan bersalaman.

Ini kali pertama Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution, mengawali Silaturahmi 360 derajat di bulan suci Ramadan 1443 H. Sebuah langkah napak tilas ketika sebelumnya Presiden ke-6 RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pendiri Partai Demokrat, juga pernah mendatangi pondok Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah, Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang. Begitu pun dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada 2018 silam. Berziarah ke makam Tuan Guru pertama, Syekh Abdul Wahab Rokan.

Sejumlah kader menyertai kegiatan silaturahmi Lokot Nasution antara lain, mantan Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Ketua DPC Langkat Johan Bangun, Ketua DPC Binjai HM Sajali, Ketua DPC Serdang Bedagai Labuhan Hasibuan, beberapa anggota DPRD Kabupaten Langkat dan Kota Binjai. Hadir juga pengurus DPP Partai Demokrat yakni, Deputi Balitbang Syahrial Nasution, dan Kepala Biro Riset, Kahfi Siregar serta belasan kader lainnya yang berasal dari Sumut.

Dipandu memasuki sebuah ruangan, tidak sampai hitungan menit, tampak sosok yang bersahaja keluar dari arah pintu di sudut ruangan. Mengenakan jubah gamis berkelir hijau dengan kepala berbalut lobe putih dan sorban putih yang diselendangkan di bahu kiri, Tuan Guru Zikmal Fuad, begitu ramah menyapa dan menyalami rombongan. Beliau adalah cicit pertama dari nasab Syekh Abdul Wahab Rokan yang terpilih sebagai Tuan Guru Babussalam.

Senyumnya tak pernah berhenti menghiasi wajahnya saat kami dipersilakan duduk sejajar bersila berhadapan membentuk setengah lingkaran. Doktor lulusan sebuah perguruan tinggi di Malaysia tersebut pun membuka cerita penyambutan selamat datang.

“Kami kesini berniat untuk bersilaturahmi. Sebagai tugas penting setelah saya ditetapkan oleh Ketum AHY sebagai Ketua DPD Partai Demokrat di Sumatera Utara. Sebagaimana Pak SBY dan Ketum AHY juga pernah kesini, maka kami meneruskan tradisi baik ini untuk selalu dekat dengan Babussalam,” demikian Lokot Nasution menerangkan hajat kedatangan.

Lokot Nasution juga memohon kepada Tuan Guru agar senantiasa berkenan mendoakan kesehatan Pak SBY. Begitu pun dengan Ketum AHY diberikan kekuatan dalam memimpin partai. Serta turut memberikan bimbingan agar Partai Demokrat semakin baik ke depan dan dicintai rakyat Indonesia, di Sumut khususnya.

“Insya Allah Pak SBY, Pak AHY dan Pak Lokot serta tuan-tuan sekalian diberikan kesehatan dan kebaikan. Saya senang dengan tradisi yang baik ini. Yang penting terus dilakukan, istiqamah. Banyak hal yang baik menurut kita, belum tentu baik di hadapan Allah. Begitu pun sebaliknya. Menurut kita tak enak, ternyata itulah yang terbaik untuk kita. Makanya kita harus banyak berserah diri berharap yang terbaik menurut Allah,” demikian nasihat Tuan Guru.

Suasana terasa begitu akrab dan hangat. Senyuman tak pernah lepas dari wajah tuan guru yang teduh. Saling berbagi cerita dan kisah mewarnai perbincangan. Hingga berlanjut tiba waktu mendekati berbuka puasa. Tuan Guru Zikmal mengajak kami menuju bangunan lain di sebelah rumah panggung yang terasa nyaman tersebut, yang ternyata adalah Madrasah Besar Peninggalan Syekh Abdul Wahab Rokan Alkholidi An-Naqsyabandi.

Di situ, sekitar seratusan orang yang sedang menjalani ritual tarekat terlihat duduk berbaris rapih menghadapi hidangan berbuka puasa. Lantunan pujian dan zikir ilahi bergema lewat pengeras suara. Tetasa begitu merdu dan syahdu. Hingga tiba waktunya berbuka.
Usai membatalkan puasa, Tuan Guru Zikmal mengajak kami melaksanakan shalat magrib berjamaah dan dilanjutkan kembali ke ruangan semula dengan jamuan buka puasa yang begitu nikmat berciri khas melayu telah dihidangkan.

Tak terasa, lebih dari dua jam rombongan Ketua DPD Demokrat Sumut diterima di tempat penuh karomah tersebut. Sekitar pukul 19.00 WIB rombongan pun pamit undur diri. Lokot Nasution berjanji akan terus melanjutkan tradisi yang baik ini, sebagai sebuah kewajiban dan tugas dari Ketum AHY agar Partai Demokrat selalu berkoalisi dengan rakyat.(adz)

Promo Ramadhan Berkah PLN, Tambah Daya untuk Rumah Ibadah Hanya Rp150 Ribu

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) kembali menggelar promo diskon tambah daya listrik bagi rumah ibadah melalui program Ramadhan Berkah. Layanan ini memberikan kesempatan pelanggan menaikkan daya hingga 11.000 Volt Ampere (VA) dengan biaya Rp150 ribu.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, program Ramadhan Berkah menyasar pelanggan tarif sosial untuk peruntukan rumah ibadah dengan pilihan kenaikan daya dari 2.200 hingga 11.000 VA. Promo tersebut berlaku sejak 29 Maret hingga 31 Mei 2022.

“Menyambut Ramadhan, PLN meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan memberikan keringanan biaya penambahan daya. Kali ini promo tersebut diberikan untuk rumah ibadah,” kata Agung.

Agung mengungkapkan, melalui program Ramadhan Berkah pelanggan bisa menghemat biaya penambahan daya. Dia mencontohkan saat kondisi normal untuk menaikan daya dari 1.300 VA naik ke 2.200 VA membutuhkan biaya Rp 1.153.500,- dan jika pelanggan ingin menaikan daya dari daya 1.300 VA menjadi 11.000 VA membutuhkan biaya Rp 9,3 juta sedangkan saat promo biaya tambah daya hanya Rp150 ribu.

“Jadi bisa dipastikan betapa besar penghematan yang didapat oleh pelanggan jika mengikuti promo Ramadhan Berkah ini,” tuturnya.

Untuk mengikuti promo Ramadhan Berkah konsumen mengajukan permohonan Produk Layanan Ramadhan Berkah tahun 2022 melalui PLN Mobile. Pada saat mengajukan permohonan pelanggan akan diminta untuk menginputkan kode promo PLNBERKAH. Setelah itu mengikut petunjuk yang telah diberikan pada aplikasi tersebut.

Agung mengungkapkan, dengan diselenggarakannya diskon penambahan daya bagi rumah ibadah, diharapkan dapat menambah kenyamanan masyarakat saat menjalani ibadah.

“PLN memberikan stimulus tambah daya bagi rumah ibadah semua agama, sehingga bisa menggunakan listrik dengan lebih nyaman dan leluasa,” pungkas Agung. (ila)

Membangun Desa Berintegritas Dengan Pemberantasan Korupsi

WEBINAR: Bupati Karo Cory S Sebayang menghadiri kegiatan Webinar Membangun Desa Berintegritas dan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory S Sebayang menghadiri kegiatan Webinar Membangun Desa Berintegritas dan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi Pasal 41 Angka 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi yang dilaksanakan di Rudang Hotel Berastagi, Jumat (8/4).

Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada forum Penyuluh Anti Korupsi Kujang Bersatu Jawa Barat dan forum Penyuluh Anti Korupsi Dana Rakca Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras dan sukarela untuk menyelenggarakan webinar ini.

Pada kesempatan ini Bupati Karo menyebutkan bahwa di tahun 2015 merupakan pertama kalinya Indonesia mengucurkan Dana Desa sesuai amanat UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Dimana dana desa diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Adapun tujuan alokasi Dana Desa yaitu, mengatasi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran di tingkat desa dan pemberdayaan masyarakat desa, mendorong pembangunan infrastruktur pedesaan, meningkatkan pengalaman nilai-nilai keagamaan, sosial, budaya, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendorong peningkatan keswadayaan dan gotong royong masyarakat desa serta meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Bupati Karo berharap setelah mengikuti acara webinar ini peserta dapat memahami dan menjadi pribadi yang berintegritas guna mewujudkan desa berintegritas dan terbebas dari perbuatan korupsi guna kemajuan Tanah Karo. Turut hadir, Fasilitator Penyuluh Anti Korupsi Tersertifikasi LSP KPK RI, Nicholas Martua Siagian dan Peranita Sagala, Ketua Koordinator Pelaksana, Hendri Pelita Pelawi serta tamu undangan lainnya. (deo)

Tahanan Polres Asahan Dapat Bimbingan Rohani

BIMBINGAN ROHANI: Para tahanan Polres Asahan mendapat bimbingan rohani. DARMAWAN/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah tahanan Polres Asahan mengikuti bimbingan rohani dan pembinaan mental, Kamis(7/4). Kasat Tahti Polres Asahan Iptu Marzuki SH mengatakan, kegiatan bimbingan rohani ini merupakan agenda rutin untuk memberikan nasehat agama kepada para tahanan, agar menjadi lebih baik setelah menjalani masa hukuman.

“Ini agenda rutin dengan tujuan agar narapidana mampu menjadi lebih baik dengan sentuhan rohani lewat nilai-nilai agama, sehingga mereka sadar jika tindakan mereka sangat tidak disenangi Allah dan bertentangan dengan hukum Allah”, ujar Iptu Marzuki SH.

Melalui kegiatan tersebut, Iptu Marzuki berharap dapat menjadi ajang introspeksi diri bagi para tahanan yang sedang menjalani proses hukum, serta mampu menyadarkan mereka sehingga tidak melakukan perbuatan serupa di kemudian hari.

“Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menjadi ajang intropeksi diri menyadarkan para tahanan sehingga tidak melakukan perbuatan serupa di kemudian hari,” pungkasnya. (dat/han)

Human Intiative Gelar Acara Inspirasi Untuk Negeri Secara Virtual

Wawancara: Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati bersama Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro, Rulli Nuryanto, saat diwawancarai sejumlah wartawan, usai acara Initiative Forum; 'Inspirasi Untuk Negeri, Berdikari dengan Kolaborasi, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (7/4). Sumut Pos/ ist.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Human Initiative menyelenggarakan acara bertajuk Initiative Forum; ‘Inspirasi Untuk Negeri, Berdikari dengan Kolaborasi, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (7/4). Acara tersebut juga digelar secara virtual.

Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati menjelaskan, kegiatan ini merupakan public expose sebagai upaya untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan Human Initiative, menguatkan kolaborasi kebaikan, juga menumbuhkan kepercayaan publik dalam bergerak bersama menumbuhkan kemandirian.

Acara dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro, Rulli Nuryanto, dan sejumlah peserta Initiative Forum dari berbagai lintas. Di antaranya dari Kemenko PMK, Kementerian Koperasi dan UKM, Bappenas, BNPB, Internasional dan Nasional NGO, Korporasi baik Nasional maupun Lokal, serta mitra dari retail dan media masa lokal dan Nasional. Selama acara berlangsung, tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Di Initiative Forum, lanjutnya, Human initiative menyampaikan sharing pemaparan tentang kinerja Human Initiative selama tahun 2021 dalam sesi bernama Initiative Talk. “Dalam aktivitas ini juga disampaikan tentang jangkauan manfaat serta penerima manfaat yang telah terbantukan lewat program-program Human initiative selama masa pandemi,” ujarnya.

Kemudian, tambah Tomy, pada sesi tersebut terdapat juga pemaparan dari beragam mitra kolaborasi Human Initiative dengan tujuan untuk menguatkan kolaborasi aksi kemanusiaan. “Selain itu, terdapat Initiative Award yang merupakan aktivitas pemberian penghargaan kepada mitra kolaborasi Human Initiative,” katanya.

Hal ini, sambungnya, sebagai Apresiasi kepada mitra kolaborasi Human Initiative yang telah aktif membantu Program Human Initiative sepanjang tahun 2021. Peraih penghargaan tersebut terdiri atas 3 kategori, yaitu Korporasi/CSR, Organisasi Nirlaba dan Komunitas.

“Pada Initiative Forum juga terdapat pameran serta pemaparan 3 Program inti Human Initiative yaitu initiative for Children, Initiative for Empowerement dan Initiative for Disaster,” bebernya.

Sebagai contoh, terangnya, terdapat pertunjukan kreasi anak-anak binaan Human Initiative, Pameran ‘Rumah Senyum’ yang kerap kali Human Initiative gunakan untuk mitigasi bencana, produk-produk UMKM binaan Human Initative dan beberapa pameran yang lain.

“Sahabat Inisiator, terimakasih kepada para pihak yang turut mendukung perjalanan Human Initiative dari tahun ke tahun. Mudah-mudahan acara Initiative forum ini dapat membantu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, edukasi masyarakat, dan menumbuhkan kemandirian sehingga dapat terus bermanfaat dalam membangun bangsa,” tandasnya. (Dwi)

Ganjar Pranowo Lantik Ketua Kagama Sumut Periode 2021-2026

Bersama: Ketua Umum Pusat Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo bersama Plt Walikota Pematangsiantar dr Hj Susanti Dewayani SpA dan para pengurus Kagama, di Four Point Sheraton,Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (8/4). Sumut Pos/ ist.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mulianta Sitepu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Utara (Sumut) periode 2021-2026.

Hal itu terungkap dalam acara Pelantikan dan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan santunan ke anak Yatim. Mulianta dilantik langsung oleh Ketua Umum Pusat Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, di Four Point Sheraton, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (8/4).

Plt Walikota Pematangsiantar dr Hj Susanti Dewayani SpA turut hadir dalam acara pelantikan Kagama Sumut tersebut. Acara itu mengambil tema ‘Jiwa Persatuan Kita Junjung, Kebudayaan Bangsa dan Membangun Sumatera Utara Bermartabat’.

Selain itu, juga hadir Rektor Universitas Gadjah Mada Panut Mulyono, Gubernur Sumut yang diwakili Staf Ahli Ekonomi Keuangan Pembangunan Aset dan SDA Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Agus Tripiyoni dan para alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ketua Umum Pusat Kagama yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap, agar semua alumni Kagama di Sumut dapat berkontribusi membantu dan membangun dalam kemajuan Pemerintahan di daerahnya masing-masing. “Selain itu juga dapat terus mengembangkan Kagama ini ke daerah lainnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kagama Sumut yang baru dilantik mengatakan, akan mengembangkan Kagama ke daerah lainnya dan akan mengkoordinir semua alumni yang ada di Sumut.

“Ini sebagai upaya kita untuk dapat membantu kinerja Pemerintah dalam memajukan daerah Sumut yang bermartabat,” katanya. (Dwi)

Bupati Minta Pertahankan Pentas Budaya Dokan

SAMBUTAN:Bupati Karo memberi kata sambutan usai membuka Pentas Budaya Dokan. solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pentas Budaya Dokan merupakan pertunjukan budaya yang mengangkat kearifan masyarakat Dokan ke dalam berbagai cabang seni pertunjukan berbasis tradisi.

Pada kesempatan ini Bupati Karo Cory S Sebayang menghadiri acara Pentas Budaya Dokan yang dilaksanakan di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo pada Jumat (9/4).

Kedatangan Bupati Karo Cory S Sebayang disambut dengan “Tari Pengalo-Ngalo” oleh Sanggar Seni “Mbuah Page” dan kelompok ibu-ibu “Nutu Lesung” dan “Menganyam” serta dilanjutkan dengan makan malam bersama di Rumah Adat Budaya Dokan.

Kegiatan ini didukung oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Pemerintah Desa Dokan, Juma Bakal Dokan, Dr. Badikenita Putri Sitepu SE, M.Si, PT. HJL dan Dokan Coffee.

Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan rasa terimakasih dan mengapresiasi kegiatan “Pentas Budaya Dokan” ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini memang sangat luar biasa dan jarang ditampilkan di era saat ini.

“Desa Dokan ini adalah Desa Budaya yang patut kita banggakan, Budaya Dokan ini akan tetap kita perjuangkan dan pertahankan karena ini merupakan warisan yang patut kita jaga,” ungkap Bupati Karo.

Dia berharap agar Budaya Dokan ini harus tetap dipertahankan dan dikembangkan serta tidak hanya dikenal di dalam daerah saja namun bisa diperkenalkan ke mancanegara.

Sambutan tersebut diakhiri dengan pemukulan gendang oleh Bupati Karo Cory S Sebayang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari (8 – 9 April 2022) dengan menampilkan beberapa kegiatan perlombaan dan pertunjukan seni seperti Ngerintak Kayu, Landek Sidekah, Teater Anak Durhaka, Tari Tradisional dan Tari Kreasi serta special performance.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kadis Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata, Munarta Ginting, SP, Camat Merek, Bartholomeus Barus, IP, Kepala Desa Dokan, Martinus Sembiring dan tamu undangan lainnya serta masyarakat. (deo/han)