25 C
Medan
Sunday, February 1, 2026
Home Blog Page 2793

Tipu Warga Ratusan Juta, Warga Amplas Ditangkap

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Heni Ayu Pane, warga Jalan Bajak III, Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas ditangkap personel reskrim Polsek Patumbak karena menipu warga hingga ratusan juta rupiah, Selasa (18/1).

Tersangka melakukan aksinya dengan modus bisa menyediakan minyak goreng dengan harga murah.

Menurut korban Rahmatika (29) yang ditemui Sumut Pos, Rabu (19/1), pelaku Dikenali tetangganya. Bahwasannya Heny bisa menyediakan minyak goreng kemasan dengan cara membayar dimuka (sistem pesanan/ buka PO), pada 22 Desember 2021.

Mendapat tawarang tersebut, Rahmatika pun memesan 200 kotak, dengan memberikan uang sedikitnya Rp 42.200.000 dan dibayar case Rp21.500.000. Meski sudah dibayar di depan, Heny tak juga memberikan pesanan Rahmatika. Lalu pada 3 Januari 2022, Rahmatika mendapatkan voice mail dengan pesan, apabila pada 3 Januari 2022 tidak juga barang sampai, maka pada 4 Januari akan dikembalikan seluruh uangnya.

“Besoknya, si pelaku datang ke rumah korban menawarkan kembali barang ready sebanyak 250 kotak, dengan harga Rp215 juta. Katanya, pagi ditransfer sore nyampek,” katanya.

Kemudian korban pun kembali mentransfer uang dengan DP Rp53.750.000, tetapi barang pun tak kunjung datang dengan alasan sudah dibeli orang lain.

“Total rugi saya Rp74.950.000, sama dia (pelaku, red). Sehingga saya bersama 12 warga Bajak III dan IV, Amplas yang tertipu lainnya, dengan total kerugian mencapai ratusan juta dan sudah melapor ke Polsek Patumbak,”ungkapnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ridwan membenarkan penangkapan dugaan pelaku penipuan tersebut. “Iya benar. Nanti setelah sempurna pemeriksaan akan kita beritahukan melalui humas kita,” ujarnya. (dwi)

Indeks Literasi Digital Indonesia Naik, Didorong Membaiknya Budaya Digital

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Budaya Digital mendapat skor tertinggi dalam pengukuran Indeks Literasi Digital Indonesia 2021. Pilar Budaya Digital (digital culture) mendapat skor 3,90 dalam skala 5 atau baik. Diikuti Pilar Etika Digital (digital etics) dengan skor 3,53 dan Pilar Kecakapan Digital (digital skill) dengan skor 3,44. Sementara itu, Pilar Keamanan Digital (digital safety) mendapat skor paling rendah (3,10) atau sedikit di atas sedang.

Keempat pilar ini adalah pembentuk Indeks Literasi Digital yang diukur setiap tahun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Untuk mengukur indeks ini, Kominfo bekerjasama dengan Katadata Insight Center (KIC).

Panel Ahli Katadata Insight Center, Mulya Amri, mengatakan tahun ini Indeks Literasi Digital Indonesia berada pada skor 3,49 atau pada tahap sedang dan mendekati baik. “Penggunaan empat pilar dalam pengukuran kali ini mengacu pada Roadmap Literasi Digital Indonesia 2020-2024 yang disusun Kominfo, berdasarkan riset nasional sebelumnya serta mengacu pengukuran serupa yang dimikili UNESCO,” jelas Mulya Amri.

Mulya menjelaskan bila dibanding tahun sebelumnya, pada kerangka indeks tahun 2021 terdapat perubahan dalam pengelompokan unsur pembentuk yang menyusun indeks. “Ini adalah upaya untuk terus memastikan Indonesia memiliki alat ukur yang ajeg dan kini kita sudah punya roadmap atau peta jalan yang bisa dijadikan acuan baik dalam pengkuran maupun upaya peningkatan literasi,” kata Mulya.

Pengukuran Indeks Literasi Digital 2021 dilakukan melalui survei tatap muka kepada 10.000 responden dari 514 kabupaten/Kota di Indonesia. Responden adalah pengguna internet berusia 13-70 tahun.

Dibandingkan dengan Indeks Literasi Digital 2020, kata Mulya, diketahui ada peningkatan indeks (dari 3,46 ke 3,49). Perbaikan terjadi pada pilar Digital Culture dan Digital Skills, tapi ada penurunan pada Pilar Digital Ethics dan Digital Safety.

Mulya Amri menyebutkan pilar Keamanan Digital (digital safety) yang mendapat skor paling rendah perlu mendapat perhatian. Responden masih banyak yang belum mampu melindungi dirinya di dunia maya. “Kami menemukan misalnya, masih banyak yang tidak menyadari bahaya dari mengunggah data pribadi,” ujar Mulya.

Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, pengukuran indeks literasi digital ini selain untuk mengetahu status literasi digital di Indonesia juga untuk memastikan upaya peningkatan literasi digital masyarakat makin tepat sasaran. “Kita ingin terus mempercepat dan mengawal terus tingkat literasi digital masyarakat, mengimbangi dengan perkembanan teknologi digital yang cepat dan makin strategis bagi kehidupan masyarakat Indonesia saat ini,“ kata Semuel dalam peluncuran Indeks Literasi Digital 2021 di Jakarta, Kamis (20/01).

Analisis Perilaku

Selain mengukur indeks literasi, survei yang dilakukan Kominfo bersama Katadata Insight Center juga mengalisis perilaku pengguna internet di Indonesia.

“Lewat survei ini, kami juga menemukan juga jika masyarakat saat ini mengalami peningkatan skill dalam mengklarifikasi berita bohong. Ini ditunjukkan dengan makin banyak yang rajin mencari melalui mesin pencari di dunia maya untuk mendapatkan kebenaran sebuah informasi,” ujar Mulya. “

Analisis terhadap hasil indeks menemukan juga perlu ada upaya peningkatan literasi terhadap kelompok perempuan, kelompok berpendapatan rendah, yang berpendidikan rendah serta yang telah berumur,” Semuel turut menjelaskan.

Survei Status Literasi Digital Indonesia 2021 dilakukan terhadap 10.000 responden pada dengan teknik pengambilan sampel multistage random sampling. Survei yang dilakukan pada Oktober 2021 ini, dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Seluruh informasi mengenai kegiatan literasi digital dapat diikuti melalui literasidigital.id, sedang hasil survei indeks literasi digital dapat dibaca dan diunduh melalui survei.literasidigital.id. (rel)

Yayasan H Anif Bantu Masjid Agung H Acmad Bakrie Rp300 Juta

PIAGAM: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima piagam dari Yayasan H. Anif. DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi didampingi Ketua BKM Agung H. Achmad Bakrie Kisaran Zainal Aripin Sinaga mengucapkan terima kasih atas bantuan Yayasan H Anif untuk kemakmuran masjid di Sumut.

Bantuan sebesar Rp300 juta yang diberikan kepada Masjid Agung H Acmad Bakrie Kisaran, akan dipergunakan untuk pembelian ambal Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran.

“Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kemakmuran masjid kebanggaan kami di Kabupaten Asahan, karena nantinya kami akan mendatangkan ambal dengan kualitas yang baik agar jamaah dalam melaksanakan ibadah di Masjid Agung H Acmad Bakrie, Insya Allah bisa khusuk dan merasa nyaman,”ujar Wakil Bupati kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum, Selasa (18/1).

Sementara itu, Ketua Yayasan H Anif yang juga adalah Wakil Gubernur Sumatera Utara Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum menyampaikan harapannya semoga keberadaan Mesjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran dapat membawa kemaslahatan umat bagi masyarakat sekitarnya, dan menjadikan masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah dan tempat dakwah, tetapi juga bisa menjadi tempat Wisata Religi di Sumatera Utara. (dat)

Bupati Asahan Ikuti Zoom Meeting Bersama Kapolri

IKUTI: Forkopimda Asahan ikuti zoom meeting pelaksanaan vaksinasi serentak bersama Kapolri dari Kalimantan Barat.DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Melalui Zoom Meeting Bupati Asahan, H. Surya B.Sc diwakili Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, MSi, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, MH, Kajari Asahan Aluwi, SH, MH, Dandim 0208/AS, Kadis Kominfo Syamsudin, SH, MM, Plt. Kadisdukcapil Rahmanto, S.Sos. MSi dan jajaran Pejabat Utama Polres Asahan, menghadiri vaksinasi massal di seluruh Indonesia, yang dilaksanakan di MIS Darul Hikma Dusun II, Desa Sei Alim Hassak, Kecamatan Sei Dadap, Rabu (19/1).

Pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo MSi, dari wilayah Polda Kalimantan Barat dan diikuti melalui Zoom oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri menyempatkan melakukan dialog interaktif dengan jajaran Polda untuk menanyakan langsung situasi Kamtibmas maupun pelaksanaan dan pencapaian vaksinasi yang sudah terlaksana di masing-masing Polda beserta jajarannya.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo MSi, menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran Polda karena secara umum situasi Kamtibmas aman dan kondusif serta pelaksanaan dan pencapaian vaksinasi rata-rata sangat baik kepada orang dewasa maupun vaksinasi untuk anak. Kapolri juga berharap kepada semua jajaran agar dimaksimalkan terus, terutama vaksinasi untuk anak karena sekolah tatap muka sudah dimulai.

“Maksimalkan terus vaksinasi serta kepatuhan kita terhadap Prokes dan perketat pengawasan kepada masyarakat terhadap protokol kesehatan, jangan anggap sepele awasi terus pelaksanaan tempat-tempat isoter biar berjalan sesuai aturan yang ada di masing-masing wilayah, karena hanya itu yang dapat mencegah dan memutus penyebaran covid-19 yang belum ada obatnya sampai saat ini, tegas Kapolri. (dat)

Kapolres Labuhanbatu Tinjau Percepatan Vaksinasi Anak

TINJAU: Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti bersama para PJU Polres Labuhanbatu melakukan peninjauan langsung vaksinasi terhadap anak-anak.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti bersama para PJU Polres Labuhanbatu melakukan peninjauan langsung Vaksinasi Massal terhadap anak-anak usia 6-11 tahun di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Rabu (19/1).

Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kabupaten Labuhanbatu Raya terus digencarkan. Langkah ini guna mempercepat terbentuknya herd immunity terhadap virus Corona bagi anak di tengah aktifnya kembali pembelajaran tatap muka (PTM).

Adapun sekolah yang ditinjau langsung antara lain, SD Methodist-2 Rantauprapat dengan Target yang akan di vaksin sebanyak 255 orang/dosis, SD N 03 Rantau Utara Jl. Torpisang Mata Kel. Binaraga Kec. Rantau Utara Kab. Labuhanbatu dengan Target yang akan di vaksin sebanyak 309 orang/dosis, SD N 14 Rantau Utara Jl. Menara No. 06 Kel. Siringo ringo Kec. Rantau Utara Kab. Labuhanbatu dengan Target yang akan di vaksin sebanyak 372 orang/dosis dan selanjutnya di MIN 3 Labuhanbatu Jl. Padang Bulan, Rantauprapat dengan target yang akan di vaksin sebanyak 504 orang/dosis.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, Kapolres Labuhanbatu juga menyapa anak-anak yang akan divaksin dan memberikan semangat agar anak-anak tidak takut untuk divaksin.

Kapolres juga mengimbau kepada anak-anak, agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas keluar rumah, menjauhi kerumunan.

“Selain dengan herd immunity untuk mencegah penyebaran Covid-19 masyarakat juga harus patuh dengan protokol kesehatan dan menerapkan 5 M,” ujar Kapolres. (fdh/han)

Ditabrak Mobil Penumpang, Seorang Pengendara Motor Tewas

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Rambung Barat, Binjai Selatan, Kota Binjai, Rabu (19/1) pagi. Kecelakaan tersebut terjadi antara mobil penumpang umum CV Rio BK 7802 DN, dengan sepeda motor jenis matic dengan nopol BK 4982 RBA.

Nyawa pengendara sepeda motor ini, Ramlan Bangun (65), pun tak tertolong. Warga Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Rambung Barat, Binjai Selatan tersebut, mengembuskan nafas terakhirnya ketika dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai.

Usai kecelakaan, pria paruh baya ini mengalami luka robek di wajah dan kening, tangan kanan dan kiri, hingga kaki kanan, serta luka lecet di dada. “Pengendara sepeda motor berjalan dari arah Binjai menuju Simpang Tanah Seribu. Sementara mobil penumpang umum berjalan dari arah sebaliknya, Simpang Tanah Seribu menuju Binjai,” ungkap Kepala Unit Kecelakaan Polres Binjai, Ipda Abdul Sani.

Sesampai di TKP, lanjut Sani, pengendara sepeda motor disinyalir akan menyeberang belok ke kanan. Diduga, korban tewas karena tak melihat adanya mobil penumpang umum yang melaju kencang ke arahnya. Tak ayal, tabrakan pun terjadi. Sementara sopir mobil penumpang, Ridaya Ginting (38), warga Desa Simpang Kuta Buluh, Sei Bingai, Kabupaten Langkat, tidak mengalami luka.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Djoelham Binjai. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan, dibawa ke Kantor Unit Laka Polres Binjai,” pungkas Sani. (ted/saz)

Pasar Wahidin dan Babalan Semrawut, Masyarakat Brandan Ngadu ke DPRD Langkat

istimewa TERIMA: Komisi A dan B DPRD Langkat saat menerima masyarakat yang mengadukan semrawutnya pasar di daerah tersebut, Selasa (18/1).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 50-an warga Pangkalanbrandan, Kabupaten Langkat, sambangi Kantor DPRD Langkat, untuk mengadukan semrawutnya pasar yang ada di Jalan Wahidin dan Jalan Babalan.

Kedatangan warga diterima para Anggota Komisi A dan Komisi B DPRD Langkat di Ruang Rapat Paripurna, yang juga dihadiri Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkim, Kepala Satpol PP, Camat Babalan, Lurah Brandan Barat, dan Lurah Brandan Timur, Selasa (18/1).

Seorang tokoh masyarakat Pangkalanbrandan, Adhan Nur menyampaikan, kondisi pasar tersebut sangat kotor, berlumpur, becek, sampah bertumpuk, dan pedagang berjualan di badan jalan, sehingga menimbulkan kemacetan.

“Kondisi ini sangat mengurangi keindahan Pangkalanbrandan, yang dulu sangat terkenal dengan kota minyaknya,” ungkap Adhan.

Warga lainnya, Ridwan Rambe, pun menceritakan pengaduan yang sudah lama mereka lakukan, namun tidak mendapat tanggapan.

“Kami resah dengan keadaan ini, pajak (pasar) kami kumuh sekali. fasilitas tidak ada, becek, dan sampah bertumpuk,” bebernya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi B DPRD Langkat, Safii, memberikan solusi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir, agar membongkar bangunan/ruko yang melebihi kapasitas peruntukannya, aliran drainase harus dilancarkan, lakukan pembagian zona dagang, penambahan armada pengangkut sampah, dan kebersamaan untuk menertibkan pasar.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Langkat, Fatimah berharap, pertemuan ini merupakan rapat terakhir, agar keinginan warga dapat dikabulkan. Komisi A dan Komisi B DPRD Langkat, akan mengawal persoalan ini dan meminta Pemkab Langkat dapat berkomitmen untuk menertibkan pasar ini.

Plt Kepala Dinas Perkim, Musti, yang juga Asisten Administrasi Umum, berjanji dan berkomitmen dalam waktu dekat bersama OPD yang hadir, serta pihak-pihak terkait lainnya, akan melakukan penertiban pasar Pangkalanbrandan.

“Minggu depan akan kami laksanakan penertiban pasar ini,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, warga berharap setelah dilakukan penertiban, harus tetap dilakukan pengawasan lebih lanjut. (mag-6/saz)

Siapkan Konsep Tata Ruang, Ijeck Rapat Bersama Pemkab Langkat Bahas Tangkahan

BERSAMA: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, diabadikan bersama rombongan di pohon keramat, Areal TNGL, Tangkahan, Senin (17/1).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Usai menggelar rapat pemantapan dan meninjau potensi wisata 4 desa di Bukitlawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, melanjutkan perjalanan ke Tangkahan, dengan agenda Rapat Pemantapan Rencana Kerja Pengembangan Potensi Pariwisata Tangkahan, Senin (17/1) lalu.

Perjalanan dilakukan dengan mengambil jalur alternatif Bukitlawang-Tangkahan, sepanjang kurang lebih 23 kilometer. Jalur alternatif ini telah diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk dimuluskan pada 2022 ini.

Selama perjalanan, Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah, terlihat beberapa kali berhenti untuk melihat kondisi ruas jalan dan jembatan, di antaranya Jembatan Bandar Pulo. Dia juga menyempatkan mengunjungi potensi wisata di Desa Sei Musam, yakni pohon besar yang berada di Batu Rongring.

Sampai di Tangkahan, Ijeck disambut atraksi unggulan Desa Sei Serdang, jaran kepang, dan langsung melanjutkan Rapat Pemantapan Rencana Kerja Pengembangan Potensi Pariwisata Tangkahan, di Green Lodge, Desa Namo Sialang, Tangkahan.

Hadir dalam rapat Sekdakab Langkat Indra Salahuddin, Kepala Bappeda Kabupaten Langkat Rina W Marpaung, Anggota DPRD Sumut Doddy Taher dan Edi Suratman, Dewan Riset dan Inovasi Sumut Tohar Suhartono serta Solahuddin, Kepala Dinas Pariwisata Sumut Zumri Sulthony, Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto, Kepala Dinas Pemdes Sumut Hendra Dermawan, Camat Batang Serangan yang juga Plt Kepala Desa Namo Sialang Ari Ramadhani, Kepala Desa Sei Serdang Perganinta Sembiring, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Pariwisata Kota Medan Femmy I Dalimunthe, dan perwakilan masyarakat Tangkahan.

Dalam rapat tersebut, Ijeck menyampaikan, pengembangan Tangkahan tidak akan bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Masyarakat harus siap ambil bagian, agar rencana ini berhasil dan menjadi lokasi wisata yang aman, nyaman, dan mengundang orang untuk datang dan kembali lagi.

“Program pembangunan ini sudah terencana semuanya, baik itu infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana prasarana lainnya. Bahkan pendampingan juga sudah disiapkan untuk masyarakat bekerja sama dengan Poltekpar Medan dan USU. Pendampingan agar masyarakat sadar wisata, hingga pendampingan pengelolaan potensi wisatanya. Saya yakin dengan antusias masyarakat, program ini akan berhasil,” ungkap Ijeck.

Masyarakat, lanjut Ijeck, harus sadar kalau desanya adalah desa wisata yang harus memberikan rasa aman, nyaman, dan agar mau orang berulang kali datang. Dia juga mengapresiasi Pemkab Langkat yang merespons cepat, dan DPRD Sumut mendukung anggaran yang disiapkan Pemprov Sumut.

Selain itu, menurutnya, Pemkab Langkat dan perangkat desa juga harus menyiapkan rencana tata ruang pembangunan di tingkat desa agar tertata rapi dan berwawasan masa depan, untuk menjaga kesinambungan dan menjamin kelestarian lingkungan.

“Rencana tata ruang itu penting, pembangunan itu tidak bisa sporadis, harus direncanakan jangka pendek hingga jangka panjang, dan berkesinambungan. Saya berharap Pemkab Langkat segera menyusun mana-mana daerah wisata yang mau didorong. Bahkan ini nantinya bisa menjadi Perda untuk bisa diterapkan di daerah lainnya,” katanya.

Selain kabupaten, desa juga diharap Ijeck melakukan hal yang sama. “Desa harus menyiapkan tata ruang desanya, untuk mengatur pembangunan tempat wisata, misalnya pembangunan hotel, warung, dan bangunan lainnya, agar tidak menutupi spot-spot wisata alamnya sendiri. Silakan saja berinovasi,” imbaunya.

Dalam waktu dekat, Ijeck mengatakan, jalan tol Binjai-Stabat akan dibuka, dan berlanjut ke Tanjungpura-Pangkalanbrandan, hingga ke Langsa, Aceh.

“Kehadiran jalan tol ini potensi yang sangat baik buat kita, khususnya untuk perkembangan wisata di Tangkahan. Maka, kita harus sudah mulai bersiap, jangan sampai terlambat. Buat peraturan desa terkait lahan, jangan nanti banyak orang dari luar yang membeli tanah, akhirnya kita jadi penonton, jadi pembantu di rumah sendiri. Ini harus disiapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Langkat, Rina W Marpaung menjelaskan, ada 3 desa wisata yang ingin dikembangkan untuk pengembangan Tangkahan. Yakni Desa Sei Musam, yang memiliki potensi wisata alam, di antaranya pohon keramat/besar, water cannon, air panas glugur, air terjun 27 tingkat, madu, goa kelelawar, dan lainnya.

Selanjutnya Desa Namo Sialang, yang memiliki 10 hektare lahan kebun durian, kerajinan rotan, penangkaran gajah, pohon sakral, pemandiam air panas dan air terjun, kerajinan kriya dan rumbia, tanaman/kebun herbal, English club, serta lainnya. Terakhir Desa Sei Serdang, dengan potensi wisata budaya jaran kepang, kebun tebu, kerajinan tepas dan lidi, kuliner khas Karo, kebun nanas, serta lainnya.

“Konsep yang diterapkan di Tangkahan adalah ekowisata yang mengutamakan aspek konservasi alam, pembelajaran, partisipatif, serta mendukung pemberdayaan sosial, budaya, dan penggerak ekonomi masyarakat lokal. Skema Balkondes juga akan dilakukan dengan didampingi BUMN serta BUMS sekitar,” jelas Rina.

Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin menjelaskan, pihaknya tengah memproses pembebasan lahan 2,5 hektare yang nantinya akan dijadikan area sarana dan prasarana untuk mendukung pariwisata Tangkahan. “Lahan itu nanti akan dijadikan gapura, toilet, kios kuliner, tourism information center, taman bermain, dan lainnya,” tuturnya.

Untuk infrastruktur jalan, pihaknya telah memerintahkan perangkat desa mengalokasikan anggaran untuk membangun jalan-jalan desa, khususnya ke lokasi-lokasi wisata.

“Masing-masing punya porsi, ketiga desa ini juga sudah kami sampaikan untuk mengalokasikan dana desanya ke pembangunan jalan-jalan kecil di dalam desa tersebut, untuk menuju lokasi-lokasi wisata,” kata Indra.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumut, Doddy Taher menyampaikan, pemerintah dan masyarakat harus serius, karena anggaran Rp268 miliar untuk pembangunan pariwisata di Kabupaten Langkat telah disetujui.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda Sumut Yosi Sukmono, memaparkan rencana aksi pengembangan aksesibilitas ruas jalan Tangkahan, hingga rencana aksi wisata dengan konsep one stop destination.

“Ruas jalan Binjai-Bukitlawang ada 5 kilometer lagi yang akan dibangun. Sementara jalur alternatif Bukitlawang-Tangkahan ada 13 kilometer, dari total panjang jalan sekitar 23 kilometer. Dan ada sekitar 8 jembatan yang akan diperbaiki, di antaranya Jembatan Pulobrayan. Sementara itu, dari Tanjungpura-Titi Mangga, ada sepanjang 20 kilometer, sehingga total keseluruhan ada sekitar 38 kilometer yang akan dibangun pada 2022 ini,” pungkasnya. (gus/saz)

Pelanggan Telkomsel di Binjai Dapat Hadiah Mobil KIA Seltos

Binjai - Telkomsel serahkan hadiah utama Mobil KIA Seltos di program Gebyar NSP 11. Manager Branch Western Medan Telkomsel Charles N Pane menyerahkan secara simbolis hadiah Mobil kepada Pelanggan Hutri Agus Angraini yang berasal dari Binjai, Sumatera Utata (19/1). Sebelumnya, pelanggan Telkomsel dapat mengikuti program undian berhadiah Gebyar NSP 11 yang dimulai dari tanggal 25 Juli - 25 Oktober 2021. Melalui program ini, pelanggan dapat mengaktifkan Nada Sambung Pribadi (NSP) dan secara otomatis akan ikut dalam undian berhadiah Mobil di program Gebyar NSP 11.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Gebyar NSP merupakan program yang memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk mengikuti undian berhadiah utama mobil.
Program ini ditujukan bagi seluruh pelanggan Telkomsel baik prepaid maupun postpaid.

Hadirnya program ini dilakukan untuk mendukung industri musik di tanah air sekaligus memberikan apresiasi kepada pelanggan yang mengikuti dan beruntung melalui undian berhadiah mobil.

Di program Gebyar NSP yang berlangsung pada tanggal 25 Juli – 25 Oktober 2021 ini, Telkomsel telah mengundi dan mengumumkan pemenang utama Hadiah Mobil KIA Seltos. Secara khusus Telkomsel telah menyerahkan hadiah secara simbolis pada 19 Januari 2022 kepada pemenang Hutri Agus Angraini yang berasal dari Binjai, Sumatera Utata. Dalam penyerahan tersebut pelanggan merasa bersyukur dan berterimakasih kepada Telkomsel atas hadiah tersebut.

SIWO PWI Bagian dari Pabersi Sumut

BERTEMU: Pengurus SIWO PWI Sumut saat bertemu dengan pengurus Pabersi Sumut, kemarin. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumatera Utara merupakan bagia dari Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Sumatera Utara. Ini terbukti dengan adanya pengurus SIWO PWI Sumut menjadi bagian kepengurusan Pabersi Sumut.

“SIWO PWI Sumut itu adalah keluarga dari Pabersi Sumut. Terbukti dua pengurus SIWO sekarang bagian dari kepengurusan Pabersi Sumut,” ujar Ketua Pengprov Pabersi Sumut, Hermansyah Hutagalung saat menerima kedatangan pengurus SIWO PWI Sumut di Medan, kemarin.

Ya, dua pengurus SIWO PWI Sumut periode sekarang masih dalam kepengurusan Pabersi Sumut. Mereka adalah M Syamsir yang menjadi Bendahara Pabersi Sumut dan Joko Sahputra sebagai Kabag Humas Pabersi Sumut.

Menurut Hermansyah, kehadiran media memang sangat dibutuhkan cabang olahraga. Dia menilai media memiliki peran strategis dalam mendukung pengurus cabang olahraga demi menyukseskan program kerja, terutama dalam pembinan atlet berprestasi.

“Peran serta wartawan terkhusus perkembangan  pemberitaan kegiatan Pabersi ini menjadi utama. Kami bangga dan terima kasih karena peran serta dan komunikasi SIWO PWI Sumut membuat semua kegiatan kita bisa diekspos serta tersebar di 33 kabupaten dan kota bahkan Indonesia,” ujar Hermansyah.

Selain kontrol sosial, Hermansyah juga berharap besar peran media sekaligus pengurus SIWO bisa menjadi perpanjangan suara hati atlet, pelatih, dan pengurus. “Harapan ke depan SIWO lebih maju dan berjaya. Mengerti hati para atlet dan tetap menyuarakan hati kami sampai ke stakeholder olahraga,” ucap Hermansyah.

Terkhusus untuk menuju PON 2024, Hermansyah berkeinginan agar cabor angkat berat bisa dipertandingkan di Sumut. Dirinya beralasan saat ini Pabersu Sumut fokus pada pembinaan usia pelajar.

“Untuk PON harapannya kita bisa menjadi juara, dan kalau bisa menjadi tuan rumah. Kita juga mohon dukungan dan doa SIWO agar semua target kami di kejurnas angkat berat pada Agustus nantk bisa memberikan yang terbaik. Ke depan kita berkolaborasi dengan SIWO PWI Sumut, terutama untuk membangun olahraga Sumut. Pabersi Sumut punya atlet baru dan muda. Makanya butuh peran wartawan untuk mengorbitkan atlet kita menjadi tokoh selebriti,” pintanya.

Sementara ketua SIWO PWI Sumut, Jonny Ramadhan Silalahi sangat menyambut baik harapan pengurus Pabersi bahwa media adalah mitra yang tidak bisa dilepaskan dalam pembinaan olahraga. Johny pun berharap tali silaturahim ini terus terjalin dengan baik.

“Kami sangat apresiasi apa yang menjadi harapan kita bersama untuk membangun olahraga di Sumut. Mudah – mudahan kedekatan ini terjalin selamanya,” ucapnya.

Bahkan Jonny berencana SIWO PWI Sumut akan meluncurkan podcast news untuk memfasilitasi cabang olahraga yang selama ini kurang berjalan dengan apik. “Kami berencana akan meluncurkan podcast news dengan menghadirkan pelatih, atlet, dan pengurus. Silahkan kritik pembinaan olahraga di Sumut terutama pemerintah. Yang penting untuk sama – sama membangun Sumut,” pungkasnya. (dek)