25 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 2820

Tahun Ini, Pengawasan IMB Diperketat

Paul Mei Anton Simanjuntak Ketua komisi 4 dprd medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Banyaknya laporan tentang penyalahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Medan pada 2021 lalu, menjadi sorotan para anggota DPRD Medan, khususnya di Komisi 4. Untuk itu, pada 2022 ini, Komisi 4 DPRD Medan akan melakukan pengawasan secara lebih ketat tentang penggunaan IMB.

Paul Mei Anton Simanjuntak Ketua komisi 4 dprd medan.

Tak hanya itu, Komisi 4 juga mengaku kerap kali mendapatkan laporan tentang buruknya proses pengerjaan dan kualitas pembangunan drainase di Kota Medan. Ke depannya, pembangunan drainase di Kota Medan akan turut menjadi sorotann

“Di awal tahun ini, kami dari Komisi 4, akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengaduan-pengaduan dan laporan yang masuk kepada kami, khususnya soal IMB dan drainase. Tujuannya, agar diketahui pokok permasalahannya dan sama-sama dicari solusinya,” ungkap Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, Selasa (4/1).

Terkhusus masalah jalan dan drainase, politisi PDI Perjuangan Kota Medan itu, mengatakan, pihaknya juga bakal meminta agar UPT dari Dinas PU Kota Medan bisa bergerak lebih cepat ketika mengetahui adanya permasalahan di lapangan.

“Kita ketahui, Pak Wali Kota sampai saat ini lebih menitikberatkan pembangunan infrastruktur dan menanggulangi masalah banjir dan sampah, agar terhindar dari bencana banjir. Ini harus lebih ditekankan, apalagi Pak Wali Kota baru melantik Kepala Dinas PU yang baru. Kami harapkan, Medan akan semakin baik ke depannya,” kata Paul.

Selain itu, lanjut Paul, pihaknya juga berharap agar Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan (DKP) dapat melakukan perencanaan tentang pengelolaan persampahan, khususnya tentang penyediaan TPA.

“Termasuk juga penanganan sampah di Medan, 2022 ini, pihak kecamatan melalui kelurahan, harus terus mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Dia juga mengingatkan, agar semua proyek pembangunan infrastruktur di Kota Medan bisa tepat sasaran. Sebab diketahui, anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Dinas PU Kota Medan sangat besar digelontorkan, yakni lebih dari Rp1 triliun. Untuk itu, Dinas PU Kota Medan diharapkan dapat melakukan perencanaan terkait pembangunan infrastruktur agar sesuai dan tepat sasaran.

“Jangan sampai ada pengaspalan, namun jalan yang diaspal itu-itu saja. Sementara jalan yang seharusnya diaspal malah ditinggalkan. Pembangunan drainase juga harus sesuai perencanaan dan setiap drainase harus mampu mengalirkan air dengan lancar,” imbau Paul.

Terkhusus kepada Kepala Dians PU Kota Medan yang baru dilantik, yakni Topan Ginting, Paul mengaku sangat berharap adanya inovasi baru untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di Kota Medan secara menyeluruh.

“Kepala Dinas PU sangat perlu selalu turun ke lokasi yang akan dilakukan pembangunan. Pastikan semua rencana pembangunan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (map/saz)

Puncak Arus Balik Nataru di KNIA Lancar, 2022, Pergerakan Pesawat Turun 6 Persen

RAMAI: Kondisi Kualanamu International Airport (KNIA) dipadati calon penumpang, baru-baru ini.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Manager of Branch Communication dan Legal PT Angkasa Pura 2, Kualanamu International Airport (KNIA), Chandra Gumilar mengatakan, pada periode angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dari 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, pergerakan pesawat di KNIA tercatat 2.156 kali penerbangan.

RAMAI: Kondisi Kualanamu International Airport (KNIA) dipadati calon penumpang, baru-baru ini.

Hal ini mengalami penurunan 6 persen, dibanding Nataru periode 17 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021, yang tercatat 2.305 pesawat, dan pergerakan penumpang tercatat 222.380 orang. Dan Nataru 2020 hingga 2021, mengalami kenaikan 5,3 persen dari periode Nataru sebelumnya, yang tercatat 210.529 orang.

“Pergerakan pesawat dan penumpang di KNIA dipantau secara real time, guna secara cepat melakukan antisipasi di lapangan,” ungkap Chandra, Selasa (4/1).

Dalam hal ini, lanjut Chandra, KNIA memastikan seluruh personel dan fasilitas di bandara siap melayani pengguna jasa, termasuk kesiapan Airport Health Center yang merupakan fasilitas bagi calon penumpang pesawat yang ingin melakukan tes Covid-19 di KNIA.

Dia juga menjelaskan, Posko Nataru 2021/2022 yang beroperasi sejak 17 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022, berjalan dengan lancar sebagai wadah koordinasi stakeholder di KNIA, untuk memantau lalu lintas penerbangan setiap hari dan memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta kelancaran proses keberangkatan maupun kedatangan.

Sebelumnya, menurut Chandra, menjelang Nataru 2021/2022 PT Angkasa Pura 2 KNIA, juga menyosialisasikan aturan perjalanan dalam negeri dengan transportasi udara periode Natal dan Tahun Baru sesuai SE Menhub Nomor 111 Tahun 2021, melalui sosial media (sosmed) @ap2_kualanamu, yakni wajib vaksin dosis lengkap (dosis 2) dan negatif hasil antigen dengan masa berlaku 1×24 jam. Kemudian, anak usia di bawah 12 tahun wajib negatif hasil PCR dengan masa berlaku 3×24 jam.

Selanjutnya, bagi yang belum vaksin dosis lengkap (dosis 2) atau tidak dapat divaksinasi, sementara dibatasi untuk bepergian. Lalu, bagi yang belum vaksin dosis lengkap atau tidak dapat divaksinasi dan akan melakukan perjalanan dengan alasan medis/berobat wajib menunjukkan negatif hasil PCR 3×24 jam dan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah.

“Sepanjang ini pelaksanaan angkutan Nataru 2021/2022 berjalan lancar di KNIA dengan 3C (coordination, collaboration, communication), dan dukungan penuh seluruh stakeholder KNIA,” jelas Chandra.

Adapun setelah periode Nataru dari 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, aturan perjalanan domestik dengan transportasi udara kembali mengacu SE Menhub Nomor 96 Tahun 2021, yakni untuk penerbangan dari atau ke bandara di Pulau Jawa dan Bali serta antar bandara di dalam wilayah Pulau Jawa dan Bali, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1x24jam, jika sudah vaksin dosis kedua, atau surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR dengan masa berlaku 3×24 jam, jika masih vaksin dosis pertama.

Kemudian, untuk penerbangan antar bandara di luar wilayah Pulau Jawa dan Bali, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1×24 jam, atau surat keterangan hasil negatif tes RT PCR dengan masa berlaku 3x24jam dan vaksin dosis pertama. Pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun, wajib didampingi orangtua dengan membawa KK dan melakukan tes PCR dengan masa berlaku 3x24jam.

Lalu, pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, wajib melampirkan surat keterangan dari dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan belum/tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 dan wajib tes PCR dengan masa berlaku 3x24jam. (dwi/saz)

MPW PP Sumut Buka Pendaftaran Balon Ketua Periode 2022-2027

ARAHAN: Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah (tengah) didampingi Ketua Panita Muswil ke-14 M Rahmaddian Shah dan Ketua SC Ikbal Hanafi Hasibuan, serta Sekretaris MPW Ali Madi, saat memberikan arahan, Senin (3/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara (Sumut) membuka pendaftaran bakal calon (balon) ketua periode 2022-2027.

ARAHAN: Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah (tengah) didampingi Ketua Panita Muswil ke-14 M Rahmaddian Shah dan Ketua SC Ikbal Hanafi Hasibuan, serta Sekretaris MPW Ali Madi, saat memberikan arahan, Senin (3/1).

Ketua Steering Committee (SC), Ikbal Hanafi Hasibuan mengatakan, pendaftaran sudah dibuka mulai Selasa (4/1), dan dapat dilakukan setiap hari kerja antara pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Pengambilan dan pengembalian formulir dimulai dari 4 hingga 28 Januari 2022 di Sekretariat MPW PP Sumut.

“Pendaftaran akan ditutup pada 28 Januari 2022. Setelah itu, akan digelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 4, 5, dan 6 Februari di Hotel Santika,” ungkap Ikbal, didampingi Sekretaris Budi Syahputra, Selasa (4/1).

Ikbal juga menjelaskan, ada sejumlah persyaratan administrasi yang harus dilengkapi untuk mendaftar sebagai balon ketua oleh setiap kader PP. Antara lain, WNI dengan bukti e-KTP, memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PP, memiliki sertifikat kaderisasi yang diterbitkan oleh Majelis Pimpinan Nasional Ormas PP.

Kemudian, membuat surat pernyataan kesediaan di atas kertas bermaterai disertai biodata, menyatakan pengunduran diri dari rangkap jabatan dan dari jenjang tingkatan internal organisasi PP lainnya, bilamana terpilih.

Selanjutnya, menyerahkan surat keterangan tidak atau sedang terkontaminasi pengaruh zat adiktif, amfitamin, atau narkoba yang dibuktikan dengan pemeriksaan langsung oleh Badan Nasional Narkotika (BNN). Mendapat dukungan 30 persen dari jumlah unsur utusan yang berhak memilih dibuktikan dengan melampirkan surat dukungan.

“Untuk kriterianya, setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Memiliki integritas moral dan visioner. Tidak tercela atau tidak sedang terkena vonis hukuman minimal 5 tahun dari pengadilan, yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Memiliki pemahaman tentang Organisasi Kemasyarakatan PP, tidak terkena sanksi organisasi berupa skorsing atau pemecatan terkecuali telah mendapat rehabilitasi. Memiliki sikap yang tegas, konsisten, serta mampu secara moril dan materil dalam mengemban amanat dari keputusan-keputusan organisasi,” ujar Ikbal.

Sebelumnya, Ketua MPW PP Sumut, Kodrat Shah menyampaikan, agar seluruh panitia bekerja dengan sungguh-sungguh, tetap solid dan kompak. Dengan begitu, Muswil yang akan datang dapat berjalan lancar, sukses, aman dan tertib. “Panitia Muswil bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan menjaga nama baik MPW PP Sumut,” tuturnya, didampingi Sekretaris Ali M Mahdi, dan Ketua Panita Muswil MPW PP ke-14 M Rahmaddian Shah, Senin (3/1) lalu. (ris/saz)

Chelsea vs Tottenham: Conte Siap Sakiti sang Mantan

REUNI: Pelatih Tottenham, Antonio Conte bakal reunian dengan mantan klubnya Chelsea, Kamis (6/1) dini hari WIB.

LONDON, SUMUTPOS.CO – Reuni Chelsea dan Antonio Conte bakal tersaji di Stamford Bridge pada leg pertama babak semifinal EFL Cup/Carabao Cup 2021/22, Kamis (6/1) dini hari pukul 02:45 WIB. Namun, juru taktik asal Italia yang pernah membawa Chelsea juara Premier League 2016/17 itu akan datang sebagai pelatih lawan.

REUNI: Pelatih Tottenham, Antonio Conte bakal reunian dengan mantan klubnya Chelsea, Kamis (6/1) dini hari WIB.

Conte melatih Tottenham sejak 2 November 2021. Dia diangkat menggantikan Nuno Espirito Santo yang dipecat. Bagi Antonio Conte, pertandingan melawan Chelsea akan jadi laga yang manarik. “Tentu ini akan menyenangkan buat saya,” ujar Conte seperti dilansir Guardian.

“Saya menghabiskan dua tahun yang luar biasa bersama Chelsea dan saya sangat menikmatinya, tapi sekarang saya manajer Tottenham dan saya siap memberi segalanya untuk klub ini.”

“Ketika Anda mencapai semifinal, tentu saja mengangkat trofi di Inggris itu sangat sulit. Anda menghadapi Chelsea, Liverpool, dan Arsenal (di undian),” kata Conte.

Dalam 11 pertandingan di semua kompetisi bersama Conte sejauh ini, Tottenham meraih tujuh kemenangan, tiga seri, dan satu kali kalah, mencetak 20 gol dan kebobolan sembilan kali.

Dalam laga terakhirnya di Premier League, Tottenham racikan Conte menaklukkan Watford besutan Claudio Ranieri 1-0 lewat gol tunggal Davinson Sanchez dari assist Son Heung-Min. Sementara itu, Chelsea bermain seri 2-2 dengan Liverpool di Stamford Bridge.

Chelsea saat ini sedang sulit menang. Mereka hanya menang tiga kali dalam delapan laga terakhir di semua ajang. Performa The Blues sekarang tidak sepenuhnya meyakinkan. Selain itu, suasana tim juga kurang kondusif gara-gara sang striker Romelu Lukaku dengan ‘dramanya’.

Di Premier League musim ini, Chelsea dan Tottenham sudah bertemu pada pekan ke-5. Waktu itu, di kandang lawan, Chelsea menumbangkan Tottenham yang masih dilatih Nuno tiga gol tanpa balas.

Melawan Tottenham di Stamford Bridge nanti, Chelsea takkan diragukan andai mereka berada dalam kondisi baik-baik saja. Namun, di situasi dan form seperti sekarang ini, rasanya tak semua orang yakin kalau The Blues bakal bisa meraih hasil positif sebagai modal bagus untuk leg kedua di Tottenham Hotspur Stadium seminggu berselang. (bnt)

Medan Naik Status jadi PPKM Level 2, Imbas Kasus Omicron dan Capaian Vaksinasi Lansia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sempat turun ke level 1, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Medan kembali naik ke level 2. Penyebabnya, diduga imbas dari pencapaian vaksinasi lansia yang belum mencapai 60 persen dan kasus varian Omicron.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan Instruksi Nomor 02 Tahun 2022 yang mengatur status PPKM di luar Jawa dan Bali berlaku mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2022. Dalam Inmendagri tersebut, untuk wilayah Sumut terdapat 25 kabupaten/kota berstatus PPKM level 1. Sedangkan 8 kabupaten/kota lainnya berada di level 2, termasuk Kota Medan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah, membenarkan status PPKM naik ke level 2. Menurutnya, kalau melihat tren kasus Covid-19 di Kota Medan memang mengalami penurunan. Namun, karena ada kasus varian baru Omicron, jadi untuk antisipasi levelnya dinaikkan lagi. “Kita naik ke level 2 PPKM. Belum tercapainya cakupan vaksinasi lansia dan adanya kasus Omicron menjadi penyebabnya,” kata Taufik kepada wartawan, Selasa (4/1).

Taufik mengaku, kasus Omicron di Medan hanya suspek dan setelah di-tracing ke orang yang kontak erat hasilnya negatif. Kendati demikian, pihaknya tetap mengirimkan sampel pemeriksaan swab ke Jakarta. “Semua hasilnya negatif, namun tetap kita kirimkan ke Jakarta dan mudah-mudahan hasilnya negatif juga,” ucapnya.

Disebutkan Taufik, angka vaksinasi Covid-19 lansia masih 53 persen. Sedangkan target minimal yang harus dicapai yakni 60 persen. Taufik mengakui, tidak mudah untuk meningkatkan vaksinasi lansia di Kota Medan, sebab ada cukup banyak masalah yang menjadi kendala tercapainya vaksinasi lansia tersebut.

Misalnya, karena ada lansia yang tidak mau, takut, dan termakan hoaks. Padahal, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada vaksinasi lansia sangat kecil, dan itupun ringan. Meski begitu, Dinkes terus berusaha mencari dan menyisir lansia. “Ini kita terus menyisir, kita juga dibantu oleh BIN dengan memberi bantuan sembako agar para lansia mau divaksin,” ujarnya.

Namun begitu, dr Taufik menyebutkan, di Tahun 2022 ini, pihaknya akan semakin intens untuk mengejar target Vaksinasi Lansia di Kota Medan agar setidaknya dapat mencapai target minimal, yakni sebesar 60 persen dari total lansia yang sudah divaksin.

“Tidak mudah memang, tapi semua cara yang baik dan efektif akan kita lakukan agar vaksinasi lansia di Medan dapat terealisasi secepat mungkin. Ini kita terus menyisir, kita juga dibantu oleh BIN dengan memberikan bantuan sembako agar para lansia mau divaksin,” sebutnya.

Untuk mengejar target ini, Taufik juga mengaku, pihaknya akan gencar melanjutkan vaksinasi di faskes -faskes. “Dengan vaksinasi, akan lebih aman kesehatannya di pandemi ini. Ada 4 jenis vaksin di faskes yaitu Sinovac, Astrazeneka, Pfizer, Moderna dan untuk stok vaksin masih cukup. Ini sedang kita upayakan, mohon dukungannya juga agar vaksinasi lansia ini bisa segera tercapai,” tuturnya.

Di sisi lain, sambung Taufik, vaksinasi Covid-19 untuk kategori yang lain seperti kategori nakes, pelayan publik, dan vaksinasi remaja, semua sudah mencapai target. “Secara umum, capaian vaksinasi warga Medan sudah berada di angka 84 persen untuk dosis pertama. Untuk dosis kedua sekitar 72 persen lebih, dan sekitar 1 persen untuk dosis ketiga. Total secara keseluruhan, capaian vaksinasi Kota Medan sudah sekitar 79 persen dari total 1.942.998 jiwa,” sambungnya.

Dia menambahkan, untuk meningkatkan angka vaksinasi lansia maka gencar melakukan vaksinasi di faskes-faskes. “Dengan kita divaksin akan lebih aman kesehatannya di masa pandemi ini. Namun, tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas,” pungkasnya.

Vaksinasi Anak di Sumut Masih 3,3 Persen

Sementara, untuk angka realisasi vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Sumut, masih mencapai 3,3 persen atau 2.486 orang anak. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, drg Ismail Lubis mengatakan, capaian vaksinasi tersebut diperoleh dari 9 kabupaten/kota. Diantaranya, Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Utara, Toba, Pematang Siantar dan Sibolga. “Ada 9 daerah yang melakukan vaksinasi anak (usia 6-11 tahun) sudah mencapai 3,3 persen,” katanya, Selasa (4/1).

Ismail menyebutkan, untuk vaksinasi orang dewasa, berdasarkan data dari KPCPEN, dosis 1 di Sumut sudah mencapai angka 75,04 persen. Sedangkan dosis 2 mencapai 49,5 persen per tanggal 30 Desember 2021.

Namun, dia menyebutkan, masih ada 11 kabupaten/kota untuk vaksinasi lansia belum mencapai 60 persen. Karena itu, kick off untuk vaksinasi anak belum dilaksanakan. “Kemenkes masih meminta untuk pelaksanaan vaksinasi dosis 1 dan 2 serta lansia,” jelasnya. Dia menambahkan, ke-11 kabupaten/kota itu meliputi Nias Utara, Asahan, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu. “Selanjutnya, Padang Lawas, Deliserdang, Medan, Gunungsitoli, Binjai dan juga Padangsidimpuan,” tandasnya.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Sumut, berdasarkan data Kemenkes RI, saat ini total kasusnya telah mencapai 106.123 orang. Sedangkan untuk kasus sembuh berjumlah 103.167 orang, setelah bertambah 5 orang. Untuk kasus kematian, masih tetap 2.894 orang. (map/ris)

Kunjungi Korban Banjir di Palas, Risma Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

BANTUAN: Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan berupa logistik untuk korban banjir bandang kepada Bupati Padanglawas, Senin (3/1) malam. Kehadiran Risma juga untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari di posko pengungsian.

PALAS, SUMUTPOS.CO – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi para korban banjir bandang sekaligus menyalurkan berbagai bantuan sosial pada masa tanggap darurat di Kabupaten Padanglawas, Provinsi Sumatra Utara. Kehadiran Risma di sana juga untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari di posko pengungsian.

BANTUAN: Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan berupa logistik untuk korban banjir bandang kepada Bupati Padanglawas, Senin (3/1) malam. Kehadiran Risma juga untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari di posko pengungsian.

Menurut Risma, saat ini para korban banjir bandang belum bisa dilakukan relokasi. Pasalnya, soal lokasi relokasi layak atau tidak itu harus dibahas oleh bupati dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara detil.

“Untuk keputusan soal relokasi para korban bencana banjir bandang tidak bisa sekarang. Bisa jadi tahun lalu pernah dibantu pemerintah lalu kena bencana lagi. Nah, itu yang memutuskan perlu atau tidaknya relokasi itu forkompida,” ungkap, Senin (3/1) malam.

Di akhir tahun 2021, tepatnya 31 Desember lalu, wilalah Kabupaten Padang Lawas diterjang banjir bandang yang merendam 15 desa, 79 unit rumah rusak berat, rusak sedang 51 unit dan rusak ringan 56 unit, rumah hanyut 12 unit, 1 Sekolah Rusak Berat (Pesantren Nizoumul Hikmah), serta mengungsi di SD 1 Tanjung Baru 100 jiwa dan Pesantren Babul Hasannah 200 jiwa dan total 300 jiwa.

Pada kesempatan itu, Mensos memberikan bantuan sosial berupa bufferstock logistik yaitu 600 lembar selimut merah, 361 paket Family kit, 350 lembar Tenda gulung merah. Juga, 700 lembar matras, 720 paket makanan siap saji, 100 unit kasur, 8 unit tenda serbaguna keluarga merah, 100 paket popok Bayi, dan 100 paket pembalut wanita.

Termasuk, 40 Paket Kid Ware, 60 Foodware, 10 paket Pr. dapur keluarga, 150 paket makanan Anak, 1 unit tenda Merah Putih, 10 unit penjernih air, sehingga total bantuan senilai Rp 782.237.253.

Bantuan bufferstock logistik dari Kemensos dikirimkan pada Sabtu (1/1) lalu dari Gudang Provinsi Sumut via darat, Gudang Regional Pusat Bekasi via udara, Gudang Balai Padang via darat. Per 3 Januari, sebagian bantuan sudah sampai lokasi bencana dan sisanya masih dalam perjalanan menuju lokasi bencana.

Selain itu, Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas melakukan asesment terhadap korban bencana terdampak yang dilanjutkan mendirikan 3 dapur umum di 3 Desa yaitu Tanjung Baru, Manggis, dan Tamiang dikelola Tagana Padang Lawas. Supply kebutuhan dapur umum dipusatkan di Posko Utama Dinsos di Kantor Desa Tanjung Baru produksi makanan siap saji 1.200 porsi/hari, yang didistribusikan ke Posko DU BPBD di Desa Tanjung Baru 200 porsi/hari, Posko DU Pramuka Desa Tamiang , 300 porsi/hari, Posko Babul Hanasah Desa Manggis 400 porsi/hari, serta Posko DU Mandiri Pagarantayas.

Selain itu, bantuan 10 unit alat penjernih air sudah diinstalasi oleh petugas dan hari ini sudah bisa digunakan; kebutuhan genset sudah membeli 4 unit kemarin; pendataan pengungsi; dan perbaikan shelter sudah dilakukan. (gus)

Kasus Omicron di Indonesia Melonjak Drastis, Mayoritas Pasien Alami Batuk dan Pilek

Siti Nadia Tarmizi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kesehatan mengumumkan adanya tambahan 92 kasus varian Omicron di Indonesia. Hingga Selasa (4/1), total kasus Omicron melonjak drastis menjadi 254 kasus yang terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.

Siti Nadia Tarmizi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mayoritas pasien Covid-19 yang terpapar varian Omicron mengalami gejala ringan dan tanpa gejala. Nadia mengatakan, sebagian besar dari pasien mengalami batuk dan pilek.

“Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen),” tambah dr Nadia.

Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas. Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Selain itu, dr Nadia kembali menekankan, kewaspadaan individu harus terus ditingkatkan untuk menghindari potensi penularan Omicron. Protokol kesehatan 5M dan vaksinasi harus berjalan beriringan sebagai kunci untuk melindungin

diri dan orang sekitar dari penularan Omicron.

Lantas, apa saja gejala varian Omicron? Ciri-ciri gejala varian Omicron diketahui sedikit berbeda dari varian sebelumnya. Meski demikian, beberapa ahli menyebut gejala varian Omicron lebih ringan.

Kepala Asosiasi Medis Afsel, dokter Angelique Coetzee, menyebutkan, gejala Omicron sangat berbeda dari varian Delta. Ia menyebut gejala Omicron sangat mirip dengan gejala pilek atau flu. Adapun ciri-ciri gejala varian Omicron yakni, sakit kepala, nyeri tubuh, dan tenggorokan gatal.

Sementara itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan, gejala umum varian Omicron yang terdeteksi sejauh ini, batuk kering dan tenggorokan gatal (89 persen), letih (65 persen), hidung tersumbat (59 persen), demam (38 persen), mual (22 persen), napas pendek atau kesulitan bernapas (16 persen), diare (11 persen). Masih belum jelas, apakah Omicron benar-benar menyebabkan gejala “lebih ringan” daripada jenis lainnya.

Transmisi Komunitas

Juru bicara Satgas Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyinggung varian Omicron di Indonesia sudah di level transmisi komunitas. “Sudah ditemukan kasus positif varian Omicron akibat transmisi komunitas,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (4/1).

“Walaupun tidak banyak dan secara hipotesis omicron memiliki case fatality rendah, namun upaya tanggap diperlukan agar kasus nasional yang sedang terkontrol dapat lestari,” jelasnya.

Transmisi komunitas atau community transmission adalah level penularan Covid-19 yang terjadi dalam suatu lingkungan tertentu dan sudah menyebar di masyarakat. Biasanya, penularan komunitas ini terjadi pada lokasi yang tidak diprediksi, seperti lingkungan masyarakat dan kantor.

Terkait transmisi komunitas varian Omicron ini sempat dibahas oleh epidemiolog Dicky Budiman. Ia mengatakan, bisa jadi Indonesia sudah mengalami level penularan community transmission yang patut menjadi perhatian karena infeksi penyakit atau dalam kasus ini Omicron bisa menyebar sedemikian rupa sehingga penularannya tidak diketahui seperti fenomena gunung es.

“Sekali lagi kalau ini sebetulnya sulit untuk menghindari kemungkinan bahwa kita belum di komunitas, itu sesuatu yang rasanya sulit ya,” beber Dicky, beberapa waktu lalu.

Sejauh ini pemerintah kerap menyebut ada dua sumber penularan Covid-19 Omicron di Indonesia yakni imported cases atau dibawa dari luar negeri dan local transmission atau penularan lokal.

Akurasi Antigen Bisa Berkurang

Efektivitas rapid test antigen menurut Satgas Covid-19 berkurang dalam mendeteksi infeksi Covid-19 karena varian Omicron. Mengutip keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC), juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, data saat ini belum bisa menyimpulkan pasti seberapa akurat rapid test antigen pada Omicron. “WHO, CDC pada Desember 2021 menyebutkan, kemampuan rapid antigen dalam mendeteksi varian Omicron masih membutuhkan penelitian lebih lanjut,” beber Wiku dalam konferensi pers Selasa (4/1/2022).

“Rapid antigen kemungkinan masih bisa mendeteksi infeksi Covid-19 termasuk Omicron, namun akurasinya bisa berkurang,” sambungnya.

Seperti diketahui, varian Omicron memiliki sekitar 50 mutasi pada protein spike yang membuat beberapa tes PCR tanpa target gen S gagal mendeteksi infeksi COVID-19. Karenanya, perlu alat tes PCR khusus yakni S gene target failure untuk mendeteksi varian Omicron.

“Yang kedua alat uji berbasis NAAT seperti PCR, TCM bekerja mendeteksi material genetik dari virus, sejak awal pandemi WHO menyarankan untuk menggunakan alat uji tes PCR yang mendeteksi gen S lebih dari satu mengingat mudahnya virus COVID-19 mutasi dan memunculkan varian baru,” tambah Wiku.

Libur Nataru tanpa Lonjakan Kasus

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengklaim, Indonesia berhasil melalui periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tanpa lonjakan kasus infeksi virus Corona. Bahkan, Indonesia berhasil mempertahankan tren penurunan kasus Covid-19 di saat negara-negara lain angka penularan penyakit itu meningkat setelah persebaran virus Corona varian Omicron.

“Biasanya, tantangan kita memasuki periode libur panjang adalah kenaikan kasus, seperti pada periode Idul Fitri 2021. Namun kita baru saja berhasil melewati periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 tanpa adanya lonjakan kasus,” kata Juru Bicara Nasional Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adi Sasmito dalam konferensi pers yang diikuti via daring dari Jakarta, Selasa (4/1).

Wiku menjelaskan, selama November 2020 sampai Januari 2021 angka kasus Covid-19 terus meningkat. Pada pekan pertama tahun 2021, angka kasus infeksi virus corona bahkan mencapai 52.694 kasus.

Menurut Wiku, ada lima provinsi yang memberikan sumbangan kasus paling banyak selama kurun itu, yakni DKI Jakarta (13.317 kasus), Jawa Barat (7.832 kasus), Jawa Tengah (6.726 kasus), JawaTimur (6.375 kasus), dan Sulawesi Selatan (3.656 kasus). Sedangkan pada awal tahun 2022, menurut Wiku, hanya terjadi penambahan 1.409 kasus Covid-19. “Ini jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 52.000 kasus,” katanya.

Wiku berharap, pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi pada 2022. “Saat ini kita telah memasuki tahun yang baru, yaitu tahun 2022, banyak harapan dan upaya yang tentunya lebih besar lagi di tahun ini dan untuk dapat terus berjuang melawan Covid-19 hingga akhirnya terlepas dari status pandemi dan menuju endemi,” tuturnya.

Wiku mengemukakan pentingnya intervensi dan upaya pengendalian yang sesuai dengan dinamika penularan Covid-19 guna menekan penularan penyakit tersebut. “Dengan kondisi 152 kasus Omicron, di mana enam di antaranya merupakan kasus yang berasal dari non-pelaku perjalanan luar negeri, sudah sepatutnya kita segera melakukan gerakan penanganan ganda, tidak hanya di pintu kedatangan, namun juga di komunitas untuk memutus rantai penularannya segera,” katanya. (jpc/dth)

Penumpang Angkutan Selama Nataru Naik 10,71 Persen

sambangi: Menhub Budi Karya Sumadi menyambangi petugas di Posko Monitoring Penyelenggaraan Transportasi pada Masa Libur Nataru yang berlangsung 17 Desember 2021 - 4 Januari 2022.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, sejak tanggal 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 atau H-8 hingga H+8, terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 10,71 persen jika dibandingkan masa libur Nataru tahun lalu, yakni sebesar 5.303.161 penumpang menjadi sebesar 5.871.300 penumpang pada libur Nataru kali ini.

sambangi: Menhub Budi Karya Sumadi menyambangi petugas di Posko Monitoring Penyelenggaraan Transportasi pada Masa Libur Nataru yang berlangsung 17 Desember 2021 – 4 Januari 2022.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut, kelancaran penyelenggaraan transportasi di masa libur Nataru ini tidak lepas dari adanya kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, yaitu dengan kepolisian, TNI, kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, media, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Budi Karya berharap, skema yang sudah berhasil dilakukan di masa libur Nataru, bisa diterapkan juga di masa angkutan lebaran mendatang. Sekalipun pergerakan lebih ramai, namun tetap lancar dan tingkat kecelakaan juga menurun. ’’Ini bisa menjadi pola yang bisa dijalankan kembali di masa angkutan lebaran mendatang,” kata Budi Karya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/1).

Rinciannya, peningkatan angkutan masa Nataru diantaranya, pada angkutan bus, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 22,09 persen yaitu dari 775.751 penumpang menjadi 947.106 penumpang.

Kemudian, pada angkutan penyeberangan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 0,66 persen yaitu dari 1.509.233 penumpang menjadi 1.519.204 penumpang. Pada angkutan udara, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 10,27 persen yaitu dari 2.001.836 penumpang menjadi 2.207.370 penumpang.

Lalu, pada angkutan laut, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 26,04 persen yaitu dari 475.838 penumpang menjadi 351.929 penumpang. Pada angkutan kereta api, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 56,46 persen yaitu dari 540.503 penumpang menjadi 845.691 penumpang.

KM Kelud Bawa 2.346 Penumpang

Pasca perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, sebanyak 2.346 penumpang KM Kelud bertolak dari dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan menuju Pulau Batam, Selasa (4/1) pagi sekira pukul 10:30. Para penumpang yang didominasi orang dewasa dan anak-anak tersebut berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara usai melaksanakan perayaan Nataru, berangkat dari Pelabuhan Belawan menuju Pulau Batam, Pulau Kijang Tanjungbalai Karimun dan Tanjungpriok, Jakarta.

Kepala Cabang PT Pelni Medan Agus, kepada wartawan mengatakan, KM Kelud saat berangkat dari Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan membawa penumpang sebanyak 2.346 orang dewasa dan anak anak dengan tujuan Pulau Batam, Pulau Kijang dan Tanjungpriok. Selanjutnya, KM Kelud akan kembali ke Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Senin pekan depan.

Salah seorang penumpang Helena Simanjuntak menyebutkan, dirinya telah puas karena bisa merayakan Natal dan Tahun Baru 2022 di kampung halamannya di Porsea, Tapanuli Utara dan balik kembali ke tempat tinggalnya di Pulau Batam. “Sudah 5 tahun saya tak pulang kampung, baru tahun inilah saya bisa pulang ke kampung halamana dan bisa merayakan Nataru bersama orangtua dan opung di kampung. Hari ini saya balik lagi ke Pulau Batam,” tutur Helena seraya masuk ke ruang keberangkatan Terminal Bandar Deli. (jpc/wsp)

250 Pejabat Fungsional Deliserdang Dilantik

LANTIK: Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan melantik sebanyak 250 Pejabat Administrasi dalam Jabatan Fungsional melalui penyetaraan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, di Gedung Olahraga Lubuk Pakam, Jumat (31/12).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan melantik sebanyak 250 Pejabat Administrasi dalam Jabatan Fungsional melalui penyetaraan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, di Gedung Olahraga (GOR) Lubuk Pakam, Jumat (31/12).

LANTIK: Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan melantik sebanyak 250 Pejabat Administrasi dalam Jabatan Fungsional melalui penyetaraan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, di Gedung Olahraga Lubuk Pakam, Jumat (31/12).

Dalam sambutanya, Bupati H Ashari Tambunan mengatakan, ini dilakukan untuk menciptakan birokrasi yang lebih dinamis, dan profesional dalam upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

“ Jagalah amanah dan jadikan ini sebagai pertanggungjawaban saudara kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang serta terus tingkatkan prestasi kinerja organisasi guna mencapai Visi dan Misi Kabupaten Deli Serdang Yang Maju, Sejahtera dan Rukun Dalam Kebhinekaan,” ucapnya. (mag-1/han)

Deliserdang Capai Target 70 Persen Vaksinasi

Vaksinasi: SekdakabDeliserdang Darwin Zein umumkan tingkat pencapaian vaksinasi sebesar 70 persen.istimewa/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, telah berhasil melaksanakan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi hingga mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

Vaksinasi: SekdakabDeliserdang Darwin Zein umumkan tingkat pencapaian vaksinasi sebesar 70 persen.istimewa/sumut pos.

“Untuk jumlah rilnya, sebanyak 1.042.306 warga Kabupaten Deliserdang telah mendapat vaksinasi dari sasaran 1.487.887 orang. Dengan rincian dosis I sebanyak 1.042.306 orang atau 70,05 persen. Sedangkan dosis II sebanyak 745.890 orang atau 50,13 persen. Dan ini sesuat data KPCPEN, capaian vaksinasi berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP),”ujar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deliserdang selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19, Darwin Zein S Sos didampingi sejumlah pejabat lainnya di sela-sela persiapan Acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyetaraan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, di Gedung Olah Raga (GOR) Lubuk Pakam, Jumat (31/12).

Pencapaian target tersebut, sambung Sekda, tidak terlepas dari peran serta semua lapisan masyarakat, TNI/Polri, jajaran kecamatan, kelurahan dan pemerintahan desa, tanpa terkecuali para tenaga kesehatan (Nakes).

“Ucapan terimakasih kita sampaikan kepada semua pihak Nakes, TNI/Polri, camat, kades, lurah dan seluruh masyarakat yang telah mendukung percepatan vaksinasi sehingga tercapainya target 70 persen akhir 2021 ini,” ucap Sekda.

Kendati target 70 persen vaksinasi sudah tercapai, sambung Sekda, Pemkab Deliserdang tetap akan melakukan upaya vaksinasi terhadap masyarakat hingga mencapai 100 persen. “Target akan terus dikejar sampai 100 persen, dan semua warga akan mendapat vaksinasi yang sempurna dosis I dan II. Dan bila nanti diperlukan Booster (dosis III), Pemkab dan jajaran akan mendukung sepenuhnya,” terang Sekda.

Di kesempatan itu pula, Sekda juga menyinggung persoalan ketersediaan vaksin Covid-19. Dijelaskan Sekda, saat ini stok vaksin per 31 Desember 2021, untuk Vaksin Sinovac dua dosis sebanyak 132.042 dosis, AstraZeneca 19.780 dosis, Pfizer 185.160 dosis dan Moderna 19.670 dosis. “Untuk ketersediaan vaksin cukup,” kata Sekda. (mag-1/han)