31 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2832

Langkah Nyata Stabilisasi Harga Pangan di Akhir Tahun, Pemerintah Gelar Operasi Pasar

BOGOR, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan dalam menjelang akhir tahun.

Pada tanggal 28 Desember 2021, secara nasional harga bahan pangan mengalami kenaikan, tercatat harga minyak goreng kemasan rata-rata sebesar Rp20.350,- per kg, telur ayam ras Rp29.500,- per kg, dan cabai rawit merah Rp.96.400,- per kg.

Sebagai langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan sembako, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan beberapa langkah yang komprehensif dan holistik guna mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan di atas, baik melalui kebijakan maupun langkah taktis di lapangan dalam bentuk operasi pasar.

“Pemerintah terus berupaya menstabilkan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako melalui operasi pasar terutama menjelang Tahun Baru 2022. Harapan kami, operasi pasar ini dapat membantu masyarakat untuk membeli sembako dengan harga khusus yang lebih murah,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (29/12).

Pada acara operasi pasar tersebut, Menko Airlangga berkesempatan untuk melakukan dialog dengan para UKM baik binaan Sampoerna Retail Community (SRC), UKM Pemda Kabupaten Bogor, maupun beberapa pelaku pedagang pasar setempat.

Program SRC merupakan program pendampingan dan pengembangan UMKM dari PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bagi toko kelontong tradisional. Program yang berjalan sejak 2008 ini berfokus pada pengembangan usaha dan peningkatan daya saing UMKM. Saat ini, anggota SRC berjumlah 150.000 dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Bank Negara Indonesia (BNI) juga hadir dengan menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke beberapa UKM pedagang pasar.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Menko Airlangga mendengarkan langsung bagaimana sesungguhnya kendala, tantangan, dan juga kondisi yang dihadapi para pedagang di masa pandemi Covid-19.

Salah seorang pemilik warung UKM, Budi yang berasal dari Bogor Timur sebelumnya sudah mendapatkan KUR dari BNI sebesar Rp50 juta, tetapi dengan omset warungnya sebesar Rp5 juta sehari, Budi memberanikan diri untuk mendapatkan tambahan KUR dari BNI.

Momentum operasi pasar sembako ini juga dimanfaatkan masyarakat di sekitar Pasar Cileungsi untuk mendapatkan minyak goreng, telur ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih dengan harga yang terjangkau, terutama sebagai persiapan menjelang Tahun Baru 2022. Dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut, tetap diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menghindari kerumunan warga.

Masyarakat juga mengapresiasi operasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah di Pasar Cileungsi tersebut dengan dukungan dari Toko Tani Indonesia Kementerian Pertanian, Perum BULOG, PT Berdikari (Persero), dan Sinar Mas Group sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain harga pangan, kenaikan harga pupuk juga menjadi perhatian. Menko Airlangga juga melakukan peninjauan ke salah satu kios pupuk untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani sekaligus sebagai bukti kehadiran Pemerintah dalam upaya mengungkit produk dan daya saing di bidang pertanian.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam kegiatan operasi pasar tersebut diantaranya Anggota DPR RI Dito Ganinduto Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin, Bupati Bogor Ade Yasin, Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Awaludin Iqbal, Direktur Utama Pengelola Pasar Cileungsi Haris Setiawan, Direktur Sales PT HM Sampoerna Ivan Cahyadi dan Direktur External Affairs PT HM Sampoerna Elvira Lianita. (ag/fsr/*)

JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal

BERBAGI : JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tiap tahun menjelang perayaan Natal, JNE selalu berbagi kebahagiaan dengan mengadakan berbagai program, begitu pula di akhir tahun 2021 ini. Selama tanggal 17 – 27 Desember 2021 JNE menghadirkan suasana Natal di cash counter, disertai Sinterklas yang menyemarakan dan menyambut setiap pelanggan.

BERBAGI : JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal.

Pada puncak perayaan Natal, 22-27 Desember 2021, JNE berbagi kebahagiaan dengan memberikan merchandise menarik untuk pelanggan beruntung dengan foto gate di cash counter, giveaway “Hadiah Natal” melalui kuis rutin bernama Game Si Joni di akun official Instagram JNE_ID, giveaway produk lokal dari masing-masing akun official social media cabang yang berhadiah puluhan juta rupiah.

Selain itu, menjelang Perayaan Natal 2021, pada 23 Desember 2021 JNE berbagi kebahagiaan melalui santunan ke Gereja dan panti asuhan. Kegiatan ini diselenggarakan di beberapa titik layanan yang tersebar di Jakarta dan 17 kota lainnya, yaitu, di Kota Kupang, Jayapura, Manado, Sorong, Pekanbaru, Semarang, Ambon, Surabaya, Jambi, Pontianak, Medan, Makassar, Banjarmasin, Timika, Palangkaraya Samarinda dan Cikarang.

Tidak hanya itu, JNE pun menggelar program untuk member JLC (JNE Loyalty Card) berupa promo flash sale untuk penukaran poin yang dimulai pada tanggal 24 Desember 2021. Dan sebagai program akhir tahun, JLC mengadakan JLC Lucky Draw, dimana akan ada burning point dengan batas waktu penukaran sampai dengan 31 Desember 2021. Selain itu program menarik lainnya hadir dari PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), yaitu promo spesial “End Year Sale PESONA” Diskon 50% Maksimal 40.000 untuk setiap transaksi pembelian dengan cara memasukkan kode voucher “PESONAJNE40” Saat transaksi di www.pesonanusantara.co.id.

Untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru sekaligus sebagai rangkaian HUT JNE Ke-31, seperti tahun sebelumnya JNE pun kembali mengadakan “JNE Content Competition 2021”. Ajang ini berupa kompetisi menulis, foto, video dan design dengan tema “JNE Bersama UMKM untuk Indonesia” yang terbuka bagi jurnalis, konten kreator, masyarakat umum dan karyawan JNE dengan batas akhir pengumpulan karya sampai 5 Januari 2022 dengan link https://microsite.kompasiana.com/jne-competition-2021.

Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, menyampaikan, “Setiap akhir tahun, perayaan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu momen yang tepat bagi JNE untuk tetap berbagi kebahagiaan, bersamaan dengan HUT JNE Ke-31 yang kali ini mengambil tema Maju Indonesia. Oleh karena itu JNE ingin agar Natal dan Tahun Baru semakin semarak dengan berbagai program”.

Eri juga mengatakan bahwa pada saat perayaan hari besar keagamaan atau yang lainnya, titik layanan JNE di seluruh Indonesia tetap beroperasi dan melayani kebutuhan pengiriman masyarakat, “Untuk semakin menambah semarak Natal, kami hadirkan suasana tematik sesuai agar aktifitas pengiriman paket jadi makin terasa spesial dan berbeda dibanding hari – hari biasanya”.

Sebagai perusahaan yang memiliki nilai-nilai spiritual, JNE pun menyelenggarakan Ibadah Natal Bersama 2021 untuk untuk karyawan dan karyawati yang merayakan. Acara ini dilangsungkan pada Sabtu, 11 Desember 2021 secara hybrid di Kantor Pusat JNE, Jl. Tomang Raya No.11 dan melalui platform ZOOM untuk karyawan dan karyawati yang berada di kantor-kantor cabang JNE di seluruh Indonesia. Ibadah bersama ini berlangsung khidmat dengan mengambil tema “Bersama-Nya Aku Tangguh” (Ulangan 31 : 6) dan dilengkapi Khotbah dari Pastor Danny Gamadhi. Di akhir acara disampaikan sekapur sirih dari Kang Maman Suherman selaku pegiat literasi. (rel)

Lebarkan Sayap ke Kota Besar di Luar Jakarta, 35 Cabang Quicktest Siap Layani Masyarakat

PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia dan telah meresmikan 35 cabang Quicktest yang tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar. (Ist/Sumut pos).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia. Tercatat tidak kurang dari 35 cabang Quicktest kini tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar.

PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia dan telah meresmikan 35 cabang Quicktest yang tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar. (Ist/Sumut pos).

Lokasi Quicktest di Jakarta meliputi Jakarta Utara (Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Pluit), Jakarta Utara (Tanah Abang), Jakarta Barat (Daan Mogot, Puri, Tanjung Duren), Jakarta Timur (Pasar Rebo, Basura, Cibubur, Pahlawan Revolusi), dan Jakarta Selatan (Tebet, Kalibata, Cipulir, Pondok Indah).

Sementara untuk lokasi yang berbatasan dengan Jakarta, Quicktest bisa ditemukan di Bogor (Pajajaran), Depok (Margonda, Cinere, Sawangan), Tangerang (Gading Serpong, BSD, Bintaro, Sukarasa, Graha Bintaro, Cikupa, Rempoa), dan Bekasi (Summarecon Bekasi, Cikarang).
 
Pembukaan cabang Quicktest di Bali, Medan, Balikpapan, dan Makassar dilakukan secara serempak dan turut dimeriahkan oleh kehadiran beberapa selebgram ternama. Kini masyarakat Bali bisa mengunjungi cabang Quicktest yang terdapat di Teuku Umar, Sunset Road, Tukad Badung, maupun Ubud.
 
Untuk masyarakat Medan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Medan Sunggal. Untuk masyarakat Balikpapan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Balikpapan Kota. Terakhir, untuk masyarakat Makassar, cabang Quicktest bisa dijumpai di Panakkukang.
 
Meluasnya jangkauan Quicktest ke beberapa kota besar tersebut tentunya didukung oleh teknologi RT-PCR model terbaru. Teknologi yang membuat hasil pemeriksaan di Quicktest menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan produk lain yang serupa.
 
Lebih jauh Irawati Muklas, pendiri Quicktest yang kerap disapa ‘Mba Ira’ mengatakan, dibandingkan produk lain yang serupa, Quicktest memiliki beberapa keunggulan, karena memberikan hasil test yang lebih akurat dan cepat.
 
“Selain telah mampu mendeteksi 3 gen Orf 1 AB, Gen N & Gen S dan virus varian terbaru, produk swab Quicktest juga dapat mendeteksi virus lebih awal dengan 50 copies/ml, sesuai rekomendasi Kemenkes CT Value 40 serta telah mendapatkan Sertifikasi WHO dan Sertifikasi FDA. Di setiap Laboratorium Klinik kami juga selalu stand-by dokter jaga, dan pelanggan yang akan atau telah melakukan test dapat berkonsultasi secara gratis,” ujarnya.
 
Sebagai bentuk komitmen dari PT Quicktest Laboratorium Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal, Mba Ira menambahkan bahwa pembukaan cabang-cabang baru ini akan terus dikembangkan. Sehingga ke depannya, Quicktest akan semakin dekat dengan perkantoran dan pemukiman, memberikan kemudahan kepada masyarakat yang saat ini mobilitasnya masih dibatasi oleh PPKM.

Dia menyebutkan, libur natal dan tahun baru sudah di depan mata, tentunya kita semua berharap tidak terjadi gelombang III setelahnya. Ditambah lagi dengan adanya varian baru virus Covid-19 bernama Omicron yang sudah ditemukan kasusnya di Indoesia. Oleh karena itu, guna mencegah hal tersebut, diperlukan kerjasama baik dari pihak pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama berupaya semaksimal mungkin. Salah satunya adalah dengan menerapkan kembali protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan pengecekan berkala, terutama saat sebelum dan sesudah bepergian ke luar kota atau ke luar negeri. (rel)

TelkomGroup Siap 100% Dukung Perhelatan G20

MENCOBA: Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) mencoba teknologi Virtual Reality yang telah didukung oleh jaringan 5G Telkomsel didampingi Wamen II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) saat kunjungan kerja peninjauan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12/2021). ISTIMEWA

BALI, SUMUTPOS.CO —Indonesia kembali menjadi tuan rumah untuk perhelatan internasional. Kali ini, Indonesia untuk pertama kali menjadi tuan rumah serta secara resmi memegang presidensi G20 selama satu tahun penuh mulai 1 Desember 2021 hingga Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan dilaksanakan November 2022.

MENCOBA: Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) mencoba teknologi Virtual Reality yang telah didukung oleh jaringan 5G Telkomsel didampingi Wamen II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) saat kunjungan kerja peninjauan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12/2021). ISTIMEWA

Guna suksesi perhelatan tersebut, perlu persiapan matang dengan berbagai rangkaian kegiatan hingga puncak acara di akhir 2022 nanti.

Penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi menjadi satu hal krusial yang perlu dipastikan untuk menyukseskan penyelenggaraan G20. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), sebagai BUMN Telekomunikasi turut serta memastikan sukses penyelenggaraan rangkaian kegiatan melalui infrastruktur dan layanan telekomunikasi yang andal dengan kelas dunia.

Pada Selasa (28/12), Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury dan Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur, platform, dan layanan telekomunikasi TelkomGroup di lokasi penyelenggaraan G20, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Turut hadir mendampingi, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Network & IT Solution Herlan Wijanarko, dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam.

Erick Thohir meminta Telkom dan Telkomsel untuk memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi untuk kegiatan internasional ini seperti wifi, internet, data center, dan semua yang diperlukan guna mendukung G20 ini.

“Jaringan yang disediakan tidak hanya di sekitar Bali, tapi juga di tempat lain yang ada hubungannya dengan G20 seperti Jakarta, Labuan Bajo, dan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya kesiapan Telkom dan Telkomsel sudah maksimal, tidak hanya terlihat dari timnya tapi juga berbagai infrastruktur sudah disiapkan.

“Kita bisa lihat ada SNG dan Combat Telkomsel. Ini Mobile Combat 5G. Kalau G20 di Italia kemarin masih 3G, di Indonesia sudah 5G. Gak kalah Indonesia dengan Eropa. Kadang kita masih suka malu-malu, padahal kita negara besar. Jadi harus kita buktikan bahwa kita adalah negara besar. Indonesia gak kalah bagus,” terangnya.

Dalam agenda ini, menteri BUMN beserta rombongan meninjau Mobile Satellite News Gathering layanan yang mengakomodasi kebutuhan para Broadcaster TV dalam bentuk tayangan audio visual. Ini merupakan solusi bagi industri pertelevisian dalam memenuhi kebutuhan siaran tunda maupun siaran langsung kegiatan G20. Selanjutnya peninjauan Compact Mobile BTS 5G Telkomsel, salah satu infrastruktur yang mendukung penguatan sinyal 5G selama kegiatan berlangsung.

Erick pun menyaksikan demo dari inovasi use case pengunaan teknologi 5G, yaitu Robot Patroli 5G. Setelah itu meninjau kesiapan infrastruktur jaringan dan layanan TelkomGroup di Network Operation Center yang nantinya berperan sebagai pusat monitoring selama kegiatan G20 berlangsung. NOC ini akan terhubung dengan pusat monitoring nasional dan regional yang saling terintegrasi sehingga dapat memastikan layanan yang andal dan prima di seluruh titik hingga kegiatan selesai.

“Menjadi sebuah kehormatan bagi TelkomGroup diberikan tugas dan tanggungjawab untuk mendukung konektivitas penyelenggaraan event internasional para pimpinan negara G20,” katanya.

TelkomGroup berkomitmen untuk memastikan bahwa hanya infrastruktur dan layanan yang andal kelas dunia yang dihadirkan di even G20 melalui penyediaan konektivitas, platform, dan layanan digital terbaik.

“Ini akan menjadi milestone penting bagi TelkomGroup dalam partisipasinya mendukung even kenegaraan nasional dan internasional, seperti Konferensi Asia Afrika, Asian Games, Annual Meeting IMF-World Bank, dan PON,” ungkap Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah.

Dalam mendukung kegiatan G20, Telkom telah menyediakan infrastruktur backbone Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) dengan sistem backup yang terintegrasi. Untuk layanan telekomunikasi, TelkomGroup menyediakan lebih dari 2.000 access point baik di main venue maupun sekitarnya, 7.561 Base Transceiver Station Telkomsel, serta sekitar 64 ribu sambungan akses ODP di berbagai lokasi. Layanan ini disiapkan untuk 23 venue G20 di 15 kota seluruh Indonesia, dengan koordinasi dari ujung pengawalan pada site langsung hingga pengawalan terpusat yang melibatkan 70 total posko, serta sistem monitoring infrastruktur dan layanan menggunakan IT Tools yang andal dan terintegrasi. Sebanyak hampir dua ribu petugas dan teknisi lapangan pasukan teknis dan lapangan siap standby 24×7 mengamankan kualitas layanan.

“Dengan kerja keras dan kerja cerdas semua pihak yang terlibat, Telkom menyakini dapat mendukung tercapainya sukses penyelenggaraan sekaligus substansi dari kegiatan G20. Ini akan menjadi etalase untuk menunjukkan kehebatan Indonesia di mata dunia serta menggambarkan bahwa dengan digitalisasi Indonesia bisa leapfrog sejajar dengan negara maju dunia lainnya,” tutup Ririek. (rel/prn)

Terus Jaga Lingkungan dan Keberlanjutan SDG’s, PLN Raih 8 Proper Emas dan 20 Proper Hijau

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) melalui pilar Green dalam transformasinya terus berkomitmen untuk mengelola pembangkit yang ramah lingkungan. Tahun ini, PLN menyabet 8 penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Selasa (28/12).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi PLN dalam menjaga pengelolaan lingkungan yang sehat dan keberlanjutan. Ma’ruf menjelaskan, langkah pemberian Proper ini dilakukan untuk menjadi pendorong bagi perusahaan untuk bisa mendukung rencana pemerintah mencapai net zero emission di 2060 mendatang.

“Semakin banyak perusahaan yang menyadari dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tahun ini jumlah penerima Proper Emas, Proper Hijau dan Proper Biru semakin meningkat. Hal ini bisa menjadi motivasi agar semua pihak bisa mendukung tujuan pemerintah dalam mencapai net zero emission pada 2060,” ujar Ma’ruf.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya merinci tahun ini sebanyak 47 perusahaan menyabet predikat Proper Emas. Dari 47 Proper Emas tersebut, 8 predikat di antaranya dianugerahkan kepada PLN beserta anak usahanya. Selain emas, pada tahun ini ada 186 yang mendapat Proper Hijau. Dalam penghargaan ini, PLN mendapatkan 20 Proper Hijau.

“Prestasi ini patut dijaga dan kami berharap bisa ditingkatkan. Pada tahun ini, pemerintah bisa mengantongi penghematan Rp 102,49 triliun dari 697 eko-inovasi yang dilakukan oleh perusahaan,” ujar Siti.

Sedangkan dari aspek inovasi sosial, menunjukkan terdapat 103 inovasi sosial dari digital marketing, budidaya pakan ternak, mitigasi kebakaran hutan dan lahan, serta pemberdayaan masyarakat adat dan masyarakat lokal di sekitar lokasi perusahaan.

“Dana program CSR yang bergulir ke masyarakat pada tahun ini mencapai Rp 2,6 triliun sebagai kontribusi dunia usaha,” ujar Siti.

Proper Emas untuk PLN diraih oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B Jepara yang dioperasikan oleh PLN. Selain itu PLTU Grati, PLTU Priok, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTDG) Pesanggaran, dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Darajat yang dikelola oleh anak usaha PLN yaitu PT Indonesia Power. Proper Emas juga diraih PLTU Paiton, PLTU Rembang dan PLTU Gresik yang dioperasikan anak usaha PLN yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan prestasi gemilang yang diperoleh merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat. Penghargaan ini membuktikan kinerja luar biasa PLN dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar. 

“Penghargaan ini sangat penting bagi PLN. Ini sekaligus menjadi bagian dari semangat transformasi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang makin berwawasan lingkungan,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan, PLN berkomitmen untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, dan efisien serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sementara Proper Hijau artinya perusahaan tersebut tidak hanya taat, tetapi melebihi ketaatan terhadap peraturan perundangan baik dalam hal penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, pengurangan pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

“Pembangkit-pembangkit PLN yang berhasil mendapatkan Proper Emas berhasil mengedepankan aspek perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan inovasi dalam segala hal sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah,” ujar Darmawan.

Salah satu peraih proper emas adalah PLN Tanjung Jati B. Terletak di pesisir pantai utara Jawa, PLTU di Jepara ini merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jawa Tengah. Dengan bahan bakar batubara, pembangkit listrik ini menghasilkan kapasitas listrik dengan daya 4×710 MW. Total kapasitas saat ini menyumbang sekitar 12 persen dari total kebutuhan listrik Jawa-Bali dan merupakan salah satu dari obyek vital nasional.

PLTU Tanjung Jati B berhasil melakukan inovasi dengan mengoptimalisasi pemanfaatan fly ash_ dan bottom ash (FABA) serta pengurangan hingga 126 ribu m2 konsumsi air demin setiap tahun.

Selain itu, PLTU Tanjung Jati B juga telah melakukan pemberdayaan difabel melalui program Rumah Sahabat Difabel (Sadifa). Rumah Sadifa merupakan Rumah yang difasilitasi oleh PLN sebagai tempat berkumpul dan pemberdayaan Komunitas Sadifa Jepara.

Berbagai produk telah dihasilkan oleh Komunitas Sadifa Jepara, salah satunya sirup herbal. Namun saat pandemi, terjadi penurunan permintaan masyarakat terhadap produksi sehingga Komunitas Sadifa Jepara menemui kesulitan.

PLN hadir di tengah permasalahan untuk mencari jalan keluar. PLN memberikan berbagai pelatihan bagi mereka guna mengembangkan kreativitasnya. Kabar baik, kini mereka memproduksi masker ramah disabilitas dan memanfaatkan ampas jahe dari produksi sirup herbal menjadi hand sanitizer. Di tengah pandemi, produk tersebut mengalami lonjakan permintaan. Sehingga, secara ekonomi, anggota Komunitas Sadifa Jepara dapat terus tumbuh berkelanjutan. (ila)

Masyarakat Bisa Punya Saham di Bank Sumut

Melantai di BEI pada 2022

SAMBUTAN: Direktur Kepatuhan PT Bank Sumut, Eksir, menyampaikan sambutan pada Workshop & Media Gathering IWO Kota Medan dan Bank Sumut di Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu (29/12). (SAZALY/SUMUTPOS.CO)

KARO, SUMUTPOS.CO-PT Bank Sumut bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2022 mendatang. Dengan itu, masyarakat pun nantinya akan berkesempatan punya saham di BUMD kebanggaan warga Sumut ini.
Hal tersebut disampaikan Direktur Kepatuhan PT Bank Sumut, Eksir, pada Workshop & Media Gathering Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Medan dan Bank Sumut di Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu (29/12).
“Saat ini kami sedang melakukan proses (untuk melantai di BEI). Dengan begitu, tentunya kami akan lebih transparan kepada masyarakat Sumut nantinya,” ungkap Eksir.
Lebih lanjut Eksir menuturkan, Bank Sumut pun sedang memproses masa penawaran umum perdana saham Initial Public Offering (IPO) pada tahun depan.
Dia juga menyebutkan, dengan semua itu, diharapkan pengelolaan Bank Sumut bisa jauh lebih baik pula.
“Kemudian, selain mendapat ketransparanan, serta bisa memiliki saham, masyarakat juga diperkenankan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” tuturnya.
Dia pun menjelaskan, jika nantinya sudah melantai di BEI, maka Bank Sumut pun akan semakin mudah dalam membangun Provinsi Sumut. Seperti membangun infrastruktur, dan pemerintah daerah juga dapat mengajukan kredit dalam membangun wilayahnya.
“Jika Bank Sumut berkembang maka masyarakat juga ikut maju. Maka, kami sangat berharap, proses ini semoga berjalan dengan lancar,” harap Eksir.
Eksir menuturkan, saat ini Bank Sumut berada di posisi ke 5 sebagai BUMD dengan aset terbesar secara nasional, dan menempati posisi pertama dengan predikat yang sama untuk lingkup Pulau Sumatera.
Namun begitu, dia mengaku, hal itu tak membuat Bank Sumut puas atas capaian tersebut. Maka, ke depannya yang menjadi tantangan adalah tentang penguatan sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua IWO Kota Medan, Erie Prasetyo mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah keakraban antara jurnalis dan Bank Sumut.
“Harapan yang utama dalam kegiatan ini adalah jurnalis semakin paham terkait perbankan. Dan ke depan Bank Sumut semakin baik dalam melayani masyarakat,” katanya.
Dia pun berharap, jurnalis semakin paham soal digitalisasi perbankan.
“Sebab, makin ke depan digitalisasi akan semakin pesat. Sehingga jurnalis harus mampu dalam penulisan dan pemahaman di bidang ekonomi, khususnya perbankan,” pungkas Erie.
Adapun Workshop & Media Gathering IWO Kota Medan dan Bank Sumut ini, digelar di Hotel Sibayak International, Kota Berastagi, Kabupaten Karo pada 28-30 Desember 2021. (saz)

Bantu Produktivitas Petani, IT Del Ciptakan Alat Pelindung Diri Pemetik Biji Andaliman

PELINDUNG DIRI: Penyerahan alat pelindung diri dari Institut Teknologi Del kepada petani Andaliman.

SUMUTPOS.CO – ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC) adalah tanaman rempah endemik khas yang banyak tumbuh di dataran tinggi sekitar Kawasan Danau Toba.

PELINDUNG DIRI: Penyerahan alat pelindung diri dari Institut Teknologi Del kepada petani Andaliman.

Tanaman ini biasanya tumbuh liar di kawasan hutan pada ketinggian di atas 1200 mdpl. Biji andaliman memberikan rasa sensasi getir dan pedas menggigit di lidah.

Oleh masyarakat, biji andaliman banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap kuliner khas Batak seperti arsik, naniura dan natinombur.

Belakangan ini tanaman andaliman mulai dibudidayakan oleh beberapa kelompok masyarakat. Baik dalam bentuk tanaman sela maupun perkebunan dalam skala kecil.

Salah satu kelompok masyarakat tersebut adalah yang diorganisir pengelola Taman Eden 100, Marandus Sirait di Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba.

Marandus Sirait mencoba membudidayakan tanaman andaliman sejak tahun 2017. Hingga saat ini pusat budidaya tanaman andaliman di Taman Eden 100 telah menghasilkan buah andaliman dalam jumlah yang signifikan.

Institut Teknologi Del (IT Del) sebagai perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Toba sejak tahun 2019 telah mengambil bagian dalam pengembangan andaliman lewat kemitraan dengan Taman Eden 100.

Sejak tahun 2019, IT Del telah melakukan berbagai program pengembangan. Diantaranya mengembangkan produk-produk turunan andaliman sebagai komoditas yang berorientasi ekspor.

IT Del juga telah mengembangkan teknologi tepat guna yang dipakai dalam mendukung proses produksi produk turunan andaliman. Diantaranya adalah mesin pengering andaliman dan mesin pencacah kemiri.

Saat ini IT Del sedang mengembangkan alat pelindung diri bagi pemetik biji andaliman. Sebab tanaman andaliman secara morfologinya adalah tanaman yang bercabang-cabang dan berduri pada pohon dan rantingnya.

Biji andaliman tumbuh di ketiak daun yang dekat dengan duri-duri. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petani pemetik andaliman dan sering menyebabkan masalah luka lecet pada tangan pemetik.

Sementara itu karakteristik tumbuhnya andaliman yang berada di sekitar hutan menyebabkan petani rentan terpapar gigitan nyamuk. Ditambah lagi udara dingin juga menjadi tantangan tersendiri.

Merespon persoalan ini, IT Del melalui beberapa skema pengabdian kepada masyarakat telah membentuk tim yang terdiri dari mahasiswa, tenaga pendidikan dan dosen untuk memberikan solusi teknologi tepat guna bagi persoalan tersebut.

Tim ini diketuai oleh Benedikta Siboro S, MSc, dosen Program Studi Manajemen Rekayasa IT Del. Dengan metodologi perancangan dan pengembangan produk, tim melakukan identifikasi kebutuhan.

Hasil identifikasi ini kemudian diolah menjadi desain konseptual yang akan didesain melalui langkah yang disebut House of Quality. Setelah diperoleh desain konseptual, selanjutnya desain detail diturunkan dengan menggunakan prinsip-prinsip ergonomic untuk menjamin kenyamanan pemakaian.

Pada akhirnya dihasilkan desain alat pelindung diri dengan bahan kain ripstop yang tebal sehingga tahan duri, hangat dan melindungi petani dari gigitan serangga. Pakaian ini didesain menutupi seluruh badan, anggota badan petani dan kepala petani. Untuk bagian wajah dibuat penutup wajah berbentuk jaring.

Ditambahkan juga sarung tangan karet dengan modifikasi pada bagian jari sehingga memudahkan petani untuk menggerakkan tangan dan jari-jari pada saat pemetikan buah dengan tetap melindungi tangan dan jari petani dari duri. Untuk melindungi kaki petani digunakan sepatu boot.

Hingga saat ini alat pelindung diri ini telah berhasil diproduksi dan diserahterimakan kepada kelompok-kelompok petani andaliman.

Serah terima untuk batch pertama dilakukan pada bulan Agustus 2021 kepada petani di Taman Eden 100. Batch kedua dilakukan pada bulan Desember 2021 kepada petani-petani andaliman di sekitar Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba. Batch ketiga sedang dalam proses produksi dan direncakanan akan diserahterimakan bulan Januari 2022 kepada petani-petani andaliman lain yang ada di Kawasan Danau Toba.

Terhadap hal ini, respon petani andaliman sangat antusias dan mengapresiasi. Dengan alat pelindung diri ini, diharapkan kegiatan panen biji andaliman dapat dilakukan secara efisien dan aman dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas panen andaliman.

Pendanaan untuk kegiatan ini berasal dari dana Tanggung Jawab Sosial IT Del dan didukung juga oleh skema Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa Perguruan Tinggi Swasta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (dmp)

Sidang Suap Jual Beli Jabatan, Mantan Sekda Tanjungbalai Dituntut 2 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Mantan Sekda Kota Tanjungbalai, Yusmada terdakwa kasus suap jabatan menjalani sidang tuntutan secara virtual, Senin (27/12).sumut pos/istimewa .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai, Yusmada dituntut selama 2 tahun penjara. Dia dinilai terbukti melakukan suap jabatan, dengan memberikan uang Rp100 juta kepada mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (27/12).

TUNTUTAN: Mantan Sekda Kota Tanjungbalai, Yusmada terdakwa kasus suap jabatan menjalani sidang tuntutan secara virtual, Senin (27/12).sumut pos/istimewa .

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Siswandono dan Zainal Abidin menyatakan dalam amar tuntutannya, terdakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Yusmada dengan pidana penjara selama 2 tahun, denda Rp200 juta subsider 4 bulan kurungan,” ujarnya.

Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. “Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan, belum pernah dihukum, mengakui serta menyesali perbuatannya,” sambung JPU.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Eliwarti memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk menyampaikan nota pembelaan pada sidang pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, perkara ini bermula pada tahun 2019 saat M Syahrial (mantan Wali Kota Tanjungbalai) memanggil Sajali Lubis selaku orang kepercayaannya untuk datang ke rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai.

Saat bertemu, Syahrial memerintahkan Sajali menemui terdakwa untuk menawarkan jabatan Sekda Kota Tanjungbalai. Beberapa hari kemudian, Sajali menghubungi terdakwa meminta waktu bertemu di ruang kerja terdakwa di Dinas Perkim Kota Tanjungbalai.

Syahrial melalui orang kepercayaannya bernama Sajali beberapa kali mendatangi Yusmada menawarkan posisi Sekda dengan syarat memberikan sejumlah uang. Yusmada yang awalnya menolak akhirnya lukuh dan memberikan uang Rp100 juta.

Belakangan, hal tersebut pun terendus KPK hingga perkara Yusmada naik ke pengadilan. Diketahui dalam perkara ini terdakwa Syahrial belum diadili. (man/azw)

Tiga Pelaku Utama Bentrok di Percut Sudah Ditangkap, Polisi Buru Seluruh Anggota Geng Motor

PAPARKAN: Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, didampingi Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan saat memaparkan kasus bentrok antar geng motor, di Mapolda Sumut, Senin (27/12) petang. Sumut Pos/ Dwi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaku utama terjadinya bentrok antardua geng motor yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Abiyoso Desa Saentis Kecamatan Percut Seituan, Minggu (26/12) dinihari kemarin diungkap Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Seituan. Tiga tersangkanya, masing-masing MTA alias Medi, SH alias Egok, MR alias Rasyid berasal dari geng motor Neleng.

PAPARKAN: Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, didampingi Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan saat memaparkan kasus bentrok antar geng motor, di Mapolda Sumut, Senin (27/12) petang. Sumut Pos/ Dwi.

“Alhamdulilah, kasus bentrok geng motor sudah terungkap dan pelaku utamanya sudah ditangkap. Nama-nama sudah kami kantongi dan akan kami kejar. Sebab, saat didatangi ke rumahnya, mereka sudah tidak ada di tempat,” kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan, dalam pemaparan yang digelar di pelataran Mapolda Sumut, Senin (27/12).

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, didampingi Dir Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan juga merincikan kejadiannnya. “Mereka setiap malam Minggu geng motor selalu membuat keributan, atas dasar itu dibentuk tim untuk menindak geng motor,” kata juru bicara Polda Sumut ini.

Jadi, katanya, begitu polisi balik, geng motor beraksi, mereka menyempatkan memanfaatkan momen di saat tidak ada petugas. Kejadian jam 6 pagi, yang menjadi korban tawuran adalah atas nama Alfiansyah Najid.

“Kita berhasil mengamankan tiga orang pelaku. Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik mengamankan puluhan busur panah, senjata senapan angin parang proyektil. Proyektil bersarang di tubuh korban sudah dikeluarkan, kelompok mereka ini berjumlah 30 orang, beberapa orang sudah teridentifikasi dan pasti akan dikejar,” paparnya.

Hadi berharap, sebelum dikejar mereka menyerahkan diri, supaya kasus ini tidak terjadi lagi. “Motifnya bentroknya geng motor ini adalah karena rumah orang tuanya diserang oleh pihak korban. Korban komunitas 234 SC. Dari masing pelaku memiliki peran masing-masing, yakni MTH menembak korban dengan senjata, SH adalah yang membawa parang dan mengancam lawan, MR membawa ketapel. Kubu lawannya, juga berjumlah 30 orang. Senjata-senjata yang disita didapat dari orangtua pelaku atas peninggalan dari pelaku pasca kejadian tersebut. Semua nama-nama anggota geng motor sudah dikantongi pihak Polrestabes Medan,” pungkasnya.

Sebelumnya, bentrokan maut gerombolan geng motor pecah, di Jalan Abiyoso Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (26/12) dinihari.

Akibat tawuran geng motor ini, seorang remaja, Alfiansyah Najib alias Tembong (19) warga Jalan Trunojoyo Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, tewas tertembak senjata airsoft gun di bagian dada. Aksi saling serang antarkelompok geng motor infonya cepat menyebar sehingga personel Polsek Percut Seituan turun ke lokasi membubarkan pertikaian. Dalam aksi bentrok itu, korban (Tembong) mengalami luka tembak di bagian dada dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tak tertolong.

Selain satu orang tewas, seorang remaja juga mengalami luka terkena tembakan air soft gun. “Korban (tewas) terkena luka di bagian dada sebelah kiri, tapi jelasnya kami masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan. Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan otopsi. (dwi/azw)

Korban Tikami Pelaku Begal hingga Tewas, Kapolsek Sunggal: Pelaku Ditetapkan Tersangka

sumut pos/istimewa serahkan diri: Dedi, korban begal yang nekat menikam Reza, diduga pelaku begal, hingga tewas akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dedi, korban begal yang nekat menikam Reza, diduga pelaku begal, hingga tewas akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Setelah sempat melarikan diri beberapa hari, Dedi menyerahkan diri ke Polsek Medan Sunggal pada Senin (27/12).

serahkan diri: Dedi, korban begal yang nekat menikam Reza, diduga pelaku begal, hingga tewas akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata mengatakan, Dedi sudah ditetapkan tersangka. Menurutnya, hukum harus tetap dijalankan meski Dedi mengaku sebagai korban begal dan menikam Reza untuk melindungi diri.

“Berdasarkan perbuatan yang diakuinya akan tetap diproses hukum. Kita akan mengawal kasus ini sebaik- baiknya untuk menciptakan keadilan,” kata Chandra, Selasa (28/12). Chandra menyatakan, yang bersangkutan dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP, tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Namun demikian, upaya restorative justice tetap terbuka bila dimungkinkan. “Kita menunggu respon pihak keluarga korban setelah keluarga pelaku telah meminta maaf,” pungkasnya.

Sementara itu, Dedi mengaku nekat membunuh pria yang diduga pelaku begal tersebut karena untuk membela diri. Perbuatannya dilakukan secara spontanitas dan tidak ada direncanakan sebelumnya.

Disebutkan Dedi, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (22/12) lalu. Ketika itu, dia baru saja pulang dari rumah teman dan menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di Jalan Desa Sei Beras Sekata, Sunggal, ponselnya tiba-tiba berdering karena ada panggilan masuk.

“Pas di tengah jalan ada yang telepon saya, lalu saya berhenti sebentar. Tidak lama kemudian, data empat orang pria dengan menggunakan dua sepeda motor,” ungkap Dedi kepada wartawan di Mapolsek Medan Sunggal.

Keempat pria yang membawa bambu dan tak dikenal Dedi, langsung memukulnya dan merampas ponselnya. Dedi pun tak berdiam diri dan berusaha mempertahankan diri dengan memberi perlawanan sambil berteriak meminta pertolongan.

Akan tetapi, upaya Dedi tak berhasil lantaran tidak ada warga yang datang membantu. Selanjutnya, keempat pria tersebut berusaha mengambil sepeda motor Dedi. Namun, dia berupaya mempertahankannya meski diserang bertubi-tubi.

Tidak ingin kendaraan miliknya dirampas, Dedi kemudian membuang kunci sepeda motornya. Akibatnya, keempat pria itu semakin emosi dan terus menyerang dia secara membabi buta.

Meski terus diserang dan kalah jumlah, Dedi tak kehabisan akan. Dia mengeluarkan senjata tajam yang kebetulan dibawanya untuk membela diri. Melihat Dedi memegang senjata tajam, keempat pria yang diduga pelaku begal tersebut langsung takut dan berusaha kabur. Namun, salah seorang diantaranya (Reza) berhasil ditahan Dedi. “Saya tahan satu orang (Reza), tapi yang lain tetap mukulin. Namun, akhirnya tiga orang lagi melarikan,” jelas Dedi.

Dia kemudian duel dengan Reza hingga menikam sebanyak tiga kali di bagian pinggang dan dada. Akibatnya, Reza langsung terkapar bersimbah darah. Dedi kemudian meninggalkan Reza dan kabur pulang ke rumahnya.

Beberapa hari setelah kejadian itu, dia merasa dihantui rasa bersalah. Karena itu, dia menceritakan kepada orang tuanya dan selanjutnya menyerahkan diri. “Saya ingin bertanggung jawab atas perbuatan saya,” pungkasnya. (ris/azw)