30 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2833

Cek Pos Pelayanan di KNIA, Kapoldasu: Unsur Pengamanan Lengkap

TINJAU: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto mengecek Pos Pelayanan di Bandara Kualanamu, Selasa (28/12).istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melakukan pengecekan Pos Pelayanan (Posyan) di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Saat itu, Kapolda Sumut didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, dalam rangka pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

TINJAU: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto mengecek Pos Pelayanan di Bandara Kualanamu, Selasa (28/12).istimewa/sumutpos.

“Hari Ini kita cek Pos Pelayanan Pengamanan Terpadu Bandara Kualanamu, hasilnya, unsur pengamanan lengkap dari Posko Terpadu ini terdiri dari gabungan instansi TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Otoritas Bandara, KKP dan Angkasa Pura,” kata Irjen Panca kepada wartawan, Selasa (28/12).

Kapolda Sumut menjelaskan, pelaksanaan pos pelayanan ini sesuai dengan yang disepakati dan disampaikan pemerintah, bagaimana aturan perjalanan udara baik domestik dan internasional, seperti harus vaksin dua kali, swab maupun protokol kesehatan lainya.”Tetap patuhi aturan pemerintah selaku pelaku perjalanan (wisata), harus sudah vaksin dua kali, melakukan swab dan menerapkan protokol kesehatan lainya,” pungkasnya. (mbc)

Yuk, Daftar Jadi Mitra GoCar dan Dapatkan Penghasilan hingga 11 Juta per Bulan!

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Buat Anda yang masih bingung mencari pekerjaan, sebuah kesempatan emas untuk bergabung menjadi bagian dari super-app terbesar di Asia Tenggara kini terbuka.

Gojek di Medan saat ini sedang membuka kesempatan bagi Anda untuk menjadi mitra GoCar Dan meraih pendapatan hingga 11 juta rupiah per bulan.

Caranya mudah sekali. Tinggal unduh aplikasi GoPartner dan daftar menjadi mitra dengan mengunduh dokumen-dokumen elektronik yang diperlukan seperti di bawah ini:


– KTP E Asli (Masih Berlaku)

– SIM A / A Umum / D2 /B1 Asli (Dalam masa berlaku)

– STNK mobil asli (Pajak 5 Tahunan dalam masa berlaku)

– SKCK Aktif (Optional) atau Screenshoot aplikasi sejenis

– Buku rekening tabungan

– KEP (Opsional, wajib disertakan bila ada)

– SKK (Wajib disertakan untuk pendaftaran GoArmada)

Proses pendaftaran menjadi mitra GoCar ini juga bisa langsung dilakukan melalui Booth Gojek Medan berikut ini:

– Plaza Medan Fair
– Metrolink Food Court
– Maju Bersama – Denai
– Maju Bersama – Letda Sujono
– Ringroad Citywalk
– Ringroad Point Food Court
– Medan Night Market
– JWalk Park

Selama proses pendaftaran, Gojek tidak memungut biaya apapun, seluruh proses pendaftaran menjadi mitra driver GoCar ini bebas dari pungutan apapun.

Kami menghimbau kepada Anda untuk selalu berhati-hati kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Gojek di Medan dan bisa membantu proses pendaftaran.

Karena pendaftaran hanya dilakukan melalui aplikasi yang resmi.

Yuk langsung download aplikasi GoPartner dan langsung daftar jadi mitra Gojek!

Salam satu aspal! (rel)

Indonesia vs Thailand: Akhiri Paceklik Gelar

SUMUTPOS.CO – Indonesia akan berjumpa Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12) malam WIB. Kedua tim tidak akan tampil dengan skuad terbaiknya pada duel di Singapore National Stadium ini.

Indonesia dipastikan kehilangan Pratama Arhan. Dia mendapatkan kartu kuning pada dua laga babak semifinal dan harus absen karena akumulasi. Tentu ini menjadi kerugian bagi Indonesia.

Selain harus kehilangan Arhan, Skuad Garuda dibayangi rekor buruk di final Piala AFF. Dari lima kesempatan tampil di final, Indonesia selalu gagal. Tapi, situasi kali ini mungkin agak berbeda.

Timnas Indonesia yang kini diasuh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong berambisi n

mengakhiri 25 tahun paceklik gelar. “Tentu saja saya ingin menjadi juara tetapi mengangkat trofi tidak terjadi hanya karena Anda menginginkannya, menjadi juara datang dengan cara Anda ketika Anda melakukan yang terbaik di setiap pertandingan,” ujar Shin dalam situs resmi Piala AFF, Selasa (28/12).

“Sebagai pelatih, saya telah memenangkan lebih dari 20 gelar dan dari pengalaman itu saya ingin menanamkan mental yang kuat pada para pemain dan mencoba menjadi juara. Mentalitas itu adalah sesuatu yang terus-menerus saya ceritakan kepada para pemain,” imbuhnya.

Shin Tae-yong bakal memainkan peran vital pada laga final ini. Dia telah membawa banyak perubahan di Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan telah meningkatkan level bermain Evan Dimas dan kolega.

Ketajaman para pemain Timnas menjadi salah satu nilai lebih yang dimiliki Indonesia. Dari fase grup hingga semifinal, Witan Sulaeman dan kolega secara total sudah melesakkan 22 gol di waktu normal dan babak perpanjangan waktu.

Shin Tae-yong juga berharap agar pasukan Garuda dapat lebih berkembang lagi untuk duel berikutnya. Terutama saat menghadapi tendangan bebas dari kubu lawan. “Karena tidak fokus untuk set piece, jadi sampai bisa dikatakan ke neraka dan ke surga, bolak balik,” kata Shin, mengomentari hasil pertandingan semifinal melawan Singapura di leg 2 lalu, seperti dikutip laman resmi PSSI.

“Bagian itu harus diperbaiki khususnya para pemain masih muda untuk kontrol pertandingan sedikit berkurang jadi untuk ke depannya lebih menunjukkan lagi perkembangan,” sambung eks pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 tersebut.

Penyerang Timnas Garuda, Egy Maulana bakal bekerja keras untuk bisa memberikan gelar ke masyarakat Indonesia. “Kami tahu bahwa kami telah gagal lima kali sekarang tetapi kami tidak merasakan tekanan, melainkan kami hanya tahu betapa besar peluang yang kami miliki dan menjadi juara tidak akan datang dari berbicara tetapi hanya dari kerja keras,” kata Egy.

“Kami perlu percaya pada diri kami sendiri dan beberapa orang mungkin berpikir bahwa Thailand mungkin lebih kuat dari kami, tetapi saya tidak takut, bentuk bolanya bulat dan jika kami yakin akan pulang dengan trofi, maka tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Thailand dan Indonesia terakhir bersua pada Juni lalu di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Saat itu, laga berakhir dengan skor 2-2. Shin Tae-yong mampu memperbaiki catatan buruk Indonesia yang pada pertemuan sebelumnya yang kalah 3-0 dari Thailand di Gelora Bung Karno. Ketika itu, Indonesia dilatih Simon McMenemy.

Seperti Indonesia, Thailand juga tak bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Kiper Chatchai Budprom absen karena cedera. Lalu, ada bek kiri Theerathon Bunmathan yang absen karena akumulasi kartu kuning.

Pelatih Alexandre Polking punya kiper senior Siwarak Tedsungnoen sebagai pengganti. Sementara, Tristan Do yang ikut merasakan gelar juara Piala AFF 2016 -mengalahkan Indonesia di final-, bakal jadi andalan untuk posisi bek kiri.

Thailand diunggulkan pada laga final Piala AFF 2020 ini. Pada babak semifinal, mereka menang atas tim kuat Vietnam dengan agregat 2-0. Tapi, pelatih Polking tidak ingin besar kepala dengan status unggulan. “Kami sangat fokus pada dua laga final dan memenangkan gelar, kami punya 180 menit laga yang harus dimainkan. Kami tidak merasa tim unggulan. Indonesia telah bermain sangat baik pada Piala AFF ini,” katanya. (bbs)

Meski Ada Ancaman Omicron, Lebih 10 Ribu WNI Nekat ke Luar Negeri

HUB INTERNASIONAL Bandara Internasional Kualanamu bakal menjadi hub internasional dan akan menyaingi Bandara Changi Singapura dan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) Malaysia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tengah ancaman varian Omicron, sejumlah warga masih nekat ke luar negeri. Hal ini disampaikan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Ilustrasi.

Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencatat, dalam kurun waktu 23-27 Desember 2021, total 10.853 WNI ke luar negeri. Rata-rata ada 2.700 WNI yang meninggalkan Indonesia di periode tersebut.

“Kami tidak bisa melarang WNI untuk ke luar Indonesia karena yang disampaikan oleh pemerintah sifatnya masih imbauan dan belum cukup dijadikan dasar pelarangan WNI ke luar negeri,” kata Kepala Bagian Humasn

dan Umum Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara, dalam keterangan resmi yang dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (28/12).

Pemerintah sejauh ini telah merespons kemunculan Omicron dengan memberi imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri. Selain itu aturan masa karantina juga diperpanjang bagi pelaku perjalanan luar negeri.

“Karena Omicron ini cepat sekali penularannya, dalam sidang kabinet terakhir kita melakukan upaya pengetatan dalam arti beberapa hal. Pertama yang datang dari Luar Negeri betul-betul kita perketat, bahkan kita sedang melakukan upaya karantina apakah nanti lebih selektif, penyiapan di dalam negeri dan melarang WNI untuk ke luar negeri untuk sementara ini,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/12).

Ma’ruf juga mengatakan, penerapan protokol kesehatan akan diperketat. Booster vaksinasi juga akan dipercepat. “Kemudian juga masalah prokes diperketat terutama masker, dan vaksinasi dipercepat termasuk sedang disiapkan booster untuk masyarakat umum. Begitu juga penerapan PeduliLindungi,” ujar Maruf.

Meski begitu, Ma’ruf mengatakan tidak akan ada kenaikan level. Namun, tetap dilakukan pemeriksaan terhadap sudah belumnya warga divaksinasi. “Tapi tidak ada kenaikan level masih tetap seperti biasa dan tidak ada penyekatan tapi pemeriksaan vaksinasi,” kata Ma’ruf.

Dia juga menyebut, pemerintah daerah telah diinstruksikan untuk bersiap dengan ditemukannya transmisi lokal Omicron. “Pemda sudah diinstruksikan untuk bersiap kemungkinan terjadinya transmisi lokal, kemarin sudah 47 terkonfirmasi sehingga harus antisipasi ketat,” tuturnya.

Baru-baru ini Kementerian Kesehatan juga melaporkan ada 47 kasus varian Omicron dengan satu kasus di antaranya adalah transmisi lokal. Kasus transmisi lokal ini adalah pria berusia 37 tahun yang tidak memiliki riwayat ke luar negeri atau kontak langsung dengan pelaku perjalanan.

“Pasien tinggal di Medan ke Jakarta sebulan sekali. Dari data yang ada tiba di Jakarta 6 Desember kemudian 17 Desember sempat mengunjungi salah satu restoran di SCBD dan 19 Desember melakukan tes antigen dinyatakan positif,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.(dth)

Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Lahan Sport Centre Sumut, Gubsu: Segera Kita Bangun

DINAS KOMINFO PROVINSI SUMUT SERAHKAN: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil pada acara Penyerahan Sertifikat Hasil Penyelesaian eks-HGU PTPN-II serta Sertifikat Program Strategis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (28/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lahan seluas 300 hektar di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Deliserdang, kini telah jelas status alas haknya. Dengan begitu, lahan tersebut kini sudah bisa digunakan oleh Pemprov Sumut untuk pembangunan Sport Centre Sumut.

DINAS KOMINFO PROVINSI SUMUT SERAHKAN: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil pada acara Penyerahan Sertifikat Hasil Penyelesaian eks-HGU PTPN-II serta Sertifikat Program Strategis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (28/12).

Hal itu ditandai dengan penyerahan sertifikat lahan Sport Center Sumut oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN RI, Sofyan Djalil, kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Selasa (28/12). “Hari ini kita serahkan sertifikat untuk Sport Centre Pemda Sumut yang sejak lama bermasalah. Alhamdulillah berkat bantuan Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Kajati dan teman-teman di BPN, Alhamdulillah telah clean and clear. Dan tanah itu sudah bisa digunakan oleh Pemda Sumut untuk pembangunan Sport Centre,” kata Sofyan Djalil.

Selain itu, Sofyan turut menyerahkan sertifikat tanah kepada sejumlah masyarakat dan UMSU soal kepemilikan eks PTPN II. Lahan ribuan hektare yang sejak 2000-2021 tidak diperpanjang oleh PTPN II. “Kemudian ada juga 5.800 tanah bekas PTPN II yang tidak diperpanjang sejak tahun 2000 sampai 2021, itu tanah belum mencapai titik terang bagaimana menyelesaikannya. Alhamdulillah tadi sudah ada 59 SK gubernur sudah dikeluarkan,” ungkapnya.

Diakuinya, sekitar 1.000 hektare lebih luas tanah tersebut, sudah clear and clean. Tinggal ada yang sudah diberikan sertifikat, seperti kepada UMSU. Lalu ada juga yang belum, mengingat kewajiban si penerima SK harus membayar BPHTB kepada pemda kota dan daerah. “Dan juga mengganti uang ganti rugi sesuai aturan yang berlaku kepada negara, dalam hal ini PTPN II,” jelasnya.

Sofyan pun mengklaim, kini penyelesaian persoalan tanah di Sumut sudah lebih baik. Menurutnya hal tersebut berkat peran dari seluruh Forkopimda Sumut. “Alhamdulillah lain-lain masalah pertanahan di Sumut sudah lebih baik. Sudah berkurang komplain masyarakat, demo pertanahan berkurang. Berkat dukungan gubernur, kajati dan Forkopimda Sumut,” ucapnya.

Usai menerima sertifikat, Gubernur Edy mengaku akan segera melakukan pembangunan Sport Centre Sumut yang bakal digunakan dalam ajang Pekan Olaharaga Nasional (PON) 2024. “Segera. Kalau itu posisi saat ini HGU, akan berubah menjadi HPL, sehingga bisa digunakan membuat suatu kawasan olahraga terpadu di sana,” katanya.

Edy Rahmayadi menceritakan, dirinya getol sekali meminta kepada Menteri ATR/Kepala BPN terkait penyelesaian sengketa tanah di Sumut, khususnya Sport Centre. Sebab Sport Centre adalah program strategis Sumut yang saat ini dikejar penyelesaiannya. Bahkan Menteri Sofyan Djalil sampai sering bolak balik ke Sumut, terkait hal itu.

Menurutnya, Menteri Sofyan Djalil adalah orang yang bisa menyelesaikan persoalan pertanahan. “Saya merengek-rengek seperti ini sudah enam kali. Saya tanya bapak (Menteri ATR/Kepala BPN) apakah sudah capek, beliau jawab nggak. Tanpa bantuan beliau sangat sulit, saya sudah dua kali Ratas bersama beliau dipimpin Presiden, begitu besarnya perhatian beliau terhadap Sumut,” kenang Edy, sembari mengatakan, kerumitan konflik di Sumut sangat tinggi ketimbang daerah lain.

Edy juga mengungkapkan, banyaknya persoalan tanah di Sumut membuat pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan berbagai kegiatan pembangunan. Salah satunya kesulitan membangun bendungan. Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) tahun 2014, seharusnya di Sumut telah terbangun tujuh bendungan. “Sumut yang paling pelik konflik agrarianya. Dari akhir 2018 saat itu Kepala BPN Sumut, Pak Bambang. Keluar masuk tak selesai,” katanya.

Saat ini, sebut Edy, yang berjalan pembangunannya hanya satu bendungan yakni Lau Simeme. “Itu berjalan setelah turun dari Krimsus (Polda), kejaksaan mengawal itu semua supaya bisa berjalan,” ujarnya.

Padahal, menurut mantan Pangdam I/BB itu, keberadaan bendungan di Sumut sangat penting. Di antaranya dapat mengairi sawah atau lahan pertanian, mengatasi permasalahan banjir, menyelesaikan pesoalan air bersih hingga dapat menjadi tempat rekreasi.

Kondisi berbeda justru terjadi di luar Sumut. Edy membandingkan dengan daerah Jawa Barat yang saat ini terdapat 11 bendungan, Jawa Timur ada 18 bendungan dan Jawa Tengah memiliki 26 bendungan. “Di Karo, Asahan dan tempat lainnya ada enam bendungan yang saat ini tidak bisa dilakukan di Sumut, karena persoalan tanah,” ungkapnya.

Ia berharap pada 2022, Pemprov Sumut sudah bisa mulai mengerjakan pembangunan bendungan di Kabupaten Karo dan Asahan. “Sehingga bisa mengairi dataran tinggi Tanah Karo dan begitu banyak pertanian. Begitu juga di Asahan,” katanya.

Menteri Sofyan Djalil menyebutkan, kesulitan Pemprov Sumut membangun bendungan lantaran adanya persoalan tanah, bisa teratasi apabila semua elemen memiliki komitmen untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia pun berharap, wacana pembangunan enam bendungan di Sumut bisa segera terealisasi.

“Waduk yang tidak bisa terbangun karena persoalan tanah, sebenarnya kalau kita komit tak ada yang tak bisa. Mudah-mudahan enam waduk bisa terealisasi. Sekaligus bakal jadi warisan untuk anak cucu kita nanti,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kanwil BPN Sumut Dadang Suhendi memaparkan progres penyelesaian sengketa tanah di Sumut. Antara lain, dari eks HGU PTPN II seluas 5.816 hektare sudah terlesaikan 1.057 hektare. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN Sumut telah menyelesaikan 15.000 bidang, redistribusi 5.380 bidang, penyelesaian aset Pemprov/Pemkab/Pemko sebanyak 591 bidang, aset Pemprov Sumut 40 bidang, sertifikat rumah ibadah 55 bidang, aset Polri dua bidang.

“Penyelesaian aset Pemda di kabupaten/kota juga sangat signifikan, penyerahan sertifikat dilakukan secara langsung di tempat ini, Medan sebanyak 1.504 bidang, Binjai sebanyak 85 bidang, Langkat 1.076 bidang, Deliserdang 576 bidang,” papar Dadang. (prn)

Penilaian Pelayanan Publik: Tiga Kecamatan di Deliserdang Raih Predikat Terbaik

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Darwin Zein S Sos, dan Kepala Ombudsman RI Wilayah Sumut, Abyadi Siregar S Sos, menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga kecamatan terbaik dalam pelayanan publik pada penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Paten) Kabupaten Deliserdang 2021 di Balairung Pemkab Deliserdang, Senin (27/12).

Ketiga kecamatan tersebut, yakni terbaik I Kecamatan Galang, terbaik II Kecamatan Percut Seituan, dan terbaik III diraih Kecamatan Labuhan Deli.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas dan motivasi pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, perlu dilakukan penilaian pelayanan publik, khususnya pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau Paten guna memperoleh gambaran kondisi kinerja untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkap Wabup.

Di tempat yang sama, Kepala Ombudsman RI Wilayah Sumut, Abyadi Siregar S Sos, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Deliserdang, yang telah melaksanakan penilaian pelayanan publik pada penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau Paten.

Abyadi menjelaskan, pelayanan publik merupakan hak masyarakat. “Dalam aturannya disebutkan masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asas-asas, kecepatan, kemudahan, kesesuaian, keterjangkauan dan mudahnya akses,” jelasnya.

Hadir di acara tersebut, Staf Ahli Bidang Sumber Daya manusia Kemasyarakatan Drs H Hasbi, Asisten Administrasi Umum Dedi Maswardy S Sos M.AP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) TM Zaki Aufa S Sos MAP, Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Dra Hj Rabiatul Adawiyah Lubis MPd, Kepala Dinas Perikanan Ir Hj Syarifah Alwiyah MMa, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu (PMPTSP) Muhammad Salim SP MSi, Sekretaris Dinas Kominfo Safi Sihombing, SIP, MAP serta para camat se-Deli Serdang. (mag-1/han)

DPD Pendowo Kabupaten Langkat Gelar Arisan

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Wong Jowo (Pendowo) Kabupaten Langkat, menggelar arisan dipenghujung tahun 2021 di Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Minggu (26/12).

Arisan tersebut digelar di kediaman Dedy Dermawan yang dikenal dengan sebutan Badol, dan dihadiri sesepuh Pendowo Majelis Pertimbangan Organesasi (MPO)Bapak Noel.SM serta ibu.

Arisan DPD Pendowo Kabupaten Langkat dibawah kepemimpinan Ketua Supriadi, telah berjalan selama 3 tahun. Salah satu program kerja Pendowo yaitu anjangsono/silahturahmi dari rumah kerumah anggota pada Minggu ke-4.

Pada kesempatan tersebut, Noel SM dalam arahannya mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Pendowo tetap menjaga persatuan dan kekompakan untuk membesarkan Pendowo di Kabupaten Langkat. Dan kehadiran Pendowo bisa bekerjasama dan bersinergi serta mendukung program-program Pemkab Langkat disektor pembangunan. (mag-6/han)

23 Bunda PAUD Kecamatan se-Langkat Dikukuhkan

DIABADIKAN: Wabup Langkat H. Syah Afandin dan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana diabadikan bersama 23 POKJA PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA diwakili Wakil Bupati Langkat, H. Syah Afandin menghadiri Pengukuhan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Langkat, di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Senin (27/12).

DIABADIKAN: Wabup Langkat H. Syah Afandin dan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana diabadikan bersama 23 POKJA PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan.

Sebanyak 23 Kelompok Kerja (Pokja) PAUD kecamatan, masa bakti 2021- 2026 langsung dikukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana. Pengkuhan ini mengambil tema,

“Dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, kita sukseskan gerakan Nasional PAUD berkualitas”.

Tiorita Terbit Rencana mengharapkan, Bunda PAUD di Masing-masing tingkatan yang telah diberikan amanah dan penghargaan, untuk senantiasa melaksanakan tanggung jawab dalam menjaga generasi yang berada dalam usia emas untuk tetap sehat secara fisik maupun batin demi kebaikan generasi bangsa.

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana itu menuturkan, PAUD memiliki peran yang strategis dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Pasalnya usia 0-6 tahun merupakan periode kritis atau golden moment bagi perkembangan otak seorang anak.

“Orangtua harus paham, enam tahun pertama kehidupan merupakan periode yang tepat untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak, sehingga kelak mereka menjadi SDM yang sehat, berakhlak, cerdas dan kuat.” jelas Bunda PAUD Tiorita.

    "Teruslah bekerja dengan cara terbaik untuk anak anak generasi bangsa." Tambahnya. 

Wakil Bupati Syah Afandin mengajak, melalui keberadaan Bunda PAUD, bersama memperkuat perhatian terhadap tumbuh kembang anak, utamanya kaum ibu yang tergabung dalam wadah tim penggerak PKK, sehingga keduanya dapat saling melengkapi kebutuhan melalui kemitraan yang ada.

Wabup Langkat juga berharap, Bunda Kecamatan yang telah dikukuhkan untuk melakukan program kerja yang nyata di tengah -tengah masyarakat, sehingga semangat untuk menguatkan generasi emas di Kabupaten Langkat, khususnya usia dini benar- benar menjadi tantangan dan kerja keras bersama.

“Segera lakukan koordinasi dan penanganan bila menemui kondisi gizi buruk dalam masyarakat, serta berikan motivasi yang kuat kepada kelembagaan PAUD di masing- masing wilayah, untuk dapat mendidik anak generasi dengan sepenuh hati.” Pintar wabup Syah Afandin mengakhiri. (mag-6/han)

Tiga Bulan Menjabat, Kapolres Binjai Diprapidkan

Sidang: Diana Gultom, hakim prapid menggelar sidang di Ruang Candra PN Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting yang baru tiga bulan menjabat sejak akhir September 2021 kemarin, diprapidkan ke Pengadilan Negeri Binjai. Selain dia, juga ada Iptu Arnawati saat menjabat Kanit Ekonomi dan Brigadir Harfis Fadri selaku penyidik.

Sidang: Diana Gultom, hakim prapid menggelar sidang di Ruang Candra PN Binjai.

Mereka diprapidkan karena telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan. Prapid SP3 ini didaftarkan oleh Syahrul Barus, Saiyah dan Siti Arbayani sesuai dengan nomor perkara: 5/Pid.Pra/2021/PN Bnj pada Selasa (30/11).

Saiyah yang sudah berusia lanjut terlihat datang ke PN Binjai, beberapa hari belakangan. Saiyah yang berjalan sudah payah, dibopong oleh anaknya, Syahrul Barus.

“Saya berharap hakim dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya,” ujar Syahrul usai sidang di PN Binjai.

Perkara ini disidangkan oleh hakim tinggal, Diana Gultom. Sementara, Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting belum menjawab ketika dihubungi.

Oleh wartawan, melayangkan pesan singkat ke WhatsApp orang nomor satu di Polres Binjai tersebut. Tujuannya, untuk konfirmasi terkait perkara prapid.

“Sorry bang, saya ada kegiatan di Polda. Nanti saya hubungi, atau koordinasi Kasubbag Humas,” tulis Kapolres dalam layanan pesan WhatsApp.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi mulanya tidak mengetahui perkara prapid dimaksud. Oleh wartawan kemudian memberikan informasi terkait perkara prapid tersebut.

Tak lama berselang, Junaidi menghubungi kembali. “Kasus itu 2014, masalahnya tersangka sudah meninggal. Makanya SP3. Sudah naik sidang itu,” kata Junaidi.

Dia menilai, pemohon yang melayangkan prapid untuk personalnya. “Di situ juga dibilang Kanit Ekonomi Iptu Arnawati, sementara ibu itu sudah AKP (pangkatnya). Personalnya yang diapakan, kalau Kanit Ekonomi ya Pak Rifaldi sekarang. Kaget juga saya dan beliau (Kapolres) baru tiga bulan di sini,” tukasnya.

Dalam perkara prapid ini, pemohon meminta hakim mengabulkan permohonan pemohon secara keseluruhan. Seperti SP3 atas nama ketiga pemohon dalam Laporan Polisi Nomor: LP/538/X/2014/SPKT-II/ Reskrim tertanggal 1 Oktober 2014, yang diterbitkan oleh Polres Binjai, dinyatakan batal demi hukum atau tidak sah.

Meminta kepada termohon untuk melanjutkan penyidikan perkara atas dugaan Pasal 263 KUHP Subsider Pasal 366 KUHPidana tentang pemalsuan dan pencabutan hak. Kemudian membayar kerugian materil atas penghentian penyidikan oleh penyidik sebesar Rp50 miliar dan melanjutkan pemeriksaan atas laporan yang dilayangkan Saiyah ke Propam Polda Sumut. (ted)

Tim Gabungan Periksa Urine Sopir Angkot dan Bus

PERIKSA: Petugas Polres, Dishub, BNNK Binjai melakukan pemeriksaan urine kepada para sopir angkot dan bus.Teddy Akbari/Sumut Pos .

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Para sopir bus antar kota dilakukan pemeriksaan urine mereka di Terminal Binjai, Jalan Ikan Paus, Binjai Timur, Selasa (28/12). Pemeriksaan urine tersebut dilakukan tim gabungan dari Polres, Dinas Perhubungan dan Badan Narkotika Nasional Kota Binjai.

PERIKSA: Petugas Polres, Dishub, BNNK Binjai melakukan pemeriksaan urine kepada para sopir angkot dan bus.Teddy Akbari/Sumut Pos .

Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Firman Imanuel Perangin-angin menyatakan, pengecekan urin dilakukan sebagai antisipasi adanya sopir angkutan antar kota yang dapat membahayakan penumpang. “Bulan Desember liburan panjang yang mana cukup padat jalur mudik, baik itu dari Aceh ataupun Kota Medan,” kata dia, saat ditemui di lokasi.

Firman mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai dengan perintah Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak. Dengan adanya pemeriksaan urine ini, dia berharap, para sopir tidak lagi ugal-ugalan saat berkendara membawa penumpang.

Sebab, menurut dia, banyak ditemukan sopir yang ugal-ugalan berkendara dengan membawa penumpang antar kota pada tahun-tahun sebelumnya.

“Agar pengemudi tidak ugal-ugalan ataupun membawa resiko kepada masyarakat,” jelasnya. Selain di Terminal, pemeriksaan urin juga dilakukan pada tempat lain.

“Ada 15 sopir yang diperiksa urinenya oleh petugas di lapangan,” katanya.

Hasilnya, menurut dia, belum ada seorang sopir yang ditemukan positif narkoba berdasarkan pemeriksaan urine. Jika ditemukan positif, kata dia, sopir tersebut langsung dilakukan rehabilitasi oleh BNN.

“Kita berharap agar sopir angkutan umum antar kota dapat tertib berlalu lintas dan tidak membahayakan penumpang jelang pergantian tahun. Kalau ada yang positif, langsung dilakukan rehabilitasi,” tukasnya. (ted)