24 C
Medan
Monday, January 26, 2026
Home Blog Page 2890

Untuk Pastikan Data Warga Miskin, Burhanuddin Sitepu Desak Bobby Gelar Musyawarah Kelurahan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution didesak untuk memerintahkan seluruh lurah melakukan musyawarah kelurahan (Muskel) setiap tahun guna memverifikasi dan memvalidasi data warga miskin. Hal ini terkait masih carut-marutnya data warga miskin di Kota Medan, sehingga masih banyak warga miskin yang seharusnya berhak mendapat bantuan sosial dari pemerintah, namun tidak mendapatkan haknya.

Desakan ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokratis Kota Medan Burhanuddin Sitepu dalam Sosialisasi Perda (Sosper) No 5 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan yang digelarnya di Jalan Bunga Mawar No 104 Kelurahan PB Selayang 2, Medan Selayang, Minggu (5/12/2021). “Kelurahan wajib menyelenggarakan musyawarah kelurahan untuk menentukan penduduk miskin atau orang tidak mampu berdasarkan data dari kepala lingkungan. Untuk itu, saya mendesak Wali Kota Medan untuk memerintahkan lurahnya melaksanakan musyawarah kelurahan ini,” tegas Burhanuddin kepada ratusan masyarakat yang hadir, termasuk perwakilan dari Dinas Sosial Kota Medan, aparat kecamatan, dan tokoh masyarakat.

Adapun dasar hukum yang melandasi musyawarah kelurahan ini, ungkap Burhanuddin, adalah Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, Peraturan Menteri Sosial Nomor 28 Tahun 2017 tentang Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tua tidak mampu. “Musyawarah kelurahan ini, hakikatnya adalah bagian dari mekanisme dan tahapan pelaksanaan verifikasi dan validasi menjadi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Medan. Data inilah yang akan dipergunakan sebagai dasar pelaksanaan program-program bantuan sosial (Bansos),” kata Burhanuddin Sitepu.

Untuk itu, dia mendesak kepala lingkungan sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat agar menyampaikan data yang benar dan kondisi ril di lingkungan masing-masing sehingga semua warga miskin di Kota Medan bisa mendapatkan haknya demi peningkatan taraf hidupnya. “Karena, tujuan dari Perda Kota Medan Nomor 5 Tahun 2015, adalah untuk menanggulangi kemiskinan dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, hasil musyawarah kelurahan itu harus dipublikasikan sehingga masyarakat bisa mengkoreksi jika terdapat kekeliruan data. “Misalnya, karena kedekatan dengan kepala lingkungan apakah itu hubungan kekerabatan atau keluarga, sehingga datanya dimasukkan Kepling. Padahal, orang tersebut tidak masuk dalam kriteria warga miskin atau tidak mampu,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan ini.

Meski begitu, Burhanuddin meminta masyarakat tidak cengeng dan menjadi malas gara-gara berharap dapat Bansos, apalagi di masa pandemi Covid ini. Berharap mendapat bansos bagi yang tak berhak, disebutnya sebagai orang yang bermental miskin.

“Jangan karena di musim pandemi ini banyak ragam bantuan yang diberikan pemerintah, baik pusat dan daerah, membuat ada warga yang kemudian menurun semangat kerja atau semangat menjalankan usahanya. Dia berharap tanggal sekian dapat bantuan beras atau uang dari sana sini yang akhirnya menurunkan semangat kerjanya,” tegasnya.

Apalagi ada warga yang tak masuk kategori miskin namun berupaya mendapatkan bantuan yang bukan menjadi haknya. Mental seperti ini harus dibuang agar semangat kerja dan daya juang tetap tinggi. “Meski pemerintah kota ada membuat peraturan daerah yang bertujuan membantu masyarakat miskin dalam mencukupi kebutuhan dasarnya, tetapi saya berharap saudara-saudara kita yang saat ini belum mampu bisa keluar dari kemiskinan itu,” tegasnya.

Untuk itu, Burhanuddin berharap selain menerima bantuan sosial dari pemerintah, warga yang kurang mampu harus diprioritaskan mendapatkan bantuan usaha permodalan UMKM, baik dari dinas koperasi maupun perbankan. (adz)

Partai Golkar Berduka, Airlangga Minta Kader Segera Beri Bantuan Bencana Semeru

Airlangga Hartarto Instuksikan Jajaran Golkar Bantu Bencana Gunung Semeru

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan duka citanya atas peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.

“Saya atas nama Partai Golkar turut berduka atas peristiwa bencana alam erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur, yang menimbulkan dampak pengungsi di beberapa tempat” ujar Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, kepada wartawan di Jakarta, (5/12).

Menko Perekonomian ini menghimbau kepada masyarakat di daerah terdampak untuk tetap waspada dan menjauhi radius yang berbahaya serta melakukan evakuasi ke tempat-tempat pengungsian yang telah ditentukan pemerintah.

Airlangga menginstruksikan kepada kader Partai Golkar di Jawa Timur untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak akibat erupsi Semeru.

“Kepada kader Partai Golkar di Jawa Timur, saya instruksikan untuk bergerak cepat membantu pengungsi di daerah yang terdampak dengan membuat posko pengungsian dan dapur umum” kata Airlangga.

Partai Golkar juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar untuk segera membantu masyarakat yang terdampak dengan memenuhi kebutuhan dasar berupa sembako dan membagikan masker bagi para pengungsi.

“Saya juga sudah minta Badan Penanggulangan Bencana Partai Golkar untuk segera ke lokasi bencana membagikan kebutuhan dasar masyarakat berupa sembako, mendirikan dapur umum dan berkoordinasi dengan Yellow Clinic untuk mendirikan posko kesehatan” imbuh Airlangga Hartarto.

“Partai Golkar juga menginstruksikan kepada Yellow Clinic untuk segera membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru” ujar Airlangga.

Selanjutnya Airlangga mengungkapkan bahwa Partai Golkar mendoakan bencana erupsi Gunung Semeru ini tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak dan dampak sosial lebih besar bagi masyarakat di daerah sekitarnya.

Telkomsel Gelar “Dunia Games Waktu Indonesia Bermain”, Dukung Kompetensi Gamers dan Akselerasikan Pertumbuhan Ekosistem Esports Tanah Air

Telkomsel menggelar turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) mulai 3 Desember 2021 hingga 13 Februari 2022 yang mempertandingkan Free Fire, PUBG Mobile, dan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan total hadiah Rp1,1 miliar. Pendaftaran dapat dilakukan melalui dgwib.duniagames.co.id.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel melalui Dunia Games terus bergerak maju membuka berbagai peluang dalam mengakselerasikan pertumbuhan ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) yang akan berlangsung pada 3 Desember hingga 13 Februari 2022. DGWIB merupakan turnamen yang persembahan Dunia Games untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing yang diharapkan dapat diikuti oleh lebih dari 51.000 gamers di seluruh Indonesia untuk berkompetisi pada tiga kategori, yaitu Battle InfluencerLadies Battle, dan Pro Battle yang akan memperebutkan total hadiah mencapai Rp1,1 miliar.

Telkomsel menggelar turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) mulai 3 Desember 2021 hingga 13 Februari 2022 yang mempertandingkan Free Fire, PUBG Mobile, dan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan total hadiah Rp1,1 miliar. Pendaftaran dapat dilakukan melalui dgwib.duniagames.co.id.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, “Telkomsel melalui Dunia Games kembali menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Indonesia dengan menyelenggarakan DGWIB sebagai turnamen yang membawa spirit untuk berkembang dalam menyongsong berbagai peluang di tahun depan. Pada ajang kali ini, kami membuka lebih banyak kesempatan bagi para gamers di seluruh penjuru negeri untuk mengasah kemampuan dalam bermain game dan meningkatkan daya saing. Salah satunya ialah mendukung pertumbuhan gamers perempuan di Indonesia pada perhelatan DGWIB melalui kategori Ladies Battle. Diharapkan, kategori Ladies Battle tersebut dapat menjadi stimulus yang mendorong lebih banyak perempuan di Indonesia agar tidak perlu ragu jika ingin berkecimpung di industri esports untuk menjadi gamers. Langkah ini juga menjadi upaya Dunia Games yang ingin membuka kesempatan lebih luas bagi gamers perempuan untuk unjuk gigi dan meraih prestasi di industri esports Tanah Air.”

Pada ajang DGWIB terdapat 3 game terbesar saat ini yang akan dipertandingkan, yakni Free Fire, PUBG (Player Unknown Battleground) Mobile, dan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Para gamers di seluruh Indonesia sudah dapat mendaftarkan tim untuk mengikuti DGWIB mulai tanggal 3 Desember 2021 hingga 23 Januari 2022 mendatang dengan mengakses dgwib.duniagames.co.id. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti rangkaian babak kualifikasi yang berlangsung pada 23 Desember 2021 hingga Januari 2022. Kemudian, tim terbaik dari masing-masing kualifikasi akan mengikuti babak fase grup bersama dengan professional tim yang telah diundang sebelumnya, fase grup akan diselenggarakan pada Januari 2022. Bagi 16 tim terbaik untuk game PUBG Mobile, 12 tim terbaik untuk game Free Fire, dan 2 tim terbaik untuk game MLBB akan bertarung di grand final untuk memperebutkan Gelar Juara Pertama di masing masing kategori game. Seluruh pertandingan dijadwalkan untuk disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Dunia Games & DGTV, aplikasi MAXstream, Nimo TV, Booyah Live, Facebook Gaming, dan situs dgl.duniagames.co.id.

“DGWIB akan menjadi salah satu event akhir tahun sekaligus awal tahun 2022 terbesar yang dihadirkan oleh Dunia Games. Kami berharap, DGWIB dapat menjadi sarana bagi Indonesia untuk memiliki lebih banyak talenta berdaya saing tinggi di bidang esports, dan dapat memenuhi kebutuhan akan hiburan digital bagi para pecinta game, sekaligus memberikan dampak yang lebih besar dalam memajukan serta menguatkan industri esports di Indonesia, tutup Nirwan.

Dunia Games merupakan platform game dan portal media esports nomor 1 di Indonesia yang dimiliki oleh Telkomsel. Dengan jumlah monthly visitor lebih dari 12 juta, Dunia Games menghadirkan informasi terkini mengenai game dan hal-hal menarik di sekitarnya. Selain itu, Dunia Games juga melayani pembelian kupon atau voucher untuk game PC dan mobile melalui layanan direct carrier billing. Dunia Games dapat diakses dan dinikmati oleh semua pengguna dan masyarakat Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat diakses di www.duniagames.co.id.

Penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Mendukung Perbaikan Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kebijakan pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat di tengah kondisi tetap tingginya permintaan masyarakat atas barang, jasa serta layanan publik, telah mendorong ekonomi digital berkembang secara eksponensial dan mampu tampil sebagai kekuatan baru.

Pada tahun 2020, nilai ekonomi digital Indonesia mencapai USD 44 miliar atau tumbuh 11% (yoy) dan tercatat sebagai pertumbuhan yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Angka ini dapat terus tumbuh lebih besar mempertimbangkan jumlah penduduk dan perkembangan pemanfaatan gadget dan sarana komunikasi nasional. Dari sisi digital user, jumlah mobile connection di Indonesia mencapai 345,3 juta (125,6% total populasi) dan pengguna internet berjumlah 212,3 juta orang, dengan tingkat penetrasi sebesar 76,8%.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dalam Tata Kelola Pemerintahan baik di Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk memberikan pelayanan publik yang prima. Percepatan pencapaian dari SPBE tersebut diharapkan dapat didukung oleh keberadaan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Dalam mendukung SPBE, P2DD berupaya melakukan transformasi digital melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) pada transaksi pendapatan dan belanja daerah. Sejalan pula dengan SPBE, P2DD juga melakukan beberapa transformasi pada pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah, peningkatan layanan publik, dan tata kelola. Hal tersebut dilakukan melalui pembentukan ketentuan atau regulasi, pembentukan kelembagaan, perbaikan implementasi, perbaikan infrastruktur, serta penguatan informasi dan data.

“Penerapan ETPD diharapkan akan memperbaiki pengelolaan keuangan pemerintah daerah sehingga lebih efisien, transparan, serta akuntabel, dan pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Koordinator Airlangga Hartarto dalam acara webinar yang bertajuk Optimalisasi Transaksi Pembayaran Digital Pemerintah Daerah yang dilakukan secara virtual, Kamis (2/12).

Sebagai upaya Pemerintah memanfaatkan tren dan potensi ekonomi digital untuk mendorong penguatan perekonomian nasional dan daerah, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD).

Satgas P2DD yang beranggotakan pimpinan dari delapan Kementerian/Lembaga nantinya akan berkoordinasi dengan 542 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diketuai oleh Kepala Daerah.

Peningkatan jumlah TP2DD juga sejalan dengan peningkatan transaksi pendapatan daerah, dimana terjadi peningkatan jenis pajak yang dielektronifikasi dari 81,6% pada kuartal I 2021 menjadi 86,2% pada kuartal II 2021, serta peningkatan jenis retribusi daerah yang dielektronifikasi dari 53,9% pada kuartal I 2021 menjadi 62,2% pada kuartal II 2021.

Berdasarkan hasil asesmen Indeks ETPD pada Juli 2021, terdapat 115 Pemda (21%) yang dalam kategori digital, 270 Pemda (50%) dalam kategori Maju, 151 Pemda (28%) dalam kategori berkembang, dan 6 Pemda (1%) dalam kategori inisiasi.

Inisiatif pembentukan TP2DD harus dibarengi dengan upaya-upaya konkrit untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah. Pengeluaran kebijakan daerah yang mendukung ekosistem percepatan digitalisasi transaksi Pemda, antara lain penciptaan inovasi elektronifikasi layanan masyarakat, penguatan SDM, sarana dan prasarana penunjang, serta kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan adalah sebagian langkah yang penting untuk diinisiasi dalam tahapan awal pembentukan TP2DD.

“Saya berharap, kinerja TPID Provinsi Gorontalo yang 3 kali menjadi TPID terbaik untuk Kawasan Sulawesi dan serta beberapa Kabupaten/Kota juga dalam ajang TPID Award bisa menjadi inspirasi seluruh TP2DD di wilayah Gorontalo untuk meningkatkan performanya sehingga siap untuk mengikuti ajang Championship TP2DD di tahun 2022,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr)

Lakalantas Maut, Angkot Kontra Kereta Api, PT KAI Divre Sumut: Kami Sesalkan Kejadian Ini

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan maut terjadi antara angkutan kota dengan nomor trayek 123 dengan kereta api Srilelawangsa di perlintasan Kereta Api di jalan Skip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Bara, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (4/12) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan 5 penumpang dari angkot koperasi tewas di lokasi kejadian. Sedangkan supir berhasil menyelamatkan diri dan dia langsung diamankan warga sekitar.

Seorang saksi mata, Joe mengungakapkan angkot tersebut, melaju dari arah Petisah menuju arah Sei Agul. Meski kondisi palang pintu kereta api sudah tertutup. Angkot itu, tetap menerobos dan langsung terjadi tabrakan.

“Ada delapan orang di dalam angkot dan lima orang langsung tewas di tempat,” kata Joe.

Terpisah, Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa kereta api tabrak itu, adalah KA Srilelawangsa dengan nomor lokomotif KA U85. Yang melaju dari Kota Binjai tujuan Stasiun Besar Kota Medan.

“(Kondisi Lokomotif) ga sampai hancur. Terdapat kerusakan pada bagian pegangan tangan, pengait lokomotif serta lampu lokomotif,” ucap Mahendro saat dikonfirmasi Sumut Pos.

Mahendro mengungkapkan pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut. hal ini, sebenarnya dapat dihindari dengan selalu meningkatkan kewaspadaan ketika akan melintasi perlintasan sebidang.

“Kami harap pengendara kendaraan bermotor yang hendak melintasi perlintasan selalu berhati hati dan mengutamakan atau mendahulukan perjalanan kereta api sesuai amanat UU No 23 Tahun 2007 sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” jelas Mahendro.(gus/ram)

Seleksi Dosen BLU Berjalan Baik, Peserta Apresiasi UINSU

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pihak menyudutkan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dengan menyebut seleksi dosen Badan Layanan Umum (BLU) yang digelar universitas itu bermasalah. Tuduhan tersebut, dinilai menciderai peserta yang ikut seleksi.

Hal ini disampaikan sejumlah calon dosen BLU yang diumumkan lulus dalam seleksi itu menyikapi tuduhan yang cenderung mendiskreditkan pimpinan UINSU.

“Saya berharap dan meminta tuduhan miring terhadap seleksi dosen BLU UIN Sumut dihentikan,” kata PAR, salah seorang peserta seleksi kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021). Diakuinya, mereka sudah melalui proses seleksi yang cukup baik dari panitia seleksi.

Dia meminta namanya tidak disebutkan agar tidak mengganggu proses administrasi yang sedang dijalankan UINSU terhadap calon dosen BLU yang lulus seleksi.

Apalagi ia ungkapkan menerima sejumlah link berita yang menafikan kerja panitia seleksi dan cenderung menyerang pribadi pimpinan UINSU.

“Intinya, kami seleksi dengan baik. Hasilnya sudah ada dan diumumkan,” katanya. Mereka semua berterimakasih pada UIN Sumut yang sudah membuka kesempatan untuk menjadi dosen di kampus Islam ini,” kata pria yang juga alumni UINSU.

Hal senada diungkapkan REN, peserta seleksi lainnya. Kata dia, dari proses seleksi yang dijalankannya semua berjalan sesuai aturan.

“Aturan main sudah ditetapkan, saya lihat ya sesuai dengan aturan yang diumumkan panitia,” terangnya.

Dia berharap pihak UINSU tetap bersabar menghadapi tuduhan dan dapat menuntaskan proses seleksi ini dengan baik. Mereka yakin Kementerian Agama RI mengapresiasi proses seleksi dosen BLU di UINSU. “Kami bersyukur dapat ikut dan dinyatakan lulus,” tutup REN. (prn

Angkot Ditabrak Kereta Api di Sekip, 5 Tewas dan 4 Terluka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu unit angkutan kota (angkot) trayek 123 ditabrak kereta api di perlintasan Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12) siang. Akibat kecelakaan tersebut, dikabarkan 5 orang tewas dan 4 terluka.

Para korban yang tewas dan luka merupakan penumpang angkot dengan nomor plat kendaraan BK 1610 UE. Sedangkan sopir angkot berhasil selamat, setelah melompat dan kabur ke pos jaga palang pintu kereta api itu.

“Ada lima orang yang meninggal dan empat orang lagi terluka,” kata Fredy, warga sekitar.

Menurut dia, awalnya angkot tersebut sempat berhenti saat palang pintu akan turun. Namun, tidak lama kemudian nekat menobos. “Petugas palang pintu dan para pengendara sudah mengingatkan sopir angkot itu untuk tidak menorobos,” ucapnya.

Informasi diperoleh di lapangan, angkot tersebut melintas dari arah Jalan Sekip menuju Jalan Gereja. Sedangkan kereta api dari arah Binjai menuju Medan.

Selain korban jiwa dan luka-luka, akibat kecelakaan itu angkot tersebut rusak parah dan kaca bagian depan hancur. Di sisi lain, kondisi lalu lintas di lokasi kejadian macet total.

Belum diketahui identitas para korban kecelakaan itu karena langsung dilarikan ke rumah sakit. Begitu juga sopir angkot tersebut karena langsung diamankan polisi yang datang ke lokasi.

Sopir angkot selamat setelah melompat sebelum terjadi tabrakan. Selanjutnya kabur dan bersembunyi di pos penjagaan palang pintu karena ketakutan. Warga yang kesal dan emosi sempat ingin menghajarnya. Beruntung, polisi cepat datang dan mengamankan sopir angkot tersebur. (ris)

Aplikasi Kuncie dan Fita dari Telkomsel Raih Google Play Awards 2021

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dua aplikasi besutan Telkomsel, yakni Kuncie dan Fita, berhasil meraih penghargaan dalam ajang Google Play Awards 2021. Mengutip rilis yang disampaikan oleh Google Play, sama seperti di tahun sebelumnya, aplikasi yang berfokus pada personal growth sangat diminati pada tahun 2021, dan aplikasi Kuncie yang juga memiliki fokus pada pengembangan potensi setiap talenta di Indonesia melalui pembelajaran maupun pengembangan keterampilan di berbagai bidang, berhasil meraih yang  terbaik di kategori Best for Personal Growth. Sedangkan Fita, sebagai aplikasi yang dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan baik, mendorong masyarakat untuk dapat menerapkan hidup lebih sehat, dinobatkan sebagai Best Hidden Gems.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi atas pencapaian Kuncie dan Fita dalam ajang Google Play Awards 2021 ini. Walau belum genap setahun kedua aplikasi tersebut dihadirkan, namun sambutan khususnya dari pengguna OS Android sudah semakin meningkat. Hal ini akan menjadi salah satu pendorong bagi kami sebagai digital ecosystem enabler membuka lebih banyak peluang kemajuan bagi masyarakat, melalui pemanfaatan solusi berbasis teknologi digital. Pencapaian ini juga merupakan hasil dari komitmen Telkomsel dalam mengembangkan dan memperluas portofolio di bisnis digital, sesuai dengan peta jalan transformasi sebagai leading digital telecommunications company.”

Head of Operations Kuncie Hendra Saputra menambahkan, “Pencapaian ini menjadi penyemangat bagi tim Kuncie untuk terus membuka lebih banyak pintu peluang bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kemampuan diri sesuai minat mereka. Bagi kami, salah satu bukti keberhasilan yang nyata adalah dampak langsung yang dirasakan oleh para pembelajar yang sudah dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan. Di Kuncie, kami bersama kurang lebih 100 mentor pilihan yang terdedikasi mencoba menghadirkan lebih dari 1000 pembelajaran dalam format yang mudah dan praktis untuk diikuti, agar dapat diimplementasikan secara nyata oleh para pengguna Kuncie.”

Pada Juli 2021, Telkomsel meluncurkan Kuncie, sebuah platform yang dapat meningkatkan keterampilan talenta-talenta di Indonesia dengan belajar langsung dari para praktisi dan ahli di bidangnya. Hingga saat ini, Kuncie telah diunduh lebih dari satu juta kali di Google Play Store, dengan pertumbuhan pengguna aktif rata-rata 45.5% sejak pertama kali diluncurkan, dan menduduki Top-3 aplikasi edukasi di Google Play Store Indonesia.

Chief Executive Officer Fita Reynazran Royono menjelaskan, “Aplikasi Fita sejak awal dibentuk memiliki visi membantu masyarakat dalam membangun kebiasaan baik agar tercipta hidup lebih sehat. Tingginya antusiasme terhadap Fita, menandakan bahwa kepedulian masyarakat akan hidup sehat terus semakin meningkat. Kami pun menyadari, perjalanan membangun ekosistem kesehatan lengkap dalam sebuah aplikasi masih panjang. Untuk itu, pengembangan produk yang mengedepankan teknologi akan menjadi fokus utama kami di awal 2022 nanti. Kami berharap seluruh fitur yang kami sajikan bisa memberi dampak yang bermanfaat, dan Fita menjadi the go-to-app sekaligus partner masyarakat dalam mencapai tujuan kesehatannya.”

Untuk aplikasi Fita sendiri, secara resmi telah diperkenalkan Telkomsel sejak November 2021, dengan keunggulan localized content seputar kesehatan, nutrisi, dan berbagai program olahraga yang telah dikurasi oleh certified coach. Saat ini, Fita telah berhasil menduduki peringkat pertama pada kategori Health & Fitness, menandai satu-satunya aplikasi kesehatan lokal di Top 10 Health & Fitness di Google Play Store, yang kini telah diunduh lebih dari 500 ribu kali, dengan pertumbuhan pengguna aktif hingga 10 kali lipat dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

“Kehadiran Kuncie dan Fita merupakan beberapa wujud nyata keseriusan Telkomsel untuk mengembangkan digital trifecta perusahaan yang berfokus pada customer-centricity. Dengan kekuatan digital connectivity yang dimiliki saat ini, kami juga akan terus mengembangkan beragam platform dan layanan digital, yang semakin memperkuat ekosistem digital di Indonesia, terutama melalui pemanfaatan solusi layanan digital berbasis edu-techhealth-tech, dan financial-tech,” pungkas Hendri.

Google Play Awards sendiri merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan Google Play sebagai bentuk appresiasi atas kontribusi positif seluruh platform aplikasi dan games yang berada dalam ekosistem platform Google Play. Tahun ini, Google Play Awards memperluas penghargaan untuk aplikasi dan game di tablet, ditambah aplikasi di Wear OS dan Google TV.  Informasi lebih lanjut mengenai pengumuman Kuncie dan Fita sebagai pemenang penghargaan Google Play Awards 2021 dapat diakses melalui blog.google/products/google-play/google-plays-best-of-2021/.

Menko Airlangga: Mulai dari Perluasan Keanggotaan hingga Kesejahteraan Petani Sawit Jadi Bahasan Penting dalam 9th MM CPOPC 2021


JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berperan sebagai Ketua Delegasi Indonesia, serta menjadi Chairperson bersama Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Datuk Zuraida Kamaruddin dalam 9th Ministerial Meeting Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Meeting kali ini terdiri atas beberapa sesi, yang antara lain diikuti oleh Anggota CPOPC yaitu Indonesia dan Malaysia, serta Negara Pengamat/Observer Countries yaitu Kolombia, Ghana, Honduras dan Papua Nugini.

Selain dihadiri Menko Airlangga dan Menteri Zuraida, meeting ini juga dihadiri oleh Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Kolombia Rodolfo Enrique Zea Navarro, Menteri Pertanian dan Peternakan Papua Nugini John Simon, Wakil Menteri Pertanian dan Peternakan Honduras David Ernesto Wainwright, dan High Commissioner Ghana untuk Malaysia Akua Sekyia Ahenkora, sebagai negara observer.

Menko Perekonomian menyampaikan, pandemi Covid-19 masih terus menghantui dan dapat menghambat laju pemulihan perekonomian global. Namun di saat yang sama, harga komoditas yang terus meningkat khususnya kelapa sawit juga menciptakan peluang emas bagi negara produsen untuk mendukung perbaikan ekonomi.

Di 2021, nilai ekspor minyak sawit mencapai US$29 miliar, meningkat 115% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk menjaga momentum positif minyak sawit berkelanjutan, Indonesia sedang dalam proses memfinalisasi sertifikasi rantai pasok minyak kelapa sawit downstream.

“Tren berkembang mengenai kebijakan diskriminatif terhadap minyak sawit akan merugikan pembangunan sektor minyak sawit. Maka itu, penting bagi CPOPC untuk mempertahankan peran pentingnya untuk mendukung dan menjaga kepentingan bersama negara-negara produsen minyak sawit,” ujar Menko Airlangga di Jakarta, Sabtu (4/12).

Di dalam pertemuan ini, dibahas perspektif negara anggota mengenai market outlook, kenaikan harga, kestabilan harga, dan program mandatori Biodiesel (B30). “Oleh karena itu, perlu kerja sama dan kolaborasi antara negara produsen (CPOPC),” tutur Menko Airlangga.

Beberapa agenda penting dalam MM ke-9 yakni antara lain adopsi/pengesahan melalui penandatanganan Protocol to Amend, Adoption of CPOPC Work Plan and Budget 2022 and Annual Contribution 2022, Adoption of Global Framework of Principles of Sustainable Palm Oil, Adoption of CPOPC Policy and Strategy Direction, Adoption of Rules of Procedure of MM and SOM of CPOPC.

Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan negara-negara anggota setelah meeting kali ini. Pertama, kedua negara anggota sudah menyetujui Protokol untuk Mengubah Piagam (Protocol to Amend) CPOPC, dan harus mementingkan hal ini untuk melakukan prosedur ratifikasi dalam proses internal masing-masing negara. Anggota yang akan datang juga harus meratifikasi protokol tersebut sebelum diizinkan bergabung.

“Anggota yang masuk akan memperkuat organisasi CPOC dan meningkatkan upaya kami untuk mempromosikan pengembangan kelapa sawit berkelanjutan secara global. Ke depannya, Sekretariat akan diperkuat, dari yang tadinya dipimpin oleh Direktur Eksekutif akan ditingkatkan menjadi Sekretaris Jenderal,” ucap Menko Airlangga.

Kedua, harus membuat roadmap yang jelas untuk menarik negara-negara prioritas menjadi anggota CPOPC sesuai kriteria yang tercantum dalam Protocol to Amend. Sekretariat CPOPC harus menyiapkan laporan kemajuan dalam isu keanggotaan ini. “Perluasan keanggotaan harus menjadi salah satu key performance indicators di 2022,” ujar Menko Airlangga.

Ketiga, setelah mengadopsi The Global Framework of Principles on Sustainable Palm Oil, Sekretariat harus menyediakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengimplementasikan kerangka kerja ini dengan partner internasional yang relevan, khususnya dalam sistem PBB maupun dengan produsen minyak nabati besar, sehingga membantu menyadarkan visi bersama untuk membuat satu standar keberlanjutan bagi minyak yang dapat dikonsumsi.

Keempat, Sekretariat CPOC juga harus dapat menerjemahkan isu prioritas yang berisi Strategy and Policy Direction menjadi berbagi program dan inisiatif. “Strategi ini tidak terbatas pada manajemen penawaran, permintaan dan perkiraan harga, tetapi juga semua masalah kritis yang dihadapi oleh anggota dan non-anggota dengan cara yang lebih koheren dan terkoordinasi,” jelas Menko Airlangga.

Kelima, kampanye advokasi juga harus dimonitor, ditelaah, dan diberi masukan supaya semuanya bersinergi dan menghasilkan sesuatu yang mempunyai impact terukur untuk mempromosikan minyak sawit berkelanjutan, sekaligus mengurangi sentimen negatif.

Keenam, sejalan dengan Presidensi G20 Indonesia yang dimulai pada bulan ini, Sekretariat CPOPC juga merencanakan untuk menyebarkan perspektif dan kepentingan dari negara-negara produsen minyak sawit tersebut dalam beberapa forum G20. “Sesuai kesepakatan dengan Menteri Zuraida, Pertemuan selanjutnya CPOPC akan dilaksanakan pada Juni 2022 di Indonesia,” imbuh Airlangga.

Ketujuh, salah satu visi utama CPOPC adalah untuk menyejahterakan hidup dari jutaan petani kelapa sawit di berbagai negara produsen minyak sawit di seluruh dunia. Untuk itu, Sekretariat CPOPC harus membuat program yang didedikasikan untuk para petani tersebut.

“The Global Smallholders Forum adalah aktivitas penting yang memfasilitasi dan mengonsolidasi masalah penting dari smallholders minyak sawit global, dan untuk mendukung mereka mencapai standar keberlanjutan seperti yang tercantum dalam SDG’s,” jelas Menko Airlangga.

Terakhir, Sekretariat juga harus memberikan lebih banyak masukan dan rekomendasi untuk negara anggota mengenai kebijakan dan regulasi yang terus berkembang, dan untuk negara lain yang juga mengonsumsi minyak sawit, yang pastinya akan mempengaruhi industri minyak sawit.

Menteri Zuraida dari Malaysia menyampaikan perhatiannya terhadap sentimen kampanye anti sawit yang dimunculkan oleh berbagai pihak. Sebenarnya kelapa sawit jauh lebih efisien dibandingkan dengan komoditas minyak nabati lainnya, dan propaganda negatif ini perlu mendapatkan respon serius dari CPOPC.

“Indonesia dan Malaysia akan pastikan memberi maklumat yang jelas bahwa kita adalah progressive countries, kampanye negatif itu tidak benar, dan kita juga mampu menjadi pelopor dalam pasar atau industri minyak sawit. Kemudian, proses empat negara observer untuk jadi anggota CPOPC akan dipercepat,” katanya.

Pada kesempatan ini juga diumumkan pemenang Kompetisi Penulisan Cerita Pendek tentang Smallholder’s Life, serta peluncuran buku berisi cerita-cerita pemenang berjudul “Oil Palm Small Farmers: Our Stories, Our Lives, Our Future”. Hal ini sebagai bagian dari komunikasi public CPOPC untuk meningkatkan awareness masyarakat dunia dalam kontribusi minyak sawit hingga mencapai SDG’s. (dep2/rep/fsr/*)

Partai Demokrat Siap “Birukan” Kembali Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC Partai Demokrat Kota Medan siap ‘membirukan’ kembali Kota Medan dan meraih kemenangan di Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu, saat membuka Pendidikan Politik dan Pelatihan Kepemimpinan Dasar di Hotel Grand Jamee, Jalan Gagak Hitam, Medan, Sabtu (4/12/2021).

Pendidikan Politik dan Pelatihan Kepemimpinan Dasar DPC Partai Demokrat ini diikuti seluruh unsur pengurus DPC, DPAC, Ranting, dan sayap partai seperti Bintang Muda Indonesia (BMI), Mahkota Serumpun, Majelis Burhanuddin, KNPD dan lainnya. Hadir Anggota DPRD Sumut Armyn Simatupang, perwakilan pengurus DPD Partai Demokrat Sumut dan lainnya.

Menurut Burhanuddin, Partai Demokrat Kota Medan mempunyai target besar, meraih kemenangan di Pemilu 2024. Karenanya, dalam mencapai target tersebut, DPC Partai Demokrat secara rutin menggelar pelatihan dan pendidikan politik kepada kader-kadernya, termasuk yang digelar saat ini.

Di sebutnya, melalui pelatihan ini, Partai Demokrat Kota Medan ingin memberikan ilmu kepada kadernya, untuk mengetahui bagaimana cara agar masyarakat itu bisa bergabung di Partai Demokrat guna membicarakan hal-hal apa yang baik dilakukan ke depan. “Semua aspirasi masyarakat itu, akan ditampung oleh kader Partai Demokrat dan akan disuarakan oleh kader-kader yang duduk di kursi legislatif, baik di Kota Medan maupun Provinsi Sumatera Utara. Harapan kami, target kami ini akan kami capai. Insya Allah dengan langkah yang ikhlas, pada 2024 kita mampu ‘membirukan’ kembali Kota Medan,” tegasnya.

Burhanuddin pun meminta, para kader yang mengikuti pelatihan ini benar-benar mampu menyerap semua materi yang disampaikan. “Jangan sia-siakan pelatihan ini. Semoga bermanfaat buat kita, buat masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumut Armyn Simatupang mengapresiasi antusias kader Demokrat Kota Medan dalam mengikuti pelatihan ini. Menurut Armyn, pelatihan ini sangat penting diikuti oleh seluruh kader Partai Demokrat, tanpa kecuali.

“Kader Demokrat harus mampu menjadi corong informasi kepada masyarakat. Karenanya, Partai Demokrat ini partai yang menjanjikan, partai yang membawa kedamaian. Dan pastinya, Demokrat akan mencapai kemenangan di Pemilu 2024 dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” tegasnya.

Armyn juga menilai, kader Partai Demokrat Kota Medan sangat beruntung dipimpin oleh Burhanuddin Sitepu. “Pak Burhanuddin ini begitu potensial. Cukup banyak program kerja yang telah dilaksanakan DPC Partai Demokrat Kota Medan, termasuk pelatihan dan pendidikan politik bagi kader-kadernya. Saya yakin, Kota Medan bisa kita birukan kembali di Pemilu 2024,” pungkasnya. (adz)