Home Blog Page 2914

Seminar Nasional IT Del Pelaksanaan MBKM dalam Penelitian dan PKM

SUMUTPOS.CO – LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Del Laguboti melalui tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Del melaksanakan Seminar Nasional Pelaksanaan MBKM dalam Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Selasa (28/12)

ISTIMEWA
MBKM: Institut Teknologi Del Gelar Seminar Nasional Pelaksanaan MBKM dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Seminar nasional ini ditujukan untuk mendesiminasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi terhadap Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan dilaksanakan oleh dosen Institut Teknologi Del.

Pada seminar ini, peserta diharapkan mendapatkan gambaran umum terkait pelaksanaan MBKM di Institut Teknologi Del khususnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Seminar nasional ini mengundang Dr Ir Syamsul Arifin MT dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai keynote speaker. Syamsul Arifin pada sesi pertama seminar nasional memaparkan terkait dampak MBKM dalam penelitian dan PKM secara umum.

Pada sesi sesi kedua seminar nasional, dosen-dosen Institut Teknologi Del mempresentasikan seminar hasil dari kegiatan penelitian dan PkM yang sudah dilaksanakan.

Dosen-dosen dari Institut Teknologi Del memaparkan materi pelaksanaan MBKM dalam Penelitian dan PkM. Dosen dari Institut Teknologi Del terdiri dari Humasak Tommy Argo Simanjuntak ST MISD, Verawaty Situmorang SKom MTI, Niko Saripson P Simamora ST MAB, Ellyas Alga Nainggolan STP MSc, Indra Hartarto Tambunan ST MS PhD, Dr Johannes Harungguan Sianipar ST MT, Nenni Mona Aruan SPd MSi, Benedikta Anna Haulian Siboro ST MSc, Deni P Lumbantoruan ST MEng, Parmonangan R Togatorop SKom MTI dan Tennov Simanjuntak ST MSc.

Dalam seminar ini turut hadir Dr Arnaldo Marulitua Sinaga ST MInfoTech selaku rektor Institut Teknologi Del yang memberikan kata sambutan dalam seminar nasional tersebut.

Seminar nasional ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom dan live streaming melalui kanal youtube Institut Teknologi Del. Panitia, dosen, dan mahasiswa dari Institut Teknologi Del melakukan seminar di Hotel Labersa Conference Room.

Seminar ini dipandu Monalisa Pasaribu SS MEd (TESOL) sebagai moderator sekaligus ketua panitia seminar dan Juli Yanti Damanik SS M.TESOL sebagai MC. Monalisa Pasaribu SS MEd (TESOL), ketua panitia, berharap seminar nasional ini dapat memberi gambaran mengenai pelaksanaan MBKM dalam penelitian dan pengabdian dari lingkup Institut Teknologi Del kepada masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan ini juga turut dibantu tiga mahasiswa dari program studi S1 Informatika yakni Gunado Siregar, Ferdinand Tambunan dan Elisa C Tinambunan.

Seminar nasional ini berjalan dengan lancar yang diikuti oleh peserta yang antusias dalam memberikan pertanyaan dan refleksi terhadap paparan keynote speaker dan pemateri.

Seminar ini ditutup dengan doa penutup dan pengumuman pemenang door prize.
Kegiatan seminar dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. (dmp)

IT Del Survei Kepuasaan Pelaksanaan MBKM Pengembangan Aplikasi DiTenun

SUMUTPOS.CO – Institut Teknologi Del mengadakan survei kepuasaan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) terhadap Pengembangan aplikasi DiTenun.

APLIKASI DITENUN: Survei kepuasan pelaksanaan MBKM terhadap pengembangan aplikasi DiTenun oleh Institut Teknologi Del.

Kegiatan MBKM ini merupakan salah satu kegiatan mahasiswa IT Del bekerja sama langsung dengan industri (PT Digital Tenun Nusantara) dalam pengembangan aplikasi DiTenun khususnya kegiatan penelitian.

Mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan aplikasi ini ada tujuh mahasiswa dari dua program studi yaitu S1 Informatika dan S1 Sistem Informasi Institut Teknologi Del.

Sedikit mengulik tentang aplikasi DiTenun, aplikasi ini digunakan untuk menghasilkan aneka ragam motif tenun nusantara yang bisa digunakan oleh penenun sebagai kertas kerja untuk menghasilkan motif tenun baru sehingga dapat meningkatkan daya tarik bagi pembeli dan pengguna kain tenun nusantara.

Maka dari itu, Institut Teknologi Del mengundang 32 pengrajin/penenun dari empat kabupaten yakni, Humbanghasundutan, Tapanuli Utara, Toba dan Samosir.

Kegiatan ini berlangsung di Kampus Institut Teknologi Del, dimana para trainer dan penenun berkumpul di kampus. Sedangkan Tim DiTenun yang sekaligus menjadi narasumber pelaksanaan survei ini bergabung via zoom.

Dalam kegiatan survei ini Institut Teknologi Del mengarahkan penenun untuk menggunakan langsung aplikasi DiTenun. Para penenun mempraktikkan secara langsung fitur-fitur baru yang ada pada webapp DiTenun agar mendapat feel tersendiri dalam menjalankan webapp DiTenun.

Banyak hal yang dilakukan seperti, menghasilkan motif baru dengan mengenerate motif yang sudah ada, mendesign motif yang sudah ada menjadi motif yang lebih variatif, sampai pada membuat gambar kain ulos baru atau yang disebut kertas kerja oleh para penenun.

Kemudian para penenun memberikan penilaian terhadap kepuasan mereka menggunakan aplikasi yang sudah dikembangkan oleh mahasiswa IT Del yaitu dalam program MBKM.

Kegiatan ini disambut antusias oleh penenun selain semangat membuat motif baru, mereka juga memberikan masukan-masukan yang nantinya akan dikembangkan dalam aplikasi ini. Kegiatan didanai Sekretariat Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Tim pelaksana diketuai oleh Humasak Tommy Argo Simanjuntak ST M.ISD dengan anggota Dr Arlinta Christy Barus ST M.InfoTech, Samuel Indra Gunawan Situmeang STi MSc, Arie Satia Dharma ST MKom, Surya Nainggolan, David Basa, Unedo Manalu, Deby Siburian, Sandra Siregar, Albert Manurung, Evelin Panjaitan yang merupakan dosen dan mahasiswa dari Program Studi Sarjana Sistem Informasi dan Sarjana Informatika Institut Teknologi Del.
(dmp)

Pameran Pelatihan Open Day BBPLK Medan Dihadiri Ratusan Masyarakat dan Pencari Kerja

PEMBUKAAN: Mewakili Gubsu, Kadis Tenaga Kerja Provsu H Baharudin Siagian dalam pembukaan kegiatan Pelatihan Open Day BBPLK Medan.ist/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Medan, melaksanakan pameran pelatihan melalui kegiatan bertajuk Open Day BBPLK Medan. Pameran yang dilaksanakan di lingkungan BBPLK Medan ini mengekspose program pelatihan, sarana dan prasarana pelatihan, serta produk dan jasa yang dihasilkan dari program pelatihan yang ada di BBPLK Medan, baik pada Kejuruan Pariwisata, Kejuruan Konstruksi, maupun Kejuruan Non-3R.

PEMBUKAAN: Mewakili Gubsu, Kadis Tenaga Kerja Provsu H Baharudin Siagian dalam pembukaan kegiatan Pelatihan Open Day BBPLK Medan.ist/Sumut Pos.

Kepala BBPLK Medan, Andri Susila menyampaikan bahwa Open Day ditujukan sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan 9 lompatan besar Kementerian Ketenagakerjaan khususnya pada transformasi Balai Latihan Kerja. “Open Day diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan branding BLK melalui pelaksanaan kegiatan yang memiliki dampak luas bagi masyarakat, serta peningkatkan kolaborasi dengan stakeholder terkait,” ungkap Andri Susila.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara, H. Baharudin Siagian, SH, MSi (mewakili Wakil Gubernur Sumatera Utara), Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Dra Hannalore Simanjuntak MAP, Kepala Bidang Pelatihan, Pembinaan dan Penempatan Kerja, Gaharuman, dan Ketua FKLPI Sumut, Hasustan Kosim.

Selain dihadiri instansi dan asosiasi terkait, Open Day BBPLK Medan juga dihadiri oleh pencari kerja dan organisasi kepemudaan sejumlah 256 orang. Para peserta yang berasal dari pencari kerja dan organisasi kepemudaan mendapat kesempatan mengikuti seminar kewirausahaan untuk meningkatkan minat dan semangat para pemuda dalam berwirausaha.

Para undangan dan rombongan pencari kerja melakukan kunjungan ke workshop pelatihan di BBPLK Medan dimulai dari Workshop Kejuruan Konstruksi, Workshop Kejuruan Non 3R, dan Workshop Kejuruan Pariwisata. Rombongan juga diberikan kesempatan mencoba peralatan dan berdiskusi dengan industri yang hadir.

Menjelang siang hari, para undangan VIP mendapatkan pelayanan makan siang di Restoran Swarnadwipa BBPLK Medan yang dibuat dan disajikan oleh instruktur dan alumni pelatihan. (rel/ila)

Selain dilaksanakan secara offline, diadakan pula sosialisasi pelatihan dan tanya jawab terkait pelatihan di BBPLK Medan melalui siaran langsung pada media Instagram BBPLK Medan, yang diikuti oleh 185 orang. (rel/ila)

Polemik Gubsu dan Pelatih Billiar Sebaiknya Diakhiri

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polemik Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang ‘menjewer sayang’ Pelatih Billiar Sumut, Khairudin Aritonang sebaiknya diakhiri. Pasalnya, sikap sayang Gubsu tersebut telah banyak menimbulkan multitafsir yang hanya menyita konsentrasi dalam membangun Provinsi Sumut ini.

“Saya yakin Gubsu tidak punya niat buruk, dan karena menganggap keluarga ia mengajak insan olahraga bertemu daĺam rumah besar agar menjadi suasana lebih akrab. Ayo kembali bersama berjabat tangan dan saling memikul beban pembangunan di segala sektor guna kemajuan Provinsi Sumut yang kita cintai ini,” kata Ketua DPD Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Provinsi Sumut, Irfandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Menurut Irfandi, dalam membangun olahraga di Sumut, Gubsu Edy Rahmayadi bahkan telah pasang badan dalam mempercepat pembangunan Sport Center Sumut sebagai persiapan menjadi tuan rumah PON 2024. “Pasang badan Pak Edy dalam mempercepat pembangunan Sport Center, ini diketahui semua pihak sebagai bentuk kepeduliannya kepada dunia olahraga. Berbagai hal yang menghalangi program itu, diupayakan penyelesaian dengan baik yang jelas menyita pikiran dan energi,” terang Pengurus DPD KNPI Sumut ini.

Irfandi juga menyampaikan, perhatian besar juga diberikan Mantan Pangkostrad ini untuk membina Klub PSMS sejak ia menjabat Pangdam I/BB hingga saat ini. “Klub Ayam Kinantan kebanggaan warga Kota Medan menjadi salah satu rekam jejak perhatian Pak Edy Rahmayadi. Memang karakter beliau tegas. Tapi jangan disalahartikan. Kalau anak Medan sudah tahulah itu,” ujar Wakil Sekretaris Karang Taruna Kota Medan ini.

Pemuda yang juga owner salah satu media di Kota Medan ini mengajak semua pihak saling menunjukkan kiprah baik dalam membantu kemajuan olah raga dan sektor lain di Sumut, serta mampu melihat sisi baik orang lain hingga kejelekan sesama tidak diumbar-umbar. “Bangkitkan sisi baik kawan ataupun rekan, Insya Allah kejelekan dapat disampaikan agar diperbaiki dengan tabayun bukan diumbar ke publik,” harapnya.

Sebagai warga Sumut, Irfandi mengharapkan sinergitas eksekutif dan masyarakatnya tercipta semakin mesra. “Semoga pemerintah dan masyarakat di Sumut makin kompak. Kami akan selalu bersama Pemerintah dalam harapan saling dukung guna tercipta Sumut Bermartabat sebagaimana yang diperjuangkan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah bersama OPD se-Sumut  yang akan didukung semua elemen,” bebernya.

Diketahui beberapa hari lalu, terjadi miss tanggapan atas sikap sayang Gubsu Edy Rahmayadi kepada pelatih Billiar Sumut, Khairuddin Aritonang. Kepada wartawan, Edy Rahmayadi mengaku, menjewer Choki sebagai bentuk sayang dirinya guna kemajuan olahraga dan makin uletnya atlet memacu prestasi membawa panji Sumatera Utara. “Jewer sayang itu namanya,” kata Edy usai acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat Sumut oleh Kementerian ATR di rumah dinasnya, Medan, Selasa (28/12/2021). (adz)

Permudah Persyaratan KUR, Pemerintah Optimalkan Peran UMKM Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menyambut tahun 2022, Pemerintah meyakini bahwa Indonesia berada pada momentum yang baik bagi percepatan pemulihan ekonomi nasional dan merupakan kesempatan untuk memperluas pembiayaan usaha kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga aktivitas usaha semakin menguat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM, Rabu (29/12), menyelenggarakan Rapat Koordinasi guna mengevaluasi pelaksanaan penyaluran KUR tahun 2021 dan memutuskan berbagai kebijakan yang akan menjadi dasar pelaksanaan program KUR tahun 2022.

“KUR dibutuhkan dalam percepatan pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19, sehingga diperlukan adanya peningkatan plafon KUR dan kemudahan persyaratan KUR,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM.

Lebih lanjut dalam Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM diputuskan plafon KUR tahun 2022 ditingkatkan menjadi sebesar Rp373,17 triliun dengan suku bunga KUR tetap sebesar 6%.

Mempertimbangkan tren penurunan cost of fund dan peningkatan efisiensi Over Head Cost (OHC) suku bunga KUR, maka Pemerintah juga menurunkan subsidi bunga KUR tahun 2022 untuk KUR Super Mikro sebesar 1%, KUR Mikro turun 0,5%, dan KUR PMI turun 0,5%.

Dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi khususnya UMKM, Pemerintah menetapkan beberapa perubahan kebijakan KUR, antara lain perubahan plafon KUR Mikro (tanpa agunan tambahan) yang sebelumnya di atas Rp10 juta s.d. Rp50 juta menjadi di atas Rp10 juta s.d. Rp100 juta, perubahan KUR Khusus/Klaster tanpa pembatasan akumulasi plafon KUR untuk sektor produksi (non-perdagangan), perubahan kebijakan KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) termasuk penyesuaian plafon KUR Penempatan PMI dari maksimal Rp25 juta menjadi maksimal Rp100 juta, serta perubahan dan perpanjangan relaksasi kebijakan KUR pada masa pandemi Covid-19.

Relaksasi kebijakan KUR yang dimaksud di atas terdiri dari KUR kecil tanpa pembatasan akumulasi plafon KUR s.d. 31 Desember 2022, Penundaan target sektor produksi s.d. 31 Desember 2022 atau sesuai dengan pertimbangan Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, Pemberian insentif lanjutan berupa perpanjangan restrukturisasi KUR, Pemberian relaksasi administrasi bagi calon debitur KUR pada masa pandemi Covid-19 berdasarkan penilaian obyektif penyalur KUR.

“Melalui perubahan kebijakan KUR, Pemerintah menunjukkan perhatian yang besar kepada UMKM dengan memberikan persyaratan KUR yang lebih mudah dan terjangkau sehingga UMKM dapat mengoptimalkan perannya sebagai penggerak ekonomi nasional,” ungkap Menko Airlangga.

Relaksasi kebijakan KUR telah berpengaruh terhadap permintaan KUR yang sudah melampaui pola normalnya dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Permintaan KUR menunjukkan peningkatan dari rata-rata per bulan sebesar Rp11,7 triliun pada tahun 2019 (pra pandemi Covid-19) menjadi Rp16,5 triliun pada tahun 2020 dan Rp23,7 triliun pada tahun 2021.

Secara keseluruhan, realisasi KUR sejak Januari 2021 hingga 27 Desember 2021 telah mencapai Rp278,71 triliun atau 97,79% dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 triliun, dan sampai akhir 2021 diperkirakan penyaluran KUR dapat terealisasikan sebesar 99% dari target tahun 2021.

Realisasi KUR tahun 2021 telah disalurkan kepada 7,35 juta debitur dengan total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp373,35 triliun. Dengan target penyaluran KUR di sektor produksi tahun 2021 yang ditunda penetapannya oleh Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, penyaluran KUR sektor produksi pada tahun 2021 telah mencapai 55,17%.

Berdasarkan Hasil Keputusan Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM tanggal 12 November 2019, target plafon KUR pada tahun 2021 sebesar Rp220 triliun meningkat menjadi Rp253 triliun berdasarkan permintaan penyalur KUR. Mengingat adanya permintaan penambahan plafon dari penyalur KUR, maka plafon KUR tahun 2021 ditingkatkan lagi menjadi Rp285 triliun. Pemerintah memutuskan peningkatan plafon KUR tahun 2022 dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi perlu terus didorong melalui penguatan pelaku UMKM sebagai pilar perekonomian nasional. (D1/map/fsr/*)

Langkah Nyata Stabilisasi Harga Pangan di Akhir Tahun, Pemerintah Gelar Operasi Pasar

BOGOR, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan dalam menjelang akhir tahun.

Pada tanggal 28 Desember 2021, secara nasional harga bahan pangan mengalami kenaikan, tercatat harga minyak goreng kemasan rata-rata sebesar Rp20.350,- per kg, telur ayam ras Rp29.500,- per kg, dan cabai rawit merah Rp.96.400,- per kg.

Sebagai langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan sembako, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan beberapa langkah yang komprehensif dan holistik guna mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan di atas, baik melalui kebijakan maupun langkah taktis di lapangan dalam bentuk operasi pasar.

“Pemerintah terus berupaya menstabilkan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako melalui operasi pasar terutama menjelang Tahun Baru 2022. Harapan kami, operasi pasar ini dapat membantu masyarakat untuk membeli sembako dengan harga khusus yang lebih murah,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (29/12).

Pada acara operasi pasar tersebut, Menko Airlangga berkesempatan untuk melakukan dialog dengan para UKM baik binaan Sampoerna Retail Community (SRC), UKM Pemda Kabupaten Bogor, maupun beberapa pelaku pedagang pasar setempat.

Program SRC merupakan program pendampingan dan pengembangan UMKM dari PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bagi toko kelontong tradisional. Program yang berjalan sejak 2008 ini berfokus pada pengembangan usaha dan peningkatan daya saing UMKM. Saat ini, anggota SRC berjumlah 150.000 dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Bank Negara Indonesia (BNI) juga hadir dengan menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke beberapa UKM pedagang pasar.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Menko Airlangga mendengarkan langsung bagaimana sesungguhnya kendala, tantangan, dan juga kondisi yang dihadapi para pedagang di masa pandemi Covid-19.

Salah seorang pemilik warung UKM, Budi yang berasal dari Bogor Timur sebelumnya sudah mendapatkan KUR dari BNI sebesar Rp50 juta, tetapi dengan omset warungnya sebesar Rp5 juta sehari, Budi memberanikan diri untuk mendapatkan tambahan KUR dari BNI.

Momentum operasi pasar sembako ini juga dimanfaatkan masyarakat di sekitar Pasar Cileungsi untuk mendapatkan minyak goreng, telur ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih dengan harga yang terjangkau, terutama sebagai persiapan menjelang Tahun Baru 2022. Dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut, tetap diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menghindari kerumunan warga.

Masyarakat juga mengapresiasi operasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah di Pasar Cileungsi tersebut dengan dukungan dari Toko Tani Indonesia Kementerian Pertanian, Perum BULOG, PT Berdikari (Persero), dan Sinar Mas Group sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain harga pangan, kenaikan harga pupuk juga menjadi perhatian. Menko Airlangga juga melakukan peninjauan ke salah satu kios pupuk untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani sekaligus sebagai bukti kehadiran Pemerintah dalam upaya mengungkit produk dan daya saing di bidang pertanian.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam kegiatan operasi pasar tersebut diantaranya Anggota DPR RI Dito Ganinduto Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin, Bupati Bogor Ade Yasin, Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Awaludin Iqbal, Direktur Utama Pengelola Pasar Cileungsi Haris Setiawan, Direktur Sales PT HM Sampoerna Ivan Cahyadi dan Direktur External Affairs PT HM Sampoerna Elvira Lianita. (ag/fsr/*)

JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal

BERBAGI : JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tiap tahun menjelang perayaan Natal, JNE selalu berbagi kebahagiaan dengan mengadakan berbagai program, begitu pula di akhir tahun 2021 ini. Selama tanggal 17 – 27 Desember 2021 JNE menghadirkan suasana Natal di cash counter, disertai Sinterklas yang menyemarakan dan menyambut setiap pelanggan.

BERBAGI : JNE Berbagi Kebahagiaan di Momen Natal.

Pada puncak perayaan Natal, 22-27 Desember 2021, JNE berbagi kebahagiaan dengan memberikan merchandise menarik untuk pelanggan beruntung dengan foto gate di cash counter, giveaway “Hadiah Natal” melalui kuis rutin bernama Game Si Joni di akun official Instagram JNE_ID, giveaway produk lokal dari masing-masing akun official social media cabang yang berhadiah puluhan juta rupiah.

Selain itu, menjelang Perayaan Natal 2021, pada 23 Desember 2021 JNE berbagi kebahagiaan melalui santunan ke Gereja dan panti asuhan. Kegiatan ini diselenggarakan di beberapa titik layanan yang tersebar di Jakarta dan 17 kota lainnya, yaitu, di Kota Kupang, Jayapura, Manado, Sorong, Pekanbaru, Semarang, Ambon, Surabaya, Jambi, Pontianak, Medan, Makassar, Banjarmasin, Timika, Palangkaraya Samarinda dan Cikarang.

Tidak hanya itu, JNE pun menggelar program untuk member JLC (JNE Loyalty Card) berupa promo flash sale untuk penukaran poin yang dimulai pada tanggal 24 Desember 2021. Dan sebagai program akhir tahun, JLC mengadakan JLC Lucky Draw, dimana akan ada burning point dengan batas waktu penukaran sampai dengan 31 Desember 2021. Selain itu program menarik lainnya hadir dari PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), yaitu promo spesial “End Year Sale PESONA” Diskon 50% Maksimal 40.000 untuk setiap transaksi pembelian dengan cara memasukkan kode voucher “PESONAJNE40” Saat transaksi di www.pesonanusantara.co.id.

Untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru sekaligus sebagai rangkaian HUT JNE Ke-31, seperti tahun sebelumnya JNE pun kembali mengadakan “JNE Content Competition 2021”. Ajang ini berupa kompetisi menulis, foto, video dan design dengan tema “JNE Bersama UMKM untuk Indonesia” yang terbuka bagi jurnalis, konten kreator, masyarakat umum dan karyawan JNE dengan batas akhir pengumpulan karya sampai 5 Januari 2022 dengan link https://microsite.kompasiana.com/jne-competition-2021.

Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, menyampaikan, “Setiap akhir tahun, perayaan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu momen yang tepat bagi JNE untuk tetap berbagi kebahagiaan, bersamaan dengan HUT JNE Ke-31 yang kali ini mengambil tema Maju Indonesia. Oleh karena itu JNE ingin agar Natal dan Tahun Baru semakin semarak dengan berbagai program”.

Eri juga mengatakan bahwa pada saat perayaan hari besar keagamaan atau yang lainnya, titik layanan JNE di seluruh Indonesia tetap beroperasi dan melayani kebutuhan pengiriman masyarakat, “Untuk semakin menambah semarak Natal, kami hadirkan suasana tematik sesuai agar aktifitas pengiriman paket jadi makin terasa spesial dan berbeda dibanding hari – hari biasanya”.

Sebagai perusahaan yang memiliki nilai-nilai spiritual, JNE pun menyelenggarakan Ibadah Natal Bersama 2021 untuk untuk karyawan dan karyawati yang merayakan. Acara ini dilangsungkan pada Sabtu, 11 Desember 2021 secara hybrid di Kantor Pusat JNE, Jl. Tomang Raya No.11 dan melalui platform ZOOM untuk karyawan dan karyawati yang berada di kantor-kantor cabang JNE di seluruh Indonesia. Ibadah bersama ini berlangsung khidmat dengan mengambil tema “Bersama-Nya Aku Tangguh” (Ulangan 31 : 6) dan dilengkapi Khotbah dari Pastor Danny Gamadhi. Di akhir acara disampaikan sekapur sirih dari Kang Maman Suherman selaku pegiat literasi. (rel)

Lebarkan Sayap ke Kota Besar di Luar Jakarta, 35 Cabang Quicktest Siap Layani Masyarakat

PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia dan telah meresmikan 35 cabang Quicktest yang tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar. (Ist/Sumut pos).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia. Tercatat tidak kurang dari 35 cabang Quicktest kini tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar.

PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia dan telah meresmikan 35 cabang Quicktest yang tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar. (Ist/Sumut pos).

Lokasi Quicktest di Jakarta meliputi Jakarta Utara (Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Pluit), Jakarta Utara (Tanah Abang), Jakarta Barat (Daan Mogot, Puri, Tanjung Duren), Jakarta Timur (Pasar Rebo, Basura, Cibubur, Pahlawan Revolusi), dan Jakarta Selatan (Tebet, Kalibata, Cipulir, Pondok Indah).

Sementara untuk lokasi yang berbatasan dengan Jakarta, Quicktest bisa ditemukan di Bogor (Pajajaran), Depok (Margonda, Cinere, Sawangan), Tangerang (Gading Serpong, BSD, Bintaro, Sukarasa, Graha Bintaro, Cikupa, Rempoa), dan Bekasi (Summarecon Bekasi, Cikarang).
 
Pembukaan cabang Quicktest di Bali, Medan, Balikpapan, dan Makassar dilakukan secara serempak dan turut dimeriahkan oleh kehadiran beberapa selebgram ternama. Kini masyarakat Bali bisa mengunjungi cabang Quicktest yang terdapat di Teuku Umar, Sunset Road, Tukad Badung, maupun Ubud.
 
Untuk masyarakat Medan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Medan Sunggal. Untuk masyarakat Balikpapan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Balikpapan Kota. Terakhir, untuk masyarakat Makassar, cabang Quicktest bisa dijumpai di Panakkukang.
 
Meluasnya jangkauan Quicktest ke beberapa kota besar tersebut tentunya didukung oleh teknologi RT-PCR model terbaru. Teknologi yang membuat hasil pemeriksaan di Quicktest menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan produk lain yang serupa.
 
Lebih jauh Irawati Muklas, pendiri Quicktest yang kerap disapa ‘Mba Ira’ mengatakan, dibandingkan produk lain yang serupa, Quicktest memiliki beberapa keunggulan, karena memberikan hasil test yang lebih akurat dan cepat.
 
“Selain telah mampu mendeteksi 3 gen Orf 1 AB, Gen N & Gen S dan virus varian terbaru, produk swab Quicktest juga dapat mendeteksi virus lebih awal dengan 50 copies/ml, sesuai rekomendasi Kemenkes CT Value 40 serta telah mendapatkan Sertifikasi WHO dan Sertifikasi FDA. Di setiap Laboratorium Klinik kami juga selalu stand-by dokter jaga, dan pelanggan yang akan atau telah melakukan test dapat berkonsultasi secara gratis,” ujarnya.
 
Sebagai bentuk komitmen dari PT Quicktest Laboratorium Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal, Mba Ira menambahkan bahwa pembukaan cabang-cabang baru ini akan terus dikembangkan. Sehingga ke depannya, Quicktest akan semakin dekat dengan perkantoran dan pemukiman, memberikan kemudahan kepada masyarakat yang saat ini mobilitasnya masih dibatasi oleh PPKM.

Dia menyebutkan, libur natal dan tahun baru sudah di depan mata, tentunya kita semua berharap tidak terjadi gelombang III setelahnya. Ditambah lagi dengan adanya varian baru virus Covid-19 bernama Omicron yang sudah ditemukan kasusnya di Indoesia. Oleh karena itu, guna mencegah hal tersebut, diperlukan kerjasama baik dari pihak pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama berupaya semaksimal mungkin. Salah satunya adalah dengan menerapkan kembali protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan pengecekan berkala, terutama saat sebelum dan sesudah bepergian ke luar kota atau ke luar negeri. (rel)

TelkomGroup Siap 100% Dukung Perhelatan G20

MENCOBA: Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) mencoba teknologi Virtual Reality yang telah didukung oleh jaringan 5G Telkomsel didampingi Wamen II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) saat kunjungan kerja peninjauan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12/2021). ISTIMEWA

BALI, SUMUTPOS.CO —Indonesia kembali menjadi tuan rumah untuk perhelatan internasional. Kali ini, Indonesia untuk pertama kali menjadi tuan rumah serta secara resmi memegang presidensi G20 selama satu tahun penuh mulai 1 Desember 2021 hingga Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan dilaksanakan November 2022.

MENCOBA: Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) mencoba teknologi Virtual Reality yang telah didukung oleh jaringan 5G Telkomsel didampingi Wamen II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo (kedua dari kiri) dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kiri) saat kunjungan kerja peninjauan kesiapan infrastruktur & layanan TelkomGroup menyambut G20 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (28/12/2021). ISTIMEWA

Guna suksesi perhelatan tersebut, perlu persiapan matang dengan berbagai rangkaian kegiatan hingga puncak acara di akhir 2022 nanti.

Penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi menjadi satu hal krusial yang perlu dipastikan untuk menyukseskan penyelenggaraan G20. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), sebagai BUMN Telekomunikasi turut serta memastikan sukses penyelenggaraan rangkaian kegiatan melalui infrastruktur dan layanan telekomunikasi yang andal dengan kelas dunia.

Pada Selasa (28/12), Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN I, Pahala Mansury dan Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur, platform, dan layanan telekomunikasi TelkomGroup di lokasi penyelenggaraan G20, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Turut hadir mendampingi, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Network & IT Solution Herlan Wijanarko, dan Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam.

Erick Thohir meminta Telkom dan Telkomsel untuk memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi untuk kegiatan internasional ini seperti wifi, internet, data center, dan semua yang diperlukan guna mendukung G20 ini.

“Jaringan yang disediakan tidak hanya di sekitar Bali, tapi juga di tempat lain yang ada hubungannya dengan G20 seperti Jakarta, Labuan Bajo, dan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya kesiapan Telkom dan Telkomsel sudah maksimal, tidak hanya terlihat dari timnya tapi juga berbagai infrastruktur sudah disiapkan.

“Kita bisa lihat ada SNG dan Combat Telkomsel. Ini Mobile Combat 5G. Kalau G20 di Italia kemarin masih 3G, di Indonesia sudah 5G. Gak kalah Indonesia dengan Eropa. Kadang kita masih suka malu-malu, padahal kita negara besar. Jadi harus kita buktikan bahwa kita adalah negara besar. Indonesia gak kalah bagus,” terangnya.

Dalam agenda ini, menteri BUMN beserta rombongan meninjau Mobile Satellite News Gathering layanan yang mengakomodasi kebutuhan para Broadcaster TV dalam bentuk tayangan audio visual. Ini merupakan solusi bagi industri pertelevisian dalam memenuhi kebutuhan siaran tunda maupun siaran langsung kegiatan G20. Selanjutnya peninjauan Compact Mobile BTS 5G Telkomsel, salah satu infrastruktur yang mendukung penguatan sinyal 5G selama kegiatan berlangsung.

Erick pun menyaksikan demo dari inovasi use case pengunaan teknologi 5G, yaitu Robot Patroli 5G. Setelah itu meninjau kesiapan infrastruktur jaringan dan layanan TelkomGroup di Network Operation Center yang nantinya berperan sebagai pusat monitoring selama kegiatan G20 berlangsung. NOC ini akan terhubung dengan pusat monitoring nasional dan regional yang saling terintegrasi sehingga dapat memastikan layanan yang andal dan prima di seluruh titik hingga kegiatan selesai.

“Menjadi sebuah kehormatan bagi TelkomGroup diberikan tugas dan tanggungjawab untuk mendukung konektivitas penyelenggaraan event internasional para pimpinan negara G20,” katanya.

TelkomGroup berkomitmen untuk memastikan bahwa hanya infrastruktur dan layanan yang andal kelas dunia yang dihadirkan di even G20 melalui penyediaan konektivitas, platform, dan layanan digital terbaik.

“Ini akan menjadi milestone penting bagi TelkomGroup dalam partisipasinya mendukung even kenegaraan nasional dan internasional, seperti Konferensi Asia Afrika, Asian Games, Annual Meeting IMF-World Bank, dan PON,” ungkap Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah.

Dalam mendukung kegiatan G20, Telkom telah menyediakan infrastruktur backbone Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) dengan sistem backup yang terintegrasi. Untuk layanan telekomunikasi, TelkomGroup menyediakan lebih dari 2.000 access point baik di main venue maupun sekitarnya, 7.561 Base Transceiver Station Telkomsel, serta sekitar 64 ribu sambungan akses ODP di berbagai lokasi. Layanan ini disiapkan untuk 23 venue G20 di 15 kota seluruh Indonesia, dengan koordinasi dari ujung pengawalan pada site langsung hingga pengawalan terpusat yang melibatkan 70 total posko, serta sistem monitoring infrastruktur dan layanan menggunakan IT Tools yang andal dan terintegrasi. Sebanyak hampir dua ribu petugas dan teknisi lapangan pasukan teknis dan lapangan siap standby 24×7 mengamankan kualitas layanan.

“Dengan kerja keras dan kerja cerdas semua pihak yang terlibat, Telkom menyakini dapat mendukung tercapainya sukses penyelenggaraan sekaligus substansi dari kegiatan G20. Ini akan menjadi etalase untuk menunjukkan kehebatan Indonesia di mata dunia serta menggambarkan bahwa dengan digitalisasi Indonesia bisa leapfrog sejajar dengan negara maju dunia lainnya,” tutup Ririek. (rel/prn)

Terus Jaga Lingkungan dan Keberlanjutan SDG’s, PLN Raih 8 Proper Emas dan 20 Proper Hijau

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) melalui pilar Green dalam transformasinya terus berkomitmen untuk mengelola pembangkit yang ramah lingkungan. Tahun ini, PLN menyabet 8 penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Selasa (28/12).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi PLN dalam menjaga pengelolaan lingkungan yang sehat dan keberlanjutan. Ma’ruf menjelaskan, langkah pemberian Proper ini dilakukan untuk menjadi pendorong bagi perusahaan untuk bisa mendukung rencana pemerintah mencapai net zero emission di 2060 mendatang.

“Semakin banyak perusahaan yang menyadari dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tahun ini jumlah penerima Proper Emas, Proper Hijau dan Proper Biru semakin meningkat. Hal ini bisa menjadi motivasi agar semua pihak bisa mendukung tujuan pemerintah dalam mencapai net zero emission pada 2060,” ujar Ma’ruf.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya merinci tahun ini sebanyak 47 perusahaan menyabet predikat Proper Emas. Dari 47 Proper Emas tersebut, 8 predikat di antaranya dianugerahkan kepada PLN beserta anak usahanya. Selain emas, pada tahun ini ada 186 yang mendapat Proper Hijau. Dalam penghargaan ini, PLN mendapatkan 20 Proper Hijau.

“Prestasi ini patut dijaga dan kami berharap bisa ditingkatkan. Pada tahun ini, pemerintah bisa mengantongi penghematan Rp 102,49 triliun dari 697 eko-inovasi yang dilakukan oleh perusahaan,” ujar Siti.

Sedangkan dari aspek inovasi sosial, menunjukkan terdapat 103 inovasi sosial dari digital marketing, budidaya pakan ternak, mitigasi kebakaran hutan dan lahan, serta pemberdayaan masyarakat adat dan masyarakat lokal di sekitar lokasi perusahaan.

“Dana program CSR yang bergulir ke masyarakat pada tahun ini mencapai Rp 2,6 triliun sebagai kontribusi dunia usaha,” ujar Siti.

Proper Emas untuk PLN diraih oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B Jepara yang dioperasikan oleh PLN. Selain itu PLTU Grati, PLTU Priok, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTDG) Pesanggaran, dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Darajat yang dikelola oleh anak usaha PLN yaitu PT Indonesia Power. Proper Emas juga diraih PLTU Paiton, PLTU Rembang dan PLTU Gresik yang dioperasikan anak usaha PLN yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan prestasi gemilang yang diperoleh merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat. Penghargaan ini membuktikan kinerja luar biasa PLN dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar. 

“Penghargaan ini sangat penting bagi PLN. Ini sekaligus menjadi bagian dari semangat transformasi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang makin berwawasan lingkungan,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan, PLN berkomitmen untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, dan efisien serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sementara Proper Hijau artinya perusahaan tersebut tidak hanya taat, tetapi melebihi ketaatan terhadap peraturan perundangan baik dalam hal penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, pengurangan pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

“Pembangkit-pembangkit PLN yang berhasil mendapatkan Proper Emas berhasil mengedepankan aspek perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan inovasi dalam segala hal sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah,” ujar Darmawan.

Salah satu peraih proper emas adalah PLN Tanjung Jati B. Terletak di pesisir pantai utara Jawa, PLTU di Jepara ini merupakan salah satu backbone sistem kelistrikan Jawa Tengah. Dengan bahan bakar batubara, pembangkit listrik ini menghasilkan kapasitas listrik dengan daya 4×710 MW. Total kapasitas saat ini menyumbang sekitar 12 persen dari total kebutuhan listrik Jawa-Bali dan merupakan salah satu dari obyek vital nasional.

PLTU Tanjung Jati B berhasil melakukan inovasi dengan mengoptimalisasi pemanfaatan fly ash_ dan bottom ash (FABA) serta pengurangan hingga 126 ribu m2 konsumsi air demin setiap tahun.

Selain itu, PLTU Tanjung Jati B juga telah melakukan pemberdayaan difabel melalui program Rumah Sahabat Difabel (Sadifa). Rumah Sadifa merupakan Rumah yang difasilitasi oleh PLN sebagai tempat berkumpul dan pemberdayaan Komunitas Sadifa Jepara.

Berbagai produk telah dihasilkan oleh Komunitas Sadifa Jepara, salah satunya sirup herbal. Namun saat pandemi, terjadi penurunan permintaan masyarakat terhadap produksi sehingga Komunitas Sadifa Jepara menemui kesulitan.

PLN hadir di tengah permasalahan untuk mencari jalan keluar. PLN memberikan berbagai pelatihan bagi mereka guna mengembangkan kreativitasnya. Kabar baik, kini mereka memproduksi masker ramah disabilitas dan memanfaatkan ampas jahe dari produksi sirup herbal menjadi hand sanitizer. Di tengah pandemi, produk tersebut mengalami lonjakan permintaan. Sehingga, secara ekonomi, anggota Komunitas Sadifa Jepara dapat terus tumbuh berkelanjutan. (ila)