31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 3124

Tiba di Marauke, Kontingen Wushu Sumut Disambut Lagu Anak Medan

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Kelompok terbang pertama kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut untuk klaster Merauke, mendapat sambutan meriah setibanya di Bandara Mopah Merauke, Minggu (26/9) sore WIT.

TOR-TOR: Kontingen wushu Sumatera Utara disambut tarian Tor-tor ketika tiba di Bandara Mopah Merauke, Minggu (26/9) sore WIT. (ist)

Kontingen dipimpin Sekum KONI Sumut Chairul Azmi Hutasuhut berintikan 25 atlet, pelatih cabor Wushu dan beberapa official dari KONI Sumut. Juga ikut dalam kontingen, dua pewushu Pelatnas Harris Horratius dan Juwita Niza Wazni, yang bergabung saat transit di Jakarta.

Kemeriahan sambutan sudah terlihat sesaat anggota kontingen hendak memasuki ruang bandara. Dari sisi kiri dan kanan terlihat putra putri Papua melakoni tari selamat datang. Selanjutnya perwakilan panitia menyematkan topi khas Papua kepada Chairul Azmi Hutasuhut dan Harris Horratius perwakilan para atlet.

Suasana semakin terkesan meriah. Meski berada di Merauke, namun nuansa Medan/Sumut terlihat disana, ketika masyarakat perantau asal Sumut yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Batak Merauke (IKBM) menyambut kontingen dengan slogan Horasss Horasss Horasss. Perwakilan IKBM tidak lupa menyematkan ulos kepada pimpinan rombongan. Selanjutnya muda mudi IKBM mempertontonkan tari Melayu dan Tortor Batak diiringi Lagu Medan.

Tidak sampai di situ, kumpulan band yang disiapkan panitia di sisi kanan pintu masuk bandara juga menyumbangkan lagi Alusiau khusus buat kontingen Sumut.

Sambutan meriah panitia dan perkumpulan IKBM mendapat pujian Ketua Kontingen Chairul Azmi. “Terimakasih kepada panitia dan Keluarga Besar IKBM. Kami tidak menduga bakal mendapat sambutan semeriah ini, ” ujar Chairul didampingi Fahri Nasution dan Ageng, Tim Aju KONI Sumut untuk klaster Merauke.

Perwakilan Brimob Poldasu pimpinan AKBP Yudi Pinem yang diutus mendampingi kontingen Sumut juga cukup berperan. Koordinasi mereka dengan panitia terkesan baik sehingga pengurusan perlengkapan kontingen keluar dari bandara berlangsung lancar.

Usai bersantap bersama restoran di Merauke, Chairul selanjutnya mengantarkan para atlet wushu ke penginapan kontingen di Permata Harapan.

Kontingen Wushu menjadi cabang olahraga (cabor) pertama yang bertolak ke klaster Merauke karena sudah harus melakoni pertandingan mulai 29 September hingga 3 Oktober. (rel/dek)



Resmikan Masjid Raya Al Musannif di Tabuyung Madina, Musa Rajekshah Tetaskan Air Mata

MADINA, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah kembali melakukan peresmian Masjid Al Musannif yang telah dirintis oleh almarhum orang tuanya H Anif.Kali ini masjid yang diresmikan adalah Masjid Raya Al Musannif di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (26/9). Ini merupakan Masjid Al Musannif yang ke-24 dari rencana 99 masjid.

RESMIKAN: Wagub Sumut Musa Rajekshah meresmikan Masjid Raya Al Musannif di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (26/9). (IST)

Berbeda dengan peresmian yang telah dilakukan sebelumnya, pada peresmian kali ini, Ijeck sapaan Musa Rajekshah tak kuasa menahan haru. Banyaknya kenangan dan perjuangan dari ayahandanya di desa ini, membuat dia tak kuasa menahan air mata saat peresmian dilakukan.

Dalam sambutannya Ijeck bercerita, bagaimana kisah ayahandanya H Anif dan dirinya bisa sampai ke Desa Tabuyung ini. “Memang semuanya, langkah rezeki dan maut adalah rahasia Allah, tidak ada satupun manusia yang memastikannya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kedatangannya pertama kali ke Kecamatan Muara Batang Gadis bersama H Anif berlangsung pada tahun 1992 yang dimulai dari Desa Singkuang. Lalu pada tahun 1997, mereka baru masuk ke Desa Tabuyung ini.

Karenanya, jelas Ijeck banyak kesan yang dirasakannya secara pribadi dari sosok orang tuanya almarhum H Anif. Termasuk bagaimana ayahnya ikut berperan dalam memperjuangkan berdirinya Kabupaten Mandailing Natal dari sebelumnya masih menjadi bagian Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Alhamdulillah orang tua itu ikut memperjuangkan. Begitu juga dengan berdirinya hutan nasional, karena orang tua itu menginginkan bagaimana agar Madina ini hutannya jangan sampai semuanya rusak,” jelasnya.

Kemudian, terang dia, kampung ini dulunya juga belum ada berdiri pohon sawit, dan usaha yang mereka dirikan saat pertama kali masuk adalah sarang burung walet. Tapi berjalannya waktu H Anif menyampaikan kepadanya, kalau lah seandainya masyarakat di sini tidak beralih mata pencariannya dari nelayan, maka nanti akan susah karena semakin susah mencari ikan.

“Jadi mulai lah beliau mendirikan usaha kebun sawit, walaupun banyak fitnah yang datang. Tapi sekarang masyarakat sudah melihat dan merasakan (hasil perkebunan sawit) bahkan sudah banyak yang mempunyai kebunnya pribadi,” terangnya.

Yang paling membuat Ijeck haru adalah, H Anif selalu berpesan kepadanya, walaupun Tabuyung ini bukan kampung kelahirannya, tapi anggaplah sebagai kampung sendiri. Karenanya, H Anif sudah lama berencana untuk mendirikan Masjid Raya agar bisa digunakan oleh masyarakat.

“Saya sempat bertanya kenapa masjid di Tabuyung itu besar sekali, padahal itu desa bukan kecamatan. Tapi beliau bilang, kau lihat nanti kampung itu akan ramai dan akan banyak orang yang melintas untuk mendirikan sholat dan nanti daerah itu akan maju,” kenangnya.

Untuk itu, Ijeck berharap agar dengan adanya masjid ini bisa menjadi sarana syiar Islam di Muara Batang Gadis ini dan semoga masyarakat bisa memakmurkannya. Selain itu, Ijeck juga menyampaikan akan mengusahakan untuk berdirinya sekolah tahfiz bagi anak-anak di Desa Tabuyung ini.

“Insya Allah apa yang telah menjadi cita-cita orang tua kami akan kami lanjutkan. Mudah-mudahan Allah panjangkan umur untuk bisa memberikan suatu hal sumbangsih kepada masyarakat yang kami kunjungi,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Madina M Jafar Sukhairi Nasution secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Madina berterimakasih sebesar-besarnya atas berdirinya masjid pemberian H Anif ini. Untuk itu dia mengajak, agar mendoakan almarhum untuk ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Dia menyebutkan, dalam agama Islam masjid memang merupakan tempat terbaik. Bahkan pada masa Rasullullah, mesjid ditetapkan menjadi salah satu dari 7 tempat strategis.

“Masjid adalah tempat suci, tempat ibadah dan tempat berbagai kegiatan Islam. Sehingga Insya Allah dengan berdirinya Masjid Raya Al Musannif ini akan memancarkan cahaya Islam di Madina, khususnya di Desa Tabuyung,” tandasnya.

Turut hadir dalam peresmian ini, tokoh masyarakat sekaligus penasihat BKM Masjid Raya Al Musannif, Ishak Buyung Hasibuan, Ketua DPRD Madina Rahmat Risky Daulay, perwakilan Dandim 0210 Tapsel, perwakilan Kapolres Madina, Ketua MUI Madina Mahmudin Pasaribu, Pimpinan Pondok Pesantren Mustafawiyah Mustafa Bakhri Nasution, perwakilan Kemenag Madina, tokoh agama, dan para pimpinan Partai Golkar serta organisasi Islam Kabupaten Madina. (rel/dek)

Telkomsel Dorong Percepatan Adopsi Layanan Digital di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai leading digital telco company terdepan di Indonesia, Telkomsel berkomitmen dalam meghadirkan layanan jaringan yang berkualitas. Di provinsi Sumatera Utara dan Aceh, Telkomsel terus menggelar optimalisasi dan penguatan jaringan yang lebih luas baik melalui penambahan kapasitas ataupun infrastruktur jaringan.

Jaringan Telkomsel Sumbagut : Di provinsi Sumatera Utara dan Aceh, Telkomsel terus menggelar optimalisasi dan penguatan jaringan yang lebih luas baik melalui penambahan kapasitas ataupun infrastruktur jaringan. Hingga saat ini, Telkomsel sebagai penyedia digital connectivity terdepan, terus memperluas layanan 4G/LTE maupun VoLTE di wilayah tersebut guna semakin mendorong percepatan adopsi layanan berbasis gaya hidup digital. Layanan VoLTE sendiri sudah hadir di 53 kota / kabupaten di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Hingga saat ini, Telkomsel sebagai penyedia digital connectivity terdepan, terus memperluas layanan 4G/LTE maupun VoLTE di wilayah tersebut guna semakin mendorong percepatan adopsi layanan berbasis gaya hidup digital.

General Manager Network Service Assurance Sumbagut Telkomsel Ardhiono Trilaksono mengatakan “Telkomsel terus mendorong pengembangan serta pemanfaatan digital platform dan digital services oleh masyarakat di wilayah operasional Sumbagut yang meliputi provinsi Sumatera Utara dan Aceh. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan pilar digital connectivity yang merupakan komitmen Telkomsel untuk Indonesia. Selain itu kami juga memastikan jaringan Telkomsel hadir dengan kualitas terbaik untuk mendukung berbagai aktivitas yang memanfaatkan jaringan broadband berteknologi terkini.”

Hingga kuartal tiga tahun 2021 ini, Telkomsel di wilayah operasional Sumbagut telah menggelar lebih dari 4.500 BTS 4G. Jumlah tersebut tumbuh sekira 48 persen dibanding periode yang sama pada 2020. Peningkatan jumlah BTS serta optimalisasi jaringan dilakukan, untuk memberikan kelancaran akses broadband 4G LTE maupun layanan VoLTE dengan cakupan lebih luas dan kualitas yang prima. Pertumbuhan tersebut turut didorong kenaikan trafik layanan data data yang sangat signifikan hingga mencapai 76 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan, untuk layanan VoLTE sendiri hingga kini telah hadir dan melayani pelanggan di lebih dari 53 kota/kabupaten di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Ardhiono juga menambahkan, teknologi 4G/LTE yang berkembang saat ini telah lebih unggul hingga dapat mendukung teknologi layanan VoLTE. Dengan VoLTE, masyarakat dapat menikmati pengalaman panggilan suara yang lebih jernih serta dapat digunaan secara bersamaan saat melakukan aktivitas internet baik itu browsing, streaming maupun bermain games online.

“Telkomsel secara konsisten terus memperluas dalam menghadirkan teknologi jaringan terdepan untuk masyarakat Indonesia. Inovasi dan pengaplikasian teknologi ini tidak akan berhenti hanya sampai 4G dan VoLTE saja, tapi teknologi 5G pun sudah mulai diterapkan dan akan terus di perluas. Untuk dapat menikmati beragam teknologi jaringan tedepan milik Telkomsel, kami menghimbau agar masyarakat yang belum memigrasikan SIM card-nya menjadi uSIM agar segera melakukan upgrade dengan cara datang ke GraPARI terdekat.” Ungkap Ardhiono.(rel)

Firman Noor Puji Energi Luar Biasa Airlangga Melakukan Komunikasi Politik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Dr. Firman Noor, MA menanggapi manuver Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Peneliti yang juga profesor termuda di LIPI ini menilai Airlangga Hartarto memiliki energi yang luar biasa melakukan silaturahmi konstruktif dengan berbagai tokoh dan elemen bangsa.

Pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar biasa disapa Cak Imin membuktikan kesiapannya menjalin dan membangun komunikasi politik yang baik.

“Setelah kemarin perang baliho sekarang sudah perang di darat. Tetapi itu bagus,” ungkap Firman Noor kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/9).

Firman mengakui merupakan hal wajar pertemuan Airlangga dan Ganjar di Klaten Jumat, lalu Airlangga bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin berolahraga jalan kaki Sabtu pagi, keduanya sama-sama menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut membahas politik menuju Pilpres 2024.

Terkait pertemuan Airlangga dengan Ganjar, Firman Noor menyatakan, memang tak bisa dihindari karena keduanya tengah berada di tengah pusaran politik nasional.

“Ganjar terus menjadi sorotan karena kinerjanya yang baik di Jawa Tengah, sehingga sudah disebut-sebut sebagai salah satu tokoh potensial ke depannya. Bahkan sudah ada yang mendeklarasikannya sebagai capres 2024,” kata Firman Noor.

Jika Ganjar Pranowo sudah semakin “cuek” dengan Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP. “Sulit menghindari kesan itu,” tegas Firman Noor.

Mengenai pertemuan Airlangga Hartarto dengan Muhaimin Iskandar, menurut Firman, memang sudah diperkirakan akan terjadi. “Hanya tidak secepat ini. Energi Pak Airlangga berlimpah, seakan tak kenal lelah,” puji Firman Noor.

“Apa saja yang dibicarakan saya kira berhubungan dengan bagaimana membangun komunikasi politik yang baik,” tambah Firman.

“Airlangga sekarang semakin dekat dengan kalangan ulama, Cak Imin dari dulu melekat dengan NU. Jadi ini sangat menarik,” katanya.

Firman meyakini, dari berbagai langkah dan komunikasi politik yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto, hal itu akan memengaruhi opini atau pendapat publik, dan meningkatkan elektabilitasnya.
Dia menyatakan, momentum kini berada di tangan Airlangga Hartarto.

“Saya yakin Pak Airlangga Hartarto terus memikirkan bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dan konstruktif dengan semua tokoh, khususnya pimpinan partai. Juga mengupayakan bagaimana mendapatkan momentum yang baik untuk meningkatkan performa Golkar ke depannya. Dalam hal ini bagaimana Golkar menjadi pilihan pertama, bukan kedua,” paparnya.(rel)

Rapiddin Simbolon Instruksikan Kader Repdem Harus Punya Sense of Crisis

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO– Ketua DPD PDI Perjuangan Rapiddin Simbolon menginstruksikan seluruh kader Partai untuk turun ke bawah, turun ke masyarakat bersama- sama mengambil solusi setiap permasalahan rakyat, apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini, seluruh kader harus punya sense of crisis.

“Kita harus punya sense of crisis, bersama pemerintah bantu rakyat untuk pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi sebagai dampak Pandemi Covid-19” ujar Rapiddin Simbolon saat membuka Raker Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumut di Monaco Park Sibiru- Biru, Deliserdang, Sabtu (25/9/2021).

Rapidin yang didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Soetarto dan beberapa Wakil Ketua diantaranya Mangapul Purba dan Berlian Muktar menyatakan, DPD Partai baru saja melakukan Rakor Konsolidasi internal dengan 33 DPC, Anggota Fraksi Partai DPRD Sumut, sayap dan badan-badan partai telah berkomitmen dan bersepakat untuk terus berkonsolidasi serta senantiasa berada di tengah-tengah persoalan masyarakat sebagai langkah strategis penguatan soliditas dan memadukan gerak langkah, seluruh kader partai untuk pemenangan Pemilu Serentak 2024. “Repdem sebagai salah satu sayap partai memegang peran strategis dan mempunyai energi yang kuat sebagai garda terdepan dalam kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu Serentak 2024” tegas Rapiddin.

Sementara itu, Ketua DPD Repdem Sumut Martua Siadari menyampaikan, Raker Tahunan Repdem Sumut ini, sebagai salah satu agenda organisasi untuk menyusun langkah-langkah strategis dan sistemik dalam kerja-kerja politik kerakyatan yang akan diimplementasi Repdem Sumut ke depan. “Sebagai sayap partai, Repdem akan terus membangun sinergitas dengan partai untuk pemenangan Pemilu Serentak 2024” sebut Martua.

Pelaksanaan Raker Repdem Sumut sebagaimana dilaporkan oleh Ketua Panitia Resky/Cecep, dihadiri seluruh Pengurus Repdem Sumut yang berlangsung dari tanggal 25 – 26 September 2021. Raker akan mendiskusikan dan merumuskan program kerja tahunan dan selanjutnya akan dibawa dan dibahas pada Rakor dengan DPC Repdem se-Sumut. Raker juga menghadirkan para Pemateri baik dari DPD Partai maupun dari Pimpinan Repdem. (adz)

Kopi Pasir Khas Turki, Tawarkan Sensasi dan Cita Rasa yang Unik

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bagi sebagian masyarakat, ngopi sudah menjadi sebuah gaya hidup. Tak heran jika hampir di setiap tempat kini menyediakan kopi dengan berbagai keunikan dalam penyajiannya.

Seperti Warung Kopi Pasir khas Turki, di Jalan Rakyat Medan. Cara penyajian kopinya terbilang unik, karena proses penyeduhannya menggunakan pasir panas.

Ini merupakan cara tradisional masyarakat Turki dalam menyajikan kopi. Mereka menyakini, panas dari pasir akan menghasilkan pemanas yang lebih konsisten daripada langsung dari api.

Ciri khas dari metode seduh kopi ala Turki ini adalah menggunakan pot tembaga bernama cezva atau ibrik. Alat untuk menyeduh kopi khas Turki tersebut berukuran kecil dengan dasar yang lebar, memiliki mulut yang sempit, dan pegangannya lebar.

“Soal rasa, sensasi asam dan pahit kopi terasa lebih khas, dan aromanya pun lebih kuat,” kata Boby Hadinatha, pemilik Warung Kopi Pasir Khas Turki ini.

Boby mengaku, terinspirasi membuka warung kopi khas Turki ini setelah mencoba kopi pasir di luar Kota Medan. Saat itu dia merasa, cita rasa kopi pasir ini begitu unik dan sangat jarang di Kota Medan.

” Saya lihat kopinya sama semua dengan kopi-kopi lain, ada Espreso, Americano dan lainnya. Saya juga lihat-lihat berita-berita dan referensi di internet, kok negara Turki itu punya kopi yang berbeda. Dari situ saya berkeinginan membuka warung kopi pasir khas Turki ini,” ungkap Bobby.

Demi menjaga cita rasanya, Boby sengaja mendatangkan peralatan masaknya dari Turki. Selain itu, tehnik menyeduh kopi menggunakan pasir yang sangat panas ini menambah asyik suasana di warung miliknya, sehingga pengunjung seperti menikmati kopi langsung di Turki.

Tak heran, warung kopi pasir milik Bobby ini banyak digandrungi kaum muda-mudi, apalagi pada saat malam hari. “Saya minum kopi ini tanpa gula, rasa asamnya ada. Setelah pakai gula, rasa asamnya tetap ada cuma tidak begitu terasa. Pokoknya nikmatlah,” kata Ari Irsyad, seorang penikmat kopi.

Soal harga, Anda tak perlu risau. Cukup merogoh kocek Rp15 ribu, Anda sudah bisa menikmati kopi pasir khas Turki yang memiliki rasa dan aroma khas tersendiri serta suasana ala Turki ini. (adz)

Garasi Sedekah Medan Bersama PnE dan PMI Langkat Gelar Donor Darah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Garasi Sedekah (GSQ) bersama Profesional and Enterpreneur Comunity (PnE) dan Palang merah Indonesia (PMI) Langkat melakukan kegiatan sosial berupa donor darah di kantor Garasi Sedekah Medan Komplek Setiabudi Center C10, Jalan Setiabudi Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan, Sabtu (25/9/2021).

Almajidu selaku Founder GSQ Medan mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sedekah kepada masyarakat dan ini cukup meriah karena menggandeng banyak pihak diantaranya Antangin, Kojima, Indodes, Tessa, Frisian Flag, Bank Muamalat, Safiindonesia, Torabika, Zulaikha, Le London, Ayam Bumbu Giling, Kopi Bg_Bay, Cantik, Pro IHT, Garasi Sedekah, ACT, DT Peduli, Human Initiative, Sahabat Jumat Berkah, Indonesia Motivator Community ( IMC ), Bisnis Sapu Jagad ( BSJ ) dan didukung oleh Sumut Pos, Mediagramindo, Tribun Medan, RRI.

Sementara Koordinator PnE Community Noval Firza kepada Sumut Pos menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan bersama PMI. Kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Iya kegiatan sosial donor darah bersama PMI rutin kita lakukan setiap bulan di beberapa tempat, semoga bermanfaat untuk masyarakat yang memerlukannya,” ujar Noval.

Fatmawati Tanjung selaku penanggung jawab teknis unit donor darah PMI Langkat menjelaskan bahwa sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan donor darah itu baik untuk kesehatan dan saran buat calon pendonor sebaiknya jika ingin mendonorkan darahnya agar menjaga staminanya dan istirahat yang cukup.

“Kondisi fisik harus dalam keadaan sehat, jasmani maupun rohani. Suhu tubuh 36,6-37,5 derajat Celcius
Tekanan darah harus berada di angka 100-160 untuk sistolik dan 70-100 untuk diastolik,” ujar Fatmawati. (rel)

DPD Golkar Sumut Bantu Pembangunan Gereja HKBP Pandan Kota

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan bantuan kepada Gereja HKBP Pandan Kota, di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (25/9).

SERAHKAN: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah menyerahkan bantuan kepada Panitia Pembangunan Gereja HKBP Pandan Kota, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (25/9). (IST).

Bantuan tersebut, berupa berupa 500 sak semen untuk proses pembangunan, serta 1 unit laptop yang nantinya digunakan untuk aktivitas ibadah di Gereja.

Ketua DPD Partai Golkar Sumut yang juga Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengucapkan terimakasih karena pihak Gereja HKBP Pandan Kota mau menerima kedatangan dirinya. “Mudah-mudahan kehadiran kami dapat memberikan manfaat bagi jamaat gereja ini,” ungkapnya.

Ijeck sapaan Musa Rajekshah mengaku, melihat bentuk gereja yang dibangun, terlihat besar dan kokoh. Karenanya dia berharap, para jamaah yang ada di Gereja HKBP Pandan Kota ini juga harus memiliki iman yang besar dan kokoh pula.

Untuk itu, dia meminta, walaupun saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung, agar tidak mengurangi ke khidmatan jamaah untuk beribadah. Namun begitu, dalam pelaksanaan ibadah yang dilakukan, kesehatan juga harus terus dijaga.

“Agama apapun tentunya harus memperkuat iman. Karena kalau iman kita kuat saat melakukan kesalahan Tuhan pasti mengetahui dan akan dimintai pertanggungjawaban,” paparnya.

Sementara itu ketua panitia pembangunan gereja, T Panggabean menyampaikan, bahwasanya proses pembangunan Gereja HKBP Pandan Kota ini telah berlangsung selama 14 tahun. Saat ini, tambah dia, proses pembangunannya sudah mencapai 70 persen.

“Kami berharap memasuki 24 Desember 2021 ini kita sudah bisa memasuki gereja. Jadi dengan kedatangan Pak Wagub ini akan menambah semangat seluruh jemaat,” tandasnya.

Pdt Saut Sinaga menambahkan, sebagai Wakil Gubernur Sumut, awalnya dia berpikir mustahil untuk Ijeck datang. Namun sambungnya, dirinya yakin bahwa Musa Rajekshah adalah seorang nasionalis sejati. “Untuk itu kami berterima kasih,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan ini, para pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumut dan Kabupaten Tapteng, 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex, jemaat Gereja HKBP Pandan Kota dan lainnya. (rel/dek)

Dishub Wacanakan e-Parking di Seluruh Penjuru Medan, Komisi 4 DPRD Medan Dukung Penuh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi 4 DPRD Medan mengaku, menyambut baik dan mendukung wacana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang akan mengerjasamakan atau memberikan pengelolaan parkir pinggir jalan di seluruh titik parkir Kota Medan kepada pihak ketiga, dengan sistem parkir elektronik atau e-Parking.

Ilustrasi.

“Sebenarnya dulu pernah kami wacanakan ke Dishub, supaya seluruh parkir di Medan dipihakketigakan dan petugas-petugas parkir itu dilindungi BPJS melalui perusahaan. Baguslah kalau mereka (Dishub) sudah mulai menerapkan ini. Kami dukung,” ungkap Anggota Komisi 4 DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution, Jumat (24/9).

Menurut Dedy, dengan adanya sistem e-Parking dan perlindungan maksimal terhadap para juru parkir (jukir) di Kota Medan, Dishub Kota Medan tidak perlu lagi memikirkan banyak hal, termasuk kesejahteraan jukir. Pasalnya, sudah ada perusahaan atau perorangan yang akan bertanggung jawab dalam melakukan tugas-tugas itu.

“Yang harus dipikirkan Dishub sekarang adalah bagaimana isi kontrak dengan pihak ketiga itu dengan melihat potensi-potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang ada. Jangan sampai merugi. Kami harap, aturan baru seperti ini memang mampu meminimalisir kebocoran PAD,” tuturnya.

Politisi Partai Gerindra ini, pun mengatakan, dengan adanya sistem seperti ini, PAD Kota Medan dari sektor retribusi parkir memang diperkirakan akan lebih besar masuk ke kas Pemko Medan. Untuk itu, Dishub Kota Medan diminta memaksimalkan sistem e-Parking yang akan diterapkan.

“Tapi kalau hasilnya ke depan sama saja, ya lebih baik kembali ke semula sistem pengelolaan retribusi parkirnya. Kecuali, pihak ketiga ini benar-benar mengcover BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan seluruh jukirnya,” jelas Dedy.

Dedy mengaku, dia mengapresiasi apa yang dilakukan Dishub Kota Medan ini. Namun menurutnya, terobosan dengan pembagian 60 persen untuk vendor dan 40 persen ke Dishub Kota Medan, khusus parkir kelas 1, dinilai masih cukup kecil.

“Idealnya itu 70 persen vendor dan 30 persen Dishub Medan. Dengan sistem vendor yang baru ini ya. Karena selama ini, yang berlaku pembagiannya sama rata, 50 persen ke Dishub (Pemko Medan) dan sisanya pemegang mandat titik parkir. Belum lagi yang 50 persen pemegang mandat ini harus dibagi lagi dengan koordinator jukir,” sebutnya.

Dia pun menjelaskan, usulan menaikkan jumlah bagi hasil tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, ada tanggung jawab besar yang diemban vendor, seperti kewajiban mengcover jukir ke dalam BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Begitupun, Dedy berharap, agar Dishub Kota Medan mampu menghitung seluruh potensi parkir yang ada di Kota Medan. Sebab jika ternyata dalam penerapannya dapat lebih menguntungkan PAD, maka layak untuk diperjuangkan.

“Kalau ada kenaikan 20 persen saja PAD kita ketika diterapkannya sistem ini, ini perlu didorong terus. Saya mengusulkan, seluruh parkir tepi jalan kalau bisa divendorkan,” imbaunya.

Dia mengingatkan Dishub Kota Medan agar benar-benar selektif dalam menentukan pemenang vendor di setiap titik potensi parkir, agar tidak muncul kecurigaan adanya kecurangan dan pihak pengelola benar-banar berkompeten.

“Berikan juga kesempatan ke vendor-vendor lainnya, jangan ada monopoli titik parkir. Tapi dengan catatan, perusahaan yang memenangkan lokasi titik parkir itu mampu melengkapi syarat-syarat yang diinginkan Dishub Medan. Karena vendor juga harus mampu memberikan kenyamanan pengguna jalan dengan mengedepankan ketertiban parkir. Dan vendor juga harus siap diberi sanksi, hingga pembatalan kontrak kerja apabila tidak sesuai aturan yang ada,” pungkas Dedy. (map/saz)

Kunker DPD Golkar Sumut ke Sibolga-Tapteng, Musa Rajekshah Resmikan Tujuh Program Bedah Rumah Warga

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak tujuh unit rumah warga di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menerima bantuan renovasi melalui program bedah rumah dari Partai Golkar. Ketujuh rumah tersebut, tiga diantaranya dilakukan di Kota Sibolga dan empat lainnya di Kabupaten Tapteng.

RESMIKAN: Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah meresmikan rumah yang dibedah Partai Golkar di Sibolga dan Tapteng, Sabtu (25/9). (IST)

Adapun warga para penerima manfaat program bedah rumah ini, di Kota Sibolga masing-masing, Budielli Harefa di Jalan Jenderal Sudirman Gang Walet Ujung Kelurahan Aek Parombunan Kecamatan Sibolga Selatan dan Derita Waruwu serta M Aher Waruwu di Jalan KH Ahmad Dahlan Gang Abdul Majid Waruwu Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan.

Kemudian untuk di Kabupaten Tapteng, masing-masing penerima manfaat adalah, Rismawati Julina Pasaribu di Lingkungan VII Pagar Batu Kelurahan Pinang Baru Kecamatan Pinangsori, Timan di Gang Dahlia Kelurahan Aek Sitio-tio Kecamatan Pandan, Herman Silalahi di Lingkungan IV Kelurahan Budi Luhur Kecamatan Pandan dan Rosminatia Matondang di Desa Unte Mungkur II Kecamatan Kolang.

Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah datang langsung untuk meresmikan dua unit rumah di Jalan KH Ahmad Dahlan Gang Abdul Majid Waruwu Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan dan satu unit rumah Gang Dahlia Kelurahan Aek Sitio-tio Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Sabtu (25/9).

Dalam sambutannya Ijeck sapaan Musa Rajekshah menyampaikan, melalui program bedah rumah ini, dia berharap Partai Golkar hadir dalam kesusahan masyarakat. “Selain itu juga dalam kebutuhan dan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sebab Ijeck menjelaskan, dia menginginkan Partai Golkar hadir bukan hanya karena kepentingan politik semata. Tapi juga karena niat dan tulus untuk membantu rakyat.

“Mudah-mudahan kami bisa terus membantu, dan kehadiran kami bisa bermanfaat bagi masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu, saat meresmikan 1 rumah di Gang Dahlia Kelurahan Aek Sitio-tio Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Ijeck spontan berjanji untuk memasukkan rumah disebelahnya milik Nasrul Saragih dalam program bedah rumah. Ijeck mengaku merasa tak enak hati, karena kondisi rumah Nasrul dalam kondisi kurang layak, sedangkan rumah tetangganya sudah dalam keadaan yang baik.

“Terimakasih pak, saya sangat senang kalau rumah saya juga bisa ikut dibedah,” ucap Nasrul bahagia.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Sibolga Jamil Zeb Tumori berterimakasih kepada Ijeck karena mau mengeluarkan uang pribadinya untuk membantu warga Sibolga. Karenanya dia berharap, apa yang dilakukan Ijeck ini bisa menjadi impus bagi semangat Golkar.

“Mudah-mudahan paling tidak kita bisa memberikan 15 ribu suara dari program 2 juta kader DPD Partai Golkar Sumut,” ucapnya.

Sedangkan Ketua DPD Golkar Tapteng Zulchairi Pahlawan menuturkan, pelaksanaan bedah rumah yang dilakukan tak terlepas dari bantuan Dandim 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex. Untuk itu dia berharap sinergitas yang dibangun bisa terus dilakukan untuk berkegiatan di masyarakat.

“Karena program Partai Golkar adalah berpihak untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Turut hadir dalam peresmian ini, Kapolres Sibolga AKBP Taryono, Dandim 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex, serta para pengurus Partai Golkar dari Provinsi, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng. Selain itu dalam peresmian ini juga turut dilakukan pembagian sembako sebagai bantuan sosial kepada masyarakat setempat. (rel/dek)