27 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 3149

Kapolres Tebingtinggi Berbagi Sembako

BANTUAN: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso didampingi Ibu Bhayangkari, Echi Agus Sugiyarso memberikan bantuan sosial kepada UPT Panti Sosial Tuna Netra dan Daksa milik Dinas Sosial Provinsi Sumut, di Jalan Soekarno Hatta Kota Tebingtinggi, Kamis (16/9).

BANTUAN: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.SOPIAN/SUMUT POS.

Polres Tebingtinggi juga memberikan sembako kepada para tukang becak bermotor di Kota Tebingtinggi. Aksi sosial ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 tahun 2021.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso, mengatakan bantuan sosial berupa sembako seperti beras, mie instan, mihun dan telur dan hansanitijer.

“Tujuan Bhayangkari ke sini untuk silahturahmi dan memberi sedikit bantuan sosial kepada siswa panti sosial. Agar para siswa tetap tabah dan sabar terutama dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” pinta AKBP Agus Sugiyarso.

Kepala Seksi Tuna Netra, Linse Limbong menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Tebingtinggi dan ibu ibu Bhayangkari Kota Tebingtinggi. “Dengan adanya bantuan sembako ini, kebutuhan sembako di panti ini bisa terbantu,” bilangnya. (ian/han)

Xiaomi Luncurkan Redmi 10, Jagoannya Smartphone Entry-Level dengan Quad Camera 50MP

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Xiaomi, perusahaan elektronik konsumen dan teknologi manufaktur pintar yang berfokus pada smartphone, perangkat pintar, dan platform Internet of Things (IoT) untuk mendukung gaya hidup, hari ini resmi meluncurkan Redmi 10 yang menghadirkan standar baru untuk kelas smartphone entry-level dengan fitur dan spesifikasi terbaik di kelasnya.

Fitur teknologi terdepan seperti quad camera 50MP, layar 6,5” FHD+ dengan refresh rate 90Hz yang dilengkapi dengan AdaptiveSync, chipset Helio G88 yang bertenaga, juga desain perangkat yang ramping dan elegan membuat Redmi 10 memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang di Indonesia untuk memiliki smartphone mumpuni yang stylish dengan harga terjangkau.

“Rangkaian seri Redmi selalu sukses mendominasi pasar smartphone di Indonesia. Kini, Xiaomi menghadirkan Redmi 10 sebagai Jagoannya 50MP yang siap menjadi smartphone entry-level dengan kamera terbaik di kelasnya. Berbagai upgrade fitur yang ada sangat tepat untuk menunjang kebutuhan Xiaomi Fans, terutama generasi muda Indonesia yang kreatif dalam menghasilkan konten menarik dan trending di media sosial,” jelas Calvin Nobel, Product Marketing Manager Xiaomi Indonesia.

Kamera Jagoan 50 MP dan Berbagai Pilihan Filter Jadikan Konten Lebih Menarik dalam Satu Sentuhan
Redmi 10 menjadi smartphone Redmi pertama yang menghadirkan kamera utama 50MP beresolusi ultra-high sehingga mampu menghasilkan gambar dengan detail yang menakjubkan. Susunan keempat kameranya juga dilengkapi dengan kamera ultra-wide 8MP, kamera makro 2MP, depth sensor 2MP, dan kamera depan 8MP yang memungkinkan para pengguna untuk berkreasi dengan berbagai objek untuk difoto.

Berbagai mode dan filter yang tersedia dalam perangkat ini mampu menghasilkan foto maupun video menjadi begitu menarik. Misalnya, anda dapat menggunakan mode kamera portrait yang dilengkapi berbagai pilihan filter foto menarik yang ada di dalam galeri perangkat dengan mudah untuk hasil foto yang menakjubkan tanpa aplikasi lain. Seiring dengan meningkatnya popularitas video berdurasi singkat di media sosial, generasi muda mengandalkan kamera yang mumpuni untuk menghasilkan konten yang tidak hanya menarik namun juga estetik. Untuk itulah, Redmi 10 memiliki berbagai pilihan fitur short-video filter seperti gold vibe, lime, summer, fantasy, encounter, dan breeze yang bisa dimanfaatkan untuk membuat konten video terlihat lebih memukau.

Dokumentasikan momen kebersamaan yang penuh warna bersama keluarga dan teman-teman tercinta dengan fitur selfie panorama. Fitur ini mampu menangkap gambar kamera depan dengan lebih luas sehingga dapat menangkap lebih banyak objek maupun kondisi pemandangan latar belakang di sekitar pengguna.

Display Jagoan 6,5” FHD+ dan Dual Speakers Membuat Waktu Menikmati Konten Hiburan Lebih Menyenangkan
Layar seluas 6.5” FHD+ Dot Display beresolusi 1080p pada Redmi 10 memberikan tampilan gambar yang luas dan tajam. Tidak ketinggalan dual speakers pada Redmi 10 yang melengkapi waktu bersantai sembari menyaksikan konten hiburan dari layar dan mendengarkan musik terbaru menjadi lebih menyenangkan.

Kecepatan refresh rate hingga 90Hz dengan AdaptiveSync akan memanjakan pengguna ketika berselancar di internet maupun bermain game secara lancar. Hadirnya teknologi AdaptiveSync yang mampu secara otomatis menyesuaikan kecepatan refresh rate sesuai jenis konten yang sedang disaksikan di layar akan memastikan konsumsi daya baterai perangkat menjadi lebih hemat. Selain itu, fitur Reading Mode 3.0 akan membantu mata pengguna menjadi lebih rileks dan tidak mudah lelah ketika membaca maupun menyaksikan konten favorit di Redmi 10.

Prosesor Jagoan Helio G88 untuk Pengalaman Bermain game dan Berselancar di Sosial Media yang Lebih Lancar
Redmi 10 menjadi smartphone pertama di dunia yang ditenagai Helio G88. Prosesor octa-core 2.0 GHz ini begitu bertenaga yang memiliki dua CPU Arm Cortex-A75 dan Arm Cortex-A55 dengan kecepatan operasi hingga 2GHz, sehingga mampu memaksimalkan performa Redmi 10 saat digunakan untuk membuat konten, bermain game dan berselancar di media sosial, dan aktivitas multitasking lainnya. Inovasi terbaru Helio G88 ini juga memungkinkan Redmi 10 mengoptimalkan frekuensi GPU dan kecepatan refresh rate yang lebih tinggi.

Performa tinggi yang diberikan oleh Redmi 10 akan dibungkus dengan MIUI 12.5 dan Android 11 yang dapat memberikan pengalaman terbaik pengguna dalam hal penggunaan Redmi 10 untuk kegiatan produktif sehari-hari.

Fitur Memory Extension yang disematkan dapat menggunakan memori dari penyimpanan internal ponsel (ROM) untuk mendistribusikan lebih banyak kapasitas RAM ketika pengguna menggunakan aplikasi yang mengkonsumsi kapasitas RAM yang besar. Hal ini tentunya dapat memberikan performa lebih cepat dan leluasa untuk melakukan kegiatan multitasking dengan berbagai aplikasi yang terbuka di waktu bersamaan.

Baterai Jagoan 5000mAh dalam Balutan Desain Premium yang Ergonomis
Redmi 10 memiliki kapasitas baterai 5000mAh yang mendukung pengisian cepat 18W dan 9W reverse wired charging. Kapasitas baterai yang besar ini tentu saja membuat pengguna dapat menggunakan perangkat dalam jangka waktu lama dan tidak perlu khawatir kehabisan baterai di tengah kesibukan sehari-hari.

Perangkat ini memiliki desain ramping dan dua pilihan tekstur body perangkat, yaitu glossy dan matte. Pengguna bisa lebih leluasa memilih desain smartphone sesuai gaya dan kesukaan. Desain glossy cocok bagi yang ingin memiliki perangkat dengan gradasi warna yang cerah dan menarik perhatian, sedangkan desain matte cocok bagi yang menyukai tekstur smartphone yang halus dan terasa mewah. Bagi pengguna yang menyukai tekstur glossy, Redmi 10 hadir dengan pilihan warna Sea Blue, sedangkan bagi yang menyukai tekstur matte, Redmi 10 hadir dengan pilihan warna Carbon Gray dan Pebble White.

Smartphone berdesain memukau ini juga dilindungi oleh Corning® Gorilla® Glass 3 yang menjaganya dari goresan, pengguna tidak perlu khawatir lagi ketika menggunakannya di tengah kesibukan sehari-hari. Pengguna juga dapat dengan mudah membuka serta menutup perangkat berkat side arc fingerprint yang didesain begitu ergonomis.

Redmi 10 hadir dalam dua varian yaitu 4GB+64GB dan 6GB+128GB. Penjualan perdana perangkat ini akan berlangsung mulai 22 September 2021 melalui channel penjualan online yakni mi.com serta official store Xiaomi Indonesia di Lazada dan Akulaku serta channel offline di Xiaomi Store, Xiaomi Shop dan juga Erafone. (rel)

Sosialisasi Pendataan Keluarga di Langkat, BKKBN Sumut Lakukan Sensus Door to Door

SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah pada kegiatan sosialsiasi pendataan keluarga.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis pada anak balita (bawah lima tahun) akibat kekurangan asupan nutrisi atau malnutrisi dalam waktu cukup lama. Penyebab, makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai usia si anak.

SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah pada kegiatan sosialsiasi pendataan keluarga.

Demikian disampaikan perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR saat melakukan sosialisasi pendataan keluarga di Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, baru baru ini.

Disebutkannya, kegiatan Sosialisasi Pendataan Keluarga yang di lakukan BKKBN merupakan program Nasional untuk percepatan penurunan angka stunting dengan bekerjasama seluruh tenaga penyuluh dan kader di Desa Babalan, Kabupaten Langkat.

“Kami melalukan metode pendataan Keluarga dengan cara metode sensus, dari rumah ke rumah,”ujarnya.

Pelaksanaan sosialisasi pendataan keluarga ini juga didampingi Delia Pratiwi Sitepu, mitra kerja dari Komisi IX DPR RI, sekaligus untuk memastikan kegiatan apakah berjalan lancar dan sesuai dengan program yang direncanakan. (rel/han)

Umar Zunaidi Sampaikan R-PAPBD 2021 Tebingtinggi

SERAHKAN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan berkas Nota Ranperda PAPBD Tahun Anggaran 2021 kepada Ketua DPRD Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan nota pengantar Ranperda Perubahan APBD Tahun 2021, dengan menambah anggaran pendapatan sebesar Rp15,1 miliar dari APBD Induk Rp738,5 miliar menjadi Rp753,7 miliar.

SERAHKAN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan berkas Nota Ranperda PAPBD Tahun Anggaran 2021 kepada Ketua DPRD Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution.SOPIAN/SUMUT POS.

Nota keuangan tersebut disampaikan Wali Kota Tebingtinggi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tebingtinggi dalam rapat paripurna pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan agenda nota pengantar Wali Kota Tebingtinggi, Rabu (15/9).

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tebingtinggi Basyaruddin Nasution didampingi Wakil Ketua Muhammad Azwar dan Iman Irdian Saragih dan sejumlah OPD dan muspida Kota Tebingtinggi.

Umar Zunaidi dalam nota pengantarnya, mengatakan dalam Ranperda PAPBD TA 2021 yang diajukan, mencantumkan beberapa peraturan Wali Kota (Perwal) yang telah ditetapkan. “Ada 3 Perwal yang dicantumkan mendahului P APBD 2021, disamping pengalokasian anggaran prioritas dibeberapa SKPD,” kata Umar Zunaidi Hasibuan, Kamis (16/9).

Ranperda yang diajukan ini, lanjut Umar Zunaidi, pendapatan bertambah sebesar Rp15 miliar lebih dari APBD Induk TA 2021 sebesar Rp738 miliar lebih, sehingga menjadi 753,7 miliar.

Dari hal tersebut, dijelaskan dari Pendapatan yang bertambah Rp15 miliar lebih yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan pendapatan daerah yang sah.

Demikian pula halnya dengan belanja yang semula Rp776 miliar lebih, mengalami penurunan menjadi Rp761 miliar lebih. Hal ini terdapat pengurangan belanja sebesar Rp14 miliar lebih.

Sedangkan untuk pembiayaan daerah terdiri dari dua, yakni penerimaan pembiayaan daerah pada Ranperda PAPBD 2021 sebesar Rp27,9 miliar lebih, dan untuk pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp19 miliar lebih yang terdiri dari penyertaan modal pada PT Bank Sumut sebesar Rp 3,9 miliar lebih, dan pembayaran pokok utang pada PT Bank Sumut sebesar Rp 15,7 miliar lebih.

Sebagai informasi dalan rangka menindaklanjuti peraturan Menkeu nomor : 17/PMK.07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa TA 2021 dalam rangka mendukung penanggulangan Pandemi Covid-19 dan dampaknya, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan telah melaksanakan relokasi dan refocusing anggaran sebesar Rp 30 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil.

“Saya berharap, pengantar nota keuangan ini dapat dijadikan sebagai informasi dan dapat dibahas bersama sama untuk disetujui menjadi Perda,” jelasnya. (ian/han)

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Pulau Raja Lakukan Preventif 3T

KONTAK ERAT: Tim medis Puskesmas Ofa Mahondang dan personel Polsek Pulau Raja melakukan 3T kepada keluarga yang terlibat kontak erat dengan pasien Covid-19.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Polres Asahan melalui Polsek Pulau Raja Asahan melaksanakan Testing, Tracing dan Treatment (3T) terhadap 15 orang warga Dusun IV, Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, karena terlibat kontak erat dengan salah satu pasien positif Covid-19.

KONTAK ERAT: Tim medis Puskesmas Ofa Mahondang dan personel Polsek Pulau Raja melakukan 3T kepada keluarga yang terlibat kontak erat dengan pasien Covid-19.

Kapolsek Pulau Raja, AKP Maralidang Harahap SH menerangkan, Melakukan langkah Preventif 3T berawal pada Minggu (12/9) lalu. Salah satu warga tersebut melakukan perjalanan ke Medan, dan akan melanjutkan perjalanan ke Kalimantan.

Namun sebelum berangkat ke Kalimantan, warga tersebut melakukan tes PCR ke Klinik Anugerah Medan pada 13 September lalu. Ternyata, hasil PCR warga tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan hasil PCR tersebut, pasien melakukan isolasi mandiri di kediamannya di Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, tim medis Puskesmas Ofa Mahondang didampingi personel Polsek Pulau Raja melakukan 3T kepada 15 orang yang sebelumnya kontak erat dengan pasien tersebut.

“Dari ke 15 warga yang dilakukan 3T, keseluruhan hasilnya Negatif,” ucap AKP Maralidang Harahap.

“Kepada pasien kita sarankan untuk melakukan isoman selamat 14 hari, dan kepada yang kontak erat kami sarankan untuk karantina selama 5 hari ke depan” terang Kapolsek Pulau Raja, AKP Maralidang Harahap, SH. (dat/han)

Golkar Langkat Gelar Orientasi Kepartaian dan Bappilu

ORIENTASI: Peserta orientasi kepartaian dan Bappilu Partai Golkar Langkat, Kamis (16/9)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Langkat melaksanakan orientasi kepartaian dan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) guna mewujudkan partai yang mandiri, demokratis, kuat, solid, berakar dan responsif, di mana untuk kali ini 35 orang peserta dari wilayah Teluk Aru.

ORIENTASI: Peserta orientasi kepartaian dan Bappilu Partai Golkar Langkat, Kamis (16/9).

Hal itu disampaikan Ketua DPD Golkar Langkat Terbit Rencana Perangiangin dalam amanat tertulis yang dibacakan Sekretaris Golkar Suri Alam SE, di Stabat, Kamis (16/9).

Hadir juga Ketua Dewan Penasehat M Irian Nasution, Ketua panitia Drs Syahrizal MZ, narasumber Pujianto SE, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Langkat Sofian Sitepu.

“Orientasi Kepartaian dan Bappilu itu diikuti 35 orang peserta dari wilayah Teluk Aru yang sebelumnya sudah dilakukan terhadap kader di wilayah Langkat Hilir dan Langkat Hulu.

Suri Alam mengingatkan oleh karena itu para pimpinan, fungsionaris dan juga para kader partai Golkar sangat diharuskan untuk mengikuti orientasi kepartaian ini guna memperluas pemahaman terhadap visi, misi dan tujuan partai Golkar dalam dunia politik dan demokrasi di Indonesia.

Sejalan dengan itu di dalam PO-5/DPP/Golkar/VIII/2021 mengamanatkan dan menegaskan kepada seluruh fungsionaris dan para kader untuk mengikuti orentasi sebagai persyaratan formil untuk mengikuti atau mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif.

Untuk itu setiap daerah pemilihan harus bersatu padu, bergerak secara solid sampai ketingkat akar rumput. Tantangan yang kita hadapi tidaklah ringan, persaingan antar partai politik akan berlangsung dengan ketat, suhu politik juga akan meningkat, petaruhan merebut dukungan akan semakin seru.

“Karena itu semua kader Golkar untuk tetap waspada dan terus bekerja demi dan bersama dengan rakyat,” katanya.

Karena itu semua kader Golkar untuk tetap waspada dan terus bekerja demi dan bersama dengan rakyat. Untuk itu dihimbau ikuti orentasi ini dengan serius, fokus dan sungguh-sungguh.

Saya yakin saudara adalah kader-kader pilihan partai Golkar yang punya kemampuan dan kompetensi dalam berjuang, bekarya, bekerja keras dan bekerja tuntas untuk membesarkan dan memajukan partai Golkar di Kabupaten Langkat.

Usai melaksanakan orientasi dilakukan pemberian kain sarung kepada seluruh peserta kegiatan oleh anggota DPRD Langkat yang berasal dari daerah pemilihan Teluk Aru. (ant/azw)

Ribuan Ikan di Sungai Sirah Mati Mendadak

TINJAU SUNGAI: Petugas dari Pemkab Langkat saat meninjau sungai tempat ribuan ikan mati mendadak, Senin (15/9).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ribuan ikan dan biota lainnya mendadak mati di aliran Sungai Sei Sirah, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat , Sumatera Utara, dalam beberapa hari terakhir.  Ikan-ikan itu diduga mati akibat kondisi air sungai yang tercemar. Itu terlihat dari warna air sungai yang menghitam.

TINJAU SUNGAI: Petugas dari Pemkab Langkat saat meninjau sungai tempat ribuan ikan mati mendadak, Senin (15/9).

Kepala Dinas Lingkugan Hidup Kabupate Langkat, Iskandar Zulkarnaen Tarigan, mengatakan, pihaknya telah menurunkan petugas untuk memeriksa kondisi air sungai Sei Sirah pada Senin, (13/9). Sampel air pun sudah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

“Kita sudah terima laporannya (ikan mati) dari masyarakat dan langsung menurunkan petugas ke sana. Kita sudah ambil sampelnya dan sudah dikirimkan ke Medan. Dalam 14 hari ini hasilnya keluar. Baru nanti kita tahu apakah airnya tercemar atau tidak,” kata Iskandar, Rabu (15/9).

Iskandar melanjutkan, kalua hasil sampel yang dikirim oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kellautan dan Perikanan diketahui ada pencemaran, mereka akan meminta keterangan terhadap pabrik yang berada di sekitar sungai tersebut.  “Ada pencemaran berarti ini akan kita tindak lanjuti ke perusahaan-perusahaan di sekitar sungai itu. Sementara ini ada tiga perusahaan yang diduga limbahnya masuk ke sungai itu,” imbuhnya.

Dugaan limbah dari tiga perushaan itu yang mengalir, dikarenakan limbah perusahaan itulah yang paling memungkinkan mencemari Sungai Sei Sirah.(bbs/azw)

“Sungai itu semacam teluk aja. Makanya kita perkirakan pencemaran terjadi di sekitar teluk itu saja. Pokoknya kita akan telusuri sampai tuntas,” tegasnya.(sdc/azw)

Dua Kelompok Bentrok di Lahan PTPN Binjai, Seorang Terkena Bacokan di Kepala

WARGA DI LOKASI: Warga berada di lokasi lahan PTPN II di Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, beberapa waktu lalu.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dua kelompok terlibat bentrok di lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, belum lama ini. Akibatnya, satu orang berinisial S (43), mengalami luka bacok di bagian kepala.

WARGA DI LOKASI: Warga berada di lokasi lahan PTPN II di Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah menerima laporan terkait dengan kejadian semalam,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai, AKP Yayang Rizki Pratama, kemarin (15/9).

Informasi dihimpun, korban dan teman-teman mulanya membuat tapal batas yang diduga menggarap tanah negara di Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur. Tiba-tiba, korban didatangi oleh kelompok lain dengan menggunakan sebo atau penutup wajah saat tengah bekerja.

Rombongan orang tak dikenal, membawa senjata tajam, panah hingga bom molotov. Situasi berubah mencekam.

Kelompok yang tengah buat batas tanah mereka, pun meninggalkan pekerjaan buat tapal. Saat berusaha lari, korban diduga dibacok pada bagian kepalanya oleh salah satu orang dari kelompok bersajam.

Beruntung, nyawa korban masih dapat tertolong dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bangkatan Binjai. Korban mendapat sembilan jahitan di bagian kepala. Bersama Kuasa hukumnya, korban kemudian membuat laporan ke Polres Binjai.

“Kita belum bisa periksa saksi untuk dimintai keterangan, karena masih dalam perawatan,” tandas Kasat Reskrim. (ted/azw)

20 Napi Lapas Binjai Lulus Uji Sertifikasi Pengelasan

IKUT: WBP Lapas Binjai saat mengikuti kompetensi bidang pengelasan, kemarin.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 20 napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai mendapat pembinaan kemandirian berupa pelatihan keterampilan yang bersertifikat di bidang pengelasan. “Lembaga Sertifikasi Profesi Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Medan yang melakukan ujian kompetensi kepada 20 peserta WBP, yang digelar pada 15 September 2021 sampai 16 September 2021,” kata Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Raymon Andika Girsang, Kamis (16/9).

IKUT: WBP Lapas Binjai saat mengikuti kompetensi bidang pengelasan, kemarin.

Peserta yang mengikuti pelatihan keterampilan ini sudah diseleksi berdasarkan minat dan bakatnya selama 24 hari, sejak 16 Agustus 2021 hingga 13 September 2021. Dalam proses seleksi, kata Kasi, mereka menerima pembekalan materi dan praktek industri las dari Instruktur BBPLK Medan.

“Setelah itu, setiap peserta diuji selama dua hari untuk menunjukan kemampuan dan keterampilan bidang las industri. Sehingga, jika memenuhi syarat akan dinyatakan lulus dan mendapat sertifikat BNSP,” beber Raymon.

Raymon menjelaskan, pihaknya sudah melakukan serah terima blanko sertifikat kompetensi kegiatan hasil uji kompetrnsi skema perakitan meubel yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi BBPLK Medan. “Sertifikat BNSP ini akan diberikan ketika peserta selesai menjalani masa pidana. Sertifikat BNSP memiliki peranan penting bagi peserta pelatihan untuk mengembangkan kompetensi yang dimilikannya,” kata dia.

“Manfaat sertifikasi BNSP sebagai wujud pengakuan yang dapat meningkatkan kreadibilitas sebuah profesi, sehingga warga binaan menjadi percaya diri dalam membangun jalur karirnya kelak nanti. Sertifikat tersebut berlaku sampai 3 tahun setelah tanggal dikeluarkan. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal warga binaan di masa yang mendatang untuk melanjuti penghidupannya saat sudah kembali ke masyarakat,” pungkasnya. (ted/azw)

Zona Merah Nihil, Oranye Berkurang di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PROVINSI Sumatera Utara (Sumut) masih bebas dari zona merah (risiko tinggi) penyebaran Covid-19. Bahkan, saat ini zona oranye (risiko sedang) juga terus berkurang. Meski begitu, belum ada kabupaten/kota di Sumut yang masuk zona hijau (tidak ada kasus).

Berdasarkan data hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah seluruh Indonesia yang disampaikan pada website https://covid19.go.id/peta-risiko per 12 September 2021, tercatat ada 5 kabupaten/kota yang masuk zona oranye yaitu Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Batu Bara, Medan, dan Labuhanbaru Utara. Selebihnya, sebanyak 28 daerah merupakan zona kuning.

Jumlah daerah di Sumut yang masuk zona oranye tersebut pada pekan ini, menurun drastis dibanding minggun

sebelumnya yang mencapai 11 daerah. Peta zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya.

Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir. Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20% jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 di kabupaten/kota yang terus menurun, salah satunya karena kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Masyarakat mulai sadar dan disiplin pentingnya prokes dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan, semakin melekat dalam setiap aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Kamis (16/9).

Selain itu, menurut Aris, menurunnya kasus Covid-19 di Sumut juga dipengaruhi oleh pembatasan aktivitas kegiatan masyarakat. Kemudian, juga 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang terus gencar dilakukan. “Di sisi lain, vaksinasi Covid-19 juga terus masif dilakukan. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang dilakukan tersebut dan dukungan masyarakat yang sadar prokes, maka kasus Covid-19 akan turun,” tandasnya.

Transparansi Data

Sementara, pengamat politik dan pemerintahan Dadang Darmawan menilai, data yang akurat sangat diperlukan dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Utara. Karenanya sinergitas antara pemerintah dengan media massa penting untuk ditingkatkan, terkhusus soal data-data yang dibutuhkan dalam penanganan covid.

“Kuncinya adalah kemauan. Mau gak pemerintah membuka data ini seluas-luasnya kepada publik melalui media massa. Sebab, dengan data akurat bisa membuat penanganan (pandemi) lebih baik,” kata Dadang Darmawan saat menjadi pembicara di Coffee Morning Dinas Kominfo Sumut bertajuk ‘Pengelolaan Arus Informasi dan Komunikasi di Masa Pandemi Covid-19, di Hotel Santika Dyandra Medan, Kamis (16/9).

Amburadulnya data penanganan Covid-19 di Sumut, menurutnya, kembali terungkap tatkala Gubsu Edy baru-baru ini ada menyebut kesalahan input data oleh sejumlah kabupaten dan kota. Pernyataan Gubsu itu, lantas ditanggapi Wali Kota Medan, Bobby Nasution. “Saya kira dengan Edy Rahmayadi mantan Pangkostrad, dan Bobby Nasution dengan statusnya menantu Presiden Jokowi, hal semacam itu tidak perlu terjadi. Tentunya kedua tokoh ini punya kapasitas untuk menyelesaikan permasalahan. Sekali lagi, soal data ini poinnya adalah kemauan pemerintah, soal good will,” ujarnya.

Narasumber lain, Cory Novrica Sinaga mengatakan, jika media massa atau wartawan kesulitan dalam mendapatkan sumber valid untuk berita, diperlukan improvisasi maupun angle lain sehingga tetap mampu menghadirkan informasi menarik bagi masyarakat. “Dengan demikian, melalui pemberitaan yang kawan-kawan itu dapat berefek besar untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat kita saat ini. Saya setuju bahwa harus ada keterbukaan dari sumber berita terkait data-data publik, yang memang diperlukan oleh media,” ujar akademisi yang berlatarbelakang seorang wartawan radio tersebut.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, Mutia Atiqah, juga sependapat soal keterbukaan informasi publik ini, terlebih dalam penanganan pandemi Covid-19. “Saya pikir berita-berita tentang covid ini perlu diangkat dari sisi lain. Sebab masyarakat sudah jenuh dengan angka-angka lonjakan kasus, soal kematian setiap hari. Tapi dengan adanya angle lain yang diberitakan, itu akan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat,” ujarnya. (ris/prn)