31 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 3476

Pemko Medan Segera Permanenkan Tim Saber Pungli: Tak Cuma Dicopot, Pelaku Pungli Juga Dipidana

Saber Pungli-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan tak main-main dalam bemberantas praktik pungutan liar di jajarannya. Bila ada yang kedapatan melakukan pungli, oknum tersebut tak cuma dicopot dari jabatan, tapi juga akan dipidanakan.

Saber Pungli-Ilustrasi.

PERINGATAN keras ini di sampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wiriya Alrahman saat mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin rapat sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (30/4). Wiriya mengingatkan, setiap ASN di jajaran Pemko Medan, mulai dari pimpinan OPD, camat, lurah hingga kepling di Kota Medan agar tidak melakukan pungli kepada masyarakat dalam memberikan setiap pelayanan.

Tak cuma itu, mereka juga diminta untuk melakukan pengawasan secara ketat kepada jajarannya agar tidak melakukan pungli di lapangan. “Saya ingatkan, semua pelayanan terhadap masyarakat jangan lagi ada yang menggunakan uang, apabila tidak ingin dicopot (dari jabatannya) ataupun di pidanakan,” kata Wiriya.

Dicopotnya Lurah Sidorame Timur, Medan Perjuangan bersama seorang stafnya oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution baru-baru ini karena terbukti melakukan pungli kepada masyarakat, diingatkan Wiriya agar menjadi pelajaran bagi semua ASN. Begitu juga bagi para kepling yang ada di Kota Medan. “Mari jadikan kejadian pungli yang baru terjadi sebagai pelajaran,” tegas Sekda.

Menurut Wiriya, ketegasan kepada oknum yang masih melakukan pungli di tengah-tengah masyarakat sangat lah penting. Mengingat, hal itu merupakan salah satu visi misi dari Wali Kota Medan, yakni menciptakan pelaksanaan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi dan pungli. “Hal ini sangat di tekankan oleh Bapak Wali Kota, sehingga hal ini sangat penting untuk diikuti,” terangnya.

Dilanjutkan Wiriya, larangan pungli ini tidak hanya berlaku kepada para pimpinan OPD, camat ataupun Lurah yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Medan, melainkan juga berlaku kepada setiap Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan. Pasalnya, Kepling merupakan jabatan yang diangkat berdasarkan SK Pemerintah dan juga menerima penghasilan dari pemerintah. Tak cuma itu, jabatan Kepling juga merupakan ujung tombak hampir setiap pelayanan yang diterima masyarakat. Artinya, ancaman pidana bukan hanya berlaku bagi para ASN, tetapi juga kepada para kepling bila terbukti melakukan pungli. “Saya minta Camat dan Lurah harus betul-betul mengingatkan para kepling agar tidak meminta uang kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan, karena kepling pun bisa di pidanakan,” ujarnya.

Dalam rapat yang turut dihadiri Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, dan Perwakilan Kodim 0201/BS Mayor Kav Prima Wahyudi ini, Wiriya berharap agar kedepannya tidak terjadi lagi praktik-praktik pungli di Kota Medan. “Sehingga kita benar-benar dapat mewujudkan Kota Medan yang Berkah,” harapnya.

Sementara itu, Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, meminta agar mind set serta culture set pungli yang selama ini terjadi di Kota Medan harus diubah, karena perbuatan pungli tersebut sangat merugikan masyarakat. Tak berbeda dengan Wiriya, ia pun meminta agar kejadian dicopotnya Lurah Sidorame Timur dan seorang Staf nya baru-baru ini harus menjadi pelajaran bagi ASN maupun Kepling di Kota Medan.

“Cara merubahnya harus dari kesadaran diri sendiri untuk tidak melakukannya lagi. Kejadian pungli yang dilakukan oknum Lurah kemarin harus dijadikan cambuk bagi ASN yang lainnya,” katanya.

Di tempat yang sama Plt Inspektur Kota Medan Laksamana Putra mengatakan, rapat itu digelar guna menindaklanjuti situasi yang telah terjadi sebelumnya dan dihubungkan dengan tugas-tugas pelayanan publik.

Inspektorat pun beranggapan, bahwa kegiatan saber pungli tersebut sangat strategis dalam menopang efektifitas pelayanan masyarakat. Kedepannya, saber pungli di Kota Medan segera dipermanenkan. “Kita akan mempermanenkan kegiatan saber pungli ini guna memperkecil terjadinya pungli di Kota Medan. Area sosialisasi ini pun akan diperluas sampai ke tingkat lingkungan,” pungkasnya. (map)

Regal Springs Buka Perekrutan 20 Penyelam untuk Budidaya Danau Toba

Untuk posisi penyelam, Regal Spring akan menerima pelamar, utamanya dari desa-desa dalam wilayah kecamatan Ajibata, Simanindo dan Onan Rungu.

PARAPAT, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia membuka proses penerimaan karyawan untuk bakat lokal, guna mendukung kegiatan operasi budidaya di Danau Toba, Sumatera Utara.
“Kami saat ini melakukan penerimaan 20 penyelam untuk mendukung operasi budidaya
tilapia kami di Danau Toba. Perekrutan itu sebagai bagian upaya kami untuk terus meningkatkan operasi akuakultur yang berkelanjutan, dan bagian perwujudan nilai Keberlanjutan KAMI PEDULI,” kata David Tampubolon, Head of Corporate Affairs, Senin (3/5).

Usaha budidaya tilapia Regal Springs Indonesia di Danau Toba saat ini mempekerjakan lebih dari 480 karyawan. Dari jumlah itu, lebih dari 95% direkrut dari desa-desa di Kabupaten
Toba dan Samosir.
Untuk posisi penyelam, kata David, perusahaan akan menerima pelamar utamanya dari desa-desa dalam wilayah kecamatan Ajibata, Simanindo dan Onan Rungu yang menjadi lokasi kegiatan perusahaan berada. Pelamar yang lulus akan diberikan serangkaian program pelatihan dan mendapatkan sertifikat, sebelum mereka memulai pekerjaan mereka.
“Untuk memaksimalkan dampak positif kami terhadap masyarakat sekitar, kami juga bekerjasama dengan para pengusaha setempat dalam pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan perusahaan. Kerja sama ini semakin menambah lapangan kerja dan dampak ekonomi,” kata David Tampubolon.
Regal Springs Indonesia merupakan usaha budidaya dan pengolahan tilapia terpadu. Perusahaan menghasilkan produk premium dengan merk Naturally Better Tilapia untuk pelanggan dalam negeri dan internasional.
Regal Springs Indonesia menerapkan Program Keberlanjutan KAMI PEDULI yang merupakan program keberlanjutan terpadu pertama dunia untuk akuakultur dan Tilapia, yang diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. (rel)

6 Bulan BUS BTS Beroperasi, Angkot Dicueki demi Bus Gratisan

NAIK BUS: Sejumlah warga bersiap menaiki Bus Trans Metro Deli di kawasan Lapangan Merdeka Medan, belum lama ini.istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Organda Kota Medan kerap mendapatkan keluhan dari para sopir angkot atas keberadaan Bus Trans Metro Deli (TMD). Pasalnya, sejak Bus Buy The Service (BTS) ini beroperasi di 5 koridor, mulai 16 November 2021 atau sekitar 6 bulan lalu, penghasilan sopir angkot menurun drastis. Apalagi, hingga kini Bus BTS tersebut masih beroperasi dengan tarif Rp0 ataupun gratis.

NAIK BUS: Sejumlah warga bersiap menaiki Bus Trans Metro Deli di kawasan Lapangan Merdeka Medan, belum lama ini.istimewa/sumut pos.

“Khususnya Angkot yang dilintasi Bus BTS, pendapatannya sudah berkurang sangat drastis. Dari awal kan kita sampaikan, mana mungkin angkot ini bisa bersaing dengan Bus BTS yang gratis. Sampai saat ini, itulah keluhan yang kita terima dari sopir-sopir kita di Medan,” kata Ketua Organda Medan, Mont Gomery Munthe kepada Sumut Pos, Minggu (2/5).

Dikatakan Gomery, salah satu trayek atau koridor yang paling terkena dampak dari keberadaan Bus BTS di Kota Medan adalah jurusan Lapangan Merdeka-Belawan. Pasalnya, dari 5 koridor Bus BTS di Kota Medan, koridor tujuan Belawan adalah koridor dengan jumlah penumpang paling tinggi. Hal itu pun dapat dilihat secara langsung di halte depan Kantor Pos Besar Medan.

“Sewaktu jam-jam banyak sewa, katakanlah jam pulang kerja, itu semua penumpang sudah mengantre menunggu Bus BTS jurusan Belawan. Angkot kitan

sudah bolak-balik menawarkan diri supaya penumpang naik angkot saja, tak perlu antre, tapi angkot kita dicueki, penumpang maunya naik Bus BTS,” ujarnya.

Tak cuma itu, terang Gomery, selain lima koridor Bus BTS yang ada saat ini, yakni koridor Lapangan Merdeka – Tuntungan, Lapangan Merdeka – Tembung, Lapangan Merdeka – Amplas, Lapangan Merdeka – Belawan dan Lapangan Merdeka – Pinang Baris, pemerintah justru berencana untuk menambah empat koridor lainnya di Kota Medan pada tahun ini.

Atas kebijakan itu, Organda menilai beroperasinya bus BTS di Kota Medan sebagai bentuk ketidakadilan pemerintah terhadap sopir angkot. Ditambah lagi, sangat banyak sopir angkot yang tidak menerima bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19. Padahal sebelum adanya Bus BTS sekalipun, pendapatan sopir angkot telah menurun tajam akibat pandemi.

“Selama pandemi anak sekolah tak lagi ke sekolah, banyak pegawai yang dirumahkan, itu saja sudah terpukul ekonomi sopir-sopir angkot ini, sampai mau bayar setoran atau kredit angkotnya saja pun gak mampu. Ditambah lagi ada Bus BTS ini, semakin terpuruk lah pendapatan sopir angkot ini,” terangnya.

Untuk itu, Organda pun kembali meminta kepada pemerintah untuk segera menerapkan dan menyesuaikan tarif Bus BTS dengan tarif Angkot di Kota Medan. “Atau kalau pun tidak, kita minta angkot yang diberi subsidi layaknya Bus BTS, supaya Bus BTS dan angkot sama-sama bisa beroperasi secara gratis,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution, meminta agar pemerintah dapat segera memberikan solusi yang tepat bagi para sopir angkot di Kota Medan atas keberadaan Bus BTS. Dedy mengakui, keberadaan Bus Trans Metro Deli ataupun Bus BTS di Kota Medan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menciptakan mida transportasi massal yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berbiaya murah. Namun pemerintah juga memiliki kewajiban untuk memberikan solusi bagi mereka yang terkena dampak sosial atas kebijakan yang diambil pemerintah.

“Bus BTS ini tujuannya baik, tapi ada yang terkena dampak sosial karenanya, salah satunya sopir angkot. Sopir angkot ini juga masyarakat kita yang harus diperhatikan kesejahteraannya, kita berharap ada solusi untuk mereka,” kata Dedy kepada Sumut Pos, Minggu (2/5).

Dedy mengatakan, pemerintah bisa memulainya dengan tuntutan para sopir angkot, yakni menyesuaikan tarif Bus BTS dengan tarif angkot agar angkot mampu bersaing dalam mendapatkan penumpang. Atau, pemerintah dapat memberikan subsidi kepada angkot agar dapat mengurangi beban operasional angkot.

“Atau mungkin ada solusi lain dari pemerintah yang bisa menjadi win-win solution. Masyarakat harus bisa mendapatkan transportasi massal modern seperti Bus BTS, tapi kesejahteraan sopir angkot juga sangat perlu diperhatikan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini sebanyak 72 unit Bus Trans Metro Deli dengan sistem BTS telah beroperasi pada 5 koridor di Kota Medan yang seluruhnya berpusat di Lapangan Merdeka Kota Medan. Awalnya Bus BTS beroperasi di 3 koridor sejak 16 November 2021, yakni tujuan Amplas, Tuntungan, dan Tembung. Pada 22 Januari 2021 yang lalu, Bus Trans Metro Deli menambah 2 koridor lainnya, yakni tujuan Pinangbaris dan Belawan. (map)

Warga Belawan Bahari Dukung PT STTC, Lurah: Lahan Itu Milik STTC

AKSI DAMAI: Puluhan warga melakukan aksi damai di depan perusahaan PT STTC di Belawan, Jumat (30/4). ISTIMEWA/sumut pos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga menegaskan, lahan di Lingkungan XII Belawan Bahari, Kecamatan Belawan, adalah sah milik PT Sumatera Tobaco Trading Company (STTC). Hal itu ditegaskan warga saat aksi damai di depan perusahaan PT STTC di Belawan, Jumat (30/4).

AKSI DAMAI: Puluhan warga melakukan aksi damai di depan perusahaan PT STTC di Belawan, Jumat (30/4). ISTIMEWA/sumut pos.

“Kami menegaskan, lahan ini merupakan milik PT STTC,” ujar Muhammad Amin, selaku koordinator aksi kepada wartawan, dia meminta kepada pihak lain agar jangan memanfaatkan warga untuk kepentingan pribadi. “Kami minta pihak lain untuk tidak memanfaatkan dan memecah belah warga untuk kepentingan diri sendiri,” tambahnya.

Sementara tokoh masyarakat Lingkungan XI Belawan Bahari, Samato Duha menegaskan, mereka selama ini sudah merasa ditipu pihak lain. “Katanya tanah ini sudah dihibahkan kepada kami, namun sampai saat ini barang buktinya tak ada. Inikan namanya penipuan,” ujar Samato Duha.

Tambah Duha, sejak mereka tinggal di kawasan tersebut, tak pernah melintas di lahan PT STTC tersebut. Makanya warga heran tiba-tiba ada oknum pengusaha mengaku tanah tersebut sudah dihibahkan sama mereka. “Saya sudah diperiksa di Poldasu terkait hal ini, dan saya tegaskan bahwa lahan ini sah milik PT STTC,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk berisikan, warga Lingkungan XI Belawan Bahari, Medan Belawan, tak pernah menggunakan lahan PT STTC untuk jalan akses, menolak dan mengutuk keras mafia tanah yang memanfaatkan warga untuk menyerobot lahan PT STTC, merasa keberatan disebut menerima tanah hibah dari Mujianto.

Warga meminta Wali Kota Medan untuk membuka parit dan paluh yang ditutup semena mena oleh pelaku karena menimbulkan banjir dan merusak ekosistim. Serta meminta Kapoldasu untuk mengusut dan menangkap pelaku yang menutup paluh dan parit dengan mengatasnamakan masyarakat Lingkungan XI Belawan Bahari, Belawan.

Sementara itu, Lurah Belawan Bahari, Sonang Saing mengaku kalau lahan tersebut benar milik PT STTC. “Sejak saya menjabat Lurah Tahun 2016, setahu saya itu milik STTC. Lahan itu sudah terpagar yang diatas lahan STTC,” sebutnya.

Kemudian, sebut dia, di lahan tersebut tidak ada akses jalan masyarakat umum. “Tidak ada akses jalan yang dipakai masyarakat, kalau ada yang bilang itu jalan masyarakat, itu masyarakat yang mana, tidak ada berdomisili disitu sehingga tidak ada akses jalan masyarakat. Kita sebagai pemerintah setempat tidak pernah tau ada jalan disitu,” sebutnya.

Dirinya sendiri tidak pernah mendapatkan bukti kalau lahan tersebut diibahkan kepada masyarakat. “Sejauh ini tidak ada bukti ibah tanah kepada masyarakat. Kita bingung ibah kepada masyarakat, sampai sekarang kita tidak tahu masyarakat mana, kalau ada ibah pasti diketahui pemerintah toh, kita tidak pernah tau itu dan dokumennya pun tak pernah ada sama kita. Memang tidak ada ibah,” jelas dia.

Sementara itu, Kepling XII Kelurahan Belawan Bahari Belawan, Ricky Sulistian Nasution, mengatakan bahwa lahan tersebut merupakan milik PT STTC. “Yang saya tahu, selama ini di lahan tersebut tidak ada warga dan akses jalan,” tegasnya.

Dirinya pun tidak pernah tahu persoalan lahan yang diibahkan kepada masyarakat. “Saya tidak pernah tau itu ibah dan siapa yang mengibahkan, isu ibah itu datang baru 2 atau 3 bulan lalu. Sementara saya Kepling dari tahun 2017,” ucapnya.

Sementara Kepling XI, Audra Aprelia Pohan mengapresiasi aksi damai yang dilakukan warganya. “Itu sangat bagus, supaya jangan ada lagi unjukrasa ke depan harinya,” ujarnya. (rel)

Naikkan Produksi Emas, Agincourt Optimasi Mill

Wakil Presiden Direktur Agincourt Resources, Hendra Hutahaean (kiri atas), Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono (kiri tengah), dan Direktur Engineering PTAR, Ruli Tanio (kiri bawah), pada Virtual Media Gathering Ramadan 1442 H PTAR, Kamis (29/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dibanding produksi tahun 2019, tahun 2020 Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources berhasil meningkatkan produksi tambang mineral hingga 10 persen. Yakni perak naik 17 persen, sedangkan emas turun 14 persen (jika dirata-ratakan naik 10 persen). Totalnya, produksi tahun 2020 lalu sekitar 320 ribu ounces emas (1 ounces = 34 gram).

“Di tengah situasi pandemi COVID-19, Tambang Emas Martabe masih bisa memproduksi 320 ribu ounces emas dengan melakukan berbagai upaya optimasi. Salahsatunya dengan mengoptimalkan mill (mesin penggilingan),” kata Wakil Presiden Direktur Agincourt Resources, Hendra Hutahaean, pada Virtual Media Gathering Ramadan 1442 H PTAR, Kamis (29/4).

Senada dengan Hendra, Direktur Engineering PTAR, Ruli Tanio, dalam paparannya via Zoom Meeting mengatakan pada awal pandemi Covid-19, PTAR memberlakukan Work From Home pada karyawan dengan hanya memperkerjakan sekitar 600 karyawan di lokasi tambang. WFH ditambah isu logistik sempat membuat operasional tambang melambat.

Untuk mengatasinya, managemen PTAR mengerjakan beberapa program konstruksi pengembangan kapasitas mill hingga 10 persen. “Martabe tengah menambah mesin vertikal mill (untuk penggerusan batu, Red), sehingga mampu menggerus batu dengan kapasitas 5,9 juta-6 juta ton bebatuan per tahun,” katanya.

Dengan kapasitas mill itu, PTAR diharapkan akan mampu memproduksi emas 350 ribu ounces per tahun.

Wakil Presiden Direktur Agincourt Resources, Hendra Hutahaean pada Virtual Media Gathering Ramadan 1442 H PTAR, Kamis (29/4).

Adapun bebatuan di Tambang Emas Martabe tergolong tipe high sulfidation, yaitu tonase besar, kadarnya kecil. Dari 1 ton bebatuan, emas yang diperoleh maksimal 2 gram. Sifatnya oksida karena termasuk bebatuan permukaan. Bebatuan bersifat oksida, recoverinya lebih mudah dan aman bagi lingkungan.

“Di Pit Purnama, masih ada prospek cadangan tambang bawah tanah. Tetapi semakin ke dalam bumi, kadar emasnya makin kecil. Mungkin hanya 1,7 gram per satu ton bebatuan. Sifatnya pun semakin sulfida (bersifat sulfur), yang lebih sulit recovery secara aman bagi lingkungan,” kata Ruli.

Karena itu, meski kapasitas mill ditambah, kemungkinan PTAR hanya mampu mempertahankan kapasitas produksi, jika kadar emas bebatuan yang ditambang makin rendah, yakni hanya 1,7 gram per 1 ton bebatuan.

“Keuntungan tambang bawah tanah, tidak perlu melakukan pembukaan lahan. Saat ini PTAR sedang melakukan studi. Tetapi jika pun dinilai feasible (layak tambang), kayaknya tambang bawah tanah masih lama. Soalnya banyak aspek yang dipertimbangkan. Salahsatunya aspek keselamatan, di ana ditinjau dari aspek tektonik dan seismik yang diketahui ada sesar aktif di lokasi pit,” jelasnya.

Peduli Lingkungan

Dalam hal aspek keamanan, PTAR saat ini juga memperbaiki struktur Tailing Storage Facility (TSF) yang ada –meski tidak ada masalah–, menyusul kejadian longsornya TSF tambang di Brazil. “PTAR meringankan beban TSF dengan membangun fasilitas baru. Juga dilakukan Tailing Management, yakni mengeringkan sisa bebatuan yang digerus dan membawanya ke lokasi lain untuk mengurangi resiko,” ungkapnya.

Direktur Engineering PTAR, Ruli Tanio pada Virtual Media Gathering Ramadan 1442 H PTAR, Kamis (29/4).

Disain TSF Tambang Emas martabe melibatkan 3 konsultan luar negeri, dengan memperhitungkan parameter gempa, potensi kebocoran, pergeseran tanah, seismografi, dan seterusnya. Mereka menggunakan puluhan alat untuk mengukurnya.

“Dari aspek keamanan, TSF di Tambang Emas Martabe relatif aman. Hingga saat ini TSF tambang baik-baik saja dan belum pernah melewati hal-hal kritis,” ungkapnya.

Dari segi lingkungan, PTAR juga concern dengan ekosistem Batangtoru dengan biodiversity-nya. “Perusahaan bekerjasama dengan para ahli lingkungan dari IPB, UI, USU, Universitas Nasional untuk meminimalkan dampak lingkungan. Juga bekerjasama dengan para stakeholder dalam memindahkan satwa setempat. Intinya, PTAR sangat peduli dengan keberlanjutan baik perusahaan, lingkungan, maupun masyarakat. Prinsipnya, kurangi aspek fatality, kedepankan aspek kolaborasi,” cetusnya.

Adapun fokus PTAR saat ini, menurut Ruli, adalah memiliki blueprint yang baik dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar di segala sektor. Khususnya sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya.

“Perusahaan tidak ingin hanya mengeruk kekayaan alam saja, tetapi juga menaikkan tingkat kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat sekitar. Saat ini, direct impact perusahaan terhadap masyarakat adalah belanja barang dengan nilai mencapai 4-5 juta US dolar per tahun. Juga mempekerjakan sekitar 3.000-an karyawan. Ditambah program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya,” ungkapnya.  

Saat ini, produksi emas PTAR berasal dari tiga pit eksisting, yakni pit Purnama, Ramba Joring, dan Barani di Tambang Emas Martabe, Batangtoru. PTAR juga memiliki tiga deposit lain, yakni Uluala Hulu, Tor Uluala, dan Horas. Umur tambang diprediksi dapat mencapai 15-16 tahun.

Virtual meeting juga dihadiri Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono. (mea)

YouTube Works Awards Diluncurkan, Dibuka hingga 31 Mei

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai pengakuan terhadap adaptabilitas pemasar dengan pola pikir digital-first, YouTube Works Awards edisi pertama di Indonesia kini telah mulai menerima pendaftaran.

Bermitra dengan Kantar dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) pada proses penjurian, penghargaan ini akan memilih kampanye yang dirilis di YouTube antara 1 Januari 2019 hingga 31 Mei 2021. Kampanye tersebut harus sudah meningkatkan hasil bisnis dan memperlihatkan kreativitas dalam hal perencanaan media, penceritaan, serta kolaborasi strategis dan kreatif antara brand & kreator.

Tim marketing, media, kreatif, dan agensi dapat mengirimkan entri kampanye digital inovatif mereka melalui yt.be/works/id hingga 31 Mei, 2021. Syarat dan ketentuan ada di sini. Pemenang akan diumumkan pada September 2021. YouTube Works Awards akan dinilai oleh panel juri terkenal yang terdiri dari pemimpin bisnis dan pemasar yang paling disegani di Indonesia.

Delapan kategorinya yaitu: Best YouTube Innovation, Best Collaboration: Brand & YouTube Creators, Best Media Orchestration, The Unskippable, Best Storytelling, Best Creative Personalization, Best Creative Effectiveness, dan Force for Good. Selain itu, Grand Prix akan diberikan kepada satu pemenang kategori yang paling baik dalam menunjukkan hasil cemerlang, penceritaan, dan keefektifan kampanyenya.

“Kami membawa YouTube Works Awards ke Indonesia dengan antusias,” jelas Veronica Utami, Marketing Director, Indonesia, Filipina, dan SEA YouTube & NBU. “YouTube telah memberikan jangkauan dan skala masif yang mendorong dampak bisnis nyata di Indonesia melalui penceritaan yang hebat. Ini memberikan peluang untuk menghargai karya yang berhasil. Kami berharap untuk menyorot pengiklan dan agensi kreatif/media yang telah menghasilkan karya yang menginspirasi, memukau audiens, dan meningkatkan hasil bisnis.”

Juri lainnya, Ranjana Singh, CEO dari WPP, berkata, “Kreativitas dalam konten digital adalah salah satu faktor penjual utama dalam layanan atau produk yang sedang dipromosikan. Kampanye pemasaran yang sukses harus menjadi pengaruh positif terhadap bisnis. Penghargaan ini akan mengevaluasi apakah sinergi antara kreativitas dan teknologi sudah berhasil, didukung oleh wawasan dari YouTube yang membantu kampanye pemasaran menjangkau pelanggan yang dibidiknya. Saya tidak sabar ingin melihat kiriman mengagumkan dari Indonesia dan bekerja sama dengan juri untuk memilih yang terbaik.”

Rachel Goh, CMO dari Telkomsel, menambahkan, “Saya senang sekali menjadi juri untuk YouTube Works Awards yang pertama. Tak diragukan lagi, konten digital sangat penting untuk meraih konsumen. Interaksi pelanggan harus semakin unik supaya lebih tampil beda, interaksi harus memiliki rasa personal dan harus ‘klik’ dengan konsumen. Brand harus menceritakan kisah dan membangun kepribadian brand-nya dengan komunitas pelanggannya. Ini hanya bisa diwujudkan melalui pemahaman mendalam tentang konsumen dan pengakuan yang didukung oleh data. YouTube telah menjadi platform yang tepat bagi brand untuk mengenal dan menjangkau konsumen. Saya sangat menantikan acara penghargaan ini untuk mengapresiasi pemasar yang dapat menginspirasi orang lain terkait bagaimana meraih dan menjangkau konsumen dalam era digital ini.”

Angga Dwimas Sasongko, sutradara film, mengatakan, “Di YouTube kita bisa melihat iklan yang ditayangkan dalam berbagai durasi, mulai dari yang singkat hingga berupa web series. Hal ini tentu disajikan oleh para brand dengan mengolah data karakter audiens dan menggunakan kreativitas untuk menghasilkan karya yang mampu menarik perhatian bahkan mendorong penonton untuk menggunakan produk atau jasa mereka. Pada YouTube Works Award pertama ini, saya bersama juri lainnya akan memilih karya terbaik dari para brand. Saya berharap, penghargaan ini dapat semakin menginspirasi dan memotivasi para brand untuk terus menghadirkan iklan yang relevan dengan konsumen mereka.”

Penghargaan ini – yang diselenggarakan di lebih dari 20 negara, termasuk AS, Inggris Raya, Jepang, Korea, Malaysia, dan Vietnam – berbeda dalam hal bagaimana kampanye secara kreatif, strategis, dan efektif memaksimalkan YouTube untuk meraih hasil bisnis yang dapat dibuktikan.

Penghargaan terbaru untuk kampanye YouTube antara lain:  Samsung Electronics, Starcom, R/GA dan Digitas North America (Amerika Serikat, 2020), Kampanye Next-Level Hijack” berhasil meningkatkan pertimbangan pembelian keseluruhan sebesar 557%.

IKEA Canada, Jungle Media, dan Rethink Canada (Kanada 2019): Kampanye “Bedtime” berhasil meningkatkan personalisasi secara signifikan dan mendorong ketertarikan merek sebesar 673%.

Quaker Oats, PepsiCo, dan AMV BBDO (Inggris Raya 2019): Kampanye “Demonstrating the Power of the Oat” mendorong peningkatan 122% dalam ketertarikan terhadap brand. (rel)

Gojek Targetkan Zero Emissions, Zero Waste, dan Zero Barriers pada 2030

Komit Ciptakan Manfaat Jangka Panjang

Gojek meluncurkan Komunitas Partner GoFood (Kompag) (dengan lebih dari 54.000 mitra usaha) untuk membantu mengasah keterampilan bisnis dan digitalisasi untuk usaha mikro dan kecil.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gojek menjadi perusahaan berbasis internet pertama di Asia Tenggara yang merilis laporan sustainability berstandar global sebagai acuan perusahaan untuk penerapan prinsip-prinsip sustainability di seluruh ekosistem Jakarta, 30 April 2021 – Sebagai bagian dari misi sustainability perusahaan dalam menciptakan dampak positif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi manusia dan bumi, Gojek, platform on-demand terdepan di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan komitmen Three Zeros: Zero Emissions, Zero Waste dan Zero Barriers, untuk dicapai pada 2030.

Tujuan Three Zeros ini didasari oleh tiga pilar strategis: pelestarian lingkungan (GoGreener) untuk memastikan pencapaian Zero Emissions dan Zero Waste, pertumbuhan sosial ekonomi (GoForward), serta kesetaraan dan keberagaman (GoTogether) untuk memastikan pencapaian Zero Barriers. Tiga pilar tersebut fokus pada isu-isu lingkungan dan sosial yang paling mendesak sekaligus memberikan dampak paling signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Gojek mencanangkan komitmen ini dalam laporan berkelanjutan (sustainability report) pertamanya yang diluncurkan pada hari ini. Sustainability report Gojek juga memaparkan berbagai pencapaian dan langkah ke depan perusahaan untuk mengimplementasikan praktik-praktis bisnis dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Laporan sustainability Gojek dengan indikator ESG yang telah melalui proses assurance oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) ini merupakan yang pertama dibuat oleh perusahaan berbasis internet di Asia Tenggara dengan menggunakan standar global1. Gojek telah menjadi katalis di industri teknologi Asia Tenggara yang mengintegrasikan praktik-praktik terbaik ESG di seluruh aspek operasional bisnisnya dan secara transparan menginformasikan kinerja perusahaan terkait topik-topik ESG.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, Gojek selalu menjadi perusahaan yang fokus dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan di saat yang bersamaan menjaga pertumbuhan bisnis. Hal tersebut merupakan bagian dari DNA Gojek dan menjadi alasan mengapa orang bekerja di Gojek.

“Seiring dengan pertumbuhan Gojek, semakin penting juga untuk mencari cara agar kami dapat bertindak dengan bertanggung jawab, serta terus mendorong dan menjadi katalis di industri terutama untuk isu-isu penting. Oleh karena itu, Gojek terus meningkatkan upaya dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian penting dari perusahaan. Kami berharap upaya ini dapat menciptakan perubahan positif bagi masyarakat dan mitra, serta bagi bumi tempat kita tinggal ini sehingga kami dapat terus mewujudkan misi Gojek untuk jangka panjang,” katanya.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menambahkan, sektor swasta sangat diharapkan untuk bertindak dan membantu mengatasi isu-isu lingkungan dan sosial yang penting dan berdampak pada masyarakat dan lingkungan.

“Seiring dengan berkembangnya Gojek, dan dengan jutaan orang yang bergantung pada platform kami setiap harinya, kami memiliki tanggung jawab untuk ikut ambil bagian dan menjalankan bisnis secara berkelanjutan. Melalui integrasi praktik-praktik ESG yang terdepan di industri, kami memastikan untuk menjalankan bisnis dengan lebih baik di seluruh ekosistem, sambil membuka jalan bagi perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama. Ini merupakan isu yang semakin penting dan relevan bagi para pemangku kepentingan dimanapun, dan Gojek bertekad untuk melampaui ekspektasi mereka demi Indonesia, Asia Tenggara, dan dunia yang lebih baik.”

Gojek telah melakukan langkah-langkah signifikan untuk mencapai targetnya. Langkah tersebut akan ditinjau dan disampaikan ke publik setiap tahun:

Lebih dari 13 ton sampah plastik sekali pakai berhasil dihindari melalui program alat makan berbayar (sejak Agustus 2019); lebih dari 6,3 ton sampah plastik sekali pakai dikumpulkan melalui berbagai program percontohan pada 2019, dengan beberapa proyek percontohan baru akan dimulai pada 2021.

GoGreener

● Berkomitmen untuk melakukan inventori karbon tahunan untuk scope 1, 2 dan 32, serta penghitungan limbah, yang dimulai pada 2021.

● Meluncurkan fitur GoGreener Carbon Offset – yang merupakan fitur serap jejak karbon pertama di dunia untuk B2C (langsung melibatkan pelanggan) di dalam industri ride-haling.

● Menerapkan studi kelayakan dan proyek percontohan untuk mempercepat penerapan Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/EV) dan transisi ke 100% EV pada 2030.

● Meluncurkan layanan GoTransit untuk memfasilitasi perjalanan multimoda guna mendorong penggunaan transportasi publik (first mile, last mile).

● Bergabung dengan steering committee Kemitraan Aksi Plastik Nasional (NPAP) untuk Indonesia, yang merupakan bagian dari Kemitraan Aksi Plastik Global yang diprakarsai World Economic Forum.

● Lebih dari 13 ton sampah plastik sekali pakai berhasil dihindari melalui program alat makan berbayar (sejak Agustus 2019); lebih dari 6,3 ton sampah plastik sekali pakai dikumpulkan melalui berbagai program percontohan pada 2019, dengan beberapa proyek percontohan baru akan dimulai pada 2021.

GoForward

● Membantu lebih dari 530.000 mitra driver menghemat pengeluaran harian mereka melalui program Swadaya (program manfaat untuk mitra driver).

● Menyediakan peluang mitra driver memperoleh pendapatan yang beragam melalui kolaborasi dengan PromoGo dan peluncuran GoCek.

● Meluncurkan Komunitas Partner GoFood (Kompag) (dengan lebih dari 54.000 mitra usaha) untuk membantu mengasah keterampilan bisnis dan digitalisasi untuk usaha mikro dan kecil.

GoTogether

● Menandatangani UN Women Empowerment Principles untuk memajukan kesetaraan gender dan berkomitmen untuk hanya menyelenggarakan diskusi panel yang terdiri dari gender beragam untuk acara yang digagas oleh Gojek.

● Menjadi perusahaan pertama yang bergabung dalam UN No Manel Pledge – di mana kami berkomitmen untuk menerapkan kesetaraan gender dalam panel internal maupun eksternal.

● Membentuk Dewan yang dipimpin karyawan untuk mengelola kebijakan dan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi perusahaan.

● Mengembangkan proses dan infrastruktur bagi karyawan untuk meluncurkan Kelompok Sumber Daya Karyawan atau Employee Resource Group4.

Gojek meluncurkan layanan GoTransit untuk memfasilitasi perjalanan multimoda guna mendorong penggunaan transportasi publik (first mile, last mile).

Laporan sustainability ini juga menjabarkan komitmen Gojek dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicetuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Untuk semakin memastikan akuntabilitas, Gojek juga membentuk Dewan Penasihat Berkelanjutan atau Sustainability Advisory Council yang beranggotakan para pakar eksternal independen dari berbagai organisasi, seperti UN Women, ASEAN Centre for Energy, Universitas Indonesia, dan lainnya.

“Untuk mencapai berbagai berbagai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam waktu kurang dari 10 tahun, kita harus mulai bertindak. Berlandaskan pada ilmu pengetahuan, selaras dengan standar global serta metodologi berbasis data, kami membangun strategi ESG Gojek dengan tujuan untuk menciptakan dampak positif dan pembangunan ekonomi yang inklusif, dimanapun kami berada. Gojek tidak dapat mencapai berbagai berbagai target SDGs sendirian tanpa berkolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki tujuan yang sama,” kata Tanah Sullivan, Group Head of Sustainability, Gojek.

Regional Program Manager ASEAN of GRI Lany Harijanti mengatakan, “Prinsip sustainability yang diadopsi perusahaan memiliki dampak positif bagi manusia, bumi, dan kesuksesan jangka panjang perusahaan karena pada akhirnya, tidak ada seorangpun yang dapat berbisnis jika bumi tidak ada. Perlunya suatu perusahaan melaporkan dampak sustainability bukan lagi menjadi pertanyaan. Pelaporan sustainability adalah mutlak. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah perusahaan tersebut dapat melaporkan secara akurat dan relevan, serta mengkomunikasikan dengan baik dampaknya terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat yang penting bagi mayoritas para pemangku kepentingan, bukan hanya penting bagi kepentingan kelompok tertentu.

Standar GRI yang umum digunakan sebagai standar pelaporan di dunia, bukan sekadar kerangka atau blueprint pelaporan tetapi yang terpenting, standar ini menjadi suatu bahasa yang sama yang dimengerti secara global agar perusahaan dapat merumuskan tujuan sustainability-nya, dan secara berkala mengukur, menganalisis, dan melaporkan pencapaian mereka untuk kemudian terus  meningkatkan kinerja sustainability perusahaan tersebut. Standar GRI mendorong perusahaan untuk fokus terhadap topik-topik materialitas yang menggambarkan dampak sustainability paling signifikan dengan menggunakan data kuantitatif, tinjauan narasi, dan sistem dengan indikator.”

Melindungi mata pencaharian dan membantu masyarakat di tengah COVID-19 Gojek juga membantu meminimalisir dampak COVID-19 di seluruh ekosistemnya. Beberapa upaya tersebut antara lain: memastikan kesehatan dan keselamatan para pemangku kepentingan, mengembangkan produk dan layanan baru untuk menjawab kebutuhan yang berubah, serta menciptakan peluang penghasilan bagi mitra usaha dan mitra driver. Pada 2020, Gojek mendirikan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) untuk mendukung mitranya dan masyarakat luas yang terdampak pandemi. YABB berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp100 miliar yang diperoleh dari manajemen senior dan karyawan Gojek (GoTroops) serta Rp20 miliar dari perusahaan dan program donasi lainnya.

Gojek juga senantiasa melindungi pelanggannya dan masyarakat luas dengan memanfaatkan skala perusahaan untuk memastikan para pelanggan tetap mendapatkan informasi mengenai pedoman kesehatan dan keselamatan. Selain itu, Gojek juga telah meluncurkan beberapa fitur dan inisiatif untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19 sekaligus mendukung para garda terdepan. (rel)

DPD KNPI Sumut Minta Usut Tuntas Daur Ulang Antigen

MEDAN, SUMUTPOS.CO -‎ DPD KNPI Sumatera Utara mengecam tindakan pelaku daur ulang stick cutton buds swab, yang terjadi pada pelayanan rapid tes antigen di Bandara Kulanamu Internasional Airport, Kabupaten Deli Serdang. Yang berhasil diungkap oleh Polda Sumut.

“Bagaimana tidak, hasil penggunaan Swab Antigen oleh calon penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan cara menggunakan stick swab bekas yang sudah digunakan sebelumnya,” sebut ‎Ketua DPD KNPI Sumatera Utara, El Adrian Shah, SE dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5).

El mengatakan bahwa DPD KNPI Sumatera Utara sangat prihatin dan mengecam tindakan dari oknum yang merupakan pekerja dari PT. Kimia Farma Diagnostik adalah Cucu perusahaan PT. Kimia Farma yang merupakan BUMN.

“Saya mengecam keras penggunaan swab antigen bekas yang terjadi dikualanamu, karena ini sama saja semakin meresahkan masyarakat terutama yang ingin melakukan perjalanan yang memberi syarat harus swab antigen terlebih dahulu,” kata El.

Selain itu, El juga meminta agar kasus ini segera diusut tuntas siapa-siapa saja yang terlibat dan diberi hukum yang seberat – beratnya.”Usut tuntas dan hukum seberat-beratnya bagi para pelaku sehingga menjadi pelajaran bagi yang lain. Jika perlu sampai ke jajaran direksinya karena hal ini sangat memalukan,” kata El.

Selanjutnya, El juga mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah Sumut dibawah kepemimpinan Kapoldasu Irjen Panca Putra Panjaitan yang telah berhasil mengungkap praktik curang dan meresahkan masyarakat. 

“Kepada Polda khususnya Kapoldasu patut kita apresiasi atas terungkapnya kasus ini. Karena ditengah pandemi Covid-9 yang yang tak kunjung selesai masih ada saja oknum-oknum yang mengambil keuntungan dari situasi sulit ini,” ujar El.

Kemudian, El juga menghimbau instansi yang melaksanakan swab antigen agar tidak berlaku curang. Apalagi untuk mendapat layanan swab antigen masyarakat harus membayar alias tidak gratis. Disamping itu, pelaksanaan swab antigen harus jelas izin-izinnya dan dilakukan pengawasan oleh pihak terkait.

“Dengan hasil swab antigen reaktif saja, masyarakat sudah sangat resah karena harus segera isolasi mandiri atau swab pcr yang lebih mahal biayanya. Namun hal ini malah dipermainkan tanpa memperdulikan keselamatan orang lain dan keluarganya,” pungkasnya.

‎‎Dari kasus ini, Polda Sumut menetapkan 5 orang tersangka, yakni PM (45) menjabat sebagai Bisnis Maneger Laboratorium Kimia Farma, SR (19) sebagai pekerja di Laboratorium Kimia Farma.

Kemudian, DJ (20) sebagai Pekerja di Laboratorium Kimia Farma, M (30) sebagai pekerja bagian administrasi Laboratorium Kimia Farmasi dan R (21) pekerja bagian administrasi swab di Laboratorium Kimia Farma.

Sebelumnya, pihak kepolisian melakukan penggerebekan digelar pada Selasa (27/4). Petugas kepolisian dari Subdit IV/Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut mengamankan 7 orang dari pelayanan rapid tes antigen Bandara Kualanamu milik PT Kimia Farma Diagnostika. Kemudian, menetapkan 5 orang tersangka.‎(gus)

Teks foto: Ketua DPD KNPI Sumut, ‎El Adrian Shah.(ist)

KB Bukopin Konsisten Lanjutkan Transformasi di New Normal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah resmi menyandang nama baru pasca pengumuman publik 23 Februari 2021, KB Bukopin terus melakukan pembenahan dan inovasi guna mencapai target besar di Tahun 2025. 

Bersama: Presiden Direktur KB Bukopin, Rivan Purwantono (nomor dua dari kiri), di Medan, baru-baru ini. Sumut Pos/ ist.

Sebagai bagian dari industri perbankan, KB Bukopin berusaha merekonstruksi bisnis setelah mengalami perubahan pengendalian dan sebagai upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19. 

“Tentu saja hal ini didukung penuh oleh Pemegang Saham Pengendali, KB Kookmin Bank dan ultimate shareholder KB Financial Group. Sebetulnya momen krisis di Tahun 2020 menjadi momentum tepat bagi kami melakukan transformasi secara total,” jelas Presiden Direktur KB Bukopin, Rivan Purwantono, dalam siaran pers nya yang diterima Sumut Pos di Medan, Minggu (2/4).

Dijelaskannya, KB Bukopin sedang melakukan penyesuaian strategi pasca KB Kookmin Bank resmi menjadi PSP dengan kepemilikan mayoritas 67 persen pada September 2020. “Perbaikan kita lakukan di seluruh lini, seluruh manajemen dan karyawan terlibat dan memegang peranan penting dalam transformasi ini, belum lagi kita juga didampingi tim KB Kookmin Bank yang membantu penerapan standar grup KB,” sehingga ke depannya kita menjadi jauh lebih kuat,” ujarnya.

Rivan menambahkan, transformasi Perseroan tentunya membutuhkan waktu dan belum sepenuhnya tercermin dalam laporan keuangan audit Desember 2020 dan interim Maret 2021 yang dirilis hari ini. 

Dikatakannya, bahwa penurunan aset dan koreksi pada kinerja, selain dampak dari pandemi juga disebabkan krisis ‘infodemi’ atau banyaknya hoax dan pemberitaan negatif yang terjadi mulai Maret 2020, hampir bersamaan dengan masuknya Covid-19 di Indonesia.

“Ini adalah titik terendah bagi kami, begitu banyak hantaman yang kami hadapi, tapi dengan kokoh bersama mengatasi berbagai tantangan dan memulihkan kepercayaan masyarakat, kami akan kembali bangkit lebih kuat. Memasuki Tahun 2021 kondisi ini sudah membaik, dan transformasi yang dilakukan sudah on track dan sesuai dengan business plan yang telah dirancang hingga 2025,” ungkapnya.

Terkait kinerja keuangan, lanjutnya, pelambatan bisnis di KB Bukopin pun tidak bisa dihindari karena terdampak pandemi Covid-19. Restrukturisasi kredit tercatat mencapai Rp24 triliun, sekitar 30 persen dari total kredit yang disalurkan bank. 

Dalam kondisi penuh kehati-hatian tersebut, Perseroan memilih fokus pada perbaikan aset eksisting dan sangat selektif dalam penyaluran kredit, Kondisi tersebut menurut Rivan, berdampak pada total asset yang secara year on year terjadi penurunan sekitar 19 persen. Dari sisi profitabilitas, Perseroan melanjutkan komitmen mitigasi risiko kredit sehingga pembentukan CKPN ditingkatkan hingga mencapai Rp4,7 triliun atau naik 175 persen dibandingkan Desember 2019. 

Hal ini, terangnya, berdampak pada penurunan CAR, namun demikian penguatan modal sudah menjadi komitmen dari Pemegang Saham Pengendali-KB Kookmin Bank. Selain publikasi Laporan Keuangan Audit 2020 dan Interim Maret 2021, Perseroan hari ini juga mempublikasikan Laporan Keuangan Induk Usaha yaitu KB Kookmin Bank. 

“Perseroan telah mencapai beberapa milestone perbaikan dan recovery lebih lanjut di tahun 2021. Di antaranya peningkatan simpanan nasabah dengan biaya dana yang lebih rendah, sedangkan BOPO secara year to date turun. Naiknya dana pihak ketiga didominasi dengan sentimen positif dari lini Korean Desk yang pada posisi Maret 2021 telah mencapai Rp2,4 triliun dan ditargetkan terus tumbuh untuk memperkaya diversifikasi nasabah KB Bukopin,” bebernya.

Seperti diketahui, transformasi dimulai sejak September 2020 lalu dengan berbagai inisiatif dan inovasi yang membantu recovery dan improvement berbagai aspek Perseroan. Di sisi bisnis, misalnya, KB Bukopin telah menjalankan strategi Good Bank yang fokus pada perluasan bisnis dengan kualitas aset yang baik dan stabil, seperti kredit pensiunan, strategic partnership untuk memperluas bisnis retail untuk produk KPR, multifinance, credit card, payroll, termasuk perluasan market ke Korean link business, dan lainnya. 

Terkait kesiapan digital banking, Perseroan tengah mematangkan strategi jangka pendek seperti integrasi aplikasi Wokee dengan tabungan Siaga, pengaktifan QR code, simplikasi proses KYC, cardless withdrawal, dan lainnya. 

Sedangkan transformasi digital untuk jangka panjang dilanjutkan hingga KB Bukopin memiliki sistem yang canggih dan cepat seperti halnya KB Kookmin Bank, yang sistem IT nya dikembangkan sendiri dan akan diadaptasi oleh Perseroan. 

“Transformasi total ini terus berlanjut dengan dilakukan bersama manajemen dan karyawan KB Bukopin, dan kami terus melakukan inovasi untuk percepatan perbaikan kinerja. Dengan semangat ini, kami percaya kami bisa menjadi Bintang Finansial Indonesia,” pungkasnya. (Mag-1)

Dukung Pemulihan Pasca Bencana Gempa Jawa Timur, BRI Group Terus Salurkan Bantuan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – BRI Group terus menyalurkan bantuan pasca bencana kepada masyarakat di Wilayah Jawa Timur setelah gempa bumi melanda wilayah tersebut pada pertengahan April 2021. Berbagai macam bantuan terus disalurkan kepada masyarakat terdampak dan tersebar di beberapa kabupaten dan wilayah.

Jenis-jenis bantuan yang disalurkan berupa ribuan paket sembako, obat-obatan, penyaluran bahan bangunan dan pembangunan sarana ibadah yang hancur terdampak gempa. Bantuan-bantuan tersebut disalurkan secara bertahap dan tersebar di beberapa wilayah terdampak seperti di Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Blitar.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan bahwa BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia senantiasa turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI kepada masyarakat dan negeri untuk dapat segera pulih dari masa masa sulit pasca gempa.

“Kami memastikan bantuan-bantuan dari BRI Group terus disalurkan, dalam rangka mendorong pemulihan terutama pasca bencana. Melalui unit kerja kami di setiap wilayah, kami pastikan BRI memberikan bantuan dalam rangka pemulihan pasca bencana” ungkapnya.

Dalam pelaksanaanya, Insan BRI (karyawan BRI) juga bahu membahu untuk turun langsung memberikan bantuan di lapangan. “BRI juga terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.

Penyaluran Bantuan di Lumajang

Sebagai salah satu wilayah yang terkena dampak lebih parah, sejak terjadinya gempa pada pertengahan April lalu hingga akhir April ini terus menyalurkan bantuan pasca gempa bagi masyarakat di wilayah Lumajang antara lain penyaluran ribuan paket sembako, obat-obatan, perlengkapan dan kebutuhan bayi, selimut, serta perbaikan sarana ibadah.

Pada perbaikan sarana ibadah, BRI membantu perbaikan Masjid Nurul Huda di Dusun Iburaja, Kecamatan Tempursari, Lumajang yang sebelumnya hancur terkena dampak gempa. Pembangunan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Dususn Iburaja untuk dapat menggunakan kembali Masjid tersebut.

BRI juga ikut berbagi dan mewujudkan kepedulian bagi masyarakat Lumajang yang terdampak gempa dengan menyerahkan bantuan “BRILiaN Charity” yang secara khusus disalurkan melalui Baznas Pemkab Lumajang.

Tak lupa, sebagai Bank yang fokus dalam menyalurkan pendanaan di sektor Mikro, BRI membantu meringankan beban masyarakat terdampak dengan memberikan santunan klaim asuransi bisnis mikro kepada 61 nasabah BRI.

“Kami pastikan bantuan-bantuan tersebut bisa tersalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bisa memberikan keringanan bagi masyarakat terdampak Gempa di wilayah Lumajang” tegas Aestika.