Home Blog Page 349

Grand Mercure Medan Angkasa Sambut Bulan Ramadan Dengan Penawaran Eksklusif Ramadan Kareem

MEDAN, SUMUTPOS.CO  – Grand Mercure Medan Angkasa merupakan salah satu hotel Accor, grup perhotelan terkemuka di Indonesia, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, mengajak para tamu untuk merayakan kebersamaan melalui penawaran Ramadan Kareem yang menghadirkan hidangan buffet buka puasa serta pengalaman menginap yang menyenangkan.

Ramadan Kareem Iftar Buffet, hidangan buka puasa prasmanan dengan ragam menu nusantara dan pilihan makanan andalan khas Timur Tengah yang dapat dinikmati di Kisah Kafe Poolside hanya dengan Rp 275 ribu per orang dan harga khusus Rp 158 ribu per orang jika pesan dan bersantap mulai tanggal 1 – 8 Maret. Suguhan lantunan musik islami yang semakin menambah hangatnya kebersamaan dan undian hadiah setiap harinya. Tamu juga dapat memenangkan 1 unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Pemesanan Ramadan Kareem Iftar Buffet dapat dilakukan melalui Whatsapp resmi 081375593275.

Penawaran menarik dengan mendaftar menjadi keanggotaan ALL – Accor Live Limitless secara gratis berupa diskon 10% + 2x reward poin ALL dan potongan harga 20% khusus keanggotaan Accor Plus, yang dapat dinikmati pada saat pembelian Ramadan Kareem Iftar Buffet.

“Ramadan adalah waktu yang istimewa untuk kebersamaan dan refleksi. Di Grand Mercure Medan Angkasa, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang hangat dan penuh makna bagi para tamu kami. Dengan penawaran spesial Ramadan ini, kami berharap para tamu dapat menikmati sajian buka puasa dan kenyamanan menginap yang luar biasa, sambil tetap menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. Kami bangga dapat menjadi bagian dari momen berharga ini.” kata Rachmad Suwardi, General Manager Grand Mercure Medan Angkasa.

Tinera Siburian, Marketing Communications, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan Grand Mercure Medan Angkasa aktif menjalankan program CSR melalui buka puasa dan doa bersama anak-anak yayasan panti asuhan dan rutin mendistribusikan takjil untuk masyarakat sekitar hotel serta Rp 5.000 dari setiap pembelian paket Ramadan Kareem Iftar Buffet akan didonasikan ke Yayasan Peduli Tunas Bangsa – A Trust for A Child.

Tamu yang ingin merencanakan buka puasa bersama di ruangan khusus dapat membeli Paket Iftar Ramadan Kareem, Rp 225 ribu per orang dengan minimum reservasi 30 orang. Selain itu, selama bulan Ramadan, Grand Mercure Medan Angkasa juga menawarkan paket Takjil Ramadan di Lobby Lounge hanya dengan Rp 75 ribu per orang para tamu sudah dapat menikmati aneka jajanan pasar, kurma, sajian bubur, dan teh.

Tidak hanya penawaran bersantap buka puasa, Grand Mercure Medan Angkasa juga menghadirkan paket menginap Ramadan Kareem dengan manfaat eksklusif, yaitu fasilitas kamar Deluxe yang luas, akses ke kolam renang dan pusat kebugaran serta komplimen Takjil Ramadan untuk dua orang. Fasilitas ini dapat dinikmati dengan harga Rp 840 ribu net per malam selama bulan Ramadan. Para tamu dapat melakukan reservasi untuk penawaran ini melalui Whatsapp resmi 082283358400.

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 . (rel)

Sidak RSUD Dr Pirngadi, Wakil Wali Kota Medan Komitmen Benahi Kebersihan dan Fasilitas

SIDAK: Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat sidak ke RSUD Pirngadi Medan.
SIDAK: Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat sidak ke RSUD Pirngadi Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Dr. Pirngadi Medan pada Senin (24/2/2025) siang.

Dalam kunjungannya, Zaki menegaskan komitmennya untuk membenahi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

“Ini sesuai dengan visi dan misi saya tentang kesehatan dan pendidikan. Saya juga pernah menyampaikan saat kampanye bahwa saya akan berkantor di Pirngadi. Insyaallah kita akan berbenah, bukan berarti rumah sakit ini tidak baik, tetapi akan kita buat lebih baik lagi,” ujar Zakiyuddin.

Dalam sidaknya, ia menyoroti beberapa aspek yang membutuhkan perhatian, terutama kebersihan dan kondisi fasilitas rumah sakit.

Menurutnya, kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kesadaran tenaga medis dan masyarakat.

“Kebersihan bukan soal uang, tetapi kemauan. Perawat, dokter, dan semua pihak harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan. Ini harus diajarkan kepada masyarakat. Walaupun kelas tiga, bukan berarti bisa seenaknya. Kebersihan wajib di semua kelas,” tegasnya.

Zakiyuddin juga mencatat beberapa masalah mendesak yang perlu segera diperbaiki, seperti kebocoran dan kamar mandi yang tidak layak.

“Yang paling penting itu kebersihan. Masalah anggaran kita pelajari dulu bagaimana cara membenahinya secara bertahap, tapi minimal kebersihan harus segera kita tangani, terutama kamar mandi,” tuturnya.

Terkait target perbaikan RSUD Dr. Pirngadi, ia mengakui bahwa prosesnya tidak mudah dan membutuhkan waktu. Namun, ia berharap sebelum masa jabatannya berakhir, rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Medan.

Saat ditanya soal kemungkinan evaluasi terhadap jajaran rumah sakit, Zakiyuddin menegaskan, sidaknya bukan bertujuan untuk mengevaluasi pimpinan rumah sakit, melainkan untuk mencari solusi dan melakukan pembenahan bersama.

“Niat saya datang ke sini bukan untuk mengevaluasi pimpinan, tetapi untuk membangun dan berbenah bersama. Fokus kami adalah perbaikan layanan kesehatan di Kota Medan,” pungkasnya.(ila)

Wawako Binjai Ajak OPD Lebih Inovatif Capai Target PAD

Diskominfo Binjai/Sumut Pos APEL: Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi saat memimpin apel gabungan perdana.
Diskominfo Binjai/Sumut Pos APEL: Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi saat memimpin apel gabungan perdana.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi memimpin apel gabungan perdana yang diikuti jajaran ASN maupun Non ASN hingga pejabat, Senin (24/2/2025). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Binjai menjadi pelaksana dalam apel tersebut.

Wawako Binjai yang akrab disapa Jiji itu memperkenalkan diri dalam kesempatan apel perdana yang dipimpinnya. Pria berkacamata itu juga meminta doa dan restu untuk menjalankan amanah sebagai orang nomor 2 di Pemerintah Kota Binjai.

Sejalan dengan komitmen wali kota untuk membangun Binjai, Jiji mengajak kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah untuk mengobarkan semangat kebersamaan dan bergerak bersama demi mewujudkan visi-misi pembangunan. Bagi Jiji, sinergitas OPD adalah hal yang paling utama.

“Hilangkan egosektoral, tidak ada yang bisa bekerja sendirian, karena itulah semangat kebersamaan. Ini harus terus kita bangun, agar masyarakat dapat terus terlayani dan terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya secara optimal. Kita harus bergerak bersama dan bersinergi memberikan yang terbaik untuk Kota Binjai,” imbuhnya.

Di tengah tantangan kebijakan efisiensi anggaran, Jiji menilai, diperlukan solusi yang tepat. Karenanya sesuai dengan arahan wali kota, Jiji meminta agar seluruh OPD mampu berinovasi dan menghindari kegiatan yang sifatnya seremonial.

“Efisiensi bukanlah hal yang menakutkan, justru disinilah kita harus mampu berinovasi menjadikan anggaran tersebut tepat sasaran,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, agar setiap OPD dapat lebih adaptif dengan kondisi saat ini. Selain itu, OPD dituntut untuk lebih inovatif dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada kesempatan ini, ia juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Binjai untuk terus berkoordinasi memantau kebutuhan dan pasokan pangan di pasar-pasar tradisional untuk mengendalikan potensi lonjakan inflasi pada saat periode Lebaran. (ted/han)

Berulang Kali KTP tak Selesai, Agus Setiawan: Saya Kawal Sampai Beres

Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDIP Agus Setiawan, menggelar reses di Jalan Selam, Medan Denai, Minggu (23/2/2025).
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDIP Agus Setiawan, menggelar reses di Jalan Selam, Medan Denai, Minggu (23/2/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Berbagai persoalan disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP Agus Setiawan, saat melakukan reses di Jalan Selam Nomor 39-49 Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Minggu (23/2). Persoalan yang banyak disampaikan masyarakat di antaranya, lamanya pengurusan e-KTP, lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam, jalan rusak, hingga masalah banjir yang belum teratasi.

Menyikapi keluhan warga terkait pengurusan e-KTP yang tak kunjung selesai, Agus Setiawan meminta perwakilan Disdukcapil untuk segera menyelesaikannya. Pasalnya, e-KTP merupakan hal dasar masyarakat dan diatur oleh Undang-undang.

Politisi muda PDI Perjuangan ini berharap, apapun kendala yang terjadi di lapangan dapat disampaikan agar bisa ditelusuri untuk dicari solusinya. “Akan saya kawal sampai beres. Apapun kendalanya, harus segera dicari solusinya,” tegasnya.

Selain e-KTP, persoalan banjir juga mengemuka dalam reses ini. Seperti yang dialami warga di Jalan Wahidin, Medan Area. Hujan sedikit saja, jalan di sana sudah tergenang air.

Kondisi ini sudah empat tahun di rasakan masyarakat di sana. Karenanya, anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDIP, Agus Setiawan meminta Wali Kota Medan Rico Waas agar segera menyelesaikan persoalan banjir tersebut.

Agus juga mengaku sudah berulang kali menyuarakan persoalan ini ke Pemko Medan. Menurutnya, keluhan warga ini langsung ia teruskan ke Dinas SDABMBK Kota Medan. “Namun sangat disayangkan, sudah empat tahun penderitaan warga tak direspon oleh dinas terkait. Sepertinya no viral no justice,” sindirnya.

Agus menambahkan, selaku anggota DPRD Medan, dirinya tak bisa berbuat apa-apa jika tak satupun masyarakat yang menyampaikan keluhannya baik di lembar aspirasi maupun pertemuan reses yang berlangsung hari ini. “Silakan manfaatkan lembar aspirasi dan sosial media saya untuk menyampaikan keluhannya. Saya melalui tim akan menindaklanjutinya,” ujarnya.

Sementara Bejaro Waruwu, perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, berjanji akan langsung mensurvei lokasi rawan banjir tersebut selesai reses. “Supaya nanti kita carikan solusi untuk mengatasi persoalan banjir di sana,” katanya.

Selain itu, warga juga meminta LPJU di Jalan Selam agar segera difungsikan kembali. “Karena kondisinya gelap gulita, kami khawatir menjadi korban kejahatan jalanan saat mengantar anak pergi latihan basket di seputaran jalan tersebut,” kata warga.

Menyikapi LPJU yang tidak berfungsi di Jalan Selam, Yusfik Helmi perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan, meminta waktu dua hari untuk menyelesaikan masalah LPJU tersebut. Hal itu ia sampaikan langsung di hadapan Agus Setiawan.

Usai reses, Agus Setiawan mengajak perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan meninjau langsung lokasi banjir yang kerap dikeluhkan warga Jalan Wahidin. Politisi muda PDIP ini pun berkeyakinan, Wali Kota Medan Rico Waas akan segera menyelesaikan persoalan banjir yang masih menghantui warga Kota Medan. (adz)

Komitmen Agincourt Resources Membina UMKM (1): Mendampingi dari Awal Hingga Akhir

PT Agincourt Resources (AR) bukan hanya melatih untuk meningkatkan produksi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah tambang. Perusahaan yang didirikan tahun 1997 itu juga membantu, perizinan hingga pemasarannya.

PERAN UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat besar. Menurut data Kementrian Koperasi UMKM, mayaoritas bisnis di Indonesia berada di level UMKM dengan kontribusi sebesar 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kemudian menyerap 97 persen tenaga kerja lokal.

Untuk Sumatera Utara sendiri, keberadaan UMKM sangat berpengaruh. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sumatera Utara menyebut ada 871.650 UMKM yang terdaftar, dengan 99,61 persen usaha mikro, 0,35 persen usaha kecil, dan 0,05 persen usaha menengah.

Persentase pertumbuhan UMKM tersebut sebesar 1,85 persen untuk formal. 7,7 persen pembiayaan, 19,92 persen inovasi produksi, dan 3,73 persen pemasaran digital.

“UMKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, kita terus menggenjot pertumbuhan UMKM,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait kepada Sumut Pos, beberapa waktu lalu.

Pentingnya pertumbuhan UMKM ini sudah lama disadari oleh PT Agincourt Resources. Pengelola Tambang Emas Martabe ini terus melakukan pembinaan terhadap UMKM di sekitar kawasan tambang. Mereka membina UMKM seperti menjahit, Batik Tapsel, make-up artis (MUA), dan kripik.

Pembinaan dilakukan mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, manajeman usaha, pemasaran, bahkan PTAR juga membantu dalam urusan perizinan serta penyediaan alat produksi yang lebih modern.

Salah satu upaya PTAR untuk peningkatan UMKM dengan pelatihan intensif bagi 35 pelaku usaha kuliner rumahan, Agustus 2024 lalu di Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru. Pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas para pelaku usaha dalam mengelola keuangan dan memasarkan produknya.

Tidak tanggung-tanggung, pelatihan yang diikuti peserta dari 15 desa/kelurahan lingkar tambang ini menghadirkan dua narasumber ahli dari Jakarta. Chantika Putri Kehi Lau, seorang pakar pengelolaan keuangan usaha, dan Alexander Agung Satrio, seorang ahli branding dan pemasaran produk.

Melalui pelatihan ini, UMKM diajak untuk memahami pentingnya pembukuan yang baik dalam mengelola keuangan usaha. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun merek yang kuat, serta berbagai saluran pemasaran guna memperluas jangkauan pasar.

“Selama ini saya belum memiliki sistem pembukuan yang baik. Melalui pelatihan ini, saya menjadi sadar akan pentingnya mencatat setiap transaksi. Saya yakin dengan menerapkan ilmu yang saya dapatkan, usaha saya akan terorganisasi dengan lebih baik,” ujar salah satu peserta pelatihan, Novita Sari.

Tidak hanya sebatas itu. PTAR juga melakukan serangkaian kegiatan fasilitasi perizinan berusaha bagi para pelaku usaha kuliner binaan. Seperti pada pelatihan Agustus 2024 lalu, UMKM binaan diberi pemahaman terhadap keamanan pangan, seperti bahan tambahan pangan yang aman dan cara mengolah makanan higienis.

PTAR juga memperhatikan persoalan pajak UMKM. Mereka mendapat pendampingan teknis pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padangsidimpuan dan pendampingan teknis pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Tapanuli Selatan.

“Dengan menjadi UMKM binaan Agincourt Resources, saya merasa sangat terbantu dalam mengurus perizinan usaha. Saya sekarang lebih paham tentang pentingnya memiliki izin usaha yang sah,” ungkap salah satu peserta pelatihan, Dian Anggraini Siregar.

Seperti ungkapan ‘Pengalaman Adalah Guru Terbaik’, PTAR juga mengajak UMKM melakukan studi tiru. Mereka menunjungi Payakumbuh, Sumatra Barat pada 29 Agustus-1 September 2024.

Selama studi tiru, peserta mengunjungi dua lokasi produksi UMKM kuliner yang sudah terkenal di Payakumbuh, yaitu Sanjai Anna dan Erina Rendang Payakumbuh. Kedua usaha ini telah berdiri sejak 1980 dan memiliki pengalaman yang sangat kaya dalam mengelola usaha kuliner. Di lokasi itu peserta tidak hanya melihat proses produksi, tetapi juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan pemilik usaha dan para pekerja.

“Kami sangat antusias dengan kegiatan studi tiru ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku usaha binaan dapat menyerap ilmu dan pengalaman yang berharga dari para pelaku usaha kuliner yang sudah sukses di Payakumbuh. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usahanya dan mencapai kesuksesan yang lebih besar,” sebut Manager Community Development Agincourt Resources, Christine Pepah saat melepas peserta.

Sudah cukup? Belum! PTAR juga ambil bagian dalam membantu pemasaran dan memperkenalkan produk UMKM binaan kepada masyarakat. Seperti pada MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024, UKM binaan Agincourt Resources turut berpartisipasi dalam pameran produk.

Produk dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Jaya, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Tapsel, KUB Bator Craft, kelompok Pelaku Usaha Kuliner Rumahan dari Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, Koperasi Sarop Do Mulana, serta Kelompok Menjahit dari Desa Batuhula dan Desa Batuhoring turut meramaikan pameran.

Produk yang dipamerkan meliputi aneka makanan ringan, kain batik Tapanuli Selatan dan produk turunannya (pouch, tote bag, shoulder bag, dan sebagainya), minuman akar rimpang instan, furnitur dari bahan kayu palet, serta tas dan pouch dari bahan wastra (kain ulos). Produk-produk ini menarik minat pengunjung, terutama mereka yang berasal dari instansi pemerintah dan pemilik usaha toko oleh-oleh dari Padangsidimpuan.

Sedangkan untuk UMKM kuliner kini semakin lebih mudah memasarkan produk mereka. Sebab, Agincourt Resources telah mendirikan pusat oleh-oleh bernama Bagas Silua. Pusat oleh-oleh ini terletak di simpang masuk Tambang Emas Martabe, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru.

“Kami ingin Bagas Silua menjadi tempat yang nyaman bagi untuk menikmati kuliner khas Batang Toru sambil mendukung UMKM lokal. Kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para pelaku UMKM agar produk mereka semakin berkualitas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Christine Pepah saat meresmikan pusat oleh-oleh itu, September 2024 lalu. (dek/bersambung)

Warga Minta Pemko Tebang Pohon Sawit di Medan Polonia

RESES: Anggota DPRD Medan, Rizki Lubis juga saat Reses II Masa Sidang II, Tahun Sidang 2024-2025 T.A 2025 di Jalan Subur 1, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (23/2/2025) siang. ISTIMEWA/SUMUT POS
RESES: Anggota DPRD Medan, Rizki Lubis juga saat Reses II Masa Sidang II, Tahun Sidang 2024-2025 T.A 2025 di Jalan Subur 1, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (23/2/2025) siang. ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Medan Johor meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk menebang pohon sawit yang berada tak jauh dari jalan umum. Pasalnya, dahan pohon sawit tersebut telah menjulang panjang hingga ke jalan, sehingga menutup pandangan pengendara. Alhasil, kawasan tersebut menjadi rawan kecelakaan.

Hal itu terungkap pada kegiatan Reses II Masa Sidang II, Tahun Sidang 2024-2025 T.A 2025 di Jalan Subur 1, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (23/2/2025) siang.

“Di Jalan Swasta ada pohon sawit besar yang dahannya sampai menutupi pandangan. Kami khawatir bila lewat situ pak, karena pandangan terhalang jadi rawan kecelakaan. Mohon ditebang pak,” ucap salah seorang warga.

Menanggapi keluhan tersebut, Rizki Lubis meminta pihak kelurahan untuk memastikan terlebih dahulu apakah pohon sawit tersebut berada di badan jalan atau berada di lahan milik warga.

“Nanti kita minta Dinas SDABMBK Medan untuk berkoordinasi ke Pak Lurah untuk memastikan pohon itu bukan di tanah warga agar bisa dilakukan pemotongan. Sebab bila di tanah warga, kita harus lakukan koordinasi dahulu dengan pemilik tanah, setelah itu baru pohonnya bisa ditebang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, warga Gg Aktif di Lingkungan 7, Irwadi meminta Dinas SDABMBK untuk meningikan jalan guna mempermudah kendaraan melintas dan terhindar dari banjir.

Selanjutnya, Emiyati warga Lingkungan 7, mengeluhkan kondisi air yang sering mati mulai subuh sampai siang hari. Kalaupun mengalir, air yang keluar dari kran rumah warga berwarna keruh. Kemudian, Teguh Irawan selaku warga Lingkungan 1 juga meminta dibuatkan TPS sehingga warga tidak membuang sampah di sungai.

“Mohon dibuatkan Tempat Pembuatan asampah pak, sehingga kebersihan tetap terjaga di lingkungan kami. Juga kami minta dibuat taman ramah anak pak,” katanya.

Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, mengatakan bahwa saat ini sudah ada TPS di Kelurahan Sarirejo.

“Namun kita akan lebih mengaktifkan Bestari dengan meminta penambahan personil Bestari yang hanya 4 orang sehingga masih kurang. masalah sampah ini akan saya koordinasikan dengan mandor kebersihan untuk diatasi,” jawabnya.

Terkhusus untuk masalah air yang jarang mengalir dengan lancar dan bersih, Rizki Lubis mengaku akan segera berkoordinasi dengan Perumda Tirtanadi. Untuk masalah lainnya, Rizki Lubis juga mengaku akan segera membahasnya dengan OPD terkait.

“Tugas saya sebagai anggota dewan untuk mendengar aspirasi bapak/ibu dan menindaklanjutinya ke Pemko Medan. Yang pasti semua keluhan dan aspirasi bapak/ibu akan saya masukkan ke dalam Pokok Pikiran DPRD Medan yang akan dibacakan dalam sidang paripurna di DPRD Medan. Tentunya, seluruh pokok pikiran tersebut harus segera direalisasikan oleh Pemko Medan,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Lurah Sari Rejo Edi Gurnawan, perwakilan Dinas Sosial Medan Rinaldy Sitorus, perwakilan DLH Medan Sri Rezeki, perwakilan Dinas PKPCKTR Medan Fahli Pohan, dan perwakilan Dishub Medan Ansari.

Diketahui, Rizki Lubis juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Cinta Karya Gg Masjid, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Minggu (23/2/2025) sore.
(map/han)

PT KIM Dituding Buang Limbah ke Parit, Warga Medan Labuhan Ancam Tutup Parit

RESES: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Demokrat, H. Muslim M.S.P saat mendengar aspirasi masyarakat dalam reses di Medan Labuhan, Sabtu (22/2/2025). ISTIMEWA/SUMUT POS
RESES: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Demokrat, H. Muslim M.S.P saat mendengar aspirasi masyarakat dalam reses di Medan Labuhan, Sabtu (22/2/2025). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, mengaku kesal atas tindakan PT KIM (Kawasan Industri Medan) yang kerap membuang limbah ke parit. Pasalnya, limbah yang dibuang ke parit berwarna pekat dan berbau sehingga sangat mencemari lingkungan dan menggangu kenyamanan warga.

Hal itu diungkapkan warga saat menghadiri pelaksanaan Reses II Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025 T.A 2025 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Demokrat, H. Muslim M.S.P pada Sabtu (22/2/2025).

Diketahui, Muslim menggelar kegiatan reses tersebut di dua lokasi, yakni di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan dan di Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.

“Kami minta agar PT KIM tidak lagi membuang limbahnya ke parit yang melintasi pemukiman warga. Air limbahnya hitam dan bau, tercemar lingkungan kami,” ucap warga kepada Muslim.

Bahkan, masyarakat kelurahan Tangkahan juga mengancam akan menutup parit apabila KIM masih terus membuang limbahnya.

Menanggapi hal itu, Muslim meminta masyarakat agar mengambil sampel dari air parit yang tercemar limbah PT KIM tersebut.

“Segera ambil air parit yang tercemar limbah PT KIM tersebut, kita akan bawa ke Laboratorium. Bila memang terbukti, tentu kita akan tindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Muslim juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan agar segera melakukan pengawasan terhadap dugaan pembuangan limbah yang dilakukan PT KIM ke parit lingkungan tempat tinggal warga.

“Kita minta agar Pemko Medan juga melakukan pengawasan terhadap hal ini,” tuturnya.

Pada kegiatan reses itu, Muslim juga menerima aspirasi warga yang memohon dilakukannya normalisasi Sungai Bedera. Pasalnya, Sungai tersebut sudah 27 tahun tidak pernah di normalisasi. Kemudian, warga juga meminta dilakukannya pendalaman Sungai Deli agar mampu menampung debit air dalam jumlah yang banyak.

Selanjutnya, masyarakat Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan juga meminta agar jalan menuju Islamic Centre dapat segera diperbaiki. Terakhir, masyarakat Kelurahan Terjun, Medan Marelan, khususnya yang tinggal di Lingkungan 15 dan 14 memohon agar parit yang ditimbun oleh salah seorang warga dapat dibuka oleh Pemko Medan.

Menanggapi semua aspirasi tersebut, Muslim mengaku akan segera membawanya ke DPRD Medan guna dibahas dan dimasukkan ke dalam Pokok Pikiran DPRD Medan.

“Tentunya setelah masuk ke dalam Pokok Pikiran DPRD Medan, maka Pemko Medan harus segera merealisasikan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” pungkasnya.
(map/han)

Sipengembala Sapi Kembali Menjadi Bupati Sergai Dua Periode

DIDAMPINGI: Bupati Sergai, H.Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan didampingi isteri saat pelantikan yang kedua kalinya. (ISTIMEWA/SUMUT POS
DIDAMPINGI: Bupati Sergai, H.Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan didampingi isteri saat pelantikan yang kedua kalinya. (ISTIMEWA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPS.CO – Untuk kedua kalinya Darma Wijaya dilantik menjadi Bupati Serdang Bedagai periode 2025-2030. Sebelumnya ia menjabat Bupati Sergai periode 2021-2024.

Dalam perjalanan hidupnya, ia sempat bekerja sebagai pengembala sapi milik orang lain dan menjual durian. Itu ia lakukan setiap hari sepulang sekolah, tanpa memikirkan untuk bermain bersama teman-teman seusianya.

Menjadi Bupati Sergai tidak pernah terlintas oleh Wiwik. Namun ia mengisahkan dari sang ibu yang bermimpi anaknya (Wiwik) menjadi orang besar. Mimpi itu menembus langit hingga menjadikannya sebagai Bupati Sergai bersama Adlin Tambunan sebagai Wakil Bupati Sergai.

Kisah itu sudah dituliskan oleh Bupati Sergai dua periode ini di sebuah buku berjudul. Pengembala lembu menjadi Bupati.

Dalam perjalanan politiknya, pria yang disapa Wiwik memulai karirnya sebagai wakil Bupati Sergai periode 2016-2021. Kepiawaiannya memikat hati rakyat Sergai kini kembali terpilih.

Disini, Wiwik berpasangan dengan Adlin Tambunan sukses meraih 86 suara. Calon petahana saat itu Soekirman dan T. Riyan Novandi sebagai rivalnya harus mengakui keunggulan putra daerah kelahiran Dolok Masihul itu.

Memimpin Serdang Bedagai, Darma Wijaya kebut pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta irigasi. Itu menjadi program unggulannya Darma Wijaya-Adlin Tambunan dengan slogan DAMBAAN.

Selama 3,5 tahun menjabat, pasangan ini mampu menyelesaikan 78 persen infrastruktur jalan, irigasi serta jembatan. Kondisi jalan mantap di Serdang Bedagai kini sangat dirasakan masyarakat, hingga perekonomian dan pertanian meningkat.

Sesosok dikenal berjiwa sosial tinggi, sederhana dan merakyat ini memantapkan dirinya memimpin Kabupaten Serdang Bedagai. Tak menyangka. Pilkada Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2024. Darma Wijaya dan Adlin Tambunan melenggang sebagai calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai periode 2025-2030.

Paslon dengan slogan DAMBAAN jilid II sukses mendulang 90 persen suara melawan kotak kosong. Itu membuktikan rakyatnya sudah menambatkan hatinya ke paslon DAMBAAN tersebut.

Salah satu ikon baru di Serdang Bedagai yakni Kantor pemerintahan mereka khas putih dengan gedung baru, memberi tampak perubahan kemajuan di Tanah Bertuah Negeri Beradat. Kondisi covid-19 anggaran pemerintah fokus penanganan covid. Namun kepala daerah ini masih bisa membangun Sergai.

Strategi yang dilakukan Wiwik adalah penghematan anggaran. Ia memangkas anggaran perjalanan dinas, serta anggaran yang bersifat pemborosan dan mengalihkannya ke pembangunan infrastruktur jalan, dan dipastikan Wiwik dan Adlin tidak kaget dengan inpres efisiensi anggaran oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sebap Paslon DAMBAAN jilid II yang dilantik Prabowo Subianto Kamis (20/2/2025) sudah melakukannya saat menjabat di periode sebelumnya.

Dalam perjalanan karir Politiknya. Pria kelahiran Desa Sarang Ginting 1 Agustus 1972 ini merupakan anak pensiunan buruh perkebunan yang berpenghasilan rendah. Wiwik bersekolah SD Negeri 102060 Sarang Ginting, lalu melanjutkan di SMP N 1 Dolok Masihul dan tamat di SMA Sebelas Maret Dolok Masihul. (fad/han)

Satlantas Polres Labusel Sosialisasi Keselamatan kepada Masyarakat

PASANG SPANDUK: Personel Polres Labusel memasang spanduk dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2025. KHAIRUDDIN/SUMUTPOS
PASANG SPANDUK: Personel Polres Labusel memasang spanduk dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2025. KHAIRUDDIN/SUMUTPOS

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu Selatan menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Toba 2025 secara langsung kepada pengendara dan masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan brosur serta memasang spanduk di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan,Sumatera Utara, Minggu (23/2/2025).

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Arfin Fachreza, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, IPTU Sumardi, S.P., M.M., yang didampingi Kanit Regident, IPDA M L Tobing, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Operasi Keselamatan Toba 2025 ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kami ingin masyarakat lebih disiplin dalam berkendara, menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi”.ujar IPTU Sumardi.

Masyarakat menyambut baik sosialisasi ini. Salah satu pengendara, Andi (34), mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat.
“Kadang kita lupa akan aturan lalu lintas, dengan adanya sosialisasi ini kami jadi lebih ingat untuk selalu mematuhi peraturan,” ujarnya.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Toba 2025 yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan mengimbau seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama.(mag4/han)