VIRTUAL: Muhammad Alwi Munthoha Langkat, terdakwa kepemilikan sajam saat menjalani sidang tuntutan secara virtual di , Senin (5/4).AGUSMAN/SUMUT POS.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Alwi Munthoha Langkat (20), warga Klambir 5, Hamparanperak ini, dituntut selama 3 tahun penjara. Pria yang bekerja sebagai office boy (OB) ini, dinilai terbukti atas kepemilikan senjata tajam (sajam) jenis parang (mandau).
VIRTUAL: Muhammad Alwi Munthoha Langkat, terdakwa kepemilikan sajam saat menjalani sidang tuntutan secara virtual di , Senin (5/4).AGUSMAN/SUMUT POS.
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Vernando Agus menyatakan, terdakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951. “Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Muhammad Alwi Mun thoha Langkat dengan pidana penjara selama 3 tahun,” ungkap Vernando di hadapan Hakim Ketua Eliwarty.
Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim memberikan terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.
Mengutip surat dakwaan, pada 8 Oktober 2020 sekira pukul 11.30 WIB, 5 personel dari Polsek Medan Barat sedang melakukan pengamanan unjuk rasa di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, tepatnya di parkiran Lapangan Merdeka Medan.
Personel polisi melihat terdakwa dengan gerak gerik yang mencurigakan, lalu melakukan pemeriksaa dan penggeledahan, dan ditemukan dari dalam tas terdakwa satu buah parang atau mandau. Kemudian personel menanyakan kepada terdakwa untuk menunjukan surat ijin membawa sajam tersebut. Namun, terdakwa tidak bisa menunjukkan surat ijin membawa senjata, selanjutnya terdakwa dan barang bukti dibawa ke Polsek Medan Barat guna menjalani proses selanjutnya. (man/saz)
JALANI SIDANG: Mantan Kepala Desa Kelantan, Syafrizal, terdakwa kasus korupsi, saat menjalani sidang tuntutan di Ruang Cakra 4, Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/4).AGUSMAN/SUMUT POS.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Mantan Kepala Desa (Kades) Kelantan, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Syafrizal, dituntut selama 6 tahun penjara. Dia dinilai terbukti melakukan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD), yang merugikan keuangan negara sebesar Rp515 juta. Hal ini diketahui pada sidang virtual di Ruang Cakra 4, Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/4).
JALANI SIDANG: Mantan Kepala Desa Kelantan, Syafrizal, terdakwa kasus korupsi, saat menjalani sidang tuntutan di Ruang Cakra 4, Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/4).AGUSMAN/SUMUT POS.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juanda Fadli, dalam nota tuntutannya, terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001, tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Syafrizal dengan pidana penjara selama 3 tahun, denda Rp200 juta, subsider 6 bulan kurungan,” ungkap Juanda di hadapan Hakim Ketua Sulhanuddin.
Selain itu, terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp515 juta, dengan ketentuan apabila dalam waktu satu bulan setelah putusan terdakwa tidak dapat membayar, maka harta bendanya disita.
“Apabila harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun,” imbuh Juanda.
Usai mendengarkan nota tuntutan, majelis hakim memberikan terdakwa melalui penasihat hukumnya, untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.
Sebagaimana mengutip surat dakwaan, pada 2018 Desa Kelantan, Kebupaten Langkat, menerima dana yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp1.045.038.000, ADD sebesar Rp620.266.000, serta bagi hasil pajak dan retribusi sebesar Rp9.490.000.
Dalam melaksanakan realisasi DD Tahun Anggaran 2018, terdakwa bersama Bendahara, Fiqmawati Dewi, melakukan penarikan DD dan ADD, yang dananya dipegang langsung oleh terdakwa, bukan kepada bendahara.
Kemudian, terdakwa tidak ada membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ), seluruh kegiatan dan terdakwa juga tidak ada melaporkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Langkat, melalui Kecamatan Brandan Barat. Dalam melaksanakan kegiatan yang tercantum dalam bidang pelaksanaan pembangunan desa, terdakwa tidak melibatkan Samsir, selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Terdakwa juga dalam mengelola DD Tahun Anggaran 2018, tidak menetapkan Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD) 2018. Bersadarkan hasil audit, hal itu telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp515.038.000. (man/saz)
DITEMUKAN: Sesosok mayat pria ditemukan di semak-semak Jalan Pringgan, Lingkungan 14, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/4).
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Pringgan, Lingkungan 14, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria di semak-semak jalan tersebut, Senin (5/4) siang.
DITEMUKAN: Sesosok mayat pria ditemukan di semak-semak Jalan Pringgan, Lingkungan 14, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/4).
Kuat dugaan, pria yang ditaksir berumur 50 tahun lebih ini, merupakan korban pembunuhan. Indikasinya, dari kondisi wajah dan tubuh pria tersebut terdapat luka. Namun demikian, belum diketahui pasti apakah korban dibunuh lalu dibuang atau justru tabrak lari.
Kepala Lingkungan 14, Desa Bandar Klippa, Wawan mengaku, tidak mengetahui secara detail penemuan mayat pria yang diduga korban pembunuhan tersebut. Menurutnya, penemuan mayat tersebut baru diketahui setelah mendapat kabar dari warga.
“Sewaktu dapat info adanya mayat tersebut, saya langsung ke lokasi. Kemudian, saya melihat seorang pria menggunakan baju Partai Demokrat sudah meninggal dunia,” ungkap Wawan.
Wawan juga mengatakan, di wajah mayat tersebut, terdapat luka serta hidung dan telinga mengeluarkan darah. Terdapat ceceran darah di aspal yang terlihat masih segar.
“Di bagian wajah sebelah kanan atas ada luka, hidung dan telinganya mengeluarkan darah. Kalau diperhatikan, diduga kejadian itu baru saja, karena darahnya masih segar,” imbuhnya.
Dia menyatakan, belum mengenal siapa mayat tersebut. Selain itu, belum juga mendapatkan kabar mayat tersebut adalah warganya.
“Kemungkinan bukan warga saya, karena sampai sekarang belum ada yang melapor kepada saya, terkait penemuan mayat tersebut,” tutur Wawan.
Setelah mengetahui adanya penemuan mayat, Wawan kemudian menghubungi pihak Polsek Percut Seituan. Tak lama, personel kepolisian datang ke lokasi dan mengevakuasi mayat pria itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan autopsi.
Terpisah, Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Rafles Marpaung menuturkan, belum bisa dipastikan apakah korban tewas dibunuh atau sebab lain. Menurutnya, saat ini masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.
“Masih kita tunggu hasil autopsi dari rumah sakit, apa penyebab korban tewas,” pungkasnya. (ris/saz)
INTEROGASI: Kapolsek Medan Sunggal, Kompol M Yasir saat menginterogasi tersangka pembunuhan pengusaha toko bunga, saat dihadirkan dalam pemaparan kasus, Sabtu (3/4).M IDRIS/SUMUT POS.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus pembunuhan terhadap pengusaha toko bunga di Jalan Pembangunan/Medan-Binjai Km 12, Sunggal, Jamilah alias Mila (46), yang dibunuh suaminya sendiri, M Syaiful (42), ternyata berlatar belakang diduga persoalan harta dan sakit hati. Pelaku ingin menguasai harta korban, lalu kemudian menghabisi nyawa istrinya sendiri, setelah bertengkar dan tersinggung akan diceraikan.
INTEROGASI: Kapolsek Medan Sunggal, Kompol M Yasir saat menginterogasi tersangka pembunuhan pengusaha toko bunga, saat dihadirkan dalam pemaparan kasus, Sabtu (3/4).M IDRIS/SUMUT POS.
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol M Yasir menyebutkan, semula pelaku dan korban bertengkar pada Sabtu, 27 Maret 2021, sekira pukul 05.00 WIB. Pertengkaran terjadi karena korban tidak mau diantarkan oleh pelaku untuk berbelanja. Selanjutnya, pertengkaran itu memuncak karena korban ingin menceraikan suaminya.
“Tersangka mencekik leher korban hingga terhempas ke lantai. Kemudian menutup mulut dan hidung korban agar tidak bisa bernapas hingga akhirnya tewas,” ungkap Yasir saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Medan Sung gal, Sabtu (3/4) lalu.
Setelah korban tak bernyawa, selanjutnya dibawa tersangka ke kamar mandi dan dimasukkan ke dalam bak mandi dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas.
“Tujuan pelaku memasukkan korban ke dalam bak mandi agar seolah-olah korban tewas dikarenakan terpeleset,” sambung Yasir.
Selanjutnya, tersangka melarikan diri. Sebelum kabur, tersangka mengambil uang serta barang berharga milik korban dan kemudian mengunci rumah.
“Motif pelaku karena ingin menguasai harta korban dan merasa tersinggung hendak diceraikan korban,” tutur Yasir lagi.
Yasir menyebutkan, dari tersangka disita barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vario BK 6864 AGF berikut BPKB dan STNK. Selain itu, 2 unit ponsel android, uang tunai Rp6 juta, dompet, dan identitas korban.
“Tersangka saat ini sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 338 subsider 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan dan maksimal penjara seumur hidup,” bebernya.
Sebelumnya, tersangka kasus pembunuhan ini diringkus polisi setelah sempat kabur ke Aceh, pada Minggu, 28 Maret. Pelaku dihadiahi 3 butir peluru di kakinya, karena melakukan perlawanan dalam perjalanan ke Kota Medan. Sementara itu, diketahui korban ditemukan tewas dengan posisi tubuh tertelungkup di dalam bak kamar mandi rumahnya, Sabtu malam, sekira pukul 22.00 WIB. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandung korban bernama Jamiah alias Miah, yang sehari-hari membantu adiknya berjualan bunga.
Kakak korban datang ke rumah adiknya itu, karena merasa curiga dan khawatir lantaran toko bunga yang sekaligus tempat tinggal korban dari pagi hingga malam tidak buka seperti biasanya. Bukan hanya itu saja, dari pagi hingga malam hari, nomor ponsel milik korban tidak dapat dihubungi sama sekali.
Lantaran curiga, sekira pukul 21.00 WIB, kakak korban mendatangi rumah korban. Selanjutnya masuk ke dalam rumah setelah menggandakan kunci bersama tukang kunci. Setelah berhasil masuk ke dalam, kakak korban memeriksanya. Saat mencari ke dalam kamar mandi, kakak korban terkejut, karena melihat adiknya terbujur kaku dengan posisi tertelungkup di dalam bak mandi. Kakak korban berteriak minta tolong kepada tetangga dan warga sekitar yang kemudian datang. Tak lama, polisi yang mendapat kabar datang ke lokasi dan melakukan penyelidikan. (ris/saz)
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Usai resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumut, di Hotel Bintang Kota Kisaran, Sabtu (3/4). Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Asahan-Tanjungbalai periode 2021-2022, Yogi Rahman Ginting mengajak seluruh elemen bahu membahu bersinergi positif buat pemerintahan.
Yogi mengatakan kepada wartawan sumutpos.co, Senin (5/4) bahwa IMM Asahan-Tanjung Balai akan terus bersinergi baik dengan pemerintahan , alumni terkhusus kepada seluruh kader IMM. Apalagi sekarang pemerintah lagi berupaya bangkit dari berbagai dampak krisis pada situasi pendemi seperti sekarang ini.
Hal tersebut berangkat dari hadits Rasul “al mu’minunabil mu’minin kalbun’ya ni yasuddu ba’duh ba’ad,” yang artinya mukmin yang satu dengan mukmin yang lain ibarat pondasi bangunan yg saling menguatkan, satu dengan yang lain.
“Saya yakin, dalam satu periode memimpin IMM kedepan merupakan tugas yang berat namun bisa dilalui dengan dukungan pengurus lainnya,” ujarnya.
Di tempat berbeda Ketua DPD IMM Sumut, Zulham Hidayah Pardede menyerukan semangat profetisme yang digagas oleh akademisi serta budayawan Kuntowijoyo. Dalam semangat yang dibawa oleh para intelektual profetik yaitu, agama untuk kemanusiaan serta menjadikan agama sebagai pemecahan persoalan-persoalan sosial, pengembangan masyarakat, penyadaran hak-hak politik rakyat, dan mengeluarkan manusia dari belenggu ketidakadilan. (mag-9)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komitmen pelaku bisnis dan seluruh pihak untuk mengimplementasikan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) harus semakin ditingkatkan, terlebih pada saat pandemi covid-19 merebak. Sebagai perusahaan BUMN, BRI berkomitmen untuk terus mengutamakan prinsip-prinsip sustainable development dalam menjalankan praktik usahanya.
Salah satu upaya BRI menjalankan prinsip tersebut yakni melalui penyaluran CSR BRI Peduli dengan mengusung konsep 3P yaitu Pro People, Pro Planet dan Pro Profit. Pro People merupakan kepedulian BRI kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sedangkan Pro Planet merupakan kepedulian BRI kepada lingkungan hidup. Adapun Pro Profit merupakan keuntungan Finansial dan/atau Non Finansial yang diharapkan didapat oleh penerima bantuan yang nantinya dapat berdampak kepada bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
Konsep pembangunan pro people, planet, dan profit membuat BRI sebagai entitas bisnis tidak hanya fokus mengejar keuntungan material semata dalam beroperasi. BRI turut memperhatikan persoalan kesejahteraan masyarakat, dan berupaya membantu kesulitan-kesulitan yang dialami banyak orang.
Salah satu program unggulan BRI Peduli yakni “Bersih-bersih Kali” yang dikemas dalam tema “Jaga Sungai Jaga Kehidupan” yang dilaksanakan di 19 sungai pada 19 Kantor Wilayah BRI di seluruh Indonesia. Melalui program ini BRI mendorong perubahan cara pandang masyarakat akan fungsi dan peran sungai dalam kehidupan dan masa depannya.
Inisiasi program bersih-bersih kali mulai dilakukan BRI sejak November 2019. Program ini menyasar 19 sungai di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Manado dan Jayapura.
Mengusung semangat Pro Planet dan Pro People, BRI tidak hanya melakukan normalisasi, pembersihan, pengerukan sungai, melainkan juga membangun sejumlah sarana dan prasarana seperti taman, ruang terbuka hijau, dan area ramah anak, serta juga mengedukasi masyarakat mengenai pemeliharaan aliran sungai yang sehat dan bermanfaat bagi kehidupan.
Program ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Sampah yang terkumpul dari pembenahan sungai tersebut dipilih dan dipilah, dipisahkan sampah organik dan anorganik/plastik. Sampah organik yang sudah dipilah bisa dimanfaatkan untuk keperluan masayarakat seperti bahan pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas. Sedangkan sampah anorganik akan dicacah menggunakan alat pencacah sampah yang BRI sediakan bagi masyarakat. Setelah sampah dicacah lalu dijual kepada pengumpul sampah dan masyarakat pun memperoleh uang.
“Secara bertahap, setelah Pro Planet dan Pro People terwujud, maka manfaat dari pembersihan sungai dan pengelolaan sampah yang benar akan memberikan keuntungan ekonomis bagi masyarakat sekitar, sehingga Pro Profit dapat direalisasikan. Uang dihasilkan dari penjualan sampah kedepan akan ditabung melalui rekening BRI dan bisa ditarik lewat AgenBRILink, Unit Kerja BRI, maupun jaringan e-channel milik BRI lainnya,” ujar Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto.
MEDAN, SUMUTPOS.CO O– Menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan, banyaknya bermunculan figur-figur baru dari kalangan alumni HMI. Ini mengisyaratkan, proses regenerasi di tubuh KAHMI Medan berjalan baik.
Munculnya figur muda sebagai calon Ketua Umum KAHMI Medan di periode selanjutnya, dinilai sangat dibutuhkan demi kelangsungan dan pemersatu di KAHMI. Salah satunya, Mardana Nainggolan, seorang kandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, bersama para alumni lintas komisariat dan perguruan tinggi lainnya, melaksanakan jamuan makan malam bersama sekaligus silaturahmi dengan beberapa senior, bertempat di Hotel Grand in Darma Deli, kemarin.
Pada pertemuan itu hadir para senior HMI, diantaranya Prof Usman Pelly, Prof Syawal Gultom dan hadir juga para alumni dari berbagai perguruan tinggi lainnya, khususnya Ketua Umum IKA Unimed Jafaruddin Harahap, hingga alumni kampus lainnya seperti Fakultas Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah UINSU, Fakultas PIB dan beberapa perguruan tinggi swasta lainnya.
“Mardana Nainggolan sepengetahuan saya adalah pribadi yang baik, ikhlas berjuang dan tangguh. Hal ini sangat penting sebagai ciri pemimpin pemersatu,” ucap Prof Syawal Gultom dalam sambutannya. KAHMI Medan saat ini dinilai butuh figur seperti beliau yang mampu memposisikan KAHMI sebagai organisasi Kader yang berjuang dan berkontribusi untuk masyarakat. Untuk itu, figur-figur muda diharapkan mampu menampilkan wajah KAHMI yang diharapkan mampu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan.
Tampil memberikan sambutan, masing-masing perwakilan dari perguruan tinggi lainnya, seperti Ketum IKA UNIMED, Jafaruddin Harahap, alumni UIN Sumut oleh Dr Zulham MHum dan dari Fakultas Sastra atau Ilmu Budaya USU. “Sosok Mardana Nainggolan dinilai memiliki banyak keunggulan sehingga layak untuk memimpin KAHMI Medan ke depan,”katanya. Mardana Nainggolan, dalam sambutannya dalam acara makan malam ini menekan perlunya regenerasi di tubuh KAHMI Medan dalam menggerakkan roda organisasi menjadi lebih dinamis. Dia juga menegaskan kesiapannya memimpin KAHMI Medan.
“Regenerasi di tubuh KAHMI Medan merupakan sebuah keniscayaan, bahwa organisasi KAHMI harus mampu menjawab persoalan keumatan yang ada di sekitar kita, untuk itu perlu soliditas, karenanya tegline muda, mandiri dan fokus, bukan di arahkan pada faktor usia, melainkan kemampuan mengelola organisasi menjadi lebih dinamis. KAHMI perlu membangun sinergisitas dengan Pemerintah Kota Medan dalam rangka ikut berkontribusi mensukseskan Program Pembangunan Kota Medan ke arah yang lebih baik,” ujar Mardana.
Persoalan yang ada di KAHMI Medan saat ini, adalah persoalan pendataan yang masih belum tercatat secara sistematik.“Untuk itu, Kepengurusan KAHMI Medan mendatang, harus bisa mempersiapkan database keanggotaan KAHMI sesuai aturan organisasi, akhirnya Musda KAHMI Medan kali ini melahirkan pemimpin baru yang membawa perubahan di tubuh organisasi Kahmi Medan,” ujar Mardana. (adz)
DIABADIKAN: Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman diabadikan bersama Ketua BPC HIPMI Kota Medan, Palaceta S Subianto dalam Rapat Kerja Cabang dan Pendidikan Pelatihan Cabang BPC HIPMI Medan 2021, di Ballroom Medan Focal Point, Senin (5/4/2021).
MEDAN, SUMUTPOS.CO– Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Medan diajak untuk membangkitkan perekonomian Kota Medan. Pemko Medan siap membantu mempermudah urusan bisnis dan meniadakan pungutan.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman dalam sambutannya pada acara pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan Pelatihan Cabang (Diklatcab) BPC HIPMI Medan 2021 di Medan, Senin (5/4/2021).
Aulia mengatakan, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby Afif Nasution anti pungli dan hanya menginginkan PAD Kota Medan naik. Kecilnya PAD Kota Medan menjadi beban moral bagi pasangan Bobby-Aulia. Karenanya ia mengajak seluruh pengusaha untuk membangun Kota Medan.
“Kita ingin, ayo HIPMI bersama kita bangkitkan perekonomian. Kami akan membantu proses urusan terkait bisnis. Ayo kita bangun Medan ini. Kita akan support, kami punya program menghidupkan UMKM yang ada di 151 kelurahan di Kota Medan. Kenapa kita tidak berbaur. Saya dan pak wali ingin menghidupkan perekonomian dari kelurahan,” katanya.
Ia berharap HIPMI bisa memmbuat program untuk memunculkan pengusaha di bawah naungan HIPMI di setiap kelurahan melalui UMKM. Aulia juga mengajak HIPMI untuk menarik investor ke Medan.
“Intinya bagaimana agar PAD Kota Medan ini naik. Ini sangat penting, saya yakin HIPMI punya banyak koneksi. Pak wali juga akan berpikir bagaimana memberi fasilitas bagi pengusaha Kota Medan,” katanya.
Sebelumnya Ketua Organizing Committee Agoez Perdana mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni Senin– Selasa (5-6/4). Kegiatan ini merupakan program wajib dilaksanakan sesuai AD/ART HIPMI. Adapun tema Rakercab kali ini; “Peran HIPMI menciptakan pengusaha yang tangguh dan berintegritas di Kota Medan” sengaja dipilih mengingat saat ini situasi ekonomi sedang tidak menentu, karenanya diharapkan kader HIPMI dapat ditempa menjadi pengusaha yang tangguh agar bisa survive di masa pandemi Covid-19.
Ketua Umum BPC HIPMI Medan, Palaceta S Subianto dalam sambutannya mengatakan, rakercab ini akan focus pada tiga isu.
“Pertama, meningkatkan sumber daya setiap anggota HIPMI agar naik kelas dengan cara diklat, kedua mengabdi dengan memberikan bimbingan teknis pada UMKM yang membutuhkan dan ketiga, mendukung program kerja Kota Medan dalam memulihkan dan meningkatkan ekonomi,” katanya.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Wakil Sekretaris BPD HIPMI Sumut, Aulia Rahman. Dalam sambutannya ia menekankan HIPMI harus punya peran dalam mendukung dan berkolaborasi dengan Pemko Medan. Ia menegaskan saat ini bukan zamannya lagi organisasi meminta kepada pemerintah, melainkan harus bekerjasama. (prn/ram)
ILUSTRASI: Ilustrasi pemesanan melalui tiket.com penting dilakukan sebelum masyarakat memilih lokasi berlibur. Baik destinasi pariwisata, pesawat, hotel, dan lainnya.
MEDAN, SUMUTPOS.CO—tiket.com menggelar Mendadak OTW (Online Tiket Week), pesta diskon akbar tahunan milik perusahaan start up pertama di bidang travelling, mulai 5-11 April 2021.
Program ini bertujuan mendukung 100 persen popularitas destinasi wisata domestik dalam rangka pemulihan industri pariwisata nasional.
“Selama tujuh hari penuh, masyarakat Indonesia dimanjakan dengan rangkaian penawaran spektakuler dari semua lini produk tiket.com, seperti tiket pesawat, hotel, kereta api, sewa mobil, airport transfer, tiket TO DO, serta produk terbaru tiket HOMES yang menjadikan pesta diskon ini sebagai salah satu pesta diskon terbesar dan terlengkap dalam sejarah Online Tiket Week (OTW),” ujar Co-Founder & CMO, tiket.com, Gaery Undarsa dalam siaran pers yang diterima wartawan, Senin (5/4/2021).
Pihaknya sungguh bersemangat karena dapat kembali menyambar masyarakat dengan menghadirkan pesta diskon akbar pariwisata nasional dengan nama “Mendadak OTW” bersama deretan harga gledek.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan jajaran promo selama seminggu ke depan ini. Hadirnya Mendadak OTW ini justru mengajak masyarakat untuk merencanakan liburannya nanti dengan lebih matang. Diskon mendadak boleh, tapi rencana liburan sebaiknya direncanakan lebih matang,” ucapnya.
Dipaparkannya, setiap hari pemburu tiket promo diimbau untuk bersiaga terutama pada masa jam gledek, yaitu 17:00-00:00 WIB. Ketika masyarakat bisa kesamber Harga Gledek yang terdiri dari diskon hingga 50 persen plus 35 persen untuk semua kategori dan fitur di dalam tiket.com, yaitu tiket pesawat, hotel, Kereta Api, sewa mobil, airport transfer, tiket TO DO, serta tiketHOMES.
Sedangkan promo Mendadak OTW yang berlaku pada semua jam adalah diskon hingga 20 persen dan berlaku untuk semua destinasi domestik. Untuk promo harga gledek hotel tersebut, lanjutnya khusus akomodasi diberbagai destinasi favorit seperti Jabodetabeka, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatera, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.
Sementara untuk promo harga gledek tiketHOMES: Setiap hari pada Jam Gledek, yaitu 17:00 – 00:00 WIB, fitur teranyar tiket.com, yaitu tiketHOMES yang secara khusus menyajikan akomodasi non-hotel, hadir dengan diskon 50 persen plus 20 persen. Kemudian, promo Mendadak OTW yang berlaku di semua jam adalah diskon 50 persen plus 10 persen.
Untuk promo harga Gledek tiket TO DO: Setiap hari pada Jam Gledek, yaitu 17:00 – 00:00 WIB, yaitu diskon hingga 65 persen plus 25 persen. Kemudian, promo Mendadak OTW yang berlaku di semua jam adalah diskon 65 persen plus 10 persen khusus semua wisata aktifitas domestik yang tersedia di dalam tiket TO DO. Lebih dari 2.200 mitra wisata tiket TO DO turut ambil bagian kampanye Mendadak OTW kali ini, sehingga semakin memperkaya pilihan kegiatan berwisata masyarakat dalam merencanakan perjalanan.
“Bagi masyarakat yang hendak mencari mobil sewaan untuk berbagai keperluan sehari-hari, pantengin Jam Gledek, yaitu jam 17:00 – 00:00 WIB ketika promo khusus untuk sewa kendaraan mendapatkan potongan mulai dari Rp 100.000 + ekstra diskon 40 persen. Sedangkan, fasilitas diskon 30 persen pun dapat dinikmati pada semua jam selama Mendadak OTW berlangsung,” katanya.
Harga tiket kereta api selama Mendadak OTW pun diskon 20 persen dengan potongan harga maksimal Rp 100,000 untuk semua rute domestik. Airport Transfer untuk diseluruh airport Indonesia juga mendapatkan potongan harga hingga Rp 50,000 selama Jam Gledek, yaitu jam 17:00 – 00:00 WIB.
“Selama Mendadak OTW berlangsung, harga penerbangan domestik dari Jakarta ke Surabaya dimulai dari Rp300.000-an, ke Denpasar mulai dari Rp400.000-an, serta ke Medan mulai dari Rp400.000-an,” imbuhnya.
Untuk Mendadak OTW kali ini, tiket.com bermitra dengan lebih dari 4.500 properti akomodasi di seluruh Indonesia untuk memberikan harga spektakuler bagi pelanggan. Termasuk hotel berbintang 5 seperti The Papandayan Bandung mulai dari Rp 540.000, The Trans Resort Bali mulai dari Rp 595.000, Fraser Residences Menteng mulai dari Rp 583.000, Wyndham Surabaya mulai dari Rp 525.000, mulai dari Melia Purosani Rp 600.000.
“Mendadak OTW menjadi wadah bagi kami untuk semakin mendorong popularitas jajaran destinasi domestik menakjubkan dengan potongan harga yang tidak ditemukan di promo reguler kami. Tidak hanya itu saja, tiket.com juga siap dengan jajaran fitur yang relevan dalam mengakomodir kebutuhan pelanggan dalam berpergian di masa pandemi agar pelanggan dapat merencanakan liburan dengan rasa aman dan nyaman,” tutup dia. (prn/rel/ram)
PULANG SEKOLAH: Sejumlah siswa dan siswi SMP pulang sekolah usai belajar tatap muka didampingi orangtuanya, bebrapa waktu lalu.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengatakan, meskipun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, peserta didik harus mendapat pelajaran secara menyeluruh dengan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini dilakukan agar kesenjangan pendidikan tidak semakin melebar.
PULANG SEKOLAH: Sejumlah siswa dan siswi SMP pulang sekolah usai belajar tatap muka didampingi orangtuanya, bebrapa waktu lalu.
Sebelum itu, perlu adanya persiapan pembukaan sekolah PTM secara terbatas, seperti tata kelola penyelenggaraan pendidikan selama masa pandemi Covid-19, bantuan subsidi kuota internet, dan kenormalan baru. Begitu juga dengan perkembangan pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
“Satuan pendidikan yang memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mendapatkan vaksin secara lengkap, wajib memberikan pilihan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas atau belajar dari rumah (BDR),” ungkap dia, Minggu (4/4).
Meski demikian, orang tua diberikan hak untuk mengizinkan anaknya untuk bersekolah dengan menjalani PTM secara terbatas atau tetap mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sebab, orang tua sendiri lah yang mengetahui kondisi anak tersebut.
“Inisiatif pemerintah untuk segera membuka sekolah perlu diapresiasi. Akan tetapi, dari sisi persiapan pembukaan sekolah masih perlu dievaluasi,” ujarnya.
Adapun, mengutip hasil pengawasan yang dilakukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Juni-November 2020 terhadap kesiapan pembukaan sekolah di 49 sekolah di 21 kabupaten/kota di 8 provinsi, hanya 16,3 persen sekolah yang siap dibuka kembali.
Data Kemendibud RI tentang kesiapan belajar menunjukkan, baru 280.372 atau 52,44 persen sekolah yang mengisi daftar kesiapan proses belajar mengajar di masa pandemi, itu pun baru sekitar 10 persen yang siap.
Adapun terkait vaksinasi pendidik, survei Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menunjukkan, baru 47,67 persen pendidik yang pernah menerima sosialisasi program vaksinasi.
Adapun 52,33 persen pendidik belum pernah mendapatkan sosialisasi program ini.
Kondisi ini kurang mendukung rencana Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud RI yang menargetkan penyelesaian vaksinasi bagi 5.582.875 pendidik dan tenaga kependidikan dari seluruh jalur dan jenjang pendidikan, pada akhir Juni 2021. (bbs/azw)