Home Blog Page 3699

Ribuan Ikan Terapung di Sungai Aek Riung

LABUHANBATU, SUMUT POS – Ribuan ikan dari berbagai jenis terapung di hilir aliran sungai Aek Riung di Desa Tebing Linggahara, kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu, Senin (8/2).

Warga menangkapi ikan yang mabuk di aliran sungai Aek Riung di Desa Tebing Linggahara, Bilah Barat, Labuhanbatu (fajar)

Ikan dalam jumlah banyak itu sebahagian besar dalam kondisi sekarat. Dan, timbul di permukaan air. Kondisi ini mengundang perhatian warga sekitar. Kontan saja, para warga memanfaatkan situasi tersebut untuk menangkapi ikan-ikan yang dalam kondisi mabuk.

Pantauan di lokasi, puluhan warga pria dan wanita memadati tepian sungai. Bahkan sebagian diantaranya juga masuk ke dalam air. Dengan berbagai alat seadanya, warga menangkap ikan.

“Ikan lagi mabuk. Jadi gampang ditangkapi,” kata sejumlah warga kepada Sumut Pos di lokasi.

Menurut mereka, ikan dalam kondisi tersebut jadi lebih gampang ditangkap. Ada yang menggunakan jala, pendurung dan alat dapur lainnya. Kata mereka, kemungkinan ikan dalam sungai tersebut tercemar limbah.

“Ini kemungkinan kena limbah,” ujar salahseorang warga, Anto tanpa menjelaskan lebih rinci mengenai limbah dan asalnya. Kata warga setempat, kondisi seperti ini bukan kali pertama terjadi.

Aktivitas warga menangkap ikan di sungai itu pun jadi perhatian masyarakat yang melintas di jembatan sungai tersebut. Puluhan kenderaan masyarakat parkir di badan jembatan dan dari atas jembatan menyaksikan warga yang menangkap ikan.

Menerima informasi itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu terjun ke lokasi. Di sana, petugas laboratorium mengambil sampel air sungai untuk dijadikan bahan pemeriksaan dan penelitan.

“Ya, bagian laboratorium langsung ke lokasi,” kata Kadis DLH Nasrullah melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Hasymi Prihatien Siregar.

Kata dia, penelitian akan memakan waktu selama 14 hari. Nanti akan diketahui kandungan dalam air yang dijadikan sampel.

“Standar air yang dijadiakan acuan adalah parameter sesuai Permen Lingkungan Hidup,” akunya.

Ketika diketahui ada indikasi cairan mengandung zat beracun dan merupakan bahan industrial, maka akan diinbentarisir industrial yang berada dekat aluran sungai tersebut.(*)

UMSU Gelar Pertemuan dengan 112 Kasek

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengadakan silaturahaim dengan kepala sekolah (kasek) untuk tingkat SMA/SMK se Cabang Dinas Sunggal di Pancur Gading Hotel, Jalan Kwala Simeme, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini. Silaturahim ini diikuti 112 kepala SMA/SMK negeri dan swasta. Acara dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sunggal, Muhammad Basir Hasibuan MPd. Dari UMSU diwakili Wakil Rektor I Dr Muhammad Arifin Gultom SH MHum.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sunggal, Muhammad Basir Hasibuan, MPd mengatakan, kepala sekolah harus memotivasi anak didiknya untuk bisa melanjut ke perguruan tinggi. Jika pun tidak, minimal harus bekerja dan tidak menjadi penganggguran. “Kalau untuk SMA orientasinya itu anak didiknya harus melanjutkan pendidikan, tetapi kalau SMK orientasinya bekerja, tetapi bisa saja melanjutkan pendidikan,” katanya. Kepala sekolah, lanjutnya harus lebih kreatif, inovatif, komunikatif dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi karena di era sekarang, informasi untuk melanjut ke perguruan tinggi memiliki banyak peluang dan kesempatan. Apalagi informasi tentang perguruan tinggi mudah didapatkan. Makanya, kepala sekolah diminta untuk menyebarkan informasi tentang perguruan tinggi kepada siswa.

“Banyak memang siswa bingung soal biaya. Tetapi itu tidak usah dipikirkan karena memang banyak perguruan tinggi itu menawarkan beasiswa. Satu di antaranya UMSU, sebagai perguruan tinggi banyak dalam merekrut mahasiswa baru ada jalur prestasi dan undangan serta jalur beasiswa. Ini bisa disampaikan kepada anak-anak,” pintanya.

Muhammad Basir juga meminta kepala sekolah untuk meningkatkan pendidikan, tidak hanya sarjana tetapi bisa melanjut ke program magister. Sebagai Kepala Cabang Dinas Sunggal, dia menegaskan siap memberi kemudahan rekomendasi. Untuk perguruan tinggi UMSU bisa pilihan untuk melanjut karena akreditasi institusinya sudah A, ada ada 15 program studi yang terakreditasi A.

Rektor UMSU diwakili Wakil Rektor I Dr Muhammad Arifin Gultom MHum menyampaikan materi dengan tema ‘Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah di Masa Pandemi.’ Dia meminta agar kompetensi kepala sekolah di antaranya kompetensi sosial perlu terus ditingkatkan yakni kepala sekolah harus bisa menjalin kerja sama dengana masyarakat sekitar, atau pihak luar. Seperti dengan perguruan tinggi. (gus/azw)

Melalui kerja sama ini, banyak yang bisa dilakukan seperti mengundang pihak perguruan tinggi ke sekolah untuk memotivasi anak-anak agar tetap semangat melanjutkan ke perguruan tinggi, melakukan kerja sama peningkatan kompetensi guru. Kepala sekolah juga harus menganut system EMASLIM di mana harus bsia menjadi educator, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator dan motivator.

Dalam pertemuan silaturahim tersebut, UMSU menyampaikan sosialisasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) UMSU yang sudah dibuka sejak tanggal 16 Nopember 2020-16 September 2021 oleh Tim UPT Promosi dan Penmaru. Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan doorprize. (gus/azw)

PJJ Berdampak Gangguan Psikososial Siswa, Kemenag Terapkan Kurikulum Darurat

ANTRE: Beberapa murid antre saat mengantar tugas selama belajar di rumah, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Masa pandemi yang panjang dan tidak jelas ujungnya tidak bisa disikapi dengan cara menunggu.Kementerian Agama(Kemenag) merespons masalah ini dengan menerbitkan Kurikulum Darurat.

ANTRE: Beberapa murid antre saat mengantar tugas selama belajar di rumah, beberapa waktu lalu.

Kurikulum yang sifatnya sementara dan berlaku pada masa pandemi Covid-19 ini lebih menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah, dan kemandirian siswa. 

Pemenuhan aspek kompetensi, baik dasar maupun inti, tetap mendapat perhatian dalam skala tertentu.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, panduan ini merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah pada masa darurat Covid-19.

“Sebenarnya ini sudah disiapkan tahun lalu, dan semakin relevan saat pandemi menunjukkan grafik naik drastis,” katanya, Minggu (7/2). 

Kurikulum darurat itu berlaku bagi jenjang pendidikan madrasah mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, meski demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran secara penuh. Panduan ini penting diterapkan oleh sekolah, mengingat kondisi school from home bisa berlanjut sampai batas waktu tidak jelas.

Kemenag saat ini memantau implementasinya di sekolah-sekolah berciri khas keislaman yang bernaung di bawah Kemenag.

Penelitian sebelumnya telah mengungkap adanya tekanan psikososial dan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan anak stres terkait pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh. 

Akibat minimnya interaksi dengan guru, teman dan lingkungan luar, ditambah tekanan akibat sulitnya transformasi pelajaran menyebabkan stres pada anak didik meningkat. Untuk itu panduan kurikulum darurat diharap dapat menjadi jalan keluar yang implementatif.

Selama masa pandemi terdapat kasus kekerasan yang tidak terdeteksi. Sebelumnya, Kemenag menemukan fakta bahwa pandemi Covid-19 telah memicu tingginya kasus perkawinan anak di bawah umur.

Badan Peradilan Agama Indonesia telah menerima sekitar 34.000 permohonan dispensasi kawin yang diajukan oleh calon mempelai yang belum berusia 19 tahun pada medio tahun lalu.

Saat ini Pemerintah memberikan keleluasaan pada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan pembelajaran tatap muka mulai semester genap 2020/2021 atau Januari 2021. Salah satu alasan pemberian keleluasaan itu adalah untuk mengurangi dampak negatif PJJ.  Meskipun sudah ada lampu hijau namun implementasinya belum sepenuhnya dilakukan. Madrasah di lingkungan Kemenag sendiri masih berstatus belajar daring. (bbs/azw)

Inkes Sumut Terima Seribu Mahasiswa Baru

INKES SUMUT: Rektor Institut Kesehatan Sumatera Utara Diana Sembiring SKM MKes di ruang kerjanya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Institut Kesehatan Sumatera Utara (Inkes Sumut) menerima seribu mahasiswa baru pada tahun akademik 2021/2021.

INKES SUMUT: Rektor Institut Kesehatan Sumatera Utara Diana Sembiring SKM MKes di ruang kerjanya.

Demikian disampaikan Ketua Senat Inkes Sumut Prof Dr H Paul Sirait SKM MM MKes melalui Rektor Inkes Sumut Diana Sembiring SKM MKes kepada Sumut Pos di ruang kerjanya, pekan lalu.

Dibagian lain, Rektor Inkes Sumut mengatakan kegiatan perkuliahan secara daring antara lain melalui google classroom dan google meet hampir setahun berlangsung. Kondisi ini juga dialami perguruan tinggi lainnya semasa pandemi Covid-19.

Untuk perkuliahan, kata rektor, para dosen, dan mahasiswa Inkes Sumut sudah dapat melakukan dengan baik.

‘’Pasti ada dampak terutama pada mata kuliah yang memerlukan praktik. Kita harus melakukan modifikasi sedemikian rupa,’’ ujarnya.

Bentuk modifikasi teknik antara lain melakukan praktik ditempat masing-masing dengan memonitor melalui vidio.

‘’Kalau mahasiswa sudah bekerja di rumah sakit, maka ia dapat langsung praktik disana. Dari vidio praktik mahasiswa, kita dapat melihat apakah tindakan yang dilakukan mereka sudah baik atau belum,’’ kata Diana Sembiring.

Rektor menegaskan bahwa meski perkuliahan dan praktik dilakukan secara daring namun mahasiswa melakukannya secara serius. ‘’Kita yakin lulusan Inkes Sumut tetap berkualitas,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini Inkes Sumut mendidik 794 mahasiswa baik S2 Kesehatan Masyarakat, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Kebidanan, D3 Kebidanan, S1 Gizi, S1 Keperawatan, Profesi Bidan dan Profesi Ners dengan akreditasi institusi yakni B.

‘’Mahasiswa terbanyak ada di S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. Kita memiliki visi kebidanan komplementer dengan mengeluarkan beberapa mode dan tujuan pembelajaran,’’ ungkap rektor.

Mahasiswa Inkes Sumut, menurut rektor, setelah tamat kuliah bisa berwirausaha. Karena diberikan mata kuliah kewirausahaan. Kalau tak bisa jadi aparatur sipil negara, mereka bisa buka usaha sendiri seperti klinik anak atau klinik ibu hamil dan sebagainya.

‘’Kita fasilitasi lulusan Inkes Sumut berwirausaha mulai dari pembukaan hingga operasional usaha. Dikampus juga ada pusat bimbingan karir,’’ urai rektor.

Diana Sembiring mengemukakan bahwa pihaknya juga terus meningkatkan kualitas dosen. Untuk itu saat ini Inkes Sumut tengah proses merekrut lima dosen baru untuk S2 Kesehatan Masyarakat dengan kualifikasi pendidikan doktor. Juga merekrut empat dosen S1 Kebidanan dengan kualifikasi Magister Kebidanan.

Di akhir penjelasannya, Diana Sembiring memastikan bahwa Inkes Sumut terus melakukan pembenahan termasuk sarana dan prasarana. Demikian pula peningkatan kualitas sumber daya manusia.

‘’Walau kondisi Covid-19 dan mahasiswa belajar di rumah justru kita terus perbaiki sarana prasarana. Kualitas dan rasio dosen terus kita monev baik secara internal melalui lembaga penjamin mutu dan eksternal melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Sumut dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Kita terus jaga dan kita terus kawal itu,’’ tegas rektor Inkes Sumut ini. (rel/azw)

LAN Terbitkan Aturan Latihan Dasar CPNS secara Daring

UJIAN: Peserta CPNS saat mengikuti ujian, beberapa waktu lalu. LAN menerbitkan Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 mengatur pelaksanaan pelatihan dasar CPNS secara daring.

Lembaga Administrasi Negara ( LAN) menerbitkan Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 yang mengatur pelaksanaan pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil ( CPNS) secara daring. Dalam peraturan itu, salah satunya yakni mengatur evaluasi yang akan menentukan kelulusan peserta latihan dasar CPNS.

UJIAN: Peserta CPNS saat mengikuti ujian, beberapa waktu lalu. LAN menerbitkan Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 mengatur pelaksanaan pelatihan dasar CPNS secara daring.

Dalam Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 itu dilakukan perubahan mendasar, terutama mengenai metode penyelenggaraan latihan dasar CPNS yang sebelumnya hanya dapat dilakukan dalam kelas dan diasramakan, kini juga dapat digelar secara blended learning dan distance learning.

“Pada pinsipnya, blended learning merupakan metode yang memadukan antara pembelajaran klasikal dan daring, dengan lebih besar porsi pembelajarannya dilakukan secara daring. Sedangkan distance learning pada hakikatnya merupakan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Deputi Bidang Pembinaan Pengembangan Kompetensi ASN LAN, Muhammad Taufiq.

Pelaksanaan distance learning bisa dilakukan seperti yang terjadi dalam situasi pandemi Covid-19. Ini dilakukan karena pembelajaran klasikal tidak memungkinkan untuk dilaksanakan karena masifnya penyebaran Covid-19.

Namun, untuk menerapkan blended learning dan distance learning, kata Taufiq, membutuhkan kesiapan akses jaringan internet dan sarana pendukung teknologi informasi lainnya. Selain itu, juga diperlukan komitmen bersama antara peserta, tenaga pelatihan, dan lembaga penyelenggara pelatihan agar pelaksanaan latihan dasar CPNS secara blended learning dan distance learning tersebut dapat berjalan secara optimal.

Sebagai respons, LAN kini telah menyiapkan platform pembelajaran mandiri dengan metode massive open online course (MOOC) dan pembelajaran kolaboratif melalui learning management system (LMS). “Pengembangan aplikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab LAN selaku instansi pembina pelatihan ASN agar pembelajaran latihan dasar CPNS secara daring dapat berjalan optimal dan mencapai tujuan pembelajaran,” kata Taufiq. Melalui latihan dasar CPNS secara daring, biaya pelaksanannya pun diklaim akam lebih efisien.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas LAN, Tri Atmojo Sejati menjelaskan Peraturan LAN Nomor 1 Tahun 2021 juga mengatur evaluasi yang akan menentukan kelulusan peserta latihan dasar CPNS.

Dari evaluasi itu, peserta yang dinyatakan tidak lulus akan diberhentikan sebagai peserta latihan dasar CPNS dan dikembalikan kepada instansi pengirimnya. “Selanjutnya berdasarkan PP Manajemen PNS, pejabat pembina kepegawaian (PPK) memberhentikan peserta yang bersangkutan sebagai CPNS,” ujar Atmojo.

Dalam peraturan itu juga diatur mengenai pembiayaan penyelenggaraan latihan dasar CPNS dan biaya pengiriman peserta yang ditanggung sepenuhnya oleh instansi pemerintah. “Hal ini penting untuk ditegaskan, agar jangan sampai terjadi praktik pungli dan penarikan biaya kepada peserta yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Apabila terjadi pungli, itu termasuk perbuatan melawan hukum yang dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Atmojo. (kps/ila)

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182 Gugat Boeing di Amerika Serikat

MENANGIS: Keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 menangis. Para keluarga korban ini menggugat Boeing di Amarika untuk meminta ganti rugi atas kecelakaan tersebut.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menggugat perusahaan Boeing di Chicago, Amerika Serikat.

MENANGIS: Keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 menangis. Para keluarga korban ini menggugat Boeing di Amarika untuk meminta ganti rugi atas kecelakaan tersebut.

Terdapat 14 orang keluarga korban yang melayangkan gugatannya melalui kantor hukum Lex Justitia di Jakarta yang bekerja sama dengan Nolan Law Group, kantor pengacara yang berpusat di Chicago.

Salah satu pengacara keluarga korban, Keizerina Devi Azwar mengatakan, pihaknya pada Sabtu (6/2), telah mengirim tuntutan pertanggungjawaban Boeing ke pengadilan Chicago.

Adapun gugatan itu dilayangkan keluarga korban agar mendapat haknya berupa ganti rugi atas kecelakaan nahas itu. “Kami sepenuhnya memahami bahwa sebanyak apapun nominal pertanggungan yang diterima keluarga korban tidak akan bisa mengembalikan nyawa yang hilang,” kata Devi dalam keterangannya, Sabtu.

“Tetapi perlu diketahui bahwa ada hak yang lebih proporsional yang bisa diraih oleh keluarga korban yaitu dengan menggugat perusahaan Boeing melalui pengacara terpercaya di Amerika,” sambung Devi.

Devi menambahkan, alasan pihak keluarga memilih kantor hukum Lex Justitia karena memiliki pengalaman menangani kasus aviasi. Seperti, kasus Garuda GA 152 yang jatuh di Medan dan Silk Air 185 di Palembang pada tahun 1997 lalu, Lion Air 386 di Riau dan Garuda GA421 yang jatuh di di Bengawan Solo pada tahun 2002, Mandala Airlines 091 yang jatuh di Medan tahun 2005, dan lainnya.

“Banyak kasus yang sudah kami tangani bersama, dan kami cukup hati-hati menyampaikan masalah ini kepada keluarga korban,” ujar Devi. (cr1/jpnn/ila)

51 Terpidana Korupsi di Lapas Sukamiskin Positif Covid

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 51 terpidana korupsi yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah 460 terpidana di sana melakukan swab tes.

’’Ada 51 warga binaan yang terkonfirmasi positif, tetapi perlu kami sampaikan ada 460 orang yang dilakukan swab dan hasilnya ada 51 orang,’’ kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dikonfirmasi, Minggu (7/2).

Rika menyampaikan, dari 51 terpidana yang terkonfirmasi positif Covid-19, empat warga binaan yang bergejala dilakukan perawatan di Rumah Sakit. Sedangkan 47 terpidana korupsi yang tidak bergejala melakukab isolasi mandiri di blok khusus. ’’Tentunya di bawah pengawasan tim medis dari Lapas Sukamiskin sendiri, Kemenkum HAM Jabar dan Dinkes,’’ ungkap Rika.

Ditjen Pemasyarakatan memastikan, pihaknya melakukan upaya pencegahan dalam memutus rantai Covid-19. Upaya ini dilakukan dengan tidak menghadirkan napi melakukan persidangan secara langsung dan membatasi kunjungan. (jpnn)

Oki Doni Hadiri Peresmian Majelis Zikir Darul Istiqomah TNAJ

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Tebingtinggi Oki Doni Siregar hadiri peresmian Majelis Zikir Darul Istiqomah Tharikat Naqsyabandiyah Al-kholidiyah Jalaliyah (TNAJ) di Jalan Demokrasi Lingkungan V, Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis Tebingtinggi, Minggu (7/1).

Hadir bersama Wakil Wali Kota Oki Doni, Ketua Darul Istiqomah Jamah Tahriqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah Indonesia Buya DR Syekh M Nur Ali bersama para jamaah.

Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Oki Doni menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tebingtinggi mengucapkan terimakasih dan bersyukur karena kehadiran majelis zikir ini tentu akan memberikan barokah kepada Kota Tebingtinggi. “Di mana, walaupun tidak terucap secara lisan, namun saya yakin dan percaya bahwa jamaah tharikat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah akan terus melafalkan zikir kepada Allah SWT,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Oki Doni berharap untuk sama-sama mendoakan Kota Tebingtinggi menjadi kota yang aman, tentram, damai dan sejahtera. Kemudian tak lupa juga kita meminta kepada Allah SWT agar penyakit yang ada pada saat ini cepat berlalu.

Peresmian Dewan Mursyidin Daerah Majelis Zikir Darul Istiqomah Tharikat Naqsyabandiyah Al-kholidiyah Jalaliyah Indonesia (TNAJ) Kota Tebingtinggi langsung diresmikan oleh Buya DR Syekh M Nur Ali. (ian)

Kompak Tebingtinggi Bantu Warga Kurang Mampu

BERIKAN: Waka Polres Tebingtinggi Kompol Sarponi dan penasehat Kompak, AKBP Robinson Simatupang ketika memberikan bantuan sembako.Sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Komunitas Masyarakat Peduli Amal dan Kebajikan (Kompak) Kota Tebingtinggi menjelang imlek memberikan bantuan sosialisasi berbentuk sembako kepada warga kurang mampu di Gedung Hangkang, Jalan Teri Kota Tebingtinggi, Minggu (7/1).

BERIKAN: Waka Polres Tebingtinggi Kompol Sarponi dan penasehat Kompak, AKBP Robinson Simatupang ketika memberikan bantuan sembako.Sopian/sumut pos.

Waka Polres Tebingtinggi, Kompol Sarponi mengatakan masyarakat yang melakukan perayaan imlek masa pandemi Covid-19 untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) percepatan penanganan Covid-19.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menjauhi kerumunan. Masyarakat yang menjalani perayaan imlek harus tetap menjaga kesehatan,” bilang Sarponi.

“Sekarang klaster penyebaran Covid-19 banyak penularan dari klaster keluarga. Diharapkan warga masyarakat yang mengikuti perayaan imlek untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi tidak menambah kasus baru Covid-19,” paparnya.

Sedangkan Ketua Kompak Bhakti Sosial melalui panasehat AKBP Robinson Simatupang mengatakan bantuan, sosial berbentuk sembako ini untuk memudahkan warga kurang mampu ketika akan merayakan imlek.

“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi keperluan kebutuhan imlek,” jelasnya. (ian)

PD DMI Sumut Lantik Pengurus DMI Labuhanbatu

DILANTIK: Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Labuhanbatu periode 2019-2024 dilantik.fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe selaku Dewan Pembina PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Labuhanbatu hadiri pelantikan Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Labuhanbatu dan juga pelantikan (PD) Pimpinan Daerah Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA DMI) kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (6/2).

DILANTIK: Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Labuhanbatu periode 2019-2024 dilantik.fajar/sumut pos.

Pimpinan Daerah DMI Periode 2019-2024 dilantik oleh Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara, Irhamuddin Siregar.

Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe mengucapkan selamat kepada Ustaz Rendi Fitrayana yang baru dilantik, serta menyampaikan bahwa Pemerintah daerah kabupaten Labuhanbatu telah melakukan MOU dengan DMI salah satunya peningkatan pembangunan mesjid.

Turut hadir para pimpinan OPD Labuhanbatu, Camat Rantau utara, Camat Rantau selatan Plt Camat Bilah barat, Lurah Sirandorung Lurah Padang Matinggi, Lurah Cendana, PC. DMI se-Kabupaten Labuhanbatu, PD. Muslimah Labuhanbatu, Pemuda Peduli Ummat (PPU), HIMMAH, BKPRMI, NU, Fodium, Alwasliyah, Jprmi, Kopi, Act, Ketua MUI, Ketua Muhammadiyah, Baznas, Pimpinan bank syariah, Ketua HIPMI, Pengurus Karang Taruna Labuhanbatu, Para Asatidz, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan. (fdh)