Home Blog Page 3714

Korupsi, Mantan Pjs Kepala Kantor Pos Sipiongot Divonis 5 Tahun Penjara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Pjs Kantor Pos Cabang Sipiongot, Annur Siregar divonis selama 5 tahun penjara denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan. Warga Desa Hambiri Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padanglawas Utara ini, terbukti bersalah melakukan korupsi dengan membawa kabur uang kas sebesar Rp367 juta.

“Benar, sudah divonis ini ming gu lalu. Putusan pokoknya 5 tahun. Kami pikir-pikir lah atas putusan ini,” ujar Sri Wahyuni, selaku penasihat hukum terdakwa kepada Sumut Pos, Senin (8/3).

Sebagaimana dikutip dari website Pengadilan Negeri (PN) Medan, selain kurungan badan Majelis hakim Tipikor Medan yang diketuai Sulhanuddin, terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp197 juta.

“Dengan ketentuan apabila dalam waktu satu bulan setelah putusan terdakwa tidak dapat membayar uang pengganti, maka harta bendanya disita. Apabila tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,” ujarnya dalam amar putusannya.

Terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yang semula menuntut terdakwa selama 6 tahun penjara denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu membayar uang pengganti sebesar Rp197 juta subsider 2 tahun 9 bulan penjara.

Diketahui, pada 7 Mei 2018 di Kantor Pos Cabang Sipiongot terdakwa melihat Rado Alam Manulang, yang merupakan petugas pengantar surat telah menerima transaksi dengan password terdakwa. Pada hari itu, telah ada beberapa transaksi tunai yang dilakukan H Ahmad Sofyan Siregar, berupa pengiriman uang sebesar Rp395 juta.

Kemudian terdakwa memasukkan uang tersebut ke dalam laci kerja dan kembali melanjutkan pekerjaannya, kemudian untuk melayani transaksi lain terdakwa mengambil sebagian dari uang transaksi Ahmad Sofyan, sehingga totalnya menjadi Rp340 juta. Terdakwa kemudian memberitahukan Rado, bahwa terdakwa akan berangkat ke Gunungtua menyetorkan uang transaksi ke kantor pos cabang Sipiongot ke rekening pos KPRK Padangsidempuan sebesar Rp340 juta.

Namun sebelum terdakwa menyetorkan uang tersebut, terdakwa dihubungi oleh nasabah Kantor Pos Sipiongot atas nama Ahmadi Ritonga, yang akan menarik uang pada 8 Mei 2019 melalui wesel sebesar Rp100 juta.

Terdakwa memperkirakan bahwa Selasa akan banyak transaksi sehingga menyisihkan sebesar Rp50 juta. Sehingga saat itu, terdakwa hanya meyetorkan remise Kas Kantor Pos cabang Sipiongot sebesar Rp190 juta ke rekening KPRK Padangsidempuan.

Kemudian terdakwa mengirimkan pesan SMS ke Wahyu Prasetyorini yang menjabat sebagai Manajer Pengawasan UPL Kantor Pos Padangsidimpuan yang isinya sudah mengirim remise KPC SPO Rp190 juta.

Untuk mengelabui agar tidak ada tegoran kelebihan pagu kas yang terlalu banyak di Kan tor Pos Cabang Sipiongot, terdakwa kembali mengirimkan pesan kepada Wahyu, bahwa esok menyetor kembali.

Namun ternyata, terdakwa berangkat ke Pekanbaru dengan membawa uang kas tersebut. Dan, pada saat di per jalanan terdakwa ke luar dari grup PSP JAWARA yang merupakan grup pada Media Sosial Telegram untuk para KPC dan Manajer pada KPRK Padangsidimpuan.

Pada 12 Mei 2018, pihak Kantor Pos Padangsidimpuan melakukan pemeriksaan dan tertanggal 08 Mei 2018 ditemukan kekurangan fisik uang Kas Kantor Pos Cabang Sipiongot sebesar Rp.367.747.777. (man/azw)

Go A Sen, Korban Penganiayaan Tuntut Keadilan ke Polisi

Melapor: Korban penganiayaan dan pembacokan, Go A Seng, saat membuat laporan ke Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (8/3). Dewi/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Go A Sen (61), warga Jalan Pinang Baris II, Gang Bahagia Kelurahan Kampung Lalang Medan Sunggal menuntut keadilan di Mapolda Sumut, Senin (8/3). Korban pembacokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh pria yang dikenalnya, berinisial WTS ditangguhkan setelah ditangkap Polsek Medan Sunggal.

Melapor: Korban penganiayaan dan pembacokan, Go A Seng, saat membuat laporan ke Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (8/3). Dewi/Sumut Pos.

“Saya kecewa dengan Polsek Sunggal dan Polrestabes Medan, mengapa pelaku ditangguhkan setelah tiga tahun buron. Dia terus meneror saya setelah tidak ditahan. Saya lapor ke Polsek Sunggal tapi tidak ditanggapi,” kata Go Asen dalam temu pers, usai dirinya membuat laporan, di Mapolda Sumut, Senin (8/3).

Menurut dia, penganiayaan dan pembacokan tersebut, terjadi pada tahun 2017 silam. Setelah berjalan tiga tahun dan berstatus daftar pencarian orang (DPO) oleh Polsek Sunggal, pelaku akhirnya ditangkap, pada 1 Februari 2021 lalu. Namun penahanannya ditangguhkan setelah 8 hari berada dijeruji besi, dengan alasan karena pelaku mengidap penyakit paru-paru.

Setelah penahanan pelaku ditangguhkan, korban pembacokan semakin cemas. Sebab, selama dia ditangguhkan, pelaku selalu mengancam keselamatan dirinya beserta keluarganya. Atas teror ancaman itu, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sunggal, tetapi tidak ada tindakan.

Go A Sen menilai, sepertinya Polda Sumatera Utara (Sumut), Polrestabes Medan mau pun Polsek Sunggal belum menerapkan Prediktif, Responsibilitas, Transparan dan berkeadilan (Presisi) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Atas ketidak profesionalan kinerja personel Polsek Sunggal ini, korban mengadukan nasibnya ke Bidpropam Polda Sumut. Dia menganggap Polsek Sunggal tidak profesional atau tidak menerapkan Presisi Kapolri yang baru dilantik. “Saya melaporkan penyidik Polsek Sunggal yang menangani kasus saya ini. Dia saya anggap tidak Presisi. Saya minta keadilan,” tuturnya.

Akan tetapi, korban pembacokan ini malah mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari Propam Polda Sumut. Niatnya melaporkan penyidik kandas dan tidak diterima.

“Saya awalnya datang ke Propam Polda Sumut dan diterima oleh penyidiknya. Pihak Propam mengarahkan agar saya harus ke Wasidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Akan tetapi setelah saya ke Ditreskrimum, pihak Propam Polda Sumut malah menolak laporan saya. Mereka mengatakan bahwa prosesnya 14 hari setelah saya buat laporan ke Wasidik Ditreskrimum. Akhirnya saya ditolak, Propam Polda Sumut sepertinya belum menerapkan presisi,” ungkapnya.

Korban berharap agar pelaku ditangkap dan dijerat dengan pasal berlapis, sebab pelaku selalu mengancam dirinya dan keluarganya. “Saya cuma meminta penyidik Profesional dan pelaku pembacokan segera ditangkap,” pintanya.

Korban juga mengungkapkan, setelah Polsek Sunggal menangguhkan penahan pelaku pembacokan itu. Korban kemudian menjumpai penyidik Bripka JNS, di sana dia malahan dibentak dan disuruh pulang. Saat itu penyidik mengatakan bahwa pelaku ditangguhkan karena sakit paru-paru.

“Pelaku itu gak ada sakit paru, kami lihat dia sehat-sehat saja dan malah ikut lomba memancing,” terangnya sambil menunjukkan bukti foto pelaku memancing,” beber korban.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengungkapkan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu berkas pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut.

“Karena ini Dumas, kita pelajari dulu laporannya ya,” katanya singkat. (mag-1/azw)

Suami Tikam Leher Istri, Sering Ribut Minta Uang pada Istrinya

CEK TKP: Polisi melakukan cek olah TKP suami tikam istri Jalan Marelan 1, Pasar IV Barat Lingkungan 10, Senin (8/3). Fahcril/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suwandi (38) nekat menikam leher istrinya, Sri Wanti (40) di rumahnya Jalan Marelan 1, Pasar IV Barat Lingkungan 10, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (8/3) pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tikam dibagian leher sebanyak dua liang dan dipipi dengan luka sayat. Korban telah dibawa warga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Wulan Windi.

CEK TKP: Polisi melakukan cek olah TKP suami tikam istri Jalan Marelan 1, Pasar IV Barat Lingkungan 10, Senin (8/3). Fahcril/sumut pos.

Keterangan diperoleh, saat itu pelaku pulang ke rumah dan meminta uang kepada istrinya namun tak diberi. Pelaku yang kalap langsung menikam korban yang sedang menemani tidur anaknya di dalam kamar dengan menggunakan pisau dapur.

Korban sempat melakukan perlawanan, namun kalah kuat dengan pelaku.

Korban langsung berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan nyawanya. Sedangkan pelaku kabur sambil membawa pisau yang digunakannya.

Ibu korban, Wagiyem (60) mengatakan, dirinya hanya mengetahui anaknya sudah berlumur darah sambil minta tolong saat ke luar rumah.

“Aku tahu anakku teriak-teriak minta tolong, aku lihat pipi dan lehernya uda banyak darah. Sedangkan pelaku sudah gak ada didalam rumah,” ucapnya.

Dengan kondisi anaknya berlumuran darah, ia meminta tolong warga untuk dibawa ke rumah sakit. Warga pun langsung membawa korban ke rumah sakit dan pelaku pun kabur.

“Anak saya dan suaminya memang sering ribut, karena pelaku tak bekerja dan tahunya minta uang sama istrinya,” jelas Wagiyem.

Sementara itu, Kepala Lingkungan 10 mengatakan kalau pelaku dan korban sudah lama berumah tangga dan tinggal di lingkungannya. Ia tidak mengetahui permasalahan keributan pasangan suami istri tersebut.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari dikonfirmasi belum dapat dilakukan, sebab dihubungi via telepon tidak menjawab. (fac/azw)

BKKBN Targetkan Bentuk Kampung KB

Bersama Komisi IX DPR RI 2020

SOSIALISASI: BKKBN Sumut bersama Komisi IX DPR RI 2020 saat menggelar sosialisasi pembangunan keluarga di Griya Futsal Jalan Pimpong, Kecamatan Binjai timur, Kota Binjai, baru-baru ini.

BINJAI, SUMUTPOS.CO-BKKBN Sumut menggelar sosialisasi pembangunan keluarga bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI 2020 di Griya Futsal Jalan Pimpong, Kecamatan Binjai timur, Kota Binjai, belum lama ini.
Dalam sambutannya, Kabid KSPK BKKBN Sumut, Lucy Destriati menekankan, sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam pembentukan Kampung KB. Khususnya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang KB, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB.
“Dengan begitu, akan melahirkan generasi berkualitas. Karena saat ini program KB tidak saja untuk perempuan, melainkan juga pria. Sehingga setiap kehamilan bisa direncanakan. Dengan perencanaan kehamilan maka setiap orang tua akan memberikan perawatan yang lebih, sehingga melahirkan generasi yang diharapkan,” ungkap Lucy.
Pemahaman tersebut, lanjut Lucy, dapat disampaikan melalui komunikasi informasi dan edukasi. Sejauh ini pemerintah terus menyerukan pentingnya program KB ini lewat poster,
factsheet, umbul-umbul, dan stiker.
Seiring perkembangan teknologi, pemerintah juga memanfaatkan fasilitas teknologi elektronik seperti mobil unit penerangan, radio, televisi, maupun internet, yang memungkinkan diakses masyarakat secara lebih luas.
Anggota DPR RI, Delia Pratiwi br Sitepu, sebagai mitra kerja menambahkan, pengendalian penduduk melalui program KB, sangat penting dalam mencegah persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini, dan kemiskinan.
Untuk memeriahkan kegiatan, Politisi Partai Golkar ini, mengajak warga berdialog interaktif. Bagi warga yang dapat menjawab pertanyaan seputar program KB, diberikan hadiah menarik. (rel/saz)

Resilience, Bisnis Internasional Milik BRI Tetap Bertumbuh di Tengah Pandemi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sejak merebaknya pandemi Covid – 19 yang telah lebih dari setahun melanda negeri, menyebabkan ekonomi globalterpukul dan tidak sedikit bisnis yang berguguran menghadapi bencana multideminsional ini. Meski situasi bisnis kurang menguntungkan, BRI tetap membuktikan diri denganpertumbuhan positif, termasuk pertumbuhan bisnis internasional-nya.

Resiliency business internasional milik BRI terlihat dari pertumbuhan bisnis Unit Kerja Luar Negeri (UKLN) yang tercatat hingga pada penutupan 2020 laluberhasil membuku kontibusi laba sebesar USD 30,56 juta, atau tumbuh 23,04 secarayear on year.

SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti mengungkapkan bahwa saat ini BRI New York Agency menjadi kontributor atau penyumbang terbesar dari laba yang UKLN yang ada di BRI dengan mengambil porsi sebesar lebih dari 54%. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh fee based income dan pendapatan bunga dari earning asset.

Selain itu, BRI sangat concern terhadappengembangan bisnis Unit Kerja Luar NegeriBRI dan optimistis bisnis UKLN BRI tahun ini akan tumbuh dengan baik seiring pulihnya perekonomian dunia dari dampak pandemi Covid-19. Strategi yang diambil BRI adalah dengan meningkatkan portfolio pada earning asset, seperti trade finance, pinjaman, dan surat berharga yang lebih selektif dan sehat. Penyaluran tersebut akan tetap fokus untukmendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kelas UMKM ke dunia global.

Tidak hanya itu, tahun ini BRI juga sedang mempersiapkan perizinan pengembangan BRI Taipei Branch. “Nantinya,BRI Teipei Branch akan full Operated pada awal semester 1 Tahun 2021 dan dapat melayani sebagian besar kebutuhan transaksi perbankan nasabah di Taipei, Taiwan.BRI akan mengoperasikan secara penuh BRI Taipei Branch pada April 2021 mendatang yang dapat mengcover seluruh transaksi perbankan nasabah hingga ke wilayah Hong Kong,”kata Listiarini.(*)

Mengedukasi Money Management, Viral Blast Global Hadir di Medan


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mengedukasi money management, Viral Blast Global akan menggelar pelatihan dengan bekerja sama dengan jaringan lokal berlangsung beberapa kota dan kabupaten seluruh Indonesia. Begitu juga, Viral Blast Global hadir di Kota Medan dengan membuka kantor perwakilan.

Sebagai platform edukasi money management, Viral Blast Global. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pebisnis adalah money Mmanagement atau kemampuan mengelola keuangannya sendiri. Money management termasuk salah satu faktor penting dalam berbisnis terutama tentang pengendalian risiko. 

Melihat tingginya minat dan semangat masyarakat dalam menyambut peluang bisnis di tahun 2021 khususnya di Medan Sumatera Utara. Viral Blast Global, memutuskan untuk membuka kantor perwakilan di Kota terbesar ke tiga di Indonesia ini.

Di temui saat forum resmi dengan para Investor di salah satu Hotel bintang 5 di Kota Medan, Zainal Hudha Purnama selaku owner Viral Blast Global menyatakan bahwa untuk mewujudkan visi misi perusahaanya dalam edukasi money management secara nasional di beberapa kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, Viral Blast Global perlu berkolaborasi dengan para investor lokal, 

“Kami membuka pintu bagi para Investor lokal untuk berkolaborasi bersama Platform Edukasi Money Management Viral Blast Global, dan Alhamdulillah Kota Medan menyambut dengan sangat Istimewa, kami dipertemukan dengan Bapak Muhammad Arsyad, yang sangat antusias dengan konsep Platform Edukasi Money Management, Viral Blast Global,” jelas Zainal Hudha dalam keterangan tertulis, Senin (8/3).

Sementara itu, Top Founder Platform Edukasi Money Management, Viral Blast Global Kota Medan,Muhammad Arsyad mengungkapkan bahwa hadirnya Viral Blast Global akan memberikan peluang baru bagi banyak pengusaha di Kota Medan.

“Saya sangat antusias dengan hadirnya Viral Blast Global di Kota Medan, Lewat edukasi dari Viral Blast Global saya menemukan bisnis yang sangat menjanjikan, kemudian hal yang paling penting adalah bekal pengetahuan tentang money management yang baik” tutur Muhammad Arysad

Menariknya, Muhammad Arsyad terbilang sukses bersama Viral Blast Global, ia berhasil menghasilkan puluhan juta rupiah dalam 10 Hari, setelah mengikuti pelatihan bersama Viral Blast Global, bahkan ia juga menjadi kandidat Luxury Car Achiever dari Viral Blast Global.

Zainal Hudha Purnama juga menambahkan bahwa di masa pandemi masyarakat Indonesia ternyata semakin semangat untuk berlomba menyambut peluang bisnis serta mencari peluang untuk Extra Income.

“Kami hadir di Medan Sumatera utara, karena melihat pertumbuhan masyarakat yang berminat memulai bisnis ataupun ingin menambah extra income, Medan adalah kota terbesar ke tiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Surabaya, kami sangat senang bisa membuka kantor perwakilan di Kota yang menjadi pintu gerbang Indonesia di bagian Barat” tutup Zainal Hudha Purnama.

Muhammad Arsyad juga mengajak masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara, untuk bergabung dalam Forum Pelatihan Edukasi Money Management yang rutin diselenggarakan oleh kantor Viral Blast Global Perwakilan Medan.

Bagi masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara yang ingin mengetahui tentang Pelatihan Edukasi Money Management diperkenankan untuk menghubungi Bapak Muhammad Arsyad via Telpon atau Whatsapp dinomor 0852-7666-7789.(gus)‎

Teks foto: Mengedukasi Money Management, Viral Blast Global Hadir di Medan‎.(ist)

HUT Damkar: Cegah Kebakaran Mulai dari Mitigasi Risiko dan Perlindungan Kerugian

PT Sompo Insurance Indonesia Kantor Cabang Medan (Sompo Medan) berkunjung ke Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Medan untuk memberi penghargaan kepada petugas.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Momentum HUT Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang dirayakan setiap tanggal 1 Maret menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mengenal serta mengambil tindakan antisipasi risiko kebakaran yang dapat terjadi kapanpun dan pada siapapun.

Sebagai perusahaan asuransi umum yang memberikan perlindungan pada individu dan perusahaan dari kerugian finansial yang disebabkan kebakaran, PT Sompo Insurance Indonesia Kantor Cabang Medan (Sompo Medan) banyak menaruh perhatian pada tata kelola risiko bencana, di mana Petugas Damkar dan Penyelamatan berperan sangat penting dalam
penanggulangan bencana.

Pada saat berkunjung ke Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Medan untuk memberi penghargaan kepada petugas, Erlina Muchtar, Kepala Cabang Sompo Medan menyampaikan, “Para Petugas senantiasa membantu masyarakat menanggulangi kebakaran tanpa kenal lelah. Pengabdian ini menginspirasi kami untuk terus memberikan perlindungan pada masyarakat dari kerugian yang ditimbulkan, serta meningkatkan kewaspadaan nasabah terhadap berbagai potensi kebakaran.”

Untuk mengurangi risiko kebakaran, setiap bangunan perlu melakukan pengujian rutin terhadap jaringan listrik, memastikan prosedur dan akses penyelamatan diri saat ada peringatan bahaya kebakaran, menyediakan serta melakukan perawatan teratur alat/sistem perlindungan kebakaran.

Yang tidak kalah penting adalah memastikan proteksi pada aset dengan asuransi sebagai salah satu instrumen pengelolaan risiko. Dengan adanya asuransi kebakaran, pemilik properti usaha atau personal terlindung dari kerugian finansial akibat rusaknya harta benda ketika kebakaran terjadi.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menekankan pentingnya upaya mitigasi kebakaran di wilayah masing-masing, baik yangdilakukan oleh dinas maupun masyakarat secara luas.

“Masyarakat bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya Petugas Damkar dan Penyelamatan, perlu senantiasa proaktif dalam mencegah terjadinya kebakaran. Proses uji kelayakan perlu dijalankan bagi setiap bangunan, gedung, ruang publik, dan kawasan ekonomi yang sedang dikembangkan terkait proses mitigasi kejadian kebakaran,” tegas Tito dalam sambutannya yang disiarkan melalui YouTube Live 1 Maret 2021.

“Momentum HUT Damkar dan Penyelamatan menjadi kesempatan untuk membangun sinergi antara dua ahli tata kelola risiko kebakaran guna melindungi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat

Untuk diketahui, induk perusahaan PT Sompo Insurance Indonesia (“Asuransi Sompo“), yaitu Sompo Holdings, Inc. pertama kali didirikan lebih dari 130 tahun yang lalu sebagai Tokyo Fire di Jepang, sebuah perusahaan asuransi kebakaran pertama di negara tersebut. Saat ini, grup asuransi global Sompo Holdings, Inc., merupakan salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Jepang dan salah satu dari 10 grup asuransi terbesar di dunia.

Asuransi Sompo telah melindungi kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan nasabahnya di Indonesia selama lebih dari 45 tahun melalui berbagai produk asuransi sebagai solusi perlindungan perusahaan dan perorangan dari risiko kebakaran, gempa bumi, kesehatan, kecelakaan diri, perjalanan, kendaraan bermotor, kargo, dan banyak lagi lainnya.

Dengan target strategis untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia, perusahaan kami bertujuan untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan masyarakat di Medan secara khusus dan Indonesia secara umum. (rel)

Ini Cara Pilih Pinjol Langsung Cair dan Aman

SUMUTPOS.CO – Saat ini masyarakat sudah dimudahkan untuk mendapatkan pinjaman dengan keberadaan layanan pinjaman online langsung cair tanpa ribet saat membutuhkan dana darurat. Pengajuan pinjaman yang bisa dilakukan secara online, persyaratan yang mudah dan tidak adanya agunan menjadi kelebihan tersendiri. Namun, di samping ini, ada juga pinjaman online ilegal yang justru malah mencekik masyarakat dengan bunga pinjaman seperti rentenir. Karenanya, harus lebih teliti saat memilih pinjol dengan mengikuti cara berikut:

  1. Pinjaman Online Terdaftar di OJK
    Pinjaman online terdaftar dan diawasi oleh OJK artinya semua ketentuannya akan mengikuti aturan OJK yang menjamin keamanan data para nasabahnya. Maka sebelum Anda memilih pinjaman online langsung cair tanpa ribet, ada baiknya memeriksa terlebih dahulu apakah pinjol tersebut sudah terdaftar di OJK atau belum. Silakan cek langsung daftar pinjol tersebut di situs resmi OJK.
  2. Ketentuan Pinjaman Online Transparan
    Saat memilih pinjol, pilih aplikasi pinjol yang memberikan informasi secara transparan, seperti jumlah bunga yang akan dikenakan biaya administrasi, biaya denda keterlambatan dan detail
    produk pinjaman lainnya. Pihak pinjaman online harus menjelaskan detail tersebut secara jelas supaya tidak terjadi masalah nantinya.
  3. Jangan Tergiur dengan Proses Cepat
    Memang banyak pinjaman online yang menawarkan pinjaman tanpa agunan. Bahkan dengan proses cepat, baik saat proses pengajuan maupun proses pencairannya. Namun, tetap Anda tidak boleh langsung tergiur dengan proses cepat tersebut.
    Pertimbangkan dulu apakah proses cepat yang ditawarkan sebanding dengan kualitas pinjaman tersebut atau tidak. Hal ini karena tidak semua pinjaman online dapat dipercaya jika hanya menawarkan proses cepat tanpa mengajukan syarat yang masuk akal. Khawatirnya pinjol tersebut ilegal dan merugikan Anda.
  4. Memiliki Website Resmi
    Pilihlah pinjaman online yang mempunyai website resmi. Hal ini berguna untuk memudahkan Anda memperoleh informasi lebih lengkap mengenai pinjaman online yang akan diajukan. Jika di website resmi pinjaman online yang dipilih terdapat logo yang menunjukkan bahwa pinjaman online itu memang diawasi langsung oleh OJK, Anda tidak perlu ragu untuk mengajukan
    pinjaman di pinjol tersebut. Apalagi jika ada tanda gembok yang terkunci pada URL alamat websitenya.
  5. Bandingkan Semua Pinjaman Online
    Saat ini, jumlah pinjaman online yang terdaftar di OJK sebanyak 148 per 22 Januari 2021. Banyaknya jumlah ini tentu membuat Anda bingung harus memilih perusahaan mana yang tepat. Maka dari itu, Anda bisa membandingkan semua perusahaan pinjaman online sesuai kelebihan dan kekurangannya.
    Nah, pilih ketentuan dan produk yang ditawarkannya sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini. Hal ini penting supaya nanti tidak ada kendala dan cicilan yang menunggak.
    Itulah cara memilih pinjaman online langsung cair tanpa ribet dan aman. Rekomendasi aplikasi pinjaman online OJK cepat cair tanpa ribet yang bisa Anda ambil adalah Tunaiku.
    Pinjaman online tanpa agunan ini menawarkan jumlah pinjaman mulai dari Rp. 2 juta sampai Rp 20. juta dengan tenor 6 bulan sampai 20 bulan. Bahkan bunga yang dikenakan juga tetap 3% per bulan.
    Selain itu, Tunaiku memberikan masa penyetujuan 24 jam, tentunya sangat cepat sehingga dana yang dibutuhkan akan cepat cair tanpa ribet dan memiliki syarat minimum penghasilan yang ringan. Ditambah lagi, aplikasi ini tidak mengenakan penalti bagi Anda yang ingin melakukan pelunasan lebih awal ataupun biaya tahunan kepada nasabahnya.
    Tunaiku juga memiliki review sangat baik dari para penggunanya. Bahkan, aplikasi ini sudah diunduh lebih 4 juta pengguna. Tentunya, dengan review yang baik ini, meminjam uang di Tunaiku memang sangat mudah dan aman untuk digunakan. (rel)

Bulog Beli Gabah Petani Capai 4.800 Ton Beras

BERSAMA: Pimpinan Wilayah Sumut Perum Bulog Sumut, Arif Mandu (kiri) tinjau panen padi petani di Serdangbedagai.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut) telah membeli gabah atau beras petani sebanyak 4.800 ton. Diharapkan, jual beli ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan harga jual gabah yang stabil.

BERSAMA: Pimpinan Wilayah Sumut Perum Bulog Sumut, Arif Mandu (kiri) tinjau panen padi petani di Serdangbedagai.

“Pembelian beras petani terus naik setiap bulan dan sudah mencapai 4.800 ton hingga 3 Maret,” ungkap Pimpinan Wilayah Sumut Perum Bulog, Arif Mandu di Medan, dalam keterangan tertulis, Minggu (7/3).

Pembelian beras yang terus dilakukan Bulog memanfaatkan masa panen padi di Sumut yang masih berlangsung. Dengan pembelian sebanyak 4.800 ton hingga awal Maret membuat Bulog semakin optimistis mencapai target pembelian.

Pada 2021, Bulog Sumut ditargetkan Pusat bisa membeli beras sebanyak 27.000 ton. Target 2021 itu naik dari 2020 yang masih sebesar 20.040 ton dengan realisasi sebesar 44.579 ton.

“Bulog Sumut memang terus berupaya meningkatkan pembelian beras petani guna menjaga keamanan stok dan tentunya sekaligus memenuhi target pembelian,” tutur Arif.

Dia menegaskan ketersediaan beras Bulog cukup aman untuk beberapa bulan kebutuhan di daerah itu seperti Program Keluarga Harapan.

Keterjaminan stok juga merupakan bagian dari upaya menjaga kestabilan harga beras di pasar.(gus/ram)

Kekayaan Laut Indonesia Capai Rp19 Ribu Triliun

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan Indonesia memiliki potensi kekayaan Rp 19.133 triliun atau setara US$ 1.338 miliar (kurs Rp 14.300/US$). Potensi ini tersebar di berbagai sektor usaha lautan dan perikanan.

Harta karun yang mencapai US$ 1.338 miliar ini, tersebar di 11 sektor yaitu perikanan tangkap yang potensinya US$ 20 miliar, perikanan budidaya US$ 210 miliar, industri pengolahan US$ 100 miliar, industri bioteknologi US$ 180 miliar, energi dan sumber daya mineral termasuk garam dan BMKT US$ 210 miliar.

Selanjutnya, ada pariwisata bahari US$ 60 miliar, transportasi laut US$ 30 miliar, industri dan jasa maritim US$ 200 miliar, coastal forestry US$ 8 miliar, sumber daya wilayah pulau-pulau kecil US$ 120 miliar, dan sumber daya non konvensional US$ 200 miliar.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP, Sjarief Widjaja mengatakan, potensi ini harus dioptimalkan betul, khususnya bagi para pengusaha-pengusaha tanah air.

“Kira-kira kekayaan laut kita sekitar US$ 1.338 miliar per tahun, ini dari semua sisi dari perikanan tangkap, perikanan budidaya dan industri pengolahan dan seterusnya. Ini peluang, kita baru sentuh perikanan tangkap saja, kita belum sentuh bioteknologi,” kata Sjarief dalam Rapat Kerja Nasional Hipmi 2021, Sabtu (6/3/2021).

Pemanfaatan potensi kelautan, dikatakan Sjarief juga menjadi salah satu prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Waktu pertama beliau deklarasikan terpilih menjadi presiden periode pertama beliau sampaikan kita sudah terlalu lama memunggungi laut, dan saatnya kita menoleh ke laut kita ini,” ujarnya.

Dia menyebut, luas area Indonesia ada sekitar 8 juta km persegi atau sama seperti dengan Amerika Serikat (AS). Hanya saja, luas tersebut yang baru termanfaatkan 2,1 juta km persegi dan sisanya 6,1 juta km persegi belum berkontribusi pada perekonomian nasional. (dtc/ram)