SUMUTPOS.CO– Di tengah adaptasi gaya hidup masyarakat Indonesia selama pandemi, bersepeda menjadi salah satu hobi yang menduduki posisi teratas. Olahraga yang bisa dilakukan secara pribadi ataupun berkelompok ini menjadi pilihan Dian Sastrowardoyo dan sang suami, Maulana Indraguna, untuk menjalani aktivitas bersama.
Selain sehat, tren couple riding ala Dian Sastrowardoyo dan teman-teman juga jadi momen yang seru untuk diabadikan secara epik dengan fitur tercanggih di seri Galaxy S Ultra 5G terbaru.
Para penggemar aktivitas ini tentunya sudah tahu bahwa waktu yang paling nyaman untuk bersepeda adalah saat subuh menjelang pagi. Kondisi yang kurang ideal untuk bisa mengabadikan momen dengan cahaya minimal, terutama bila menggunakan smartphone.
Samsung menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pengalaman terbaik untuk mengabadikan momen epik para pengguna dalam berbagai kondisi. Dengan teknologi tercanggih yang terbenam pada Galaxy S21 Ultra 5G, Samsung menghadirkan perangkat yang mendukung cara berekspresi para pengguna melalui hobinya menjadi konten yang lebih epik.
Peningkatan kualitas kamera pada Galaxy S21 Ultra 5G dibuktikan secara langsung oleh Dian Sastrowardoyo dan para couple riders di komunitas sepeda Velosunday yang melakukan epic couple riding seputar Kota Jakarta. Kegiatan olahraga yang menjadi kegemaran baru warga ibukota ini didokumentasikan dengan epik menggunakan fitur Pro Grade Camera di bawah kondisi yang minim cahaya. Kini menghasilkan konten epik untuk passion-mu bisa lebih mudah dengan satu perangkat saja.
“Di tengah kondisi seperti sekarang, setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing untuk tetap sehat dan produktif. Saya pribadi mencoba berbagai macam olahraga, diantaranya bersepeda. Karena saya suka aktivitas outdoor dan bisa dilakukan bersama suami. It became our thing. Tentu harus dengan protokol kesehatan yang ketat ya,” kata Dian Sastrowardoyo.
Menurutnya, susahnya kalau lagi bersepeda, otomatis barang bawaan tidak bisa banyak, dan momen bersepeda pun sulit dibidik karena medannya yang tidak stabil. “Tapi ternyata momen riding ini tetap bisa diabadikan secara epik dengan Galaxy S21 Ultra 5G, bahkan dengan kondisi yang terus bergerak dan kurang cahaya. Menurut saya, kualitas kamera smartphone terlihat saat kita memotret dengan kondisi low light. Dengan fitur Enhanced Bright Night, ambil konten saat subuh pun hasilnya tetap epik tanpa perlu di touch up,” ungkapnya.
Berbekal satu perangkat Galaxy S21 Ultra 5G, Dian memulai persiapan dan perjalanan Epic Couple Riding saat subuh dengan kondisi langit yang masih cukup gelap. Fitur Pro Grade Camera pada seri Galaxy S21 Ultra 5G yang memiliki 108MP Wide Camera, 12MP Ultra-Wide Camera dan Dual Tele-Lens 10MP berhasil menangkap momen riding dengan hasil yang berkualitas tinggi dan detail yang tajam.
Kamera 108MP juga dilengkapi sensor terbaru dengan 12-bit Raw Photo yang menghasilkan 64x warna yang lebih kaya dan 3x dynamic range dibanding seri sebelumnya. Didukung Nona-Binning 12MP, teknologi yang menggabungkan sembilan piksel dalam satu piksel dengan penyerapan cahaya dua kali lipat, membuat momen sunday ride di kondisi minim cahaya dapat didokumentasikan secara jernih menggunakan fitur Enhanced Bright Night.
“Samsung melihat smartphone merupakan pusat dari segala kegiatan konsumen khususnya di masa new normal ini. Dan smartphone yang terbaik adalah yang memiliki teknologi yang dapat membuat setiap kegiatan pemiliknya menjadi lebih baik,” kata Selvia Gofar selaku Head of IT & Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia.
Disebutnya, salah satu kebutuhan pengguna yaitu teknologi yang dapat mendukung mereka dalam menciptakan konten yang share-ready dalam kondisi yang kurang ideal sekalipun. Perangkat terbaru dari seri Galaxy S ini dilengkapi dengan inovasi Pro Grade Camera untuk memudahkan pengguna dalam menghasilkan konten yang EPIK, khususunya momen hobi baru mereka saat ini yang tentunya ingin diabadikan. “Dengan dukungan berbagai fitur kamera yang telah ditingkatkan dari segi spesifikasi hardware maupun teknologi AI (Artificial Intelligence) yang dibenamkan, Galaxy S21 Ultra adalah smartphone yang sangat cocok untuk mereka,” bebernya.
Tidak hanya itu, berbagai fitur yang diperbarui pada kamera Galaxy S21 Ultra Series mendukung pengguna untuk memproduksi hasil visual (foto dan video) yang semakin epik dengan satu perangkat saja. Fitur Directors View membuat hasil video layaknya movie dengan kemudahan menentukan angle yang diinginkan bahkan dapat berubah saat pengambilan video.
Selanjutnya yang menarik juga yaitu fitur Vlogger View untuk pengambilan konten yang lebih informatif karena kamera depan akan sekaligus mengambil gambar konsumen saat mereka mengambil situasi sekitarnya layaknya seorang content creator sejati tanpa harus repot membalik-balikan smartphone. Pergerakan yang dinamis layaknya aktivitas bersepeda peloton berlatar belakang matahari terbit yang dilakukan Dian dan komunitas Velosunday dapat ditangkap secara epik dengan fitur Dynamic Slo-Mo yang menyoroti aksi menarik dengan lebih terfokus.
Dan untuk keseruan lain nya, Galaxy S21 Ultra 5G dapat ditambahkan dengan S Pen untuk konten menambahkan personal touch pada foto atau video seperti yang Dian Sastrowardoyo sering lakukan pada saat membagikan foto atau videonya dengan tambahan doodling khas Dian.
Dan yang tidak kalah seru Galaxy S21 Ultra 5G mendukung pengguna untuk mengabadikan berbagai momen epik sekali jepret dengan Single Take 2.0 dengan lebih banyak hasil konten share-ready untuk dibagikan. Pre-order Samsung Galaxy S21 series Pada tanggal 14 Januari hingga dan 27 Januari 2021, konsumen yang ingin melakukan pre order dapat mengunjungi www.galaxylaunchpack.com dan Samsung Store terdekat atau partner resmi e-commerce Samsung: Blibli, JD.id, Lazada, Shopee, Eraspace, Tokopedia, Dinomarket, Bukalapak, Akulaku, atau Bhinneka.com dengan keuntungan sebagai berikut: Setiap konsumen yang melakukan pre-order Galaxy S21+ akan mendapatkan Galaxy Buds Live dan Samsung Care+ untuk semua pembelian selama 1 tahun dan kesempatan Bank cashback hingga Rp.1.000.000,-. Setiap konsumen yang melakukan pre-order Galaxy S21 Ultra akan mendapatkan Galaxy Buds Pro dan Samsung Care+ untuk semua pembelian selama 1 tahun dan kesempatan Bank cashback hingga Rp.1.000.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme yang tinggi dari para konsumen, Samsung memberikan perpanjangan kesempatan free upgrade ke memori yang lebih tinggi untuk pre-order Galaxy S21+ ataupun Galaxy S21 Ultra sampai tanggal 27 Januari 2020, selama persediaan masih ada. Semua pre-order juga akan langsung mendapatkan Galaxy SmartTag. Dengan Galaxy SmartTag Bluetooth Locator, konsumen dapat melacak semua yang penting. Mereka dapat menempelkannya ke kunci, tas, hewan peliharaan, atau apa pun yang ingin mereka awasi. Kunjungi www.samsung.com/id untuk mempelajari lebih lanjut.(rel/adz)
BANTU: Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata (4kiri) didampingi Kadis Perindagkop, Oloan Hasugian menyerahkan bantuan benang dan alat tenun kepada penenun Silalahi, Kecamatan Silahisabungan.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Serli Napitupulu, penjahit sekaligus desainer dari Kecamatan Sidikalang yang merupakan binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi, meraih penghargaan pada perlombaan desain masker yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Pusat dalam rangka memperingati Hari Ibu dan Pemberdayaan Potensi Perempuan Indonesia.
BANTU: Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata (4kiri) didampingi Kadis Perindagkop, Oloan Hasugian menyerahkan bantuan benang dan alat tenun kepada penenun Silalahi, Kecamatan Silahisabungan.
Serli meraih penghargaan sebagai 25 peserta terbaik masker kategori fashion dari 300 orang peserta yang mengirimkan karya pada perlombaan memperebutkan piala Ketua Umum Dekranasda nasional.
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe, Kamis (21/1) mengatakan, Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata mengapresiasi penghargaan yang diraih Serli Napitupulu.
Menurut Romy, awalnya Serli sempat ragu dan kurang percaya diri ikut lomba karena waktu yang sempit dan ketua dewan juri yang merupakan menteri.
Rumah Mode Tabitha, yang merupakan milik Serli mulai giat membuat masker sejak masa pandemi Covid-19. Tabitha secara konsisten terus memproduksi masker dengan kualitas yang semakin lama semakin baik.
“Dan semoga memberi inspirasi bagi kita semua,” ujar Serli.
Serli Napitupulu mengatakan, konsep desain masker yang diproduksi ramah lingkungan dengan menggunakan bahan kain tenun Ulos Silahisabungan.
“Bahan kain tenun Ulos Silahisabungan menggunakan bahan pewarna alami, di bagian masker saya gunakan motif bintang maratur. Untuk menambah bagian aksesorisnya, saya tambahkan aksen bagian kebaya untuk mempercantik tampilan masker,” jelasnya.
Serli menyampaikan terimakasih kepada Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata atas dukungan serta pembinaan yang diberikan selama ini.
Seperti yang diketahui, di tengah pandemi Covid-19, Dekranasda Dairi terus mendukung para penenun Silalahi. Dekranasda melakukan pembinaan dan pelatihan tenun kain Silalahi dengan pewarna alami oleh kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) Marsipaihutan di Kantor Kepala Desa Silalahi I, Sabtu (16/1) lalu.
Pemkab Dairi melalui Dekranasda menyerahkan alat tenun Gedokan dan alat pewarna komplit.
Dinas Perindagkop juga memberikan bantuan berupa 185 kilogram benang yang terbagi menjadi 125 kg untuk penenun gelombang pertama dan 60 kg untuk petenun untuk Kelompok UPPKS Marsipaihutan.
Bantuan diserahkan untuk mendukung kegiatan penenun untuk melestarikan kain tenun Silalahi agar semakin dikenal. (rud/ram)
RAZIA: Aparat polisi Polsek Medan Baru merazia sebuah hotel di Kota Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mengatasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru melakukan razia di sejumlah tempat hiburan, Spa, Panti Pijat, Hotel Melati, dan Karaoke yang ada di wilayah Hukum Polsek Medan Baru, Rabu (20/1) Malam.
RAZIA: Aparat polisi Polsek Medan Baru merazia sebuah hotel di Kota Medan.
Dalam razia tersebut, Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH diwakili Wakapolsek Medan Baru, AKP Ully Lubis SH dengan didampingi Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus SH MH, Kanit Intelkam AKP Siswoyo, Kanit Sabhara Iptu Carles Siregar, Panit Reskrim, Panit Intelkam, serta para personel Reskrim, personel Sabhara, dan personel Intelkam Polsek Medan Baru. Selain itu, personel Babinsa Koramil Medan Barat, Tim Kecamatan Medan Petisah, para Kepling serta petugas Dinas Sosial juga turut hadir.
Wakapolsek Medan Baru, AKP Ully Lubis SH mengatakan, razia dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat maraknya kegiatan protistusi di wilayah Hukum Polsek Medan Baru. Dari hasil razia yang dilakukan ini, kata dia, terdapat 5 lokasi hotel di wilayah hukum Medan Baru, maupun penginapan yang disambangi petugas, di antaranya Hotel Sibayak, Hotel Menara, Hotel Merlin, Hotel Rakasih, Hotel Citra Arsari.
“Dari lokasi tersebut, kami mengamankan ditemukan pasangan yang tidak ada ikatan suami istri sedang berada di dalam kamar. Ketiga pasangan tersebut kita pastikan sudah dewasa yang kemudian dilakukan pembinaan dan diserahkan kepada pihak Dinas Sosial,” ujar Ully kepada sejumlah wartawan di Medan.
Selain melakukan penindakan berupa razia, lanjutnya, petugas juga memberikan imbauan kepada pihak pengelola maupun pegawai untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti menggunakan masker jika keluar rumah, mengambil jarak, rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan dan tidak melakukan kerumunan massa. Kegiatan yang dilaksanakan berjalan lancar dan kondusif serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Upaya ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (mag-1/ila)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Keputusan pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dinilai sudah tepat. Sebab, kasus positif Covid-19 masih terus bertambah.
dr Ardiansyah Bahar.
“PPKM adalah salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) dr Ardiansyah Bahar kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).
Menurut dia, meningkatnya kasus pada masa PPKM memang perlu dievaluasi. “Tapi saya pribadi melihat yang bermasalah bukan pada kebijakannya, tapi penerapannya yang tidak seketat saat PSBB,” ujar Ardiansyah.
Dia mengatakan, pembatasan menjadi sebuah keharusan dalam mencegah mobilisasi orang-orang agar tidak menyebabkan Covid-19 terus meningkat. “Tapi pembatasan tanpa adanya kompensasi tentu kurang bijak,” katanya.
Dia menilai semua sumber daya harus dikerahkan untuk membantu masyarakat yang aktivitasnya dibatasi. “Sehingga kebutuhan ekonomi tidak menjadi alasan masyarakat melanggar pembatasan yang diberlakukan,” ujarnya.
Seiring pembatasan mobilitas, testing dan tracing harus terus digencarkan. “Sambil menunggu distribusi dan penyuntikan vaksin selesai,” tegas Ardiansyah.
Pemerintah resmi memperpanjang PPKM hingga 8 Februari. Kebijakan ini berlaku di tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Dari ketujuh provinsi tersebut, hanya Banten dan Yogyakarta yang mengalami penurunan kasus positif Covid-19.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mendukung perpanjangan PPKM. Bahkan, menurut dia, PPKM di Jawa dan Bali seharusnya diikuti daerah lain. Terutama daerah-daerah yang memenuhi syarat PPKM.(adz)
BACAKAN: Sekdakab Indra Salahuddin membacakan pidato Bupati Langkat Terbit Rencana PA pada forum konsultasi publik RKPD 2022.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar Forum Konsultasi Publik, membahas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Langkat tahun 2022, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (20/1).
BACAKAN: Sekdakab Indra Salahuddin membacakan pidato Bupati Langkat Terbit Rencana PA pada forum konsultasi publik RKPD 2022.
Bupati Langkat Terbit Rencana PA dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab dr. H.Indra Salahuddin MKes MSi menjelaskan, forum ini membahas rancangan RKPD 2022, sebagai proses dan penjabaran untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Langkat, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019 –2024. serta mewujudkan sinkronisasi dan sinergisitas pembangunan, antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Yakni pembanguan di Langkat, harus merujuk pada dokumen perencanaan RPJM nasional, serta RPJMD Provsu.
“Forum ini, untuk membahas rencana pembangunan yang disingkronkan dengan RPJMD Langkat, serta pemerintah pusat dan provinsi, Untuk itu, diharapkan penyusunan RKPD 2022 ini, semakin cermat dan terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Langkat secara tepat dan strategis.” kata Bupati Langkat dalam pidatonya dibacakan Sekdakab Indra Salahuudin.(yas/han)
ATUR LALU LINTAS: Personel Satlantas Karo saat mengatur arus lalulintas di areal longsoran tebing di Desa Doulu, beberapa waktu lalu.solideo/sumut pos.
KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo mendesak pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumut gerak cepat dan responsif jika terjadi longsor di jalan Medan-Berastagi.
ATUR LALU LINTAS: Personel Satlantas Karo saat mengatur arus lalulintas di areal longsoran tebing di Desa Doulu, beberapa waktu lalu.solideo/sumut pos.
Hal ini diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat rapat kordinasi bersama Dinas BBPJN II Medan, Dinas Kehutanan Provsu, Kasatlantas Polres Tanah Karo, Danramil 03/Berastagi, Mayor Inf J Barus, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi, Dinas Perhubungan Kab. Karo dan para OPD, Rabu (20/1) sore di ruang asisten kantor Bupati.
Menurut Terkelin Brahmana, seharus nya pihak BBPJN II Medan apabila ada terjadi longsor di jalan Medan – Berastagi patut mendapat skala prioritas dalam perbaikan infrastruktur. Merujuk Peraturan Presiden ada dua yang mengamanatkan jalan infrastruktur Medan-Berastagi harus skala prio- ritas. “Sebab jelas tertuang dalam Mebidangro dan KSPN (Kawasan Strategis Parawisata Nasional). Nyatanya berbanding terbalik, sungguh miris memang,” katanya.
Apalagi khusus bagi para pedagang yang membawa hasil pertanian dari Si- dikalang, Pakpak Bharat, Tanah Karo ke Medan terancam bangkrut, faktornya jalan terisolir akibat dampak longsor berjam-jam, arus lalu lintas terganggu.
Melihat kejadian inilah seharusnya pihak BBPJN II Medan dan pihak kehutanan Provsu segera tanggap dan kordinasi dalam mengatasi masalah tersebut. Sebab Pemda Karo terbatas kewenangannya maupun instansi kepolisian dalam mengatur lalu lintas.
“Semisal longsor terjadi dan ada kayu yang tumbang, jujur selama ini Pemda Karo dan pemangku kepentingan lainnya terjebak dalam regulasi, sebab kayu tersebut masuk kawasan konservasi Tahura, nah jelas disini pihak kehutanan ambil sikap, sedangkan longsor pihak BBPJN II Medan,” katanya.
Jika tidak ditangani gerak cepat, dikawatirkan longsor besar besaran bakal terjadi jika pihak BBPJN II Medan sebagai satuan kerja nasional tidak tanggap dan tidak ada target. Hardi Silaen Kasi Penataan Kawasan Hutan Provsu mengatakan pada prinsip pihaknya siap berkoordinasi dalam mengatasi kejadian diluar akal manusia. “Ini masuk kategori force majeure,” ujarnya. (deo)
solideo/sumut pos
PELUNCURAN: Bupati Karo didampingi Kadis Kesehatan dan Direktur RUD Kabanjahe serta unsur Forkopimda saat meluncurkan Mobil PCR.
KARO, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan Karo meluncurkan Mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) senilai Rp3,5 miliar. Peluncuran PCR yang juga disebut Mobile Combat Covid-19 ini diresmikan oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe, Rabu (20/1).
solideo/sumut pos
PELUNCURAN: Bupati Karo didampingi Kadis Kesehatan dan Direktur RUD Kabanjahe serta unsur Forkopimda saat meluncurkan Mobil PCR.
Terkelin berharap dengan adanya Mobil Lab PCR ini, dapat mempercepat deteksi dan memutus penyebaran virus corona di Kabupaten Karo. Terkelin juga mengapresiasi kolaborasi Dinas Kesehatan Karo dengan RSUD Kabanjahe yang mengadakan Mobil Lab PCR tersebut.
“Mobil Lab PCR ini harus segera difungsikan agar masyarakat percaya bahwa dalam pemeriksaan, tracing ini betul-betul akurat, simpel, praktis dan mudah didapat hasil diagnosa (dengan) swab PCR,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala menyebutkan Mobil Lab PCR sangat membantu petugas medis dalam segi waktu dan mendapat hasil swab dengan cepat dengan akurasi standar WHO (Badan Kesehatan Dunia).
Irna menegaskan hasil swab dari Mobil Lab PCR tidak dapat digunakan untuk syarat bepergian.
“Jangan samakan hasil Mobile Combat Covid-19 dengan labotorium di RSUD. Walau pun fungsinya sama untuk mendiagnosa orang yang terkonfirmasi Covid-19. Bedanya, hasil swab Mobile Combat Covid-19 tidak dapat digunakan sebagai syarat perjalanan (pesawat terbang). Sedangkan labotorium PCR RSUD dapat dijadikan referensi syarat perjalanan jauh,” katanya.
Ditegaskannya, pemeriksaan di Mobil Lab PCR tidak dipungut biaya. Pengadaan Mobil Lab PCR menelan biaya mencapai Rp3,5 miliar. Irna mengungkapkan, biaya pengadaan Mobil Lab PCR berasal dari Dana Intensif Daerah Tahun Anggaran 2020.
Untuk pengoperasian Mobil Lab PCR hanya dilakukan dalam kurun waktu 2 jam selama tiga hari tiap pekannya. “Terkait jam operasional Mobile PCR ini agar diketahui masyarakat, hari Senin, Rabu dan Jumat, waktu pengoperasian pada pukul 10.00-12.00 WIB,” ujarnya.
Di akhir acara peresmian, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda melakukan tes swab PCR. “Saya akan dites pertama untuk menguji kecanggihan alat tersebut. Tempo 3 jam hasil swab keluar dan langsung terkoneksi dengan nomor peserta yang diswab,” tandas Terkelin. (deo)
Ketua HUT ke-48 PDI Perjuangan Sumut, Mangapul Purba.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PDI Perjuangan Sumut secara serentak akan menanam 30.000 berbagai bibit pohon di beberapa titik bantaran sungai yang ada di Sumatera Utara, Sabtu (23/1).
Ketua HUT ke-48 PDI Perjuangan Sumut, Mangapul Purba.
Penanaman bibit pohon ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-48 PDI Perjuangan, sekaligus memberikan kado istimewa kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang berulang tahun pada 23 Januari mendatang.
“Selain menanam 30.000 bibit pohon di berbagai titik bantaran sungai yang dilakukan seluruh kader PDI Perjuangan se-Sumut yang dipimpin DPD dan DPC, kami juga melakukan berbagai kegiatan lain seperti pemberian hadiah kepada pencinta lingkungan, lomba menulis artikel cinta lingkungan, FGD dan Webinar Lingkungan Hidup dan lain-lain,” kata Ketua HUT ke-48 PDI Perjuangan Sumut, Mangapul Purba melalui siaran persnya, Kamis (21/1).
Mangapul yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini mengatakan, kegiatan HUT 48 PDI Perjuangan di Sumut dimulai dengan pemotongan 48 tumpeng yang kemudian dibagikan secara serentak kepada masyarakat yang membutuhkannya tepat saat HUT PDI Perjuangan, 10 Januari lalu.
“Rangkaian kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai penanam pohon, tapi berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lainnya sampai Bulan Mei, kemudian akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan dalam rangka Bulan Bung Karno pada Juni 2021,” ungkap Mangapul.
Penanaman 30.000 bibit pohon di Sumut dan jutaan bibit pohon di seluruh Indonesia yang dilakukan PDI Perjuangan tidak semata-mata sebagai bentuk pencitraan politik, tetapi berangkat dari kesadaran bahwa alam Indonesia telah dirusak oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.
Karena itu, PDI Perjuangan terpanggil dan bertanggungjawab untuk menyelamatkan alam dan lingkungan Indonesia sekaligus mengokohkan kembali sumber kehidupan, karena pohon adalah sumber kehidupan untuk semua makhluk di muka bumi.
Sebagaimana diketahui, rangkaian kegiatan HUT 48 PDI Perjuangan yang dilakukan serentak secara nasional telah berhasil mendapatkan penghargaan dari MURI untuk tiga katagori, yaitu Rekor MURI untuk Prosesi HUT Partai Politik Secara During Peserta terbanyak, Rekor MURI untuk Penanaman Pohon Terbanyak Oleh Anggota Partai Politik dan Rekor MURI untuk Ulang Tahun Pembagian Nasi Tumpeng Terbanyak. (adz)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pertanian, melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), melakukan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), di Kabupaten Bandung. RJIT diharapkan bisa mengairi lahan hingga 50 hektare (HA).
Kegiatan RJIT di Kabupaten Bandung ini dilakukan di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikancung. Dan dikerjakan secara swadaya oleh Kelompok Tani Mukti 1.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, kegiatan RJIT dilakukan untuk mendukung pertanian.
“Dengan RJIT, kita memastikan air bisa sampai ke petakan-petakan sawah. Dengan demikian, produktivitas bisa terjaga bahkan ditingkatkan. Dengan itu, ketahanan pangan bisa kita jaga,” tuturnya, Kamis (21/1).
Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan kegiatan rehabilitasi bukan hanya membenahi saluran irigasi yang rusak.
“RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya. RJIT dilakukan bukan hanya untuk membenahi saluran irigasi yang rusak. RJIT juga dimaksudkan untuk memaksimalkan fungsi irigasi. Sehingga bisa mendukung peningkatan produktivitas juga indeks pertanaman,” tuturnya.
Sarwo Edhy berharap saluran irigasi yang telah dibenahi bisa dimaksimalkan masyarakat petani.
“Sehingga irigasi yang telah direhabilitasi ini juga bisa mendukung peningkatan ekonomi atau memberikan nilai tambah untuk petani,” katanya.(*)