SIDANG: Wahyudi Syahputra dan Rika Nurainun, terdakwa kurir narkotika menjalani sidang tuntutan dan vonis secara virtual di PN Medan, Senin (21/12).gusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sepasang kurir narkoba, Wahyudi Syahputra (23) dan Rika Nurainun (19) lolos dari hukuman mati. Hakim Ketua Mery Dona, hanya menghukum kedua sejoli ini seumur hidup, karena terbukti bersalah menjadi kurir sabu seberat 15 kilogram (kg) dan 60 ribu butir ekstasi.
SIDANG: Wahyudi Syahputra dan Rika Nurainun, terdakwa kurir narkotika menjalani sidang tuntutan dan vonis secara virtual di PN Medan, Senin (21/12).gusman/sumut pos.
Majelis hakim tidak sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat, yang semula menuntut keduanya dengan pidana mati diwaktu bersamaan.
โMenjatukan terdakwa Wahyudi dan Rika oleh karenanya dengan pidana seumur hidup,โ ucap Mery Dona, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (21/12) sore.
Menurut majelis hakim, kedua terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
โHal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan,โ katanya.
Atas putusan ini, kedua terdakwa menyatakan terima sedangkan JPU menyatakan pikir-pikir.
โSaya tidak meminta jawaban kalian hari ini, saya beri waktu 7 hari untuk menyatakan terima atau banding,โ pungkas Mery, sembari mengetuk palunya.
Sementara usai persidangan, JPU Ramboo enggan berkomentar atas putusan tersebut. Ia mengarahkan untuk bertanya kepada Kasi Intel Kejari Medan.
โNo Comentlah, ke Kasi Intel aja,โ tandasnya dengan terburu-buru.
Terpisah, JPU Jacky Situmorang yang dikonfirmasi Selasa (22/12), mengatakan pihaknya akan melakukan banding atas putusan tersebut. โBanding kita,โ ujarnya saat ditemui di PN Medan.
Diketahui, pada 18 Maret 2020 petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan, mendapat informasi yang menyebutkan disalah satu rumah kontrakan yang ditempati M Ayub alias Bocil (meninggal) di Jalan Setia Budi Gang Rambutan, Medan Selayang, dijadikan gudang penyimpanan narkotika.
Saat melakukan penyelidikan, petugas melihat NA (sudah berkekuatan hukum tetap) berada di depan rumah. Petugas kemudian mendatanginya dan membawa masuk NA yang masih dibawah umur tersebut. Ketika berada didalam rumah, melihat terdakwa Wahyudi dan Rika berada di ruang tamu.
Petugas kemudian mengintrogasi ketiganya, menanyakan keberadaan Bocil. Ketiganya lantas mengaku jika buruan yang dicari petugas itu sedang tidur di kamar. Benar saja, petugas menjumpai Bocil sedang tertidur kemudian membangunkannya dan mengintrogasinya.
Saat melakukan pengeledahan ditemukan 3 tas ransel yang didalamnya terdapat 15 bungkus plastik teh hijau berisi sabu seberat 15 kg dan 6 plastik berisi 60.000 butir ekstasi warna biru dan hijau, dari dalam lemari kamar yang ditempati Bocil, NA dan kedua terdakwa.
Dari hasil intrograsi yang dilakukan, diakui keempatnya bahwa barang haram itu milik Paklek (DPO). Petugas kemudian mengamankan keempatnya ke Polrestabes Medan. Namun pada saat dilakukan pengembangan, Bocil tewas ditembak petugas karena melakukan perlawanan. โNA telah dihukum selama 4 tahun 6 bulan,โ pungkas Jacky. (man/azw)
sopian/sumut pos
TERBALIK: Truk pengangkut kayu sempengan terbalik menimpa tiga sepeda motor di depan bengkel di Jalan Ir H Juanda Kota Tebingtinggi, Selasa (22/12).
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Truk coltdisel BK 8081 ZE pengangkut kayu menimpa tiga kendaraan bermotor di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Selasa (22/12). Diduga, terbaliknya truk akibat over kapasitas muatan.
sopian/sumut pos
TERBALIK: Truk pengangkut kayu sempengan terbalik menimpa tiga sepeda motor di depan bengkel di Jalan Ir H Juanda Kota Tebingtinggi, Selasa (22/12).
Dalam kejadiaan tersebut tidak ada menelan korban jiwa. Hanya saja, seorang perempuan yang sedang memperbaiki kendaraan di bengkel mengalami luka lecet di bagian pipi serta pinggang.
Di lokasi kejadian sang sopir truk tidak diketahui keberadaannya, hanya kenek truk, Nan da Hidayatulah (16) warga Jalan Setia Budi, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi yang berhasil ditahan warga.
Menurut pengakuan kernet, Nanda, saat itu kendaraan truknya melaju dengan kecepatan sedang. Karena mengelakan sepeda motor di depan, truk oleng kesebelah kiri dan langsung terbalik dengan muatan penuh kayu sempengan. Kemudian kayu menimpa tiga kendaraan yang sedang diperbaiki di depan bengkel sepeda motor. โTruck muatan kayu oleng, kemudian terbalik, habis itu, kami sudah posisi terbalik didalam truk,โ jelas Nanda.
Satuan unit Laka Polres Tebingtinggi turun kelokasi untuk mengatur arus lalulintas yang sempat macet. Kanit Laka Ipda Bambang Irawan mengatakan, tidak ada korban jiwa saat kejadian tersebut, tiga sepeda motor yang rusak bersama truk coltdisel pengangkut kayu sempengan diamankan ke Unit Laka Polres Tebingtinggi.
sopian/sumut pos
TERBALIK: Truk pengangkut kayu sempengan terbalik menimpa tiga sepeda motor di depan bengkel di Jalan Ir H Juanda Kota Tebingtinggi, Selasa (22/12).
Sedangkan pemilik bengkel sepeda motor, Rudi (45) mengaku melihat kejadian itu. Sebelumnya truk coltdisel yang mengangkut kayu datang dari arah Brohol menuju Simpang Dolok Kota Tebingtinggi. Ketika melewati tanjakan, truk terlihat oleng ke kiri dan kemudian terbalik tepat di depan bengkel sepeda motornya, sehingga kayu sempengan keluar dari truk dan menimpa tiga sepeda motor.
โSaat kejadian itu, kami sedang posisi memperbaiki sepeda motor, truk oleng menuju bengkel, kami dan montir langsung berlari menyelamatkan diri dan akhirnya truk muatan kayu sempengan menimpa sepeda motor milik warga yang sedang diperbaiki,โ jelasnya. (ian/azw)
PUTUSAN: Maysarah, terdakwa pencemaran nama baik, menjalani sidang putusan di PN Medan, Selasa (22/12).gusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai M Ali Tarigan menghukum Maysarah Manaroisong (30) selama 6 bulan penjara. Ibu muda ini terbukti bersalah me lakukan pencemaran nama baik saksi korban Edwin di media sosial (medsos), dalam sidang di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/12).
PUTUSAN: Maysarah, terdakwa pencemaran nama baik, menjalani sidang putusan di PN Medan, Selasa (22/12).gusman/sumut pos.
Dalam amar putusannya, terdakwa terbukti melanggar Pasal 27 Ayat 3 Jo. Pasal 45 ayat 3 UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
โMenjatuhkan terdakwa May sarah oleh karenanya dengan pidana selama 6 bulan penjara denda Rp10 juta subsider 2 bulan penjara,โ ucapnya.
Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan, terdakwa membuat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik.
โSedangkan hal yang meringankan terdakwa berprilaku sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya,โ jelas hakim.
Atas putusan majelis hakim, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU) kompak menyatakan pikir-pikir.
Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang semula meminta agar terdakwa dijatuhi hukuman 1 tahun denda Rp10 juta subsider 6 bulan kurungan. Diketahui, kasus ini bermula ketika akun Instagram atas nama mysarah_trihadmojo telah membuat postingan dalam Instastory Akun Instagramnya yang berisi tuduhan bahwa saki korban membawa lari uang pemilik Akun Instagram atas nama mysarah_trihadmojo, di mana saksi korban mengetahui adanya perbuatan pencemaran nama baik.
Perbuatan pencemaran nama baik terhadap saksi korban adalah untuk memfitnah dan mempermalukannya di Media Sosial Instagram, secara pasti latar belakang Akun Instagram atas nama my sarah_trihadmojo melakukan perbuatan pencemaran nama baik terhadap terdakwa.
Adapun isi postingan Instastory pada akun Instagram an.mysarah_trihadmojo yang sekarang telah berganti nama menjadi coconis. lanadreamskin. medan yang terdakwa buat; โkalau tau malu ya pulangkn uangku. Jgn kau lari @medwinetam kecuali kau mengidap gendam roro kidul. Mungkin bs mati, kau santet org kalau nolak gendam kauโ, gaya mau pesta di marriot tapi kerjaan nya ngolah org nipu org malu lah,, muka kau letak mana? @medwinetamโ, โatau si bolang kn,,,,@medwinetam kembalikn uangku win, jgn kau tipu2 ahhh,,, ga baik ank org kaya nipu2 kecuali kau gembelโ. (man/azw)
(Ki-Ka); Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa –ย Monica Oudang, (Bawah),ย Nanda Andini, Siswi Kelas 12 di SMA Negeri 7 Bogor, Penerima Manfaat Program Pendidikan #BersamaBISA,ย Kang Ijunk, Owner Seblacย Dranc Cimahi (@seblakdranc_cimahi), Penerima Manfaat Program kewirausahaan #BersamaMAJU, pada Konferensi Pers Kilas balik tahun 2020 serta komitmen jangka panjang Yayasan Anak Bangsa Bisa yang berlangsung secara virtual (22/12).ย Tercatat senilai total Rp116 miliar total bantuan yang disalurkan YABB, yang meliputi paket sembako dan kupon makan bagi mitra dan keluarganya, paket makanan bagi tenaga kesehatan, paket sembako bagi para pekerja informal hingga program #BersamaBISA di bidang pendidikan dan #BersamaMAJU di bidang kewirausahaan.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba yang merupakan perpanjangan tangan Gojek untuk memperluas dampak sosial, pada 2020 menyalurkan bantuan senilai total Rp116 miliar.
Bantuan tersebut meliputi paket sembako dan kupon makan bagi mitra dan keluarganya, paket makanan bagi tenaga kesehatan, paket sembako bagi para pekerja informal hingga program #BersamaBISA di bidang pendidikan dan #BersamaMAJU di bidang kewirausahaan.
Di Indonesia, selama Maret hingga Desember 2020, YABB mendistribusikan 693.000 paket sembako kepada para mitra di ekosistem Gojek serta para pekerja informal, dan memberikan 2,9 juta kupon makan kepada mitra driver serta 230.000 paket makanan bagi para tenaga kesehatan. Baik program kupon makan maupun paket makanan di atas melibatkan lebih dari 1.500 mitra UMKM.
Hal ini dilakukan untuk turut menjaga keberlangsungan pendapatan ribuan UMKM kuliner yang terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, YABB telah membantu lebih dari 26 ribu mitra Gojek di Singapura, Thailand, dan Vietnam melalui pendistribusian kupon sembako, paket makan serta kupon bahan bakar.
YABB juga turut melakukan penggalangan dana publik melalui gerakan #SumbangSuara, suatu konser virtual hasil kolaborasi dengan grup musik Slank, yang berhasil mengumpulkan Rp11,6 miliar untuk diberikan kepada para pekerja informal.
Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa, Monica Oudang menjelaskan, YABB lahir untuk menjawab situasi yang penuh tantangan, terutama bagi para pekerja sektor informal, termasuk para mitra driver dan mitra usaha dalam ekosistem Gojek.
โPembatasan mobilitas masyarakat untuk menahan laju penyebaran Covid-19 otomatis berdampak pada pendapatan pelaku usaha mikro, mitra driver, para pekerja harian dan banyak lainnya. Hal ini yang mendorong kami untuk mendirikan YABB dan mendukung mereka agar tetap optimis dan dapat bertahan di tengah situasi yang sulit,โ ujarnya.
Dengan dipersiapkan dalam waktu 3 minggu, YABB berdiri resmi pada 20 Maret 2020 dengan tujuan , mengumpulkan donasi serta menyalurkan dana melalui berbagai program nyata.
โHal ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan penuh dan kepercayaan dari ekosistem Gojek. Seluruh karyawan Gojek, mitra bisnis, serta masyarakat luas memiliki andil yang besar sehingga kami dapat dengan sigap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,โ Monica melanjutkan.
Selain program tanggap pandemi Covid-19 (Covid-19 Relief Program), YABB juga terus mendukung ketahanan sektor-sektor lain, seperti pendidikan dan kewirausahaan, untuk beradaptasi masuk ke platform digital (go digital) melalui dua program:
#BersamaBISA: Program pendampingan dan pengembangan modul untuk siswa sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA dalam mengembangkan kemampuan non-teknis (soft skills) sehingga mereka BISA Percaya Diri (Komunikasi), BISA Bergaul (Kolaborasi), BISA Berpikir Kritis, serta BISA Berkreasi (Kreativitas). Selain itu, YABB juga memberikan fasilitas penunjang proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), seperti tablet dan kuota internet setiap bulannya .
#BersamaMAJU: Program yang mendukung mitra UMKM Gojek untuk go digital agar tetap dapat bertahan bahkan semakin sukses di tengah situasi pandemi. Program ini meliputi bantuan modal pemasaran digital serta pelatihan dan pembinaan. Mereka yang terpilih pada program ini rata-rata penjualannya naik hingga 30%.
YABB akan lebih fokus pada program pengembangan talenta dan penciptaan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
Untuk terus menghadirkan dampak sosial yang nyata, YABB akan memperkuat komitmen dalam membangun komunitas yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan semangat gotong royong dengan dua fokus utama: pengembangan talenta (talent incubator) dan penciptaan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat (solution incubator).
ย โKedepannya, YABB akan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk membekali sumber daya manusia dengan keterampilan dan keahlian yang relevan di masa depan serta menciptakan lapangan pekerjaan hingga pada akhirnya, turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian bangsa. Kami percaya hal ini akan semakin memperluas dampak positif dan manfaat dalam mewujudkan komunitas yang berkelanjutan,โ tutup Monica. (rel)
Dr Mahriyuni MHum adalah salah seorang sosok ibu mumpuni di Sumatera Utara. Sukses dalam karir dan sukses dalam membina keluarga.
SEBAGAI Aparatur Sipil Negara (ASN), ibu tangguh ini mampu menembus menjadi Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut yang membina 210 perguruan tinggi dengan puluhan ribu dosen, pegawai dan mahasiswa.
KELUARGA: Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Dr Mahriyuni MHum bersama keluarga.
Kepada Deddi Mulia Purba dari Sumut Pos, Dr Mahriyuni MHum di Medan, Selasa (22/12) berbagi cerita terkait Hari Ibu Tahun 2020 yang diperingati tiap tanggal 22 Desember tersebut.
Mahriyuni, ibu dari Khairil Hanan Lubis, Fikri Ramadhan Lubis dan Gauzan Akbar Lubis mengutarakan bahwa sejak kecil jiwa mendidik dan kepemimpinannya telah dirasakan sejak kecil oleh adik-adik dan teman.
”Saya mengkoordinir teman-teman dan adik-adik untuk bermain ‘sekolah-sekolahan’ yang sebagian berperan sebagai guru dan siswa,” kata istri Taufik Lubis tersebut.
Bakat pendidik ini terus dikembangkan saat kuliah di Program studi Pendidikan Bahasa Perancis di IKIP Negeri Medan. ”Akhirnya saya membaktikan diri menjadi dosen di FBS Unimed dari tahun 1990-2015 hingga pada tahun 2016 diberi jabatan sebagai Sekretaris LLDikti Sumut,” ujarnya.
Sesuai fungsi LLDikti untuk peningkatan mutu perguruan tinggi, lanjut Mahriyuni, berbagi ilmu dapat salurkan melalui fungsi pelayanan dan pembinaan untuk peningkatan layanan internal dan peningkatan kinerja perguruan tinggi swasta di Sumut.
KOMPAK: Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Dr Mahriyuni MHum (4 kiri) bersama Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi dan Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD pada kegiatan di Kampus Unpab.
Apalagi ternyata Mahriyuni juga punya hobi bergabung dalam organisasi sosial, kemasyarakatan, melakukan bakti sosial serta komunikasi di berbagai kalangan tanpa memandang perbedaan agama, suku dan kelas sosial.
”Ketika bersekolah, Saya sudah terlibat dalam organisasi kesiswaan (OSIS), Pramuka, Mapala, dll. Ketika menjadi mahasiswa, Saya terlibat dalam organisasi HMS, HMI dan bendahara kelas,” jelas Mahriyuni.
Hobi ini berlanjut diantaranya sebagai anggota Dewan Pendidikan Sumut, anggota ISMI, anggota IWAPI, penasehat alumni dan anggota Reviewer DPT Dikti.
Mahriyuni juga menyukai wisata lingkungan (ekowisata) dengan pelestarian lingkungan dalam konteks dunia pendidikan untuk pengembangan wawasan dan konservasi alam dengan mengagumi flora dan fauna serta bentuk-bentuk manifestasi alam dan budaya masyarakat setempat. Misal, mengunjungi Tangkahan Langkat, Taman Nasional Komodo di NTT dan Raja Ampat di Papua.
”Saya juga menyenangi tempat edu wisata, program wisata dengan memadukan konsep pariwisata dengan nilai-nilai pendidikan terutama di sektor non-formal. Misal, Taman Nasional Burung Halimun Salak dan wisata seni tari di Bali.
Berbicara Hari Ibu, Mahriyuni juga menyebutkan bahwa sosok panutan utama secara internal adalah sang ibu. ”Ibu Saya, Pengayom Saya. Dengan kasih sayang memberi kemandirian dan semangat berjuang kepada kami sehingga kami bisa exist mengembangkan karir. Termasuk kemampuan ibu mendukung papa hingga sampai ke puncak karir beliau sebagai manager perusahaan Pertamina di Sumsel,” ucapnya.
Sedangkan sosok panutan eksternal adalah RA Kartini yang memperjuangkan kesetaraan gender, menginspirasi dan memotivasi kaum wanita Indonesia untuk berjuang dalam peran dan fungsi di sektor publik, swasta dan pemerintahan.
Apa makna Hari Ibu dalam masa Pandemi? Mahriyuni bilang masa pandemik membutuhkan nasehat, arahan untuk terus mengingatkan agar anggota keluarga dan masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus covid 19.
”Nasehat, saran dan arahan tersebut sangat potensial jika diungkapkan oleh seorang ibu karena semua orang memiliki seorang ibu. Sehingga sangat relevan dengan slogan pemerintah ‘Ingat Pesan Ibu’ dalam Konteks 3M,” rinci sekretaris LLDikti Sumut tersebut.
Selain itu, lanjut Mahriyuni, peran pengawas/control anak-anak dan remaja lebih kepada peran dan fungsi seorang ibu.
Sebagai ASN, Mahriyuni menyebutkan eksistensi keberadaan diri sebagai wujud dari kesetaraan gender. ”Saya bangga memiliki kesempatan menduduki jabatan ini. Selama ini diduduki oleh kaum pria. Dengan demikian saya memiliki network yang luas berada pada kelompok masyarakat di setiap lapisan,” sebutnya.
Namun ada juga duka yang dirasakan karena memiliki keterbatasan membagi waktu antara kebutuhan pribadi dengan tugas layanan kepada masyarakat.
”Saya tetap berusaha membuat jadwal dengan konsensus bersama dengan keluarga sehingga tetap terjalin keharmonisan dalam berkeluarga,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Mahriyuni juga berbagi tips membagi waktu untuk kerja dan keluarga. Yakni memberikan pemahaman kepada anggota keluarga tentang sifat pekerjaan sehingga keluarga menyadari dan menerima keberadaan dirinya dalam menjalankan tugas di pemerintahan.
Kemudian selalu menjalin komunikasi rutin setiap hari terutama pada malam hari. Berbagi pengalaman terkait permasalahan yang ada, capaian-capaian kerja, maupun cerita-cerita lucu yang menjadi pembahasan obrolan keluarga baik melalui obrolan chat di whatsapp, telepon atau video call. Untuk kepentingan keluarga, Saya tidak pernah menutup akses untuk berkomunikasi kapan saja meskipun dalam waktu yang terbatas,” katanya.
Sekretaris LLDikti Sumut ini berharap akan semakin banyak kaum wanita yang memiliki kemampuan berkolaborasi setara dengan kaum pria baik di sektor swasta maupun pemerintahan.
”Keunggulan kaum wanita di sektor publik diharapkan terus menjadi inspirator dan motivator bagi anak-anaknya dengan tidak meninggalkan peran dirinya sebagai seorang ibu dan isteri,” harap Mahriyuni yang menerima anugerah Gelar Datuk Wijayamala tersebut.
Tokoh pendidikan kelahiran Tanjung Pinang pada 2 Juni 1964 ini juga berharap adanya kesadaran dan kerelaan semua pihak untuk memberikan peluang dan kesempatan yang sama bagi kaum wanita untuk mengembangkan dirinya baik di sektor publik, swasta dan pemerintah. (dmp)
SUMUTPOS.CO – Pelaku bisnis di sektor pariwisata berharap penanganan pandemi Covid-19 pada 2021 semakin baik. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonedia (Asita) meminta pemerintah terus bekerja sama untuk menyelaraskan strategi penanganan pandemi dengan agenda pemulihan industri pariwisata.
โSemoga pemerintah semakin concern dengan sektor pariwisata khususnya perusahaan agen perjalanan. Mudah-mudahan geliat sektor wisata mulai kembali bangkit,โ tutur Ketua Asita Nunung Rusmiati dalam diskusi virtual dengan Katadata, Selasa (22/12).
Mewakili ribuan agen perjalanan, Nunung menyatakan bahwa aktivitas wisata melalui travel agent dipastikan patuh terhadap protokol kesehatan 3M. Penyedia jasa perjalanan juga memiliki sertifikasi CHSE untuk memberi jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Kendati mulai begerak lagi, aktivitas wisata melalui agen perjalanan mengalami kenaikan tarif antara 23 โ 30 persen. Sebagai gambaran, hal ini disebabkan penyedia jasa perjalanan harus mengurangi tingkat keterisian. Misalnya, mobil berkapasitas 15 penumpang lantas sekarang hanya diisi 9 orang.
Nunung menjelaskan, bisnis agen perjalanan wisata kembali bergeliat tepatnya sejak periode Oktober 2020. Sebelumnya, berdasarkan catatan Asita, sejak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada Maret 2020, sekitar 95 persen aktivitas wisata melalui travel agent berhenti.
Libur Akhir Tahun
Untuk periode libur akhir tahun, berkenaan Natal dan perayaan Tahun Baru 2021, Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran yang mengatur persyaratan untuk melakukan perjalanan, khususnya antarprovinsi dan internasional. Aturan yang ada terbilang lebih ketat. โMisalnya, karena harus ada tes kesehatan rapid yang antigen, sejumlah orang membatalkan perjalanannya.
Gambarannya, dari 120 peserta perjalanan pada sebuah travel agent, sekitar 30 orang membatalkan perjalanan. Tujuan mereka misalnya ke Bali,โ ucap Nunung.
Pada 20 Desember 2020, Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran yang mengatur protokol kesehatan selama liburan Natal dan Tahun Baru bagi para pelaku perjalanan di dalam maupun dari luar negeri.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiko Adisasmito mengatakan, ketentuan tersebut merupakan bagian upaya menanggulangi potensi penularan virus corona. Pengalaman dari liburan sebelumnya, selalu diikuti oleh peningkatan jumlah kasus di berbagai wilayah Indonesia. โMobilitas warga memicu peningkatan kasus penularan baru. Oleh karena itu, sudah seharusnya warga untuk lebih patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,โ ujarnya dalam siaran pers Satgas Covid-19.
Di dalam surat edaran terbaru, selain wajib patuh kepada 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun), Satgas Covid-19 juga menetapkan bahwa pelaku perjalanan harus melakukan tes kesehatan RT-PCR atau rapid test antigen, serta mengisi e-HAC Indonesia.(rel)
RESES: Anggota DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik ST saat menggelar reses di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Senin (21/12) dan Selasa (22/12).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Haris Kelana Damanik ST menggelar Reses I Masa Sidang I tahun 2020 di Jalan Abdul Sani Muthalib Lingkungan 10 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Senin (21/12) dan Selasa (22/12).
Reses guna menampung masukan dan saran dari masyarakat, terkait sejumlah persoalan dalam hal ini menghadirkan pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemko Medan dari Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Dinas Pekerjaan Umum.
Turut hadir pula pihak Kecamatan Medan Marelan beserta sekumlah lurah dan kepala lingkungan.
Salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Terjun, Abdul Muis mengapresiasi reses ini. “Karena melalui kegiatan ini masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah terkait kondisi lingkungannya saat ini,” katanya.
Sedangkan Haris Kelana Damanik mengatakan, reses ini merupakan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat. “Apa yang menjadi keluhan masyarakat di lingkungan masing – masing dapat disampaikan secara langsung dan hal ini akan diteruskan ke Pemerintah Kota Medan untuk disikapi secara maksimal,” ujar Haris.
Sejumlah hal mengemuka dalam Reses, yang paling banyak dipertanyakan adalah soal layanan kesehatan, BPJS gratis bagi warga kurang mampu.
“Saya dan sejumlah rekan pengemudi beca bermotor sangat berat jika harus menanggung iuran BPJS tiap bulan, apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Bagaimana caranya agar kami bisa mendapatkan BPJS gratis?” tanya Samsuri, salah seorang warga.
Ada juga warga lainnya yang mempertanyakan soal Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sudah tidak bisa digunakan lagi.
Menjawab itu, Kepala Puskesmas Terjun dr Rossa R Hasibuan mewakili Dinas Kesehatan mengatakan, untuk mengetahui apakah layanan KIS masih berlaku atau tidak bisa dicek secara online.
“Soal itu, adalah kewenangan BPJS. Tapi yang dapat kami sampaikan, masyarakat dapat menempuh prosedur melalui pihak-pihak terkait untuk mendapatkan layanan gratis tersebut,” katanya.
Sementara hal lain yang ditanyakan warga di antaranya soal lampu penerangan jalan serta parit atau drainase yang rusak.
“Itulah makanya melalui reses ini, kami ingin mendata apa yang terjadi dan diperlukan masyarakat, sehingga kami dapat memperjuangkannya melalui saluran resminya yakni instansi terkait,” tegas Haris. (map)
PENGUNJUNG: Para warga yang berkunjung ke Makam Papan Tinggi saat melakukan salat.
TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan julukan Negeri Wisata Sejuta Pesona memang sangat tepat untuk menjadi salah satu tujuan untuk berwisata di saat hari libur tiba.
PENGUNJUNG: Para warga yang berkunjung ke Makam Papan Tinggi saat melakukan salat.
Sebagai wilayah yang memiki kekayaan objek wisata alam dan laut, Kabupaten Tapteng juga memiliki objek wisata religi yang berhubungan dengan penyebaran Agama Islam di Indonesia.
Nah, salah satu objek wisata religi itu yang sangat menarik untuk dikunjungi di saat berwisata di daerah ini yaitu, Makam Papan Tinggi di Kecamatan Barus.
Makam Papan Tinggi ini terletak di Desa Penanggahan, Kecamatan Barus, berada di atas bukit dan dari seluruh makam syekh yang ada di Barus ini, makam inilah yang paling tinggi tempat keberadaannya, yakni bekisar 200 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Untuk mencapai lokasi makam ini, kita harus melewati jalan setapak desa sekitar kurang lebih 200 meter dari jalan raya untuk mencapai kaki bukit Makam Papan Tinggi. Tepat di kaki bukit, terdapat pancuran air untuk membersihkan diri atau mengambil air wudhuk. Setelah itu, kita lanjut menaiki tangga yang sudah dibuat secara permanen sebanyak lebih kurang 710 anak tangga.
Dan bagi wisatawan yang ingin menempuh sekitar 710 anak tangga itu tidak perlu khawatir terlalu lelah, karena di sekitar lintasan tangga yang dilalui warga sekitar telah membuat 4 tempat untuk peristirahatan di setiap 150 anak tangga.
ist RESMI: Presiden Joko Widodo saat meresmikan Tugu Titik Nol Islam Nusantara.
ist BATU NISAN: Kondisi batu nisan di Makam Mahligai.
ist LOKASI: Para pengunjung saat berada di lokasi Makam Mahligai.
Lokasi Wisata Makam Mahligai.
Setelah tiba di puncak bukit, maka kita akan dapat melihat 7 makam yang terdapat di dalam kompleks Makam Papan Tinggi ini dan salah satunya adalah Makam Syech Mahmud yang diyakini seorang pendatang dari Yaman pada abad ke 7 dan juga saudagar dari Arab Persia yang menyebarkan Islam pertama di Indonesia.
Di lokasi ini, biasanya wisatawan dapat berziarah kubur, berdoa dan tak banyak yang mau melewatkan momen untuk mengabadikan foto-foto mereka di lokasi itu.
Bagaimana tidak, rasa lelah saat menapaki anak tangga sebelum mencapai puncak akhirnya terbayar dengan pemandangan dari bukit pemakaman. Terlihat panorama yang indah, sekelilingnya adalah hutan bercampur dengan hamparan sawah yang menghijau dan asri. Selain itu, kita dapat juga melihat pemandangan lautan biru juga terhampar menakjubkan yang mengelilingi Kabupaten Tapteng dan terlihat sangat indah.
โPokoknya kalau sudah sampai di atas, terbayar sudah semua lelah kita. Dari makam itu pandangan kita sangat bebas, pokoknya nggak nyesallah kalo kesana,โ ucap Rio warga Tapteng yang telah pernah ke Makam Papan Tinggi.
Selain Makam Papan Tinggi, yang tidak kalah menarik untuk dikunjugi lagi saat berada di Tapteng yaitu objek wisata Makam Mahligai yang juga terdapat di Kecamatan Barus dan hanya berjarak sekitar 3 Km dari lokasi Makam Papan Tinggi.
Makam Mahligai adalah lokasi yang terdapat tumpukan-tumpukan kuburan tua. Lokasinya di Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus luasnya ยฑ 3 (tiga) Ha letaknya di atas bukit. Nama makam Mahligai berasal dari kata โMahligaiโ yang sama dengan istana kecil pada zaman dahulu. Kemudian nama tersebut biasa disebut dengan Makam Mahligai.
Di makam Mahligai ini terdapat batu nisan bertuliskan Syech Rukunuddin wafat 13 Syafar, tahun 48 Hijriah (48 H) abad ke-7, dalam usia 102 tahun, 2 bulan, 10 hari. Dan salah satu batu nisannya itu dikabarkan telah dibawa ke Museum Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1963 silam.
Di lokasi yang sama, juga terdapat makam Syech Imam Khotil Muazamsyah Biktibai Syech Samsuddin Min Biladil Fansury (dari negeri Fansyuri) dan Syech Zainal Abidin, Syech Ilyas, Syech Samsuddin, serta makam-makam lainnya yang juga disebut-sebut sebagai pengikutnya.
Tidak hanya itu, objek wisata yang cukup menarik buat dikunjungi di Barus, Kabupaten Tapteng yaitu Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kelurahan Pasar Gerigis, Kecamatan Barus yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 Maret 2017 lalu.
Sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi, lokasi ini pun banyak dokunjungi wisatawan dari berbagai daerah, wisatawan yang datang ke lokasi ini pun akan dimanjakan oleh hembusan angin dan pemandangan bebas karena lokasi tugu ini berada dekat pantai, sehingga selain berswafoto wisatawan juga dapat menikmati keindahan pantai di lokasi itu. (*)
SERAHKAN UANG: UPK menyerahkan uang SPP sebesar Rp1,168 miliar kepada Inspektorat Humbahas di hadapan Kapolres Humbahas dan Unit Tipikor untuk diserahkan ke negara.gamael/sumut pos.
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resort (Polres) Humbang Hasundutan berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak Rp1,168 miliar dari program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) pada Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD). Uang tersebut merupakan tunggakan Pembayaran Pinjaman dari para anggota.
SERAHKAN UANG: UPK menyerahkan uang SPP sebesar Rp1,168 miliar kepada Inspektorat Humbahas di hadapan Kapolres Humbahas dan Unit Tipikor untuk diserahkan ke negara.gamael/sumut pos.
Kepala Polisi Resort (Kapolres) Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, mengatakan uang negara yang dikembalikan ini atas penyelidikan unit Tipikor ditemukan kerugian negara pada program Simpan Pinjam Perempuan.
Di mana, ada banyak kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di Humbang Hasundutan yang melakukan penunggakan dalam pembayaran pinjaman dana tersebut.
โJadi kita berterima kasih ada upaya kelompok SPP mengembalikannya,โ katanya didampingi Inspektorat, Dinas PMDP2A dan Unit Pengelolaan Kegiatan BKAD di delapan kecamatan, Senin (21/12) di Polres Humbang Hasundutan.
Menurut Ronny, rincian uang yang diselamatkan itu kelompok di Kecamatan Sijamapolang sebanyak Rp130.465.000, Kecamatan Onan Ganjang Rp300 juta, Kecamatan Dolok Sanggul Rp17.600.000, Baktiraja Rp52.428.000, Pakkat Rp25 juta, Parlilitan Rp264 juta, Tarabintang Rp238.494.000 dan UPK Lintong Nihuta Rp139.696.000.
Selain dapat menyelamatkan uang negara itu, kata dia, agar Unit Pengelolaan Kegiatan diharapkan segera mengembalikan sebagian lagi dana tersebut.
โKarena proses ini masih bisa diperpanjang 60 hari. Jika tidak, maka ada upaya Polri dapat melakukan penegakkan hukum,โ tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Unit III Tipikor Sat Reskrim Polres Humbang Hasundutan melakukan klarifikasi terhadap Ketua BKAD dan Pengurus UPK sepuluh Kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Dari hasil klarifikasi yang dilakukan ditemukan bahwa masih banyak kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di Humbahas yang melakukan penunggakan dalam pembayaran pinjaman dana tersebut.
Dikatakan Paur Subbag Humas Polres Humbahas, Bripka Syawal Lolo Bako melalui pers rilis yang diterima media, dalam klarifikasi itu dilakukan koordinasi juga dengan pihak Dinas PMDP2A Kabupaten Humbang Hasundutan selaku pihak pemerintah yang membina dan mengawasi program SPP tersebut.
Sementara, dari 10 Kecamatan yang menjalankan program Dana SPP hanya terdapat 2 (Dua) Kecamatan yang masih aktif menjalankan program tersebut yaitu, Kecamatan Paranginan dan Kecamatan Pollung.
Dan akan memberikan waktu selama 60 hari kepada masing-masing kelompok untuk mengembalikan kerugian negara. Serta akan melakukan pengawasan terhadap proses penyetoran / pengembalian Dana SPP oleh Ketua BKAD dan UPK masing-masing Kecamatan. (des/ram)
Terima: Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi saat menerima plakat dari Bank Sumut Rantauprapat di sela-sela kegiatan sosialisasi dan Bimtek Implementasi keuangan berbasis aplikasi. fajar/sumut pos.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Menindaklanjuti Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2012 tentang pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Labuhanbatu bekerjasama dengan Bank Sumut menggelar sosialiasi dan bimbingan teknis (Bimtek) implementasi keuangan daerah berbasis aplikasi.
Terima: Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi saat menerima plakat dari Bank Sumut Rantauprapat di sela-sela kegiatan sosialisasi dan Bimtek Implementasi keuangan berbasis aplikasi. fajar/sumut pos.
Kegiatan tersebut diikuti para Kepala OPD, Kaban, Kabag, Camat dan para tenaga IT, di ruang data dan karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (21/12).
Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi dalam sambutannya membuka bimtek mengatakan sosialisasi dan bimtek sejalan dengan efektifnya peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.
โImplementasi dimaksud, wajib berbasis aplikasi dalam pengelolaan keuangan daerah baik terhadap proses perencanaan, penatausahaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban keuangan termasuk pembayaran kas non tunai atas pelaksanaan APBD,โ ujarnya.
Dijelaskan Andi Suhaimi, Cash Management System (CMS) merupakan salah satu instrumen dalam pengelolaan keuangan daerah yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Oleh karena itu, lanjut Andi Suhaimi, Pemkab Labuhanbatu dan PT Bank Sumut selaku Bank Pemerintah daerah yang mempermudah pengelolaan keuangan secara langsung, melalui fasilitas online.
โDan dapat menimalisasi penyimpangan dalam pelaksanaan APBD baik terhadap pendapatan maupun belanja daerah pada masing-masing organisasi perangkat daerah selaku pengguna anggaran,โ ucap Bupati.
Sementara itu, Pimpinan Divisi dan jasa PT Bank Sumut Budi Ansari Nasution menyampaikan, untuk mendukung dan menyukseskan program non tunai telah diimplementasikan dan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui CMS.
Di sela-sela gelaran bimtek, Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe menerima CSR Bank Sumut tahun 2020 sebesar Rp535,357 juta, sebagai lanjutan pembangunan Taman Cerdas Rantauprapat. (fdh/han)